🚫🔇💥🌱 MEWASPADAI BAHAYA LISAN
Al-Imam Muhammad bin Husain al-Ajurry rahimahullah berkata ketika menyebutkan akhlak para penghafal al-Qur'an:
يخاف من لسانه أشد مما يخاف من عدوه، يحبس لسانه كحبسه لعدوه ليأمن من شره وشر عاقبته.
"Hendaknya dia lebih takut terhadap bahaya lisannya dibandingkan apa yang dia takutkan dari musuhnya, dan hendaknya dia menahan lisannya seperti dia menahan musuhnya, agar dia bisa aman dari keburukannya dan dari keburukan akibatnya."
📚 Akhlaq Ahli al-Qur'an, terbitan Darul Kutub al-Ilmiyyah, hlm. 78
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Al-Imam Muhammad bin Husain al-Ajurry rahimahullah berkata ketika menyebutkan akhlak para penghafal al-Qur'an:
يخاف من لسانه أشد مما يخاف من عدوه، يحبس لسانه كحبسه لعدوه ليأمن من شره وشر عاقبته.
"Hendaknya dia lebih takut terhadap bahaya lisannya dibandingkan apa yang dia takutkan dari musuhnya, dan hendaknya dia menahan lisannya seperti dia menahan musuhnya, agar dia bisa aman dari keburukannya dan dari keburukan akibatnya."
📚 Akhlaq Ahli al-Qur'an, terbitan Darul Kutub al-Ilmiyyah, hlm. 78
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔆🗃 BEBERAPA PERKARA YANG MENYELISIHI SUNNAH DI HARI JUM'AT
• BAGIAN 1 :
🤲🏼⛔ BERDOA MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA KHUTBAH JUM'AT TIDAK DISYARIATKAN
❓Pertanyaan :
🤲🏼❓"Apa hukum berdoa mengangkat tangan saat Khotib berdoa untuk kaum muslimin pada khutbah yang kedua?
mohon dijelaskan beserta dalilnya. Semoga Allah memberi balasan kebaikan kepada anda..
✍🏻 Jawaban :
⛔ "Berdoa dengan mengangkat kedua tangan tidak disyariatkan, tidak pada khutbah Jum'at maupun khutbah Ied, tidak pula oleh imam maupun oleh ma'mumnya.
Sesungguhnya yang disyariatkan hanyalah dengan diam mendengarkan Khotib berkhutbah dan mengaminkan doanya dengan lirih, hanya dia sendiri yang mendengar tanpa mengeraskan suaranya.
Adapun mengangkat kedua tangannya ketika berdoa, maka ini tidak disyariatkan, karena Nabi ﷺ tidak berdoa dengan mengangkat kedua tangan ketika khutbah Jum'at, tidak pula pada khutbah-khutbah ied lainnya.
Ketika sebagian sahabat melihat ada sebagian penguasa yang mengangkat kedua tangannya ketika berdoa pada khutbah Jum'at, mereka mengingkarinya, dan mereka katakan, "Nabi ﷺ tidak pernah melakukan hal tersebut."
Memang betul hal itu dilakukan ketika beristighosah pada khutbah Jum'at saat doa meminta turun hujan (istisqo'), maka saat itu disyariatkan mengangkat kedua tangannya saat beristighosah - yakni ketika meminta diturunkan hujan- karena Nabi ﷺ pun mengangkat kedua tangannya pada keadaan tersebut.
Oleh karena itu ketika doa meminta hujan pada khutbah Jum'at atau khutbah Ied, maka disyariatkan dengan mengangkat kedua tangannya dalam rangka mengikuti Nabi ﷺ.
📼 Dalam rekaman Nurun 'alad Darb - kaset no.1-
📚 Majmu' Fatawa wa Maqolat Asy Syaikh Ibnu Baz -rahimahullah- (12/338)
رفع اليدين غير مشروع في خطبة الجمعة
س: ما حكم من يرفع يديه والخطيب يدعو للمسلمين في الخطبة الثانية مع الدليل، أثابكم الله؟
ج: رفع اليدين غير مشروع في خطبة الجمعة ولا في خطبة العيد لا للإمام ولا للمأمومين، وإنما المشروع الإنصات للخطيب والتأمين على دعائه بينه وبين نفسه من دون رفع صوت، وأما رفع اليدين فلا يشرع؛ لأن النبي ﷺ لم يكن يرفع يديه في خطبة الجمعة ولا في خطبة الأعياد.
ولما رأى بعض الصحابة بعض الأمراء يرفع يديه في خطبة الجمعة أنكر عليه ذلك، وقال: ما كان النبي يرفعهما عليه الصلاة والسلام.
نعم إذا كان يستغيث في خطبة الجمعة للاستسقاء، فإنه يرفع يديه في حال الاستغاثة -أي طلب نزول المطر-؛ لأن النبي ﷺ كان يرفع يديه في هذه الحالة، فإذا استسقى في خطبة الجمعة أو في خطبة العيد فإنه يشرع له أن يرفع يديه تأسيًا بالنبي عليه الصلاة والسلام[1].
من برنامج (نور على الدرب) الشريط رقم (1). (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 12/ 338).
http://www.binbaz.org.sa/mat/1317
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
• BAGIAN 1 :
🤲🏼⛔ BERDOA MENGANGKAT KEDUA TANGAN KETIKA KHUTBAH JUM'AT TIDAK DISYARIATKAN
❓Pertanyaan :
🤲🏼❓"Apa hukum berdoa mengangkat tangan saat Khotib berdoa untuk kaum muslimin pada khutbah yang kedua?
mohon dijelaskan beserta dalilnya. Semoga Allah memberi balasan kebaikan kepada anda..
✍🏻 Jawaban :
⛔ "Berdoa dengan mengangkat kedua tangan tidak disyariatkan, tidak pada khutbah Jum'at maupun khutbah Ied, tidak pula oleh imam maupun oleh ma'mumnya.
Sesungguhnya yang disyariatkan hanyalah dengan diam mendengarkan Khotib berkhutbah dan mengaminkan doanya dengan lirih, hanya dia sendiri yang mendengar tanpa mengeraskan suaranya.
