Warisan Salaf
8.33K subscribers
451 photos
14 videos
43 files
1.95K links
Warisan Salaf
ميراث السلف

Menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah

Admin
Abdurrahman Rauf Almaidany
085276328934 (Tegur Sapa)
Download Telegram
KEUTAMAAN MEMBERI NAFKAH KEPADA KELUARGA

📋 Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا أَنْفَقَ عَلَى أَهْلِهِ نَفَقَةً وَهُوَ يَحْتَسِبُهَا كَانَتْ لَهُ صَدَقَةً
"Sesungguhnya seorang muslim apabila ia memberikan nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala dari Allah, maka nafkah itu bernilai sedekah baginya."
📚 Shahih al-Bukhari no. 5351

📋 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

طلبُ الحلال والنفقةُ على العيال بابٌ عظيم لا يعدِلُه شيﺀٌ مِن أعمال البرِّ
"Mencari penghasilan yang halal dan memberi nafkah kepada keluarga adalah pintu kebaikan yang sangat agung, yang tidak ada satu pun amal kebajikan yang menandinginya."
📚 Al-Iman al-Ausath (hlm. 609)

📌 Al-‘Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

الإِنْفَاقُ على الأهل أفضلُ من الإنفاق في سبيلِ الله، وأفضلُ من الإنفاق في الرِّقَاب ، وأفضلُ من الإنفاق على المساكين ، وذلك لأنَّ الأهل مِمَّنْ ألْزَمَكَ اللهُ بهم ، وَأَوْجَبَ عليك نَفَقَتُهُم
"Memberi nafkah kepada keluarga lebih utama daripada berinfak di jalan Allah, lebih utama daripada memerdekakan budak, dan lebih utama daripada bersedekah kepada orang-orang miskin. Karena keluarga adalah orang-orang yang Allah wajibkan engkau menanggung nafkah mereka."

📚 Syarh Riyadhus Shalihin (3/158)

📘 Channel Asy-Syaikh Ibrahim al-Mazru'i
.............................................
📋 WARISANSALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
SELALU BERBAIK SANGKA KEPADA ALLAH

📋 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

قد يُعطي الله السَّائل خيرًا ممَّا سأل
“Bisa jadi Allah memberikan kepada orang yang meminta (berdoa) sesuatu yang lebih baik daripada yang ia minta.

وقد يصرف عنه من الشَّرِّ أفضل ممَّا سأل؛
Dan bisa jadi Allah memalingkan darinya suatu keburukan yang lebih baik daripada apa yang ia minta.

فعليكَ بحُسنِ الظَّنِّ بالله.
Maka hendaknya engkau berbaik sangka kepada Allah.”


📘 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi‘ah (5/304)

▫️▫️▫️▫️▫️
📌 Pengabulan doa terkadang dengan diberi sesuai yang diminta, dan terkadang dengan diselamatkan dari kejelekan yang akan menimpa.
▫️▫️▫️▫️▫️
.............................................
📋 WARISANSALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
NASIHAT IMAM MALIK UNTUK PENUNTUT ILMU

📋 Khalid bin Nizar رحمه الله berkata:
“Aku mendengar Malik bin Anas berkata kepada seorang pemuda dari Quraisy:

يابن أخي، تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم
‘Wahai anak saudaraku, pelajarilah adab sebelum engkau mempelajari ilmu.’”
📚 Hilyatul Auliya (6/330)

✏️ Aku berkata:
“Tidak diragukan lagi bahwa seorang penuntut ilmu membutuhkan adab terhadap gurunya, kitabnya, dirinya sendiri, teman-temannya sesama penuntut ilmu, dan (adab) di majelis ilmu.”

📋 Asy-Syaikh Dr. Ibrahim bin Abdillah Al-Mazru'i حفظه الله
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
AHLI TAUHID, SIAPAKAH MEREKA?

-Kumpulan Fatawa Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah 1️⃣-

..........................................
📋 “Penanya bernama Amani Abdul Halim berkata: Aku membaca dalam sebuah kitab bahwa ahli tauhid tidak akan kekal di dalam neraka. Siapakah ahli tauhid itu?
..........................................

