::
🚇 DAKWAH AHLUSSUNNAH BUKANLAH DAKWAH YANG MENGAJAK KEPADA INDIVIDU TERTENTU
".... Sesungguhnya dakwah Ahlussunnah ini milik Allah, dan Allah tidak butuh dengan kita. Jika bukan kita yang terlibat di dalamnya, maka Allah akan pilihkan orang lain untuk MENGGANTIKAN kita.
JUSTRU KITA YANG SANGAT BUTUH agar bisa terlibat dalam dakwah ini..
Dakwah ini bukan dakwah individu untuk mengkultuskan pribadi atau kelompok tertentu, tapi ini adalah dakwah menuju Allah di atas Sunnah Nabi dan pemahaman Salafus Sholih (para Sahabat, Taabi'in, dan Atbaa'ut Taabi'in). Baarakallaahu fiikum.."
📝 Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah, Kraksaan | WA al-I'tishom - Probolinggo
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 DAKWAH AHLUSSUNNAH BUKANLAH DAKWAH YANG MENGAJAK KEPADA INDIVIDU TERTENTU
".... Sesungguhnya dakwah Ahlussunnah ini milik Allah, dan Allah tidak butuh dengan kita. Jika bukan kita yang terlibat di dalamnya, maka Allah akan pilihkan orang lain untuk MENGGANTIKAN kita.
JUSTRU KITA YANG SANGAT BUTUH agar bisa terlibat dalam dakwah ini..
Dakwah ini bukan dakwah individu untuk mengkultuskan pribadi atau kelompok tertentu, tapi ini adalah dakwah menuju Allah di atas Sunnah Nabi dan pemahaman Salafus Sholih (para Sahabat, Taabi'in, dan Atbaa'ut Taabi'in). Baarakallaahu fiikum.."
📝 Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah, Kraksaan | WA al-I'tishom - Probolinggo
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 NASEHAT UNTUK YANG EGO DAN ACUH
Saudaraku...
Hari demi hari penyebaran virus corona (Covid-19) semakin laju. Data jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah setiap waktu.
Namun sayang seribu sayang, masih ada di antara kita yang tak mau tahu. Seakan ancaman virus corona ini hanya dongeng orang tempo dulu.
Berbagai imbauan, bahkan aturan dari pemerintah tak membuatnya haru. Alih-alih menaati, justru sikap ego dan acuh kuat membelenggu.
Duhai betapa kasihannya saudara kita yang sedang dibelenggu nafsu itu. Jauh dari hidayah kepada jalan yang menenteramkan qalbu..
Selengkapnya:
https://www.tanggapcovid19.com/teruntuk-yang-masih-punya-qalbu
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 NASEHAT UNTUK YANG EGO DAN ACUH
Saudaraku...
Hari demi hari penyebaran virus corona (Covid-19) semakin laju. Data jumlah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah setiap waktu.
Namun sayang seribu sayang, masih ada di antara kita yang tak mau tahu. Seakan ancaman virus corona ini hanya dongeng orang tempo dulu.
Berbagai imbauan, bahkan aturan dari pemerintah tak membuatnya haru. Alih-alih menaati, justru sikap ego dan acuh kuat membelenggu.
Duhai betapa kasihannya saudara kita yang sedang dibelenggu nafsu itu. Jauh dari hidayah kepada jalan yang menenteramkan qalbu..
Selengkapnya:
https://www.tanggapcovid19.com/teruntuk-yang-masih-punya-qalbu
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 PERBEDAAN KONSEP KEPEMILIKAN MENURUT KOMUNIS DAN ISLAM
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunisme adalah paham atau ideologi (dalam bidang politik) yang menganut ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels, yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantikannya dengan hak milik bersama yang dikontrol oleh negara.
Dalam masalah kepemilikan, paham komunis menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi, seperti tanah, tenaga kerja, dan modal.
Menurut paham ini, masyarakat semua sama, tidak ada kelas dan strata. Semua orang sama, segala sesuatu adalah milik bersama. Komunisme tidak mengakui kepemilikan individu.
Dalam masalah kepemilikan ini saja, paham komunis sangat bertentangan dengan akal, fitrah, dan syariat Allah Subhanahu wa ta’ala yang menjamin terwujudnya keadilan dan kemakmuran.
