⚖ *KESUKSESAN SEJATI*
Allāh ﷻ berfirman dalam Surat Al-A’rāf [7] ayat 126:
وَمَا تَنْقِمُ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِآيَاتِ رَبِّنَا لَمَّا جَاءَتْنَا ۚ *رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ*
_Dan engkau tidak melakukan balas dendam kepada kami, melainkan karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami.” (Mereka berdoa), *“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”*_
📌 Betapapun tingginya tingkat kemusyrikan seseorang, jika Allāh ﷻ menghendaki kematian yang _husnul khatimah_, maka tidak ada siapapun yang dapat menghalanginya
📌 Husnul khatimah adalah akhir kehidupan manusia dalam kondisi yang terbaik, mudah mengucapkan kalimat thayyibah, dan sedang berprasangka baik kepada Allāh ﷻ
📌 Kondisi akhir terbaik ada pada puncak tawakkal-nya dengan meniadakan _ilah_ dalam wujud apapun
📌 Keimanan tegak di atas keilmiahan sehingga lahir ketenangan, pada saat itu muncul keberanian dan motivasi untuk menatap hari setelah kematian
📌 Dengan kehendak Allāh, di pagi hari mereka musyrik, namun di petang hari wafat sebagai syuhadā, meski merasakan hukuman salib pertama, dan hukuman pemotongan tangan dan kaki secara bersilangan
📌 Para senior pakar sihir yang akhirnya beriman ini, dalam penghayatannya, telah mewariskan do'a yang pantas kita dawamkan selaku manusia yang mengaku telah lama beriman, agar melibatkan Allāh untuk memberikan akhir yang baik, kesuksesan sejati, bagi kita:
*_Rabbanā afrigh 'alainā shabran, wa tawaffanā muslimīn._*
Jakarta, 19 Shafar 1439 H
Wido Supraha
t.me/supraha
Allāh ﷻ berfirman dalam Surat Al-A’rāf [7] ayat 126:
وَمَا تَنْقِمُ مِنَّا إِلَّا أَنْ آمَنَّا بِآيَاتِ رَبِّنَا لَمَّا جَاءَتْنَا ۚ *رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ*
_Dan engkau tidak melakukan balas dendam kepada kami, melainkan karena kami beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami.” (Mereka berdoa), *“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan matikanlah kami dalam keadaan muslim (berserah diri kepada-Mu).”*_
📌 Betapapun tingginya tingkat kemusyrikan seseorang, jika Allāh ﷻ menghendaki kematian yang _husnul khatimah_, maka tidak ada siapapun yang dapat menghalanginya
📌 Husnul khatimah adalah akhir kehidupan manusia dalam kondisi yang terbaik, mudah mengucapkan kalimat thayyibah, dan sedang berprasangka baik kepada Allāh ﷻ
📌 Kondisi akhir terbaik ada pada puncak tawakkal-nya dengan meniadakan _ilah_ dalam wujud apapun
📌 Keimanan tegak di atas keilmiahan sehingga lahir ketenangan, pada saat itu muncul keberanian dan motivasi untuk menatap hari setelah kematian
📌 Dengan kehendak Allāh, di pagi hari mereka musyrik, namun di petang hari wafat sebagai syuhadā, meski merasakan hukuman salib pertama, dan hukuman pemotongan tangan dan kaki secara bersilangan
📌 Para senior pakar sihir yang akhirnya beriman ini, dalam penghayatannya, telah mewariskan do'a yang pantas kita dawamkan selaku manusia yang mengaku telah lama beriman, agar melibatkan Allāh untuk memberikan akhir yang baik, kesuksesan sejati, bagi kita:
*_Rabbanā afrigh 'alainā shabran, wa tawaffanā muslimīn._*
Jakarta, 19 Shafar 1439 H
Wido Supraha
t.me/supraha
poster 12 langkah
3.8 MB
12 Langkah Orang Tua Mencegah Pornografi.
PDF File
PDF File
#IslamIsBeautiful
PAHLAWAN ITU PEMUDA
25 tahun adalah usia kematangan pemuda, Bung Tomo buktinya.
Pekik Takbir, Memuliakan nama Allah, adalah ruh kematangan itu.
Energi bersanding kekuatan akal pemuda mendampingi hikmah dari orang-orang tua.
