Malam ini berkesempatan silaturrahim ke Kantor Pusat Mathla'ul Anwar di simpang empat Pasar Rebo. Di samping kanan saya, KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc. (Ketua Umum), dan di sebelah kiri saya, H. Oke Setiadi, M.Sc. (Sekjend).
Ada yang tertarik menjadi kader kultural di Mathla'ul Anwar?
Untuk mempelajari sejarahnya, klik: https://web.facebook.com/wido.supraha/posts/10215485934074200
atau klik:
https://mathlaulanwar.or.id/sejarah/
Ada yang tertarik menjadi kader kultural di Mathla'ul Anwar?
Untuk mempelajari sejarahnya, klik: https://web.facebook.com/wido.supraha/posts/10215485934074200
atau klik:
https://mathlaulanwar.or.id/sejarah/
Facebook
Wido Supraha
Alhamdulillah, malam ini berkesempatan silaturrahim ke Kantor Pusat Ormas Islam Mathla'ul Anwar. Lokasinya ada di dekat perempatan Pasar Rebo, bagi sahabat yang hendak berkunjung. Sejarah...
*KUMPULAN VIDEO KAJIAN ILMIAH PENOLAKAN RUU P-KS*
1⃣ *Dr. Wido Supraha*
_Wakil Sekretaris Komisi Ukhuwah MUI Pusat_
🔸 *Video 1 Menit:*
_"8 Alasan Ilmiah Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual"_
Klik: https://www.instagram.com/p/Bt8QMfqFXpH/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=18wgr2qnzkdv3
🔸 *Video 30 Menit:*
_"Intisari Ilmiah Penolakan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual"_
Klik: https://youtu.be/y7Lpfy12aN0
2⃣ *Dr. Rida Hesti Ratnasari*
_Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat_
_"RUU P-KS Landasan Ideologis dan Konsekuensi Sosialnya"_
Klik: https://youtu.be/xNoYrAgXW14
3⃣ *Dr. Saiful Bahri*
_Komisi Seni Budaya MUI Pusat_
_"Kajian Antitesa RUU P-KS"_
Klik: https://youtu.be/2lGiLp2GyqQ
#AdabInsanMulia
#TolakRUUP-KS
#SerasiBukanSetara
#WaspadaiFeminisRadikal
#IlmiahTanpaHoax
1⃣ *Dr. Wido Supraha*
_Wakil Sekretaris Komisi Ukhuwah MUI Pusat_
🔸 *Video 1 Menit:*
_"8 Alasan Ilmiah Tolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual"_
Klik: https://www.instagram.com/p/Bt8QMfqFXpH/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=18wgr2qnzkdv3
🔸 *Video 30 Menit:*
_"Intisari Ilmiah Penolakan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual"_
Klik: https://youtu.be/y7Lpfy12aN0
2⃣ *Dr. Rida Hesti Ratnasari*
_Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Pusat_
_"RUU P-KS Landasan Ideologis dan Konsekuensi Sosialnya"_
Klik: https://youtu.be/xNoYrAgXW14
3⃣ *Dr. Saiful Bahri*
_Komisi Seni Budaya MUI Pusat_
_"Kajian Antitesa RUU P-KS"_
Klik: https://youtu.be/2lGiLp2GyqQ
#AdabInsanMulia
#TolakRUUP-KS
#SerasiBukanSetara
#WaspadaiFeminisRadikal
#IlmiahTanpaHoax
KITA BUKAN MEREKA
Kita hadir dengan akhlak terbaik, termasuk kepada musuh agama yang berhasil kita kalahkan. Kita hadir bukan untuk melahirkan permusuhan, tapi cinta. Namun musuh yang datang, pantang kita berlari darinya. Salahuddin adalah satu contoh panutan dalam mengelola kemenangan, agar Islam sentiasa menjadi rahmatan lil 'alamin. Inilah beda kita dengan mereka.
@supraha
Kita hadir dengan akhlak terbaik, termasuk kepada musuh agama yang berhasil kita kalahkan. Kita hadir bukan untuk melahirkan permusuhan, tapi cinta. Namun musuh yang datang, pantang kita berlari darinya. Salahuddin adalah satu contoh panutan dalam mengelola kemenangan, agar Islam sentiasa menjadi rahmatan lil 'alamin. Inilah beda kita dengan mereka.
@supraha
Wido Supraha - Tolak RUU P-KS 02.mp3
14.5 MB
Sigap dan cekatannya para aktivis Feminis Radikal menggolkan RUU P-KS membuat para khatib wajib mencerahkan umat tentang bahayanya RUU ini bagi Keluarga Indonesia ke depan. Berikut ini materi yang kami sampaikan hari ini.
📆 Kamis, 16 Jumadil Akhir 1440H / 21 Februari 2019
📚 KELUARGA MUSLIM
📝 Pemateri: Dr. Wido Supraha (@supraha)
_Departemen Dakwah PUI Pusat_
📋 Refleksi Bagi Kami yang Masih Punya Anak Dalam Masa Pertumbuhan
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
1⃣ Shalat Itu Kebutuhanmu Nak
Dalam perspektif kami yang masih punya anak di masa pertumbuhan, terkadang, dengan aktifitas anak di sekolah yang tinggi, sering kita kasihan untuk mengajaknya ke Masjid.
"Kasihan, anak saya sudah lelah seharian di Sekolah. Biarlah dia shalat Subuh dan Isya di rumah. Toh dia belum berkeluarga."
Namun, berawal dari kita coba ubah persepsi bahwa manusia jika terus terbiasa bergerak sesuai arahan Rabbani, ia akan sehat dan kuat, lahirlah ide-ide baru, sehingga shalat di Masjid menjadi menarik bagi generasi muda.
