TRANSKRIP_MUHADHARAH_KAIFA_TARJI'U_AL_LUHMAH,_Sy_Abdullah_al_Bukhari.pdf
156.7 KB
PDF TRANSKRIP MUHADHARAH KAIFA TARJI'U AL-LUHMAH, Syaikh Abdullah al-Bukhari حفظه الله
#نصيحة وتنبيه بعنوان ⇣
°| كيف ترجع اللّحمة بين الإخوة السلفيين |°°
[ وحكم سكوت بعض الإخوة في مثل هذه الفتن والنزاعات ]
▪️للشيخ العلامة أ د. :
🎙 عبدالله بن عبدالرحيم البخاري حفظه الله
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
#نصيحة وتنبيه بعنوان ⇣
°| كيف ترجع اللّحمة بين الإخوة السلفيين |°°
[ وحكم سكوت بعض الإخوة في مثل هذه الفتن والنزاعات ]
▪️للشيخ العلامة أ د. :
🎙 عبدالله بن عبدالرحيم البخاري حفظه الله
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
TERJEMAH_MURNI_MUHADHARAH_KAIFA_TARJI'U_AL_LUHMAH,_Sy_Abdullah_al.pdf
355.9 KB
PDF TERJEMAH MURNI MUHADHARAH KAIFA TARJI'U AL-LUHMAH, Syaikh Abdullah al-Bukhari حفظه الله
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
TRANSKRIP_DAN_TERJEMAH_MUHADHARAH_KAIFA_TARJI'U_AL_LUHMAH,_Sy_Abdullah.pdf
396.2 KB
PDF TRANSKRIP DAN TERJEMAH MUHADHARAH KAIFA TARJI'U AL-LUHMAH, Syaikh Abdullah al-Bukhari حفظه الله
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
BAGAIMANAKAH IKATAN PERSAUDARAAN ITU DAPAT TERAJUT KEMBALI DI TENGAH-TENGAH IKHWAH SALAFIYYIN DAN HUKUM DIAMNYA SEBAGIAN IKHWAH DALAM FITNAH DAN PERTIKAIAN SEMISAL (YANG TERJADI) INI
Oleh:
Asy-Syaikh al-‘Allamah Profesor Doktor Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari Hafizhahullah
Bagian 1:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9595
Bagian 2:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9597
Bagian 3:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9599
Bagian 4:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9601
Sumber audio:
https://t.me/dr_elbukhary/839
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
BAGAIMANAKAH IKATAN PERSAUDARAAN ITU DAPAT TERAJUT KEMBALI DI TENGAH-TENGAH IKHWAH SALAFIYYIN DAN HUKUM DIAMNYA SEBAGIAN IKHWAH DALAM FITNAH DAN PERTIKAIAN SEMISAL (YANG TERJADI) INI
Oleh:
Asy-Syaikh al-‘Allamah Profesor Doktor Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari Hafizhahullah
Bagian 1:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9595
Bagian 2:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9597
Bagian 3:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9599
Bagian 4:
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9601
Nasehat Syaikh Abdulloh Bukhory hafizhahullah_Untuk Asatidzah dan…
Asy-Syaikh Allaamah 'Abdulloh Al Bukhory hafizhahullah
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
Forwarded from Manhajul Anbiya
📥 Audio Nasehat asy-Syaikh al-'Allamah Abdullah al-Bukhari telah tampil di channel resmi beliau hafizhahullah
https://t.me/dr_elbukhary/765
pada 22 Juli 2021, 5:45 WIB •••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
https://t.me/dr_elbukhary/765
pada 22 Juli 2021, 5:45 WIB •••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
📚🌷 NASEHAT ULAMA KIBAR TELAH DIPUBLISH
Alhamdulillah, audio nasehat al-‘Allamah asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah pada hari ini, Kamis, 12 Dzulhijjah 1442 H (22 Juli 2021 M) 05:45 WIB telah beliau publish di channel resmi beliau di Telegram.
Semoga ini benar-benar menjadi berita gembira dan memadamkan fitnah yang terjadi di Indonesia.
