kasih tenang, kasih sabar, kasih seloww ucee.. aku buka lagi ini, siapin @. kalian ok?
jangan ngambek yaa⭐
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
otewe kerjain, doain minvals ga ada niat buat ghosting kalian 🔎
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
VALERIUS | OPEN BATCH via @MasterPoll2Bot
Sylubs
menurut aku akhsam zantero nerdy vibes — akhsam tuh cocok banget sama tipe yang punya aura pintar, kalem, dan sedikit artsy. dia kelihatannya bakal lebih menikmati date yang tenang daripada tempat yang terlalu ramai. kalau harus pilih satu, menurut aku dia cocok sama Roh Yoon-seo. vibes mereka sama-sama punya kesan clean, soft, dan effortlessly attractive. ceweknya kelihatan anggun tapi nggak terlalu try hard, sementara akhsam punya aura cowok kutu buku yang agak awkward tapi charming
Akhsam kayaknya bakal ngajak Roh Yoon-seo ke library atau independent bookstore yang cozy, bukan cuma baca buku masing-masing, tapi dia bakal iseng rekomendasiin buku yang menurut dia cocok buat ceweknya, terus diam-diam memperhatiin reaksi pacarnya— setelah itu kemungkinan besar lanjut ke bakery atau cafe kecil yang tenang. dia tipe yang bakal bilang, “kamu mau yang mana?” tapi sebenarnya sudah ingat kalau pacarnya suka croissant atau cake tertentu.
menurut aku akhsam bukan tipe yang romantisnya heboh, dia lebih ke cowok yang nunjukinnya lewat hal-hal kecil, contohnya :: bawain minuman, bukain pintu, ingetin makan, atau tiba-tiba beliin sesuatu yang pernah pacarnya bilang dia suka. setelah date selesai, mereka bakal keliling kota naik mobil sambil ngobrol random, playlist-nya bukan lagu yang terlalu upbeat, tapi yang warm, mellow, dan sedikit intimate. Wave to Earth — seasons, cocok banget buat suasana mereka. bayangin malam, lampu kota lewat dari jendela mobil, pacarnya duduk di sebelah sambil cerita sesuatu, sementara akhsam nyetir sambil sesekali senyum sendiri.
Akhsam kayaknya bakal ngajak Roh Yoon-seo ke library atau independent bookstore yang cozy, bukan cuma baca buku masing-masing, tapi dia bakal iseng rekomendasiin buku yang menurut dia cocok buat ceweknya, terus diam-diam memperhatiin reaksi pacarnya— setelah itu kemungkinan besar lanjut ke bakery atau cafe kecil yang tenang. dia tipe yang bakal bilang, “kamu mau yang mana?” tapi sebenarnya sudah ingat kalau pacarnya suka croissant atau cake tertentu.
menurut aku akhsam bukan tipe yang romantisnya heboh, dia lebih ke cowok yang nunjukinnya lewat hal-hal kecil, contohnya :: bawain minuman, bukain pintu, ingetin makan, atau tiba-tiba beliin sesuatu yang pernah pacarnya bilang dia suka. setelah date selesai, mereka bakal keliling kota naik mobil sambil ngobrol random, playlist-nya bukan lagu yang terlalu upbeat, tapi yang warm, mellow, dan sedikit intimate. Wave to Earth — seasons, cocok banget buat suasana mereka. bayangin malam, lampu kota lewat dari jendela mobil, pacarnya duduk di sebelah sambil cerita sesuatu, sementara akhsam nyetir sambil sesekali senyum sendiri.
collaboration between odymist leulaish and gemini ai, we hope you like it🤍 🤍
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤1🔥1🥰1🍓1
VALERIUS | OPEN BATCH via @MasterPoll2Bot
budlshit
trevor tuh menurut aku cocok sama tipe cewek yang bisa keep up sama energinya, bukan yang cuma kelihatan cantik di sebelahnya. kalau harus pilih satu, aku bakal pilih Somi. bukan karena mereka punya vibe yang sama persis, tapi justru karena mereka bisa saling balance — somi punya sisi playful dan confident, sementara trevor punya aura yang lebih unpredictable, sedikit intimidating dari luar, tapi sebenarnya gampang excited kalau udah nyaman sama seseorang. mereka bakal jadi tipe couple yang kalau jalan bareng kelihatannya effortlessly cool tanpa perlu berusaha kelihatan seperti couple.