Islam mengakui kepemilikan pribadi. Manusia boleh memiliki tanah, alat-alat produksi, pabrik, mesin produksi, perkebunan, peternakan, dan semisalnya. Meski demikian, Islam mengatur agar manusia menggunakan hartanya dalam hal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan madarat.
Di sisi lain, Islam mewajibkan umatnya untuk mengeluarkan sebagian kecil dari hartanya, dalam bentuk zakat. Zakat ialah hak fakir miskin. Inilah sepintas konsep kepemilikan dalam Islam, sangat bertolak belakang dengan konsep kepemilikan menurut paham komunisme.
#sama_rata_sama_rasa #pki
Sumber: Mewaspadai Komunisme dan Bisikan Kaum Komunis | @asysyariah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 PERBEDAAN KONSEP KEPEMILIKAN MENURUT KOMUNIS DAN ISLAM
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunisme adalah paham atau ideologi (dalam bidang politik) yang menganut ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels, yang hendak menghapuskan hak milik perseorangan dan menggantikannya dengan hak milik bersama yang dikontrol oleh negara.
Dalam masalah kepemilikan, paham komunis menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi, seperti tanah, tenaga kerja, dan modal.
Menurut paham ini, masyarakat semua sama, tidak ada kelas dan strata. Semua orang sama, segala sesuatu adalah milik bersama. Komunisme tidak mengakui kepemilikan individu.
Dalam masalah kepemilikan ini saja, paham komunis sangat bertentangan dengan akal, fitrah, dan syariat Allah Subhanahu wa ta’ala yang menjamin terwujudnya keadilan dan kemakmuran.
Islam mengakui kepemilikan pribadi. Manusia boleh memiliki tanah, alat-alat produksi, pabrik, mesin produksi, perkebunan, peternakan, dan semisalnya. Meski demikian, Islam mengatur agar manusia menggunakan hartanya dalam hal yang bermanfaat dan tidak menimbulkan madarat.
Di sisi lain, Islam mewajibkan umatnya untuk mengeluarkan sebagian kecil dari hartanya, dalam bentuk zakat. Zakat ialah hak fakir miskin. Inilah sepintas konsep kepemilikan dalam Islam, sangat bertolak belakang dengan konsep kepemilikan menurut paham komunisme.
#sama_rata_sama_rasa #pki
Sumber: Mewaspadai Komunisme dan Bisikan Kaum Komunis | @asysyariah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 MEMBACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUM'AT
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
« مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ »
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”
📚Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrok II/399 no.3392, dan Al-Baihaqi di dalam Sunannya III/249 dengan nomor.5792.
↪ Hadits dishahihkan oleh asy Syaikh al Albaniy rahimahullahu.
WAKTU YANG PALING UTAMA UNTUK MEMBACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUM'AT
✏️ Asy Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin Rahimahullohu
[ Pertanyaan ]
Fadhilatusy Syaikh. Seseorang yang membaca surat al Kahfi pada malam jum'at, apakah ada keutamaannya tersendiri?
[ Jawaban ]
TIDAK, membaca surat Al Kahfi pada hari jum'atnya, dan yang paling bagus adalah setelah matahari terbit.
Maka boleh bagimu untuk membacanya dari mulai terbitnya matahari sampai waktu terbenam.
Namun apabila engkau membacanya kapanpun waktunya, selama itu waktu antara terbitnya matahari sampai terbenam, maka ini sudah mencukupi.
📚 Silsilah Liqa'usy Syahri (Liqa 69).
@ForumSalafyPurbalingga
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 MEMBACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUM'AT
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:
« مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ »
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”
📚Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrok II/399 no.3392, dan Al-Baihaqi di dalam Sunannya III/249 dengan nomor.5792.
↪ Hadits dishahihkan oleh asy Syaikh al Albaniy rahimahullahu.
WAKTU YANG PALING UTAMA UNTUK MEMBACA SURAT AL KAHFI DI HARI JUM'AT
✏️ Asy Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin Rahimahullohu
[ Pertanyaan ]
Fadhilatusy Syaikh. Seseorang yang membaca surat al Kahfi pada malam jum'at, apakah ada keutamaannya tersendiri?
