Salafy Palembang 🇮🇩
5.88K subscribers
5.42K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
🎒📚🚀 MEMPERSIAPKAN BEKAL KETAKWAAN DIDALAM MENJALANI KEHIDUPAN DUNIA

Belilah dirimu hari ini. Karena pasar terbuka, alat tukar (uang) tersedia dan barang-barang murah. Dan akan datang suatu hari pada pasar dan barang-barang tersebut, hari yang engkau tidak bisa mendapatkan yang sedikit dan tidak pula yang banyak. “Itulah hari At-Taghabun (hari kiamat)” [At-Taghabun : 9]
"Hari dimana orang yang zhalim menggigit kedua tangannya” [Al-Furqan :27]

إِذَا أَنْتَ لَمْ تَرْحَلْ بِزَادٍ مِنَ التُّقَى

Jika engkau tidak melakukan perjalanan dengan bekal ketakwaan

وَ أَبْصَرْتَ يَوْمَ الْحَشْرِ مَنْ قَدْ تَزَوَّدَا

Dan engkau melihat pada yaumul hasyr (hari kiamat) orang yang telah berbekal

نَدِمْتَ عَلَى أَنْ لَا تَكُوْنَ كَمِثْلِه

Niscaya engkau akan menyesal, mengapa engkau tak sepertinya

وَ أَنَّكَ لَمْ تُرْصِدْ كَمَا كَانَ أَرْصَدَا

Dan engkau tidak mempersiapkan sebagaimana ia mempersiapkan. (1)

(1) 2 bait syair milik Al-A’syaa'i dalam “Diwan”nya

📕Al-Fawa’id, hal 66
Al-Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rahimahullah

اشتر نفسك اليوم، فإن السوق قائمة، و الثمن موجود، و البضائع رخيصة. و سيأتي على تلك السوق و البضائع يوم لا تصل فيه إلى قليل و لا كثير، {ذَٰلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ ۗ} [التغابن : ٩], {وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ} [الفرقان : ٢٧]
إذا أنت لم ترحل بزاد من التقى
و أبصرت يوم الحشر من قد تزودا

ندمت على أن لا تكون كمثله
و أنك لم ترصد كما كان أرصدا (١)

-(١) البيتان للأعشى في ديوانه

الفوائد، ص ٦٦
الإمام ابن القيم الجوزية - رحمه اللّٰه -


Sumber:
Media Salafy Lampung
@salafylampungcom
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥🔥🔥 DUA PERKARA YANG DIBENCI BANI ADAM

Rasulullah ﷺَ bersabda :

Dua perkara yang dibenci bani Adam :

1⃣ Membenci kematian, padahal kematian lebih baik bagi seorang mukmin daripada menghadapi fitnah.

2⃣ Membenci sedikitnya harta, padahal sedikitnya harta lebih ringan hisabnya.

📚 HR. Ahmad dishahihkah oleh Al-Albani (813)

🔥 ٰأمران يكرههما ابن آدم
قال رسول الله -ﷺ-: ‏«اثنتان يكرههما بن آدم: ‏يكره الموت، والموت خير للمؤمن من الفتنة. ‏ويكره قلة المال، وقلة المال أقل للحساب»
📚 رواه‏ أحمد، وصححه الألباني (٨١٣)


Sumber:
@Nataouan/93
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌕💢 SAMARNYA FITNAH DAN BAHAYANYA SIKAP TALAWWUN 🌈💥

🚪 Abu Mas’ud masuk menemui Hudzaifah -radhiallahu ‘anhumuaa-, maka ia berkata: “Berilah nasehat kepadaku.” Maka Hudzaifah berkata:

“Bukankah telah datang keyakinan kepadamu?” Abu Mas’ud menjawab, "Benar, demi Kemuliaan Rabb-ku.”

💬 Maka Hudzaifah berkata lagi:

💥 “Ketahuilah, bahwa kesesatan yang sebenar-benar kesesatan ialah; kamu menganggap benar perkara-perkara yang dahulu kamu anggap mungkar, dan kamu menganggap mungkar perkara-perkara yang dahulu kamu anggap benar.

🌈 Berhati-hatilah dari sikap talawwun (berganti-ganti warna), karena Agama Allah itu satu!”

