Wido Supraha
4.02K subscribers
1.08K photos
159 videos
375 files
1.57K links
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
Download Telegram
🌺🌻🌹🌷 KAITAN MEMAHAMI ISTILAH DAN ALIRAN KERAS

PERTANYAAN:
📬 Afwan tadz mau nanya. Diatas kan diterangkan bahwa "munculnya aliran ekstrim, keras, terperangkap dengan banyak istilah.." Yg mau saya tanyakan. Aliran ekstrim yg seperti apa dan bagaimana menyikapi hal2 tsb jika memang ada disekitar kita? Jazakumullohu khoiro tadz

JAWABAN
🔓 Perangkap Istilah ini dampak ketika seseorang lupa bahwa terjemahan antar bahasa berdampak pada reduksi makna

📌 Beberapa kasus yang muncul terkait istilah misalkan pada konsep:
Islam tanpa Madzhab
Partai penyebab perpecahan, partai itu bahasa arabnya -Hizb
Setiap bid'ah itu sesat
Setiap yang memasrahkan diri pasti Muslim
Dst.

📌 Aliran keras dimaksudkan kepada aliran yang menutup diri dari keluasan dalam sebuah hal yang realitasnya luas. Membatasi murid dengan pembatasan dengan tujuan tertentu, mungkin tujuan kelompok, tujuan konspirasi, atau mungkin karena sekedar kejahilan

📌 Sikapilah dengan hikmah, ilmu (pelajaran yang baik) dan mendebat dengan cara terbaik. Inilah pedang Islam yang sesungguhnya, agar lahir Khairu Ummah karena ia bercirikan Generasi Rabbani, karena ia diarahkan agama kepada Wasathiyyah, hadir karena terbiasa berpikir adil sehingga mamu memutuskan kata untuk diungkapkan, langkah untuk dijalankan secar adil.
Wallāhu a'lam.

📚 Sumber || Al-Qur'an dan As-Sunnah
🗄 Telegram Channel: @supraha || #IslamIsBeautiful
🌏 supraha.com
🌕 FB: http://bit.ly/2i7oJR4
📡 Sebarkan dan raih pahala!
#DiskursusAgama
Berita ini menunjukkan bahwa Negeri Muslim lebih Toleran dibandingkan Negeri Yahudi. Namun sayangnya banyak di antara mereka yang lebih memilih berafiliasi dengan Yahudi dan mem-bully Muslim.
---------------------------------------------------------------------------------------
PARA RABBI DI ISRAEL NYATAKAN POHON NATAL HARAM ...
See: http://bit.ly/2i5hUm9
#IslamIsBeautiful
Islam itu Indah, namun sayangnya ditemukan sedikit dari kaum muslimin yang sibuk membully sesama Muslim bahkan ulamanya sendiri, tapi tidak pernah sekalipun berbicara keindahan Islam yang dianutnya, seakan ia asing dengan Islam.
------------------------------------------------------------------------------------
YUSRIL: WAJAR MUI KELUARKAN FATWA SOAL ATRIBUT NATAL
See: http://bit.ly/2hmGgYP
NABI PENUTUP DI BULAN PENUTUP, TIADA NABI SESUDAHNYA

Alhamdulillah kita berada di penghujung Bulan Rabi'ul Awwal, Bulan Kelahiran Nabi, Bulan Wafatnya Nabi, tapi juga Bulan yang dihiasi dengan kegemilangan umur Nabi ﷺ seperti Hijrah dan Ghazwah.

Alhamdulillah, Nabi ﷺ hadir untuk menjadi rahmat bagi alam, mendorong manusia mencintai Nabi Isa a.s., dan 123.998 nabi lainnya, agar dunia diisi penuh dengan Kasih dan Damai dalam semangat Ilmiah.

Dia menyebutkan bahwa nama dirinya selain Muhammad ﷺ adalah Al-'Aqib yang bermakna tidak ada lagi Nabi sesudahku.

Dia digelari Khotamunnabiyyin, penutup para Nabi, karena dia menutup rentang panjang diutusnya Nabi-nabi ke seluruh dunia.