Adapun mengangkat kedua tangannya ketika berdoa, maka ini tidak disyariatkan, karena Nabi ﷺ tidak berdoa dengan mengangkat kedua tangan ketika khutbah Jum'at, tidak pula pada khutbah-khutbah ied lainnya.
Ketika sebagian sahabat melihat ada sebagian penguasa yang mengangkat kedua tangannya ketika berdoa pada khutbah Jum'at, mereka mengingkarinya, dan mereka katakan, "Nabi ﷺ tidak pernah melakukan hal tersebut."
Memang betul hal itu dilakukan ketika beristighosah pada khutbah Jum'at saat doa meminta turun hujan (istisqo'), maka saat itu disyariatkan mengangkat kedua tangannya saat beristighosah - yakni ketika meminta diturunkan hujan- karena Nabi ﷺ pun mengangkat kedua tangannya pada keadaan tersebut.
Oleh karena itu ketika doa meminta hujan pada khutbah Jum'at atau khutbah Ied, maka disyariatkan dengan mengangkat kedua tangannya dalam rangka mengikuti Nabi ﷺ.
📼 Dalam rekaman Nurun 'alad Darb - kaset no.1-
📚 Majmu' Fatawa wa Maqolat Asy Syaikh Ibnu Baz -rahimahullah- (12/338)
رفع اليدين غير مشروع في خطبة الجمعة
س: ما حكم من يرفع يديه والخطيب يدعو للمسلمين في الخطبة الثانية مع الدليل، أثابكم الله؟
ج: رفع اليدين غير مشروع في خطبة الجمعة ولا في خطبة العيد لا للإمام ولا للمأمومين، وإنما المشروع الإنصات للخطيب والتأمين على دعائه بينه وبين نفسه من دون رفع صوت، وأما رفع اليدين فلا يشرع؛ لأن النبي ﷺ لم يكن يرفع يديه في خطبة الجمعة ولا في خطبة الأعياد.
ولما رأى بعض الصحابة بعض الأمراء يرفع يديه في خطبة الجمعة أنكر عليه ذلك، وقال: ما كان النبي يرفعهما عليه الصلاة والسلام.
نعم إذا كان يستغيث في خطبة الجمعة للاستسقاء، فإنه يرفع يديه في حال الاستغاثة -أي طلب نزول المطر-؛ لأن النبي ﷺ كان يرفع يديه في هذه الحالة، فإذا استسقى في خطبة الجمعة أو في خطبة العيد فإنه يشرع له أن يرفع يديه تأسيًا بالنبي عليه الصلاة والسلام[1].
من برنامج (نور على الدرب) الشريط رقم (1). (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 12/ 338).
http://www.binbaz.org.sa/mat/1317
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📻🎙 BISAKAH REKAMAN MUROTTAL DIPAKAI UNTUK MENGUSIR SETAN
✅ Pertanyaan,
امرأةٌ تخرُجُ مِنَ البيتِ وتترُكُ المِذياعَ مفتوحًا على إذاعةِ القرآنِ الكريمِ بحُجَّةِ طرْدِ الشَّياطينِ، فهل هذا واردٌ؟
Ada seorang wanita yang keluar rumah dan membiarkan radionya menyala di siaran Radio Al-Qur'an Al-Karim dengan alasan untuk mengusir setan. Apakah hal ini memiliki dalil?
☑ Al-Allamah Muhammad Al-Utsaimin rahimahullah menjawab,
الجَوَابُ: هذا لم يَرِدْ؛ لأنَّ الراديو والمُسجِّلاتِ لم تظهر إلا أخيرًا، وهذا لا ينفَعُ في طرْدِ الشَّياطينِ؛ لأنَّ الشَّياطينَ إنَّما تُطْرَدُ بالعبادةِ، وهذا ليس بعبادةٍ، وإنَّما غايةُ ما فيه أنَّ الإنسانَ إذا استمَعَ إليه يتَّعِظُ بما في القرآنِ فقطْ.
"Perkara seperti ini tidak ada dalilnya. Karena radio dan rekaman baru muncul di masa belakangan. Dan hal itu tidak bermanfaat untuk mengusir setan. Karena setan hanya bisa terusir dengan mengerjakan ibadah. Sedangkan rekaman Al-Qur'an bukan ibadah. Paling maksimalnya jika seseorang mendengarkan rekaman Al-Qur'an tersebut dia bisa mendapatkan nasihat darinya."
(Fatawa Su'al 'alal Hatif, I/40)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✅ Pertanyaan,
امرأةٌ تخرُجُ مِنَ البيتِ وتترُكُ المِذياعَ مفتوحًا على إذاعةِ القرآنِ الكريمِ بحُجَّةِ طرْدِ الشَّياطينِ، فهل هذا واردٌ؟
Ada seorang wanita yang keluar rumah dan membiarkan radionya menyala di siaran Radio Al-Qur'an Al-Karim dengan alasan untuk mengusir setan. Apakah hal ini memiliki dalil?
☑ Al-Allamah Muhammad Al-Utsaimin rahimahullah menjawab,
الجَوَابُ: هذا لم يَرِدْ؛ لأنَّ الراديو والمُسجِّلاتِ لم تظهر إلا أخيرًا، وهذا لا ينفَعُ في طرْدِ الشَّياطينِ؛ لأنَّ الشَّياطينَ إنَّما تُطْرَدُ بالعبادةِ، وهذا ليس بعبادةٍ، وإنَّما غايةُ ما فيه أنَّ الإنسانَ إذا استمَعَ إليه يتَّعِظُ بما في القرآنِ فقطْ.
"Perkara seperti ini tidak ada dalilnya. Karena radio dan rekaman baru muncul di masa belakangan. Dan hal itu tidak bermanfaat untuk mengusir setan. Karena setan hanya bisa terusir dengan mengerjakan ibadah. Sedangkan rekaman Al-Qur'an bukan ibadah. Paling maksimalnya jika seseorang mendengarkan rekaman Al-Qur'an tersebut dia bisa mendapatkan nasihat darinya."
(Fatawa Su'al 'alal Hatif, I/40)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📖TARBIYYAH SALAFIYYAH
📝 Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah berkata:
Ibadah tidak akan tegak kecuali dibangun di atas pondasi tauhid.
◾️Bukalah halaqah-halaqah ilmu, didiklah generasi al-Qur'an. Ajarkanlah kepada mereka tauhid.