Tentu kita ingat sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam,
البَرَكَةُ مَعَ أَكَابِرِكُم
“Keberkahan ilmu dan bimbingan ada pada ulama kibar kalian.” ( HR. Ibnu Hibban 1912. Dishahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah no. 1778)
Alhamdulillah bimbingan ulama kibar telah sampai kepada kita. Audio nasehat asy-Syaikh al-Bukhari hafizhahullah pada awalnya disampaikan kepada asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H lalu (link audio: https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625)
Kemudian pada tanggal 16 Dzulqa’dah 1442 H (27 Juni 2021 M) melalui asy-Syaikh Arafat, asy-Syaikh al-Bukhari meminta agar audio tersebut dipublikasikan secara luas.
Lalu pada hari ini, audio tersebut beliau publikasikan oleh channel resmi beliau di Telegram.
Shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu berkata,
«لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا أَخَذُوا الْعِلْمَ عَنْ أَكَابِرِهِمْ، فَإِذَا أَخَذُوهُ عَنْ أَصَاغِرِهِمْ، وَشِرَارِهِمْ هَلَكُوا»
“Umat manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengambil ilmu (bimbingan/fatwa) dari para ulama kibar mereka. Apabila umat mengambil ilmu (bimbingan/fatwa) dari ashaghir mereka maka mereka akan binasa.” (Jami’ Bayan al-‘Ilmi wa Fadhlihi, 1057)
Bimbingan ulama kibar telah sampai kepada kita. Keselamatan dan kebaikan untuk kita dan Dakwah Salafiyyah sudah di depan mata insyaallah. Maka mari kita bergegas menyambut fatwa dan bimbingan ulama kibar.
Di sisi lain ucapan, komentar, kebohongan dan adu domba oleh ashaghir – yang disebut sebagai para ghaughaiyyun oleh asy-Syaikh al-Bukhari – terus beredar dan dijejalkan. Mereka terus berupaya menghalangi dan memisahkan salafiyyin dari para ulamanya dengan cara-cara yang penuh tipu daya.
Seorang Salafy yang adil dan jernih dalam memandang tentu dia akan mengambil Bimbingan Ulama Kibar dan mencampakkan ucapan para ashaghir.
Publikasi resmi audio nasehat asy-Syaikh al-Bukhari hafizhahullah di channel Telegram resmi beliau ini sekaligus benar-benar membantah ucapan dan kebohongan yang ditebarkan oleh para ghaughaiyyun, antara lain:
◽️ Audio tersebut disebarkan tanpa izin asy-Syaikh al-Bukhari, karena audio tersebut nasehat terbatas kepada asatidzah;
◽️ Audio tersebut disebarkan karena inisiatif dari asy-Syaikh Arafat;
◽️ Audio tersebut sudah diedit oleh asy-Syaikh Arafat;
dan berbagai kebohongan dan upaya adu domba lainnya.
Sekali lagi, kami mengajak Salafiyyin untuk bergegas menyambut fatwa dan bimbingan ulama kibar dan mencampakkan ucapan para ashaghir.
----------------------------
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
🏷️ Terjemah Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3y0omy1
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram @ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Alhamdulillah, audio nasehat al-‘Allamah asy-Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah pada hari ini, Kamis, 12 Dzulhijjah 1442 H (22 Juli 2021 M) 05:45 WIB telah beliau publish di channel resmi beliau di Telegram.
Semoga ini benar-benar menjadi berita gembira dan memadamkan fitnah yang terjadi di Indonesia.
Tentu kita ingat sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam,
البَرَكَةُ مَعَ أَكَابِرِكُم
“Keberkahan ilmu dan bimbingan ada pada ulama kibar kalian.” ( HR. Ibnu Hibban 1912. Dishahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani dalam ash-Shahihah no. 1778)
Alhamdulillah bimbingan ulama kibar telah sampai kepada kita. Audio nasehat asy-Syaikh al-Bukhari hafizhahullah pada awalnya disampaikan kepada asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H lalu (link audio: https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625)
Kemudian pada tanggal 16 Dzulqa’dah 1442 H (27 Juni 2021 M) melalui asy-Syaikh Arafat, asy-Syaikh al-Bukhari meminta agar audio tersebut dipublikasikan secara luas.
