⚠💥✊🏻🔥 SIAPA YANG MEMBENCI KEBAIKAN MAKA DIA AKAN TERJATUH PADA KEBURUKAN
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
مَنْ رَغِبَ عَنْ إِنْفَاقِ مَالِهِ فِي طَاعَةِ اللَّهِ ابْتُلِيَ بِإِنْفَاقِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ وَهُوَ رَاغِمٌ.
"Siapa yang tidak suka membelanjakan hartanya untuk ketaatan kepada Allah, maka dia akan ditimpa dengan membelanjakannya untuk selain Allah dalam keadaan dia tidak menyukainya.
وَكَذَلِكَ مَنْ رَغِبَ عَنِ التَّعَبِ لِلَّهِ ابْتُلِيَ بِالتَّعَبِ فِي خِدْمَةِ الْخَلْقِ وَلَا بُدَّ.
Demikian juga siapa yang tidak suka keletihan untuk Allah, maka dia akan ditimpa dengan keletihan untuk melayani makhluk, mau tidak mau.
وَكَذَلِكَ مَنْ رَغِبَ عَنِ الْهَدْيِ بِالْوَحْيِ، ابْتُلِيَ بِكُنَاسَةِ الْآرَاءِ وَزِبَالَةِ الْأَذْهَانِ، وَوَسَخِ الْأَفْكَارِ.
Demikian juga siapa yang tidak suka dengan petunjuk yang berasal dari wahyu, maka dia akan ditimpa dengan pendapat yang kotor, sampah pikiran, dan limbah pemikiran.
فَلْيَتَأَمَّلْ مَنْ يُرِيدُ نُصْحَ نَفْسِهِ وَسَعَادَتَهَا وَفَلَاحَهَا هَذَا الْمَوْضِعَ فِي نَفْسِهِ وَفِي غَيْرِهِ.
Maka siapa saja yang menginginkan kebaikan, kebahagiaan, dan keberuntungan untuk dirinya, hendaklah dia memperhatikan hal ini pada dirinya dan pada orang lain."
[Madarijus Salikin, jilid 1 hlm. 184]
Sumber :
https://telegram.me/fawaz_almadkali
http://forumsalafy.net/siapa-yang-membenci-kebaikan-maka-dia-akan-terjatuh-pada-keburukan/
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
مَنْ رَغِبَ عَنْ إِنْفَاقِ مَالِهِ فِي طَاعَةِ اللَّهِ ابْتُلِيَ بِإِنْفَاقِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ وَهُوَ رَاغِمٌ.
"Siapa yang tidak suka membelanjakan hartanya untuk ketaatan kepada Allah, maka dia akan ditimpa dengan membelanjakannya untuk selain Allah dalam keadaan dia tidak menyukainya.
وَكَذَلِكَ مَنْ رَغِبَ عَنِ التَّعَبِ لِلَّهِ ابْتُلِيَ بِالتَّعَبِ فِي خِدْمَةِ الْخَلْقِ وَلَا بُدَّ.
Demikian juga siapa yang tidak suka keletihan untuk Allah, maka dia akan ditimpa dengan keletihan untuk melayani makhluk, mau tidak mau.
وَكَذَلِكَ مَنْ رَغِبَ عَنِ الْهَدْيِ بِالْوَحْيِ، ابْتُلِيَ بِكُنَاسَةِ الْآرَاءِ وَزِبَالَةِ الْأَذْهَانِ، وَوَسَخِ الْأَفْكَارِ.
Demikian juga siapa yang tidak suka dengan petunjuk yang berasal dari wahyu, maka dia akan ditimpa dengan pendapat yang kotor, sampah pikiran, dan limbah pemikiran.
فَلْيَتَأَمَّلْ مَنْ يُرِيدُ نُصْحَ نَفْسِهِ وَسَعَادَتَهَا وَفَلَاحَهَا هَذَا الْمَوْضِعَ فِي نَفْسِهِ وَفِي غَيْرِهِ.
Maka siapa saja yang menginginkan kebaikan, kebahagiaan, dan keberuntungan untuk dirinya, hendaklah dia memperhatikan hal ini pada dirinya dan pada orang lain."
[Madarijus Salikin, jilid 1 hlm. 184]
Sumber :
https://telegram.me/fawaz_almadkali
http://forumsalafy.net/siapa-yang-membenci-kebaikan-maka-dia-akan-terjatuh-pada-keburukan/
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏼⚙️🌱 JANGAN MEREMEHKAN AMAL KEBAIKAN SEKECIL APAPUN❗️
🎙 Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan,
"Jangan pernah kamu meremehkan suatu amalan yang kamu harap ia dapat menjadikan timbangan kebaikanmu menjadi berat pada hari kebangkitan nanti untuk kamu segerakan dalam melaksanakannya. Walaupun amalan itu terlihat remeh. Karena hal itu bisa saja menggugurkan banyak dari-dosamu, yang jikalau dosa-dosa itu terus menumpuk dalam dirimu dapat menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka."
