ππΏπ*PERTANYAAN*
π¨ Assalamualaikum
Pas ustad sedikit saya mau tanya, bagaimana hukumya daftar haji dengan pinjam uang dari bank. Misal saya pinjam ke bank untuk daftar haji terus setiap bulanya saya mencicil ke bank.
Mohon pencerahanya π
Terimakasih
Wassalamualaikum
π¬ *JAWABAN*
π‘ _Sebuah ibadah waji menggunakan sarana dan wasilah yang juga baik agar tetap bernilai ibadah._
π Akad yang digunakan dalam meminjam uang di bank konvensional adalah akad ribawi sehingga haram untuk dilakukan.
π Ibadah haji adalah ibada mulia penyempurna agama, maka diharamkan menggunakan dana pinjaman dengan akad ribawi
π Terdapat fasilitas pembiayaan dari Bank Syariah yang dapat digunakan, namun yang lebih sempurna menurut hemat kami adalah menunaikan haji pada saat kemampuan sudah dihadirkan-Nya secara alami karena ibadah Haji hanya wajib bagi yg memiliki kemampuan dan hendaknya dikerjakan dengan tidak menyisakan hutang piutang ataupun kewajiban lainnya pada pihak lain.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel [#IslamIsBeautiful]: t.me/supraha
π¨ Assalamualaikum
Pas ustad sedikit saya mau tanya, bagaimana hukumya daftar haji dengan pinjam uang dari bank. Misal saya pinjam ke bank untuk daftar haji terus setiap bulanya saya mencicil ke bank.
Mohon pencerahanya π
Terimakasih
Wassalamualaikum
π¬ *JAWABAN*
π‘ _Sebuah ibadah waji menggunakan sarana dan wasilah yang juga baik agar tetap bernilai ibadah._
π Akad yang digunakan dalam meminjam uang di bank konvensional adalah akad ribawi sehingga haram untuk dilakukan.
π Ibadah haji adalah ibada mulia penyempurna agama, maka diharamkan menggunakan dana pinjaman dengan akad ribawi
π Terdapat fasilitas pembiayaan dari Bank Syariah yang dapat digunakan, namun yang lebih sempurna menurut hemat kami adalah menunaikan haji pada saat kemampuan sudah dihadirkan-Nya secara alami karena ibadah Haji hanya wajib bagi yg memiliki kemampuan dan hendaknya dikerjakan dengan tidak menyisakan hutang piutang ataupun kewajiban lainnya pada pihak lain.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel [#IslamIsBeautiful]: t.me/supraha
Telegram
Wido Supraha
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
πΊππ *PERSOALAN PEMAKAMAN MUSLIM DENGAN CARA NON-MUSLIM*
*PERTANYAAN*
Assalamu'alaikum
Mau tanya ini Pak Ustadz mohon penjelasannya :
Orang muslim dan sdh ibadah umroh namun pada wkt meninggal di kiburnya oleh keluarganya secara non muslim ( kristen).
Pertanyaannya :
1. Bagaimana hukumnya.
2. Kita sbg teman sahabat hrs bagaimana, melawat juga menghantarkan sampai pemakaman apa spt apa.
Mohon penjelasannya ya Pak Ustadz.
π¬ *JAWABAN*
π‘ _Seorang Muslim dilindungi oleh Negara untuk dikebumikan dengan cara sesuai tata aturan agamanya, dan jika keluarga bersikeras maka dapat dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Adapun mayat tidak bertanggung jawab dengan pengurusan dirinya, karena kewajiban pengurusan dibebankan kepada Muslim di sekitarnya._
π Jasad adalah titipan Allah Swt kepada setiap ruh untuk dipelihara kebaikannya dan diarahkan untuk segala aktivitas yang bernilai ibadah
π Ketika ruh telah dipisahkan dengan jasad, maka seluruh upayanya untuk menabung amal kebajikan dengan sarana jasad telah final dan tidak bisa ditambah lagi oleh dirinya. Pada saat itu yang kemudian akan bermanfaat untuk dirinya adalah amal jariyah, ilmu yang mengalirkan amal dari orang lain, do'a anaknya yang shalih, dan do'a kaum Muslimin.
π Kewajiban muncul untuk Muslim di sekitarnya untuk memenuhi hak sang mayat dan ini dihukumi fardhu kifayah
π Upaya maksimal perlu dilakukan seorang Muslim dengan cara baik dan taat hukum, sebelum mayat dikuburkan. Adapun jika mayat telah dikuburkan, maka 'upaya' untuk memindahkan jenazah ke pekuburan Muslim perlu dipertimbangkan dalam aspek-aspek yang lebih umum, seperti kerusakan jasad dan sejenisnya.