📘 Al Ibanah al-Kubra (I/189)

🔹* دَخَلَ أَبُو مَسْعُودٍ عَلَى حُذَيْفَةَ فَقَالَ
*اعْهَدْ إِلَيَّ, فَقَالَ لَهُ* أَلَمْ يَأْتِكَ الْيَقِينُ ؟ »*
*قَالَ : بَلَى وَعِزَّةِ رَبِّي ،
*قَالَ :*فَاعْلَمْ أَنَّ الضَّلاَلَةَ حَقَّ الضَّلاَلَةِ : أَنْ تَعْرِفَ مَا كُنْتَ تُنْكِرُ ، وَأَنْ تُنْكِرَ مَا كُنْتَ تَعْرِفُ ، وَإِيَّاكَ وَالتَّلَوُّنِ ، فَإِنَّ دِينَ اللَّهِ وَاحِدٌ » .*
📚 الإبانة الكبرى (1/189)


Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥🔥 BAIK ATAU TIDAKNYA SESEORANG DINILAI BERDASARKAN ORANG-ORANG DEKATNYA

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

الصاحب على حسب حال صاحبه بالنسبة لاعتباره ومعرفة قدره، ولذلك تجد الناس إذا رأوا هذا الشخص صاحبًا لفاسق نقص اعتباره عندهم.

"Seseorang sesuai dengan keadaan sahabatnya dari sisi untuk menilainya dan mengenal kedudukannya, oleh karena itu engkau menjumpai manusia jika mereka melihat seseorang bersahabat dengan orang yang fasik maka jatuhlah kedudukannya di sisi mereka."

📚 Fatawa Nurun Ala Darb, jilid 1 hlm. 736

✍🏼 Asy-Syaikh Dr. Arafat bin Hasan al-Muhammady hafizhahullah menjelaskan:

ومعرفة البطانة السيئة يكون بإظهار الحجج والبراهين، وليس بالتخرص والكذب والدعاوى الفارغة.

"Untuk mengetahui apakah teman-teman dekat seseorang buruk adalah dengan cara menunjukkan dalil-dalil dan bukti-bukti, bukan dengan mengada-ada, berdusta, dan tuduhan-tuduhan kosong."

Sumber : https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/990803983605358593?s=19
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
TANYA JAWAB KE-10
----------------------------------
🌴🕋 SYARAT IBADAH YANG KEDUA; NIAT YANG IKHLAS

[معنى إخلاص النية]
س: ما معنى إخلاص النية؟

Pertanyaan:
Apa arti dari niat yang ikhlas?

جـ: هو أن يكون مراد العبد بجميع أقواله وأعماله الظاهرة والباطنة ابتغاء وجه الله تعالى، قال الله عز وجل: {وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ} [البينة: ٥].

Jawaban:
Niat yang ikhlas yaitu hendaknya tujuan seorang hamba dalam seluruh ucapan dan perbuatannya, baik yang lahir maupun batin, semuanya adalah karena mengharap wajah Allah subhanahu wata'ala. Allah 'azza wajalla berfirman yang artinya,

"Dan tidaklah mereka diperintah kecuali hanya untuk beribadah kepada Allah saja dengan memurnikan agama ini untuk-Nya dan berpaling dari kesyirikan-kesyirikan."
QS. Al Bayyinah: 5.

وقال تعالى: {وَمَا لِأَحَدٍ عِنْدَهُ مِنْ نِعْمَةٍ تُجْزَى - إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى} [الليل: ١٩ - ٢٠].

Allah ta'ala juga berfirman yang artinya,
"Padahal tidak ada seorang pun yang memberikan suatu nikmat kepadanya yang ia harus balas Hanya saja ia mengharapkan wajah Allah Yang Maha tinggi."
QS. Al Lail: 19-20.

وقال تعالى: {إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا} [الإنسان: ٩].

Allah ta'ala juga berfirman yang artinya,

"Sesungguhnya kami memberi makan kalian hanya untuk mengharapkan wajah Allah semata. Kami tidak menginginkan balasan dan ucapan terimakasih dari kalian."" QS. Al Insan: 9.