[ Jawaban ]
TIDAK, membaca surat Al Kahfi pada hari jum'atnya, dan yang paling bagus adalah setelah matahari terbit.
Maka boleh bagimu untuk membacanya dari mulai terbitnya matahari sampai waktu terbenam.
Namun apabila engkau membacanya kapanpun waktunya, selama itu waktu antara terbitnya matahari sampai terbenam, maka ini sudah mencukupi.
📚 Silsilah Liqa'usy Syahri (Liqa 69).
@ForumSalafyPurbalingga
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 KOMUNISME DAN SYI’AH SAMA-SAMA ANCAMAN BAGI AGAMA DAN BANGSA
"Kini, perang proksi tentu lebih canggih dan tersistematis.
Masih ingat Revolusi Februari 1979 di Iran?
Apabila Rusia dengan Revolusi Bolshevik 1917, melalui jaringan Komunis Internasional (Komintern), berhasil mengekspor paham komunisme ke seluruh dunia; Iran dengan Revolusi Februari 1979 yang digerakkan oleh Khomeini, pun menebarkan pemahaman Syiah ke seluruh dunia. Tak terkecuali di Indonesia.
Setelah Shah Iran Reza Pahlevi digulingkan oleh Khomeini, kekuasaan beralih kepada kaum Syiah. Untuk mengelabuhi masyarakat muslim dunia, revolusi yang dicanangkan dilabeli dengan “Revolusi Islam”.
Tak heran apabila kemudian banyak kaum muslimin tertipu. Tahun 1980-an, di Indonesia, foto-foto Khomeini berbagai ukuran menyebar secara masif di kalangan para aktivis Islam. Khomeini menjadi simbol perlawanan saat itu. Khomeini difigurkan.
Sebagaimana halnya Revolusi Bolshevik di Rusia yang dijadikan rujukan oleh para kader komunis, yang lantas disusul pengiriman kader-kadernya ke Rusia; setelah revolusi di Iran berlangsung, pengiriman para aktivis Islam ke Iran pun dilakukan. Melalui jaringan yang dirancang kaum Syiah di Indonesia, program cuci otak terhadap para aktivis Islam dari Indonesia dilakukan secara sistematis.
Kader-kader Syiah yang kembali dari Iran lantas melakukan pergerakan. Sebagaimana orang-orang komunis berhasil menyusup ke dalam tubuh Sarikat Islam, kaum Syiah pun melakukan gerakan penyusupan ke tubuh partai, organisasi massa, bahkan ke lembaga kekuasaan di tingkat pusat.
BERBAHAYAKAH KAUM SYIAH SEHINGGA PERLU DIWASPADAI?
Apabila berkaca pada sejarah, perjalanan panjang kaum Syiah di muka bumi ini telah menorehkan luka mendalam pada tubuh kaum muslimin.
Betapa tidak, Kaum Syiah senantiasa memunculkan konflik. Melalui doktrin sesatnya, kaum Syiah memiliki keyakinan yang keji terhadap para sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Kaum Syiah pun merusak tatanan hidup bermasyarakat dan berkeluarga melalui ajaran nikah mut’ah. Kaum Syiah pun mengajarkan hidup boleh berdusta melalui ajaran taqiyyah. Bahkah, bahkan taqiyyah adalah ibadah.
Masih sekian banyak ajaran lagi kesesatan ajaran Syiah. Ajaran-ajaran tersebut merupakan BOM WAKTU YANG BISA MENJADI PEMICU KONFLIK HORISONTAL DI TENGAH MASYARAKAT. Bahkan, apabila telah memiliki kekuatan, KAUM SYIAH TAK SEGAN MELAKUKAN PEREBUTAN KEKUASAAN.
Pelajaran sejarah yang terbaik untuk menjadi cermin bangsa Indonesia adalah perjalanan kaum Syiah di Iran yang merebut kekuasaan dari Shah Iran, Reza Pahlevi.
Di Yaman, kaum Hutsi (Syiah) berupaya melakukan gerakan pemberontakan bersenjata guna menggulingkan presiden yang sah. Demikian pula pergolakan kaum Syiah di Suriah.
