.*・。゚𝔈veryone has their own uniqueness and beauty, but 𝔒nly one person ℌas perfect uniqueness and beauty.
ლ・V'Layover' Photo 1
#TaehyungKim a human with a 𝔓erfect 𝔉ace: both his good looks and personality, everything looks perfect. be careful his charm can make you fall for him
Today, 10th August he update on Weverse
#大祭司
ლ・V'Layover' Photo 1
#TaehyungKim a human with a 𝔓erfect 𝔉ace: both his good looks and personality, everything looks perfect. be careful his charm can make you fall for him
Today, 10th August he update on Weverse
#大祭司
🎥 •˚˖ ⌯ CAMERA ON AND ACTION !
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
🎙 ~ Selamat malam! Kembali lagi dengan saya di #最好的专辑 Bagaimana kabar kalian semua? Malam ini saya Sebastian yang akan menemani kalian saja ya berhubung partner saya sedang sibuk.
🎙 ~ Kali ini, saya akan membahas satu konten seputar kesehatan, yaitu "6 Manfaat sayur Gambas/Oyong". Nah penasaran tidak apa saja sih manfaat nya? mari kita bahas!
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
🎙 ~ Selamat malam! Kembali lagi dengan saya di #最好的专辑 Bagaimana kabar kalian semua? Malam ini saya Sebastian yang akan menemani kalian saja ya berhubung partner saya sedang sibuk.
🎙 ~ Kali ini, saya akan membahas satu konten seputar kesehatan, yaitu "6 Manfaat sayur Gambas/Oyong". Nah penasaran tidak apa saja sih manfaat nya? mari kita bahas!
6 Manfaat Oyong, Melindungi Fungsi Hati hingga Obati Diabetes
Sayuran hijau memiliki manfaat memenuhi kebutuhan serat harian yang diperlukan oleh tubuh. Gambas atau oyong (Luffa acutangula L.) bisa menjadi salah satu pilihan sayuran hijau itu. Gambas adalah salah satu jenis sayuran rendah kalori karena tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol.
Oleh karena itu, gambas kerap direkomendasikan sebagai menu diet untuk menurunkan berat badan. Manfaat oyong lainnya bisa Anda ketahui dalam penjelasan berikut ini.
Sayuran hijau memiliki manfaat memenuhi kebutuhan serat harian yang diperlukan oleh tubuh. Gambas atau oyong (Luffa acutangula L.) bisa menjadi salah satu pilihan sayuran hijau itu. Gambas adalah salah satu jenis sayuran rendah kalori karena tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol.
Oleh karena itu, gambas kerap direkomendasikan sebagai menu diet untuk menurunkan berat badan. Manfaat oyong lainnya bisa Anda ketahui dalam penjelasan berikut ini.
1. Melindungi fungsi liver (hati)
Studi dalam Frontiers in Pharmacology melaporkan potensi terapi gambas terhadap penyakit hati (liver). Ekstrak etanol gambas menunjukkan aktivitas pelindung hati yang signifikan. Sayuran ini secara signifikan mengurangi SGPT dan SGOT (enzim untuk mencerna lemak protein), bilirubin, kolesterol, trigliserida, protein total, dan albumin. Meski demikian, efek pelindung hati ini masih perlu dipelajari secara lebih luas karena penelitian pada manusia belum dilakukan.
Pengujian baru sebatas kultur sel atau jaringan (in vitro) dan pengujian pada hewan (in vivo) di laboratorium. Oleh karena itu, manfaat oyong layak dipertimbangkan untuk pengobatan penyakit hati pada manusia.
Studi dalam Frontiers in Pharmacology melaporkan potensi terapi gambas terhadap penyakit hati (liver). Ekstrak etanol gambas menunjukkan aktivitas pelindung hati yang signifikan. Sayuran ini secara signifikan mengurangi SGPT dan SGOT (enzim untuk mencerna lemak protein), bilirubin, kolesterol, trigliserida, protein total, dan albumin. Meski demikian, efek pelindung hati ini masih perlu dipelajari secara lebih luas karena penelitian pada manusia belum dilakukan.
Pengujian baru sebatas kultur sel atau jaringan (in vitro) dan pengujian pada hewan (in vivo) di laboratorium. Oleh karena itu, manfaat oyong layak dipertimbangkan untuk pengobatan penyakit hati pada manusia.
2. Mengatasi peradangan
Penjelasan dari temuan penelitian di atas juga menyebutkan bahwa oyong memiliki kandungan flavonoid yang berguna sebagai anti-inflamasi atau antiradang. Flavonoid sendiri termasuk senyawa antioksidan yang biasanya terkandung dalam buah-buahan atau sayuran.
Selain itu, biji gambas juga bersifat analgesik, artinya dapat menghilangkan nyeri. Dalam percobaan, flavonoid dalam oyong yang diekstrak dalam etanol menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan pada dosis 300 mg/kg sedangkan aktivitas analgesik pada dosis 400 mg/kg.
