Salafy Palembang 🇮🇩
5.87K subscribers
5.44K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Download Telegram
📚📕📙 IMAN KEPADA TAQDIR ALLAH YANG BAIK ATAU BURUK

Imam Allamah Rabi' Hafizhahullah ta'ala:

Wajib bagi setiap muslim untuk mengokohkan aqidahnya, yaitu aqidah dan keyakinannya tentang taqdir.

Dia menyakini dengan seyakin-yakinnya bahwasanya segala sesuatu yang terjadi di bumi berupa kehidupan, kematian, sehat, sakit, faqir, kecukupan.

Semuanya tidak akan terjadi kecuali dengan izin Allah. Dan segala sesuatu yang Allah taqdirkan tidak bisa dirubah selama-lamanya.

📌يجب على كل مسلم

يجب على كل مسلم أن ترسخ هذه العقيدة في نفسه -عقيدة الإيمان بالقدر-، وأن أي شيء في الأرض من موت أو حياة أو صحة أو مرض أو فقر أو غنى لن يحدث إلا بإذن الله، كل ذلك مقدر لا يتغير من ذلك شيء أبدًا.


📚 المجموع- شرح عقيدة السلف (٢/ ٢٦٤)


📚Al Majmu' - Syarah Aqidah As Salaf 2/264

Sumber:
https://goo.gl/3P66Bx
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🇮🇩 *Mari Kita Doakan Kebaikan pada Pemerintah !* Imam Fudhail bin ‘Iyadh _rahimahullah_ berkata,

لو أني أعلم أن لي دعوة مستجابة لصرفتها للسلطان

_“Seandainya aku tahu bahwa aku memiliki doa yang mustajab (yang dikabulkan), maka aku akan gunakan untuk mendoakan penguasa.”_

#radioislamindonesia #radioantiterorisme
🚇HIMBAUAN TA'AWUN

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أما بعد:

Sesungguhnya Rasulullah [ﷺ] bersabda (artinya), “Barangsiapa melepaskan seorang muslim satu kesulitan dari kesulitan-kesulitan seorang muslim di dunia, niscaya Allah lepaskan darinya satu kesulitan dari kesulitan-kesulitan seorang muslim di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya.” [HR Muslim: 2699]

Qaddarallahu wa maa syaa'a fa'ala, salah satu saudara kita, asal Purwokerto sedang mendapatkan musibah yang menimpa Istrinya. Beberapa hari yang lepas, Isteri beliau mengalami kemalangan jalan raya dan patah pada bahagian buku lali kakinya. Sekarang isteri beliau masih mendapatkan rawatan di Hospital Kuala Lipis, Pahang. Setelah mendapat pemeriksaan dari pihak dokter, disarankan agar dilakukan operasi dan memasang besi penyokong.

Adapun anggaran biaya yang diperlukan untuk operasi tersebut sebesar RM7000 (Tujuh Ribu Ringgit).

Mengingat keterbatasan kemampuan beliau, kami mengajak/menghimbau kepada segenap Ikhwah di manapun tempat agar dapat berta'awun (Tolong-menolong) meringankan beban musibah yang menimpa istri beliau, dengan menginfakkan sebagian dari rezeki yang Allah anugerahkan pada masing-masing dari kita.

Kepada sesiapa yang ingin menghulurkan bantuan infaq, boleh beri secara langsung ataupun melalui transfer ke akaun bank berikut:

🏧 Bank Islam Malaysia
MUHAMAD FADLI BIN SABTU

06046020364423

Setelah melakukan transfer harap dimaklumkan via WA/SMS di no. tel.:

📲 +6017-6653187 (Abu Salim Fadli)

Berapapun besarnya bantuan yang antum berikan insyaa Allah akan sangat bermanfaat bagi proses penyembuhan istri beliau. Biidznillah

Tak lupa juga kami menghimbau kepada Ikhwah sekalian untuk turut mendo'akan kesembuhan bagi istri al-Akh Nordin Abu Zakiah hafizhahumullah.