Mari jaga NKRI dari para pengkhianat bangsa.
Mari terus besarkan nama Allah agar tetap agung dan mulia.
Mari tumbuhkan anak-anak biologis dan anak-anak bangsa agar matang pada waktunya dan siap menjadi pemimpin bangsa tanpa memintanya.
Allāhu Akbar!
Wido Supraha [@supraha]
📡 t.me/supraha
PAHLAWAN ITU PEMUDA
25 tahun adalah usia kematangan pemuda, Bung Tomo buktinya.
Pekik Takbir, Memuliakan nama Allah, adalah ruh kematangan itu.
Energi bersanding kekuatan akal pemuda mendampingi hikmah dari orang-orang tua.
Mari jaga NKRI dari para pengkhianat bangsa.
Mari terus besarkan nama Allah agar tetap agung dan mulia.
Mari tumbuhkan anak-anak biologis dan anak-anak bangsa agar matang pada waktunya dan siap menjadi pemimpin bangsa tanpa memintanya.
Allāhu Akbar!
Wido Supraha [@supraha]
📡 t.me/supraha
*Wawancara Eksklusif Jurnal Publik*
*Wido Supraha : Mencari Titik Temu Dalam Forum Tatap Muka, Bukan Di Grup Whatsapp*
Jakarta, Jurnalpublik.com – Beberapa waktu lalu ramai diberitakan mengenai pengajian yang dihadiri oleh Felix Siauw yang dibubarkan oleh GP Ansor di Jatim, bagaimana sikap dari Forum Ukhuwah Ormas Pemuda Islam MUI? simak wawancara Jurnal Publik (Zahra) bersama Wido Supraha selaku Penanggung Jawab Forum Silaturahim Ormas Pemuda Islam MUI berikut :
Link :
https://www.jurnalpublik.com/2017/11/16/wido-supraha-mencari-titik-temu-dalam-forum-tatap-muka-bukan-di-grup-whatsapp/
Twitter : @Jurnal_publik
Fanpage : @Jurnalpublikpage
*Wido Supraha : Mencari Titik Temu Dalam Forum Tatap Muka, Bukan Di Grup Whatsapp*
Jakarta, Jurnalpublik.com – Beberapa waktu lalu ramai diberitakan mengenai pengajian yang dihadiri oleh Felix Siauw yang dibubarkan oleh GP Ansor di Jatim, bagaimana sikap dari Forum Ukhuwah Ormas Pemuda Islam MUI? simak wawancara Jurnal Publik (Zahra) bersama Wido Supraha selaku Penanggung Jawab Forum Silaturahim Ormas Pemuda Islam MUI berikut :
Link :
https://www.jurnalpublik.com/2017/11/16/wido-supraha-mencari-titik-temu-dalam-forum-tatap-muka-bukan-di-grup-whatsapp/
Twitter : @Jurnal_publik
Fanpage : @Jurnalpublikpage
Jurnal Publik
Wido Supraha : Mencari Titik Temu Dalam Forum Tatap Muka, Bukan di Grup Whatsapp - Jurnal Publik
Jakarta, Jurnalpublik.com – Beberapa waktu lalu ramai diberitakan mengenai pengajian yang dihadiri oleh Felix Siauw yang dibubarkan oleh GP Ansor di Jatim, bagaimana sikap dari Forum Ukhuwah Ormas Pemuda Islam MUI? simak wawancara Jurnal Publik (Zahra) bersama…
HUBB AL-WATHAN MIN AL-ĪMĀN
Berkata Ibn Rajab, Mencintai al-Wathan adalah bagian daripada iman. Ilā wathanihi al-awwal, yakni Al-Jannah, Surga.
t.me/supraha
Berkata Ibn Rajab, Mencintai al-Wathan adalah bagian daripada iman. Ilā wathanihi al-awwal, yakni Al-Jannah, Surga.