📘 Maka beliau rahimahullah menjawab:

أهل التوحيد الذين عبدوا الله تعالى وحده، الذين عبدوا الله تعالى وحده أي: قاموا بالعبادة مخلصين بها لله، متبعين فيها لرسول الله صلى الله عليه وسلم، هؤلاء هم أهل التوحيد

‘Ahli tauhid adalah orang-orang yang beribadah kepada Allah Ta’ala semata. Yaitu mereka yang menegakkan ibadah dengan ikhlas hanya untuk Allah dan mengikuti Rasulullah ﷺ dalam ibadah tersebut. Mereka itulah ahli tauhid.

ولا يختصون بطائفةٍ دون أخرى، في أي بلادٍ كان الإنسان، ومن أي قبيلةٍ كان، ومن أي جنسٍ كان، إذا قام بعبادة الله عز وجل وحده، متبعاً في ذلك رسوله صلى الله عليه وعلى آله وسلم فهو من أهل الجنة
Dan mereka tidak terbatas pada golongan tertentu selain golongan yang lain. Di negeri mana pun seseorang berada, dari kabilah apa pun, dan dari jenis bangsa apa pun, apabila ia menegakkan ibadah kepada Allah عز وجل semata serta mengikuti Rasul-Nya ﷺ dalam hal itu, maka dia termasuk penghuni surga.’”

📋 Fatawa Nur 'ala ad-Darb 1/1
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
SILSILAH GOLONGAN ORANG-ORANG YANG MENDAPAT NAUNGAN ALLAH PADA HARI KIAMAT 1️⃣

📋 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ beliau bersabda:

«سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ تَعَالَى فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: إِمَامٌ عَدْلٌ، وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ اللَّهِ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ، اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ، فَقَالَ: إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ، فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ»

“Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1️⃣ Pemimpin yang adil.
2️⃣ Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah.
3️⃣ Seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid.
4️⃣ Dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya.
5️⃣ Seorang lelaki yang diajak (berbuat zina) oleh wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, lalu ia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah.’
6️⃣ Seseorang yang bersedekah lalu ia menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya.
7️⃣ Seseorang yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian lalu kedua matanya berlinang air mata.”

(HR. Al-Bukhari no.660 dan Muslim 1031)

☑️📜 Dalam riwayat Muslim:

«ورَجلٌ كانَ قَلْبُهُ مُعَلَّقًا بالمَسْجدِ إذا خَرجَ مِنْهُ حَتَّى يَعُودَ إلَيْهِ»
“Dan seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid; apabila ia keluar darinya hingga kembali lagi kepadanya.”

📋 Ibnu Abdil Barr berkata:

«هذا أحسنُ حديثٍ يُروَى في فَضائل الأعمال وأعمُّها وأصحُّها إن شاء الله، وحَسْبُك به فضلًا؛ لأن العلمَ مُحيطٌ بأن من كان في ظلِّ الله يومَ القيامةِ لم يَنَلْ هَوْلَ الموقف»
“Ini adalah hadis terbaik yang diriwayatkan tentang keutamaan amal-amal, dan terumumnya demikian pula tershahihnya insyaallah. Cukuplah hadis ini sebagai keutamaan, karena ilmu meliputi bahwa siapa yang berada dalam naungan Allah pada hari kiamat, maka ia tidak akan terkena dahsyatnya keadaan pada hari itu.” At-Tamhid (7/284).

📘 Ithaful Munibil Awah Biman Yuzhilluhumullah
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
KETIKA HATI MENGENALI DOSA

📋 Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رحمه الله berkata:

من كان سـليم القـلب فإن الله تعـالى قد يـهبه فراسة يعرف بـها الإثم؛ حتى إن نـفسه لا تطمئن إليه ولا تـرتاح لـه؛ وهــذه من نــعمة الله على الإنســان

“Barang siapa memiliki hati yang bersih, maka Allah Ta’ala terkadang menganugerahinya firasat sehingga ia dapat mengenali dosa. Sampai-sampai jiwanya tidak merasa tenang terhadap dosa tersebut dan tidak merasa nyaman dengannya. Dan ini termasuk nikmat Allah kepada seorang manusia.”


📚 Syarh Bulughil Maram (6/249).
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
MENGANGKAT SATU KAKI KETIKA SUJUD

✍️ Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

Permasalahan:

مسألة بعض الناس يسجد ويرفع إحدى الرجلين من الخلف على الأخرى  فهل هذا يؤمر بإعادة الصلاة

“Sebagian orang ketika sujud mengangkat salah satu kaki di atas kaki lainnya dari belakang. Apakah yang seperti ini diperintahkan mengulangi shalatnya?”