Semoga الله تعالى membalas amalan shalih antum dengan sebaik-baik balasan. { آمين }

📚Himbauan Taawun ini dikeluarkan oleh Ikhwah Salafy 🇲🇾
— Kuala Lumpur,
Rabu, 13 Dzulhijjah 1440H / 14 Ogos 2019M

📜 Mengetahui:
1. Al-Ustadz Usamah bin Faishal Mahri
2. Al-Ustadz Qomar Su'aidi
3. Al-Ustadz Abdus Somad Bawazir
حفظهم الله

جزاكم الله خيرا و بارك الله فيكم

⚠️ TANBIH
Himbauan Taawun ini mohon untuk tidak disebar di FACEBOOK
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🔊SEKILAS INFO
~~~~~~~~~~~~

Bismillah...

Afwan... untuk kajian Rutin Khusus Ummahat, Sabtu pagi, hari ini,..

~~~~~
LIBUR
~~~~~

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan...

Jazaakumullahu khoiron wa Baarakallahu fiikum
💰🔵 FAIDAH SODAKOH BAGI PELAKUNYA

💬 Al Imam Ash Shon'ani -rahimahullah- berkata :

"Sesungguhnya sodakoh akan mencegah mara bahaya dan berbagai penyakit dari pelakunya. Maka sodakoh itu sebagai pencegahnya dan ia adalah obat yang paling bermanfaat."

📚 At Tanwiru Syarhil Jami'is Shagir (6/70)

قال الامـام الصنعانــﮯ رحمــہ الله :

❐ أن الصـدقة تدفـ؏ البـﻻء واﻷمـراض مـنها فالـصدقة دافـعة لهـا وهــﮯ أنفــ؏ اﻷدويـة.

📓📔 التنوير شـرح الصغـير【 70/6 】


Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ وَلَايَتَنَا فِيْمَنْ هُوَ خَيْرٌ لِلْبِلَادِ وَ الْعِبَادِ

Ya Allah jadikanlah kami dibawah kepemimpinan seorang yang baik bagi negeri dan hamba-hamba.
✋🏻🌸🌷🌺 DOAKAN PENGUASAMU DENGAN DOA KEBAIKAN

✍🏻 Al-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah berkata:

لو كان لي دعوة مستجابة ما جعلتها إلا في السلطان

"Seandainya aku memiliki satu doa yang dipastikan akan dikabulkan, maka aku tidak akan panjatkan (doa) kecuali doa demi kebaikan penguasa."

(Syarhus Sunnah)

Sumber :
https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=130357
@forumsalafy

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥✋🏼🇮🇩 SEORANG MUSLIM YANG BAIK TIDAK AKAN MENGKHIANATI TANAH AIRNYA

✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏لا يخون وطنه المسلم إلا ضعيف الدين، جاحد المعروف، قليل المروءة. محبة هذا الوطن والسمع والطاعة لولاة أمره دليل صدق واتباع وعدل.

"Seorang muslim tidak akan mengkhianati tanah airnya, kecuali orang yang lemah agamanya, mengingkari kebaikan (pemerintahnya), dan rendah kehormatannya. Mencintai tanah air dan sikap mendengar dan menaati pemerintahnya merupakan bukti kejujuran, mengikuti sunnah Nabi, dan keadilan."

Sumber:
https://twitter.com/m___alomari/status/748120598291877888
@ForumSalafy

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹 VideoFawaid
🇮🇩"NKRI HARGA MATI"
Al Ustadz Muhammad Assewed Hafizhahullah
#videofawaid #nkri
Follow IG | twit | G+| telegram
@annajiyahdesign
t.me/salafypalembang
🌍 LIBERALISME MENGANCAM

Apa itu liberalisme?

Liberalisme mengandung makna ‘kebebasan’, kata serapan yang berasal dari bahasa Inggris, liberalism.

Liberalisme adalah sebuah paham yang mengusung kebebasan pribadi dan berpandangan wajibnya menghormati kemerdekaan pribadi. Asal katanya adalah kata liberty (Inggris) dan liberte (Prancis), yang inti maknanya adalah ‘kebebasan’.

Menurut kaum liberal, tugas inti negara adalah melindungi kebebasan penduduknya, seperti: kebebasan berpikir, kebebasan berpendapat, kepemilikan pribadi, dan kebebasan pribadi.