kalau trevor ngajak pacarnya ngedate, aku rasa dia bakal lebih suka sesuatu yang terasa spontan. bukan date yang dari awal sudah disusun sampai detail, tapi yang dimulai dari, “let’s go somewhere,” lalu berakhir muter-muter seharian. mungkin awalnya brunch, terus masuk ke designer store cuma buat lihat-lihat, nemu pop-up exhibition, makan dessert di tempat random, dan tiba-tiba sore sudah ada di tempat lain. trevor juga kayaknya tipe yang gampang tergoda buat beli sesuatu kalau barangnya unik — sunglasses, jacket, vinyl, parfum, atau benda kecil yang sebenarnya nggak mereka butuhkan tapi menurut dia keren. dan kalau pacarnya berhenti agak lama di depan satu barang, kemungkinan besar dia bakal pura-pura nggak memperhatikan, terus beberapa menit kemudian bilang, “you want it?”
sebagai pacar, trevor menurut aku lebih ke tipe yang playful daripada traditionally romantic. dia bakal sering gangguin pacarnya cuma buat lihat reaksinya, nyolong makanan dari piring, sengaja pakai sunglasses pacarnya, atau tiba-tiba ngajak foto tanpa warning. tapi justru dari situ kelihatan kalau dia sudah comfortable. dia bukan tipe yang setiap saat harus menunjukkan affection secara terang-terangan, tapi kalau pacarnya lagi capek atau bad mood, dia bakal jadi jauh lebih attentive. mungkin nggak banyak ngomong, tapi langsung cari cara supaya mood-nya balik lagi, dan kalau mereka akhirnya masuk mobil setelah seharian pergi, suasananya kemungkinan bukan yang super mellow. lebih kayak dua orang yang masih belum mau pulang, muter kota sambil ngobrol, ketawa karena kejadian random hari itu, terus saling rebut playlist. lagu yang cocok buat mereka menurut aku bukan cuma yang romantic, tapi yang punya sedikit attitude. DPR IAN — Don’t Go Insane bisa masuk, lalu mungkin dilanjutkan sama Dominic Fike — 3 Nights dan The Neighbourhood — Sweater Weather. satu lagu bisa bikin mereka ngobrol serius, lagu berikutnya sudah bikin mereka nyanyi keras-keras sambil ketawa.
kalau trevor ngajak pacarnya ngedate, aku rasa dia bakal lebih suka sesuatu yang terasa spontan. bukan date yang dari awal sudah disusun sampai detail, tapi yang dimulai dari, “let’s go somewhere,” lalu berakhir muter-muter seharian. mungkin awalnya brunch, terus masuk ke designer store cuma buat lihat-lihat, nemu pop-up exhibition, makan dessert di tempat random, dan tiba-tiba sore sudah ada di tempat lain. trevor juga kayaknya tipe yang gampang tergoda buat beli sesuatu kalau barangnya unik — sunglasses, jacket, vinyl, parfum, atau benda kecil yang sebenarnya nggak mereka butuhkan tapi menurut dia keren. dan kalau pacarnya berhenti agak lama di depan satu barang, kemungkinan besar dia bakal pura-pura nggak memperhatikan, terus beberapa menit kemudian bilang, “you want it?”
sebagai pacar, trevor menurut aku lebih ke tipe yang playful daripada traditionally romantic. dia bakal sering gangguin pacarnya cuma buat lihat reaksinya, nyolong makanan dari piring, sengaja pakai sunglasses pacarnya, atau tiba-tiba ngajak foto tanpa warning. tapi justru dari situ kelihatan kalau dia sudah comfortable. dia bukan tipe yang setiap saat harus menunjukkan affection secara terang-terangan, tapi kalau pacarnya lagi capek atau bad mood, dia bakal jadi jauh lebih attentive. mungkin nggak banyak ngomong, tapi langsung cari cara supaya mood-nya balik lagi, dan kalau mereka akhirnya masuk mobil setelah seharian pergi, suasananya kemungkinan bukan yang super mellow. lebih kayak dua orang yang masih belum mau pulang, muter kota sambil ngobrol, ketawa karena kejadian random hari itu, terus saling rebut playlist. lagu yang cocok buat mereka menurut aku bukan cuma yang romantic, tapi yang punya sedikit attitude. DPR IAN — Don’t Go Insane bisa masuk, lalu mungkin dilanjutkan sama Dominic Fike — 3 Nights dan The Neighbourhood — Sweater Weather. satu lagu bisa bikin mereka ngobrol serius, lagu berikutnya sudah bikin mereka nyanyi keras-keras sambil ketawa.