Lalu pada hari ini, audio tersebut beliau publikasikan oleh channel resmi beliau di Telegram.
Shahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu berkata,
«لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا أَخَذُوا الْعِلْمَ عَنْ أَكَابِرِهِمْ، فَإِذَا أَخَذُوهُ عَنْ أَصَاغِرِهِمْ، وَشِرَارِهِمْ هَلَكُوا»
“Umat manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka mengambil ilmu (bimbingan/fatwa) dari para ulama kibar mereka. Apabila umat mengambil ilmu (bimbingan/fatwa) dari ashaghir mereka maka mereka akan binasa.” (Jami’ Bayan al-‘Ilmi wa Fadhlihi, 1057)
Bimbingan ulama kibar telah sampai kepada kita. Keselamatan dan kebaikan untuk kita dan Dakwah Salafiyyah sudah di depan mata insyaallah. Maka mari kita bergegas menyambut fatwa dan bimbingan ulama kibar.
Di sisi lain ucapan, komentar, kebohongan dan adu domba oleh ashaghir – yang disebut sebagai para ghaughaiyyun oleh asy-Syaikh al-Bukhari – terus beredar dan dijejalkan. Mereka terus berupaya menghalangi dan memisahkan salafiyyin dari para ulamanya dengan cara-cara yang penuh tipu daya.
Seorang Salafy yang adil dan jernih dalam memandang tentu dia akan mengambil Bimbingan Ulama Kibar dan mencampakkan ucapan para ashaghir.
Publikasi resmi audio nasehat asy-Syaikh al-Bukhari hafizhahullah di channel Telegram resmi beliau ini sekaligus benar-benar membantah ucapan dan kebohongan yang ditebarkan oleh para ghaughaiyyun, antara lain:
◽️ Audio tersebut disebarkan tanpa izin asy-Syaikh al-Bukhari, karena audio tersebut nasehat terbatas kepada asatidzah;
◽️ Audio tersebut disebarkan karena inisiatif dari asy-Syaikh Arafat;
◽️ Audio tersebut sudah diedit oleh asy-Syaikh Arafat;
dan berbagai kebohongan dan upaya adu domba lainnya.
Sekali lagi, kami mengajak Salafiyyin untuk bergegas menyambut fatwa dan bimbingan ulama kibar dan mencampakkan ucapan para ashaghir.
----------------------------
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
🏷️ Terjemah Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3y0omy1
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram @ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
::
📬 TRANSKRIP DAN TERJEMAH NASEHAT ASY-SYAIKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BIN ABDURRAHIM AL-BUKHARI - HAFIZHAHULLAH -
Untuk Asatidzah dan Thullabul Ilmi di Indonesia
4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021M
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
فبناء على ما وجهه الإخوة الي من قراءة حول المشكلة الحاصلة بين طلبة العلم و الإخوة هناك في إندونيسيا، و قد طلعت الأوراق المرسلة مع المذكرة و الكتيب الذي معها و رأيت أنه -بارك الله فيكم- مما قرأته يعني:
Berdasarkan apa yang telah disodorkan oleh ikhwah (asatidzah) kepadaku, untuk (saya) membaca seputar musykilah (problem dakwah) yang terjadi di tengah-tengah para thalabatul ilmi dan ikhwah di sana (yakni) di Indonesia, maka sungguh saya telah menelaah data-data yang dikirim tersebut beserta mudzakkirah (diktat) dan sebuah buku kecil yang dilampirkan bersamanya. Saya memandang - barakallahu fikum - dari data-data yang sudah saya baca tersebut:
أن الأمر لا يتحمل كل هذا الشقاق و هذا الفراق الذي جرى بينكم و سبب في إشكال بين الإخوة و طلاب العلم. فأنا أوصي الإخوة هؤلاء جميعا من كلا الفريقين :
Bahwa perkara (yang terjadi) tidak semestinya sampai menyeret kepada perpecahan dan perpisahan sebagaimana yang terjadi di antara kalian ini dan menyebabkan problem di tengah-tengah ikhwah (salafiyyin) dan para penuntut ilmu.