◾️Jelaskan kepada mereka kesesatan-kesesatan sufi dan ahli khurofat. Ajarkan juga bagaimana bantahan al-Qur'an terhadap kaum musyrikin.
◾️Ajarkanlah kepada mereka Sirah Nabawiyyah (Perjalanan hidup Nabi [ﷺ])
◾️Ajarkanlah mereka kaidah-kaidah musthalah hadist. Tanamkanlah di dalam hati mereka kecintaan terhadap hadist-hadist Nabi [ﷺ]. Jelaskanlah kepada mereka kedudukan hadist Nabi [ﷺ]. Jelaskanlah pula kepada mereka bahwa hadist adalah rujukan kedua dalam syari'at Islam, dan sekaligus menjelaskan Al-Qur'an
◾️Tanamkanlah kepada mereka kebencian terhadap kebid'ahan;
※ yaitu Bid'ah;
✘- Jahmiyyah,
✘- Mu'tazilah,
✘- Syiah,
✘- Khawarij,
✘- Murji'ah; dll
✘ dan Hizbiyyah, yaitu;
- Ikhwanul Muslimin,
- Sururiyyah,
- Quthbiyyah,
- Jama'ah Tabligh,
- dan selainnya.
Sabarlah, jangan tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil. Bahkan hendaklah kalian bersungguh-sungguh dan tunggulah.
Saya bersumpah dengan nama Allah barang siapa yang menempuh jalan ini, dan mendidik dengan pendidikan ini dengan cara mengikuti jalan yang ditempuh oleh Rasulullah [ﷺ], para shahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik, maka pasti Allah Ta'ala akan menolong dia, dan akan mendapatkan kesudahan yang baik. Sebagaimana yang telah Allah janjikan, dan janji-Nya pasti benar.
Allah Ta'ala berfirman:
{ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ. }
“Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An-Nur : 55]
📚[Fathu ar-Rabbi al-Wadud, 3/50]
Sumber:
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝 Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmi rahimahullah berkata:
Ibadah tidak akan tegak kecuali dibangun di atas pondasi tauhid.
◾️Bukalah halaqah-halaqah ilmu, didiklah generasi al-Qur'an. Ajarkanlah kepada mereka tauhid.
◾️Jelaskan kepada mereka kesesatan-kesesatan sufi dan ahli khurofat. Ajarkan juga bagaimana bantahan al-Qur'an terhadap kaum musyrikin.
◾️Ajarkanlah kepada mereka Sirah Nabawiyyah (Perjalanan hidup Nabi [ﷺ])
◾️Ajarkanlah mereka kaidah-kaidah musthalah hadist. Tanamkanlah di dalam hati mereka kecintaan terhadap hadist-hadist Nabi [ﷺ]. Jelaskanlah kepada mereka kedudukan hadist Nabi [ﷺ]. Jelaskanlah pula kepada mereka bahwa hadist adalah rujukan kedua dalam syari'at Islam, dan sekaligus menjelaskan Al-Qur'an
◾️Tanamkanlah kepada mereka kebencian terhadap kebid'ahan;
※ yaitu Bid'ah;
✘- Jahmiyyah,
✘- Mu'tazilah,
✘- Syiah,
✘- Khawarij,
✘- Murji'ah; dll
✘ dan Hizbiyyah, yaitu;
- Ikhwanul Muslimin,
- Sururiyyah,
- Quthbiyyah,
- Jama'ah Tabligh,
- dan selainnya.
Sabarlah, jangan tergesa-gesa untuk mendapatkan hasil. Bahkan hendaklah kalian bersungguh-sungguh dan tunggulah.
Saya bersumpah dengan nama Allah barang siapa yang menempuh jalan ini, dan mendidik dengan pendidikan ini dengan cara mengikuti jalan yang ditempuh oleh Rasulullah [ﷺ], para shahabatnya, dan yang mengikuti mereka dengan baik, maka pasti Allah Ta'ala akan menolong dia, dan akan mendapatkan kesudahan yang baik. Sebagaimana yang telah Allah janjikan, dan janji-Nya pasti benar.
Allah Ta'ala berfirman:
{ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ. }
“Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An-Nur : 55]
📚[Fathu ar-Rabbi al-Wadud, 3/50]
Sumber:
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔆🗃 BEBERAPA PERKARA YANG MENYELISIHI SUNNAH DI HARI JUM'AT
•BAGIAN 2 :
🌕⛔ TIDAK ADA SHALAT RAWATIB (QOBLIYAH) SEBELUM SHALAT JUM'AT
❓Pertanyaan:
🔖Al Akh M.A.M- dari Al Jazair, dia bertanya: "Apakah ada shalat sunnah qobliah (sebelum) dan ba'diah (sesudah) shalat Jum'at?"
✍🏻 Jawaban:
⛔ "Tidak ada pada shalat Jum'at shalat sunnah qobliah menurut pendapat yang benar dari para Ulama, akan tetapi disyariatkan bagi seorang muslim ketika ia datang ke masjid agar mengerjakan shalat yang dimudahkan Allah baginya dengan beberapa raka'at dengan salam pada setiap 2 raka'atnya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
صلاة الليل والنهار مثنى مثنى
🔖 "Shalat pada malam dan siang hari adalah 2 raka'at - 2 raka'at.")¹ (H.R Imam Ahmad dan Ahli Sunan dengan sanad yang hasan dan asalnya ada di kitab shahih tanpa penyebutan kata siang hari).
📌 Karena telah sahih dari Nabi ﷺ dalam banyak hadits-haditsnya menunjukkan bahwa yang sesuai syariat bagi seorang muslim adalah ketika ia mendatangi masjid pada hari Jum'at sebelum keluarnya imam agar mengerjakan shalat sesuai apa yang telah Allah anugerahkan kepadanya, dan Nabi ﷺ tidak membatasi dengan jumlah raka'at tertentu dalam hal itu. Sehingga apabila ia shalat dengan 2 raka'at atau 4 raka'at atau lebih dari itu, maka semuanya itu baik, dan yang paling sedikitnya dari itu semua adalah shalat 2 raka'at tahiyatul masjid.
