📻🇮🇩 RADIO ISLAM INDONESIA (RII)
Radionya Muslimin Se-Nusantara
📱 RII merupakan Aplikasi Radio Streaming yang berisi kumpulan radio Islam di Indonesia berasaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
✅ Fitur Aplikasi :
▪ 24 Jam ONLINE
▪ Siaran LIVE
▪ Murottal Al-Qur'an
▪ Channel Anti Terorisme
▪ Title real time
▪ +80 Channel Radio
▪ Download Audio
▪ Gratis & Bebas Iklan
📲⬇ Segera Unduh Aplikasinya di
PlayStore :
https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia
Appstore:
https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 Kunjungi Situs Resmi RII :
http://www.radioislam.or.id/
Radionya Muslimin Se-Nusantara
📱 RII merupakan Aplikasi Radio Streaming yang berisi kumpulan radio Islam di Indonesia berasaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
✅ Fitur Aplikasi :
▪ 24 Jam ONLINE
▪ Siaran LIVE
▪ Murottal Al-Qur'an
▪ Channel Anti Terorisme
▪ Title real time
▪ +80 Channel Radio
▪ Download Audio
▪ Gratis & Bebas Iklan
📲⬇ Segera Unduh Aplikasinya di
PlayStore :
https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia
Appstore:
https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 Kunjungi Situs Resmi RII :
http://www.radioislam.or.id/
Google Play
Radio Islam Indonesia - Apps on Google Play
Spreads da'wah Islam rahmatan lil alamin, RII present for the Muslim Nusantara
💥⚠🔥⛔ MUSIBAH SEBENARNYA ADALAH KETIKA SESEORANG DISAKITI ORANG LAIN, TIDAK MEMBUAT DIRINYA SADAR
✍ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
ﺇﺫا ﺭﺃﻳﺖ اﻟﻌﺒﺪ ﻳﻘﻊ ﻓﻲ اﻟﻨﺎﺱ ﺇﺫا ﺁﺫﻭﻩ، ﻭﻻ ﻳﺮﺟﻊ ﺇﻟﻰ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺎﻟﻠﻮﻡ ﻭاﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ، ﻓﺎﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻣﺼﻴﺒﺘﻪ ﻣﺼﻴﺒﺔ ﺣﻘﻴﻘﻴﺔ.
"Jika engkau melihat seorang hamba suka mencela manusia jika mereka menyakitinya, dan dia tidak mencela dirinya sendiri dan istighfar, maka ketahuilah bahwa musibah yang menimpa dirinya adalah musibah yang sebenarnya."
📚 Jami’ul Masail
Sumber:
https://twitter.com/aljuned77/status/850598506217824257
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
ﺇﺫا ﺭﺃﻳﺖ اﻟﻌﺒﺪ ﻳﻘﻊ ﻓﻲ اﻟﻨﺎﺱ ﺇﺫا ﺁﺫﻭﻩ، ﻭﻻ ﻳﺮﺟﻊ ﺇﻟﻰ ﻧﻔﺴﻪ ﺑﺎﻟﻠﻮﻡ ﻭاﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ، ﻓﺎﻋﻠﻢ ﺃﻥ ﻣﺼﻴﺒﺘﻪ ﻣﺼﻴﺒﺔ ﺣﻘﻴﻘﻴﺔ.
"Jika engkau melihat seorang hamba suka mencela manusia jika mereka menyakitinya, dan dia tidak mencela dirinya sendiri dan istighfar, maka ketahuilah bahwa musibah yang menimpa dirinya adalah musibah yang sebenarnya."
📚 Jami’ul Masail
Sumber:
https://twitter.com/aljuned77/status/850598506217824257
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
CUPLIKAN AUDIO TANYA JAWAB
Bismillah
"Seorang akh bertanya kepada penjual kue: "Apa resepnya?, Ajari Ana!".
Atau bertanya kepada penjual baju "Dimana kulakannya?"
Apakah diperbolehkan?
Dijawab oleh :
Ust. Usamah bin Faishal Mahri, Lc Hafizhahullah
Sumber:
@anNajiyahBali
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Bismillah
"Seorang akh bertanya kepada penjual kue: "Apa resepnya?, Ajari Ana!".
Atau bertanya kepada penjual baju "Dimana kulakannya?"
Apakah diperbolehkan?
Dijawab oleh :
Ust. Usamah bin Faishal Mahri, Lc Hafizhahullah
Sumber:
@anNajiyahBali
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💐🌻🌹🌷 CARA PANDANG SALAF TERHADAP AMAL MEREKA
✍🏼 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:
كان السلف يجتهدون في أعمال الخير ويعدون أنفسهم من المقصرين المفرطين المذنبين. ونحن مع إساءتنا نعد أنفسنا من المحسنين.
"Dahulu para salaf bersungguh-sungguh dalam melakukan amal-amal kebaikan, namun mereka menganggap diri mereka termasuk orang-orang yang melakukan kekurangan, menyia-nyiakan, dan banyak dosa. Sedangkan kita bersamaan dengan perbuatan buruk kita, kita menganggap diri kita termasuk orang-orang yang berbuat baik."