Penjelasan dari temuan penelitian di atas juga menyebutkan bahwa oyong memiliki kandungan flavonoid yang berguna sebagai anti-inflamasi atau antiradang. Flavonoid sendiri termasuk senyawa antioksidan yang biasanya terkandung dalam buah-buahan atau sayuran.
Selain itu, biji gambas juga bersifat analgesik, artinya dapat menghilangkan nyeri. Dalam percobaan, flavonoid dalam oyong yang diekstrak dalam etanol menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan pada dosis 300 mg/kg sedangkan aktivitas analgesik pada dosis 400 mg/kg.
3. Melawan infeksi bakteri
Beberapa penelitian terbaru menyoroti manfaat ekstrak oyong untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Penelitian dari International Journal of Pharma and Bio Sciences menemukan nanopartikel yang dibuat dari larutan ekstrak daun gambas memiliki aktivitas antimikroba yang signifikan untuk melawan bakteri.
Potensi antimikroba dari hasil uji in vitro dapat menghambat infeksi bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus (penyebab keracunan makanan). Hasil tersebut didapatkan dari percobaan ekstrak metanol buah, biji, daun, dan akar tanaman gambas. Hasil penelitian juga menunjukkan ekstrak buah dan daun gambas dapat menghambat perkembangan bakteri Klebsiella pneumoniae (penyebab pneumonia).
Beberapa penelitian terbaru menyoroti manfaat ekstrak oyong untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Penelitian dari International Journal of Pharma and Bio Sciences menemukan nanopartikel yang dibuat dari larutan ekstrak daun gambas memiliki aktivitas antimikroba yang signifikan untuk melawan bakteri.
Potensi antimikroba dari hasil uji in vitro dapat menghambat infeksi bakteri E. coli dan Staphylococcus aureus (penyebab keracunan makanan). Hasil tersebut didapatkan dari percobaan ekstrak metanol buah, biji, daun, dan akar tanaman gambas. Hasil penelitian juga menunjukkan ekstrak buah dan daun gambas dapat menghambat perkembangan bakteri Klebsiella pneumoniae (penyebab pneumonia).
4. Menekan perkembangan kanker
Penelitian terbaru dari Biomedicine & Preventive Nutrition memperlihatkan ekstrak metanol oyong mengurangi perkembangan tumor ganas pada tikus secara signifikan. Peneliti juga mengamati efek penghambatan ekstrak etanol daun gambas juga pada garis sel kanker paru-paru manusia.
Hasil penelitian pada hewan ini menunjukkan secara signifikan meningkatkan kematian sel kanker.
Namun, penelitian belum bisa mengumpulkan bukti yang cukup bahwa gambas punya manfaat mengambat perkembangan kanker.
Riset masih berupa pengujian awal sehingga peneliti belum bisa menarik kesimpulan apa pun.
Penelitian terbaru dari Biomedicine & Preventive Nutrition memperlihatkan ekstrak metanol oyong mengurangi perkembangan tumor ganas pada tikus secara signifikan. Peneliti juga mengamati efek penghambatan ekstrak etanol daun gambas juga pada garis sel kanker paru-paru manusia.
Hasil penelitian pada hewan ini menunjukkan secara signifikan meningkatkan kematian sel kanker.
Namun, penelitian belum bisa mengumpulkan bukti yang cukup bahwa gambas punya manfaat mengambat perkembangan kanker.
Riset masih berupa pengujian awal sehingga peneliti belum bisa menarik kesimpulan apa pun.
5. Mengobati rinitis alergi
Penelitian dari Research in Complementary Medicine melakukan uji klinis terhadap 146 pasien rawat jalan rinitis alergi atau hay fever. Riset ini menguji pemberian obat homeopati (pengobatan herbal) dengan kandungan gambas. Obat yang digunakan adalah obat semprot hidung (nasal spray) yang juga mengandung Galphimia glauca (Hujan Emas), histamin, dan belerang.
Obat diberikan pada pasien dengan dosis 4 kali sehari selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan efek pengobatan yang cepat dan tahan lama. Selain itu, pengobatan ini dapat ditoleransi dengan baik seperti terapi konvensional dengan natrium kromolin (obat antialergi).
Penelitian dari Research in Complementary Medicine melakukan uji klinis terhadap 146 pasien rawat jalan rinitis alergi atau hay fever. Riset ini menguji pemberian obat homeopati (pengobatan herbal) dengan kandungan gambas. Obat yang digunakan adalah obat semprot hidung (nasal spray) yang juga mengandung Galphimia glauca (Hujan Emas), histamin, dan belerang.
Obat diberikan pada pasien dengan dosis 4 kali sehari selama 42 hari. Hasil penelitian menunjukkan efek pengobatan yang cepat dan tahan lama. Selain itu, pengobatan ini dapat ditoleransi dengan baik seperti terapi konvensional dengan natrium kromolin (obat antialergi).