✔ Adapun shalat sunnah setelah shalat Jum'at, padanya ada sunnah rawatib yang dikerjakan paling sedikit 2 raka'at dan paling banyak 4 raka'at, berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
*من كان منكم مصليًا بعد الجمعة فليصل بعدها أربعًا*
🔖 "Barang siapa di antara kamu yang hendak shalat setelah shalat Jum'at maka kerjakanlah setelahnya shalat 4 raka'at.")²
📌 Nabi ﷺ pun mengerjakan juga shalat Sunnah 2 raka'at setelah shalat Jum'at di rumahnya."
💡 "Semoga Allah memberikan Taufiq kepada kita semuanya pada perkara yang diridhoi-Nya.")³
)¹ Riwayat At Tirmidzi dalam kitab As Sholah, nomer 389,394 dan An Nasa'i dalam kitab Qiyamul Lail nomer 1648
)² Riwayat Muslim dalam kitab Al Jum'ah nomer 881, At Tirmidzi dalam kitab Al Jum'ah nomer 481 dan Ad Daarimy dalam kitab As Sholah nomer 1575 dan lafadz ini dari riwayatnya.
)³ Telah diterbitkan dalam majalah Al Arabiyah edisi Rabi'ul Awwal 1412 H
📚 (Majmu' Fatawa dan Maqaolat Asy Syaikh Ibnu Baz -rahimahullah- 12/386)
ليس للجمعة سنة راتبة قبلها
س: الأخ/ م. ع. م. - من الجزائر، يقول في سؤاله: هل لصلاة الجمعة سنة قبلها أو بعدها؟
ج: ليس للجمعة سنة راتبة قبلها في أصح قولي العلماء، ولكن يشرع للمسلم إذا أتى المسجد أن يصلي ما يسر الله له من الركعات يسلم من كل ثنتين، لقول النبي ﷺ: صلاة الليل والنهار مثنى مثنى[1] رواه الإمام أحمد وأهل السنن بإسناد حسن، وأصله في الصحيح من دون ذكر النهار.
ولأنه قد صح عن النبي ﷺ في أحاديث كثيرة ما يدل على أن المشروع للمسلم إذا أتى المسجد يوم الجمعة أن يصلي ما قسم الله له قبل خروج الإمام، ولم يحدد النبي ﷺ ركعات محددة في ذلك، فإذا صلى ثنتين أو أربعًا أو أكثر من ذلك فكله حسن، وأقل ذلك ركعتان تحية المسجد، أما بعدها فلها سنة راتبة أقلها ركعتان وأكثرها أربع، لقول النبي ﷺ: من كان منكم مصليًا بعد الجمعة فليصل بعدها أربعًا[2] وكان ﷺ يصلي ركعتين بعد الجمعة في بيته.
وفق الله الجميع لما يرضيه[3].
¹( رواه الترمذي في (الصلاة) برقم (389، 394)، والنسائي في (قيام الليل) برقم (1648).
²( رواه مسلم في (الجمعة) برقم (881)، والترمذي في (الجمعة) برقم (481)، والدارمي في (الصلاة) برقم (1575) واللفظ له.
³( نشرت في (المجلة العربية) بتاريخ ربيع أول 1412 هـ. (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 12/ 386).
http://www.binbaz.org.sa/mat/1334
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
•BAGIAN 2 :
🌕⛔ TIDAK ADA SHALAT RAWATIB (QOBLIYAH) SEBELUM SHALAT JUM'AT
❓Pertanyaan:
🔖Al Akh M.A.M- dari Al Jazair, dia bertanya: "Apakah ada shalat sunnah qobliah (sebelum) dan ba'diah (sesudah) shalat Jum'at?"
✍🏻 Jawaban:
⛔ "Tidak ada pada shalat Jum'at shalat sunnah qobliah menurut pendapat yang benar dari para Ulama, akan tetapi disyariatkan bagi seorang muslim ketika ia datang ke masjid agar mengerjakan shalat yang dimudahkan Allah baginya dengan beberapa raka'at dengan salam pada setiap 2 raka'atnya, berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
صلاة الليل والنهار مثنى مثنى
🔖 "Shalat pada malam dan siang hari adalah 2 raka'at - 2 raka'at.")¹ (H.R Imam Ahmad dan Ahli Sunan dengan sanad yang hasan dan asalnya ada di kitab shahih tanpa penyebutan kata siang hari).
📌 Karena telah sahih dari Nabi ﷺ dalam banyak hadits-haditsnya menunjukkan bahwa yang sesuai syariat bagi seorang muslim adalah ketika ia mendatangi masjid pada hari Jum'at sebelum keluarnya imam agar mengerjakan shalat sesuai apa yang telah Allah anugerahkan kepadanya, dan Nabi ﷺ tidak membatasi dengan jumlah raka'at tertentu dalam hal itu. Sehingga apabila ia shalat dengan 2 raka'at atau 4 raka'at atau lebih dari itu, maka semuanya itu baik, dan yang paling sedikitnya dari itu semua adalah shalat 2 raka'at tahiyatul masjid.
✔ Adapun shalat sunnah setelah shalat Jum'at, padanya ada sunnah rawatib yang dikerjakan paling sedikit 2 raka'at dan paling banyak 4 raka'at, berdasarkan sabda Nabi ﷺ :
*من كان منكم مصليًا بعد الجمعة فليصل بعدها أربعًا*
🔖 "Barang siapa di antara kamu yang hendak shalat setelah shalat Jum'at maka kerjakanlah setelahnya shalat 4 raka'at.")²
📌 Nabi ﷺ pun mengerjakan juga shalat Sunnah 2 raka'at setelah shalat Jum'at di rumahnya."
💡 "Semoga Allah memberikan Taufiq kepada kita semuanya pada perkara yang diridhoi-Nya.")³
)¹ Riwayat At Tirmidzi dalam kitab As Sholah, nomer 389,394 dan An Nasa'i dalam kitab Qiyamul Lail nomer 1648
)² Riwayat Muslim dalam kitab Al Jum'ah nomer 881, At Tirmidzi dalam kitab Al Jum'ah nomer 481 dan Ad Daarimy dalam kitab As Sholah nomer 1575 dan lafadz ini dari riwayatnya.
