📗📝 TERJEMAH KITAB AL-QOWA'IDUL ARBA' (BAGIAN 7️⃣)
📎 Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
➖➖➖➖➖➖
📝 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah melanjutkan,
اَلْقَاعِدَةُ الرَّابِعَةُ: أَنَّ مُشْرِكِيْ زَمَانِنَا أَغْلَظُ شِرْكًا مِنَ اْلأَوَّلِيْنَ، لِأَنَّ اْلأَوَّلِيْنَ يُشْرِكُوْنَ فِي الرَّخَاءِ وَيُخْلِصُوْنَ فَي الشِّدَّةِ، وَمُشْرِكُوْ زَمَانِنَا شِرْكُهُمْ دَائِمًا فِي الرَّخَاءِ وَالشِّدَّةِ.
وَالدَّلِيْلُ قَوْلُهُ تَعَالَى: {فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ}
4️⃣ Kaedah Keempat: Bahwasanya orang-orang musyirikin di zaman kita lebih parah tingkat kesyirikannya daripada orang-orang musyirikin dahulu (di zaman Rasulullah).
◾️ Disebabkan kaum musyrikin dahulu menyekutukan Allah pada kondisi lapang saja, dan mengikhlaskan (ibadah mereka) ketika dalam keadaan genting. Sedangkan musyrikin di zaman kita, perbuatan syirik mereka terus terjadi ketika dalam kondisi lapang dan genting.
🔻 Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala, “Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah).”
تَمَّتْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
◽️ Selesai, washallallahu ‘ala Muhammad wa alihi wa shahbihi wasallam
Alhamdulillah, selesai terjemahan Kitab Al-Qowa'idul Arba'
🌍 Al-Qowa'idul Arba'
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #tauhid #aqidah #qowaidarba
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
📎 Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
➖➖➖➖➖➖
📝 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah melanjutkan,
اَلْقَاعِدَةُ الرَّابِعَةُ: أَنَّ مُشْرِكِيْ زَمَانِنَا أَغْلَظُ شِرْكًا مِنَ اْلأَوَّلِيْنَ، لِأَنَّ اْلأَوَّلِيْنَ يُشْرِكُوْنَ فِي الرَّخَاءِ وَيُخْلِصُوْنَ فَي الشِّدَّةِ، وَمُشْرِكُوْ زَمَانِنَا شِرْكُهُمْ دَائِمًا فِي الرَّخَاءِ وَالشِّدَّةِ.
وَالدَّلِيْلُ قَوْلُهُ تَعَالَى: {فَإِذَا رَكِبُوا فِي الْفُلْكِ دَعَوُا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ فَلَمَّا نَجَّاهُمْ إِلَى الْبَرِّ إِذَا هُمْ يُشْرِكُونَ}
4️⃣ Kaedah Keempat: Bahwasanya orang-orang musyirikin di zaman kita lebih parah tingkat kesyirikannya daripada orang-orang musyirikin dahulu (di zaman Rasulullah).
◾️ Disebabkan kaum musyrikin dahulu menyekutukan Allah pada kondisi lapang saja, dan mengikhlaskan (ibadah mereka) ketika dalam keadaan genting. Sedangkan musyrikin di zaman kita, perbuatan syirik mereka terus terjadi ketika dalam kondisi lapang dan genting.
🔻 Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala, “Maka apabila mereka naik kapal mereka mendoa kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan (Allah).”
(QS. Al-Ankabut:65) تَمَّتْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
◽️ Selesai, washallallahu ‘ala Muhammad wa alihi wa shahbihi wasallam
Alhamdulillah, selesai terjemahan Kitab Al-Qowa'idul Arba'
🌍 Al-Qowa'idul Arba'
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #tauhid #aqidah #qowaidarba
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
📗📝 TERJEMAH KITAB NAWAQIDHUL ISLAM (BAGIAN 1️⃣)
▫️ (10 Pembatal Keislaman)
📎 Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
➖➖➖➖➖➖
📝 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata,
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang
اعْلَمْ أَنَّ نَوَاقِضَ الإِسْلاَمِ عَشَرَةُ نَوَاقِضَ:
🔎 Ketahuilah bahwasanya pembatal-pembatal keismalan ada sepuluh:
(اَلأَوَّلُ) : اَلشِّرْكُ فِيْ عِبَادَةِ اللهِ تَعَالَى، قَالَ اللهُ تَعَالَى: {إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ}. وَقَالَ: {إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ}؛ وَمِنْهُ الذَّبْحُ لِغَيْرِ اللهِ كَمَنْ يَذْبَحُ لِلْجِنِّ أَوْ لِلْقَبْرِ.