Liberalisme bisa dimaknai sebagai suatu paham filsafat politik yang berkeyakinan bahwa kesatuan agama bukanlah sesuatu yang pasti dalam mengatur suatu masyarakat yang baik; bahkan undang-undang harus menjamin kebebasan pendapat dan keyakinan.

Prinsip Liberalisme

Kebebasan
Kebebasan yang dimaksud adalah bebas dalam berperilaku, merdeka dalam perbuatan, tanpa ada campurtangan negara atau siapapun. Tugas negara adalah melindungi kebebasan tersebut.

Namun, bagaimanapun kebebasan tersebut tetap terikat dengan undang-undang, karena undang-undang merupakan suatu keharusan dalam sebuah kehidupan bermasyarakat. Hanya saja, undang-undang bagi mereka bukan sesuatu yang bersifat memaksa dan membatasi kebebasan; karena menurut mereka, kebebasan merupakan hak asasi manusia.
 
Individual
Individual sangat erat dengan kebebasan, sehingga individualisme bertujuan pada kemerdekaan pribadi dan kebebasannya. Di masyarakat Barat, egoisme menjadi sifat yang mendominasi pada masa kebebasan mereka dari tekanan ajaran gereja sampai abad ke-20. Inilah yang kemudian diikuti oleh para penganut ajaran liberalisme.
 
Rasional
Yang dimaksud dengan prinsip rasional adalah kemerdekaan akal dalam mengetahui maslahat dan manfaat tanpa membutuhkan kekuatan dari luar.

Ketergantungan mereka terhadap akal kian menguat setelah masa kemerdekaan mereka dari pengaruh tekanan gereja. Puncaknya adalah abad ke-19 sebagai puncak kejayaan kaum liberal.

Di antara aplikasi mereka dalam hal rasionalisasi adalah negara berlepas dari keagamaan penduduknya, karena kebebasan memiliki konsekeunsi tidak adanya kepastian. Sebab, tidak mungkin sesuatu sampai kepada hakikatnya kecuali melalui penalaran akal dan percobaan. Sebelum menjalani percobaan, seorang manusia berada dalam kebodohan terhadap hal-hal yang sifatnya universal.

Inilah sebabnya mereka tidak pernah sampai kepada sesuatu yang pasti, ini yang kemudian disebut dengan prinsip toleransi. Hakikatnya adalah berlepas dari keterikatan dengan ajaran agama. Prinsip ini memberi manusia hak untuk meyakini apa saja yang dia maukan serta mengumumkannya, dan negara wajib memberikan jaminan hak ini kepada penduduknya.

Dengan demikian, kebertumpuan kepada akal serta keterlepasan dari nilai-nilai agama dan akhlak yang mulia menjadi ciri khas paham liberalisme. Sebab, akal liberalis adalah akal yang tidak beriman melainkan kepada sesuatu yang tampak saja, bukan yang gaib.

Ditulis oleh al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc, hafizhahullah

Sumber:
Kunjungi:https://asysyariah.com/liberalisme-mengancam/
@salafybaturaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
AUDIO REKAMAN

💺 Al Ustadz Abu Na'im Kahar حفظه اللّه

📚 Khutbah Jum'at
🗓 Jum'at, 15 Dzulhijjah 1440H / 16 Agustus 2019M

"MENGISI KEMERDEKAAN"

🕌 Masjid Abu Bakr Ash-Shiddiq
Kampung Muhajirin, Ambon


Stream Radio Suara Tauhid
http://radioislam.id/RadioSuaraTauhid
@ suaratauhidfm
@Salafy_Jambiiy

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📃 MALAIKAT MENJELMA MANUSIA, MUNGKINKAH DI ZAMAN INI ?

📌 Merupakan perkara yang diyakini ahlus sunnah wal jamaah bahwasanya malaikat malaikat Allah mungkin menjelma dalam bentuk manusia. Hal ini ditunjukkan dalam banyak nusus Al Quran dan As Sunnah.

📌 Diantara dalil dari Al Quranul Karim adalah kisah tamu nabi Ibrohim 'alaihissalam mendatangi nabi Ibrohim memberi kabar gembira akan lahirnya Ishaq.

Dengan izin Allah, Malaikat hadir dalam rupa manusia, hingga Nabi Ibrohim tidak menyangk bahwa tamu beliau adalah malaikat.