)³ Telah diterbitkan dalam majalah Al Arabiyah edisi Rabi'ul Awwal 1412 H
📚 (Majmu' Fatawa dan Maqaolat Asy Syaikh Ibnu Baz -rahimahullah- 12/386)
ليس للجمعة سنة راتبة قبلها
س: الأخ/ م. ع. م. - من الجزائر، يقول في سؤاله: هل لصلاة الجمعة سنة قبلها أو بعدها؟
ج: ليس للجمعة سنة راتبة قبلها في أصح قولي العلماء، ولكن يشرع للمسلم إذا أتى المسجد أن يصلي ما يسر الله له من الركعات يسلم من كل ثنتين، لقول النبي ﷺ: صلاة الليل والنهار مثنى مثنى[1] رواه الإمام أحمد وأهل السنن بإسناد حسن، وأصله في الصحيح من دون ذكر النهار.
ولأنه قد صح عن النبي ﷺ في أحاديث كثيرة ما يدل على أن المشروع للمسلم إذا أتى المسجد يوم الجمعة أن يصلي ما قسم الله له قبل خروج الإمام، ولم يحدد النبي ﷺ ركعات محددة في ذلك، فإذا صلى ثنتين أو أربعًا أو أكثر من ذلك فكله حسن، وأقل ذلك ركعتان تحية المسجد، أما بعدها فلها سنة راتبة أقلها ركعتان وأكثرها أربع، لقول النبي ﷺ: من كان منكم مصليًا بعد الجمعة فليصل بعدها أربعًا[2] وكان ﷺ يصلي ركعتين بعد الجمعة في بيته.
وفق الله الجميع لما يرضيه[3].
¹( رواه الترمذي في (الصلاة) برقم (389، 394)، والنسائي في (قيام الليل) برقم (1648).
²( رواه مسلم في (الجمعة) برقم (881)، والترمذي في (الجمعة) برقم (481)، والدارمي في (الصلاة) برقم (1575) واللفظ له.
³( نشرت في (المجلة العربية) بتاريخ ربيع أول 1412 هـ. (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 12/ 386).
http://www.binbaz.org.sa/mat/1334
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🗞HUKUM MEMBACA BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM SEBELUM TAKBIRATUL IHRAM SHALAT
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
"Tasmiyyah (membaca bismillah) itu wajib seperti dalam wudhu, dan disunnahkan seperti tasmiyyah ketika makan menurut pendapat mayoritas ulama, namun sebagian ulama berpendapat wajibnya tasmiyyah ketika makan dan inilah pendapat yang benar.
Tasmiyyah menjadi bid'ah seperti jikalau ber-tasmiyyah ketika adzan yakni jika hendak adzan membaca bismillahirrahmanirrahim.
Demikian pula jika membacanya ketika shalat (sebelum takbiratul ihram/takbir pembukaan shalat).
Adapun ketika membaca al-Quran, maka tasmiyyah dibaca di awal surat. Sedangkan di tengah surat, maka sebagian ulama berpendapat: disunnahkan mengucapkan: bismillah.
Namun sebagian ulama membantah pendapat ini dan inilah pendapat yang benar. Dengan alasan: sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah memerintahkan kita ketika membaca al-Quran kecuali kita mengucapkan A'udzubillahi minasysyaithanirrajim.
Sehingga jika engkau hendak membaca al-Quran di tengah surat, maka janganlah membaca tasmiyyah.
📒Asy-Syarh al-Mumti'
أما الشيخ العثيمين - رحمه الله - فقد جعلها من البدع كما في شرح زاد المستقنع
قال رحمه الله :
.. وتكون التَّسميةُ واجبة كما في الوُضوء.
وتكون مستحبَّة كالتَّسمية عند الأكل على رأي الجمهور ، وقال بعض العلماء: إنها واجبة وهو الصَّحيح.
وتكون بدعةً كما لو سَمَّى عند بَدْء الأذان مثلاً، إذا أراد أن يؤذِّن قال: بسم الله الرحمن الرحيم، وكذا عند الصَّلاة.
أمّا عند قراءة القرآن فتُقرأ في أول السُّورة، وأما في أثناء السُّورة فقال بعضُ العلماء: يُستحب أن يقول: بسم الله.
ورَدَّ بعضُ العلماء هذا ـ وهو الصَّحيح ـ وقال: إن الله لم يأمرْنا عند قراءة القرآن إلا أن نقول: أعوذ بالله من الشَّيطان الرَّجيم، فإِذا أردت أن تقرأ في أثناء السُّورة فلا تُسَمِّ .
Sumber:
Http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=141462
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
"Tasmiyyah (membaca bismillah) itu wajib seperti dalam wudhu, dan disunnahkan seperti tasmiyyah ketika makan menurut pendapat mayoritas ulama, namun sebagian ulama berpendapat wajibnya tasmiyyah ketika makan dan inilah pendapat yang benar.
Tasmiyyah menjadi bid'ah seperti jikalau ber-tasmiyyah ketika adzan yakni jika hendak adzan membaca bismillahirrahmanirrahim.
Demikian pula jika membacanya ketika shalat (sebelum takbiratul ihram/takbir pembukaan shalat).
Adapun ketika membaca al-Quran, maka tasmiyyah dibaca di awal surat. Sedangkan di tengah surat, maka sebagian ulama berpendapat: disunnahkan mengucapkan: bismillah.
Namun sebagian ulama membantah pendapat ini dan inilah pendapat yang benar. Dengan alasan: sesungguhnya Allah Ta'ala tidaklah memerintahkan kita ketika membaca al-Quran kecuali kita mengucapkan A'udzubillahi minasysyaithanirrajim.
Sehingga jika engkau hendak membaca al-Quran di tengah surat, maka janganlah membaca tasmiyyah.
📒Asy-Syarh al-Mumti'
أما الشيخ العثيمين - رحمه الله - فقد جعلها من البدع كما في شرح زاد المستقنع
قال رحمه الله :
.. وتكون التَّسميةُ واجبة كما في الوُضوء.
وتكون مستحبَّة كالتَّسمية عند الأكل على رأي الجمهور ، وقال بعض العلماء: إنها واجبة وهو الصَّحيح.
وتكون بدعةً كما لو سَمَّى عند بَدْء الأذان مثلاً، إذا أراد أن يؤذِّن قال: بسم الله الرحمن الرحيم، وكذا عند الصَّلاة.