وقال تعالى: {مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الْآخِرَةِ نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ نَصِيبٍ} [الشورى: ٢٠]. وغيرها من الآيات.

Allah ta'ala juga berfirman yang artinya,

"Barang siapa yang menginginkan keuntungan di akhirat, niscaya akan Kami tambahkan keuntungan untuknya. Dan barang siapa yang menginginkan keuntungan di dunia, niscaya akan Kami berikan keuntungan yang sudah ditetapkan untuknya dan di akhirat dia tidak akan mendapatkan bagian apa-apa"
QS. Asy Syuura: 20.

Dan banyak lagi ayat-ayat yang lain yang semakna dengan ini.

📚 200 Tanya Jawab Masalah Aqidah Islam
Oleh: Asy Syaikh Hafidz bin Ahmad Al Hakami rahimahullahu ta'ala.

Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💐🌻🌷🌹 MENCINTAI KEBAIKAN UNTUK SESAMA MUSLIM WAJIB HUKUMNYA

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

إذا كنت لا تحب لأخيك ما تحب لنفسك، فأنت مصر على كبيرة من كبائر الذنوب.

"Jika engkau tidak mencintai untuk saudaramu hal-hal (kebaikan) yang engkau cintai untuk dirimu sendiri, maka engkau terus menerus melakukan salah satu dari dosa besar."

📚 Fathu Dzil Jalali wal Ikram, jilid 3 hlm. 536

Sumber: https://twitter.com/fzmhm12121/status/1040611377512112128?s=19
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥🔥 JANGAN SEKALI-KALI MENILAI SESUATU DENGAN PERASAAN TANPA DIDASARI ILMU DAN PIKIRAN YANG JERNIH!

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

فالعاطفة إن لم تكن مبنية على العقل والشرع صارت عاصفة، تعصف بك وتطيح بك في الهاوية.

"Perasaan jika tidak dibangun di atas akal dan syari’at, maka dia akan menjadi badai besar yang akan menyeret dan menjatuhkan dirimu ke jurang kebinasaan yang sangat dalam."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 25 hlm. 532

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

🌐 https://t.me/salafypalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎💎💎💎💎💎💎💎💎
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📒📒 HUKUM SESEORANG YANG MENGAKHIRKAN SHOLAT KARENA MASIH BEKERJA

Asy-Syekh Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah pernah di tanya

Pertanyaan :
Apa hukum seseorang yang mengakhirkan sholat karena sebab pekerjaan?

Jawaban :
Apabila mengakhirkan sholat tsb hanya saja dari awal waktu ke akhir waktu, akan tetapi sholat tsb masih pada waktunya, maka tak mengapa, karena mensegerakan sholat pada awal waktu karena sebab lebih utamanya, bukan karena wajibnya, dan hal ini apabila tidak ada jama'ah di masjid, jika ada jama'ah, maka wajib menghadiri jama'ah, kecuali ada udzur untuk meninggalkannya. Dan adapun apabila pengakhiran sholat tsb sampai keluar dari kadar waktunya, maka hal itu tidaklah di perbolehkan, kecuali apabila seseorang lupa atau terlalu sibuk hingga lupa sholat, maka nabi shollahu alaihi wa sallam bersabda.

"Barangsiapa yang tertidur dari sholat atau lupa, maka hendaknya ia sholat ketika ia ingat"

Maka hal tsb adalah ketika ingat, ia sholat, dan hal itu tidak mengapa, dan adapun jikalau ia ingat akan sholat namun menundanya karena kesibukan yang kesibukan selain sholat tsb mengikatnya karena sebab kesibukan tsb ,(padahal ia ingat kalau belum sholat dan sudah masuk waktu sholat -pent), maka hal itu haram dan tidak di perbolehkan, walaupun ia sholat setelah waktunya, dan pada keadaan yang seperti ini, sholatnya tidak di terima karena nabi shollahu alaihi wa sallam bersabda

"Barangsiapa yang beramal dengan amalan yang tidak ada perintah kami atasnya maka amalan tsb tertolak"

Dan Syeikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menyebutkan bahwa seseorang yang sengaja mengakhirkan sholat dari waktunya dengan tanpa udzur syar'i maka tidak ada sholat baginya, karena sudah keluar dari waktu yang di perintahkan untuk menunaikan padanya jikalau tidak ada udzur, maka dia telah beramal dengan amalan yang tidak ada perintah Allah dan rasulnya, Allahu Muwaffiq.

