💭📜👕 HUKUM MEMAKAI KAOS & ATRIBUT BERTULISKAN NAMA ORANG KAFIR
🔊Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh,
"Dan kewajiban kita sebagai kaum muslimin adalah memutus interaksi dengan pakaian pakaian seperti ini dan kita jangan sampai membelinya. Pakaian yang telah Allah halalkan untuk kita sangat banyak. Karena apabila kita mengenakan pakaian pakaian seperti ini, maka ada unsur pemuliaan terhadap orang kafir. Dimana kita berbangga untuk berpenampilan seperti mereka atau nama-nama mereka disandang oleh kita. Tentu orang-orang kafir itu akan berbangga dengan hal ini dan mereka memandangnya sebagai bentuk pemuliaan dan penghormatan terhadap mereka."
📚 Al Liqaa Asy Syahri 2
والواجب علينا نحن المسلمين أن نقاطع مثل هذه الألبسة وألا نشتريها؛ وفيما أحل الله لنا من الألبسة شيء كثير؛ لأننا إذا أخذنا بهذه الألبسة صار فيها عز للكفار، حيث أصبحنا نفتخر أن تكون صورهم أو أسماؤهم ملبوساً لنا، هم يفتخرون بهذا، ويرون أن هذا من إعزازهم وإكرامهم.
اللقاء الشهري [2]
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahulloh,
"Dan kewajiban kita sebagai kaum muslimin adalah memutus interaksi dengan pakaian pakaian seperti ini dan kita jangan sampai membelinya. Pakaian yang telah Allah halalkan untuk kita sangat banyak. Karena apabila kita mengenakan pakaian pakaian seperti ini, maka ada unsur pemuliaan terhadap orang kafir. Dimana kita berbangga untuk berpenampilan seperti mereka atau nama-nama mereka disandang oleh kita. Tentu orang-orang kafir itu akan berbangga dengan hal ini dan mereka memandangnya sebagai bentuk pemuliaan dan penghormatan terhadap mereka."
📚 Al Liqaa Asy Syahri 2
والواجب علينا نحن المسلمين أن نقاطع مثل هذه الألبسة وألا نشتريها؛ وفيما أحل الله لنا من الألبسة شيء كثير؛ لأننا إذا أخذنا بهذه الألبسة صار فيها عز للكفار، حيث أصبحنا نفتخر أن تكون صورهم أو أسماؤهم ملبوساً لنا، هم يفتخرون بهذا، ويرون أن هذا من إعزازهم وإكرامهم.
اللقاء الشهري [2]
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
✍ INFO KAJIAN RUTIN
~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰~~
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM,
MUSLIM DAN MUSLIMAH
📚Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~~
HADITS-HADITS
ADAB DAN AKHLAK
~~~~~~~~~~~~~~
📕Dari kitabul Jami'
Bulughul Maaram
Karya: Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani
Rahimahullah
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ ABU HAMZAH hafizhahullah
Pengasuh Ponpes As-Sunnah Gelumbang, Muaraenim
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH:
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮 Telegram Kami :
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰~~
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM,
MUSLIM DAN MUSLIMAH
📚Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~~
HADITS-HADITS
ADAB DAN AKHLAK
~~~~~~~~~~~~~~
📕Dari kitabul Jami'
Bulughul Maaram
Karya: Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani
Rahimahullah
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ ABU HAMZAH hafizhahullah
Pengasuh Ponpes As-Sunnah Gelumbang, Muaraenim
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH:
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮 Telegram Kami :
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
Forwarded from Salafy Palembang 🇮🇩
Bismillah
JANGAN LUPA..! KAJIAN KITA
Penyelenggara:
YAYASAN MUTIARA
ILMU SYAR'I PALEMBANG
@salafypalembang
JANGAN LUPA..! KAJIAN KITA
Penyelenggara:
YAYASAN MUTIARA
ILMU SYAR'I PALEMBANG
@salafypalembang
✋🏻⚠💥❌ MENJAGA DIRI DARI MAKSIAT
√ Maimun bin Mihran rahimahullah berkata, “Seseorang mengingat Allah subhanahu wa ta’ala ketika hendak bermaksiat (sehingga menahan diri darinya) itu lebih baik dan lebih utama daripada zikir kepada Allah dengan lisan.”
√ Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah berkata,
“Aku mengembalikan uang syubhat satu dirham lebih aku sukai daripada aku bersedekah seratus ribu, kemudian seratus ribu lagi, hingga mencapai sembilan ratus ribu dirham.”