📌 Demikian pula sunnah. Banyak kejadian dimana malaikat jibril mendatangi Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam dalam bentuk manusia.

📌 Yang sering ditanyakan, apakah mungkin saat ini malaikat Allah menampakkan dirinya dalam rupa manusia ?

Jawaban pertanyaan ini, mungkin saja hal itu terjadi. Datang malaikat kepada kita dalam bentuk seseorang yg menasehati kita, mengingatkan kita atau yg lainnya.

hanyasaja, DARIMANA ENGKAU TAHU bahwa yang menjumpaimu adalah malaikat ?

perkaranya ghaib. engkau tidak tahu bahwa yg menjumpaimu adalah malaikat.

(Faedah dari jawaban Syeikh Sholah Kentusy, Kota Palembang, 11 April 2016)

Sumber:
@AISARibnuljazari
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
BIOGRAFI PENGISI DAUROH

1⃣ Mengenal asy-Syaikh Zakariyya bin Syu’aib hafizhahullah

Nama dan Kelahiran
Beliau adalah Zakariyya bin Salim bin Ahmad bin Salim bin Syu’aib al-Hadhrami. Dilahirkan di kota Aden distrik al-Manshurah pada malam Jum’at awal Muharram tahun 1396 H (bertepatan dengan Januari 1976 M.

Kondisi Lingkungan
Beliau hidup sebagaimana keumuman masyarakat di Yaman Selatan, yaitu pada masa berkuasanya system Sosialis Komunis. Ketika itu Zakariyya muda sempat kuliah hingga menyelesaikan diploma. Namun demikian, pada masa-masa itu Zakariyya muda juga belajar ilmu-ilmu syar’i di tempat yang dikenal dengan sebutan “al-Katatib”.

Pada tahun 1414 H beliau belajar kepada beberapa murid asy-Syaikh Muqbil dan para mahasiswa yang belajar di Saudi ‘Arabia. Namun tidak lama kemudian muncul penyimpangan-penyimpangan pada mereka. Akhirnya beliau memutuskan untuk datang langsung ke Ma’had asy-Syaikh Muqbil rahimahullah.

Tiba di Dammaj dan Perkembangan Ilmiah
Pada bulan Rabi’uts Tsani 1417 H bertepatan dengan Agustus 1996 M Zakariyya muda tiba di Darul Hadits Dammaj. Di situ beliau menimba ilmu langsung dari asy-Syaikh al-Muhaddits Muqbil bin Hadi al-Wadi’Irahimahullah, sang Mujaddid negeri Yaman.

Berbaga iilmu yang beliau pelajari dari asy-Syaikh Muqbil :
Tafsir al-Jami’ ash-Shahihmimma Laisa fi ash-Shahihain al-Jami’ fi al-Qadar asy-Syafa’ah Gharatu al-Fashl Dzammu al-Mas’alah Shahih al-Bukhari Shahih Muslim ash-Shahih al-Musnad fi Dala’il an-Nubuwwah

Di samping juga belajar kepada murid-murid senior asy-Syaikh Muqbil. Di antara yang beliau pelajari :

ad-Darari al-Mudhiyyah, Bulughul Maram al-‘Aqidah ath-Thahawiyyah, al-Wasithiyyah, Lum’atul I’tiqad, dan at-Tadmuriyyah. At-Taqyid wa al-idhah, ‘Ilal at-Tirmidzi

Sebagian durus tersebut sudah beliau pelajari ketika masih di ‘Aden, yang kemudian disempurnakan di Dammaj.

Asy-Syaikh Zakariyya mengatakan, “Setelah itu aku mengajar di Darul Hadits Dammaj : Shifat Shalat Nabi, al-Ba’its, al-Mawarits, at-Tauhid, al-Muqizhah, al-‘Umdah, Bulughul Maram, dan kitab-kitab lainnya.

Ketika itu adalah hari-hari yang indah, padanya terhadap ruh ukhuwwah dan mahabbah bersama guru kami asy-Syaikh Muqbil rahimahullah.

Dari beliau kami mengambil metode dalam tarbiyyah dan taklim, di samping zuhd dan wara’ beliau, serta bagaimana beliau menangani berbagai problem.Beliau rahimahullah ayah dan pendidik kami. Semoga Allah membalas beliau dengan sebaik-baik balasan, aku memohon kepada Allah agar mengampuni dan merahmatinya, serta menjadikanJannah sebagai tempat tinggalnya.