📒 Rasail Ibni Hazm 319/1
قال الإمام ابن حزم
رحمه الله تبارك و تعالىٰ :
ولا تحقِر شيئًا ممّا ترجو به تثقيل ميزانك يوم البعث أنّ تعجّله الآن، وإن قلّ، فإنّه يحطُّ عنك كثيرًا لو اجتمع لقذف بك في النّار ! ".
رسائل ابن حزم (٣١٩/١).
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan,
"Jangan pernah kamu meremehkan suatu amalan yang kamu harap ia dapat menjadikan timbangan kebaikanmu menjadi berat pada hari kebangkitan nanti untuk kamu segerakan dalam melaksanakannya. Walaupun amalan itu terlihat remeh. Karena hal itu bisa saja menggugurkan banyak dari-dosamu, yang jikalau dosa-dosa itu terus menumpuk dalam dirimu dapat menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka."
📒 Rasail Ibni Hazm 319/1
قال الإمام ابن حزم
رحمه الله تبارك و تعالىٰ :
ولا تحقِر شيئًا ممّا ترجو به تثقيل ميزانك يوم البعث أنّ تعجّله الآن، وإن قلّ، فإنّه يحطُّ عنك كثيرًا لو اجتمع لقذف بك في النّار ! ".
رسائل ابن حزم (٣١٩/١).
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚘🌏👑 AKIBAT CINTA & AMBISI TERHADAP DUNIA
🎙 Sufyan At-tsauri rahimahullah ta'ala berkata,
"Barang siapa yang mencintai dunia dan merasa bahagia dengannya, niscaya akan dicabut dari kalbunya rasa takut terhadap akhirat."
📒 Hilyatul Aulia 7/79
قال سفيان الثوري رحمه الله:
من أحب الدنيا وسُر بها نزع خوف الآخرة من قلبه.
حلية الأولياء79/7
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Sufyan At-tsauri rahimahullah ta'ala berkata,
"Barang siapa yang mencintai dunia dan merasa bahagia dengannya, niscaya akan dicabut dari kalbunya rasa takut terhadap akhirat."
📒 Hilyatul Aulia 7/79
قال سفيان الثوري رحمه الله:
من أحب الدنيا وسُر بها نزع خوف الآخرة من قلبه.
حلية الأولياء79/7
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💐🌷🌻🌹 KEBAIKAN APAPUN HANYA AKAN DIRAIH DENGAN PERTOLONGAN ALLAH
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
فَمَا لَمْ يَكُنْ بِاللَّه لَا يَكُوْنُ، فَإِنَّهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِالله، وَمَا لَمْ يَكُنْ بالله فَلَا يَنْفَعُ وَلَا يَدُومُ.
"Apa saja yang diusahakan tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bisa terwujud, karena sesungguhnya tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, dan apa saja yang tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bermanfaat dan tidak akan berlangsung lama."
📚 Majmu'ul Fatawa, jilid 3 hlm. 124
Sumber:
https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/1018688273105895425?s=19
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
فَمَا لَمْ يَكُنْ بِاللَّه لَا يَكُوْنُ، فَإِنَّهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِالله، وَمَا لَمْ يَكُنْ بالله فَلَا يَنْفَعُ وَلَا يَدُومُ.
"Apa saja yang diusahakan tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bisa terwujud, karena sesungguhnya tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah, dan apa saja yang tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bermanfaat dan tidak akan berlangsung lama."
📚 Majmu'ul Fatawa, jilid 3 hlm. 124
Sumber:
https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/1018688273105895425?s=19
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🍃🌷 JANGAN ENGKAU MENCINTAINYA
Jika ia memusuhi Allah dan Rasul-Nya.
🔰 Allah Ta’ala berfirman:
لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ
”Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka...,” [ Al-Mujadilah : 22 ]
〰〰〰〰✅
📌 Qotadah bin Di’amah As-Sadusi (*) rohimahullah menjelaskan; (Seolah-olah Allah Ta’ala mengatakan kepada nabi-Nya) :
”Wahai Muhammad -shollallahu ‘alaihi wasallam-, Engkau tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhir, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya”;
👉 Maksudnya adalah ”Orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya.”
(*) Qotadah adalah seorang tabi’in. Bertemu dengan beberapa shahabat seperti Abdullah bin Sarjis, Anas bin Malik, dan Abu Tufail Al-Kinani rodhiyallahu ‘anhum.
📚 [ Lihat Tafsir Ath-Thobari (23/258) ]
—------------------📌
🔰 Dari shahabat Abdullah bin Abbas rodhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shollallahu’alaih wasallam mengatakan kepada (shahabatnya) Abu Dzar,
”Apa itu tali keimanan yang paling kuat?”
🔻 Abu Dzar rodhiyallahu ‘anhumenjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
🔻 Rasul shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
«الْمُوَالَاةُ فِي اللهِ، وَالْمُعَادَاةُ فِي اللهِ، وَالْحُبُّ فِي اللهِ، وَالْبُغْضُ فِي اللهِ»
”Saling mencintai karena Allah, saling memusuhi karena Allah, Cinta karena Allah, Benci karena Allah.”