π¦ Mengantarkan jenazah Muslim ke pemakaman Non-Muslim juga dengan tata cara Non-Muslim dapat ditafsirkan sebagai persetujuan atau minimal kepasrahan atas situasi yang ada, maka hendaknya kaum Muslimin mengambil sikap tegas dalam hal ini dalam koridor hukum negara, dan tidak menghantarkannya. Do'akan kebaikan dari jauh dan lakukan dakwah kepada pihak keluarga yang Muslim, karena bagaimanapun kesungguhan mereka dalam menegakkan Syari'at Islam bagian dari pemahaman mereka di atas ilmu.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
#IslamIsBeautiful
*PERTANYAAN*
Assalamu'alaikum
Mau tanya ini Pak Ustadz mohon penjelasannya :
Orang muslim dan sdh ibadah umroh namun pada wkt meninggal di kiburnya oleh keluarganya secara non muslim ( kristen).
Pertanyaannya :
1. Bagaimana hukumnya.
2. Kita sbg teman sahabat hrs bagaimana, melawat juga menghantarkan sampai pemakaman apa spt apa.
Mohon penjelasannya ya Pak Ustadz.
π¬ *JAWABAN*
π‘ _Seorang Muslim dilindungi oleh Negara untuk dikebumikan dengan cara sesuai tata aturan agamanya, dan jika keluarga bersikeras maka dapat dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Adapun mayat tidak bertanggung jawab dengan pengurusan dirinya, karena kewajiban pengurusan dibebankan kepada Muslim di sekitarnya._
π Jasad adalah titipan Allah Swt kepada setiap ruh untuk dipelihara kebaikannya dan diarahkan untuk segala aktivitas yang bernilai ibadah
π Ketika ruh telah dipisahkan dengan jasad, maka seluruh upayanya untuk menabung amal kebajikan dengan sarana jasad telah final dan tidak bisa ditambah lagi oleh dirinya. Pada saat itu yang kemudian akan bermanfaat untuk dirinya adalah amal jariyah, ilmu yang mengalirkan amal dari orang lain, do'a anaknya yang shalih, dan do'a kaum Muslimin.
π Kewajiban muncul untuk Muslim di sekitarnya untuk memenuhi hak sang mayat dan ini dihukumi fardhu kifayah
π Upaya maksimal perlu dilakukan seorang Muslim dengan cara baik dan taat hukum, sebelum mayat dikuburkan. Adapun jika mayat telah dikuburkan, maka 'upaya' untuk memindahkan jenazah ke pekuburan Muslim perlu dipertimbangkan dalam aspek-aspek yang lebih umum, seperti kerusakan jasad dan sejenisnya.
π¦ Mengantarkan jenazah Muslim ke pemakaman Non-Muslim juga dengan tata cara Non-Muslim dapat ditafsirkan sebagai persetujuan atau minimal kepasrahan atas situasi yang ada, maka hendaknya kaum Muslimin mengambil sikap tegas dalam hal ini dalam koridor hukum negara, dan tidak menghantarkannya. Do'akan kebaikan dari jauh dan lakukan dakwah kepada pihak keluarga yang Muslim, karena bagaimanapun kesungguhan mereka dalam menegakkan Syari'at Islam bagian dari pemahaman mereka di atas ilmu.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
#IslamIsBeautiful
Telegram
Wido Supraha
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
#IslamIsBeautiful
TASYAKKUR INSISTS 14TH
Di antara persoalan-persoalan yang dibahas pada sesi ketiga atau penutup simposium INSISTS kemarin adalah:
1. Problem Dualisme pada Ilmu Humaniora, dimana banyak realita manusia yang meragukan kebenaran dan membenarkan keraguan.
2. Problem Filsafat Perempuan yang Keliru sehingga melahirkan Feminisme sejatinya karena ketidakbahagiaan wanita menjadi 'the other' sehingga mengarah pada krisis eksistensialis. Padahal sejarah peradaban Islam diisi dengan Perempuan yang juga turut mengisi tugas publik dengan tetap sejalan dengan Feminin Role. Oleh karenanya, secara internal perempuan didorong untuk kembali menghidupkan tradisi berpikir mendalam bersama kekuatan pensucian jiwa.