Kami juga berkesempatan untuk bertemu dengan sebagaian masyaikh di Saudi Arabia dan hadir dalam pelajaran-pelajaran para masyaikh tersebut dalam musim haji dan umrah.”

📚Autobiografi yang kami terima pada 8 Jumadal Ula 1437 H / 17 Februari 2016 M

Sumber:
🌍 http://daurahnasional.com/mengenal-asy-syaikh-zakariyya-bin-syuaib-hafizhahullah/
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
2⃣ Mengenal asy-Syaikh Shalah Futaini Kentusy Hafizhahullah

Nama, Kelahiran, dan Kondisi Keluarga
Beliau  adalah Abu Muhammad Shalah bin Futaini Kentusy al-‘Adani. Lahir pada 7 Dzulhijjah 1374 (21 Desember 1974 M) di ‘Aden. Asal usul keluarga beliau berasal dari daerah Tuhamah Yaman, namun kakek-kakek beliau sejak lebih dari seratus tahun lalu telah meninggalkan daerah tersebut pindah ke kota Aden.

Kondisi Keluarga
Beliau terlahir di tengah lingkungan keluarga yang sangat mementingkan akhlak karimah. Sejak kecil telah tertanam pada diri beliau cinta terhadap al-Qur’an.

Sebagaimana keumuman rakyat Yaman Selatan pada waktu itu, hidup di bawah sistem pemerintahan sosialis-komunis. Kondisi ini membuat kaum muslimin benar-benar jauh dari agama dan ilmu yang bermanfaat. Kehidupan beragama didominasi dengan Shufiyyah.

Namun demikian, ada upaya dari Shalah Kentusy kecil untuk belajar agama. Tercatat beberapa nama yang Shalah Kentusy kecil belajar kepadanya. Hingga pada tahun 1990 M Allah mentakdirkan terjadi perubahan suasana politik di Yaman. Kondisi itu memberikan peluang yang besar bagi orang-orang yang haus terhadap ilmu untuk membuka wawasan dan hubungan dengan para ‘ulama Sunnah.

Belajar ke Dammaj dan Pertumbuhan Ilmiah
Tibalah waktu yang sangat berbahagia itu, pada tahun 1994 M Allah berikan taufiq kepada beliau untuk tiba di Dammaj, menuntut ilmu kepada sang Mujaddid negeri Yaman al-‘Allamah asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’i.


Kepada asy-Syaikh Muqbil, beliau belajar :
Shahih al-Bukhari Shahih Muslim Ta’liq ‘ala al-Mustadrak Tafsir Ibnu Katsir juga karya asy-SyaikhMuqbil sendiri : ash-Shahih al-Musnad mim malaisa fi ash-Shahihain, asy-Syafa’ah (karya asy-Syaikh Muqbil juga).

Di samping beliau juga belajar kepada beberapa murid senior asy-Syaikh Muqbil ketika itu (beberapa di antaranya telah menyimpang, Lahaula wala quwwata illabillah)

Kemudian setelah semakin matang dalam thalabul ilmi dan memiliki bekal yang makin mendalam, beliau mulai melakukan studi pustaka secara mandiri. Hasilnya beliau simpan dalam bentuk ta’liq terhadap beberapa kitab, antara lain ta’liq terhadap kitab :

al-Mudzakkirah fi Ushul al-Fiqh (al-‘Allamah asy-Syinqithi), Kitab Shifat Shalat Nabi (asy-Syaikh al-Albani), Kitab at-Tauhid (asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdil Wahhab), Kitab al-Ushulats-Tsalatsah (Syaikhul Islam Muhammad bin ‘Abdil Wahhab), Kitab al-Qawa’id al-Mutsla (asy-Syaikh al-‘Utsaimin) al-‘Aqidah al-Wasithiyah (Syaikhul Islam IbnuTaimiyyah), al-Waraqat fi Ushul al-Fiqh, al-Ushul min ‘ilmi al-Ushul (Asy-Syaikh al-‘Utsaimin), al-Luma’ fi Ushul al-Fiqh (asy-Syirazi), Mukhtashar “at-Tahrir” fi Ushul al-Fiqh (Ibnu Najjar), dll

Semuanya beliau ajarkan, sebagiannya di Dammaj, sebagiannya di ‘Aden, ada pula yang di tempat lain.

Fitnah Menerpa
Hingga sampailah waktu asy-Syaikh Muqbil meninggal dunia, ketika itu Shalah Kentusy tidak berada di Dammaj.Beliau benar-benar sedih dengan musibah besar itu.