Maka saya berwasiat kepada seluruh ikhwah dari kedua belah pihak:
أولا: أن يتقوا الله جلا و علا في هذه الدعوة و لا يكون سببا في تشويهها و تمزيقها و تفريقها. فأهل السنة والجماعة أهل اجتماع و اتفاق على الحق، و أما أهل الأهواء فمن صفاتهم مفارقة الحق و مفارقة أهل الحق و عدم الإجتماع.
فيجب أن تتقوا الله- جل و علا - في هذه الدعوة و لا تشوهواها بمثل هذه الأفعال.
1⃣ PERTAMA:
Hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah Jalla wa 'Ala terkait dakwah ini. Hendaknya mereka tidak menjadi sebab pencemaran nama baik dakwah, terkoyak terpecahnya dakwah ini.
Karena ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul ijtima wal ittifaq (orang-orang yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan) di atas al-Haq (kebenaran). Adapun ahlul ahwa' (pengekor hawa nafsu), di antara ciri-ciri mereka adalah meninggalkan al-Haq dan
memisahkan diri dari ahlul haq (orang-orang yang berada di atas kebenaran), serta tidak (suka) bersatu.
Maka wajib atas kalian untuk bertaqwa kepada Allah terkait perkara dakwah ini dan jangan sekali-kali kalian mencoreng nama baiknya dengan ulah-ulah seperti ini!
ثانيا : يجب أن يرجع المخطئ عن خطئه أيا كان من أي فريق. و إن كان من أخ لقمان خطأ يجب عليه أن يرجع عنه، و إن كان منكم خطأ أيضا يجب عليكم أن ترجعوا عنه!
و مناولة هذا الأمر و النظر فيه لا يخضع لحظوظ النفس و الأمور الشخصية, إنما ميزان ذلك هو المنهج السلفي الذي عليه الإجتماع -بارك الله فيكم-.
2⃣ KEDUA:
Siapapun yang berbuat salah dari kedua belah pihak wajib untuk rujuk dari kesalahannya!
Jika al-Akh Luqman bersalah maka wajib atasnya untuk rujuk dari kesalahannya! Begitu pula jika kalian (asatidzah) yang bersalah maka wajib pula atas kalian untuk rujuk dari kesalahan tersebut!
Maka penanganan dan penilaian terhadap permasalahan ini tidak boleh tunduk kepada kepentingan dan urusan pribadi. Tidak lain timbangan yang sebenarnya terhadap permasalahan ini adalah manhaj salafy yang di atasnyalah dibangun persatuan.
ثالثا: هذه الأوراق أنا ريت فيها - يعني كما قلت - فيها بعض المآخذ و ليست بالمسببة لكل هذا الذي جرى أصلا. و بعض الذي ذكر أيضا يعني أنا لاحظت على كتابة الإخوة يعني حتى الكتابة التي كتبتموها عليها ملاحظات، تظنون أنها مأخذ على الأخ و هي حقيقة بالتأمل و التدقيق فيها مأخذ عليكم أيضا.
فما ودنا يتسع الخرق -بارك الله فيكم على الجميع- و يبقى هذا يؤاخذ هذا و هذا يؤاخذ ذاك، فاتقوا الله فيما بينكم و أصلحوا أمركم!
و بالنسبة للأخ لقمان يناصح بالتي هي أحسن بالتي هي أقوم.
و أنتم تتواصون فيما بينكم و تناصحون بعضكم، و إن يسر الله لكم مجيئا بينا هذا لكم جميعا.
3⃣ KETIGA:
Data-data (yang ada, pen) ini, saya telah melihat (membaca)nya - sebagaimana tadi telah saya katakan - padanya terdapat beberapa kritikan, namun tentu hal itu sama sekali tidak seharusnya menjadi penyebab semua (perselisihan dan perpecahan) yang telah terjadi ini.