📚 [ HR. Ath-Thobaroni dalam “Al-Kabir” no.11537 (11/215) , dan Al-Baghowi dalam “Syarhus Sunnah” no.3468 (13/53). ]
Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam kitab Ash-Shohihah no.998 dan 17288, berdasarkan penguat-penguat yang ada.
〰〰💯 Beberapa kisah yang menjadi teladan kita dalam hal ini, di antaranya:
1- Kisah Nabi Ibrohim ’alaihis salam yang mengumumkan permusuhan dengan ayah serta kaumnya sampai mereka beriman kepada Allah semata. [ Al-Mumtahanah:4 ]
2- Kisah Abu Ubaidah Ibnul Jarroh rodhiyallahu ‘anhu yang membunuh ayah kafirnya saat perang Badar.
3- Kisah Abdullah bin Abdullah bin Ubay (putra seorang munafik masyhur); Yang meminta izin kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam untuk membunuh ayahnya, namun Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam melarangnya.
4- Kisah Abu Bakr ash-Shiddiq rodhiyallahu ‘anhu yang memukul ayahnya (sebelum masuk Islam) ketika ia mencela Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam.
Dan kisah-kisah lain semisal.
📚 [ Lihat selengkapnya kitab “Adhwa`ul Bayan” (7/556); Asy-Syinqithi ]
〰〰〰〰📌
💯 Seorang mukmin tak akan mencintai orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya walaupun mereka adalah keluarga terdekat.
Sumber:
@yookngaji
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Jika ia memusuhi Allah dan Rasul-Nya.
🔰 Allah Ta’ala berfirman:
لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ
”Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka...,” [ Al-Mujadilah : 22 ]
〰〰〰〰✅
📌 Qotadah bin Di’amah As-Sadusi (*) rohimahullah menjelaskan; (Seolah-olah Allah Ta’ala mengatakan kepada nabi-Nya) :
”Wahai Muhammad -shollallahu ‘alaihi wasallam-, Engkau tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhir, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya”;
👉 Maksudnya adalah ”Orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya.”
(*) Qotadah adalah seorang tabi’in. Bertemu dengan beberapa shahabat seperti Abdullah bin Sarjis, Anas bin Malik, dan Abu Tufail Al-Kinani rodhiyallahu ‘anhum.
📚 [ Lihat Tafsir Ath-Thobari (23/258) ]
—------------------📌
🔰 Dari shahabat Abdullah bin Abbas rodhiyallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shollallahu’alaih wasallam mengatakan kepada (shahabatnya) Abu Dzar,
”Apa itu tali keimanan yang paling kuat?”
🔻 Abu Dzar rodhiyallahu ‘anhumenjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.”
🔻 Rasul shollallahu ‘alaihi wasallam menjawab:
«الْمُوَالَاةُ فِي اللهِ، وَالْمُعَادَاةُ فِي اللهِ، وَالْحُبُّ فِي اللهِ، وَالْبُغْضُ فِي اللهِ»
”Saling mencintai karena Allah, saling memusuhi karena Allah, Cinta karena Allah, Benci karena Allah.”
📚 [ HR. Ath-Thobaroni dalam “Al-Kabir” no.11537 (11/215) , dan Al-Baghowi dalam “Syarhus Sunnah” no.3468 (13/53). ]
Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rohimahullah dalam kitab Ash-Shohihah no.998 dan 17288, berdasarkan penguat-penguat yang ada.
〰〰💯 Beberapa kisah yang menjadi teladan kita dalam hal ini, di antaranya:
1- Kisah Nabi Ibrohim ’alaihis salam yang mengumumkan permusuhan dengan ayah serta kaumnya sampai mereka beriman kepada Allah semata. [ Al-Mumtahanah:4 ]
2- Kisah Abu Ubaidah Ibnul Jarroh rodhiyallahu ‘anhu yang membunuh ayah kafirnya saat perang Badar.
3- Kisah Abdullah bin Abdullah bin Ubay (putra seorang munafik masyhur); Yang meminta izin kepada Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam untuk membunuh ayahnya, namun Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam melarangnya.
4- Kisah Abu Bakr ash-Shiddiq rodhiyallahu ‘anhu yang memukul ayahnya (sebelum masuk Islam) ketika ia mencela Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam.
Dan kisah-kisah lain semisal.
📚 [ Lihat selengkapnya kitab “Adhwa`ul Bayan” (7/556); Asy-Syinqithi ]
〰〰〰〰📌
💯 Seorang mukmin tak akan mencintai orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya walaupun mereka adalah keluarga terdekat.
Sumber:
@yookngaji
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔸🌱⛲ TAQWA ADALAH SEBAB LAPANGNYA REZEKI
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
"Temasuk sebab untuk memperoleh rezeki adalah bertakwa kepada Allah ’Azza wa Jalla. Allah Subhanahu wa Ta'aala menjanjikan dalam firman-Nya,
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ مَخۡرَجًا وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ
“Siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tidak dia sangka-sangka.” (Al-Thalaq: 2–3)
Namun, janganlah dikatakan bahwa rezeki sudah tercatat dan sudah ditentukan sehingga kita tidak perlu melakukan sebab-sebab (upaya) yang bisa menyampaikan kita kepada rezeki tersebut. Sebab, sikap seperti itu termasuk kelemahan. Sikap yang cerdas dan menunjukkan kekokohan adalah kita berusaha menempuh sebab yang mengantarkan menuju rezeki kita dan melakukan hal yang bermanfaat dalam urusan agama dan dunia."