1️⃣ Pertama: Berbuat syirik dalam peribadahan kepada Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang di bawah (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
🔻 Dan firman-Nya, “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
☑️ Di antaranya ialah menyembelih untuk selain Allah, seperti seorang yang menyembelih untuk Jin dan kuburan.
(الثَّانِي) : مَنْ جَعَلَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ وَسَائِطَ يَدْعُوْهُمْ وَيَسْأَلُهُمُ الشَّفَاعَةَ وَيَتَوَكَّلُ عَلَيْهِمْ، كَفَرَ إِجْمَاعًا
2️⃣ Kedua: Barangsiapa yang menjadikan perantara-perantara antara dirinya dengan Allah yang ia berdo’a, meminta syafa’at, dan bertawakkal kepadanya. Ia kafir dengan ijma’ (kesepakatan ulama).
(اَلثَّالِثُ) : مَنْ لَمْ يُكَفِّرِ الْمُشْرِكِيْنَ، أَوْ شَكَّ فِيْ كُفْرِهِمْ، أَوْ صَحَّحَ مَذْهَبَهُمْ، كَفَرَ.
3️⃣ Ketiga: Barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang-orang musyrikin, meragukan kekafiran mereka, atau membenarkan keyakinan mereka, ia kafir.
Insyaallah bersambung...
🌍 Kitab Nawaqidhul Islam
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #tauhid #aqidah #nawaqidhulislam
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
▫️ (10 Pembatal Keislaman)
📎 Ditulis oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah
➖➖➖➖➖➖
📝 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah berkata,
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang
اعْلَمْ أَنَّ نَوَاقِضَ الإِسْلاَمِ عَشَرَةُ نَوَاقِضَ:
🔎 Ketahuilah bahwasanya pembatal-pembatal keismalan ada sepuluh:
(اَلأَوَّلُ) : اَلشِّرْكُ فِيْ عِبَادَةِ اللهِ تَعَالَى، قَالَ اللهُ تَعَالَى: {إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ}. وَقَالَ: {إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ}؛ وَمِنْهُ الذَّبْحُ لِغَيْرِ اللهِ كَمَنْ يَذْبَحُ لِلْجِنِّ أَوْ لِلْقَبْرِ.
1️⃣ Pertama: Berbuat syirik dalam peribadahan kepada Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang di bawah (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.”
(QS. An-Nisaa: 48) 🔻 Dan firman-Nya, “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.”
(QS. Al-Maidah:72) ☑️ Di antaranya ialah menyembelih untuk selain Allah, seperti seorang yang menyembelih untuk Jin dan kuburan.
(الثَّانِي) : مَنْ جَعَلَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللهِ وَسَائِطَ يَدْعُوْهُمْ وَيَسْأَلُهُمُ الشَّفَاعَةَ وَيَتَوَكَّلُ عَلَيْهِمْ، كَفَرَ إِجْمَاعًا
2️⃣ Kedua: Barangsiapa yang menjadikan perantara-perantara antara dirinya dengan Allah yang ia berdo’a, meminta syafa’at, dan bertawakkal kepadanya. Ia kafir dengan ijma’ (kesepakatan ulama).
(اَلثَّالِثُ) : مَنْ لَمْ يُكَفِّرِ الْمُشْرِكِيْنَ، أَوْ شَكَّ فِيْ كُفْرِهِمْ، أَوْ صَحَّحَ مَذْهَبَهُمْ، كَفَرَ.
3️⃣ Ketiga: Barangsiapa yang tidak mengkafirkan orang-orang musyrikin, meragukan kekafiran mereka, atau membenarkan keyakinan mereka, ia kafir.
Insyaallah bersambung...
🌍 Kitab Nawaqidhul Islam
📝 Oleh: Tim Warisan Salaf
#Fawaidumum #tauhid #aqidah #nawaqidhulislam
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com
👍1