"Ayo nak, bareng Bapak ke Masjid. Karena ini kunci kebaikanmu di dunia dan akhirat. Kamu akan jadi imam berkualitas bagi keluargamu kelak berawal bersama kebiasaan dan kesungguhanmu dalam menjaga shalat di Masjid."
2⃣ Jilbab Itu Pakaianmu Nak
Dulu mungkin kita sering berkeyakinan,
"Ndak apa-apa anakku tidak pakai jilbab, yang penting hatinya berjilbab, yang penting shalatnya rajin, yang penting kalau ke sekolah dia pakai jilbab."
Namun, kita segera tersadar, bahwa mencintai jilbab tidaklah instan, menghayati jilbab sebagai pakaian tidaklah tiba-tiba.
"Anakku tercinta, cintailah jilbab, itulah bagian dari pakaian takwamu di dunia, kebiasaan yang akan membawamu bertemu istri-istri Nabi dan shahabiyah, adab yang akan menjadikanmu makhluk mulia di dunia dan akhirat. Bantulah Ayah agar tidak dihisab-Nya dengan mulai mencintai Jilbab, setiap kali engkau keluar rumah."
3⃣ Kepemimpinan Itu Tugasmu Kelak Nak
Dulu kita berpikir,
"Tidak apa-apa dia menjadi buruh Non-Muslim, biarkanlah dia lebih sering bermain dengan Non-Muslim, biasa saja dia senang menyendiri dan tidak mau berorganisasi."
Namun kita segera tersadar bahwa memiliki jiwa kepemimpinan tidaklah instan, ia membutuhkan pembiasaan dan dorongan aktif selain selalu mendapatkan asupan kisah-kisah pemimpin Islam. Hingga kini kita siap berkata:
"Anakku tersayang, engkau dilahirkan untuk berjiwa khalifah. Engkau punya tugas besar menjadi guru peradaban. Bangunlah bisnismu sendiri, selalulah dekat dengan teman-temanmu yang shalih dengan tetap menjaga hubungan baik dengan Non-Muslim, aktiflah terlibat dalam aktifitas sosial keislaman agar engkau belajar bagaimana nikmatnya memimpin atau dipimpin dalam satu kerja besar mencari ridha Allah."
Wallahu a'lam bish showab
Join Channel: t.me/supraha
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Sebarkan! Raih Pahala
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃
Dipersembahkan oleh: manis.id
📱 Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
💰Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
📚 KELUARGA MUSLIM
📝 Pemateri: Dr. Wido Supraha (@supraha)
_Departemen Dakwah PUI Pusat_
📋 Refleksi Bagi Kami yang Masih Punya Anak Dalam Masa Pertumbuhan
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
1⃣ Shalat Itu Kebutuhanmu Nak
Dalam perspektif kami yang masih punya anak di masa pertumbuhan, terkadang, dengan aktifitas anak di sekolah yang tinggi, sering kita kasihan untuk mengajaknya ke Masjid.
"Kasihan, anak saya sudah lelah seharian di Sekolah. Biarlah dia shalat Subuh dan Isya di rumah. Toh dia belum berkeluarga."
Namun, berawal dari kita coba ubah persepsi bahwa manusia jika terus terbiasa bergerak sesuai arahan Rabbani, ia akan sehat dan kuat, lahirlah ide-ide baru, sehingga shalat di Masjid menjadi menarik bagi generasi muda.
"Ayo nak, bareng Bapak ke Masjid. Karena ini kunci kebaikanmu di dunia dan akhirat. Kamu akan jadi imam berkualitas bagi keluargamu kelak berawal bersama kebiasaan dan kesungguhanmu dalam menjaga shalat di Masjid."
2⃣ Jilbab Itu Pakaianmu Nak
Dulu mungkin kita sering berkeyakinan,
"Ndak apa-apa anakku tidak pakai jilbab, yang penting hatinya berjilbab, yang penting shalatnya rajin, yang penting kalau ke sekolah dia pakai jilbab."
Namun, kita segera tersadar, bahwa mencintai jilbab tidaklah instan, menghayati jilbab sebagai pakaian tidaklah tiba-tiba.
"Anakku tercinta, cintailah jilbab, itulah bagian dari pakaian takwamu di dunia, kebiasaan yang akan membawamu bertemu istri-istri Nabi dan shahabiyah, adab yang akan menjadikanmu makhluk mulia di dunia dan akhirat. Bantulah Ayah agar tidak dihisab-Nya dengan mulai mencintai Jilbab, setiap kali engkau keluar rumah."
3⃣ Kepemimpinan Itu Tugasmu Kelak Nak
Dulu kita berpikir,
"Tidak apa-apa dia menjadi buruh Non-Muslim, biarkanlah dia lebih sering bermain dengan Non-Muslim, biasa saja dia senang menyendiri dan tidak mau berorganisasi."
Namun kita segera tersadar bahwa memiliki jiwa kepemimpinan tidaklah instan, ia membutuhkan pembiasaan dan dorongan aktif selain selalu mendapatkan asupan kisah-kisah pemimpin Islam. Hingga kini kita siap berkata:
"Anakku tersayang, engkau dilahirkan untuk berjiwa khalifah. Engkau punya tugas besar menjadi guru peradaban. Bangunlah bisnismu sendiri, selalulah dekat dengan teman-temanmu yang shalih dengan tetap menjaga hubungan baik dengan Non-Muslim, aktiflah terlibat dalam aktifitas sosial keislaman agar engkau belajar bagaimana nikmatnya memimpin atau dipimpin dalam satu kerja besar mencari ridha Allah."