📖 (Fatawa Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, 2/752)
Sumber:
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
"Temasuk sebab untuk memperoleh rezeki adalah bertakwa kepada Allah ’Azza wa Jalla. Allah Subhanahu wa Ta'aala menjanjikan dalam firman-Nya,
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ مَخۡرَجًا وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ
“Siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dan Allah akan memberinya rezeki dari arah yang tidak dia sangka-sangka.” (Al-Thalaq: 2–3)
Namun, janganlah dikatakan bahwa rezeki sudah tercatat dan sudah ditentukan sehingga kita tidak perlu melakukan sebab-sebab (upaya) yang bisa menyampaikan kita kepada rezeki tersebut. Sebab, sikap seperti itu termasuk kelemahan. Sikap yang cerdas dan menunjukkan kekokohan adalah kita berusaha menempuh sebab yang mengantarkan menuju rezeki kita dan melakukan hal yang bermanfaat dalam urusan agama dan dunia."
📖 (Fatawa Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, 2/752)
Sumber:
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎💎 SEMUA URUSAN SEORANG MUKMIN SANGAT MENGAGUMKAN
عَنْ صُهَيْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺَ : عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. رواه مسلم
✍ Dari Shuhaib berkata : Rasulullah ﷺَ bersabda :
✅ Sangat mengagumkan urusan seorang mukmin. Sungguh seluruh urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu terjadi kecuali pada seorang mukmin.
🔅 Jika ia mendapatkan kesenangan, ia pun bersyukur, maka rasa syukurnya tersebut baik baginya.
🔅 Jika ia tertimpa kejelekan, ia pun bersabar, maka sikap sabarnya tersebut baik pula baginya.
📚 HR. Muslim
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
عَنْ صُهَيْبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺَ : عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ. رواه مسلم
✍ Dari Shuhaib berkata : Rasulullah ﷺَ bersabda :
✅ Sangat mengagumkan urusan seorang mukmin. Sungguh seluruh urusannya adalah baik. Tidaklah hal itu terjadi kecuali pada seorang mukmin.
🔅 Jika ia mendapatkan kesenangan, ia pun bersyukur, maka rasa syukurnya tersebut baik baginya.
🔅 Jika ia tertimpa kejelekan, ia pun bersabar, maka sikap sabarnya tersebut baik pula baginya.
📚 HR. Muslim
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎 SECERCAH NASIHAT
tema:
📜 JANGAN TERTIPU DENGAN PERKATAAN NANTI... NANTI...
📚 Bersama :
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله
📊 Durasi: [ 03:38 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
tema:
📜 JANGAN TERTIPU DENGAN PERKATAAN NANTI... NANTI...
📚 Bersama :
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله
📊 Durasi: [ 03:38 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💥🥀 JANGAN CEPAT MELUPAKAN DOSA DAN KESALAHAN DIRI SENDIRI
🗒️ 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu mengatakan,
من نسي خطيئته استعظم خطيئة غيره.
❝ Siapa yang lupa akan kesalahan-kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.❞ (Sirajul-Muluk, hlm. 28)
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🗒️ 'Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu mengatakan,
من نسي خطيئته استعظم خطيئة غيره.
❝ Siapa yang lupa akan kesalahan-kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.❞ (Sirajul-Muluk, hlm. 28)
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🍂🍊 SESUNGGUHNYA ILMU INI ADALAH AGAMA
🍒 asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan rahimahullah,
Pertanyaan :
"Ucapan berikut ini ucapannya siapa dan apa maknanya, yaitu : "Ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambil agamamu"?
🎯 Jawaban:
🍃"Ya ucapan tersebut diriwayatkan dari sebagian Salaf. Aku mengiranya dari Ibnu Sirin rahimahullah.
📚 "Ilmu adalah agama", karena agama itu tegak di atas ilmu. Agama tanpa ilmu tidak bermanfaat. Jadi agama itu tegak di atas ilmu. Maka seseorang harus mempelajari ilmu yang dengannya agamanya bisa istiqomah. Ini sisi pertama.
🔖 Sisi kedua, bahwa para syaikh dan para pengajar berbeda-beda keadaannya. Di antara mereka ada yang bertaqwa kepada dan takut kepada-Nya, serta mendidik dengan ilmu yang benar dan aqidah yang benar. Maka inilah yang bisa diambil ilmu darinya.
🔥 Adapun seorang alim yang sesat, atau alim yang sembrono, atau munafik yang ilmunya hanya di lisannya, maka yang seperti ini tidak boleh diambil ilmunya. Atau seorang ahli bid'ah, juga tidak boleh mengambil ilmu darinya. Karena akan memberikan pengaruh kepada muridnya."