Bersama ditutupnya Bulan Rabi'ul Awwal, bersama keimanan kita bahwa tiada lagi Nabi sesudahnya, mari kita memperbanyak istighfar memohon ampunannya, terlebih menjelang penutup Tahun Masehi, sudahkah kita buat rencana-rencana Kasih dan Damai untuk resolusi di 2017?

Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
#IslamIsBeautiful
SYAIKH YUSUF AL-MAKASSARI (1626-1699 M)
Ulama Nusantara ini adalah pemimpin jihad melawan Belanda, memimpin 4000 pasukan. Meski akhirnya beliau ditangkap dan diasingkan di Srilanka, namun justru di negara tersebut, dakwah Islam tumbuh subur dan menjadikan Warga Negara Indonesia ini sebagai rujukan ilmu.

Samuel Zwemer, tokoh Evangelis Belanda, mengkritik Petrus Kalden, Pendeta dari Gereja Belanda Tua Cape Town, yang dianggap gagal mengkristenkan Syaikh Yusuf.

Melihat perjuangan beliau, sudah sepantasnya bangsa Indonesia menggali kembali pemikiran-pemikiran beliau, untuk diwariskan kepada generasi Indonesia berikutnya agar memiliki semangat ilmu dan juang yang menyamai beliau.

Salam Ta'zhim,
Wido Supraha
Telegram Channel: @supraha
Sahabat. Saat ini saya sedang diskusi dengan seorang penganut Ahmadiyah. Saya akan coba share beberapa cara saya berdiskusi dengan beliau. Mohon doa agar mendapatkan kebaikan dan taubatnya beliau dari ajaran Mirza Ghulam Ahmad.
DIALOG ISLAM - AHMADIYAH 01

Ahmadiyah: "Salam pak Wido , nuwun sewu sekedar sharing , dan bukan untuk diperdebatkan namun mungkin untuk bahan diskusi , kata " Khatam " , artinya " ia mematerai , mencap , mensahkan atau mencetakkan pada benda itu , arti yang kedua " ia mencapai ujung benda itu atau menutupi benda itu , atau melindungi apa yang tertetra dalam tulisan dengan memberi tanda. ...... [dipotong terlalu panjang]"

Islam: "Bolehkah dishare rujukan kitab para ulama yang membahas tentang makna ini?"

Ahmadiyah: "In syaa ALLAH Pak Wido , dengan senang hati namun sambil merenungi makna Khataman Nabiyyin , yang terbaik adalah memohon petunjuk ALLAH SWT , untuk maknanya , karena ada Nabi atau tidak setelah Muhammad Rasulullah saw adalah Sunatullah / haq ALLAH SWT tidak ada campur tangan manusia didalamnya ., Salam

Islam: "Terima kasih Bapak, saya menanti kitab ulama salaf yang menjelaskan pengertian dimaksud ya Bapak."

Ahmadiyah: "In syaa ALLAH pak Wido , namun sekali lagi nuwun sewu , jangan pernah lelah untuk mohon Hidayah ALLAH SWT , untuk dapat memaknai dan memahami arti yang Haqiqi dari " Khataman Nabiyyin " melalui Sholat Istikharah . matur nuwun sanget atas perhatian pak Wido untuk Sharing yang penuh berkah ini , Salamun Qaulamir Rabbir Rahim."

Islam: " Insya ALlah Bapak, untuk terma-terma bahasa Arab, maka rujukan kita harus otoritatif, dan setelah kita mempelajarinya secara serius dan sungguh-sungguh, maka dapat kita maknai melalui shalat-shalat kita, terutama shalat tahajjud di 1/3 akhir malam. Nuwun sewu, saya menanti rujukan dari pencerahan Bapak sebelumnya terkait terma tersebut.

Ahmadiyah: "BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ARTI KHATAMAN NABIYYIIN
Allamah Ibnu Khaldun , menulis dalam kitabnya bahwa Ahli Tashawwuf mengartikan "Khataman Nabiyyiin " dengan " Nabi yang telah mendapat Kenabian yang Sempurna ". ( Muqaddimah , Fasal 52 ). [.... dipotong, dan rujukan lainnya cukup panjang]

Islam: Terima kasih Bapak, sudah sharing rujukan terkait kata khatam di atas, mudah-mudahan Bapak sudah membaca langsung dari kitabnya dan melihat konteks kalimat di atas secara utuh dalam terma pembahasannya sehingga dapat dibawa dalam perenungan dan penghayatan di shalat-shalat Tahajjud yang telah dilakukan.