Wallahu a'lam bish showab
Join Channel: t.me/supraha
🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁
Sebarkan! Raih Pahala
🍃🍃🌺🍃🍃🌺🍃🍃
Dipersembahkan oleh: manis.id
📱 Info & pendaftaran member: bit.ly/mediamanis
💰Donasi Dakwah, Multi Media dan Pembinaan Dhuafa
a.n Yayasan MANIS,
No Rek BSM 7113816637
Info lebih lanjut: bit.ly/donasidakwahmanis
Telegram
Wido Supraha
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
https://youtu.be/UIO3qxqtffk
*DAMAI INDONESIAKU*
Insyā Allāh pukul 1 siang ini dijadwalkan di acara TVOne. Mohon do'a agar lisan mudah menyampaikan apa-apa yang melahirkan kedamaian jiwa, motivasi, persatuan dan kekuatan umat, khususnya kesepahaman untuk memuliakan wanita dan menolak RUU P-KS.
@supraha
*DAMAI INDONESIAKU*
Insyā Allāh pukul 1 siang ini dijadwalkan di acara TVOne. Mohon do'a agar lisan mudah menyampaikan apa-apa yang melahirkan kedamaian jiwa, motivasi, persatuan dan kekuatan umat, khususnya kesepahaman untuk memuliakan wanita dan menolak RUU P-KS.
@supraha
YouTube
Live Streaming tvOne 24 Jam
Saksikan program berita & olahraga terkini hanya di tvOne, stasiun televisi berita & olahraga nomor satu di Indonesia. SUBSCRIBE: https://goo.gl/Ugi4aE INSTA...
Wido Supraha - Wanita Islam dan Barat 01.mp3
16.6 MB
https://t.me/supraha/1594
Berikut materi yang kami sampaikan sebagai pengantar keserasian wanita dan pria dalam kesetaraan menuju Allāh.
Wido Supraha
instagram.com/supraha
Berikut materi yang kami sampaikan sebagai pengantar keserasian wanita dan pria dalam kesetaraan menuju Allāh.
Wido Supraha
instagram.com/supraha
https://youtu.be/caGG4QaSwaw
Berikut ini rekaman dari diskusi kami di acara Apa Kabar Malam Indonesia TVOne, bertemakan seputar 'Diksi Kafir dalam Islam', Ahad, 03 Maret 2019, pukul 19.00 WIB.
Semoga bermanfa'at untuk menguatkan umat terhadap diksi 'kafir', dan terima kasih untuk _share_ ke komunitas sahabat.
@supraha
instagram.com/supraha
Berikut ini rekaman dari diskusi kami di acara Apa Kabar Malam Indonesia TVOne, bertemakan seputar 'Diksi Kafir dalam Islam', Ahad, 03 Maret 2019, pukul 19.00 WIB.
Semoga bermanfa'at untuk menguatkan umat terhadap diksi 'kafir', dan terima kasih untuk _share_ ke komunitas sahabat.
@supraha
instagram.com/supraha
YouTube
[Apa Kabar Malam Indonesia TVOne] Dr. Wido Supraha - Diksi Kafir dalam Islam
[Apa Kabar Malam Indonesia TVOne] Dr. Wido Supraha - Diksi Kafir dalam Islam
Senin, 03 Maret 2019
Senin, 03 Maret 2019
*DIBUKA KELAS TADABBUR ONLINE*
Sahabat semua, dari beberapa lama mengisi kajian Tadabbur Al-Qur'an ini, saya berinisiatif membuat Kelas Tadabbur Online Gratis. Silahkan yang tertarik bergabung dapat install: *Google Classroom*, dan masuk ke Room Code: ojm91z.
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
Sahabat semua, dari beberapa lama mengisi kajian Tadabbur Al-Qur'an ini, saya berinisiatif membuat Kelas Tadabbur Online Gratis. Silahkan yang tertarik bergabung dapat install: *Google Classroom*, dan masuk ke Room Code: ojm91z.
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
https://www.instagram.com/p/BuqA8XolctE/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=19n8tpqqwdveh
JILBAB DI EROPA 100 TAHUN YANG LALU
Vanessa Toulmin, seorang Sejarawan Barat, menyatakan bahwa Barat telah kehilangan budaya asalnya, dimana semua rambut wanita di masa itu tertutup. 100 tahun yang lalu, wanita tidak bisa berjalan-jalan di Lancashire dengan rambut terbuka.
Dalam dokumentasi rekaman tahun 1901, video dokumenter Edwardian Britain in Colour yang ditayangkan channel My5 Inggris, terlihat sejumlah wanita di bagian Inggris Utara di tahun 1901 mengenakan jilbab.
Wanita pekerja di pabrik Alfred Butterworth di Manchester.
Sampai titik ini, mulai terlihat kesamaan antara budaya di awal abad 20 antara di Inggris dan setidaknya di sebagian wilayah di Indonesia, dimana tampak jilbab yang rapih dan rapat menutupi dada mereka.
Masya Allah, Tabarakallah.
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
JILBAB DI EROPA 100 TAHUN YANG LALU
Vanessa Toulmin, seorang Sejarawan Barat, menyatakan bahwa Barat telah kehilangan budaya asalnya, dimana semua rambut wanita di masa itu tertutup. 100 tahun yang lalu, wanita tidak bisa berjalan-jalan di Lancashire dengan rambut terbuka.
Dalam dokumentasi rekaman tahun 1901, video dokumenter Edwardian Britain in Colour yang ditayangkan channel My5 Inggris, terlihat sejumlah wanita di bagian Inggris Utara di tahun 1901 mengenakan jilbab.