t.me/supraha
Ada beberapa cara, silahkan dipilih:
1. Jenasah dimandikan dengan air daun delima lalu jasadnya dibakar (kabesmi).
2. Jenasah dimandikan dengan air leri (air cucian beras) lalu jasadnya dikubur (kapetak).
3. Jenasah dimandikan dengan bunga setaman lalu jasadnya dibuang ke laut (kalarung).
4. Jenasah dimandikan dengan air hujan lalu jasadnya dibuang ke hutan (kasetra).
5. Jenasah dimandikan dengan air daun bidara lalu jasadnya diumpankan ke binatang buas (katarabaken ing sato galak).
1. Jenasah dimandikan dengan air daun delima lalu jasadnya dibakar (kabesmi).
2. Jenasah dimandikan dengan air leri (air cucian beras) lalu jasadnya dikubur (kapetak).
3. Jenasah dimandikan dengan bunga setaman lalu jasadnya dibuang ke laut (kalarung).
4. Jenasah dimandikan dengan air hujan lalu jasadnya dibuang ke hutan (kasetra).
5. Jenasah dimandikan dengan air daun bidara lalu jasadnya diumpankan ke binatang buas (katarabaken ing sato galak).
#Radd asy-Syubuhat
Sahabat kami Fahmi Salim baru menshare satu teks bacaannya dari kitab: At-Tafsir wal Bayan karya Syaikh 'Abdul 'Azīz at-Tharifi.
"Dan di antara tipuan yang sering menimpa para penuntut ilmu ialah keengganan mereka untuk mengikuti para imam (ulama) dengan dalih lebih memprioritaskan dalil. Sehingga yg terjadi ialah mereka mengambil pelajaran dari nash-nash tanpa ada sandarannya. Sikap semacam ini lebih buruk daripada mengambil sebuah pendapat yang sudah tidak dipakai lagi."
t.me/supraha
Sahabat kami Fahmi Salim baru menshare satu teks bacaannya dari kitab: At-Tafsir wal Bayan karya Syaikh 'Abdul 'Azīz at-Tharifi.
"Dan di antara tipuan yang sering menimpa para penuntut ilmu ialah keengganan mereka untuk mengikuti para imam (ulama) dengan dalih lebih memprioritaskan dalil. Sehingga yg terjadi ialah mereka mengambil pelajaran dari nash-nash tanpa ada sandarannya. Sikap semacam ini lebih buruk daripada mengambil sebuah pendapat yang sudah tidak dipakai lagi."
t.me/supraha
*POLA HIDUP MANUSIA MENURUT AL-QUR'ĀN*
👨🚀 Dr. Wido Supraha
📬 supraha@gmail.com
_Ikhwanī fiddīn rahīmanī wa rahīmakumullāh,_
✍ Al-Qur'ān adalah _minhajul hayah_, pedoman hidup manusia, sehingga manusia wajib berpandukan Al-Qur'ān agar dapat memelihara amanah jasad sejalan dengan kehendak Allāh
✍ Di antara 6236 ayat Al-Qur'ān, tentu Allāh tidak alpa untuk berbicara tentang pola hidup manusia di dunia, agar manusia dapat memanfaatkan seluruh detik umurnya dalam keberkahan hingga akhir hayatnya
✍ Pola hidup manusia terbagi atas pola pemanfaatan jam biologis dan pola pemenuhan biologis
✍ Mukmin meyakini bahwa apapun arahan Allāh dalam Al-Qur'ān pasti memiliki hikmah positif dan manfaat yang besar seperti terjaganya dari penyakit, hadirnya kekuatan, munculnya motivasi hidup, bahkan terkait terkabulnya do'a
✍ Nabi Muhammad ﷺ adalah teladan terbaik dalam perkara ini. Bukankah di umur 55 tahun beliau berjihad di medan perang, bukankah di umur 63 tahun beliau tidak memiliki penyakit yang berbahaya bagi kesehatannya, bukankah hidupnya selalu melahirkan amal-amal besar bagi alam semesta
✍ Terkait pemanfaatan jam biologis, perhatikan firman-Nya seperti dalam:
📌 *Membagi antara waktu amal dan waktu istirahat*
🔸 Surat Al-Furqān [25] ayat 47:
َهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِبَاسًا وَالنَّوْمَ سُبَاتًا وَجَعَلَ النَّهَارَ نُشُورًا
_Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha._
🔸 Surat An-Nabā [78] ayat 9-11:
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
_dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat_
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا
_dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian_
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
_dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan_
🔸 Surat Al-Qashas [28] ayat 71-73:
قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍ ۖ أَفَلَا تَسْمَعُونَ
_Katakanlah (Muhammad), “Bagaimana pendapatmu, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus-menerus sampai hari Kiamat. Siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Apakah kamu tidak mendengar?”_
ُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فِيهِ ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
_Katakanlah (Muhammad), “Bagaimana pendapatmu, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari Kiamat. Siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?”_
وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
_Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya._
📌 *Membagi antara waktu bekerja dan waktu bersujud*
🔸 Surat Al-Jumu'ah [61] ayat 9-10:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
_Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui._