أمّا عند قراءة القرآن فتُقرأ في أول السُّورة، وأما في أثناء السُّورة فقال بعضُ العلماء: يُستحب أن يقول: بسم الله.
ورَدَّ بعضُ العلماء هذا ـ وهو الصَّحيح ـ وقال: إن الله لم يأمرْنا عند قراءة القرآن إلا أن نقول: أعوذ بالله من الشَّيطان الرَّجيم، فإِذا أردت أن تقرأ في أثناء السُّورة فلا تُسَمِّ .
Sumber:
Http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=141462
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚇 HUKUM SHALAT SESEORANG YANG SALAH DALAM URUTAN WUDHU
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Seseorang salah dalam urutan wudhu, misalkan ia mengusap kepala sebelum membasuh kedua tangannya dalam keadaan ia sadar/ mengetahui, apakah sah shalatnya dengan wudhu (seperti) ini?"
Jawaban:
"Shalatnya tidak sah sebab wudhu seperti ini tidak sah, dari sisi ia memulai dengan mengusap kepala sebelum membasuh kedua tangannya, sedangkan Allah ‘azza wa jalla berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَينِ ﴿٦﴾
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki."
[Q.S. Al-Maaidah: 6]
Dan Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – berwudhu’ dengan wudhu’ yang berurutan(sesuai ayat).
Maka, jika seseorang membalik (urutan) wudhu’nya maka ia telah melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah Allah dan Rasul-Nya atasnya.
Dan telah tetap dari Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – bahwa Beliau bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ علَيْهِ أمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
"Siapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah kami atasnya, maka ia(amalan tersebut) tertolak".
(H.R. Muslim, dari ‘Aisyah – radhiallahu ‘anha -.)
Yaitu : tertolak atasnya.
👉🏻Jika wudhu’ itu tertolak maka tidak sah.
Dan jika ia shalat dengan wudhu’ ini maka ia telah benar-benar shalat dengan wudhu’ yang tidak sah, sehingga shalatnya tidak diterima sebab Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – bersabda:
لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةً بِغَيْرِ طُهُورٍ
"Allah tidak menerima shalat dengan tanpa bersuci(wudhu)".
H.R. Muslim
📖 Liqa’atul Baabil Maftuuh, Al-Utsaimin, jilid 1 hal. 26.
Sumber:
@ForumBerbagiFaidah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Seseorang salah dalam urutan wudhu, misalkan ia mengusap kepala sebelum membasuh kedua tangannya dalam keadaan ia sadar/ mengetahui, apakah sah shalatnya dengan wudhu (seperti) ini?"
Jawaban:
"Shalatnya tidak sah sebab wudhu seperti ini tidak sah, dari sisi ia memulai dengan mengusap kepala sebelum membasuh kedua tangannya, sedangkan Allah ‘azza wa jalla berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فاغْسِلُواْ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُواْ بِرُؤُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَينِ ﴿٦﴾
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki."
[Q.S. Al-Maaidah: 6]
Dan Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – berwudhu’ dengan wudhu’ yang berurutan(sesuai ayat).
Maka, jika seseorang membalik (urutan) wudhu’nya maka ia telah melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah Allah dan Rasul-Nya atasnya.
Dan telah tetap dari Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – bahwa Beliau bersabda:
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ علَيْهِ أمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
"Siapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah kami atasnya, maka ia(amalan tersebut) tertolak".
(H.R. Muslim, dari ‘Aisyah – radhiallahu ‘anha -.)
Yaitu : tertolak atasnya.
👉🏻Jika wudhu’ itu tertolak maka tidak sah.
Dan jika ia shalat dengan wudhu’ ini maka ia telah benar-benar shalat dengan wudhu’ yang tidak sah, sehingga shalatnya tidak diterima sebab Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – bersabda:
لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةً بِغَيْرِ طُهُورٍ
"Allah tidak menerima shalat dengan tanpa bersuci(wudhu)".
H.R. Muslim
📖 Liqa’atul Baabil Maftuuh, Al-Utsaimin, jilid 1 hal. 26.
Sumber:
@ForumBerbagiFaidah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🍃💢AMALAN YANG BANYAK MANFAATNYA
Memberi makan orang lain dan mengucapkan salam.
Dari shahabat Abdullah bin ‘Amr rodhiyallahu ‘anhu, beliau mengabarkan, "Dahulu pernah ada seorang shahabat yang bertanya kepada Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam,
أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟
Manakah amalan Islam yang paling baik 1⃣?'
🔻Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
Engkau memberikan makanan 2⃣, serta mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun tidak 3⃣.'
📝[ HR. Al-Bukhori no.12 dan Muslim no.39-63 ]
📎Derajat Hadits: Shohih.
〰〰〰
🔴 Penjelasan:
1⃣ “Yang paling baik” ; maksudnya manfaatnya.
👉🏻 Sebagaimana dinukil oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahullah dari Al-Karmany (*) dalam ”Fathul Bari: (1/56), Lihat pula "Al-Kawakibud Darory" (1/92) ;
(*) (( Al-Karmany (ada yang membaca Al-Kirmany; dan ini lebih masyhur. Namun yang benar dengan fathah; al-Karmany. 📎 [ Lihat "Al-Ansab" (11/85); As-Sam'any.]))
Para shahabat tatkala bertanya; maksud mereka bukan sekedar untuk menambah wawasan saja. Namun, tujuan mereka adalah untuk mengamalkannya (atau melaksanakannya). 📎 [ Lihat Syarah Riyadhis Sholihin (4/388); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]
2⃣”Memberikan makanan”; yang dimaksud adalah kepada yang membutuhkan. 💯🔻 Adapun daftar orang-orang yang seharusnya engkau beri makan pertama kali adalah familimu (keluarga, kerabat, ataupun sanak saudara). Karena memberikan makanan kepada mereka mengandung dua hal; Shodaqoh dan Silaturahmi. ...Dan yang seperti ini lebih utama dan lebih banyak pahalanya. “
📎[ Selengkapnya lihat kitab “Syarah Riyadhis Sholihin” (4/388); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]
3⃣ Asy-Syaikh Ibn ‘Utsaimin rohimahullah menjelaskan, Bahwa dalam permasalahan ”Salam” ini; ada tiga jenis manusia yang berbeda-beda perlakuan kita dalam menyalaminya;
1⃣ Yang Pertama: Orang Islam Fasiq (pelaku dosa) yang menampakkan kefasikannya; yang seperti ini tetap disalami.
