Warisan Salaf
8.26K subscribers
521 photos
14 videos
46 files
1.99K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)

Website:
https://warisansalaf.wordpress.com
Download Telegram
PERISTIWA PENTING DALAM SEJARAH NABI MUHAMMAD.pdf
2.8 MB
👆🏻🕋 Download PDF

Judul Asli:
أهم أحداث السيرة النبوية

Karya:
Asy-Syaikh Dr. Ahmad bin Mubarak bin Qazlan al-Mazru'i hafizhahullah

Judul Indonesia: Peristiwa-Peristiwa Penting dalam Sejarah Nabi Shallallahu 'alaihi Wasallam


Alih Bahasa:
Tim Warisan Salaf

🌷 Silakan didownload dan disebarkan kepada kaum muslimin
🌻🌷 UKHTI.... TAHUKAH KAMU? 1️⃣6️⃣


🌸 Wanita Dilarang Berpuasa Sunnah Tanpa Izin Suaminya

📝 Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

«لَا يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ، وَلَا تَأْذَنَ فِي بَيْتِهِ إِلَّا بِإِذْنِهِ»

"Tidak halal bagi seorang wanita untuk berpuasa sementara suaminya sedang berada di rumah kecuali dengan izinnya. Dan tidak halal baginya mengizinkan (seseorang) masuk ke rumah suaminya kecuali dengan izinnya" (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

📋 Keterangan:
▫️ Yang dimaksud "puasa" adalah puasa sunnah.
▫️ "Suami berada di rumah" Tidak sedang safar.
▫️ "Mengizinkan seseorang"
Seorang istri tidak boleh mengizinkan siapapun yang tidak disukai oleh suaminya untuk masuk ke rumahnya, baik wanita maupun laki-laki yang mahram.

Adapun laki-laki yang bukan mahram maka haram secara mutlak walaupun suami ridha.

#Fawaidumum #akhlak #muslimah #ukhti
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
👍1
📌 PERANG TABUK

📋 Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah ta'ala berkata,

"Sebab terjadinya Perang Tabuk adalah karena telah sampai kepada Rasulullah ﷺ berita bahwa bangsa Romawi sedang mempersiapkan pasukan untuk menyerang kaum Muslimin. Hal itu terjadi pada musim panas, ketika cuaca sangat terik dan buah-buahan sedang masak.

Keadaan saat itu benar-benar sangat berat. Jarak yang harus ditempuh sangat jauh, musuh memiliki jumlah pasukan yang besar, cuaca sangat panas, sementara buah-buahan sedang siap dipanen dan masyarakat sangat membutuhkannya. Selain itu, kaum Muslimin juga berada dalam kesulitan ekonomi sehingga mereka tidak memiliki bekal yang cukup untuk mempersiapkan keberangkatan perang.

Karena itulah pasukan yang berangkat dalam peperangan ini dinamakan Jaisy al-'Usrah (Pasukan Kesulitan), dan masa itu disebut Sā'ah al-'Usrah (Masa Kesulitan).

Utsman radhiyallahu 'anhu menginfakkan hartanya dengan menyiapkan tiga ratus ekor unta lengkap dengan seluruh perlengkapannya. Beliaulah yang membekali Pasukan Kesulitan dengan hartanya sendiri. Ini merupakan salah satu keutamaan beliau yang paling agung. Radhiallahu 'anhu wa ardhoh.

Demikian pula para sahabat lainnya turut berpartisipasi dengan menginfakkan harta yang mereka miliki. Mereka bersama-sama mempersiapkan pasukan, lalu berangkat berjihad. Dan Perang Tabuk merupakan peperangan terakhir yang diikuti oleh Rasulullah ﷺ.

Kaum Muslimin pun berangkat dengan penuh kesabaran menghadapi berbagai kesulitan. Di tengah mereka ada Rasulullah ﷺ, yang turut merasakan apa yang mereka rasakan berupa beratnya perjalanan, panasnya pasir yang membakar, dan teriknya cuaca.

Mereka terus berjalan hingga tiba di Tabuk dan menetap di sana. Ketika musuh mengetahui bahwa kaum Muslimin telah sampai di Tabuk, mereka diliputi rasa takut lalu mundur.

Nabi ﷺ tinggal beberapa hari di Tabuk menunggu kedatangan mereka, tetapi mereka menjadi gentar. Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka, sehingga kaum Muslimin kembali ke Madinah dalam keadaan selamat dan memperoleh pahala, sedangkan orang-orang munafik mengalami kegagalan dan kehinaan.