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
_Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung._
✍ Terkait pemenuhan biologis, perhatikan firman-Nya seperti dalam:
📌 *Memilih makanan yang tidak hanya halal tapi juga menyehatkan*
🔸 Surat Al-A'rāf [7] ayat 31:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
👨🚀 Dr. Wido Supraha
📬 supraha@gmail.com
_Ikhwanī fiddīn rahīmanī wa rahīmakumullāh,_
✍ Al-Qur'ān adalah _minhajul hayah_, pedoman hidup manusia, sehingga manusia wajib berpandukan Al-Qur'ān agar dapat memelihara amanah jasad sejalan dengan kehendak Allāh
✍ Di antara 6236 ayat Al-Qur'ān, tentu Allāh tidak alpa untuk berbicara tentang pola hidup manusia di dunia, agar manusia dapat memanfaatkan seluruh detik umurnya dalam keberkahan hingga akhir hayatnya
✍ Pola hidup manusia terbagi atas pola pemanfaatan jam biologis dan pola pemenuhan biologis
✍ Mukmin meyakini bahwa apapun arahan Allāh dalam Al-Qur'ān pasti memiliki hikmah positif dan manfaat yang besar seperti terjaganya dari penyakit, hadirnya kekuatan, munculnya motivasi hidup, bahkan terkait terkabulnya do'a
✍ Nabi Muhammad ﷺ adalah teladan terbaik dalam perkara ini. Bukankah di umur 55 tahun beliau berjihad di medan perang, bukankah di umur 63 tahun beliau tidak memiliki penyakit yang berbahaya bagi kesehatannya, bukankah hidupnya selalu melahirkan amal-amal besar bagi alam semesta
✍ Terkait pemanfaatan jam biologis, perhatikan firman-Nya seperti dalam:
📌 *Membagi antara waktu amal dan waktu istirahat*
🔸 Surat Al-Furqān [25] ayat 47:
َهُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ لِبَاسًا وَالنَّوْمَ سُبَاتًا وَجَعَلَ النَّهَارَ نُشُورًا
_Dan Dialah yang menjadikan malam untukmu (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangkit berusaha._
🔸 Surat An-Nabā [78] ayat 9-11:
وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا
_dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat_
وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا
_dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian_
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
_dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan_
🔸 Surat Al-Qashas [28] ayat 71-73:
قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ اللَّيْلَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِضِيَاءٍ ۖ أَفَلَا تَسْمَعُونَ
_Katakanlah (Muhammad), “Bagaimana pendapatmu, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus-menerus sampai hari Kiamat. Siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Apakah kamu tidak mendengar?”_
ُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ جَعَلَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ النَّهَارَ سَرْمَدًا إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ مَنْ إِلَٰهٌ غَيْرُ اللَّهِ يَأْتِيكُمْ بِلَيْلٍ تَسْكُنُونَ فِيهِ ۖ أَفَلَا تُبْصِرُونَ
_Katakanlah (Muhammad), “Bagaimana pendapatmu, jika Allah menjadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari Kiamat. Siapakah tuhan selain Allah yang akan mendatangkan malam kepadamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?”_
وَمِنْ رَحْمَتِهِ جَعَلَ لَكُمُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لِتَسْكُنُوا فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا مِنْ فَضْلِهِ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
_Dan adalah karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, agar kamu beristirahat pada malam hari dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya._
📌 *Membagi antara waktu bekerja dan waktu bersujud*
🔸 Surat Al-Jumu'ah [61] ayat 9-10:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
_Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum‘at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui._
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
_Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung._
✍ Terkait pemenuhan biologis, perhatikan firman-Nya seperti dalam:
📌 *Memilih makanan yang tidak hanya halal tapi juga menyehatkan*
🔸 Surat Al-A'rāf [7] ayat 31:
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
_Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, *makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.* Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan._
🔸 Surat 'Abasa [80] ayat 24:
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ
_Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya._
🔸 Surat An-Nahl [16] ayat 114:
فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
_Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya._
🌹 Demikian pengantar kajian ini sebelum kita memasuki diskusi yang semoga bermakna bagi kita dalam menata ulang pola kehidupan kita.