◣ شـــــرح ان هذا العـــــلم ديـــــــن ◢
للشيخ العلامة/
صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله
•✾••┈••✾••┈••✾••┈••✾•
✺ #الســــــــؤال:
يقول فضيلة الشيخ هذا القول ينسب لمن وما معناه بأن هذا العلم دين فأعلم عما تأخذون دينكم؟
✺ #الجــــــواب:
نعم هذا معثور عن بعض السلف أظن عن بن سيرين رحمه الله العلم دين لأن الدين قائم على العلم فالدين بدون علم لا ينفع فالدين قائم على العلم فلابد أن يتعلم الإنسان ما يستقيم به دينه هذا من ناهية الناهية الثانية أن المشايخ والمعلمين يختلفون منهم من يتقي الله ويخشى الله ويربي على العلم الصحيح والعقيدة الصحيحة هذا هو الذي يؤخذ عنه العلم أما العالم الضال والعالم المتساهل أو المنافق الذي علمه على لسانه فقط هذا لا يجوز أخذ العلم أو المبتدع هذا لا يجوز اخذ العلم عنه لأنه أثر على تلميذه.
Sumber:
http://alfawzan.af.org.sa/sites/default/files/01_89.mp3
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🍒 asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan rahimahullah,
Pertanyaan :
"Ucapan berikut ini ucapannya siapa dan apa maknanya, yaitu : "Ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambil agamamu"?
🎯 Jawaban:
🍃"Ya ucapan tersebut diriwayatkan dari sebagian Salaf. Aku mengiranya dari Ibnu Sirin rahimahullah.
📚 "Ilmu adalah agama", karena agama itu tegak di atas ilmu. Agama tanpa ilmu tidak bermanfaat. Jadi agama itu tegak di atas ilmu. Maka seseorang harus mempelajari ilmu yang dengannya agamanya bisa istiqomah. Ini sisi pertama.
🔖 Sisi kedua, bahwa para syaikh dan para pengajar berbeda-beda keadaannya. Di antara mereka ada yang bertaqwa kepada dan takut kepada-Nya, serta mendidik dengan ilmu yang benar dan aqidah yang benar. Maka inilah yang bisa diambil ilmu darinya.
🔥 Adapun seorang alim yang sesat, atau alim yang sembrono, atau munafik yang ilmunya hanya di lisannya, maka yang seperti ini tidak boleh diambil ilmunya. Atau seorang ahli bid'ah, juga tidak boleh mengambil ilmu darinya. Karena akan memberikan pengaruh kepada muridnya."
◣ شـــــرح ان هذا العـــــلم ديـــــــن ◢
للشيخ العلامة/
صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله
•✾••┈••✾••┈••✾••┈••✾•
✺ #الســــــــؤال:
يقول فضيلة الشيخ هذا القول ينسب لمن وما معناه بأن هذا العلم دين فأعلم عما تأخذون دينكم؟
✺ #الجــــــواب:
نعم هذا معثور عن بعض السلف أظن عن بن سيرين رحمه الله العلم دين لأن الدين قائم على العلم فالدين بدون علم لا ينفع فالدين قائم على العلم فلابد أن يتعلم الإنسان ما يستقيم به دينه هذا من ناهية الناهية الثانية أن المشايخ والمعلمين يختلفون منهم من يتقي الله ويخشى الله ويربي على العلم الصحيح والعقيدة الصحيحة هذا هو الذي يؤخذ عنه العلم أما العالم الضال والعالم المتساهل أو المنافق الذي علمه على لسانه فقط هذا لا يجوز أخذ العلم أو المبتدع هذا لا يجوز اخذ العلم عنه لأنه أثر على تلميذه.
Sumber:
http://alfawzan.af.org.sa/sites/default/files/01_89.mp3
@ManhajulAnbiya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☝🏻🌺💡🌹 SATU-SATUNYA JALAN KEBAHAGIAAN
✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
ﻓﻤﺘﻰ ﺗﻤﺴﻚ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺑﺪﻳﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺘﺰﻣﻮﺍ ﺑﻤﺎ ﺃﻭﺟﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﺍﺑﺘﻌﺪﻭﺍ ﻋﻤﺎ ﺣﺮﻡ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﺣﻜّﻤﻮﺍ ﺷﺮﻳﻌﺘﻪ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻳﻨﺼﺮﻫﻢ، ﻭﻳﺆﻳﺪﻫﻢ ﻋﻠﻰ ﺃﻋﺪﺍﺋﻬﻢ، ﻭﻳﻜﺘﺐ ﻟﻬﻢ ﺍﻟﻨﺠﺎﺡ ﻭﺍﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻵﺧﺮﺓ، ﻭﻳﻤﻨﺤﻬﻢ ﺍﻷﻣﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ، ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ: {ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢْ ﻣُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ}
"Kapan saja kaum Muslimin berpegang teguh dengan agama Allah, konsekuen dengan perkara-perkara yang Allah wajibkan atas mereka, menjauhi perkara-perkara yang Allah haramkan atas mereka, dan menerapkan syari'at-Nya, maka sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti akan menolong dan menguatkan mereka sehingga mereka bisa mengalahkan musuh-musuh mereka, Dia akan menetapkan untuk mereka kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat, dan juga akan memberikan untuk mereka rasa aman di dunia dan akhirat. Ini semua sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢْ ﻣُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ.