📬 TRANSKRIP DAN TERJEMAH NASEHAT ASY-SYAIKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BIN ABDURRAHIM AL-BUKHARI - HAFIZHAHULLAH -
Untuk Asatidzah dan Thullabul Ilmi di Indonesia
4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021M
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
فبناء على ما وجهه الإخوة الي من قراءة حول المشكلة الحاصلة بين طلبة العلم و الإخوة هناك في إندونيسيا، و قد طلعت الأوراق المرسلة مع المذكرة و الكتيب الذي معها و رأيت أنه -بارك الله فيكم- مما قرأته يعني:
Berdasarkan apa yang telah disodorkan oleh ikhwah (asatidzah) kepadaku, untuk (saya) membaca seputar musykilah (problem dakwah) yang terjadi di tengah-tengah para thalabatul ilmi dan ikhwah di sana (yakni) di Indonesia, maka sungguh saya telah menelaah data-data yang dikirim tersebut beserta mudzakkirah (diktat) dan sebuah buku kecil yang dilampirkan bersamanya. Saya memandang - barakallahu fikum - dari data-data yang sudah saya baca tersebut:
أن الأمر لا يتحمل كل هذا الشقاق و هذا الفراق الذي جرى بينكم و سبب في إشكال بين الإخوة و طلاب العلم. فأنا أوصي الإخوة هؤلاء جميعا من كلا الفريقين :
Bahwa perkara (yang terjadi) tidak semestinya sampai menyeret kepada perpecahan dan perpisahan sebagaimana yang terjadi di antara kalian ini dan menyebabkan problem di tengah-tengah ikhwah (salafiyyin) dan para penuntut ilmu.
Maka saya berwasiat kepada seluruh ikhwah dari kedua belah pihak:
أولا: أن يتقوا الله جلا و علا في هذه الدعوة و لا يكون سببا في تشويهها و تمزيقها و تفريقها. فأهل السنة والجماعة أهل اجتماع و اتفاق على الحق، و أما أهل الأهواء فمن صفاتهم مفارقة الحق و مفارقة أهل الحق و عدم الإجتماع.
فيجب أن تتقوا الله- جل و علا - في هذه الدعوة و لا تشوهواها بمثل هذه الأفعال.
1⃣ PERTAMA:
Hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah Jalla wa 'Ala terkait dakwah ini. Hendaknya mereka tidak menjadi sebab pencemaran nama baik dakwah, terkoyak terpecahnya dakwah ini.
Karena ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul ijtima wal ittifaq (orang-orang yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan) di atas al-Haq (kebenaran). Adapun ahlul ahwa' (pengekor hawa nafsu), di antara ciri-ciri mereka adalah meninggalkan al-Haq dan
memisahkan diri dari ahlul haq (orang-orang yang berada di atas kebenaran), serta tidak (suka) bersatu.
Maka wajib atas kalian untuk bertaqwa kepada Allah terkait perkara dakwah ini dan jangan sekali-kali kalian mencoreng nama baiknya dengan ulah-ulah seperti ini!
ثانيا : يجب أن يرجع المخطئ عن خطئه أيا كان من أي فريق. و إن كان من أخ لقمان خطأ يجب عليه أن يرجع عنه، و إن كان منكم خطأ أيضا يجب عليكم أن ترجعوا عنه!
و مناولة هذا الأمر و النظر فيه لا يخضع لحظوظ النفس و الأمور الشخصية, إنما ميزان ذلك هو المنهج السلفي الذي عليه الإجتماع -بارك الله فيكم-.
2⃣ KEDUA:
Siapapun yang berbuat salah dari kedua belah pihak wajib untuk rujuk dari kesalahannya!
Jika al-Akh Luqman bersalah maka wajib atasnya untuk rujuk dari kesalahannya! Begitu pula jika kalian (asatidzah) yang bersalah maka wajib pula atas kalian untuk rujuk dari kesalahan tersebut!