📡 Join Channel: t.me/supraha
🔸 Surat 'Abasa [80] ayat 24:
فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ
_Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya._
🔸 Surat An-Nahl [16] ayat 114:
فَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاشْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
_Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya._
🌹 Demikian pengantar kajian ini sebelum kita memasuki diskusi yang semoga bermakna bagi kita dalam menata ulang pola kehidupan kita.
📡 Join Channel: t.me/supraha
Wido Supraha
Photo
#IslamIsBeautiful
THE UNTOLD STORY: FAKTA KEMUSLIMAN KAPTEN PATTIMURA
Pagi ini berbincang dengan sahabat baru yang ternyata cicit langsung Kapten Pattimura. Tentu beliau sumber otoritatif menghadapi banyaknya penyimpangan data dengan sengaja akan status kemusliman pahlawan Indonesia dari Timur ini. Sahabat saya menegaskan bahwa mereka seluruhnya Muslim. Ahmad Matulessy (bukan Thomas) punya enam anak, 44 cucu dan sekitar 48 cicit. Sahabat saya cucu dari anak keenam Kapten Pattimura yang bernama Ridwan. Setiap tahun, keluarga besar ini berkumpul di Surabaya, tempat hijrah baru seluruh anak Kapten Pattimura, berpusat di Masjid Al-Katiri, belakang Tunjungan Plasa. Di titik inilah kuburan kakek sahabat saya, dan kisah barter tanah dengan Tunjungan Plasa di era 80-an. Alhamdulillah, pencerahan bertambah untuk Indonesia Lebih Beradab.
Jakarta, 02 Rabi'ul Awwal 1438H
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
THE UNTOLD STORY: FAKTA KEMUSLIMAN KAPTEN PATTIMURA
Pagi ini berbincang dengan sahabat baru yang ternyata cicit langsung Kapten Pattimura. Tentu beliau sumber otoritatif menghadapi banyaknya penyimpangan data dengan sengaja akan status kemusliman pahlawan Indonesia dari Timur ini. Sahabat saya menegaskan bahwa mereka seluruhnya Muslim. Ahmad Matulessy (bukan Thomas) punya enam anak, 44 cucu dan sekitar 48 cicit. Sahabat saya cucu dari anak keenam Kapten Pattimura yang bernama Ridwan. Setiap tahun, keluarga besar ini berkumpul di Surabaya, tempat hijrah baru seluruh anak Kapten Pattimura, berpusat di Masjid Al-Katiri, belakang Tunjungan Plasa. Di titik inilah kuburan kakek sahabat saya, dan kisah barter tanah dengan Tunjungan Plasa di era 80-an. Alhamdulillah, pencerahan bertambah untuk Indonesia Lebih Beradab.
Jakarta, 02 Rabi'ul Awwal 1438H
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
HUMANISME
Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi
Saya punya pengalaman menarik, waktu itu dalam suatu acara bersama para wali murid sekolah anak saya di kawasan Aston Birmingham tahun 1998. Setelah kenalan dengan saya salah seorang ibu-ibu bertanya “Anda belajar apa?” saya jawab “Theology”. Ups if you want to have a friend don’t talk about religion and politic” katanya.
Mendengar theology ia seperti terkejut dan menjadi tidak bersahabat lalu meninggalkan saya. Lama saya termangu dan bertanya-tanya. Ada apa dengan agama? Mengapa agama tidak jadi alat persahabatan? Saya terus memendam pertanyaan itu selama saya di Inggris.
Kini saya baru mengerti. Sensus tahun 2001 di Inggris menunjukkan sedikitnya 15.5% penduduknya tidak beragama. Survei Kementerian Dalam Negeri Inggris tahun 2004 menyatakan 22% penduduknya tidak percaya pada agama. Survei yang lain menunjukkan 30-40% penduduk Inggris mengaku ateis dan agnostik, dan 65% nya pemuda.