3. Problem Agama Kebatinan sesungguhnya berawal berawal dari teori asal usul agama kepada Animisme dan Dinamisme yang diperberat dengan problem ketiadaan catatan sejarah faktual. Praktis agama asli yang ada di Indonesia bersifat sinkretik. Ketika Kebatinan tidak mau beragama dengan agama formal maka kebatinan menjadi agama yang benar-benar baru dan umumnya berawal dari tanggal pendirinya.
4. Problem Ketahanan Keluarga yang diperberat dengan Kebijakan Perundangan di Indonesia yang menjauhkan dari nilai-nilai Islam. Di antara produk yang perlu dikritisi seperti RUU Pengasuhan Anak dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, karena terkait dengan konsep-konsep Islam seperti konsep tentang seksualitas, konsep perkawinan, definisi keluarga, dan seterusnya. Gerakan yang tidak menyukai lestarinya nilai-nilai luhur bangsa telah bekerja dalam waktu yang sangat lama, dan sangat penting untuk melahirkan lebih banyak pakar di Bidang Ketahanan Keluarga seperti Prof. Dr. Euis Sunarti.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
TASYAKKUR INSISTS 14TH
Di antara persoalan-persoalan yang dibahas pada sesi ketiga atau penutup simposium INSISTS kemarin adalah:
1. Problem Dualisme pada Ilmu Humaniora, dimana banyak realita manusia yang meragukan kebenaran dan membenarkan keraguan.
2. Problem Filsafat Perempuan yang Keliru sehingga melahirkan Feminisme sejatinya karena ketidakbahagiaan wanita menjadi 'the other' sehingga mengarah pada krisis eksistensialis. Padahal sejarah peradaban Islam diisi dengan Perempuan yang juga turut mengisi tugas publik dengan tetap sejalan dengan Feminin Role. Oleh karenanya, secara internal perempuan didorong untuk kembali menghidupkan tradisi berpikir mendalam bersama kekuatan pensucian jiwa.
3. Problem Agama Kebatinan sesungguhnya berawal berawal dari teori asal usul agama kepada Animisme dan Dinamisme yang diperberat dengan problem ketiadaan catatan sejarah faktual. Praktis agama asli yang ada di Indonesia bersifat sinkretik. Ketika Kebatinan tidak mau beragama dengan agama formal maka kebatinan menjadi agama yang benar-benar baru dan umumnya berawal dari tanggal pendirinya.
4. Problem Ketahanan Keluarga yang diperberat dengan Kebijakan Perundangan di Indonesia yang menjauhkan dari nilai-nilai Islam. Di antara produk yang perlu dikritisi seperti RUU Pengasuhan Anak dan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, karena terkait dengan konsep-konsep Islam seperti konsep tentang seksualitas, konsep perkawinan, definisi keluarga, dan seterusnya. Gerakan yang tidak menyukai lestarinya nilai-nilai luhur bangsa telah bekerja dalam waktu yang sangat lama, dan sangat penting untuk melahirkan lebih banyak pakar di Bidang Ketahanan Keluarga seperti Prof. Dr. Euis Sunarti.
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
#IslamIsBeautiful
AL-QUR'ΔN MENDORONG MANUSIA UNTUK MENJADI KHALIFAH SEJATI
Siang ini membersamai jamaah ibu-ibu di Bintaro yang luar biasa semangatnya dalam berinteraksi dengan Al-Qur'Δn.
Berikut sedikit di antara yang saya sampaikan bahwa seluruh makna dan kandungan Al-Qurβan dapat ditemukan dalam Surat al-Fatihah, sehingga menjadi pembuka sekaligus kunci dalam memahami seluruh rangkaian surat dalam Al-Qurβan al-Karim.
Surat Al-Baqarah adalah surat pertama yang diturunkan setelah hijrah. Surat ini menjelaskan seluruh aspek yang dibutuhkan seorang pemimpin untuk menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas tegaknya kebaikan di muka bumi.
Surat Ali-βImran memiliki tema besar agar manusia dengan jiwa kepemimpinannya sentiasa menjaga keteguhan (ats-tsabat) dalam kebenaran dan ketaqwaan dalam menegakkan kebenaran di muka bumi di atas manhaj yang lurus.