Maka penanganan dan penilaian terhadap permasalahan ini tidak boleh tunduk kepada kepentingan dan urusan pribadi. Tidak lain timbangan yang sebenarnya terhadap permasalahan ini adalah manhaj salafy yang di atasnyalah dibangun persatuan.
ثالثا: هذه الأوراق أنا ريت فيها - يعني كما قلت - فيها بعض المآخذ و ليست بالمسببة لكل هذا الذي جرى أصلا. و بعض الذي ذكر أيضا يعني أنا لاحظت على كتابة الإخوة يعني حتى الكتابة التي كتبتموها عليها ملاحظات، تظنون أنها مأخذ على الأخ و هي حقيقة بالتأمل و التدقيق فيها مأخذ عليكم أيضا.
فما ودنا يتسع الخرق -بارك الله فيكم على الجميع- و يبقى هذا يؤاخذ هذا و هذا يؤاخذ ذاك، فاتقوا الله فيما بينكم و أصلحوا أمركم!
و بالنسبة للأخ لقمان يناصح بالتي هي أحسن بالتي هي أقوم.
و أنتم تتواصون فيما بينكم و تناصحون بعضكم، و إن يسر الله لكم مجيئا بينا هذا لكم جميعا.
3⃣ KETIGA:
Data-data (yang ada, pen) ini, saya telah melihat (membaca)nya - sebagaimana tadi telah saya katakan - padanya terdapat beberapa kritikan, namun tentu hal itu sama sekali tidak seharusnya menjadi penyebab semua (perselisihan dan perpecahan) yang telah terjadi ini.
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
Sebagian perkara yang disebutkan (dalam data-data tersebut), yakni saya memiliki beberapa catatan atas apa yang telah ditulis oleh ikhwah (asatidzah), bahkan apa yang kalian (asatidzah) tulis pun sebenarnya ada beberapa kritikan terhadapnya. Kalian (asatidzah) mengira bahwa hal tersebut merupakan bahan kritikan terhadap al-akh (Luqman, pen), padahal hakekatnya, jika dicermati dan diperiksa dengan jeli justru itu merupakan kritikan terhadap kalian juga.
Maka kami tidak menginginkan semakin meluasnya lubang (perpecahan) ini - barakallah fikum ala al-Jami' – sehingga terus berlangsung (sikap saling mengkritik, pen); yang itu mengkritik yang ini dan yang ini mengkritik yang itu.
Maka bertaqwalah kalian kepada Allah antar sesama kalian, dan perbaikilah urusan kalian! !
Adapun yang terkait dengan al-Akh Luqman, maka hendaknya dia dinasehati dengan cara terbaik agar tercapai hasil yang lebih tepat.
Sementara kalian (asatidzah) hendaknya saling berwasiat di antara kalian dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Apabila Allah mudahkan bagi kalian untuk bisa
datang (berjumpa dengan kami), maka kami akan jelaskan perkara ini kepada kalian semua.
الأمر الرابع: يجب أن تتوقف كل هذه المهاترات و هذه الردود و الكلام الذي في الخفاء أو الذي في العلن!
فقد تقولون أو يقال أنا نحن لم نتكلم نحن لزمنا، قد أرسلت نصيحة مند مدة عن طريق -لما استنصح الإخوة- عن طريق الأخ عرفات فأرسلت بأن يكف الجميع عن الكلام و عن الخوض، و يبدو أن هذا لم يتحقق من كل وجه. فعندي من الوثائق أيضا ما يدل على أنه يحصل قيل و قال كلام...و تأليب و هذا غير صحيح!
ولا يمكن أن يوافق عليه الأخوة أيا كان.
فالمهم -بارك الله فيكم- يجب أن تكف هذه المهاترات كلها!
4⃣ PERKARA KEEMPAT:
Seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini wajib untuk segera berhenti! Demikian pula bantahan-bantahan dan ucapan-ucapan, baik yang
disampaikan secara tersembunyi maupun secara terang-terangan (wajib juga untuk berhenti, pen).
Bisa jadi kalian (asatidzah) mengatakan atau dikatakan: "Bahwa kami tidak berbicara, kami tetap komitmen (diam)."
