Terdapat sejumlah jenis makanan yang ternyata bisa berubah menjadi racun apabila dipanaskan kembali. Tidak hanya tekstur, rasa, dan kandungan gizinya saja yang berubah, namun makanan yang kembali dipanaskan bisa menyebabkan mual, penyakit, dan keracunan. Ini dia beberapa makanan yang tidak diperbolehkan dipanaskan kembali, yaitu ;
1. A Y A M
Ayam adalah salah satu makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali, sebab bisa memicu sejumlah dampak negatif. Food Standards Agency dan European Food Information Council menyebutkan, ayam dan sejumlah unggas memiliki standar kontaminasi salmonella dalam jumlah tertentu menurut Independent.
Salmonella adalah kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bakteri ini dapat hidup di saluran usus hewan yang ditularkan ke manusia melalui makanan yang terkontaminasi kotoran hewan. Ayam yang sebelumnya sudah dimasak dan sudah dingin, tidak dianjurkan untuk dipanaskan terutama jika pemanasan kembali menggunakan mikrowave.
Ayam adalah salah satu makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali, sebab bisa memicu sejumlah dampak negatif. Food Standards Agency dan European Food Information Council menyebutkan, ayam dan sejumlah unggas memiliki standar kontaminasi salmonella dalam jumlah tertentu menurut Independent.
Salmonella adalah kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bakteri ini dapat hidup di saluran usus hewan yang ditularkan ke manusia melalui makanan yang terkontaminasi kotoran hewan. Ayam yang sebelumnya sudah dimasak dan sudah dingin, tidak dianjurkan untuk dipanaskan terutama jika pemanasan kembali menggunakan mikrowave.
Sebab ada potensi suhu panas tidak menembus semua bagian ayam, atau dengan kata lain hanya bagian-bagian tertentu yang hangat kembali. Alasan yang lain mengapa ayam tak direkomendasikan untuk dihangatkan kembali adalah karena ayam memiliki kepadatan protein yang lebih tinggi dari daging merah. Ketika dipanaskan kembali, protein terurai secara berbeda, yang berisiko mempengaruhi pencernaan.
2. N A S I
Menurut Food Standards Agency, nasi yang diletakkan pada suhu kamar akan menyebabkan spora mudah berkembang biak yang bisa menimbulkan adanya racun yang berbahaya. Racun tersebut dapat menyebabkan muntah-muntah, keracunan ataupun diare. Memanaskan kembali nasi tidak akan berdampak menghilangkan racun tersebut. Dengan demikian, yang harusnya dilakukan bukanlah memanaskan kembali nasi yang sudah dibiarkan dalam suhu ruangan, namun adalah bagaimana memastikan nasi disimpan dengan benar.
Menurut Food Standards Agency, nasi yang diletakkan pada suhu kamar akan menyebabkan spora mudah berkembang biak yang bisa menimbulkan adanya racun yang berbahaya. Racun tersebut dapat menyebabkan muntah-muntah, keracunan ataupun diare. Memanaskan kembali nasi tidak akan berdampak menghilangkan racun tersebut. Dengan demikian, yang harusnya dilakukan bukanlah memanaskan kembali nasi yang sudah dibiarkan dalam suhu ruangan, namun adalah bagaimana memastikan nasi disimpan dengan benar.
3. K E N T A N G
Memanaskan kentang selain menghilangkan nilai gizinya, namun juga bisa berpotensi menjadi racun. Kentang yang dibiarkan dingin pada suhu kamar, berpeluang munculnya pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum. Memanaskan kembali kentang seringkali tidak benar-benar membunuh bateri tersebut. Jadi sebaiknya simpan kentang dalam pendingin dan jangan membiarkannya begitu saja di ruangan terbuka.
Memanaskan kentang selain menghilangkan nilai gizinya, namun juga bisa berpotensi menjadi racun. Kentang yang dibiarkan dingin pada suhu kamar, berpeluang munculnya pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum. Memanaskan kembali kentang seringkali tidak benar-benar membunuh bateri tersebut. Jadi sebaiknya simpan kentang dalam pendingin dan jangan membiarkannya begitu saja di ruangan terbuka.
4. J A M U R
Ahli diet Brigitte Zeitlin mengatakan, jamur yang kembali dipanaskan dapat menyebabkan sakit perut karena mikronutrien di dalamnya. "Jadi sekali lagi, yang terbaik adalah menghabiskan jamur Anda untuk pertama kali," kata dia dikutip dari laman Bustle. Zeitlin mengatakan, bakteri dapat tumbuh pada jamur jika dibiarkan pada suhu kamar. Setelah memasak jamur pastikan untuk memasukkannya ke dalam lemari es sehingga akan lebih aman jika Anda perlu memanaskannya kembali nanti.
Ahli diet Brigitte Zeitlin mengatakan, jamur yang kembali dipanaskan dapat menyebabkan sakit perut karena mikronutrien di dalamnya. "Jadi sekali lagi, yang terbaik adalah menghabiskan jamur Anda untuk pertama kali," kata dia dikutip dari laman Bustle. Zeitlin mengatakan, bakteri dapat tumbuh pada jamur jika dibiarkan pada suhu kamar. Setelah memasak jamur pastikan untuk memasukkannya ke dalam lemari es sehingga akan lebih aman jika Anda perlu memanaskannya kembali nanti.
5. B A Y A M & S A Y U R A N H I J A U
Sayuran hijau termasuk bayam dapat mengandung konsentrasi nitrat yang tinggi. Nitrat sebenarnya tidaklah berbahaya, tetapi dapat diubah menjadi nitrit yang kemudian menjadi nitrosamin. Adapun beberapa nitrosamin diketahui memiliki sifat karsinogenik atau bisa menjadi kanker dan racun. Dewan Informasi Pangan Eropa sebelumnya mengingatkan bahwa memanaskan kembali bayam tidak baik untuk kesehatan. Karena banyaknya pro dan kontra terkait memanaskan bayam, ada baiknya untuk dihindari sebagai antisipasi. Memanaskan kembali sayuran juga bisa mengurangi kandungan vitamin jika dibandingkan dengan sayuran mentah yang tidak dimasak.