Dalam hal ini saya melihat bahwa beberapa kutipan di atas menguatkan bahwa tidak ada Nabi lagi sesudah Nabi Saw.
Dalam metodologi belajar Islam saya kira kita sepakat bahwa mempelajari ayat Allah Swt., maka tahapannya adalah

1⃣ Belajar langsung dari ulama tafsir yang otoritatif tentang makna itu, dan melihat penggunaan kata 'khatam' pada khususnya dalam seluruh terma Al-Qur'an,

2⃣ Melihat penjelasan dari Nabi Muhammad ﷺ langsung tentang apa makna dan posisi dirinya dibandingkan para Nabi sesudahnya.

3⃣ Melihat penjelasan para ulama terkait pembahasan hal-hal yang belum secara tegas terdapat ada dua hal di atas.

Jika metode ini kita sepakati, maka kita dapat saling menguatkan dalam diskusi terkait bab yang sangat penting ini, yakni Iman kepada Nabi.

Kembali kepada kutipan di atas, saya barusan sempatkan melihat beberapa kutipan di maksud dalam kitabnya langsung, untuk hal pertama, saya akan sharing konteks nomor (2) kutipan Bapak di atas dalam penjelasan lengkap beliau, dalam teks setelah ini:

TERMA KHATAM MENURUT IBN KHALDUN

Terma khatam dalam makna sebagainya materai atau cap digunakan dalam fungsi pemerintahan atau kerajaan.Di masa Nabi ﷺ, setiap surat yang diterima raja Non-Arab wajib memiliki cap, maka Nabi membuat khatam dari perak dan diukir kalimat Muhammadun Rasulullah.

Terma khatam juga berarti alat yang diletakkan di jari. Penggunaan kata ini berarti memakai alat itu.

Terma khatam juga berarti akhir dan lengkap. Penggunaan kata ini misalkan jika:
📌 Al-Qur'an telah khatam artinya telah selesai dibaca
📌 Khatamunnabiyyin artinya akhir para nabi, periode Nabi sudah ditutup
📌 Khatamul amri artinya akhir pekerjaan, pekerjaan sudah berakhir

Terma khatam juga berarti tutup. Sesuatu telah ditutup dengan khatam. Proses memberi khatam bermakna akhir dan lengkap. Jika tulis
an sudah diberi khatam berarti tulisan itu telah benar dan sah, maka penulisan surat sudah selesai dan lengkap dengan diberinya khatam. Tanpa khatam surat tidak sah dan sempurna.

*

Demikian penjelasan Ibn Khaldun tentang makna khatam agar kita tidak salah memahaminya, dan dapat menggunakannya sesuai konteksinya. Dari penjelasan Ibn Khaldun di atas, secara tegas beliau mewasiatkan kepada kita untuk tidak salah memahami khatam terlebih makna khatam dalam khatamunnabiyyin.

Setelah kita pahami ayat di atas, mungkin dapat kita jadikan bagian dari perenungan mendalam kita dalam shalat-shalat malam kita, Bapak.

[Sesi 01 Selesai, karena ternyata antara kutipan Ibn Khaldun, dengan teks aslinya tidak sama, justru Ibn Khaldun dengan jelas menegaskan makna Khatamunnabiyyin sebagai Nabi Penutup dan bukan cincin, walhamdulillah]
Mohon bantu untuk disebarkan!

======================
Menyongsong semester baru untuk anak sekolah.

Tahukah Anda, bahwa Pemerintah sudah menyediakan lebih dari 2000 Buku Pelajaran Sekolah Gratis untuk tingkat K-12 (SD,SMP,SMA & SMK), baik untuk Kurikulum 2013, dan KTSP 2006.

Buku-buku ini bisa didownload dengan gratis di:
http://BukuSekolahDigital.com

Juga sudah tersedia Mobile App untuk membaca 2000 Buku Pelajaran tsb lewat Smartphone dan Tablet, tersedia dalam platform : IOS, Android & Windows.

Silakan download mobile app gratis dari :
http://BukuSekolahDigital.com/mobile

Sebarkan info ini kepada teman, kenalan, dan siapa saja yang membutuhkan buku-buku pelajaran yang sudah disediakan oleh Pemerintah Indonesia dengan gratis, agar seluruh siswa Indonesia bisa mendapatkan banyak ilmu dengan biaya yg minim, bahkan gratis.

