大家好 kembali lagi dengan #最好的专辑
Konbanwa, berjumpa lagi kita di satnight nih, kalian pada kemana malam ini? Dirumah aja atau lagi ngedate? yang jomblo gak diajak, kidding bro Oke sebelumnya perkenalkan Saya Rajeyndra Kalangga dan rekan saya Marka Buana disini kami ingin basa basi seputar 8 Budaya Jepang yang Terkenal sampai Masyarakat Indonesia, bahkan mungkin di seluruh dunia tahu bahwa Jepang menyimpan berbagai budaya yang unik juga menarik. Akan tetapi, tak banyak orang tahu sejarah dan makna tersirat di balik budaya-budaya dari negeri Sakura itu.
Berikut ulasan mengenai sejarah dan makna tersirat di balik beberapa budaya Jepang yang terkenal yang sudah dijalani hingga puluhan tahun, bahkan ratusan tahun oleh masyarakatnya.
Konbanwa, berjumpa lagi kita di satnight nih, kalian pada kemana malam ini? Dirumah aja atau lagi ngedate? yang jomblo gak diajak, kidding bro Oke sebelumnya perkenalkan Saya Rajeyndra Kalangga dan rekan saya Marka Buana disini kami ingin basa basi seputar 8 Budaya Jepang yang Terkenal sampai Masyarakat Indonesia, bahkan mungkin di seluruh dunia tahu bahwa Jepang menyimpan berbagai budaya yang unik juga menarik. Akan tetapi, tak banyak orang tahu sejarah dan makna tersirat di balik budaya-budaya dari negeri Sakura itu.
Berikut ulasan mengenai sejarah dan makna tersirat di balik beberapa budaya Jepang yang terkenal yang sudah dijalani hingga puluhan tahun, bahkan ratusan tahun oleh masyarakatnya.
🔥2❤1👏1
1. Geisha: Seniman-Penghibur Tradisional Jepang
Geisha adalah salah satu dari sekian banyaknya budaya Jepang yang cukup terkenal. Terkadang, bagi sebagian orang yang masih awam terhadap Geisha, akan menganggap Geisha sebagai sosok “makhluk misterius” dan menjadi salah satu budaya, sekaligus profesi tradisional Jepang yang kerap disalahartikan.
Geisha adalah salah satu dari sekian banyaknya budaya Jepang yang cukup terkenal. Terkadang, bagi sebagian orang yang masih awam terhadap Geisha, akan menganggap Geisha sebagai sosok “makhluk misterius” dan menjadi salah satu budaya, sekaligus profesi tradisional Jepang yang kerap disalahartikan.
2. Matsuri: Festival
Matsuri adalah semacam festival budaya di Jepang yang diselenggarakannya saat summer atau musim panas. Matsuri ini berhubungan dengan festival dari kuil, yakni kuil Buddha dan kuil Shinto. Sebenarnya, Matsuri sendiri adalah acara untuk berdoa dan bersembahyang. Hanya saja itu tak memfokuskan pada para wisatawan yang datang. Hal itu karena banyak pula pengunjung atau wisatawan yang datang sekadar untuk melihat festival budaya Matsuri ini.
Matsuri adalah semacam festival budaya di Jepang yang diselenggarakannya saat summer atau musim panas. Matsuri ini berhubungan dengan festival dari kuil, yakni kuil Buddha dan kuil Shinto. Sebenarnya, Matsuri sendiri adalah acara untuk berdoa dan bersembahyang. Hanya saja itu tak memfokuskan pada para wisatawan yang datang. Hal itu karena banyak pula pengunjung atau wisatawan yang datang sekadar untuk melihat festival budaya Matsuri ini.
3. Sadou: Upacara Minum Teh
Upacara minum teh atau Sadou ini terdapat dua jenis, yakni Ochakai dan Chaji. Ochakai adalah upacara minum teh yang terbilang tidak terlalu formal karena biasanya orang Jepang akan mengundang teman dan kerabatnya untuk melakukan kegiatan ochakai sebagai bentuk perayaan keberhasilan atau semacamnya. Kemudian, Chaji juga merupakan upacara minum teh yang sifatnya formal dan sangat sakral, bahkan pelaksanaannya dapat berlangsung lebih dari 4 jam.