√ Umar bin Abdul Aziz rahimahullah mengatakan, “Takwa itu bukan hanya shalat tahajud dan puasa di siang hari, lalu merusaknya dengan sesuatu di antara keduanya. Akan tetapi, takwa adalah menunaikan kewajiban yang ditentukan oleh Allah dan meninggalkan yang diharamkan oleh-Nya. Jika bersama itu ada amalan, itu adalah kebaikan di atas kebaikan.” (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, hlm. 128)
Sumber : https://asysyariah.com/menjaga-diri-dari-maksiat/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
√ Maimun bin Mihran rahimahullah berkata, “Seseorang mengingat Allah subhanahu wa ta’ala ketika hendak bermaksiat (sehingga menahan diri darinya) itu lebih baik dan lebih utama daripada zikir kepada Allah dengan lisan.”
√ Abdullah ibnul Mubarak rahimahullah berkata,
“Aku mengembalikan uang syubhat satu dirham lebih aku sukai daripada aku bersedekah seratus ribu, kemudian seratus ribu lagi, hingga mencapai sembilan ratus ribu dirham.”
√ Umar bin Abdul Aziz rahimahullah mengatakan, “Takwa itu bukan hanya shalat tahajud dan puasa di siang hari, lalu merusaknya dengan sesuatu di antara keduanya. Akan tetapi, takwa adalah menunaikan kewajiban yang ditentukan oleh Allah dan meninggalkan yang diharamkan oleh-Nya. Jika bersama itu ada amalan, itu adalah kebaikan di atas kebaikan.” (Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, hlm. 128)
Sumber : https://asysyariah.com/menjaga-diri-dari-maksiat/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚀⏳🔐 SEGERA BERTAUBAT SEBELUM TERLAMBAT
Allah ta’ala berfirman :
“Dan taubat itu bukanlah untuk orang-orang yang melakukan berbagai kejelekan hingga apabila datang kepada salah seorang mereka Al-Maut (kematian) ia berkata : ‘sesungguhnya aku bertaubat sekarang’”. (An-Nisaa’ :18)
Dan firman-Nya :
“Maka ketika mereka melihat adzab kami yang akan menimpa mereka, mereka berkata; 'kami beriman kepada Allah satu-satunya dan kami kufur dengan sesembahan-sesembahan yang dahulu kami sekutukan bersama Allah’ (84),
Maka tidak bermanfaat keimanan mereka ketika mereka melihat adzab kami. Ketetapan Allah yang telah berlalu pada hamba-hamba-Nya”.
(Ghafir : 84-85)
Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah - رحمه الله - : “Maka demikianlah sunnatullah (ketetapan Allah), bahwasanya seorang hamba apabila telah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bahwasanya ia akan berpindah kepada Allah (meninggalkan kehidupan dunia),
Maka tidak akan bermanfaat taubat serta perbuatannya meninggalkan, menghentikan (berbagai dosa dan kemaksiatan)”. (Miftah Daaris Sa’adah - cetakan Majma’ Al-Fiqhi Al-Islami -, hal 803)
قال الله تعالى : {وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ} (النساء : ١٨)
و قوله سبحانه : {فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا[١] قَالُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ[٢] (٨٤) فَلَمْ يَكُ يَنفَعُهُمْ إِيمَانُهُمْ لَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا ۖ سُنَّتَ[٣] اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ} (غافر : ٨٤-٨٥)
قال الإمام ابن القيم - رحمه الله - :
"و كذا سنة الله عزَّ و جلَّ أن العبد إذا عاين الإنتقال إلى الله تعالى لم تنفعه توبة و لا إقلاع".