Beberapa waktu kemudian, asy-Syaikh Shalah Kentusy kembali ke Dammaj. Ketika itu yang menggantikan posisi asy-Syaikh Muqbil adalah Yahya al-Hajuri.

Tidak lama berselang, terjadi perselisihan antara beliau dengan Yahya al-Hajuri terkait salah satu permasalahan ilmiah, yaitu masalah pembagian ahlul bid’ah menjadi ahlul bid’ah yang menyeru kepada bid’ahnya dan yang tidak. Sebagaimana hal seperti ini telah banyak terjadi antara Yahya al-Hajuri dengan murid-murid senior asy-Syaikh Muqbil lainnya, akibat sifat-sifat dan sikap-sikap tak terpuji pada diri Yahya al-Hajuri. Hingga kemudian meletuslah fitnah al-Hajuri yang ditandai dengan vonis hizbi terhadap para murid senior asy-SyaikhMuqbil, terutama terhadap ‘Abdurrahman Mar’i.

Dalam peristiwa tersebut, Allah berikan kepada Ahlus Sunnah untuk gigih membela al-Haq, termasuk Allah berikan taufiq kepada asy-Syaikh Shalah Kentusy untuk kokoh di atas al-Haq dan membelanya. Beliau menulis dua karya ilmiah dalam menyingkap fitnah al-Hajuri :
Tajliyyah al-Fitnah fi Haqiqati al-FitnahQawaid al-Hajuri fi Mizan al-Fitnah"

“Allah selamatkan Ahlus Sunnah dari fitnah dan kejelekan al-Hajuri. Kami pun keluar dari Dammaj, padahal ia lebih kami cintai dari pada diri-diri kami. Kemudian kami tinggal di negeri tercinta Aden, pada akhir 1428 H. Laluaku pindah ke Darul Hadits di Fuyus.Awal mulanya kami bergembira karena orang-orang (yang di Fuyusy ketika itu, pen) sangat besar hasratnya terhadap Sunnah. Hingga kemudian muncullah dari ‘Abdurrahman Mar’i perbuatan-perbuatan yang sangat disesalkan, yakni dia memusuhi saudara-saudaranya para penuntuti lmu senior dan masyaikh. Namun demikian, mereka bersabar terhadapnya dan terus berusaha memberikan nasehat setiap kali ada kesempatan.Namun dia tidak peduli dan tidak menghargai sama sekali. Oleh karena itu al-‘Allamah ‘Abdullah al-Bukhari mengatakan tentang ‘Abdurrahman Mar’i, ‘Padanya terdapat kerendahan. Tidak mengenal mana yang ma’ruf, dia dan juga saudaranya (‘Abdullah Mar’i, pen). ’Dia terus menyebarkan kejelekannya dan memerangi sunnah. Semoga Allah memberinya hidayah.” Demikian asy-Syaikh Sholah menuturkan.

Lalu beliau melanjutkan, “Kami – bihamdillah – senantiasa ada hubungan yang kuat dengan para ‘ulama kibar umat ini. Seperti al-‘Allamah al-Muhaqqiq Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah dan al-‘Allamah al-Murabbi ‘Ubaid al-Jabiri, sertapara ‘ulama lain seperti beliau berdua.”

Karya Ilmiah
Di antara buah karya ilmiah beliau (di samping yang telah disebut di atas) :

Akhtha’ al-Ushuliyyin fi al-‘Aqidah Akhtha’ an-Nahwiyyin fi al-‘Aqidah At-Tajliyyah fi Syarh al-Qawa’id al-Fiqhiyyah Fiqh al-Inkar ‘ala Hukkam al-Muslimin Thabaqat al-Ushuliyyin fi al-‘Aqidah (belum dicetak) Mahadzir ‘Aqadiyyah fi al-Hududwa at-Ta’rifat (belum dicetak) ‘Ammar al-Auqaat bi Syarh Matn al-Waraqaat (belum dicetak) Kabwatu al-Jawaad fi Taqsiim al-Akhbarila Mutawatirwa Ahad (belum dicetak)

Di samping beliau juga punya beberapa pembahasan lain yang masih belum selesai.


📚 Autobiografi yang beliau tulis pada 3/4/1347 H
9/2/2016 M


Sumber:
🌎 http://daurahnasional.com/mengenal-asy-syaikh-shalah-bin-futaini-kentusy-hafizhahullah/
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
3⃣ Mengenal asy-Syaikh ‘Ali asy-Syarafi hafizhahullah

Nama, Kelahiran, dan Kondisi Keluarga