↩️ Jawaban:

نعم الذي يرفع رجليه إحدى رجليه أو كلتيهما لم يصح سجوده لأنه لابد من السجود على الأعضاء السبعة فيؤمر بإعادة الصلاة

“Ya. Orang yang mengangkat salah satu kakinya atau kedua kakinya, maka sujudnya tidak sah.

Karena wajib melakukan sujud di atas tujuh anggota badan, sehingga dia diperintahkan mengulangi shalatnya.”


📚 At-Ta‘liq ‘ala Shahih Muslim (2/596)

.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
SILSILAH GOLONGAN YANG MENDAPAT NAUNGAN ALLAH PADA HARI KIAMAT 2️⃣

📌 1️⃣ PEMIMPIN YANG ADIL

📋 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:

سبعة يظلهم الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله : الإمام العادل

“Ada tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah dengan naungan-Nya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya… di antaranya: pemimpin yang adil.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Allah akan menaungi tujuh golongan”
Maksudnya adalah tujuh golongan, bukan tujuh orang. Penyebutan angka tujuh bukan untuk membatasi, bahkan ada golongan lain yang juga mendapat naungan Allah sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits lain.

“Pemimpin yang adil”
Yang dimaksud dengan pemimpin adalah penguasa. Termasuk di dalamnya setiap orang yang memiliki kekuasaan atau tanggung jawab atas orang lain.

📋 Ibnu Hajar rahimahullah berkata:
“Hal ini mencakup setiap orang yang mengurus suatu urusan kaum muslimin lalu dia berlaku adil di dalamnya.

Hal ini diperkuat oleh riwayat Muslim dari hadits Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma, Nabi ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya orang-orang yang adil di sisi Allah berada di atas mimbar-mimbar dari cahaya di sebelah kanan Ar-Rahman, yaitu orang-orang yang berlaku adil dalam hukum mereka, terhadap keluarga mereka, dan terhadap orang-orang yang berada di bawah tanggung jawab mereka.” (Fathul Bari 2/145)

📋 Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:
“Hadits ini menunjukkan besarnya keutamaan orang yang banyak memberikan maslahat dan manfaat umum.” (Al-Minhaj 7/121)

📘 Ithaful Munibil Awah
............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
MANUSIA & MALAIKAT, SIAPAKAH YANG LEBIH UTAMA?

🌷 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

صالح البشر أفضل من الملائكة، لأن الملائكة عبادتهم بريئة عن شوائب دواعي النفس والشهوات البشرية
“Orang-orang shalih dari kalangan manusia lebih utama daripada malaikat. Karena ibadah para malaikat bersih dari dorongan hawa nafsu dan syahwat manusiawi.

فهي صادرة عن غير معارضة ولا مانع ولا عائق ، وهي كالنفَس للحي
Ibadah mereka dilakukan tanpa adanya penentangan, penghalang, ataupun rintangan. Ibadah itu bagi mereka seperti napas bagi makhluk hidup.

وأما عبادات البشر فمع منازعات النفوس ، وقمع الشهوات ومخالفة دواعي الطبع فكانت أكمل
Adapun ibadah yang dilakukan manusia diiringi pergulatan melawan hawa nafsu, menundukkan syahwat, dan menyelisihi dorongan tabiat. Maka ibadah mereka menjadi lebih sempurna.

ولهذا كان أكثر الناس على تفضيلهم على الملائكة لهذا المعنى ولغيره
Oleh karenanya, mayoritas ulama berpendapat bahwa manusia yang shalih lebih utama daripada malaikat karena sebab ini dan selainnya.”

📘 Thariq al-Hijratain (hlm. 349–350)
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
MEMBACA AL-BAQARAH DI SELURUH RUANGAN ATAU CUKUP DI SALAH SATUNYA SAJA?

...................................................
Fatawa Nur ala ad-Darb 2️⃣
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

...................................................

📌 Pertanyaan:
Seorang wanita dari Yordania bertanya:
‘Wahai Syaikh yang mulia, kami mengetahui bahwa rumah yang dibacakan di dalamnya Surah Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan. Apakah surah itu dibaca sekali saja atau setiap tiga hari? Dan apakah Surah Al-Baqarah harus dibaca di setiap kamar atau cukup dibaca di satu tempat saja dari rumah itu?’