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur aduk iman mereka dengan kesyirikan, mereka akan mendapatkan rasa aman dan mendapatkan hidayah."
(QS. Al-An'am: 82)
📚 Majmu'ul Fatawa, jilid 7 hlm. 18
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
ﻓﻤﺘﻰ ﺗﻤﺴﻚ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻮﻥ ﺑﺪﻳﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺘﺰﻣﻮﺍ ﺑﻤﺎ ﺃﻭﺟﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﺍﺑﺘﻌﺪﻭﺍ ﻋﻤﺎ ﺣﺮﻡ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﺣﻜّﻤﻮﺍ ﺷﺮﻳﻌﺘﻪ، ﻓﺈﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻳﻨﺼﺮﻫﻢ، ﻭﻳﺆﻳﺪﻫﻢ ﻋﻠﻰ ﺃﻋﺪﺍﺋﻬﻢ، ﻭﻳﻜﺘﺐ ﻟﻬﻢ ﺍﻟﻨﺠﺎﺡ ﻭﺍﻟﺴﻌﺎﺩﺓ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺍﻵﺧﺮﺓ، ﻭﻳﻤﻨﺤﻬﻢ ﺍﻷﻣﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ، ﻛﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ: {ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢْ ﻣُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ}
"Kapan saja kaum Muslimin berpegang teguh dengan agama Allah, konsekuen dengan perkara-perkara yang Allah wajibkan atas mereka, menjauhi perkara-perkara yang Allah haramkan atas mereka, dan menerapkan syari'at-Nya, maka sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta'ala pasti akan menolong dan menguatkan mereka sehingga mereka bisa mengalahkan musuh-musuh mereka, Dia akan menetapkan untuk mereka kesuksesan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat, dan juga akan memberikan untuk mereka rasa aman di dunia dan akhirat. Ini semua sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla:
ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻭَﻟَﻢْ ﻳَﻠْﺒِﺴُﻮﺍ ﺇِﻳﻤَﺎﻧَﻬُﻢْ ﺑِﻈُﻠْﻢٍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟْﺄَﻣْﻦُ ﻭَﻫُﻢْ ﻣُﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ.
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur aduk iman mereka dengan kesyirikan, mereka akan mendapatkan rasa aman dan mendapatkan hidayah."
(QS. Al-An'am: 82)
📚 Majmu'ul Fatawa, jilid 7 hlm. 18
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🛡🔥🔥 BERLINDUNG DARI SYAITHAN KETIKA SEDANG MARAH
Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Tidak disyariatkan engkau mengatakan kepada orang yang sedang marah: sebutlah nama Allah! atau bersholawatlah atas Nabi!
📍 Yang disunnahkan adalah engkau mengucapkan kepadanya:
"Berlindunglah engkau dari syaitan".
☝ Lihat: Tsamarat At-Tadwiin 243
🔵عند الغضب تعوذ بالله من الشيطان🔵
❏ قال العلامة بن عثيمين - رحمه الله - :
ﻻ ﻳﺸﺮﻉ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻠﻐﻀﺒﺎﻥ : " ﺍﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻭ ﺻﻞّ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨبي " ، وﺍﻟﺴﻨﺔ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻪ :
" ﺍﺳﺘﻌـﺬ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ " .
🔦انظر: ثمرات التدوين : صـ (٢٤٣)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
"Tidak disyariatkan engkau mengatakan kepada orang yang sedang marah: sebutlah nama Allah! atau bersholawatlah atas Nabi!
📍 Yang disunnahkan adalah engkau mengucapkan kepadanya:
"Berlindunglah engkau dari syaitan".
☝ Lihat: Tsamarat At-Tadwiin 243
🔵عند الغضب تعوذ بالله من الشيطان🔵
❏ قال العلامة بن عثيمين - رحمه الله - :
ﻻ ﻳﺸﺮﻉ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻠﻐﻀﺒﺎﻥ : " ﺍﺫﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻭ ﺻﻞّ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨبي " ، وﺍﻟﺴﻨﺔ ﺃﻥ ﺗﻘﻮﻝ ﻟﻪ :
" ﺍﺳﺘﻌـﺬ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ " .
🔦انظر: ثمرات التدوين : صـ (٢٤٣)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌿💯✔️ KEUTAMAAN PARA SAHABAT
▫️Al-Imam Asy-Syafi’i mengatakan:
Mereka (para shahabat) di atas kita dalam segala
📌 Ilmu,
📌 Ijtihad,
📌 Wara’ (sikap hati-hati),
📌 Akal dan
📌 Pada perkara yang mendatangkan ilmu atau diambil darinya ilmu.
🌹 Pendapat mereka lebih terpuji dan lebih utama bagi kita dari pendapat kita sendiri –wallahu a’lam demikian kami katakan.
✔️ Jika mereka bersepakat, kami mengambil kesepakatan mereka.