Kecuali, tidak disalaminya mereka justru mendatangkan kebaikan.
2⃣ Yang Kedua: Orang kafir; Mereka tidak usah disalami. Namun, jika mereka menyalami kita; Cukup kita jawab dengan kalimat: “Wa’alaikum”.
3⃣ Yang Ketiga: Orang Islam yang tidak dikenal dengan kefasikannya, yang seperti ini kita harus bersemangat untuk memulai salam kepadanya.
📎 [ Lihat kitab “Syarah Riyadhis Sholihin” (4/390)]
✅ Diantara manfaat yang bisa kita rasakan dengan melaksanakan dua hal itu adalah bisa melembutkan hati seseorang dengan izin Allah Subhanahu waTa'ala.
📎 Adapun mengucapkan 'Salam' kepada ahlul Bid'ah ada perinciannya. Semoga Allah Ta'ala memberikan kemudahan untuk menukilkan kalam para Ulama.
Wallahul Muwaffiq (AH)
Sumber:
@yookngaji
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Memberi makan orang lain dan mengucapkan salam.
Dari shahabat Abdullah bin ‘Amr rodhiyallahu ‘anhu, beliau mengabarkan, "Dahulu pernah ada seorang shahabat yang bertanya kepada Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam,
أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟
Manakah amalan Islam yang paling baik 1⃣?'
🔻Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ
Engkau memberikan makanan 2⃣, serta mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun tidak 3⃣.'
📝[ HR. Al-Bukhori no.12 dan Muslim no.39-63 ]
📎Derajat Hadits: Shohih.
〰〰〰
🔴 Penjelasan:
1⃣ “Yang paling baik” ; maksudnya manfaatnya.
👉🏻 Sebagaimana dinukil oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar rohimahullah dari Al-Karmany (*) dalam ”Fathul Bari: (1/56), Lihat pula "Al-Kawakibud Darory" (1/92) ;
(*) (( Al-Karmany (ada yang membaca Al-Kirmany; dan ini lebih masyhur. Namun yang benar dengan fathah; al-Karmany. 📎 [ Lihat "Al-Ansab" (11/85); As-Sam'any.]))
Para shahabat tatkala bertanya; maksud mereka bukan sekedar untuk menambah wawasan saja. Namun, tujuan mereka adalah untuk mengamalkannya (atau melaksanakannya). 📎 [ Lihat Syarah Riyadhis Sholihin (4/388); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]
2⃣”Memberikan makanan”; yang dimaksud adalah kepada yang membutuhkan. 💯🔻 Adapun daftar orang-orang yang seharusnya engkau beri makan pertama kali adalah familimu (keluarga, kerabat, ataupun sanak saudara). Karena memberikan makanan kepada mereka mengandung dua hal; Shodaqoh dan Silaturahmi. ...Dan yang seperti ini lebih utama dan lebih banyak pahalanya. “
📎[ Selengkapnya lihat kitab “Syarah Riyadhis Sholihin” (4/388); Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin. ]
3⃣ Asy-Syaikh Ibn ‘Utsaimin rohimahullah menjelaskan, Bahwa dalam permasalahan ”Salam” ini; ada tiga jenis manusia yang berbeda-beda perlakuan kita dalam menyalaminya;
1⃣ Yang Pertama: Orang Islam Fasiq (pelaku dosa) yang menampakkan kefasikannya; yang seperti ini tetap disalami.
Kecuali, tidak disalaminya mereka justru mendatangkan kebaikan.
2⃣ Yang Kedua: Orang kafir; Mereka tidak usah disalami. Namun, jika mereka menyalami kita; Cukup kita jawab dengan kalimat: “Wa’alaikum”.
3⃣ Yang Ketiga: Orang Islam yang tidak dikenal dengan kefasikannya, yang seperti ini kita harus bersemangat untuk memulai salam kepadanya.
📎 [ Lihat kitab “Syarah Riyadhis Sholihin” (4/390)]
✅ Diantara manfaat yang bisa kita rasakan dengan melaksanakan dua hal itu adalah bisa melembutkan hati seseorang dengan izin Allah Subhanahu waTa'ala.
📎 Adapun mengucapkan 'Salam' kepada ahlul Bid'ah ada perinciannya. Semoga Allah Ta'ala memberikan kemudahan untuk menukilkan kalam para Ulama.
Wallahul Muwaffiq (AH)
Sumber:
@yookngaji
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌸 INFO KHUSUS KAJIAN
UMMAHAT & AKHWAT
~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam Ilmiyah
Ahlus Sunnah Salafiyyin kota
palembang dan sekitarnya..
🕰 BESOK...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00
Wib - selesai
✒Tema
~~~~~~~~~~~~~~
🌸"WAJIBNYA
BERAKHLAK MULIA"
~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS
UMMAHAT/AKHAWAT, GRATIS.
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kami :
t.me/salafypalembang
🌏 Website kami :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum
UMMAHAT & AKHWAT
~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam Ilmiyah
Ahlus Sunnah Salafiyyin kota
palembang dan sekitarnya..
🕰 BESOK...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00
Wib - selesai
✒Tema
~~~~~~~~~~~~~~
🌸"WAJIBNYA
BERAKHLAK MULIA"
~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS
UMMAHAT/AKHAWAT, GRATIS.
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kami :
t.me/salafypalembang
🌏 Website kami :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum
💐🌷🌻🌹 UKURAN KEBENARAN ADALAH AJARAN ISLAM YANG SEMPURNA, BUKAN INDIVIDU UMAT ISLAM YANG PASTI MEMILIKI KEKURANGAN
✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
فالواجب أن الإنسان الذي يريد حقاً أن يصل إلى الإيمان بالله عز وجل أن ينظر إلى الإسلام نفسه لا إلى المسلمين.
"Wajib atas seseorang yang benar-benar ingin mencapai iman kepada Allah Azza wa Jalla untuk melihat kepada ajaran Islam itu sendiri, bukan melihat kepada keadaan kaum muslimin."