Maka sungguh saya telah mengirim nasehat sejak beberapa waktu yang lalu - ketika sebagian ikhwah meminta nasehat - melalui jalur al-Akh Arafat, maka saya sampaikan agar semua pihak menahan diri dari berbagai ucapan dan komentar.
Namun yang tampak bahwa hal ini tidak terealisasi dari segala sisinya. Saya juga memiliki bukti-bukti yang menunjukkan bahwa telah terjadi adanya berbagai ucapan, komentar dan pembicaraan serta hasutan. Maka yang demikian ini tidak benar!
Bagaimanapun juga tidak mungkin ikhwah (asatidzah) dibenarkan dalam perbuatan ini, siapa pun dia.
Maka yang penting - barakallahu fiikum - wajib untuk engkau hentikan seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini!
و قد يقول قائل: "هذه المواقع و بعض المواقع ما نعرفهم"، "غوغائيين" ، أو "ما ندري عنهم ..." ، أو "ما أدري ..."
لا! هذا غير مقبول! إذا كان لا يعرف فيجب من الأخوة أن يظهر هذا للعلن و يطلب من العموم أن يكف عن الخوض في هذه القضايا و هذه الأمور، و الأمر فيها الى المشايخ و تستمروا في دعوتكم من غير مهاترات و كلام فارغ.
هكذا يجب أن يكون! هكذا تبرأ الساحة بإذن الله من هؤلاء الغوغائيين.
لو لم يجدوا مجالا أو مكانا من بعض الناس ما تكلموا ولا تجرؤوا.
فقفوا عند هذا! بارك الله فيكم.
و إن شاء الله تعالى- كما قلت- إن يسر الله لكم مجيئا، أظهرنا هذا.
Mungkin ada yang mengatakan:
“Bahwa situs-situs (channel-channel majhul, pen) tersebut, atau sebagiannya, kami tidak mengenal siapa mereka,
"mereka adalah ghaughaiyyin (para pengacau/ provokator)",
"kami tidak tahu siapa mereka", atau "saya tidak tahu,
Tidak! (Alasan) ini tidak bisa diterima! Kalau memang (channel-channel tersebut) tidak diketahui (majhul), maka wajib atas ikhwah (asatidzah) untuk menyampaikannya secara terbuka dan meminta kepada mereka semua untuk berhenti dari berbagai komentar terkait permasalahan-permasalahan ini, serta menyerahkan permasalahannya kepada para masyaikh. Hendaknya kalian melanjutkan dakwah kalian tanpa disertai muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) dan omong kosong.
Maka kami tidak menginginkan semakin meluasnya lubang (perpecahan) ini - barakallah fikum ala al-Jami' – sehingga terus berlangsung (sikap saling mengkritik, pen); yang itu mengkritik yang ini dan yang ini mengkritik yang itu.
Maka bertaqwalah kalian kepada Allah antar sesama kalian, dan perbaikilah urusan kalian! !
Adapun yang terkait dengan al-Akh Luqman, maka hendaknya dia dinasehati dengan cara terbaik agar tercapai hasil yang lebih tepat.
Sementara kalian (asatidzah) hendaknya saling berwasiat di antara kalian dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Apabila Allah mudahkan bagi kalian untuk bisa
datang (berjumpa dengan kami), maka kami akan jelaskan perkara ini kepada kalian semua.
الأمر الرابع: يجب أن تتوقف كل هذه المهاترات و هذه الردود و الكلام الذي في الخفاء أو الذي في العلن!
فقد تقولون أو يقال أنا نحن لم نتكلم نحن لزمنا، قد أرسلت نصيحة مند مدة عن طريق -لما استنصح الإخوة- عن طريق الأخ عرفات فأرسلت بأن يكف الجميع عن الكلام و عن الخوض، و يبدو أن هذا لم يتحقق من كل وجه. فعندي من الوثائق أيضا ما يدل على أنه يحصل قيل و قال كلام...و تأليب و هذا غير صحيح!
ولا يمكن أن يوافق عليه الأخوة أيا كان.