Upacara minum teh atau Sadou ini terdapat dua jenis, yakni Ochakai dan Chaji. Ochakai adalah upacara minum teh yang terbilang tidak terlalu formal karena biasanya orang Jepang akan mengundang teman dan kerabatnya untuk melakukan kegiatan ochakai sebagai bentuk perayaan keberhasilan atau semacamnya. Kemudian, Chaji juga merupakan upacara minum teh yang sifatnya formal dan sangat sakral, bahkan pelaksanaannya dapat berlangsung lebih dari 4 jam.
4. Kimono: Pakaian Tradisional Jepang
Budaya Jepang yang terkenal selanjutnya, yakni Kimono. Tentunya kalian tidak asing lagi mendengar istilah ini. Kimono adalah salah satu pakaian tradisional dari negara Jepang yang sudah terkenal hingga ke kancah Internasional. Kimono yang terdiri dari ‘ki’ artinya pakai dan ‘mono’ berarti barang atau benda.
Mulanya, Kimono adalah pakaian yang dipakai dari kalangan bangsawan saja, yakni sekitar tahun 794-1185 atau dalam sejarang Jepangnya diketahui sebagai periode Heian.
Budaya Jepang yang terkenal selanjutnya, yakni Kimono. Tentunya kalian tidak asing lagi mendengar istilah ini. Kimono adalah salah satu pakaian tradisional dari negara Jepang yang sudah terkenal hingga ke kancah Internasional. Kimono yang terdiri dari ‘ki’ artinya pakai dan ‘mono’ berarti barang atau benda.
Mulanya, Kimono adalah pakaian yang dipakai dari kalangan bangsawan saja, yakni sekitar tahun 794-1185 atau dalam sejarang Jepangnya diketahui sebagai periode Heian.
5. Tako: Layang-Layang Jepang
Budaya Jepang berikutnya ialah Tako. Tako memiliki arti, yakni layang-layang, sementara takoage artinya layang-layang terbang. Di negara Jepang, menerbangkan layang-layang menjadi salah satu kegiatan atau aktivitas favorit keluarga Jepang yang dilaksanakan tiap tahun baru.
Meskipun kegiatan Tako ini tidak terlalu familiar di seluruh dunia, akan tetapi hal ini sangatlah terkenal di negara Jepang. Selain di tahun baru, layang-layang dapat dijumpai saat festival budaya.
Budaya Jepang berikutnya ialah Tako. Tako memiliki arti, yakni layang-layang, sementara takoage artinya layang-layang terbang. Di negara Jepang, menerbangkan layang-layang menjadi salah satu kegiatan atau aktivitas favorit keluarga Jepang yang dilaksanakan tiap tahun baru.
Meskipun kegiatan Tako ini tidak terlalu familiar di seluruh dunia, akan tetapi hal ini sangatlah terkenal di negara Jepang. Selain di tahun baru, layang-layang dapat dijumpai saat festival budaya.
6. Origami: Seni Melipat Kertas
Siapa yang tak kenal dengan Origami? Origami ternyata merupakan salah satu budaya Jepang yang terkenal hingga ke kancah dunia. Bahkan, di Indonesia sendiri, kesenian origami sudah diajarkan saat duduk di bangku taman kanak-kanak.
Origami telah lama ada, sejak pertama kali kertas digunakan, yakni abad pertama Tiongkok, sekitar 105 M oleh Ts’ai Lun. kemudian, pada abad ke-6 sekitar 106 M, metode pembuatan kertas dibawa ke Spanyol oleh orang Arab dan Jepang.
Di Jepang sendiri, Origami diyakini ada sejak Zaman Heian sekitar tahun 741-1191. Hal tersebut berawal dari Origami digunakan sebagai penutup botol arak beras atau sake ketika upacara penyembahan, wanita juga anak-anak.
Siapa yang tak kenal dengan Origami? Origami ternyata merupakan salah satu budaya Jepang yang terkenal hingga ke kancah dunia. Bahkan, di Indonesia sendiri, kesenian origami sudah diajarkan saat duduk di bangku taman kanak-kanak.
