珍 ᎒ 𝐕ICTORY 𝐑OUNDIE .𝐂
1.68K subscribers
1.87K photos
389 videos
179 files
225 links
❟ 𖠅. Clashing againt or demeaning one another, isn't our behavior . ࣪𖥧

࣪⩇⩇ ' Official Maid : @vrcofcbot
࣪⩇⩇ ' Archive poster : @officialvrc
࣪⩇⩇ ' Partnership : @vrcpartner
࣪⩇⩇ ' Partnership Maid : @mppsvrcbot
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
3. Kamera kodak
Kamera ini adalah yang pertama menggunakan roll-film­ untuk menangkap objek untuk menghasilkan gambar atau foto. Dipatenkan pada tahun 1888 oleh George Eastman.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
5. Kamera 35 mm
Dikembangkan pertama kali oleh Oskar Barnack dari Jerman pada tahun 1913. Kamera ini disebut juga kamera candid karena bentuknya kecil dan dapat digenggam, sehingga memudahkan saat memotre objek manusia yang bergerak cepat. Teknologi pada kamera ini yang dipakai untuk standar semua kamera dengan roll­­-film.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
6. Kamera twins lens reflect (TLR)
Dibuat pertama kali oleh Franke dan Rolleiflex pada tahun 1928. Kamera ini memiliki dua lensa dengan panjang focal yang sama, dan menggunakan teknologi viewfinder untuk pertama kalinya dalam teknik fotografi. Kamera ini sangat populer pada masanya, dan masih digunakan hingga beberapa dekade setelahnya.

7. Kamera single lens reflect (SLR)
Kamera ini adalah pengembangan dari sistem TLR. Dirancang pada tahun 1933 di Jerman oleh perusahaan Ihagee Kamerawerk Steenberg & Co. Model paling terkenal di masanya adalah Exakta yang dapat menggunakan 127 roll-film. Jenis kamera ini banyak dipakai untuk mendokumentasikan perang dunia ke-2.

8. Kamera polaroid
Kamera instan pertama yang dapat mencetak langsung hasil tangkapan gambar dengan sistem polarisasi dan filter foto. Di jual pertama kali oleh Edwin Land selaku pembuat kamera ini pada tahun 1948. Model pertama kamera polaroid ini diberinama Polaroid 95.

9. Kamera analog
Kamera ini menggunakan film seluloid untuk menangkap dan menyimpan gambarnya. Dibuat sekitar tahun 1981 dengan nama kamera pertama Sony Mavica. Kehadiran kamera ini turut berperan dalam mendokuentasikan Olimpiade 1984 di Jepang oleh publisher Yomiuri Shimbun.

10. Kamera digital
Pada tahun 1989 Fuji mengembangkan sekaligus memasarkan kamera yang lebih canggih dari era sebelumnya, yaitu dengan dikeluarkannya produk kamera digital Kodak DSC-100. Kamera ini sudah tidak lagi menggunakan roll–film dalam menangkap dan menyimpan hasil gambarnya, tapi menggunakan sistem penyimpanan dengan kartu memori. Sedangkan untuk resolusi gambar yang dihasilkan kamera itu sebesar 1.3 megapiksel.

Hingga saat ini pengembangan teknologi kamera digital sudah sangat canggih. Resolusi gambar yang dihasilkan oleh kamera digital era sekarang sangat menyerupai warna asli. Bahkan perpaduan antara foto hasil tangkapan kamera dengan perangkat komputer dapat diolah dalam bentuk yang beragam, seperti manipulasi foto atau editing lainnya.

11. Smart-Camera-Phone
Istilah ini saya buat karena saat ini setiap orang dapat memotret menggunakan handphone. Sistem kamera yang dirancang di handphone juga sudah sangat canggih, sehingga tidak memerlukan keahlian khusus dalam urusan memotret.

Medio 2000-an awal adalah masa dimana handphone dengan kamera muncul dan menyebar luas cepat di seluruh dunia. Transformasinya pun sudah semakin canggih, bahkan beberapa produsen mampu menghadirkan teknologi kamera di smartphone yang hasilnya setara-bahkan melebihi-kamera digital.