collaboration between odymist leulaish and gemini ai, we hope you like it🤍 🤍
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
VALERIUS | OPEN BATCH via @MasterPoll2Bot
pidsp
menurut aku Grayson lebih cocok sama cewek yang punya personality sendiri dan nggak gampang kebawa suasana. kalau harus pilih satu, aku masih pilih Kazuha, karena dia punya sisi yang tenang dan elegant tapi tetap punya confidence. Grayson sendiri kesannya lebih reserved dan susah ditebak, jadi menurut aku justru menarik kalau dia sama cewek yang nggak takut buat tease atau ngajak dia keluar dari comfort zone. mereka bakal kelihatan lowkey banget sebagai couple, tapi sebenarnya cukup chaotic kalau lagi cuma berdua.
untuk date, Grayson kayaknya bukan tipe yang harus selalu pergi ke tempat fancy. dia lebih mungkin ngajak pacarnya keliling kota, cari café baru, masuk toko yang kelihatannya menarik, terus makan sesuatu yang mereka lihat di jalan. kalau masuk store, dia juga tipe yang awalnya cuma “lihat-lihat”, tapi ujung-ujungnya pulang bawa sesuatu yang nggak direncanakan. biasanya sunglasses, hoodie, parfum, atau makanan yang menurut dia pacarnya bakal suka. dan kalau pacarnya bilang “lucu banget” tentang sesuatu, kalimat itu kemungkinan bakal dia ingat.
kalau jadi pacar, Grayson menurut aku lebih ke tipe lowkey clingy. di depan orang lain mungkin santai dan nggak terlalu menunjukkan affection, tapi kalau sudah berdua beda cerita. dia bakal sering cari alasan buat dekat, gangguin pacarnya, rebutan makanan, atau sekadar ngajak ngobrol walaupun sebenarnya nggak ada topik penting. dia juga bukan tipe yang langsung panik kalau pacarnya bad mood; lebih mungkin kasih space sebentar, lalu muncul dengan makanan atau ngajak keluar dengan alasan random supaya mood pacarnya berubah.
dan kalau mereka lagi di mobil, aku bayangin playlist-nya lebih upbeat dan sedikit dreamy daripada full lagu cinta. Dominic Fike — 3 Nights buat perjalanan keliling kota, lalu Frank Ocean — Pink + White ketika suasananya mulai lebih tenang. mereka mungkin awalnya ngobrol biasa, terus lima menit kemudian malah nyanyi bareng atau debat soal lagu berikutnya. date-nya sendiri mungkin sederhana, tapi justru tipe yang bakal mereka ingat karena banyak kejadian random di sepanjang jalan.
untuk date, Grayson kayaknya bukan tipe yang harus selalu pergi ke tempat fancy. dia lebih mungkin ngajak pacarnya keliling kota, cari café baru, masuk toko yang kelihatannya menarik, terus makan sesuatu yang mereka lihat di jalan. kalau masuk store, dia juga tipe yang awalnya cuma “lihat-lihat”, tapi ujung-ujungnya pulang bawa sesuatu yang nggak direncanakan. biasanya sunglasses, hoodie, parfum, atau makanan yang menurut dia pacarnya bakal suka. dan kalau pacarnya bilang “lucu banget” tentang sesuatu, kalimat itu kemungkinan bakal dia ingat.
kalau jadi pacar, Grayson menurut aku lebih ke tipe lowkey clingy. di depan orang lain mungkin santai dan nggak terlalu menunjukkan affection, tapi kalau sudah berdua beda cerita. dia bakal sering cari alasan buat dekat, gangguin pacarnya, rebutan makanan, atau sekadar ngajak ngobrol walaupun sebenarnya nggak ada topik penting. dia juga bukan tipe yang langsung panik kalau pacarnya bad mood; lebih mungkin kasih space sebentar, lalu muncul dengan makanan atau ngajak keluar dengan alasan random supaya mood pacarnya berubah.