(مفتاح دار ااسعادة - ط. مجمع الفقه الإسلامي -، ص ٨٠٣)
-[١]{فلما رأوا بأسنا} أي : عاينوا وقوع العذاب بهم (تفسير ابن كثير ١٦٠/٧ تفسير سورة غافر)
-[٢] {وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ} يقول: وجحدنا الآلهة التي كنا قبل وقتنا هذا نشركها في عبادتنا الله ونعبدها معه, ونتخذها آلهة, فبرئنا منها. (تفسير الطبري ٤٤٩/٦)
-[٣] سنةَ : منصوب، قيل نصبها على المصدر، أي : المبين لنوع عامله، و التقدير ; سن الله "سنة الله التي قد خلت في عباده" في الكفار أنه لا ينفعهم الإيمان إذا رأوا العذاب. و قيل على الإغراء و التحذير، ف"سنة" مفعول به لفعل مخذوف و فاعله أيضا جوازا تقديره ; احذروا، أي احذروا ستة الله التي قد خلت في عباده. و قيل بنزع الخافض، أي كسنة الله، فحذفت الكاف و نصبت لفظة 'سنة' بعد حذفها تشبيها لها بالمفعول به، و فيه تقديم و تأخير، أي لم يك ينفعهم إيمانهم لما رأوا بأسنا و خسر هنالك الكافرون كسنة الله التي قد خلت في عباده الكافرين من الأمم كلها. و الله أعلم (انظر تفسير القرطبي ١٨ /٣٨٦_٣٨٧ سورة غافر ٨٤-٨٥، و تفسير البغوي ١٦٠/٧)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Allah ta’ala berfirman :
“Dan taubat itu bukanlah untuk orang-orang yang melakukan berbagai kejelekan hingga apabila datang kepada salah seorang mereka Al-Maut (kematian) ia berkata : ‘sesungguhnya aku bertaubat sekarang’”. (An-Nisaa’ :18)
Dan firman-Nya :
“Maka ketika mereka melihat adzab kami yang akan menimpa mereka, mereka berkata; 'kami beriman kepada Allah satu-satunya dan kami kufur dengan sesembahan-sesembahan yang dahulu kami sekutukan bersama Allah’ (84),
Maka tidak bermanfaat keimanan mereka ketika mereka melihat adzab kami. Ketetapan Allah yang telah berlalu pada hamba-hamba-Nya”.
(Ghafir : 84-85)
Berkata Al-Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah - رحمه الله - : “Maka demikianlah sunnatullah (ketetapan Allah), bahwasanya seorang hamba apabila telah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bahwasanya ia akan berpindah kepada Allah (meninggalkan kehidupan dunia),
Maka tidak akan bermanfaat taubat serta perbuatannya meninggalkan, menghentikan (berbagai dosa dan kemaksiatan)”. (Miftah Daaris Sa’adah - cetakan Majma’ Al-Fiqhi Al-Islami -, hal 803)
قال الله تعالى : {وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ} (النساء : ١٨)
و قوله سبحانه : {فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا[١] قَالُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ[٢] (٨٤) فَلَمْ يَكُ يَنفَعُهُمْ إِيمَانُهُمْ لَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا ۖ سُنَّتَ[٣] اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ} (غافر : ٨٤-٨٥)
قال الإمام ابن القيم - رحمه الله - :
"و كذا سنة الله عزَّ و جلَّ أن العبد إذا عاين الإنتقال إلى الله تعالى لم تنفعه توبة و لا إقلاع".
(مفتاح دار ااسعادة - ط. مجمع الفقه الإسلامي -، ص ٨٠٣)
-[١]{فلما رأوا بأسنا} أي : عاينوا وقوع العذاب بهم (تفسير ابن كثير ١٦٠/٧ تفسير سورة غافر)
-[٢] {وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ} يقول: وجحدنا الآلهة التي كنا قبل وقتنا هذا نشركها في عبادتنا الله ونعبدها معه, ونتخذها آلهة, فبرئنا منها. (تفسير الطبري ٤٤٩/٦)
-[٣] سنةَ : منصوب، قيل نصبها على المصدر، أي : المبين لنوع عامله، و التقدير ; سن الله "سنة الله التي قد خلت في عباده" في الكفار أنه لا ينفعهم الإيمان إذا رأوا العذاب. و قيل على الإغراء و التحذير، ف"سنة" مفعول به لفعل مخذوف و فاعله أيضا جوازا تقديره ; احذروا، أي احذروا ستة الله التي قد خلت في عباده. و قيل بنزع الخافض، أي كسنة الله، فحذفت الكاف و نصبت لفظة 'سنة' بعد حذفها تشبيها لها بالمفعول به، و فيه تقديم و تأخير، أي لم يك ينفعهم إيمانهم لما رأوا بأسنا و خسر هنالك الكافرون كسنة الله التي قد خلت في عباده الكافرين من الأمم كلها. و الله أعلم (انظر تفسير القرطبي ١٨ /٣٨٦_٣٨٧ سورة غافر ٨٤-٨٥، و تفسير البغوي ١٦٠/٧)
Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
VIDEO FAWAID
"BERIBADAH KEPADA
KUBURAN ADALAH
BENTUK TASYABUH"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@galerysc
t.me/salafypalembang
"BERIBADAH KEPADA
KUBURAN ADALAH
BENTUK TASYABUH"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed Hafizhahullah
Sumber:
@galerysc
t.me/salafypalembang
🍋🥒KETIKA MARAH, JANGAN ENGKAU MENDOAKAN KEJELEKKAN KEPADA ANAKMU?