Semua itu hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi bangsa ini. Haruskah menanti bangsa ini bersimbah darah lagi sebagaimana yang telah dilakukan oleh kaum komunis PKI dahulu?"
📇 Majalah "asy-Syari'ah" no. 113/X/1437 H/2016 , PROXY WAR KUASAI NEGARA TANPA KIRIM BALA TENTARA, oleh al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafrudin, hal. 20 | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 KOMUNISME DAN SYI’AH SAMA-SAMA ANCAMAN BAGI AGAMA DAN BANGSA
"Kini, perang proksi tentu lebih canggih dan tersistematis.
Masih ingat Revolusi Februari 1979 di Iran?
Apabila Rusia dengan Revolusi Bolshevik 1917, melalui jaringan Komunis Internasional (Komintern), berhasil mengekspor paham komunisme ke seluruh dunia; Iran dengan Revolusi Februari 1979 yang digerakkan oleh Khomeini, pun menebarkan pemahaman Syiah ke seluruh dunia. Tak terkecuali di Indonesia.
Setelah Shah Iran Reza Pahlevi digulingkan oleh Khomeini, kekuasaan beralih kepada kaum Syiah. Untuk mengelabuhi masyarakat muslim dunia, revolusi yang dicanangkan dilabeli dengan “Revolusi Islam”.
Tak heran apabila kemudian banyak kaum muslimin tertipu. Tahun 1980-an, di Indonesia, foto-foto Khomeini berbagai ukuran menyebar secara masif di kalangan para aktivis Islam. Khomeini menjadi simbol perlawanan saat itu. Khomeini difigurkan.
Sebagaimana halnya Revolusi Bolshevik di Rusia yang dijadikan rujukan oleh para kader komunis, yang lantas disusul pengiriman kader-kadernya ke Rusia; setelah revolusi di Iran berlangsung, pengiriman para aktivis Islam ke Iran pun dilakukan. Melalui jaringan yang dirancang kaum Syiah di Indonesia, program cuci otak terhadap para aktivis Islam dari Indonesia dilakukan secara sistematis.
Kader-kader Syiah yang kembali dari Iran lantas melakukan pergerakan. Sebagaimana orang-orang komunis berhasil menyusup ke dalam tubuh Sarikat Islam, kaum Syiah pun melakukan gerakan penyusupan ke tubuh partai, organisasi massa, bahkan ke lembaga kekuasaan di tingkat pusat.
BERBAHAYAKAH KAUM SYIAH SEHINGGA PERLU DIWASPADAI?
Apabila berkaca pada sejarah, perjalanan panjang kaum Syiah di muka bumi ini telah menorehkan luka mendalam pada tubuh kaum muslimin.
Betapa tidak, Kaum Syiah senantiasa memunculkan konflik. Melalui doktrin sesatnya, kaum Syiah memiliki keyakinan yang keji terhadap para sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Kaum Syiah pun merusak tatanan hidup bermasyarakat dan berkeluarga melalui ajaran nikah mut’ah. Kaum Syiah pun mengajarkan hidup boleh berdusta melalui ajaran taqiyyah. Bahkah, bahkan taqiyyah adalah ibadah.
Masih sekian banyak ajaran lagi kesesatan ajaran Syiah. Ajaran-ajaran tersebut merupakan BOM WAKTU YANG BISA MENJADI PEMICU KONFLIK HORISONTAL DI TENGAH MASYARAKAT. Bahkan, apabila telah memiliki kekuatan, KAUM SYIAH TAK SEGAN MELAKUKAN PEREBUTAN KEKUASAAN.
Pelajaran sejarah yang terbaik untuk menjadi cermin bangsa Indonesia adalah perjalanan kaum Syiah di Iran yang merebut kekuasaan dari Shah Iran, Reza Pahlevi.
Di Yaman, kaum Hutsi (Syiah) berupaya melakukan gerakan pemberontakan bersenjata guna menggulingkan presiden yang sah. Demikian pula pergolakan kaum Syiah di Suriah.
Semua itu hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi bangsa ini. Haruskah menanti bangsa ini bersimbah darah lagi sebagaimana yang telah dilakukan oleh kaum komunis PKI dahulu?"