Origami telah lama ada, sejak pertama kali kertas digunakan, yakni abad pertama Tiongkok, sekitar 105 M oleh Ts’ai Lun. kemudian, pada abad ke-6 sekitar 106 M, metode pembuatan kertas dibawa ke Spanyol oleh orang Arab dan Jepang.
Di Jepang sendiri, Origami diyakini ada sejak Zaman Heian sekitar tahun 741-1191. Hal tersebut berawal dari Origami digunakan sebagai penutup botol arak beras atau sake ketika upacara penyembahan, wanita juga anak-anak.
7. Hanami: Flower Viewing
Hanami atau yang dikenal sebagai festival penyambutan bermekarnya bunga Sakura. Hanami adalah salah satu tradisi sekaligus budaya yang sudah ada selama ribuan tahun lalu di Jepang.
Awal mulanya, festival Hanami hanya diselenggarakan para bangsawan serta kelompok kelas atas. Seiring berkembangnya zaman, pada zaman Edo atau sekitar tahun 1600, aktivitas menikmati bunga Sakura akhirnya diterapkan oleh masyarakat luas Jepang.
Di balik perayaan festival Hanami ini, ada makna tersendiri bagi orang Jepang. Lazimnya, bunga Sakura tidak akan mekar dengan jangka waktu yang lama sehingga orang Jepang akan merayakan keindahan ini sebagai bentuk reminder bahwa keindahan itu tak akan berlangsung lama. Maka dari itu, masyarakat Jepang menjadikan Hanami sebagai kegiatan ‘istirahat sejenak’ dari hectic-nya dunia kerja.
Hanami atau yang dikenal sebagai festival penyambutan bermekarnya bunga Sakura. Hanami adalah salah satu tradisi sekaligus budaya yang sudah ada selama ribuan tahun lalu di Jepang.
Awal mulanya, festival Hanami hanya diselenggarakan para bangsawan serta kelompok kelas atas. Seiring berkembangnya zaman, pada zaman Edo atau sekitar tahun 1600, aktivitas menikmati bunga Sakura akhirnya diterapkan oleh masyarakat luas Jepang.
Di balik perayaan festival Hanami ini, ada makna tersendiri bagi orang Jepang. Lazimnya, bunga Sakura tidak akan mekar dengan jangka waktu yang lama sehingga orang Jepang akan merayakan keindahan ini sebagai bentuk reminder bahwa keindahan itu tak akan berlangsung lama. Maka dari itu, masyarakat Jepang menjadikan Hanami sebagai kegiatan ‘istirahat sejenak’ dari hectic-nya dunia kerja.
8. Hanabi: Kembang Api
Hanabi adalah salah satu budaya Jepang Terkenal di kalangan orang Jepang. Hanabi merupakan bunga api dan merepresentasikan keindahan kembang api sebagai bagian dari budaya Jepang yang sangat disenangi dari dulu.
Sejak zaman Edo, Hanabi melambangkan hadirnya musim panas di Jepang dengan festival kembang api yang jumlahnya tak terkira hingga menarik ratusan bahkan ribuan orang.
Merayakan Hanabi ini dijadikan sebagai ajang untuk menikmati keindahan kembang api. Hal itu karena melihat kembang api saat musim panas sama seperti memandangi bunga-bunga saat musim semi.
Hanabi adalah salah satu budaya Jepang Terkenal di kalangan orang Jepang. Hanabi merupakan bunga api dan merepresentasikan keindahan kembang api sebagai bagian dari budaya Jepang yang sangat disenangi dari dulu.
Sejak zaman Edo, Hanabi melambangkan hadirnya musim panas di Jepang dengan festival kembang api yang jumlahnya tak terkira hingga menarik ratusan bahkan ribuan orang.
Merayakan Hanabi ini dijadikan sebagai ajang untuk menikmati keindahan kembang api. Hal itu karena melihat kembang api saat musim panas sama seperti memandangi bunga-bunga saat musim semi.
Itulah informasi seputar beberapa Budaya Jepang yang Terkenal yang mana budaya tersebut sudah dijalani oleh masyarakatnya secara turun temurun. Segitu dulu malem ini, sampai jumpa dilain hari bareng kita di #最好的专辑 see u all, big love for u all🫶🏻