Polling Ipsos MORI bulan November 2006 membuktikan 36% penduduk Inggris menganut paham humanisme dalam soal moralitas. Itulah sebabnya mengapa di Inggris orang lebih banyak konsultasi ke the British Humanist Association daripada ke pastur di gereja. Ibu-ibu wali murid itu mungkin seorang humanis.
Humanisme ternyata seumur peradaban Barat. Istilah humanisme tercipta tahun 1808. Aslinya bahasa Italia umanista, yang berarti guru atau murid sastra klasik. Tapi cikal bakalnya dapat dilacak dari Yunani kuno, Romawi dan Renaissance abad ke 14. Semangat mengkaji filsafat, seni, sastra klasik sangat tinggi. Keyakinan mereka pada kekuatan individu dan kemampuan manusia untuk menentukan kebenaran cukup kuat.
Lucunya, paham yang mencibir agama itu datang dari dalam agama. Adalah kardinal Pelagius (354-420) yang mulai berwacana bahwa manusia punya kapasitas untuk berkembang sendiri tanpa Tuhan. Bisa tahu baik buruk dengan akalnya.
Mula-mula Jerome dan St. Augustine yang mengkritik. Tapi ketika Pelagius tidak percaya pada doktrin dosa warisan (original sin) dan menolak doktrin predestinasi Calvinisme ia dianggap melawan gereja. Roma dan the Council of Orange tahun 529 akhirnya men“fatwa”kan ide Pelagius itu sesat. Tapi waktu itu belum ada kelompok liberal yang membela Pelagius dan men”tolol”kan petinggi Roma, seperti liberal disini yang men”tolol”kan MUI.
Anehnya, meski difatwa sesat wacana Pelagius terus menghiasi perjalanan sejarah Katholik abad pertengahan, mengiringi dendang Humanisme Renaissance, dan memotivasi Liberalisme modern. Protestan yang kata Weber memendam jiwa kapitalisme itu langsung bersahabat dengan humanisme. Sebab worldview humanisme, Protestan dan kapitalisme sejalan.
Perkawinan Kristen dan humanisme seperti tidak tertahankan lagi. Humanisme Kristen (Christian Humanism) akhirnya lahir, tapi seperti ada kelainan genetik. Teologinya dirubah menjadi berorientasi kemanusiaan. Anak cucu Pelagius pun bermunculan.
Teolog Belanda Erasmus, pengarang Inggris dan juga penganut Katholik Roma Thomas More, penulis Perancis Francois Rabelais, sastrawan dan cendekiawan Itali Francesco Petrarch and Giovanni Pico della Mirandola adalah humanis Kristen tulen.
Zaman pencerahan dan rasionalisme di abad ke 18 serta kebebasan berpikir abad ke 19 telah memoles humanisme menjadi berwajah modern. Pergumulan antara agama, modernisme dan humanisme terus berlangsung. Awalnya humanisme berteduh di rumah agama. Tapi kemudian meninggalkan dan memaki agama.
Di Inggris perkawinan humanisme dan agama awalnya masih bisa dipertahankan. Organisasi humanisme paling awal bernama Humanistic Religious Association didirikan di London tahun 1853. Namun, ketika buah perkawinan itu membesar di zaman pencerahan dan rasionalisme di abad ke 18 dan 19, ia berwajah modernis dan meninggalkan agama.
Perkumpulan humanis bernama the British Humanist Association tidak lagi memakai sifat “religious”. Claire Raynes, wakil Presidennya, mengaku seperti pindah rumah ketika bergabung dengan organisasi Humanisme itu. Alasannya, dalam humanisme tidak ada intimidasi seperti dalam agama.
Sewaktu Salman Rushdi menulis The Satanic Vers
Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi
Saya punya pengalaman menarik, waktu itu dalam suatu acara bersama para wali murid sekolah anak saya di kawasan Aston Birmingham tahun 1998. Setelah kenalan dengan saya salah seorang ibu-ibu bertanya “Anda belajar apa?” saya jawab “Theology”. Ups if you want to have a friend don’t talk about religion and politic” katanya.