🎙Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah
"Mendoakan kejelekkan kepada anak itu kesalahan. Wajib bagi seorang tatkala anaknya melakukan hal yg tidak sepantasnya, hendaknya ia mendoakan hidayah untuknya. Seperti mengatakan :
▫Ashlakallaah (Semoga Allah memperbaiki dirimu). Mengapa engkau berbuat begini dan begitu?
▫️Hadaakallaahu (semoga Allah menunjukimu) wahai anakku. Mengapa engkau berbuat begini dan begitu?
Jangan engkau mengatakan : Semoga Allah menyiksamu, atau semoga Allah membinasakanmu atau kalimat semisal itu.
📝 Fatawa su'al 'ala Al-Haatif 1/146
• - قال العلامة ابن عثيمين عليه رحمات رب العالمين - :
• - الدعاء على الأولاد غلط، والذي يجب على المرء إذا فعل أولاده ما لا ينبغي أن يدعو لهم بالهداية، كأن يقول: أصلحك الله يا ولدي! لماذا تفعل كذا وكذا؟ هداك الله! يا ولدي! لماذا تفعل كذا وكذا؟ ولا يقول: أخذك الله أو قصم ظهرك، أو ما أشبه ذلك.
【 فتاوى سؤال على الهاتف (١ / ١٤٦) 】
Sumber:
Grup Whatsapp Ma'had Ar-Ridhwan Poso
@ahlussunnahposo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah
"Mendoakan kejelekkan kepada anak itu kesalahan. Wajib bagi seorang tatkala anaknya melakukan hal yg tidak sepantasnya, hendaknya ia mendoakan hidayah untuknya. Seperti mengatakan :
▫Ashlakallaah (Semoga Allah memperbaiki dirimu). Mengapa engkau berbuat begini dan begitu?
▫️Hadaakallaahu (semoga Allah menunjukimu) wahai anakku. Mengapa engkau berbuat begini dan begitu?
Jangan engkau mengatakan : Semoga Allah menyiksamu, atau semoga Allah membinasakanmu atau kalimat semisal itu.
📝 Fatawa su'al 'ala Al-Haatif 1/146
• - قال العلامة ابن عثيمين عليه رحمات رب العالمين - :
• - الدعاء على الأولاد غلط، والذي يجب على المرء إذا فعل أولاده ما لا ينبغي أن يدعو لهم بالهداية، كأن يقول: أصلحك الله يا ولدي! لماذا تفعل كذا وكذا؟ هداك الله! يا ولدي! لماذا تفعل كذا وكذا؟ ولا يقول: أخذك الله أو قصم ظهرك، أو ما أشبه ذلك.
【 فتاوى سؤال على الهاتف (١ / ١٤٦) 】
Sumber:
Grup Whatsapp Ma'had Ar-Ridhwan Poso
@ahlussunnahposo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔏YANG MENGHALANGI SESEORANG DARI BER-ITTIBA' /MENGIKUTI RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
⛵ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
"Yang menghalangi seseorang dari berittiba (mengikuti) Rasulullah - shallallahu 'alaihi wa sallam - ada dua hal :
• Jahil/kebodohan (tentang ajaran/sunnah Rasul), atau
• adanya kerusakan pada niat/maksud."
📗Majmu al-Fatawa 15/93
قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله:
«الذي يمنعُ الإنسانَ من اتّباع الرسول ﷺ شيئان: إما الجهلُ وإِما فسادُ القصد».
[مجموع الفتاوى (٩٣/١٥)]
Sumber:
@manhajulanbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⛵ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
"Yang menghalangi seseorang dari berittiba (mengikuti) Rasulullah - shallallahu 'alaihi wa sallam - ada dua hal :
• Jahil/kebodohan (tentang ajaran/sunnah Rasul), atau
• adanya kerusakan pada niat/maksud."
📗Majmu al-Fatawa 15/93
قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله:
«الذي يمنعُ الإنسانَ من اتّباع الرسول ﷺ شيئان: إما الجهلُ وإِما فسادُ القصد».
[مجموع الفتاوى (٩٣/١٥)]
Sumber:
@manhajulanbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
بسم الله الرحمن الرحيم
💽 REKAMAN AUDIO 💽
KAJIAN ISLAM ILMIYAH
BEKASI KE-25
Sabtu pagi,Mahad Darul Hadist An-Najiyah Bekasi.