📕Kitab Majmu' Fataawa wa Rasail 32


♦️وسئل فضيلة الشيخ: عن حكم تأخير الصلاة من أجل العمل؟]

🖍فأجاب بقوله: إذا كان التأخير من أول الوقت إلى آخره فقط ولكن الصلاة وقعت في وقتها فلا شيء عليه، لأن تقديم الصلاة في أول وقتها على سبيل الأفضلية لا على سبيل الوجوب، هذا إذا لم يكن هناك جماعة في المسجد، وإلا وجب عليه حضور الجماعة، إلا أن يكون له عذراً في تركها. وأما إذا كان هذا التأخير إلى ما بعد خروج الوقت فإن ذلك ليس بجائز، اللهم إلا إذا نسي الإنسان واستغرق في الشغل حتى ذهل عن الصلاة فإن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول: " من نام عن صلاة أو نسيها فليصلها إذا ذكرها " (2) فهذا إذا ذكر يصليها ولا حرج عليه، وأما أن يذكر الصلاة ولكن نظراً لهذا الشغل الذي هو مرتبط به أخرها من أجله فهذا حرام ولا يجوز، ولو صلاها بعد الوقت في هذه الحال لم تقبل منه لقول النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد " وقد ذكر شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله أن من تعمد تأخير الصلاة عن وقتها بدون عذر شرعي فإنه لا صلاة له، لأنه أخرجها عن الوقت الذي أمر أن يؤديها فيه بلا عذر فيكون قد عمل عملاً ليس عليه أمر الله ورسوله، والله الموفق

📕📙 المصدر : ص32
📕📙كتاب مجموع فتاوى ورسائل العثيمين

♦️🍃للاشتراك بتيليجرام🍃♦️
قناة أبن عثيمين والالباني رحمهما الله


Sumber:
@atymn
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥🔥 SEMATA-MATA PEMBERIAN NIKMAT BUKAN TANDA ALLAH RIDHA KEPADA SEORANG HAMBA

✍🏼 Uqbah bin Muslim rahimahullah berkata:

إذا كان الرجل على معصية الله فأعطاه الله ما يحب على ذلك؛ فليعلم أنه في استدراج منه.

"Jika seseorang berada dalam kemaksiatan kepada Allah, namun Allah justru memberinya hal-hal yang dia sukai, maka hendaklah diketahui bahwa itu adalah istidraj (nikmat agar membuat seorang hamba semakin jauh dari Allah)."

📚 Az-Zuhd, karya Ibnul Mubarak, no. 321

Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌎💠 AJARKAN ANAK UNTUK SERIUS KETIKA SHALAT

Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata,

كَانُوا يَأْمُرُونَنَا وَنَحْنُ صِبْيَانٌ إِذَا ضَحِكْنا فِي الصَّلَاةِ أَنْ نُعِيدَ الصَّلَاةَ

"Saat kami masih kecil dulu, mereka (para sahabat nabi dan tabi'in senior) memerintahkan kami untuk mengulangi shalat jika kami tertawa ketika shalat." (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, 3915)

Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊📚 PERHATIKAN TEMAN DUDUKMU

Ibnu Qudamah Al Maqdisi Rahimahullah berkata: "Secara umum, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat memiliki lima sifat berikut :

1. orang yang berakal,
2. memiliki akhlak baik,
3. bukan orang fasik (dikenal dengan kebaikan),
4. bukan ahli bid'ah,
5. dan bukan orang yang rakus terhadap dunia."