📇 Majalah "asy-Syari'ah" no. 113/X/1437 H/2016 , PROXY WAR KUASAI NEGARA TANPA KIRIM BALA TENTARA, oleh al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafrudin, hal. 20 | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from ISLAM MUJUR
⏳ INFORMASI TERBARU HIMBAUAN TA'AWUN
📻 RADIO LINGGAMAS FM BANYUMAS (Radio Penambah Ilmu dan Penyejuk Hati)
بسم الله الرحمن الرحيم
🌷Alhamdulillah segala puji milik Allah Ta'ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
Amma Ba'du....
💎 Alhamdulillah, saat ini siaran Radio Linggamas FM sudah bisa dinikmati (siaran percobaan) oleh kaum muslimin di Frekuensi 105.3 MHz.
💰 Semoga ta'awun/ infaq yang antum berikan untuk tersampainya ilmu agama melalui media Radio ini, menjadi pemberat amal sholeh di hari nanti, dan menjadi pahala yang senantiasa terus mengalir. Aamiin.
💦 Al Afwu minkum, mohon maaf, untuk saat ini belum maksimal karena menggunakan peralatan antena rekondisi. Adapun antena yang seyogyanya dipasang untuk Linggamas FM masih terhambat karena wabah COVID-19.
🌷Kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta'ala, kami - biidznillah- berusaha memberikan yang terbaik agar sajian dan jangkauan siaran dapat maksimal.
▶️ Program berikutnya yang hendak kami jalankan adalah :
1⃣ Pengadaan Peralatan dan Infrastruktur Radio
Dengan anggaran Rp. 505.000.000, - (Lima Ratus Lima Juta Rupiah)
🏭 Alhamdulillah, saat ini dalam tahap pembangunan studio. (gambar Terlampir)
2⃣ Mengembalikan dana Pinjaman yang kami janjikan selama 6 bulan pelunasan. Sebesar Rp. 830.000.000,- (Delapan ratus tiga puluh juta rupiah)
🛍️ Jumlah kebutuhan seluruhnya 1.335.000.000,- (Satu Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
✅ Alhamdulillah, sampai hari Rabu, 3 Juni 2020 telah terkumpul Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah), dan alhamdulillah sudah kami belanjakan untuk Pengadaan peralatan dan infrastruktur radio.
💰 KEKURANGAN ANGGARAN SEBESAR Rp. 1.135.000.000,-
insyaallah dana yang masuk, akan segera kami pergunakan untuk Pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio agar segera selesai.
🤲🏼 Untuk memenuhi kekurangan dana diatas, setelah kami memohon pertolongan kepada Allah Ta'ala, kemudian kami mengajak kepada kaum muslimin untuk berta'awun dalam program ini.
💳 Dana ta'awun untuk program pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio dapat dikirimkan ke Bank BCA nomor rekening 0970-341536 atas nama Arifin
📱 KONFIRMASI TRANSFER :
085726133019 (Abu Zubair Arifin)
085291036367 (Abu Hasan Imam)
🌷Semoga Allah Ta'ala membalas Ta'awun antum dengan sebaik-baik balasan, dan menjadi amalan yang senantiasa mengalir pahalanya. Aamiin
🎙️ Demikian, permohonan ta'awun ini kami sampaikan. Insyaallah informasi ini kami perbaharui secara berkala.
Atas do'a, perhatian dan ta'awun dari kaum muslimin kami haturkan Jazakallahukhoiron wa Barakallahufiikum
✍🏼 Banyumas, 13 Syawal 1441 H/ 5 Juni 2020
Ttd
Team Radio
📝 Mengetahui dan disetujui penyebarannya oleh :
- Al Ustadz Muhammad Rijal, Lc
- Al Ustadz Abdurrahman Luki
- Al Ustadz Ridhwanul Barri
- Al Ustadz Maimun
- Al Ustadz Abu Ukasyah Haris
📻 RADIO LINGGAMAS FM BANYUMAS (Radio Penambah Ilmu dan Penyejuk Hati)
بسم الله الرحمن الرحيم
🌷Alhamdulillah segala puji milik Allah Ta'ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
Amma Ba'du....
💎 Alhamdulillah, saat ini siaran Radio Linggamas FM sudah bisa dinikmati (siaran percobaan) oleh kaum muslimin di Frekuensi 105.3 MHz.