📋 Maka beliau rahimahullah menjawab:

«الظاهر أن البيت إذا قرئت فيه البقرة أول مرة اكتفي بها وأنه لا يشترط أن تقرأ في كل حجرة بل تقرأ في صالة البيت أو في السطح أو في مكان عام من البيت ويكتفى بذلك»

‘Yang tampak, apabila Surah al-Baqarah telah dibaca di dalam rumah sekali saja maka itu sudah cukup. Tidak disyaratkan harus dibaca di setiap ruangan.

Cukup dibaca di ruang tengah, di atap, atau di tempat umum dari rumah tersebut.’"


📋 Fatawa Nur 'ala ad-Darb 5/2
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
SILSILAH GOLONGAN YANG MENDAPAT NAUNGAN ALLAH PADA HARI KIAMAT 3️⃣

📌 2️⃣ PEMUDA YANG TUMBUH DALAM IBADAH

📋 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ beliau bersabda:

... وشاب نشأ في عبادة الله ...
"Tujuh golongan yang akan Allah naungi pada hari yang tidak ada naungan selain naungan-Nya..."
"...dan seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah..."
(HR. al-Bukhari dan Muslim)

📌 “Seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah”:
Allah Ta’ala mengkhususkan penyebutan pemuda sebelum usia lanjut, karena masa muda adalah masa kuatnya dorongan syahwat dan besarnya peluang penyimpangan.

Apabila seorang pemuda mampu istiqamah dalam ibadah, itu menunjukkan kuatnya ketakwaan kepada Allah dan waktunya yang dia habiskan untuk ketaatan kepada Allah. Balasannya adalah mendapatkan naungan ‘Arsy Allah pada hari kiamat, karena ia senantiasa menjaga dirinya dari bermaksiat kepada Rabbnya.

Dalam hadits ini juga terdapat dalil pentingnya mendidik anak-anak di atas ibadah dan ketaatan kepada Allah, serta membiasakan mereka menaati pihak-pihak yang wajib ditaati, seperti pemerintah dan orang tua. Dan pentingnya menanamkan nilai-nilai Islam dalam jiwa mereka, seperti mencintai tanah air, dan memilih teman-teman yang saleh.
(Lihat: Tuhfatul Ahwadzi hadits no. 2432)

📘 Ithaful Munibil Awah
............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
👍1
PENJELASAN UCAPAN AISYAH RADHIALLAHU 'ANHA: AKU TIDAK PERNAH MELIHAT RASULULLAH BERPUASA PADA SEPULUH HARI (PERTAMA DZULHIJJAH) SAMA SEKALI

📋 Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

«ما رأيت رسول الله ﷺ صائما فى العشر قط»

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa pada sepuluh hari (pertama Dzulhijjah) sama sekali.” (HR. Muslim no. 2846)

📌 Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:
“Para ulama mengatakan: hadis ini secara zhahirnya memberi kesan adanya kemakruhan puasa pada sepuluh hari tersebut. Yang dimaksud dengan ‘sepuluh hari’ di sini adalah sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah.

Mereka berkata: hadis ini harus dipahami dengan penafsiran yang benar. Tidak ada kemakruhan dalam puasa sembilan hari tersebut, bahkan hukumnya sangat dianjurkan, terutama hari kesembilan yaitu Hari Arafah. Telah berlalu hadis-hadis tentang keutamaannya.

Dan telah tetap dalam Shahih Al-Bukhari bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
‘Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih utama daripada hari-hari ini,’ yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Maka perkataan Aisyah ‘beliau tidak berpuasa pada sepuluh hari itu’ dipahami bahwa beliau tidak berpuasa karena suatu uzur seperti sakit, safar, atau selainnya. Atau bisa juga karena Aisyah tidak melihat beliau berpuasa ketika itu. Dan tidak mesti jika Aisyah tidak melihat berarti beliau memang tidak berpuasa.

Yang menguatkan penafsiran ini adalah hadis Hunaidah bin Khalid dari istrinya dari sebagian istri Nabi ﷺ, ia berkata:
‘Rasulullah ﷺ biasa berpuasa sembilan hari Dzulhijjah, hari Asyura, dan tiga hari setiap bulan: Senin pertama bulan dan Kamis.’
(HR. Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa’i).” (Syarh Shahih Muslim (8/71)

📌 Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya:
“Apakah terdapat riwayat bahwa Rasulullah ﷺ berpuasa penuh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah?”