Wanita pekerja di pabrik Alfred Butterworth di Manchester.
Sampai titik ini, mulai terlihat kesamaan antara budaya di awal abad 20 antara di Inggris dan setidaknya di sebagian wilayah di Indonesia, dimana tampak jilbab yang rapih dan rapat menutupi dada mereka.
Masya Allah, Tabarakallah.
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
Instagram
Wido Supraha | د. ويدو سوبراها
JILBAB DI EROPA 100 TAHUN YANG LALU Vanessa Toulmin, seorang Sejarawan Barat, menyatakan bahwa Barat telah kehilangan budaya asalnya, dimana semua rambut wanita di masa itu tertutup. 100 tahun yang lalu, wanita tidak bisa berjalan-jalan di Lancashire dengan…
Piagam Madinah adalah piagam pertama yang mengatur urusan berbangsa dan bernegara. Sebelumnya ada Hammurabi-nya Nebukadnezar, namun tidak sampai pada urusan keberagamaan. Dalam piagam ini, diatur tidak saja urusan internal umat Islam yang beriman, namun juga dengan orang-orang kafir di masa itu (Lihat: Pasal 14).
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
***
صحيفة المدينة
(Piagam Madinah)
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang
هذا كتاب من محمد النبي صلىی الله عليه وسلم بين المؤمنين والمسلمين من قريش ويثرب ومن تبعهم فلحق بهم وجاهد معهم.
Ini adalah piagam dari Muhammad Rasūlullāh ﷺ, di kalangan mukminin dan muslimin (yang berasal dari) Quraisy dan Yatsrib (Madinah), dan yang mengikuti mereka, menggabungkan diri dan berjuang bersama mereka
١. انهم امة واحدة من دون الناس.
Pasal 1 Sesungguhnya mereka satu umat, lain dari (komunitas) manusia lain
٢. المهاجرون من قر يش على ربعتهم يتعاقلون بينهم اخذالدية واعطائها وهم يفدون عانيهم بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 2 Kaum muhajirin dari Quraisy sesuai keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka dan mereka membayar tebusan tawanan dengan cara baik dan adil di antara mukminin
٣. وبنوعوف على ربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 3 Banu Auf sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٤. وبنوساعدة علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 4 Banu Sa’idah sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٥. وبنو الحرث على ربعتهم يتعاقلون الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 5 Banu Al-Hars sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٦. وبنوجشم علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 6 Banu Jusyam sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٧. وبنو النجار علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 7 Banu An-Najjar sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٨. وبنو عمرو بن عوف علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 8 Banu ‘Amr bin ‘Awf sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٩. وبنو النبيت علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 9 Banu Al-Nabit sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
١٠. وبنو الاوس علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 10 Banu Al-‘Aws sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
١١. وان المؤمنين لايتركون مفرجا بينهم ان يعطوه بالمعروف فى فداء اوعقل.
Pasal 11 Sesungguhnya mukminin tidak boleh membiarkan orang yang berat menanggung utang di antara mereka tetapi membantunya dengan baik dalam poembayaran tebusan atau diat
١٢. ولا يحالـف مؤمن مولى مؤمن دونه.
Pasal 12 Seorang mukmin tidak diperbolehkan membuat persekutuan dengan sekutu mukmin lainnya tanpa persetujuan dari padanya
١٣. وان المؤمنين الم
Wido Supraha
@supraha
instagram.com/supraha
***
صحيفة المدينة
(Piagam Madinah)
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang
هذا كتاب من محمد النبي صلىی الله عليه وسلم بين المؤمنين والمسلمين من قريش ويثرب ومن تبعهم فلحق بهم وجاهد معهم.
Ini adalah piagam dari Muhammad Rasūlullāh ﷺ, di kalangan mukminin dan muslimin (yang berasal dari) Quraisy dan Yatsrib (Madinah), dan yang mengikuti mereka, menggabungkan diri dan berjuang bersama mereka
١. انهم امة واحدة من دون الناس.
Pasal 1 Sesungguhnya mereka satu umat, lain dari (komunitas) manusia lain
٢. المهاجرون من قر يش على ربعتهم يتعاقلون بينهم اخذالدية واعطائها وهم يفدون عانيهم بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 2 Kaum muhajirin dari Quraisy sesuai keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka dan mereka membayar tebusan tawanan dengan cara baik dan adil di antara mukminin
٣. وبنوعوف على ربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 3 Banu Auf sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٤. وبنوساعدة علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 4 Banu Sa’idah sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٥. وبنو الحرث على ربعتهم يتعاقلون الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 5 Banu Al-Hars sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٦. وبنوجشم علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 6 Banu Jusyam sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٧. وبنو النجار علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 7 Banu An-Najjar sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٨. وبنو عمرو بن عوف علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 8 Banu ‘Amr bin ‘Awf sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
٩. وبنو النبيت علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 9 Banu Al-Nabit sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
١٠. وبنو الاوس علىربعتهم يتعاقلون معاقلهم الاولى وكل طائفة منهم تفدى عانيها بالمعروف والقسط بين المؤمنين
Pasal 10 Banu Al-‘Aws sesuai dengan keadaan (kebiasaan) mereka bahu membahu membayar diat di antara mereka seperti semula, dan setiap suku membayar tebusan tawanan dengan baik dan adil di antara mukminin
١١. وان المؤمنين لايتركون مفرجا بينهم ان يعطوه بالمعروف فى فداء اوعقل.
Pasal 11 Sesungguhnya mukminin tidak boleh membiarkan orang yang berat menanggung utang di antara mereka tetapi membantunya dengan baik dalam poembayaran tebusan atau diat
١٢. ولا يحالـف مؤمن مولى مؤمن دونه.
Pasal 12 Seorang mukmin tidak diperbolehkan membuat persekutuan dengan sekutu mukmin lainnya tanpa persetujuan dari padanya
١٣. وان المؤمنين الم
تقين على من بغى منهم او ابتغى د سيعة ظلم اة اثم اوعدوان او فساد بين المؤمنين وان ايديهم عليه جميعا ولو كان ولد احدهم.
Pasal 13 Orang-orang mukmin yang taqwa harus menentang orangyang di antara mereka mencari atau menuntut sesuatu secara zalim , jahat, melakukan permusuhan atau kerusakan di kalangan mukminin. Kekuatan mereka bersatu dalam menentangnya, sekalipun ia anak dari salah seorang di antara mereka
١٤. ولا يقتل مؤمن مؤمنا فى كافر ولا ينصر كافرا على مؤمن.
*Pasal 14 Seorang mukmin tidak boleh membunuh orang beriman lainnya lantaran membunuh orang kafir. Tidak boleh pula orang beriman membantu orang kafir untuk (membunuh) orang beriman*
١٥. وان ذمة الله واحدة يحيد عليهم اد ناهم وان المؤمنين يعضهم موالي بعض دون الناس.
Pasal 15 Jaminan Allah satu. Jaminan (perlindungan) diberikan oleh mereka yang dekat. Sesungguhnya mukminin itu saling membantu, tidak bergantung kepada golongan lain
١٦. وانه من تبعنا من يهود فان له النصر والاسوة غير مظلومين ولا متناصر عليهم.
Pasal 16 Sesungguhnya orang Yahudi yang mengikuti kita berhak atas pertolongan dan santunan, sepanjang (mukminin) tidak terzalimi dan ditentang olehnya
١٧. وان سلم المؤمنين واحدة لا يسالم مؤمن دون مؤمن في قتال في سبيل الله الا على سواء وعدل بينهم.
Pasal 17 Perdamaian mukminin adalah satu. Seorang mukmin tidak boleh membuat perdamaian tanpa ikut serta mukmin lainnya di dalam suatu peperangan di jalan Allah, kecuali atas dasar kesamaan dan keadilan di antara mereka
١٨. وان كل غازية غزت معنا يعقب بعضها بعضا.
Pasal 18 Setiap pasukan yang berperang bersama kita harus bahu membahu satu sama lain
١٩. وان المؤمنين يبئ بعضهم على بعض بـمانال دماءهم فىسبيل الله وان المؤمنين والمتقين على احسن هدى واقومه.
Pasal 19 Orang-orang mukmin itu membalas pembunuh mukmin lainnya dalam peperangan di jalan Allah. Orang-orang beriman dan bertakwa berada pada petunjuk yang terbaik dan lurus
٢٠. وانه لايجير مشرك مالا لقر يش ولانفسا ولايحول دونه على مؤمن.
Pasal 20 Orang musyrik (Yatsrib) dilarang melindungi harta dan jiwa orang (musyrik) Quraisy, dan tidak boleh bercampur tangan melawan orang beriman
٢١. وانه من اعتبط مؤمنا قتلا عن بينة فانه قودبه الا ان يرضى ولي المقتول وان المؤمنين عليه كافة ولايحل لهم الاقيام عليه.
Pasal 21 Barang siapa yang membunuh orang beriman dan cukup bukti atas perbuatannya, harus dihukum bunuh, kecuali wali terbunuh rela (menerima diat). Segenap orang beriman harus bersatu dalam menghukumnya
٢. وانه لا يحل لمؤمن أقر بما فى هذه الصحيفة وآمن بالله واليوم الآخر ان ينصر محدثا ولا يـؤوية وانه من نصره او آواه فان عليه لعنة الله وغضبه يوم القيامة ولايـؤخذ منه صرف ولاعدل.
Pasal 22 Tidak dibenarkan orang mukmin yang mengakui piagam ini, percaya pada Allah dan Hari Akhir, untuk membantu pembunuh dan memberi tempat kediaman kepadanya. Siapa yang memberi bantuan dan menyediakan tempat tinggal bagi pelanggar itu, akan mendapat kutukan dari Allah pada hari kiamat, dan tidak diterima dari padanya penyesalan dan tebusan
٢٣. وانكم مهما اختلفتم فيه من شيئ فان مرده الى الله عزوجل والى محمد صلى الله عليه وسلم
Pasal 23 Apabila kamu berselisih tentang sesuatu, penyelesaiannya menurut (ketentuan) Allah Azza Wa Jalla dan (keputusan) Muhammad ﷺ
٢٤. وان اليهود ينفقون مع المؤمنين ماد اموا محاربين
Pasal 24 Kaum Yahudi memikul biaya bersama mukminin selama dalam peperangan
٢٥. وان يهود بني عوف امة مع المؤمنين لليهود دينهم وللمسلمين دينهم مواليهم وانفسهم الا من ظلم واثم فانه لا يـوتخ الا نفسه واهل بيته.
Pasal 25 Kaum Yahudi dari Bani ‘Awf adalah satu umat dengan mukminin. Bagi kaum Yahudi agama mereka, dan bagi kaum muslimin agama mereka. Juga (kebebasan ini berlaku) bagi sekutu-sekutu dan diri mereka sendiri, kecuali bagi yang zalim dan jahat. Hal demikian akan merusak diri dan keluarga
٢٦. وان ليهود بنى النجار مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 26 Kaum Yahudi Banu Najjar diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٧. وان ليهود بنى الحرث مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 27 Kaum Yahudi Banu Hars diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٨. وان ليهود بنى ساعدة مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 28 Kaum Yahudi Banu Sa’idah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٩. وان ليهود بنى جشم مثل ماليهود بنى عو
Pasal 13 Orang-orang mukmin yang taqwa harus menentang orangyang di antara mereka mencari atau menuntut sesuatu secara zalim , jahat, melakukan permusuhan atau kerusakan di kalangan mukminin. Kekuatan mereka bersatu dalam menentangnya, sekalipun ia anak dari salah seorang di antara mereka
١٤. ولا يقتل مؤمن مؤمنا فى كافر ولا ينصر كافرا على مؤمن.
*Pasal 14 Seorang mukmin tidak boleh membunuh orang beriman lainnya lantaran membunuh orang kafir. Tidak boleh pula orang beriman membantu orang kafir untuk (membunuh) orang beriman*
١٥. وان ذمة الله واحدة يحيد عليهم اد ناهم وان المؤمنين يعضهم موالي بعض دون الناس.
Pasal 15 Jaminan Allah satu. Jaminan (perlindungan) diberikan oleh mereka yang dekat. Sesungguhnya mukminin itu saling membantu, tidak bergantung kepada golongan lain
١٦. وانه من تبعنا من يهود فان له النصر والاسوة غير مظلومين ولا متناصر عليهم.
Pasal 16 Sesungguhnya orang Yahudi yang mengikuti kita berhak atas pertolongan dan santunan, sepanjang (mukminin) tidak terzalimi dan ditentang olehnya
١٧. وان سلم المؤمنين واحدة لا يسالم مؤمن دون مؤمن في قتال في سبيل الله الا على سواء وعدل بينهم.
Pasal 17 Perdamaian mukminin adalah satu. Seorang mukmin tidak boleh membuat perdamaian tanpa ikut serta mukmin lainnya di dalam suatu peperangan di jalan Allah, kecuali atas dasar kesamaan dan keadilan di antara mereka
١٨. وان كل غازية غزت معنا يعقب بعضها بعضا.
Pasal 18 Setiap pasukan yang berperang bersama kita harus bahu membahu satu sama lain
١٩. وان المؤمنين يبئ بعضهم على بعض بـمانال دماءهم فىسبيل الله وان المؤمنين والمتقين على احسن هدى واقومه.
Pasal 19 Orang-orang mukmin itu membalas pembunuh mukmin lainnya dalam peperangan di jalan Allah. Orang-orang beriman dan bertakwa berada pada petunjuk yang terbaik dan lurus
٢٠. وانه لايجير مشرك مالا لقر يش ولانفسا ولايحول دونه على مؤمن.
Pasal 20 Orang musyrik (Yatsrib) dilarang melindungi harta dan jiwa orang (musyrik) Quraisy, dan tidak boleh bercampur tangan melawan orang beriman
٢١. وانه من اعتبط مؤمنا قتلا عن بينة فانه قودبه الا ان يرضى ولي المقتول وان المؤمنين عليه كافة ولايحل لهم الاقيام عليه.
Pasal 21 Barang siapa yang membunuh orang beriman dan cukup bukti atas perbuatannya, harus dihukum bunuh, kecuali wali terbunuh rela (menerima diat). Segenap orang beriman harus bersatu dalam menghukumnya
٢. وانه لا يحل لمؤمن أقر بما فى هذه الصحيفة وآمن بالله واليوم الآخر ان ينصر محدثا ولا يـؤوية وانه من نصره او آواه فان عليه لعنة الله وغضبه يوم القيامة ولايـؤخذ منه صرف ولاعدل.
Pasal 22 Tidak dibenarkan orang mukmin yang mengakui piagam ini, percaya pada Allah dan Hari Akhir, untuk membantu pembunuh dan memberi tempat kediaman kepadanya. Siapa yang memberi bantuan dan menyediakan tempat tinggal bagi pelanggar itu, akan mendapat kutukan dari Allah pada hari kiamat, dan tidak diterima dari padanya penyesalan dan tebusan
٢٣. وانكم مهما اختلفتم فيه من شيئ فان مرده الى الله عزوجل والى محمد صلى الله عليه وسلم
Pasal 23 Apabila kamu berselisih tentang sesuatu, penyelesaiannya menurut (ketentuan) Allah Azza Wa Jalla dan (keputusan) Muhammad ﷺ
٢٤. وان اليهود ينفقون مع المؤمنين ماد اموا محاربين
Pasal 24 Kaum Yahudi memikul biaya bersama mukminin selama dalam peperangan
٢٥. وان يهود بني عوف امة مع المؤمنين لليهود دينهم وللمسلمين دينهم مواليهم وانفسهم الا من ظلم واثم فانه لا يـوتخ الا نفسه واهل بيته.
Pasal 25 Kaum Yahudi dari Bani ‘Awf adalah satu umat dengan mukminin. Bagi kaum Yahudi agama mereka, dan bagi kaum muslimin agama mereka. Juga (kebebasan ini berlaku) bagi sekutu-sekutu dan diri mereka sendiri, kecuali bagi yang zalim dan jahat. Hal demikian akan merusak diri dan keluarga
٢٦. وان ليهود بنى النجار مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 26 Kaum Yahudi Banu Najjar diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٧. وان ليهود بنى الحرث مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 27 Kaum Yahudi Banu Hars diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٨. وان ليهود بنى ساعدة مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 28 Kaum Yahudi Banu Sa’idah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٢٩. وان ليهود بنى جشم مثل ماليهود بنى عو
ف
Pasal 29 Kaum Yahudi Banu Jusyam diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٠. وان ليهود بنى الاوس مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 30 Kaum Yahudi Banu Al-‘Aws diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣١. وان ليهود بنى ثعلبة مثل ماليهود بنى عوف الامن ظلم واثم فانه لا يوتخ الانفسه واهل بيته.