فالمهم -بارك الله فيكم- يجب أن تكف هذه المهاترات كلها!
4⃣ PERKARA KEEMPAT:
Seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini wajib untuk segera berhenti! Demikian pula bantahan-bantahan dan ucapan-ucapan, baik yang
disampaikan secara tersembunyi maupun secara terang-terangan (wajib juga untuk berhenti, pen).
Bisa jadi kalian (asatidzah) mengatakan atau dikatakan: "Bahwa kami tidak berbicara, kami tetap komitmen (diam)."
Maka sungguh saya telah mengirim nasehat sejak beberapa waktu yang lalu - ketika sebagian ikhwah meminta nasehat - melalui jalur al-Akh Arafat, maka saya sampaikan agar semua pihak menahan diri dari berbagai ucapan dan komentar.
Namun yang tampak bahwa hal ini tidak terealisasi dari segala sisinya. Saya juga memiliki bukti-bukti yang menunjukkan bahwa telah terjadi adanya berbagai ucapan, komentar dan pembicaraan serta hasutan. Maka yang demikian ini tidak benar!
Bagaimanapun juga tidak mungkin ikhwah (asatidzah) dibenarkan dalam perbuatan ini, siapa pun dia.
Maka yang penting - barakallahu fiikum - wajib untuk engkau hentikan seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini!
و قد يقول قائل: "هذه المواقع و بعض المواقع ما نعرفهم"، "غوغائيين" ، أو "ما ندري عنهم ..." ، أو "ما أدري ..."
لا! هذا غير مقبول! إذا كان لا يعرف فيجب من الأخوة أن يظهر هذا للعلن و يطلب من العموم أن يكف عن الخوض في هذه القضايا و هذه الأمور، و الأمر فيها الى المشايخ و تستمروا في دعوتكم من غير مهاترات و كلام فارغ.
هكذا يجب أن يكون! هكذا تبرأ الساحة بإذن الله من هؤلاء الغوغائيين.
لو لم يجدوا مجالا أو مكانا من بعض الناس ما تكلموا ولا تجرؤوا.
فقفوا عند هذا! بارك الله فيكم.
و إن شاء الله تعالى- كما قلت- إن يسر الله لكم مجيئا، أظهرنا هذا.
Mungkin ada yang mengatakan:
“Bahwa situs-situs (channel-channel majhul, pen) tersebut, atau sebagiannya, kami tidak mengenal siapa mereka,
"mereka adalah ghaughaiyyin (para pengacau/ provokator)",
"kami tidak tahu siapa mereka", atau "saya tidak tahu,
Tidak! (Alasan) ini tidak bisa diterima! Kalau memang (channel-channel tersebut) tidak diketahui (majhul), maka wajib atas ikhwah (asatidzah) untuk menyampaikannya secara terbuka dan meminta kepada mereka semua untuk berhenti dari berbagai komentar terkait permasalahan-permasalahan ini, serta menyerahkan permasalahannya kepada para masyaikh. Hendaknya kalian melanjutkan dakwah kalian tanpa disertai muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) dan omong kosong.
Beginilah yang seharusnya dilakukan! Dengan begini medan dakwah akan bersih dari mereka para pengacau/provokator (channel-channel majhul tersebut, pen), biidznillah.
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
..
Nasehat Syaikh Abdulloh Bukhory hafizhahullah_Untuk Asatidzah dan…
Asy-Syaikh Allaamah 'Abdulloh Al Bukhory hafizhahullah
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
Forwarded from SABILUL ANBIYA
📚 SENANTIASA BERSAMA ULAMA KIBAR
✍🏻 Al-Allamah Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah berkata,
📌 #poster_sabilul_anbiya
🔹 قناة سبيل الأنبياء 🔹
•
📲 Join • Save • Share ll
http://t.me/sabilulanbiya
•
🔄
✍🏻 Al-Allamah Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah berkata,
📌 #poster_sabilul_anbiya
🔹 قناة سبيل الأنبياء 🔹
•
📲 Join • Save • Share ll
http://t.me/sabilulanbiya
•
🔄