Dalam peristiwa perang ini Allah menurunkan satu surah secara lengkap, yaitu Surah At-Taubah. Di dalamnya Allah membongkar kedok orang-orang munafik dan memuji kaum mukminin. Demikianlah hikmah Allah Subḥānahu wa Ta'ālā, Dia menguji hamba-hamba-Nya."

📘 I'anatul Mustafid 2/188-189
#Fawaidumum #tabuk
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
3👍2
Warisan Salaf
PELAJARAN FIKIH (2️⃣1️⃣): BAB KEENAM: TENTANG MENGUSAP KEDUA KHUF (SEPATU), IMAMAH (SORBAN), DAN GIPS/PERBAN (BAG: 2️⃣) 2️⃣ Masalah Kedua: Syarat-Syarat Mengusap Dua Khuf dan yang Menempati Posisinya Syarat-syaratnya adalah: 1️⃣ Memakainya dalam…
FIKIH MUYASSAR (2️⃣2️⃣):

📘 BAB KEENAM (Mengusap Khuf):

📌 Masalah Ketiga: Tata Cara dan Sifat Mengusap Khuf


▫️ Bagian khuf yang disyariatkan untuk diusap adalah bagian atasnya. Kadar yang wajib dalam mengusap adalah sesuatu yang sudah dianggap sebagai usap menurut kebiasaan.

▫️ Adapun tata caranya adalah mengusap sebagian besar bagian atas khuf, berdasarkan hadis Al-Mughirah bin Syu'bah yang menjelaskan tata cara Rasulullah ﷺ mengusap khuf ketika berwudu. Beliau berkata:

رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يمسح على الخفين: على ظاهرهما

"Aku melihat Nabi ﷺ mengusap kedua khuf, yaitu pada bagian atasnya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

⚡️ Tidak sah mengusap bagian bawah dan tumit khuf, dan hal itu juga bukan sunnah. Hal ini berdasarkan perkataan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu:

لو كان الدين بالرأي لكان أسفل الخف أولى بالمسح من أعلاه، وقد رأيت النبي صلى الله عليه وسلم يمسح على ظاهر خفه

"Seandainya agama ini dibangun di atas akal semata, niscaya bagian bawah khuf lebih layak untuk diusap daripada bagian atasnya. Namun aku telah melihat Nabi ﷺ mengusap bagian atas khufnya." (HR. Abu Daud)

▫️ Apabila seseorang mengusap bagian atas sekaligus bagian bawah khuf, maka wudunya tetap sah, tetapi hal itu makruh.

📌 Masalah Keempat: Masa Berlaku Mengusap Khuf

▫️ Masa diperbolehkannya mengusap khuf bagi orang yang mukim dan orang yang bepergian namun perjalanannya tidak membolehkan qashar salat, adalah sehari semalam (24 jam).

▫️ Adapun bagi musafir yang perjalanannya membolehkan qashar salat, masa mengusap khuf adalah tiga hari tiga malam (72 jam).

Hal ini berdasarkan hadis Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:

جعل رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاثة أيام ولياليهن للمسافر، ويوماً وليلة للمقيم

"Rasulullah ﷺ menetapkan masa mengusap khuf selama tiga hari tiga malam bagi musafir, dan sehari semalam bagi orang yang mukim."

📘 Al-Fiqhul Muyassar hlm. 25-26
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

📋 Telegram: https://t.me/warisansalaf
📋 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
📋 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
📌 AKIBAT MEMAHAMI AYAT AL-QUR'AN SEPOTONG-SEPOTONG

📋 Dari Yazid al-Faqir, ia berkata:
Aku berkata kepada Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhuma,

"Sesungguhnya kalian, para sahabat Muhammad ﷺ, mengatakan bahwa ada suatu kaum yang akan keluar dari neraka. Padahal Allah Ta'ala berfirman:

{يُرِيدُونَ أَنْ يَخْرُجُوا مِنَ النَّارِ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنْهَا}

'Mereka ingin keluar dari neraka, tetapi mereka sekali-kali tidak akan dapat keluar darinya.' (QS. Al-Ma'idah: 37)

🔊 Maka Jabir berkata,
"Kalian telah menjadikan ayat yang khusus sebagai ayat yang umum. Bacalah ayat sebelumnya."

✔️ Lalu aku membaca ayat sebelumnya, ternyata ayat tersebut berbicara tentang orang-orang kafir.

📘 Syawahidul Qur'an li Abi Ubaid 82
〰️〰️〰️〰️
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

💡 Telegram: https://t.me/warisansalaf
🔌 Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
🔦 Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f