-------------------------------------------
🗓 Sabtu, 19 Rabiulawwal 1441H/16 Nopember 2019M
🔖 Tema:
WAHAI ANAKKU JADILAH ENGKAU PEJUANG TANGGUH BAGI AGAMA DAN BANGSA
🎙Pemateri :
Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafrudin hafizhahullah
🕌 Masjid Daarul Hadits AnNajiyah Kp.cikedokan rt01 rw02 ds.cibening setu-Bekasi.
https://maps.google.com/?cid=8801363144758571585
--------------------------
📥 Download link ;
sesi 1
https://archive.org/details/sesi1wahaianakkujadilahkalianpejuangtangguhbagiagamabangsa
sesi 2
https://archive.org/details/sesi2wahaianakkujadilahkalianpejuangtangguhbagiagamabangsa
sesi TJ
https://archive.org/details/sesitjwahaianakkujadilahengkaupejuangtangguh
"Tetap hadir di majelis ilmu syar'i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”
----------------------------
Sumber:
@tholibulilmicikarang
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💽 REKAMAN AUDIO 💽
KAJIAN ISLAM ILMIYAH
BEKASI KE-25
Sabtu pagi,Mahad Darul Hadist An-Najiyah Bekasi.
-------------------------------------------
🗓 Sabtu, 19 Rabiulawwal 1441H/16 Nopember 2019M
🔖 Tema:
WAHAI ANAKKU JADILAH ENGKAU PEJUANG TANGGUH BAGI AGAMA DAN BANGSA
🎙Pemateri :
Al-Ustadz Abu Ubaidah Syafrudin hafizhahullah
🕌 Masjid Daarul Hadits AnNajiyah Kp.cikedokan rt01 rw02 ds.cibening setu-Bekasi.
https://maps.google.com/?cid=8801363144758571585
--------------------------
📥 Download link ;
sesi 1
https://archive.org/details/sesi1wahaianakkujadilahkalianpejuangtangguhbagiagamabangsa
sesi 2
https://archive.org/details/sesi2wahaianakkujadilahkalianpejuangtangguhbagiagamabangsa
sesi TJ
https://archive.org/details/sesitjwahaianakkujadilahengkaupejuangtangguh
"Tetap hadir di majelis ilmu syar'i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”
----------------------------
Sumber:
@tholibulilmicikarang
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
⛔🕌 JANGANLAH BERPALING KETIKA SHALAT!
💬 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
Ucapannya ﷺ dalam hadits "Dan Allah memerintahkan kalian untuk shalat. Apabila kalian shalat, janganlah kalian berpaling. Karena sesungguhnya Allah menghadapkan wajah-Nya ke wajah hamba-Nya ketika shalat selama dia tidak berpaling"
Berpaling yang dilarang di dalam shalat ada 2 jenis:
1. Berpalingnya hati dari Allah 'azza wa jalla kepada selain-Nya.
2. Berpalingnya pandangan.
Kedua hal tersebut dilarang
📚 Al Wabilush Shayyib: 20
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
قوله في الحديث «وأمركم بالصلاة فإذا صليتم فلا تلتفتوا فإن الله ينصب وجهه لوجه عبده في صلاته ما لم يلتفت» الالتفات المنهي عنه في الصلاة قسمان.
(احدهما) التفات القلب عن الله عز وجل إلى غير الله تعالى (الثاني) التفات البصر وكلاهمامنهي عنه.
📁 الوابل الصيب: ٢٠
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💬 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
Ucapannya ﷺ dalam hadits "Dan Allah memerintahkan kalian untuk shalat. Apabila kalian shalat, janganlah kalian berpaling. Karena sesungguhnya Allah menghadapkan wajah-Nya ke wajah hamba-Nya ketika shalat selama dia tidak berpaling"
Berpaling yang dilarang di dalam shalat ada 2 jenis:
1. Berpalingnya hati dari Allah 'azza wa jalla kepada selain-Nya.
2. Berpalingnya pandangan.
Kedua hal tersebut dilarang
📚 Al Wabilush Shayyib: 20
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
قوله في الحديث «وأمركم بالصلاة فإذا صليتم فلا تلتفتوا فإن الله ينصب وجهه لوجه عبده في صلاته ما لم يلتفت» الالتفات المنهي عنه في الصلاة قسمان.
(احدهما) التفات القلب عن الله عز وجل إلى غير الله تعالى (الثاني) التفات البصر وكلاهمامنهي عنه.
📁 الوابل الصيب: ٢٠
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com