📼 Liqa’ Baabil Maftuh, no. 120
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
فالواجب أن الإنسان الذي يريد حقاً أن يصل إلى الإيمان بالله عز وجل أن ينظر إلى الإسلام نفسه لا إلى المسلمين.
"Wajib atas seseorang yang benar-benar ingin mencapai iman kepada Allah Azza wa Jalla untuk melihat kepada ajaran Islam itu sendiri, bukan melihat kepada keadaan kaum muslimin."
📼 Liqa’ Baabil Maftuh, no. 120
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ INFO KAJIAN RUTIN
~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM, MUSLIM
DAN MUSLIMAH
📚Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~
"ENAM LANDASAN
DALAM BERAGAMA"
~~~~~~~~~~~~~
📕Dari kitab Ushulus Sittah Karya: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdulwahab At-Tamimi Rahimahullah
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH MASJID
AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
"Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮 Telegram Kami :
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM, MUSLIM
DAN MUSLIMAH
📚Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~
"ENAM LANDASAN
DALAM BERAGAMA"
~~~~~~~~~~~~~
📕Dari kitab Ushulus Sittah Karya: Asy-Syaikh Muhammad bin Abdulwahab At-Tamimi Rahimahullah
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH MASJID
AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
"Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮 Telegram Kami :
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
📣 SIMAK SEKARANG...
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP AHAD
🕒 Mulai Jam
10.30-11.45 wib
🕌 Dari Masjid
Ahmad Farhan Irzani,
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
Bersama :
🎙Al-Ustadz Muhammad Dawwam Hafizhahullah
Tema :
📚 ENAM LANDASAN
DALAM BERAGAMA
Dari Kitab Ushulus Sittah
Karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah
Mari kita dengarkan Kajian-kajian Islam Ilmiah yang 💯Didukung Oleh Aplikasi Android Radio Islam Indonesia : Silahkan Klik http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
"Radionyo wong kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
📡 🇱 🇮 🇻 🇪
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP AHAD
🕒 Mulai Jam
10.30-11.45 wib
🕌 Dari Masjid
Ahmad Farhan Irzani,
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
Bersama :
🎙Al-Ustadz Muhammad Dawwam Hafizhahullah
Tema :
📚 ENAM LANDASAN
DALAM BERAGAMA
Dari Kitab Ushulus Sittah
Karya Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah
Mari kita dengarkan Kajian-kajian Islam Ilmiah yang 💯Didukung Oleh Aplikasi Android Radio Islam Indonesia : Silahkan Klik http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
"Radionyo wong kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
💠 KEUTAMAAN PUASA
HARI SENIN
💬 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa hari senin. Beliau berkata: Itu adalah hari aku dilahirkan, dan pada hari itu Al Qur'an diturunkan kepadaku. Imam Muslim telah menyebutkan hadits tersebut.
📚 Zadul Ma'ad: 4/228
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
«وسئل - صلى الله عليه وسلم - عن صوم يوم الاثنين، فقال: ذاك يوم ولدت فيه، وفيه أنزل علي القرآن» ذكره مسلم.
📁 إعلام الموقعين: ٤/٢٢٨
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
HARI SENIN
💬 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:
Rasulullah ﷺ ditanya tentang puasa hari senin. Beliau berkata: Itu adalah hari aku dilahirkan, dan pada hari itu Al Qur'an diturunkan kepadaku. Imam Muslim telah menyebutkan hadits tersebut.
📚 Zadul Ma'ad: 4/228
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
«وسئل - صلى الله عليه وسلم - عن صوم يوم الاثنين، فقال: ذاك يوم ولدت فيه، وفيه أنزل علي القرآن» ذكره مسلم.
📁 إعلام الموقعين: ٤/٢٢٨
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏼💥📛💎 TAWAKKAL ADALAH SENJATA TERBAIK MENGHADAPI KEJAHATAN ORANG LAIN
✍🏼 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
إن المؤمن المتوكل على الله إذا كاده الخَلْق، فإنَّ الله يكيد له وينتصر له بغير حول منه ولا قوَّة.
"Sesungguhnya seorang mu'min yang bertawakkal kepada Allah, jika hamba-hamba Allah melancarkan makar terhadapnya, maka sesungguhnya Allah akan membuatkan balasan makar untuknya dan membelanya, tanpa perlu hamba tersebut mengeluarkan daya dan kekuatan dari dirinya sendiri."
📚 I'lamul Muwaqqi'in, jilid 3 hlm. 220
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
إن المؤمن المتوكل على الله إذا كاده الخَلْق، فإنَّ الله يكيد له وينتصر له بغير حول منه ولا قوَّة.
"Sesungguhnya seorang mu'min yang bertawakkal kepada Allah, jika hamba-hamba Allah melancarkan makar terhadapnya, maka sesungguhnya Allah akan membuatkan balasan makar untuknya dan membelanya, tanpa perlu hamba tersebut mengeluarkan daya dan kekuatan dari dirinya sendiri."
📚 I'lamul Muwaqqi'in, jilid 3 hlm. 220
Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💫💎 MULIAKANLAH ULAMA
✍🏼 Al Allamah Al Imam Robi' Al Madkhali hafidzahullah berkata :
"Ulama Sunnah wajib dimuliakan, dihormati dan dijaga kehormatannya, maka tidak ada yang mencela mereka kecuali pengekor hawa nafsu."
📚 Al Washoya Al Manhajiyyah 346
▪قَــالَ العلّامــةُ الإمام ربيــع المدخلي -حَـفظهُ الله- تعالى :
"علماء السنة يجب إكرامهم واحترامهم والذب عن أعراضهم، ولا يطعن فيهم إلا صاحب هوى".
📚 الوصايا المنهجية ص٣٤٦
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Al Allamah Al Imam Robi' Al Madkhali hafidzahullah berkata :
"Ulama Sunnah wajib dimuliakan, dihormati dan dijaga kehormatannya, maka tidak ada yang mencela mereka kecuali pengekor hawa nafsu."
📚 Al Washoya Al Manhajiyyah 346
▪قَــالَ العلّامــةُ الإمام ربيــع المدخلي -حَـفظهُ الله- تعالى :
"علماء السنة يجب إكرامهم واحترامهم والذب عن أعراضهم، ولا يطعن فيهم إلا صاحب هوى".
📚 الوصايا المنهجية ص٣٤٦
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com