💰 Semoga ta'awun/ infaq yang antum berikan untuk tersampainya ilmu agama melalui media Radio ini, menjadi pemberat amal sholeh di hari nanti, dan menjadi pahala yang senantiasa terus mengalir. Aamiin.
💦 Al Afwu minkum, mohon maaf, untuk saat ini belum maksimal karena menggunakan peralatan antena rekondisi. Adapun antena yang seyogyanya dipasang untuk Linggamas FM masih terhambat karena wabah COVID-19.
🌷Kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta'ala, kami - biidznillah- berusaha memberikan yang terbaik agar sajian dan jangkauan siaran dapat maksimal.
▶️ Program berikutnya yang hendak kami jalankan adalah :
1⃣ Pengadaan Peralatan dan Infrastruktur Radio
Dengan anggaran Rp. 505.000.000, - (Lima Ratus Lima Juta Rupiah)
🏭 Alhamdulillah, saat ini dalam tahap pembangunan studio. (gambar Terlampir)
2⃣ Mengembalikan dana Pinjaman yang kami janjikan selama 6 bulan pelunasan. Sebesar Rp. 830.000.000,- (Delapan ratus tiga puluh juta rupiah)
🛍️ Jumlah kebutuhan seluruhnya 1.335.000.000,- (Satu Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
✅ Alhamdulillah, sampai hari Rabu, 3 Juni 2020 telah terkumpul Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah), dan alhamdulillah sudah kami belanjakan untuk Pengadaan peralatan dan infrastruktur radio.
💰 KEKURANGAN ANGGARAN SEBESAR Rp. 1.135.000.000,-
insyaallah dana yang masuk, akan segera kami pergunakan untuk Pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio agar segera selesai.
🤲🏼 Untuk memenuhi kekurangan dana diatas, setelah kami memohon pertolongan kepada Allah Ta'ala, kemudian kami mengajak kepada kaum muslimin untuk berta'awun dalam program ini.
💳 Dana ta'awun untuk program pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio dapat dikirimkan ke Bank BCA nomor rekening 0970-341536 atas nama Arifin
📱 KONFIRMASI TRANSFER :
085726133019 (Abu Zubair Arifin)
085291036367 (Abu Hasan Imam)
🌷Semoga Allah Ta'ala membalas Ta'awun antum dengan sebaik-baik balasan, dan menjadi amalan yang senantiasa mengalir pahalanya. Aamiin
🎙️ Demikian, permohonan ta'awun ini kami sampaikan. Insyaallah informasi ini kami perbaharui secara berkala.
Atas do'a, perhatian dan ta'awun dari kaum muslimin kami haturkan Jazakallahukhoiron wa Barakallahufiikum
✍🏼 Banyumas, 13 Syawal 1441 H/ 5 Juni 2020
Ttd
Team Radio
📝 Mengetahui dan disetujui penyebarannya oleh :
- Al Ustadz Muhammad Rijal, Lc
- Al Ustadz Abdurrahman Luki
- Al Ustadz Ridhwanul Barri
- Al Ustadz Maimun
- Al Ustadz Abu Ukasyah Haris
::
🚇 ANCAMAN RADIKALISME TERHADAP NKRI
Ancaman terorisme radikalisme terus mengintai. Di Indonesia, terorisme radikalisme bisa muncul dilatari pemahaman:
1⃣ Khawarij
Para teroris yang menganut pemahaman ini di antaranya ISIS, al Qaidah, Jamaah Islamiyah, dan yang sejenis.
2⃣ Syiah Rafidhah
Keterlibatan kaum Syiah Rafidhah bisa ditelusuri dari dukungan Iran terhadap kaum pemberontak Hutsi di Yaman. Iran melakukan pelatihan terhadap para teroris di Bahrain bekerja sama dengan organisasi teroris Hizbullah, Lebanon.
3⃣ Komunisme
Doktrin komunisme mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.
4⃣ Separatisme
Di Indonesia separatisme seringkali melakukan aksi teror dan radikal kepada penduduk yang setia dengan NKRI. Separatisme dahulu muncul di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatisme lainnya, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku.