Surat An-Nisa mengingatkan manusia agar dalam menjalankan fungsi kekhalifahannya, memprioritaskan tegaknya keadilan dan selalu berkasih sayang kepada orang-orang lemah. Pembiasaan menegakkan keadilan dan kasih sayang itu berawal kepada istrinya dan keluarganya, dan penghayatan kepada 42 dari asmaul husna yang mendorong kepada keadilan dan kasih sayang.
Surat Al-Maidah menjadi satu-satunya surat yang diawali dengan Ya ayyuhalladzina amanu, 16 dari 88 untaian seruan ini terdapat dalam surat ini. Di awali dengan perintah untuk menunaikan setiap akad yang telah disetujui beserta hukum halal haram di atas bumi, agar bumi sentiasa dijaga oleh orang-orang yang menghormati janji.
Surat Al-Anβam menjadi satu-satunya surat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw secara penuh hanya dalam waktu satu malam, dan menjadi surat pertama dalam rangkaian surat yang seluruh ayatnya diturunkan di kota Makkah setelah Al-Fatihah. Surat ini mengingatkan para khalifah di muka bumi untuk sentiasa mengokohkan kualitas tauhidnya, sehingga ayat penutup dari surat ini pun mengingatkan kembali fungsi manusia sebagai khalifah-khalifah di muka bumi, sehingga terangkai hingga ke Surat Al-Baqarah.
Surat Al-Aβraf menjadi surat pertama yang ditutup dengan ayat sajdah, 1 dari 15 ayat-ayat sajdah dalam Al-Qurβan. Surat ini mengingatkan para khalifah bahwa pertentangan antara kebenaran dan kebatilan, haq dan bathil, adalah sebuah keniscayaan, sujud adalah cara Allah Swt untuk menenangkan jiwa dan menjaga spirit perjuangan untuk teguh pada kebenaran.
Surat Al-Anfal menjadi surat kedua yang diturunkan secara penuh setelah Surat Al-Anβam, dan menjadi surat pertama yang diturunkan setelah perang Badar, peperangan pertama yang dilakukan kaum Muslimin, Surat Yaumul Furqan, yang memisahkan antara haq dan bathil, memisahkan zaman kaum muslimin dalam fase kelemahan dan kekuatan, padahal 313 orang kaum muslimin yang tidak siap melawan 1000 orang kaum musyrikin, padahal 1 orang pejuang berkuda dari kaum muslimin melawan 3000 pejuang berkuda dari kaum musyrikin. Ada paduan unsur materi dengan keimanan di dalamnya.
Surat At-Taubah menjadi surat yang diturunkan setelah peperangan, namun peperang yang terakhir. Surat ini mengingatkan manusia dari sifat nifaq dan pentingnya taubat sebagai puncak interaksi hamba dengan Allah.
Surat Yunus mengandung pokok iman kepada Qadha dan Qadar dan dorongan agar sentiasa mengokohkan kualitasnya dalam menjalan tugas menjaga bumi dan seisinya.
***
Surat Hud mengajarkan keseimbangan hidup bahwa sekeras apapun tekanan dalam menjalani tugas menjaga bumi jangan sampai hilang harapan, bertindak tanpa rencana, dan bahkan pasrah memihak musuh. Keseimbangan ini muncul karena kualitas istiqomah dalam kesabaran. Surat ini diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dalam kondisi tekanan berat dan mengandung kisah dakwah para Nabi sebelumnya dalam tekanan yang juga berat. ..... (to be continued)
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
AL-QUR'ΔN MENDORONG MANUSIA UNTUK MENJADI KHALIFAH SEJATI
Siang ini membersamai jamaah ibu-ibu di Bintaro yang luar biasa semangatnya dalam berinteraksi dengan Al-Qur'Δn.
Berikut sedikit di antara yang saya sampaikan bahwa seluruh makna dan kandungan Al-Qurβan dapat ditemukan dalam Surat al-Fatihah, sehingga menjadi pembuka sekaligus kunci dalam memahami seluruh rangkaian surat dalam Al-Qurβan al-Karim.
Surat Al-Baqarah adalah surat pertama yang diturunkan setelah hijrah. Surat ini menjelaskan seluruh aspek yang dibutuhkan seorang pemimpin untuk menjadi khalifah dan bertanggung jawab atas tegaknya kebaikan di muka bumi.
Surat Ali-βImran memiliki tema besar agar manusia dengan jiwa kepemimpinannya sentiasa menjaga keteguhan (ats-tsabat) dalam kebenaran dan ketaqwaan dalam menegakkan kebenaran di muka bumi di atas manhaj yang lurus.