Beliau adalah ‘Ali bin Husain bin ‘Abdillah asy-Syarafi, Abu ‘Ammar, (dikenal dengan Ali Hudzaifi) berasal dari daerah Syaraf kota Baidha’ – Yaman. Lahir pada tahun 1389 H (1969 M).

Beliau berasal dari keluarga yang baik. Beliau sering menyebut-nyebut kebaikan orang tuanya dan memujinya. “Aku terpengaruh dengan ayahku dalam hal memperhatian terhadap hal-hal yang halal dan hidup sederhana. Demikianlah pendidikan yang ditanamkan ayahku. Hingga sekarang aku mendapat manfaat dari nasehat-nasehat beliau hingga saat ini.”

Kondisi Lingkungan pada masa kecil dan remaja
Kondisi lingkungan pada masa kecil dan remaja beliau berada dalam situasi yang suram. Kota Aden yang beliau hidup di situ pada waktu itu berada di bawah kekuasaan pemerintah Yaman Selatan, yang berhaluan komunis. Kondisi ini membuat lingkungan yang ada benar-benar jauh dari agama dan ilmu agama. Beliau menuturkan kondisi ketika itu, “Orang-orang yang istiqomah – terlebih pada pemuda – pada masa partai sosialis yaman berkuasa benar-benar menderita karena tidak ada ilmu. Di Aden ketika itu tidak ada ulama, tidak ada kajian-kajian, tidak ada pula da’i-da’i Sunnah. Tidak kenal denga ilmu syar’i , kecuali tersisa sangat sedikit orang-orang yang memiliki bekal ilmu fiqh madzhab Syafi’i. Itu pun mereka tidak punya pengaruh dakwah. Sehingga perhatian kaum muslimin terhadap kebaikan, ilmu, dan al-Qur’an sangat sedikit. Meskipun masih banyak yang mengerjakan shalat.”
Namun, meskipun kondisi yang buruk tersebut, Ali Hudzaifi muda berupaya mengambil faidah ilmu dari beberapa syekh yang ada ketika itu.


Hingga Allah memberikan taufiq kepada beliau untuk mengenal sunnah dan manhaj yang lurus ini, yaitu dengan Allah mudahkan beliau untuk melakukan rihlah menuntut ilmu kepada al-Allamah mujaddid negeri Yaman asy-Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’i rahimahullah di desa Dammaj, pada tahun 1991 M. Beliau pun berjumpa dengan sejumlah murid senior asy-Syaikh Muqbil.

Asy-Syaikh ‘Ali al-Hudzaifi belajar langsung kepada asy-Syaikh Muqbil berbagai bidang ilmu penting :
Shahih al-Bukhari (sebagian)Shahih Muslim (sebagian)
Tafsir Ibnu Katsir, Kitab as-Sunnah karya ‘Abdullah bin al-Imam Ahmad, Ash-Shahih al-Musnad mimma Laisa fi ash-Shahihain
Ta’liqat ‘ala al-Mustadrak, Dll


Asy-Syaikh ‘Ali mengatakan, “Dari asy-Syaikh Muqbil aku mengambil faidah yang sangat banyak, aku tidak bisa menghitungnya. Barangsiapa yang belajar langsung kepada beliau dan mengenal beliau dari dekat, serta mengenal metode beliau dalam ilmu maka dia tidak akan ragu bahwa tokoh besar ini memang merupakan tokoh yang Allah pilih untuk melakukan tajdid terhadap dakwah di Yaman, setelah sebelumnya berada dalam cengkraman Syi’ah di wilayah utara, dan Tashawwuf di wilayah selatan.”
Figur asy-Syaikh Muqbil paling berpengaruh pada diri asy-Syaikh ‘Ali al-Hudzaifi, “Beliau adalah ulama yang paling besar pengaruhnya terhadapku. Aku belajar langsung kepada beliau di Dammaj selama hampir 4 tahun, namun demikian dalam waktu yang sangkat tersebut aku mengambil faidah yang sangat banyak. Menuntut ilmu kepada beliau telah membukakan pintu-pintu ilmu yang banyak untukku, hingga hari ini aku mengambil manfaat darinya. Sungguh aku menganggap menuntut ilmu kepada asy-Syaikh Muqbil merupakan di antara nikmat terbesar terhadap. Semoga Allah merahmati beliau dengan rahmat yang luas.” kenang asy-Syaikh ‘Ali