dan kalau mereka lagi di mobil, aku bayangin playlist-nya lebih upbeat dan sedikit dreamy daripada full lagu cinta. Dominic Fike — 3 Nights buat perjalanan keliling kota, lalu Frank Ocean — Pink + White ketika suasananya mulai lebih tenang. mereka mungkin awalnya ngobrol biasa, terus lima menit kemudian malah nyanyi bareng atau debat soal lagu berikutnya. date-nya sendiri mungkin sederhana, tapi justru tipe yang bakal mereka ingat karena banyak kejadian random di sepanjang jalan.
collaboration between odymist leulaish and gemini ai, we hope you like it🤍 🤍
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
VALERIUS | OPEN BATCH via @MasterPoll2Bot
scegel
menurut aku, Key dan Hyunjin punya chemistry yang lebih ke fashionable best friends yang somehow jadi couple. key bakal suka sama Hyunjin karena dia punya sisi artistic dan nggak berusaha terlalu keras untuk menarik perhatian. sebaliknya, Hyunjin juga kayaknya bakal menikmati sifat Key yang confident, outspoken, dan punya opini tentang hampir segala hal. Mereka sama-sama punya taste yang kuat, jadi kemungkinan besar bakal sering saling komentar soal outfit, musik, makanan, sampai hal-hal kecil yang mereka temui.
kalau ngedate, aku lebih membayangkan mereka melakukan sesuatu yang sedikit creative. bisa hunting barang vintage, lihat pameran, foto-foto di tempat dengan arsitektur bagus, atau mampir ke café hanya karena Key suka desain interiornya. key juga kemungkinan tipe yang tiba-tiba bilang, “Ini cocok banget buat kamu,” sambil memilihkan sesuatu untuk Hyunjin, dan kalau Hyunjin ternyata suka, key pasti kelihatan puas sendiri karena pilihannya terbukti benar.
sebagai pacar, Key mungkin bukan yang terlalu banyak bilang kata-kata manis, tapi attention-nya kelihatan dari kebiasaan kecil. dia bakal tahu minuman favorit Hyunjin, sadar kalau mood-nya berubah, atau tiba-tiba membuat sesuatu yang pernah Hyunjin bilang dia suka. di sisi lain, Hyunjin bisa jadi orang yang membuat Key lebih santai—nggak selalu mengikuti jadwal atau standar yang Key buat sendiri. mereka mungkin sering saling tease, tapi justru itu yang bikin hubungan mereka terasa dekat.
kalau lagi di mobil, aku bayangin playlist mereka lebih groovy, sedikit funky, dan effortless. NIKI — Every Summertime cocok buat perjalanan sore atau malam sambil keliling kota, lalu Daniel Caesar — Get You ketika suasananya mulai lebih tenang, mereka mungkin nggak terlalu fokus ke suasana romantisnya, malah sibuk ngobrol, nyanyi, dan debat kecil soal lagu berikutnya.
kalau ngedate, aku lebih membayangkan mereka melakukan sesuatu yang sedikit creative. bisa hunting barang vintage, lihat pameran, foto-foto di tempat dengan arsitektur bagus, atau mampir ke café hanya karena Key suka desain interiornya. key juga kemungkinan tipe yang tiba-tiba bilang, “Ini cocok banget buat kamu,” sambil memilihkan sesuatu untuk Hyunjin, dan kalau Hyunjin ternyata suka, key pasti kelihatan puas sendiri karena pilihannya terbukti benar.
sebagai pacar, Key mungkin bukan yang terlalu banyak bilang kata-kata manis, tapi attention-nya kelihatan dari kebiasaan kecil. dia bakal tahu minuman favorit Hyunjin, sadar kalau mood-nya berubah, atau tiba-tiba membuat sesuatu yang pernah Hyunjin bilang dia suka. di sisi lain, Hyunjin bisa jadi orang yang membuat Key lebih santai—nggak selalu mengikuti jadwal atau standar yang Key buat sendiri. mereka mungkin sering saling tease, tapi justru itu yang bikin hubungan mereka terasa dekat.
kalau lagi di mobil, aku bayangin playlist mereka lebih groovy, sedikit funky, dan effortless. NIKI — Every Summertime cocok buat perjalanan sore atau malam sambil keliling kota, lalu Daniel Caesar — Get You ketika suasananya mulai lebih tenang, mereka mungkin nggak terlalu fokus ke suasana romantisnya, malah sibuk ngobrol, nyanyi, dan debat kecil soal lagu berikutnya.
collaboration between odymist leulaish and gemini ai, we hope you like it🤍 🤍
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
❤1