Surat An-Nisa mengingatkan manusia agar dalam menjalankan fungsi kekhalifahannya, memprioritaskan tegaknya keadilan dan selalu berkasih sayang kepada orang-orang lemah. Pembiasaan menegakkan keadilan dan kasih sayang itu berawal kepada istrinya dan keluarganya, dan penghayatan kepada 42 dari asmaul husna yang mendorong kepada keadilan dan kasih sayang.
Surat Al-Maidah menjadi satu-satunya surat yang diawali dengan Ya ayyuhalladzina amanu, 16 dari 88 untaian seruan ini terdapat dalam surat ini. Di awali dengan perintah untuk menunaikan setiap akad yang telah disetujui beserta hukum halal haram di atas bumi, agar bumi sentiasa dijaga oleh orang-orang yang menghormati janji.
Surat Al-Anβam menjadi satu-satunya surat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw secara penuh hanya dalam waktu satu malam, dan menjadi surat pertama dalam rangkaian surat yang seluruh ayatnya diturunkan di kota Makkah setelah Al-Fatihah. Surat ini mengingatkan para khalifah di muka bumi untuk sentiasa mengokohkan kualitas tauhidnya, sehingga ayat penutup dari surat ini pun mengingatkan kembali fungsi manusia sebagai khalifah-khalifah di muka bumi, sehingga terangkai hingga ke Surat Al-Baqarah.
Surat Al-Aβraf menjadi surat pertama yang ditutup dengan ayat sajdah, 1 dari 15 ayat-ayat sajdah dalam Al-Qurβan. Surat ini mengingatkan para khalifah bahwa pertentangan antara kebenaran dan kebatilan, haq dan bathil, adalah sebuah keniscayaan, sujud adalah cara Allah Swt untuk menenangkan jiwa dan menjaga spirit perjuangan untuk teguh pada kebenaran.
Surat Al-Anfal menjadi surat kedua yang diturunkan secara penuh setelah Surat Al-Anβam, dan menjadi surat pertama yang diturunkan setelah perang Badar, peperangan pertama yang dilakukan kaum Muslimin, Surat Yaumul Furqan, yang memisahkan antara haq dan bathil, memisahkan zaman kaum muslimin dalam fase kelemahan dan kekuatan, padahal 313 orang kaum muslimin yang tidak siap melawan 1000 orang kaum musyrikin, padahal 1 orang pejuang berkuda dari kaum muslimin melawan 3000 pejuang berkuda dari kaum musyrikin. Ada paduan unsur materi dengan keimanan di dalamnya.
Surat At-Taubah menjadi surat yang diturunkan setelah peperangan, namun peperang yang terakhir. Surat ini mengingatkan manusia dari sifat nifaq dan pentingnya taubat sebagai puncak interaksi hamba dengan Allah.
Surat Yunus mengandung pokok iman kepada Qadha dan Qadar dan dorongan agar sentiasa mengokohkan kualitasnya dalam menjalan tugas menjaga bumi dan seisinya.
***
Surat Hud mengajarkan keseimbangan hidup bahwa sekeras apapun tekanan dalam menjalani tugas menjaga bumi jangan sampai hilang harapan, bertindak tanpa rencana, dan bahkan pasrah memihak musuh. Keseimbangan ini muncul karena kualitas istiqomah dalam kesabaran. Surat ini diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dalam kondisi tekanan berat dan mengandung kisah dakwah para Nabi sebelumnya dalam tekanan yang juga berat. ..... (to be continued)
Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Join Channel: t.me/supraha
#IslamIsBeautiful
Alhamdulillah, hari ini kembali bumi Allah bergetar dengan kembalinya seorang manusia ke jalan Islam melalui Grha Muallaf Bali. Kita doakan agar beliau tetap istiqomah dan semangat.
Alhamdulillah, hari ini kembali bumi Allah bergetar dengan kembalinya seorang manusia ke jalan Islam melalui Grha Muallaf Bali. Kita doakan agar beliau tetap istiqomah dan semangat.
#IslamIsBeautiful
Indah, mengharukan sekaligus keteladanan, melihat kedua ulama besar dunia ini saling menguatkan dalam cinta, namun mengapa sebagian 'murid'nya justru saling berjauhan?
Indah, mengharukan sekaligus keteladanan, melihat kedua ulama besar dunia ini saling menguatkan dalam cinta, namun mengapa sebagian 'murid'nya justru saling berjauhan?