Mendengar theology ia seperti terkejut dan menjadi tidak bersahabat lalu meninggalkan saya. Lama saya termangu dan bertanya-tanya. Ada apa dengan agama? Mengapa agama tidak jadi alat persahabatan? Saya terus memendam pertanyaan itu selama saya di Inggris.
Kini saya baru mengerti. Sensus tahun 2001 di Inggris menunjukkan sedikitnya 15.5% penduduknya tidak beragama. Survei Kementerian Dalam Negeri Inggris tahun 2004 menyatakan 22% penduduknya tidak percaya pada agama. Survei yang lain menunjukkan 30-40% penduduk Inggris mengaku ateis dan agnostik, dan 65% nya pemuda.
Polling Ipsos MORI bulan November 2006 membuktikan 36% penduduk Inggris menganut paham humanisme dalam soal moralitas. Itulah sebabnya mengapa di Inggris orang lebih banyak konsultasi ke the British Humanist Association daripada ke pastur di gereja. Ibu-ibu wali murid itu mungkin seorang humanis.
Humanisme ternyata seumur peradaban Barat. Istilah humanisme tercipta tahun 1808. Aslinya bahasa Italia umanista, yang berarti guru atau murid sastra klasik. Tapi cikal bakalnya dapat dilacak dari Yunani kuno, Romawi dan Renaissance abad ke 14. Semangat mengkaji filsafat, seni, sastra klasik sangat tinggi. Keyakinan mereka pada kekuatan individu dan kemampuan manusia untuk menentukan kebenaran cukup kuat.
Lucunya, paham yang mencibir agama itu datang dari dalam agama. Adalah kardinal Pelagius (354-420) yang mulai berwacana bahwa manusia punya kapasitas untuk berkembang sendiri tanpa Tuhan. Bisa tahu baik buruk dengan akalnya.
Mula-mula Jerome dan St. Augustine yang mengkritik. Tapi ketika Pelagius tidak percaya pada doktrin dosa warisan (original sin) dan menolak doktrin predestinasi Calvinisme ia dianggap melawan gereja. Roma dan the Council of Orange tahun 529 akhirnya men“fatwa”kan ide Pelagius itu sesat. Tapi waktu itu belum ada kelompok liberal yang membela Pelagius dan men”tolol”kan petinggi Roma, seperti liberal disini yang men”tolol”kan MUI.
Anehnya, meski difatwa sesat wacana Pelagius terus menghiasi perjalanan sejarah Katholik abad pertengahan, mengiringi dendang Humanisme Renaissance, dan memotivasi Liberalisme modern. Protestan yang kata Weber memendam jiwa kapitalisme itu langsung bersahabat dengan humanisme. Sebab worldview humanisme, Protestan dan kapitalisme sejalan.
Perkawinan Kristen dan humanisme seperti tidak tertahankan lagi. Humanisme Kristen (Christian Humanism) akhirnya lahir, tapi seperti ada kelainan genetik. Teologinya dirubah menjadi berorientasi kemanusiaan. Anak cucu Pelagius pun bermunculan.
Teolog Belanda Erasmus, pengarang Inggris dan juga penganut Katholik Roma Thomas More, penulis Perancis Francois Rabelais, sastrawan dan cendekiawan Itali Francesco Petrarch and Giovanni Pico della Mirandola adalah humanis Kristen tulen.
Zaman pencerahan dan rasionalisme di abad ke 18 serta kebebasan berpikir abad ke 19 telah memoles humanisme menjadi berwajah modern. Pergumulan antara agama, modernisme dan humanisme terus berlangsung. Awalnya humanisme berteduh di rumah agama. Tapi kemudian meninggalkan dan memaki agama.
Di Inggris perkawinan humanisme dan agama awalnya masih bisa dipertahankan. Organisasi humanisme paling awal bernama Humanistic Religious Association didirikan di London tahun 1853. Namun, ketika buah perkawinan itu membesar di zaman pencerahan dan rasionalisme di abad ke 18 dan 19, ia berwajah modernis dan meninggalkan agama.
Perkumpulan humanis bernama the British Humanist Association tidak lagi memakai sifat “religious”. Claire Raynes, wakil Presidennya, mengaku seperti pindah rumah ketika bergabung dengan organisasi Humanisme itu. Alasannya, dalam humanisme tidak ada intimidasi seperti dalam agama.
Sewaktu Salman Rushdi menulis The Satanic Vers