Perkembangan kamera obscura hingga digital seperti sekarang merupakan kemajuan dalam bidang fotografi yang sangat memberikan warna dan perubahan di dunia dalam segala lini.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Nah itu td penjelasannya, bagaimana? Sekarang sudah tau kan bagaimana bentuk dan perkembangan kamera dari zaman kezaman. Semoga apa yang baru saja kami sampaikan dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kalian lagi ya. Sampai jumpa di #最好的专辑 selanjutnya yang pastinya akan lebih menarik. Saya dan rekan saya pamit undur diri, dan selamat malam semuanya
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
大家好 [ Dàjiā hǎo ]

𖤣𖥧... Selamat malam semua penikmat konten VRC. Kembali lagi dengan #最好的专辑 dengan kami Easton dan Sembilan. Bagaimana kabar kalian semua? Semoga selalu dalam keadaan baik ya.

Ga kerasa ya kita sudah masuk di bulan Oktober di tahun 2024 ini. Kebetulan sekali di hari pertama bulan Oktober di pengeringati hari Kesaktian Pancasila. Dan oleh karena itu konten ini malam ini akan membicarakan tentang Pancasila dengan judul MENGENAL SEJARAH PANCASILA. so, buat kalian yang penasaran yu kita semua simak sekaligus belajar bersama di konten malam ini. Yu di simak selamat menikmati
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
SEJARAH PANCASILA

Dalam sejarah Pancasila, pada setiap 1 Juni di Indonesia selalu memperingati hari lahir Pancasila dan 1 Oktober di peringati hari kesaktian Pancasila. Hal itu ditandai dengan pidato yang dilakukan oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan).

Pidatonya pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia. Sebagaimana yang dikutip dari situs Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP, sejarah Pancasila bermula dari kekalahan Jepang pada perang pasifik, mereka kemudian berusaha mendapatkan hati masyarakat dengan menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia dan membentuk sebuah Lembaga yang tugasnya untuk mempersiapkan hal tersebut.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Lembaga ini dinamai Dokuritsu Junbi Cosakai. Pada sidang pertamanya di tanggal 29 Mei 1945 yang diadakan di Gedung Chuo Sangi In (sekarang Gedung Pancasila), para anggota membahas mengenai tema dasar negara. Ternyata dalam proses perumusan Pancasila tidaklah mudah berjalan sangat alot. Sidang berjalan sekitar hampir 5 hari, kemudian pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan ide serta gagasannya terkait dasar negara Indonesia,

yang dinamai “Pancasila”. kedua “Internasionalisme atau Perikemanusiaan”, sila ketiga “Demokrasi”, sila keempat “Keadilan sosial”, dan sila kelima “Ketuhanan yang Maha Esa”. Hal itulah yang menjadikan sejarah Pancasila semakin berwarna.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Selain itu, dalam sejarah Pancasila juga mencatat ada beberapa tokoh juga yang menyampaikan pendapat serta usulan untuk melaksanakan butir-butir Pancasila. Seperti yang diusulkan oleh Mr. Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut:

O1. Perikebangsaan.
O2. Perikemanusiaan.
O3. Periketuhanan.
O4. Perikerakyatan.
O5. Kesejahteraan rakyat.

Untuk menampung semua usulan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, yang diketuai oleh Dr. Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T.) Radjiman Wedyodiningrat, dibentulah panitia kecil.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Ada beberapa tugas dari pantia kecil itu antara lain:

O1. Merumuskan kembali Pancasila sebagai dasar Negara berdasarkan pidato yang diucapkan Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945.
O2. Menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan Indonesia Merdeka.

Kemudian dalam rapat yang panjang, terbentuklah panitia kecil yang terdiri atas sembilan orang dan diberi nama dengan Panitia Sembilan, untuk menyelenggarakan tugas itu. Rencana mereka itu disetujui pada tanggal 22 Juni 1945 yang kemudian diberi nama Piagam Jakarta. Panitia Sembilan terus bekerja dan menghasilkan rumusan dasar negara yang dikenal dengan Piagam Jakarta (Jakarta Charter). Sejarah Pancasila mencatat bahwa terdapat beberapa perbedaan mengenai rumusan Pancasila antara yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan dan yang ditetapkan hari ini. Berikut rumusan yang ditetapkan oleh Panitia Sembilan:
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan Rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat Rahmat Allah Yang Mahakuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya.