Wido Supraha
4.02K subscribers
1.08K photos
159 videos
375 files
1.57K links
Bersama Meniti Jalan Menuju Jannah
Download Telegram
*SIAPAKAH SEBAIK-BAIK MANUSIA?*

Terdapat minimal 11 (sebelas) golongan *sebaik-baik manusia* di dunia:

1. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خيركم من تعلم القرآن وعلمه )
صحيح البخاري 5027
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya._
*[HR. al-Bukhari No. 5027]*

2. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خياركم أحاسنكم أخلاقا )
صحيح البخاري6035
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya._
*[HR. al-Bukhari No. 6035]*

3. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خيركم أحسنكم قضاء )
أي عند رد القرض .
صحيح البخاري رقم 2305
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam membayar (mengembalikan hutang)._
*[HR. al-Bukhari No. 2305]*

4. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خيركم من يُرجى خيره ويُؤمٓن شره )
صحيح الترمذي / 2263
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling boleh diharapkan kebaikannya dan aman dari keburukannya._
*[HR. Tirmidzi No. 2263]*

5. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خيركم خيركم لأهله )
صحيح ابن حبان / 4177
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik terhadap ahli keluarganya._
*[HR. Ibnu Hibban No. 4177]

6. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خيركم من أطعم الطعام وردَّ السلام )
صحيح الجامع / 3318
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang memberi makan (kepada orang lain) dan menjawab salam._
*[Shahih al-Jami' No. 3318]*

7. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خياركم ألينُكم مناكب في الصلاة )
الترغيب والترهيب 234/1
أي: يفسح لمن يدخل الصف في الصلاة .
_Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik dalam meluaskan tempat ( bagi orang masuk dalam saf) dalam solat._
*[Targhib wa Tarhib 1/234]*

8. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خير الناس من طال عمره وحسن عمله )
صحيح الجامع 3297
_Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya._
*[Shahih al Jami' 3297]*

9. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خير الناس أنفعهم للناس )
صحيح الجامع 3289
_Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain._
*[Shahih al-Jami' 3289]*

10. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خير الأصحاب عند الله خيركم لصاحبه، وخير الجيران عند الله خيركم لجاره )
صحيح الأدب المفرد/84
_Sebaik-baik sahabat di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap sahabatnya. Sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya._
*[Shahih Adab al-Mufrad No. 84]*

11. Rasūlullāh ﷺ bersabda:
( خير النَّاس ذو القلب المَخْمُوم واللِّسان الصَّادق ) قالوا : صدوق اللسان نعرفه ، فما مخموم القلب ؟ قال :
( هو النقي ، التقي ، لا إثم عليه ، ولا بغي ، ولا غل ، ولا حسد ) .
صحيح الجامع / 3291
_Sebaik-baik manusia adalah orang yang memiliki hati yang makhmum dan lisan yang jujur. Para sahabat bertanya: Lisan yang jujur kami faham, maka apa yang dimaksud dengan hati yang makhmum? Baginda bersabda: "orang yang memiliki hati bersih dan bertakwa, tidak ada dosa, tidak berbuat zalim, serta tidak ada kebencian dan hasad."_
*[Shahih al Jami' 3201]*

جعلني الله واياكم من خير الناس
_Semoga Allah Ta'ala menjadikan kita semua sebagai orang yang terbaik, Amin.

اللهم صل على محمد وآل محمد
Dari Guru kami, Raihan Iskandar, Lc.

Semangat pagi🌞🌞

🌤🌤🌤

👤 Teman Dialog Islami: Dr. Wido Supraha (Dosen Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor)

Silahkan bergabung dalam Channel Dialog Islami: https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz

*Terima kasih telah membantu menyebarkan pesan dakwah ini.*
*BOLEHKAH PATUNGAN KURBAN DENGAN NILAI PATUNGAN TIDAK SAMA?*

📚 *DIALOG ISLAMI*
Kamis, 04 Dzulqa’dah 1439 H

*Tema: Fiqh > Kurban*

📬 *PERTANYAAN*
_Assalamu'alaikum Doktor Wido,_
_Izin bertanya. Di masjid kami ada 7 orang warga sepakat ingin urunan sapi qurban. Tetapi yang 3 orang urunan @Rp.3.000.000 per orang dan sisa 4 orangnya cuma punya uang @Rp.2.700.000 per orang._
_(1). Apakah boleh patungan urunan sapi dgn kontribusi tiap orang berbeda nominalnya? (Ada yg 2,7 juta dan 3 juta)._
_(2). Ataukah kami samakan saja pakai angka batas bawah @Rp.2.700.000 supaya bisa sepakat satu nilai patungan?_

_Min fadhlik, mohon pencerahan._

📂 *JAWABAN*

_Wa ‘alaikumussalām warahmatullāh,_
_Berserikat dalam berkurban diperbolehkan, yakni maksimal 7 (tujuh) orang untuk sapi. Mekanisme teknisnya tidak diatur secara detail dalam teks agama. Maka dikembalikan kepada keumuman kondisi, dimana hendaknya nilai yang dibayarkan dari setiap pekurban adalah nilai minimal hewan kambing yang dapat diperoleh di sebuah tempat dan zaman. Adapun, jika di antara pekurban lainnya ada yang ingin memberikan lebih maka hal ini justru dianjurkan, dikarenakan dalam berkurban disyariatkan memberikan yang terbaik._

Kedua opsi yang sahabat sampaikan dapat dilakukan, namun kami menganjurkan opsi yang pertama, karena dampaknya yang lebih besar. Hal ini berdasarkan pertimbangan kami atas dalil berikut ini:

عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ اشْتَرَكْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ كُلُّ سَبْعَةٍ فِي بَدَنَةٍ فَقَالَ رَجُلٌ لِجَابِرٍ أَيُشْتَرَكُ فِي الْبَدَنَةِ مَا يُشْتَرَكُ فِي الْجَزُورِ قَالَ مَا هِيَ إِلَّا مِنْ الْبُدْنِ وَحَضَرَ جَابِرٌ الْحُدَيْبِيَةَ قَالَ نَحَرْنَا يَوْمَئِذٍ سَبْعِينَ بَدَنَةً اشْتَرَكْنَا كُلُّ سَبْعَةٍ فِي بَدَنَةٍ

_Dari Ibnu Juraij telah mengabarkan kepadaku Abu Zubair bahwa ia mendengar Jābir bin ‘Abdullāh r.a. berkata: “Kami bersekutu bersama Nabi ﷺ dalam haji dan umrah, yakni 7 (tujuh) orang berkurban dengan seekor *badanah*.” Maka berkata seorang laki-laki kepada Jābir, “Bolehkah bersekutu dalam *jazūr* sebagaimana bolehnya bersekutu dalam badanah?” Jabir menjawab, “Jazūr itu sudah termasuk badanah.” Jabir juga ikut dalam peristiwa Hudaibiyah. Ia berkata, “Di hari itu, kami menyembelih 70 (tujuh puluh) ekor badanah. Setiap tujuh orang dari kami bersekutu untuk kurban seekor badanah.”_
*[HR. Muslim (6/476)]*

Makna _badanah_ adalah unta yang disiapkan untuk dikurbankan dalam ibadah haji, dan makna _jazūr_ adalah unta yang disiapkan untuk disembelih, dan jazur itu tentu termasuk badanah.


كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ فَحَضَرَ الأَضْحَى فَاشْتَرَكْنَا فِى الْبَقَرَةِ سَبْعَةً وَفِى الْبَعِيرِ عَشَرَةً
_Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah ﷺ lalu tibalah hari raya Idul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor unta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang._
*[HR. Tirmidzi No. 905, Ibnu Majah No. 3131]*


فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ أَفْضَلَ الضَّحَايَا أَغْلاَهَا وَأَسْمَنَهَا
_Maka berkata Nabi ﷺ: “Sesungguhnya sembelihan yang paling afdhal adalah yang paling mahal dan paling gemuk.”_


Berkata Imam Nawawi dalam madzhab Syāfi’i dalam karyanya _Al-Majmū’_:

يجوز أن يشترك سبعة في بدنة أو بقرة للتضحية سواء كانوا كلهم أهل بيت واحد أو متفرقين
_Dibolehkan patungan sebanyak tujuh orang untuk kurban unta atau sapi, baik keseluruhannya bagian dari keluarga maupun orang lain._


يستحب التضحية بالاسمن الاكمل قال البغوي وغيره حتى أن التضحية بشاة سمينة أفضل من شاتين دونها قالوا وقد قال الشافعي رحمه الله استكثار القيمة في الاضحية أفضل من استكثار العدد
_Dianjurkan berkurban dengan hewan yang lebih gemuk dan lebih sempurna. Berkata al-Baghawī dan yang lainnya: “Bahkan berkurban dengan satu kambing yang gemuk lebih utama daripada berkurban dengan dua kambing yang lebih kurus darinya”. Mereka berkata bahwa Imam asy-Syafi’i berkata: “Memperhatikan kualitas hewan kurban lebih utama daripada memperbanyak jumlah hew
an kurban.”_
*[Al-Majmū’ (8/396)]*

Berkata Ibnu Qudamah dalam madzhab Hanbali dalam karyanya _Al-Mughni_:

وتجزئ البدنة عن سبعة وكذلك البقرة وهذا قول أكثر أهل العلم
_Kurban satu ekor unta ataupun sapi atas nama tujuh orang diperbolehkan oleh mayoritas ulama._

💡 *Berserikat adalah bentuk tolong-menolong dalam ketaqwaan dengan hikmah memberikan yang terbaik untuk kebutuhan masyarakat sekaligus sebagai solusi dalam kondisi yang membutuhkan dampak dari berserikat.*

_Wallāhu a'lam,_

Semangat pagi🌞🌞

🌤🌤🌤

👤 Teman Dialog Islami: Dr. Wido Supraha (Dosen Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor)

Silahkan bergabung dalam Channel Dialog Islami: https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz

*Terima kasih telah membantu menyebarkan pesan dakwah ini.*
*TADABBUR SURAT AL-A’RAF [7] AYAT KE-2?*

📚 *DIALOG ISLAMI*
Kamis, 04 Dzulqa’dah 1439 H

*Tema: Al-Qur'ān > Tadabbur*

📬 *PERTANYAAN*
_Ustad maaf sebelumnya saya ada pertanyaan.. Saya lagi meminta petunjuk ALLAH melalui Al-Qur'an selepas sholat terkait hajat saya kemudian membuka Al-Qur'an lalu surah ke 7 ayat 2 lah yg pertama kali saya lihat.. boleh tolong dibantu menjelaskan apa makna yang terkandung pada ayat tersebut. Jazakallah khair ????_

📂 *JAWABAN*
_Surat Al-A’rāf [7] ayat 2 mendorong setiap manusia agar siap secara totalitas untuk mengamalkan 6236 ayat Al-Qur’an tanpa menunda-nunda, kecuali Allah yang menundanya. Surat ini juga mendorong manusia untuk sentiasa berdzikir kepada-Nya, mengambil pelajaran dari setiap peristiwa, dan berusaha untuk menerima, memaafkan, berprasangka baik, dan berpikir positif, karena ini semua akan membuat jiwa menjadi tenang, dan jasad menjadi sehat. Ketenangan jiwa akan memudahkan untuk membangun komitmen kembali bersama di atas keyakinan akan sesuatu. Ketenangan akan membawa manusia dapat melakukan amal-amal positif yang penuh energi, dan di antara amal terbaik itu adalah dalam aktifitas-aktifas terkait dengan dakwah dan syi’ar Islam. Ketenangan itu ada pada kebenaran yang sahabat yakini, maka tetaplah fokus dan jangan terganggu fokus dalam kehidupan karena bisikan atau dorongan yang menjauhkan kita dari kebenaran._

Allāh ﷻ berfirman dalam Surat Al-A’rāf [7] ayat 2:

كِتَٰبٌ أُنزِلَ إِلَيۡكَ فَلَا يَكُن فِي صَدۡرِكَ حَرَجٞ مِّنۡهُ لِتُنذِرَ بِهِۦ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ
_Ini adalah sebuah kitab yang diturunkan kepadamu, maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu karenanya, supaya kamu memberi peringatan dengan kitab itu, dan menjadi pelajaran bagi orang-orang yang beriman._

Nabi Muhammad ﷺ terhibur dengan ayat ini saat beliau merasakan kesempitan hati atas perilaku orang-orang di sekitarnya. Beliau ﷺ menjalankan tugas sucinya dengan penuh kesabaran, dengan keyakinan penuh tanpa ada keraguan sedikit pun, bahwa Allāh sentiasa bersamanya, dan bahwa apa yang diembannya adalah sebuah kebenaran yang sejati. Setiap beban berat berhasil dipikulnya, sehingga beliau termasuk _Ulu al-‘Azhmi_.

Rasūlullāh ﷺ pernah bersabda:

وَعَنْ جَابِرٍ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، يَقُوْلُ : (( أَفْضَلُ الذِّكْرِ : لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ )) . رَوَاهُ التِّرْمِذِي ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ ))
_Dari Jābir r.a., ia berkata, bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda:_
_“Dzikir yang paling utama adalah *lā ilāha illallāh* (tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar selain Allah).”_
*[HR. Tirmidzi No. 3383]*

💡 *Keyakinan itu hadir karena rasa aman. Keamanan dalam jiwa itu hadir karena paham. Kepahaman itu hadir karena ilmu.*

_Wallāhu a'lam,_

Semangat pagi🌞🌞

🌤🌤🌤

👤 Teman Dialog Islami: Dr. Wido Supraha (Dosen Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor)

Silahkan bergabung dalam Channel Dialog Islami: https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz

*Terima kasih telah membantu menyebarkan pesan dakwah ini.*
*#IslamIsBeautiful*
*KERINDUAN NABI AKAN SIFAT TAQWA*

Beliau terus membiasakan berdo'a:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ
اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَعِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَدَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا

*_Allahumma inni a`udzu bika minal-`ajzi wal-kasali wal-bukhli wal-jubni wal-harami wa `adzabil-qabri._*
*_Allahumma aati nafsi taqwaha wa zakkiha, anta khairu man zakkaha, anta waliyyuha, wa maulaha._*
*_Allahumma inni a`udzu bika min qalbin la yakhsha`, wa min nafsin la tashba`, wa ilmin la yanfa, wa da`watin la yustajabu laha._*

_“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah, malas, bakhil, pengecut, kejelekan di waktu tua, dan adzab kubur._

_Ya Allah, kurniakanlah jiwaku akan sifat taqwa dan sucikanlah ia, Engkau lah sebaik-baik yang mensucikannya, Engkau lah penjaganya dan pelindungnya._

_Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan-Mu dari kalbu yang tidak ada rasa takut (kepada-Mu), dan dari jiwa yang tidak rasa puas, dan ilmu yang tidak bermanfaat, dan doa yang tidak dikabulkan.”_

*[HR. Muslim No. 4899]*

Group WA: https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz
Booklet Jakarta Travel Guide - Asian Games.pdf
Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, wafat di usia hampir 100 tahun, telah dimakamkan di Baqi. Do'a kita sahabat untuk beliau. Sungguh, wafatnya ulama adalah hilangnya sebagian ilmu dan kebaikan di dunia ini. Al-Fatihah.
Wido Supraha
Photo
THE INDONESIAN HISTORY IS INTERNATIONAL HISTORY
Kalimat ini tersampaikan oleh J.C. Van Leur dalam Indonesian Trade and Society.

Hal ini karena imperialisme yang dialami Nusantara sejak abad ke-16 M tidak bisa dilepaskan sebagai dampak langsung dari pertikaian antara Kerajaan Agama dimasanya di dunia Eropa, yang kemudian melahirkan Tordesillas Treaty 1494 M, yang membagi wilayah di luar Eropa kepada duopoli Kerajaan Katolik Spanyol dan Kerajaan Katolik Portugis. Paus Alexander VI memberikan kewenangan penuh kepada Kerajaan Katolik Portugis menguasai dunia belahan timur, dan Kerajaan Katolik Spanyol menguasai dunia belahan Barat.

Kerajaan Protestan Belanda pada saat itu berada dalam cengkeraman Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol. Maka tidak heran, mengapa 3G (Gold, Glory dan tentunya Gospel) menjadi ruhnya. Gospel bermakna misionaris agama, mulai masuk ke Indonesia, dan menghadirkan intoleransi pertama kali dalam sejarah keagamaan di awal Nusantara. Bousquet mengatakan: "The real truth is that the Dutch desired and still desire to establish their superiority on a basis of native ignorance."

Maka tinggallah pesantren satu-satunya institusi mandiri yang diharapkan pada saat itu melahirkan pejuang-pejuang teguh, di kala sebagian kesultanan Muslim malah memilih terikat Korte Verklaring dengan penjajah Belanda.

https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz
TEMA: ULAMA DAN POLITIK
Silahkan dipesan sahabat, sekaligus koleksi jurnal kami edisi sebelumnya. Insya Allah, mencerahkan

Tapi dibaca ya, jangan sekedar dikoleksi.
KADAR REZEKI DARI ALLAH

Di dalam Al-Qur'ān ditemukan 8 (delapan) kadar rezeki dari Allah. Secara tertib berikut ini:

1⃣ Kadar Rezeki ada pada Sedekah

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allāh, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allāh akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.
[Surah Al-Baqarah [2] ayat 245]

2⃣ Kadar Rezeki Makhluk sudah Dijamin

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.
[Surah Hūd [11] ayat 6]

3⃣ Kadar Rezeki ada pada Kadar Syukur

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.
[Surah Ibrahim [14] ayat 7]

4⃣ Kadar Rezeki ada pada setiap Anak

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.
[Surah Al-Isrā [17] ayat 31]

5⃣ Kadar Rezeki ada pada Pernikahan

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allāh akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.
[Surah An-Nūr [24] ayat 32]

6⃣ Kadar Rezeki ada pada Kadar Usaha

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.
[Surah An-Najm [53] ayat 39]

7⃣ Kadar Rezeki ada pada Kadar Taqwa

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allāh niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.
[Surah At-Thalaq [65] ayat 2-3]

8⃣ Kadar Rezeki ada pada Kadar Istighfār

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.
[Surah Nūh [71] ayat 10-11]

Semangat pagi🌞🌞

🌤🌤🌤

👤 Teman Dialog Islami: Dr. Wido Supraha (Dosen Tetap Magister Pendidikan Agama Islam Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor)

Silahkan bergabung dalam Channel Dialog Islami: https://chat.whatsapp.com/0fGNS6MLp1ECiCCQU0GQfz

Terima kasih telah membantu menyebarkan pesan dakwah ini
Catatan Senin Sore, 08 Dzulhijjah 1439 H/20 Agustus 2018

*YUK SORE INI BERTAKBIR, BESOK PUASA 'ARAFAH, DAN LUSA 'PUASA' LAGI*

Sahabat, fungsi mengetahui pergerakan bulan adalah untuk mengetahui datangnya bulan baru, dan fungsi matahari adalah untuk mengetahui pergerakan hari. Keduanya saling mendukung dan saling menyempurnakan dalam menguatkan kualitas ibadah.

Allah ﷻ berfirman dalam surat Al-Baqarah [2] ayat 189:

۞يَسۡ‍َٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡأَهِلَّةِۖ قُلۡ هِيَ مَوَٰقِيتُ لِلنَّاسِ وَٱلۡحَجِّۗ وَلَيۡسَ ٱلۡبِرُّ بِأَن تَأۡتُواْ ٱلۡبُيُوتَ مِن ظُهُورِهَا وَلَٰكِنَّ ٱلۡبِرَّ مَنِ ٱتَّقَىٰۗ وَأۡتُواْ ٱلۡبُيُوتَ مِنۡ أَبۡوَٰبِهَاۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ
_Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung._

Sahabat, besok adalah tanggal 09 Dzulhijjah sesuai pergerakan bulan yang terlihat di NKRI, dan tanggal 09 Dzulhijjah adalah waktunya puasa 'Arafah, sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ yang menyebutnya:

*Puasa Hari 'Arafah*

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

_Puasa satu hari Arafah (9 Dzulhijjah), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Dan puasa hari ‘Asyura’ (10 Muharram), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya._
*[HR. Muslim No. 1162]*

*Puasa Hari ke-9, Dzulhijjah*

عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنِ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.

_Dari Hunaidah bin Khālid dari istrinya dari sebagian istri Nabi ﷺ berkata : “Adalah Rasūlullāh ﷺ berpuasa pada 9 Dzulhijjah, hari ‘Āsyūrā’ (10 Muharram) dan tiga hari setiap bulan._
*[HR. Abu Dawud No. 2439]*

Berdasarkan penamaan itu, besok kita berpuasa semakin tenang karena kita jadi memahami, bahwa:

1⃣ *Puasa tanggal 9 Dzulhijjah adalah Puasa Hari 'Arafah*
Puasa Hari 'Arafah (bukan Puasa 'Arafah) menunjukkan nama puasa di tanggal 9 bulan Dzulhijjah, sebagaimana puasa Tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah) atau 'Āsyūrā (tanggal 10 Muharram) atau Ayyām al-Bidh (tanggal 13, 14, dan 15). Penamaan ini tidak bergantung apakah ada wukuf atau tidak di 'Arafah, karena pada faktanya, puasa 'Arafah telah terlebih dahulu disyari'atkan daripada wukuf di 'Arafah, karena syari'at Haji baru turun tahun ke-9 H, sementara puasa 'Arafah sudah sejak tahun kedua hijrahnya Nabi ﷺ.

2⃣ *Puasa Tanggal 9 Dzulhijjah adalah syari'at untuk semesta alam, bukan untuk Saudi Arabia saja*
Ketika kekuasaan 'Abbasiyah sampai Spanyol hingga tahun 1494 M, bagaimana metode menyampaikan informasi dalam waktu singkat? JIka informasi tidak sampai, bermakna syari'at ini hanya dapat dikerjakan oleh sebagian yang tahu, sementara hadits Nabi dirindukan untuk diamalkan oleh setiap orang. Jawabannya ada pada kalender. Oleh karenanya, ulama Saudi Arabia pun mengingatkan umat Islam untuk mengikuti kalender di wilayah tempat tinggalnya. Sebagai contoh ada pada _Majmu' Fatawa Ibn 'Utsaimin, Volume 20, hlm. 28:
والصواب أنه يختلف باختلاف المطالع ، فمثلا إذا كان الهلال قد رؤي بمكة ، وكان هذا اليوم هو اليوم التاسع ، ورؤي في بلد آخر قبل مكة بيوم وكان يوم عرفة عندهم اليوم العاشر فإنه لا يجوز لهم أن يصوموا هذا اليوم لأنه يوم عيد ، وكذلك لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم ، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة ، هذا هو القول الراجح ، لأن النبي صلى الله عليه وسلم يقول ( إذا رأيتموه فصوموا وإذا رأيتموه فأفطروا )

3⃣ *Puasa Tanggal 9 Dzulhijjah sangat ditentukan den
gan rukyatul hilal setiap awal bulan*
Ketika sebuah wilayah sudah menetapkan kapan tanggal 1 (satu) mulai, maka dampaknya adalah tanggal 2-29 yang telah tetap. Adapun untuk menentukan tanggal 30 dibutuhkan rukyatul hilal kembali untuk melihat apakah perlu disempurnakan ke 30 atau tetap 29. Maka, kalender tidak bisa maju mundur, sementara patokan telah disepakati. Kecuali ada metode rukyatul hilal yang perlu dikoreksi, maka besar kemungkinan berdampak pada bulan-bulan berikutnya juga.

4⃣ *Puasa tanggal 09 Dzulhijjah disebut 'Arafah berkorelasi dengan Sejarah di masa Nabi Ibrahim a.s.*
Bahkan penamaan 'Arafah telah dikenal bukan saja sejak abad ke-2 H saat disyari'atkannya puasa hari 'Arafah, melainkan menurut Imam Al-Qurthubi sudah sejak masa kehidupan Nabi Ibrahim a.s., sebagaimana teks beliau berikut:

ﺇﻥ ﺇﺑﺮاﻫﻴﻢ ﺭﺃﻯ ﻓﻲ ﻟﻴﻠﺔ اﻟﺘﺮﻭﻳﺔ ﻛﺄﻥ ﻗﺎﺋﻼ ﻳﻘﻮﻝ: ﺇﻥ اﻟﻠﻪ ﻳﺄﻣﺮﻙ ﺑﺬﺑﺢ اﺑﻨﻚ، ﻓﻠﻤﺎ ﺃﺻﺒﺢ ﺭﻭﻯ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ ﺃﻱ ﻓﻜﺮ ﺃﻫﺬا اﻟﺤﻠﻢ ﻣﻦ اﻟﻠﻪ ﺃﻡ ﻣﻦ اﻟﺸﻴﻄﺎﻥ؟ ﻓﺴﻤﻲ ﻳﻮﻡ اﻟﺘﺮﻭﻳﺔ. ﻓﻠﻤﺎ ﻛﺎﻧﺖ اﻟﻠﻴﻠﺔ اﻟﺜﺎﻧﻴﺔ ﺭﺃﻯ ﺫﻟﻚ ﺃﻳﻀﺎ ﻭﻗﻴﻞ ﻟﻪ اﻟﻮﻋﺪ، ﻓﻠﻤﺎ ﺃﺻﺒﺢ ﻋﺮﻑ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ اﻟﻠﻪ ﻓﺴﻤﻲ ﻳﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ. ﺛﻢ ﺭﺃﻯ ﻣﺜﻠﻪ ﻓﻲ اﻟﻠﻴﻠﺔ اﻟﺜﺎﻟﺜﺔ ﻓﻬﻢ ﺑﻨﺤﺮﻩ ﻓﺴﻤﻲ ﻳﻮﻡ اﻟﻨﺤﺮ

_Sesungguhnya Nabi Ibrahim bermimpi di malam Tarwiyah (8 Dzulhijjah) seakan ada yang berkata: "Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk menyembelih puteramu". Esok harinya, Nabi Ibrahim berfikir apakah ini ilham dari Allah atau dari syaithan? Maka hari itu disebut Hari Tarwiyah (dari terma Rawa). Saat masuk malam kedua, beliau bermimpi yang sama. Di pagi hari Nabi Ibrahim tahu (bahasa Arabnya 'Arofa) bahwa mimpi itu dari Allah. Maka hari itu disebut Hari Arafah (dari terma 'arafa). Lalu di malam ketiga, beliau bermimpi yang sama lagi, lalu beliau melakukan penyembelihan puteranya, maka dinamakan hari Nahr._
*[Tafsir al-Qurthubi Juz 5 hlm. 102]*

5⃣ *Puasa tanggal 09 Dzulhijjah mendorong mulainya ibadah takbir bakda shalat fardhu*

أنه كان يكبر من صلاة الغداة يوم عرفة إلى صلاة الظهر من آخر أيام التشريق
_Bahwa Umar dahulu bertakbir setelah salat subuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah zuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah._
*[HR. Ibnu Abi Syaibah dan Al-Baihaqi]*

الله أكبر .. الله أكبر .. الله أكبر .. لا إله إلا الله ، الله أكبر .. الله أكبر .. ولله الحمد
_Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada tuhan (yang patut disembah) melainkan Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Dan Segala pujji hanya milik Allah._

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
_Tidak ada Ilah yang berhak disembah dengan benar selain Allah yang satu saja, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu._

" اللهم أنت السلام ومنك السلام تباركت يا ذا الجلال والإكرام "
_Ya Allah Engakau adalah Maha Selamat. Dan dari-Mu keselamatan. Keberkahan dari-Mu wahai pemilik ketinggian dan kemulyaan._

6⃣ *Puasa tanggal 09 Dzulhijjah agar disempurnakan dengan menahan makan sejenak pada tanggal 10 Dzulhijjah berpuasa*


كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ
_Rasūlullāh ﷺ biasa berangkat shalat ‘Id pada hari Idul Fithri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari shalat ‘ied baru beliau menyantap hasil qurbannya._
*[HR. Ahmad 5/352]*

💡 *Mari cintai amalan puasa, karena amal ini menjaga hati dari perpecahan, menguatkan ukhuwah, dan mengundang turunnya rahmat Allah yang besar.*

_Wallāhu a'lam,_

Semangat pagi🌞🌞

🌤🌤🌤

👤 Teman Dialog Islami: Dr. Wido Supraha (Wakil Sekretaris Komisi Ukhuwah MUI Pusat | Dosen Sekolah Pascasarjana UIKA Bogor)

Silahkan bergabung dalam Channel Dialog Islami: https://chat.whatsapp.com/1aHA4Epqu395BC9S1SoPTn

*Terima kasih telah membantu menyebarkan pesan dakwah ini.*
Berikut saya share slide kajian saya terkait Qurban dan Menyembelih.