✔️ Jika seorang dari mereka memiliki sebuah pendapat yang tidak diselisihi yang lain maka kita mengambil pendapatnya dan
✔️ Jika mereka berbeda pendapat maka kami mengambil sebagian pendapat mereka. Kami tidak akan keluar dari pendapat mereka secara keseluruhan.
📚 Al-Madkhal Ilas Sunan Al-Kubra hal. 110 dari Intishar li Ahlil Hadits hal. 78
Sumber:
🌏 https://asysyariah.com/prinsip-prinsip-mengkaji-agama/
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫️Al-Imam Asy-Syafi’i mengatakan:
Mereka (para shahabat) di atas kita dalam segala
📌 Ilmu,
📌 Ijtihad,
📌 Wara’ (sikap hati-hati),
📌 Akal dan
📌 Pada perkara yang mendatangkan ilmu atau diambil darinya ilmu.
🌹 Pendapat mereka lebih terpuji dan lebih utama bagi kita dari pendapat kita sendiri –wallahu a’lam demikian kami katakan.
✔️ Jika mereka bersepakat, kami mengambil kesepakatan mereka.
✔️ Jika seorang dari mereka memiliki sebuah pendapat yang tidak diselisihi yang lain maka kita mengambil pendapatnya dan
✔️ Jika mereka berbeda pendapat maka kami mengambil sebagian pendapat mereka. Kami tidak akan keluar dari pendapat mereka secara keseluruhan.
📚 Al-Madkhal Ilas Sunan Al-Kubra hal. 110 dari Intishar li Ahlil Hadits hal. 78
Sumber:
🌏 https://asysyariah.com/prinsip-prinsip-mengkaji-agama/
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🎞VIDEO NASEHAT
📜 "WASPADAI KEMATIAN MENDADAK"
📚Bersama:
🎙️ Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله تعالى
📊 Durasi: [ 01:40 ]
🌐 Link Download:
📈 https://drive.google.com/file/d/11ZTnjeRgJf5OpydFMs7bNZ-0GV5EphNX/view?usp=drivesdk
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📜 "WASPADAI KEMATIAN MENDADAK"
📚Bersama:
🎙️ Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله تعالى
📊 Durasi: [ 01:40 ]
🌐 Link Download:
📈 https://drive.google.com/file/d/11ZTnjeRgJf5OpydFMs7bNZ-0GV5EphNX/view?usp=drivesdk
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌺🌓🌹🌻 KEUTAMAAN BANYAK BERPUASA SUNNAH DI BULAN MUHARRAM
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أفضل الصّيام بعد رمضان شهرُ الله المحرم
"Puasa yang paling afdhal setelah Ramdhan adalah Puasa bulan Allah Al-Muharram." (HR. Muslin 1982)
✍🏼 Imam Nawawi rahimahullah berkata:
شهر الله” إضافة الشّهر إلى الله إضافة تعظيم
"Sabda beliau "Bulan Allah" disandarkan kata bulan kepada lafazh Allah adalah penyandaran pengagungan.
✍🏼 Al-Qaari berkata:
الظاهر أن المراد جميع شهر المحرّم
"Yang nampak adalah (Puasa) seluruh bulan Muharram."
ولكن قد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم لم يصم شهراً كاملاً قطّ غير رمضان، فيحمل هذا الحديث على الترغيب في الإكثار من الصّيام في شهر محرم لا صومه كله
Akan tetapi telah tetap kalau Nabi shallallahu alaihi wasallam tidaklah berpuasa satu bulan penuh selain Ramadhan. Maka hadits ini dibawa pada makna anjuran memperbanyak puasa di bulan Muharram, bukan berpuasa seluruhnya.
وقد ثبت إكثار النبي صلى الله عليه وسلم من الصوم في شعبان، ولعلّ لم يوح إليه بفضل المحرّم إلا في آخر الحياة قبل التمكّن من صومه
Dan telah tetap Nabi shallallahu alaihi wasallam memperbanyak puasa di bulan Sya'ban, dan sepertinya belum diwahyukan kepada beliau keutamaan bulan Muharram kecuali di akhir hayat beliau, sehingga belum memungkinkan bagi beliau untuk berpuasa padanya. (Syarh shahih Muslim karya An-Nawawi)
الله يصطفي ما يشاء من الزمان والمكان:
Allah itu memilih apa saja yang Dia kehendaki dari waktu dan tempat.
✍🏼 Al- Izz bin Abdissalam rahimahullah berkata:
وتفضيل الأماكن والأزمان ضربان:
Dan diutamakannya tempat dan waktu itu ada dua permisalan:
أحدهما: دُنْيويٌّ.. والضرب الثاني: تفضيل ديني راجعٌ إلى أن الله يجود على عباده فيها بتفضيل أجر العاملين، كتفضيل صوم رمضان على صوم سائر الشهور
● Yang pertama: Secara duniawi
● Yang kedua: Diutamakan secara agama, kembalinya kepada Allah maka Allah akan mengaruniai hamba-Nya di waktu tersebut pahala bagi orang yang beramal. Seperti diutamakannya puasa bulan Ramadhan di atas seluruh bulan.