5⃣ Liberalisme
Kaum liberal berkontribusi terhadap aksi terorisme radikalisme dengan membuka katup-katup kebebasan dan demokrasi. Ketika semua orang memiliki kebebasan dalam alam demokrasi, maka semua orang bebas menganut dan menyebarkan pemahaman yang diyakininya. Termasuk pemahaman terorisme radikalisme (seperti Khawarij dan Syiah Rafidhah) sekalipun. Liberalisme dan demokratisme merupakan media penyubur perkembangbiakan embrio radikalisme terorisme dari berbagai paham.
Di sisi lain, apabila dihembuskan ke tengah kaum muslimin, liberalisme akan merusak cara pandang terhadap Islam. Ketika cara pandang terhadap Islam ditaburi pola pikir liberal, maka bisa melemahkan kekuatan kaum muslimin. Kaum muslimin bisa terpecah-belah dan tidak menampakkan sikap yang satu.
Mencermati fenomena di atas, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan kembali kepada Islam dengan pemahaman yang benar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan dijalankan oleh para sahabat radhiyallahu 'anhum, niscaya BANGSA ini akan tetap terjaga dengan izin Allah Ta'ala.
Kata al-Imam Malik rahimahullah:
لاَ يَصْلُحُ آخِرُ هَذِهِ اْلأمَّةِ إِلا بِمَا صَلُحَ بِهِ أَوَّلُهَا
“Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu.”
Wallahu a’lam.
✍🏼 Majalah "asy-Syari'ah" edisi khusus: AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI hlm: 34 | PKI Organisasi Teroris | Al-Ustadz Abufaruq Ayip Syafruddin | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 ANCAMAN RADIKALISME TERHADAP NKRI
Ancaman terorisme radikalisme terus mengintai. Di Indonesia, terorisme radikalisme bisa muncul dilatari pemahaman:
1⃣ Khawarij
Para teroris yang menganut pemahaman ini di antaranya ISIS, al Qaidah, Jamaah Islamiyah, dan yang sejenis.
2⃣ Syiah Rafidhah
Keterlibatan kaum Syiah Rafidhah bisa ditelusuri dari dukungan Iran terhadap kaum pemberontak Hutsi di Yaman. Iran melakukan pelatihan terhadap para teroris di Bahrain bekerja sama dengan organisasi teroris Hizbullah, Lebanon.
3⃣ Komunisme
Doktrin komunisme mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.
4⃣ Separatisme
Di Indonesia separatisme seringkali melakukan aksi teror dan radikal kepada penduduk yang setia dengan NKRI. Separatisme dahulu muncul di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatisme lainnya, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku.
5⃣ Liberalisme
Kaum liberal berkontribusi terhadap aksi terorisme radikalisme dengan membuka katup-katup kebebasan dan demokrasi. Ketika semua orang memiliki kebebasan dalam alam demokrasi, maka semua orang bebas menganut dan menyebarkan pemahaman yang diyakininya. Termasuk pemahaman terorisme radikalisme (seperti Khawarij dan Syiah Rafidhah) sekalipun. Liberalisme dan demokratisme merupakan media penyubur perkembangbiakan embrio radikalisme terorisme dari berbagai paham.
Di sisi lain, apabila dihembuskan ke tengah kaum muslimin, liberalisme akan merusak cara pandang terhadap Islam. Ketika cara pandang terhadap Islam ditaburi pola pikir liberal, maka bisa melemahkan kekuatan kaum muslimin. Kaum muslimin bisa terpecah-belah dan tidak menampakkan sikap yang satu.
Mencermati fenomena di atas, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan kembali kepada Islam dengan pemahaman yang benar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan dijalankan oleh para sahabat radhiyallahu 'anhum, niscaya BANGSA ini akan tetap terjaga dengan izin Allah Ta'ala.
Kata al-Imam Malik rahimahullah:
لاَ يَصْلُحُ آخِرُ هَذِهِ اْلأمَّةِ إِلا بِمَا صَلُحَ بِهِ أَوَّلُهَا
“Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu.”
Wallahu a’lam.
✍🏼 Majalah "asy-Syari'ah" edisi khusus: AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI hlm: 34 | PKI Organisasi Teroris | Al-Ustadz Abufaruq Ayip Syafruddin | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com