📋 Beliau menjawab:
“Telah datang dari Nabi ﷺ sesuatu yang lebih kuat daripada sekadar beliau melakukannya, yaitu beliau mendorong untuk beramal saleh pada hari-hari tersebut melalui sabda beliau:
‘Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah daripada hari-hari sepuluh ini.’
Dan puasa termasuk amal saleh yang paling utama.
Adapun tentang praktik beliau sendiri, maka terdapat dua hadis: hadis Aisyah dan hadis Hafshah. Hadis Aisyah menafikan, sedangkan hadis Hafshah menetapkan bahwa Nabi ﷺ tidak meninggalkan puasa tersebut.
Jika bertemu dua hadis, salah satunya menetapkan dan yang lain menafikan, maka yang menetapkan didahulukan daripada yang menafikan.
Karena itu Imam Ahmad berkata: hadis Hafshah adalah hadis yang menetapkan, sedangkan hadis Aisyah menafikan, dan yang menetapkan lebih didahulukan.
Saya ingin memberikan sebuah kaidah: jika sunnah datang dalam bentuk lafaz, maka ambillah sesuai kandungan lafaznya. Adapun praktik perbuatan, tidak disyaratkan kita harus mengetahui bahwa Rasulullah ﷺ atau para sahabat melakukannya.
Kalau kita mengatakan bahwa kita tidak akan mengamalkan dalil sampai kita tahu para sahabat mengamalkannya, niscaya banyak ibadah akan terluput dari kita. Yang penting di hadapan kita ada dalil yang sahih dan sampai kepada kita, maka wajib mengamalkan kandungannya.”

Silsilah Liqa’ Al-Bab Al-Maftuh (Liqa’ ke-92)

📘 Faedah dari asy-Syaikh Ibrahim bin Abdullah al-Mazru'i hafizhahullah
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
Channel name was changed to «Warisan Salaf»
DIBALIK MUSIBAH SELALU ADA PAHALA 🌟

📋 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:

ينبغي للإنسان إذا أصيب ولو بشوكة ، فليتذكر احتساب الأجر من الله على هذه المصيبة ، حتى يؤجر عليها ، مع تكفيرها للذنوب

“Sepantasnya seseorang apabila tertimpa musibah walaupun hanya tertusuk duri, hendaknya ia ingat untuk mengharapkan pahala dari Allah atas musibah tersebut, sehingga ia diberi pahala dan dihapus dosa-dosanya.

وهذا من نعمة الله سبحانه وتعالى وجوده وكرمه ، حيث يبتلي المؤمن ثم يثيبه على هذه البلوى أو يكفر عنه سيئاته
Ini termasuk nikmat Allah subhanahu wa ta'ala, kemurahan dan karunia-Nya, dimana Dia menimpakan ujian kepada seorang mukmin kemudian memberikan pahala atas ujian itu atau menghapus keburukan-keburukannya. 🤲

📘 Syarh Riyadhis Shalihin 1/244
............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f
HUKUM MEMBACA SURAH AL-KAHFI SETIAP HARI JUM'AT, APAKAH TERMSUK BID'AH?

...................................................
Fatawa Nur ala ad-Darb 3️⃣
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah

...................................................

📌 Pertanyaan:
“Apakah hukum membiasakan membaca Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat, dan apakah terus-menerus melakukannya serta tidak meninggalkannya termasuk bid’ah?

📋 Maka beliau rahimahullah menjawab:

«الاستمرار عليها جائز ولا شك فيه لأن في قراءتها كل جمعة فضلاً كما صحت بذلك السنة عن رسول الله صلى الله عليه وعلى آله وسلم»
‘Terus-menerus membacanya adalah perkara yang boleh. Hal itu tidak diragukan lagi. Karena membaca Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat terdapat keutamaan, sebagaimana telah shahih sunnah (hadits) tentang hal itu dari Rasulullah ﷺ.’

📋 Fatawa Nur 'ala ad-Darb
.............................................
📋 WARISAN SALAF
📌 Telegram: https://t.me/warisansalaf
▫️ Saluran Wa Indo: https://whatsapp.com/channel/0029VbAxhy9H5JM5OEORok26
▪️ Saluran wa Arab: https://whatsapp.com/channel/0029VbBtadpJ93wPQUHZtT3f