وفى جملة، فينبغى أن يكون فيمن تؤثر صحبته خمس خصال : أن يكون عاقلاً حسن الخلق غير فاسق اي معروف بالصلاح ولا مبتدع ولا حريص على الدنيا

📚Mukhtashar Minhajul Qasidin 99

Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻🌺🌷💎 MUSLIM YANG PALING UTAMA ADALAH YANG MENGHIDUPKAN SUNNAH

✍🏻 Imam Bukhari rahimahullah berkata:

أَفْضَلُ الْمُسْلِمِينَ رَجُلٌ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَنِ الرَّسُولِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- قَدْ أُمِيتَتْ

Muslim yang paling utama adalah seorang yang menghidupkan kembali satu sunnah yang sudah mati dari sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

فَاصْبِرُوا يَا أَصْحَابَ السُّنَنِ رَحِمَكُمُ اللَّهُ فَإِنَّكُمْ أَقَلُّ النَّاسِ

Maka bersabarlah kalian wahai Ahlussunnah, semoga Allah merahmati kalian, karena sesungguhnya kalian adalah manusia yang paling sedikit.

📚 Al-Jami li Akhlaqi Ar-Rawi wa Aadaab As-Sami' 1/112

Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
"DUA KATA YANG
SANGAT DI CINTAI ALLAH, RINGAN DI LISAN BERAT
DI TIMBANGAN"


Bersama:
Al-Ustadz Usamah bin
Faisol Mahri, Lc
Hafizhahullah


Sumber:
@dakwahsalafiyahaceh
t.me/salafypalembang
✋🏻💥📛🌷 MEMBEBASKAN DIRI DARI HARTA YANG HARAM

✍🏻 Syaikh Al-Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

كيف أتخلص من المال الحرام اذا كان قد اختلط بمالي الحلال الذي كسبته وفق الشريعة الاسلامية ؟

Bagaimana cara saya membebaskan diri dari harta yang haram jika telah bercampur dengan hartaku yang halal, yang saya dapatkan dengan jalan yang sesuai syariat islam?

🔓 Jawaban:

عليك أن تقدر الحرام من مالك وتحتاط ثم تتصدق به على الفقراء لا على أنه صدقة وإنما على أنه تخلص من الحرام لتبرأ ذمتك بذلك ويكون هذا المال بمثابة المال الذي ليس له مالك فيدفع للفقراء والمساكين

Engkau mesti memperkirakan kadar yang haram dari hartamu, engkau pisahkan lalu engkau berikan kepada orang fakir, bukan bermakna kalau itu adalah sedekah. Hanya saja hal itu dalam rangka membebaskan (dirimu) dari harta haram, agar engkau terlepas dari tanggung jawab dengan hal itu. Harta ini keadaannya seperti harta yang tidak ada pemiliknya, lalu diserahkan kepada fakir miskin.

Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/16292
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥🔥🔥 WAJIB BERSABAR ATAS GANGGUAN ORANG-ORANG KAFIR

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :

Wajib bagi seseorang untuk menghadapi gangguan orang-orang kafir dengan sabar, berharap pahala, dan menunggu jalan keluar. Janganlah ia beranggapan bahwa gangguan ini akan selesai dengan cepat dan mudah.

Sungguh Allah 'azza wa jalla telah menguji kaum mukminin dengan orang-orang kafir yang menyakiti mereka bahkan mungkin membunuh mereka. Hal ini sebagaimana perbuatan Yahudi ketika membunuh para nabi yang mereka lebih mulia daripada para da'i dan kaum muslimin.

Maka bersabarlah, tunggulah jalan keluar, jangan bosan, dan jangan pula berkeluh kesah! Bahkan harus tetap tegak kokoh seperti batu karang. Kesudahan yang baik hanyalah untuk orang-orang yang bertakwa. Allah ta'ala pasti membela orang-orang yang sabar.

📚 Syarh Riyadhish Shalihin (1/252)

قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :
فالواجب على الإنسان أن يقابل ما يحصل من أذية الكفار بالصبر والاحتساب وانتظار الفرج، ولا يظن أن الأمر ينتهي بسرعة وينتهي بسهولة، قد يبتلي الله عز وجل المؤمنين بالكفار يؤذونهم وربما يقتلونهم، كما قتل اليهود الأنبياء الذين هم أعظم من الدعاة وأعظم من المسلمين. فليصبر ولينتظر الفرج ولا يمل ولا يضجر، بل يبقى راسيا كالصخرة، والعاقبة للمتقين، والله تعالى مع الصابرين.
📚 شرح رياض الصالحين (٢٥٢/١)

Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com