وكذلك يوم عاشوراء.. ففضلها راجعٌ إلى جود الله وإحسانه إلى عباده فيها
Demikian juga hari Asyuura, maka keutamaannya kembali kepada kemurahan Allah dan Kebaikan-Nya kepada hamba-hamba-Nya di waktu itu.
[Qawaaid Al-Ahkam 1/38]
Sumber:
http://forumsalafy.net/keutamaan-banyak-berpuasa-sunnah-di-bulan-muharam/
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
أفضل الصّيام بعد رمضان شهرُ الله المحرم
"Puasa yang paling afdhal setelah Ramdhan adalah Puasa bulan Allah Al-Muharram." (HR. Muslin 1982)
✍🏼 Imam Nawawi rahimahullah berkata:
شهر الله” إضافة الشّهر إلى الله إضافة تعظيم
"Sabda beliau "Bulan Allah" disandarkan kata bulan kepada lafazh Allah adalah penyandaran pengagungan.
✍🏼 Al-Qaari berkata:
الظاهر أن المراد جميع شهر المحرّم
"Yang nampak adalah (Puasa) seluruh bulan Muharram."
ولكن قد ثبت أن النبي صلى الله عليه وسلم لم يصم شهراً كاملاً قطّ غير رمضان، فيحمل هذا الحديث على الترغيب في الإكثار من الصّيام في شهر محرم لا صومه كله
Akan tetapi telah tetap kalau Nabi shallallahu alaihi wasallam tidaklah berpuasa satu bulan penuh selain Ramadhan. Maka hadits ini dibawa pada makna anjuran memperbanyak puasa di bulan Muharram, bukan berpuasa seluruhnya.
وقد ثبت إكثار النبي صلى الله عليه وسلم من الصوم في شعبان، ولعلّ لم يوح إليه بفضل المحرّم إلا في آخر الحياة قبل التمكّن من صومه
Dan telah tetap Nabi shallallahu alaihi wasallam memperbanyak puasa di bulan Sya'ban, dan sepertinya belum diwahyukan kepada beliau keutamaan bulan Muharram kecuali di akhir hayat beliau, sehingga belum memungkinkan bagi beliau untuk berpuasa padanya. (Syarh shahih Muslim karya An-Nawawi)
الله يصطفي ما يشاء من الزمان والمكان:
Allah itu memilih apa saja yang Dia kehendaki dari waktu dan tempat.
✍🏼 Al- Izz bin Abdissalam rahimahullah berkata:
وتفضيل الأماكن والأزمان ضربان:
Dan diutamakannya tempat dan waktu itu ada dua permisalan:
أحدهما: دُنْيويٌّ.. والضرب الثاني: تفضيل ديني راجعٌ إلى أن الله يجود على عباده فيها بتفضيل أجر العاملين، كتفضيل صوم رمضان على صوم سائر الشهور
● Yang pertama: Secara duniawi
● Yang kedua: Diutamakan secara agama, kembalinya kepada Allah maka Allah akan mengaruniai hamba-Nya di waktu tersebut pahala bagi orang yang beramal. Seperti diutamakannya puasa bulan Ramadhan di atas seluruh bulan.
وكذلك يوم عاشوراء.. ففضلها راجعٌ إلى جود الله وإحسانه إلى عباده فيها
Demikian juga hari Asyuura, maka keutamaannya kembali kepada kemurahan Allah dan Kebaikan-Nya kepada hamba-hamba-Nya di waktu itu.
[Qawaaid Al-Ahkam 1/38]
Sumber:
http://forumsalafy.net/keutamaan-banyak-berpuasa-sunnah-di-bulan-muharam/
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💊💥 HAKEKAT UJIAN BAGI SEORANG MUKMIN
💬 Ibnul Qoyyim _rahimahullah__ berkata:
Sesungguhnya ujian bagi seorang mukmin bagaikan obat yang akan mengeluarkan penyakit darinya, yang seandainya penyakit itu masih bercokol padanya niscaya akan membinasakannya atau dapat mengurangi pahalanya dan dapat merendahkan kedudukannya.
📚 Ighotsatul Lahfan: 2/188
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
إن ابتلاء المؤمن كالدواء له يستخرج منه الأدواء التى لو بقيت فيه أهلكته، أو نقصت ثوابه، وأنزلت درجته
📁 إغاثة الهفان: ٢/١٨٨
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💬 Ibnul Qoyyim _rahimahullah__ berkata:
Sesungguhnya ujian bagi seorang mukmin bagaikan obat yang akan mengeluarkan penyakit darinya, yang seandainya penyakit itu masih bercokol padanya niscaya akan membinasakannya atau dapat mengurangi pahalanya dan dapat merendahkan kedudukannya.
📚 Ighotsatul Lahfan: 2/188
📁 قال ابن القيم رحمه الله:
إن ابتلاء المؤمن كالدواء له يستخرج منه الأدواء التى لو بقيت فيه أهلكته، أو نقصت ثوابه، وأنزلت درجته
📁 إغاثة الهفان: ٢/١٨٨
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com