Pasal 31 Kaum Yahudi Banu Sa’labah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٢. وان جفنه بطن ثعلبه كأ نفسهم
Pasal 32 Kaum Yahudi Banu Jafnah dari Sa’labah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٣. وان لبنى الشطيبة مثل ماليهود بنى عوف وان البر دون الاثم
Pasal 33 Kaum Yahudi Banu Syutaibah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٤. وان موالي ثعلبه كأنفسهم
Pasal 34 Sekutu-sekutu Sa’labah diperlakukan sama seperti mereka (Banu Sa’labah)
٣٥. وان بطانة يهود كأنفسهم
Pasal 35 Kerabat Yahudi (di luar kota Madinah) sama seperti mereka (Yahudi)
٣٦. وانه لا يخرج احدمنهم الا باذن محمد صلىالله عليه وسلم وانه لا ينحجرعلى ثار جرح وانه من فتك فبنفسه فتك واهل بيته الا من ظلم وان الله على ابرهذا.
Pasal 36 Tidak seorang pun dibenarkan (untuk berperang), kecuali seizin Muhammad ﷺ. Ia tidak boleh dihalangi (menuntut pembalasan) luka (yang dibuat orang lain). Siapa berbuat jahat (membunuh), maka balasan kejahatan itu akan menimpa diri dan keluarganya, kecuali ia teraniaya. Sesunggunya Allah sangat membenarkan ketentuan ini
٣٧. وان على اليهود نفقتهم وعلى المسلمين نفقتهم وان بينهم النصرعلى من حارب اهل هذه الصحيفة وان بينهم النصح والنصيحة والبر دون الاثم وانه لم يأثم امرؤ بـحليفه وان النصر للمظلوم.
Pasal 37 Bagi kaum Yahudi ada kewajiban biaya dan bagi kaum muslimin ada kewajiban biaya. Mereka (Yahudi dan muslimin) bantu membantu dalam menghadapi musuh piagam ini. Mereka saling memberi saran dan nasihat. Memenuhi janji lawan dari khianat. Seseorang tidak menanggung hukuman akibat (kesalahan) sekutunya. Pembelaan diberikan kepada pihak yang teraniaya
٣٨. وان اليهود ينفقون مع المؤمنين مادا موا محاربين.
Pasal 38 Kaum Yahudi memikul bersama mukiminin selama dalam peperangan
٣٩. وان يثرب حرام جوفهالاهل هذه الصحيفة.
Pasal 39 Sesungguhnya Yatsrib itu tanahnya haram (suci) bagi warga piagam ini
٤٠. وان الجار كالنفس غير مضار ولااثم.
Pasal 40 Orang yang mendapat jaminan (diperlakukan) seperti diri penjamin, sepanjang tidak bertindak merugikan dan tidak khianat
٤١. وانه لا تجارحرمة الا باذن اهلها
Pasal 41 Tidak boleh jaminan diberikan kecuali seizin ahlinya
٤٢. وانه ما كان بين اهل هذه الصحيفة من حدث واشتجار يخاف فساده فان مرده الى الله عزوجل والى محمد صلىالله عليه وسلم وان الله على اتقى ما فى هذه الصحيفة وابره.
Pasal 42 Bila terjadi suatu persitiwa atau perselisihan di antara pendukung piagam ini, yang dikhawatirkan menimbulkan bahaya, diserahkan penyelesaiannya menurut (ketentuan) Allah Azza Wa Jalla, dan (keputusan) Muhammad ﷺ. Sesungguhnya Allah paling memelihara dan memandang baik isi piagam ini
٤٣. وانه لاتجار قريش ولا من نصرها
Pasal 43 Sungguh tidak ada perlindungan bagi Quraisy (Mekkah) dan juga bagi pendukung mereka
٤٤. وان بينهم النصر على من دهم يثرب.
Pasal 44 Mereka (pendukung piagam) bahu membahu dalam menghadapi penyerang kota Yatsrib
٤٥. واذا دعوا الى صلح يصالحونه (ويلبسونه) فانهم يصالحونه ويلبسونه وانهم اذا دعوا الى مثل ذلك فانه لهم علىالمؤمنين الا من حارب فى الدين على كل اناس حصتهم من جابنهم الذى قبلهم.
Pasal 45 Apabila mereka (pendukung piagam) diajak berdamai dan mereka (pihak lawan) memenuhi perdamaian serta melaksankan perdamaian itu, maka perdamaian itu harus dipatuhi. Jika mereka diajak berdamai seperti itu, kaum mukminin wajib memenuhi ajakan dan melaksanakan perdamaian itu, kecuali terhadap orang yang menyerang agama. Setiap orang wajib melaksanakan (kewajiban) masing-masing sesuai tugasnya
٤٦. وان يهود الاوس مواليهم وانفسهم على مثل مالاهل هذه الصحيفة مع البر الحسن من اهل هذه الصحيفة وان البر دون الاثم.
Pasal 46 Kaum Yahudi Al-‘Aws, sekutu dan diri mereka memiliki hak dan kewajiban seperti kelompok lain pendukung piagam ini, dengan perlakuan yang baik dan penuh dari semua pendukung piagam ini. Sesungguhnya kebaikan (kesetiaan) itu berbeda dari kejahatan (pengkhianatan). Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya. Ses
Pasal 29 Kaum Yahudi Banu Jusyam diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٠. وان ليهود بنى الاوس مثل ماليهود بنى عوف
Pasal 30 Kaum Yahudi Banu Al-‘Aws diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣١. وان ليهود بنى ثعلبة مثل ماليهود بنى عوف الامن ظلم واثم فانه لا يوتخ الانفسه واهل بيته.