Sayuran hijau termasuk bayam dapat mengandung konsentrasi nitrat yang tinggi. Nitrat sebenarnya tidaklah berbahaya, tetapi dapat diubah menjadi nitrit yang kemudian menjadi nitrosamin. Adapun beberapa nitrosamin diketahui memiliki sifat karsinogenik atau bisa menjadi kanker dan racun. Dewan Informasi Pangan Eropa sebelumnya mengingatkan bahwa memanaskan kembali bayam tidak baik untuk kesehatan. Karena banyaknya pro dan kontra terkait memanaskan bayam, ada baiknya untuk dihindari sebagai antisipasi. Memanaskan kembali sayuran juga bisa mengurangi kandungan vitamin jika dibandingkan dengan sayuran mentah yang tidak dimasak.
6. M I N Y A K
Semua jenis minyak sebenarnya bisa menahan tingkat panas. Namun menggunakan kembali minyak untuk menggoreng akan berpotensi menghasilkan zat berbahaya yang disebut dengan radikal bebas. Radikal bebas ini bisa menjadi sumber masalah seperti kanker. Sebaiknya, menghindari memanaskan makanan yang digoreng dengan minyak, terutama memanaskannya kembali dengan microwave. Hal ini karena minyak tidak memiliki polaritas air sehingga berbahaya bagi microwave. Selain itu memanaskan kembali makanan yang digoreng dengan minyak akan membuatnya terlalu panas dan gosong.
Semua jenis minyak sebenarnya bisa menahan tingkat panas. Namun menggunakan kembali minyak untuk menggoreng akan berpotensi menghasilkan zat berbahaya yang disebut dengan radikal bebas. Radikal bebas ini bisa menjadi sumber masalah seperti kanker. Sebaiknya, menghindari memanaskan makanan yang digoreng dengan minyak, terutama memanaskannya kembali dengan microwave. Hal ini karena minyak tidak memiliki polaritas air sehingga berbahaya bagi microwave. Selain itu memanaskan kembali makanan yang digoreng dengan minyak akan membuatnya terlalu panas dan gosong.
» Tips Menghangatkan Makanan
Dikutip dari highspeedtraining, idealnya, kita seharusnya segera makan-makanan langsung sesudah dimasak. Hal ini karena makanan yang baru dimasak adalah kondisi paling baik, segar dan rasanya paling enak. Namun terkait keamanan, secara umum selama makanan dipanaskan dalam suhu yang tepat dan durasi yang tepat, sebenarnya cukup aman.
Meski demikian Food Standards Agency telah merekomendasikan agar makanan hanya dihangatkan sekali saja dan panaskan secara merata agar para bakteri dapat dimusnahkan.
Hal lain yang lebih penting, sebaiknya pastikan, makanan yang dipanaskan kembali, adalah makanan yang sebelumnya telah dimasukkan di dalam lemari es dengan suhu antara 2 derajat celcius hingga 5 derajat celcius dan bukan makanan yang dibiarkan begitu saja di suhu ruang. Selain itu, pastikan makanan yang dihangatkan kembali adalah makanan yang memang masih layak untuk dimakan.
Dikutip dari highspeedtraining, idealnya, kita seharusnya segera makan-makanan langsung sesudah dimasak. Hal ini karena makanan yang baru dimasak adalah kondisi paling baik, segar dan rasanya paling enak. Namun terkait keamanan, secara umum selama makanan dipanaskan dalam suhu yang tepat dan durasi yang tepat, sebenarnya cukup aman.
Meski demikian Food Standards Agency telah merekomendasikan agar makanan hanya dihangatkan sekali saja dan panaskan secara merata agar para bakteri dapat dimusnahkan.
Hal lain yang lebih penting, sebaiknya pastikan, makanan yang dipanaskan kembali, adalah makanan yang sebelumnya telah dimasukkan di dalam lemari es dengan suhu antara 2 derajat celcius hingga 5 derajat celcius dan bukan makanan yang dibiarkan begitu saja di suhu ruang. Selain itu, pastikan makanan yang dihangatkan kembali adalah makanan yang memang masih layak untuk dimakan.
🎙 : Ternyata ada banyak juga makanan yang tidak diperbolehkan untuk dipanaskan kembali. Selain mengubah gizi yang terkandung didalamnya, ternyata berbahaya juga bagi kesehatan kita, yah.
🎙 : Tapi tenang saja, kita juga sudah memberikan tips bagaimana cara yang baik dalam memanaskan makanan, bukan? Terapkan yah mulai sekarang agar makanan kita tetap terjamin kesehatan dan keamanannya ketika dikonsumsi. Nah, segitu saja untuk #最好的专辑 malam hari ini. Sampai bertemu kembali di konten kami selanjutnya. Selamat malam dan sampai jumpa teman-teman.
🎥 •˚˖ ⌯ CAMERA OFF AND CUT !
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
🎙 : Tapi tenang saja, kita juga sudah memberikan tips bagaimana cara yang baik dalam memanaskan makanan, bukan? Terapkan yah mulai sekarang agar makanan kita tetap terjamin kesehatan dan keamanannya ketika dikonsumsi. Nah, segitu saja untuk #最好的专辑 malam hari ini. Sampai bertemu kembali di konten kami selanjutnya. Selamat malam dan sampai jumpa teman-teman.
🎥 •˚˖ ⌯ CAMERA OFF AND CUT !
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━