Majulah Pendidikan Indonesia. ********************************
_Bismillāh,_
_Assalāmu 'alaikum warahmatullāhi wa barakātuh._

_Alhamdulillāh, washshalātu wassalāmu 'alā Rasulillāh, wa 'alā ālihi wa shahbihi wa man wālah, lā haula wa lā quwwata illā billāh_, wa ba'd.

_Ikhwani fi ad-Dīn rahīmanī wa rahīmakumullāh,_

Malam inibsaya akan share terkait *MEMAKNAI HIJRAH*.
📌 Hijrah berasal dari kata _hajarahu_, _yahjuruhu_, _hijran_, _hijrānan_, merupakan lawan kata dari _al-washal_ (tersambung) yang bermakna *MEMUTUSKAN*, *MENINGGALKAN*, *MENJAUHI*, dari sesuatu kepada sesuatu yang lain.

📌 Jika melihat penggunaan kata 'hijrah' di dalam Al-Qur'ān, kita mendapatkan penggunaan kata ini dalam pengertian:
1⃣ Perkataan keji/celaan
2⃣ Berpindah antar negeri demi agama
3⃣ Berpisah ranjang
4⃣ Meyendiri atau ber'uzlah
📌 Hijrah pada hakikatnya adalah memindahkan jasad dari sebuah negeri ke negeri yang lain untuk menjaga agama, seperti:
1⃣ Berpindah dari negeri Kafir dan penuh Peperangan kepada negeri Islami dan Kafir
2⃣ Berpindah dari negeri Zhalim menuju negeri 'Adil

📌 Namun, jika hijrah secara jasad ini tidak perlu dilakukan karena tidak ada sebabnya, maka bukan berarti hijrah tidak dilakukan, karena ada hal yang tidak kalah pentingnya, yakni hijrah jiwa sebagai nakhoda jasad.
📌 Hijrah fisik untuk menjaga agama adalah aktivitas orang-orang mulia seperti para Nabi dan Rasul.
1⃣ Nabi Ibrāhim a.s. misalkan berhijrah ke Syam 🚀 Mesir 🚀 Syam sampai menghijrahkan Isma'īl a.s. dan istrinya Hajar ke Makkah al-Mukarramah
2⃣ Nabi Luth a.s. misalkan berhijrah ke Syam
3⃣ Nabi Musa a.s. misalkan berhijrah dari Mesir ke Madyan 🚀 Mesir sampai menghijrahkan Bani Isrāīl dari Mesir ke Syam
4⃣ Hijrahnya Pemuda Mukmin Ashhāb al-Kahfi ke dalam Gua
5⃣ Tentu hijrahnya Nabi Muhammad ﷺ dan para sahabatnya ke Yatsrib pada fase hijrah ke-3
📌 Semangat hijrah tidak boleh pudar terlebih ketika Allah ﷻ memuji para pecinta hijrah dengan gelar-gelar mulia seperti:
1⃣ Sosok yang ikhlas, benar, penolong Allah dan Rasul-Nya
2⃣ Sosok yang Sabar dan Tawakkal
3⃣ Mujahid Nan Penuh Hara
4⃣ Sosok yang terdahulu dalam Iman dan Amal
5⃣ Sosok dengan Ketinggian Derajat dan Pemenang
6⃣ Sosok yang memiliki Iman yang Hakiki
📌 Semangat hijrah tidak boleh luntur terlebih ketika Allah ﷻ memberikan janji-Nya berupa:
1⃣ Keluasan Rizqi
2⃣ Terhapusnya Amal Buruk dan Terampuninya Kesalahan
3⃣ Ketinggian, Kedudukan, Derajat dan _Jannah_
4⃣ Kemenangan yang Besar dan Keridhan-Nya
📌 Semangat hijrah harus terus terpelihara terlebih ketika teringat ancaman ALlah ﷻ bagi mereka yang tidak melakukannya tanpa alasan yang dibenarkan syari'at (_udzur syar'i_):
1⃣ Tidak ada perlindungan dan pertolongan
2⃣ Buruknya tempat kembali