Pasal 31 Kaum Yahudi Banu Sa’labah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٢. وان جفنه بطن ثعلبه كأ نفسهم
Pasal 32 Kaum Yahudi Banu Jafnah dari Sa’labah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٣. وان لبنى الشطيبة مثل ماليهود بنى عوف وان البر دون الاثم
Pasal 33 Kaum Yahudi Banu Syutaibah diperlakukan sama seperti Yahudi Banu ‘Awf
٣٤. وان موالي ثعلبه كأنفسهم
Pasal 34 Sekutu-sekutu Sa’labah diperlakukan sama seperti mereka (Banu Sa’labah)
٣٥. وان بطانة يهود كأنفسهم
Pasal 35 Kerabat Yahudi (di luar kota Madinah) sama seperti mereka (Yahudi)
٣٦. وانه لا يخرج احدمنهم الا باذن محمد صلىالله عليه وسلم وانه لا ينحجرعلى ثار جرح وانه من فتك فبنفسه فتك واهل بيته الا من ظلم وان الله على ابرهذا.
Pasal 36 Tidak seorang pun dibenarkan (untuk berperang), kecuali seizin Muhammad ﷺ. Ia tidak boleh dihalangi (menuntut pembalasan) luka (yang dibuat orang lain). Siapa berbuat jahat (membunuh), maka balasan kejahatan itu akan menimpa diri dan keluarganya, kecuali ia teraniaya. Sesunggunya Allah sangat membenarkan ketentuan ini
٣٧. وان على اليهود نفقتهم وعلى المسلمين نفقتهم وان بينهم النصرعلى من حارب اهل هذه الصحيفة وان بينهم النصح والنصيحة والبر دون الاثم وانه لم يأثم امرؤ بـحليفه وان النصر للمظلوم.
Pasal 37 Bagi kaum Yahudi ada kewajiban biaya dan bagi kaum muslimin ada kewajiban biaya. Mereka (Yahudi dan muslimin) bantu membantu dalam menghadapi musuh piagam ini. Mereka saling memberi saran dan nasihat. Memenuhi janji lawan dari khianat. Seseorang tidak menanggung hukuman akibat (kesalahan) sekutunya. Pembelaan diberikan kepada pihak yang teraniaya
٣٨. وان اليهود ينفقون مع المؤمنين مادا موا محاربين.
Pasal 38 Kaum Yahudi memikul bersama mukiminin selama dalam peperangan
٣٩. وان يثرب حرام جوفهالاهل هذه الصحيفة.
Pasal 39 Sesungguhnya Yatsrib itu tanahnya haram (suci) bagi warga piagam ini
٤٠. وان الجار كالنفس غير مضار ولااثم.
Pasal 40 Orang yang mendapat jaminan (diperlakukan) seperti diri penjamin, sepanjang tidak bertindak merugikan dan tidak khianat
٤١. وانه لا تجارحرمة الا باذن اهلها
Pasal 41 Tidak boleh jaminan diberikan kecuali seizin ahlinya
٤٢. وانه ما كان بين اهل هذه الصحيفة من حدث واشتجار يخاف فساده فان مرده الى الله عزوجل والى محمد صلىالله عليه وسلم وان الله على اتقى ما فى هذه الصحيفة وابره.
Pasal 42 Bila terjadi suatu persitiwa atau perselisihan di antara pendukung piagam ini, yang dikhawatirkan menimbulkan bahaya, diserahkan penyelesaiannya menurut (ketentuan) Allah Azza Wa Jalla, dan (keputusan) Muhammad ﷺ. Sesungguhnya Allah paling memelihara dan memandang baik isi piagam ini
٤٣. وانه لاتجار قريش ولا من نصرها
Pasal 43 Sungguh tidak ada perlindungan bagi Quraisy (Mekkah) dan juga bagi pendukung mereka
٤٤. وان بينهم النصر على من دهم يثرب.
Pasal 44 Mereka (pendukung piagam) bahu membahu dalam menghadapi penyerang kota Yatsrib
٤٥. واذا دعوا الى صلح يصالحونه (ويلبسونه) فانهم يصالحونه ويلبسونه وانهم اذا دعوا الى مثل ذلك فانه لهم علىالمؤمنين الا من حارب فى الدين على كل اناس حصتهم من جابنهم الذى قبلهم.
Pasal 45 Apabila mereka (pendukung piagam) diajak berdamai dan mereka (pihak lawan) memenuhi perdamaian serta melaksankan perdamaian itu, maka perdamaian itu harus dipatuhi. Jika mereka diajak berdamai seperti itu, kaum mukminin wajib memenuhi ajakan dan melaksanakan perdamaian itu, kecuali terhadap orang yang menyerang agama. Setiap orang wajib melaksanakan (kewajiban) masing-masing sesuai tugasnya
٤٦. وان يهود الاوس مواليهم وانفسهم على مثل مالاهل هذه الصحيفة مع البر الحسن من اهل هذه الصحيفة وان البر دون الاثم.
Pasal 46 Kaum Yahudi Al-‘Aws, sekutu dan diri mereka memiliki hak dan kewajiban seperti kelompok lain pendukung piagam ini, dengan perlakuan yang baik dan penuh dari semua pendukung piagam ini. Sesungguhnya kebaikan (kesetiaan) itu berbeda dari kejahatan (pengkhianatan). Setiap orang bertanggung jawab atas perbuatannya. Ses