📚 Majmu' Rasail Ibnu Rajab al-Hanbaly, jilid 1 hlm. 254
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:
كان السلف يجتهدون في أعمال الخير ويعدون أنفسهم من المقصرين المفرطين المذنبين. ونحن مع إساءتنا نعد أنفسنا من المحسنين.
"Dahulu para salaf bersungguh-sungguh dalam melakukan amal-amal kebaikan, namun mereka menganggap diri mereka termasuk orang-orang yang melakukan kekurangan, menyia-nyiakan, dan banyak dosa. Sedangkan kita bersamaan dengan perbuatan buruk kita, kita menganggap diri kita termasuk orang-orang yang berbuat baik."
📚 Majmu' Rasail Ibnu Rajab al-Hanbaly, jilid 1 hlm. 254
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🔖 Syafaat Teman yang Beriman
Bersama:
🎙 Al Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc hafizhahullah
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Bersama:
🎙 Al Ustadz Abu Ismail Muhammad Rijal, Lc hafizhahullah
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📚📝📝📚 Silsilah Nasehat Asy Syaikh Al Walid Rabi' Hafizhahullah
13. Selektif dan berhati-hati dalam mencari teman duduk wahai ahlussunnah
Demi Allah, teman duduk yang shalih merupakan perhiasan dunia yang tidak ternilai harganya.
📌 Carilah teman duduk dari kalangan orang-orang mukmin.
👉 Niscaya dia akan membantumu diatas ketaatan kepada Allah.
👉 Membantumu untuk melakukan amalan kebaikan.
👉 Mengingatkan dan mencegah kamu dari dosa / kejelekan (penyimpangan).
👉 Dan juga kebaikan-kebaikan lainnya yang akan kamu dapatkan darinya.
❏ قـــال العلامـــہ ربيـــــ؏ بن هادﮮ المدخلـــﮯ
حفظہ الله :
ابحــــث عـــن الـمـــؤمــــــن يُسَاعِــــدك
عَلــــﮯ طـــــاعة الله، ويُحَفـــِّــزك علــــﮯ الخَيــــــــــر .
ويُـــحـــذّرك من الشـــــّر ولا تنــــــَال منْه إلّا الخَـيـــــر"
📔 المجــمــــــــوع الرائــــق - (ص28)
📚 Al Majmu' Ar Raiq 28
Sumber:
http://t.me/rabi3_madkhali
https://www.fawaidsolo.com/selektif-dan-berhati-hati-dalam-mencari-teman-duduk-wahai-ahlussunnah/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
13. Selektif dan berhati-hati dalam mencari teman duduk wahai ahlussunnah
Demi Allah, teman duduk yang shalih merupakan perhiasan dunia yang tidak ternilai harganya.
📌 Carilah teman duduk dari kalangan orang-orang mukmin.
👉 Niscaya dia akan membantumu diatas ketaatan kepada Allah.
👉 Membantumu untuk melakukan amalan kebaikan.
👉 Mengingatkan dan mencegah kamu dari dosa / kejelekan (penyimpangan).
👉 Dan juga kebaikan-kebaikan lainnya yang akan kamu dapatkan darinya.
❏ قـــال العلامـــہ ربيـــــ؏ بن هادﮮ المدخلـــﮯ
حفظہ الله :
ابحــــث عـــن الـمـــؤمــــــن يُسَاعِــــدك
عَلــــﮯ طـــــاعة الله، ويُحَفـــِّــزك علــــﮯ الخَيــــــــــر .
ويُـــحـــذّرك من الشـــــّر ولا تنــــــَال منْه إلّا الخَـيـــــر"
📔 المجــمــــــــوع الرائــــق - (ص28)
📚 Al Majmu' Ar Raiq 28
Sumber:
http://t.me/rabi3_madkhali
https://www.fawaidsolo.com/selektif-dan-berhati-hati-dalam-mencari-teman-duduk-wahai-ahlussunnah/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💦AGAR BISA MENANGIS KARENA ALLAH
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah:
"Wahai saudaraku, jika Engkau mengingat Allah Ta'ala, maka ingatlah Rabb-mu dengan hatimu yang kosong, jangan memikirkan sesuatu, karena jika Engkau memikirkan sesuatu, maka Engkau tidak akan memperoleh tangisan karena takut kepada Allah atau kerinduan kepada-Nya. Sebab tidak mungkin seseorang itu menangis sedangkan hatinya tersibukkan dengan perkara lainnya.
Bagaimana bisa Engkau menangis karena rindu kepada Allah, takut dari siksanya, sedangkan hatimu tersibukkan dengan perkara lainnya?
Oleh karenanya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
ذكر الله خاليا
"Mengingat Allah ketika khaliyan."
maksudnya ketika kosongnya hati dari perkara selain Allah 'Azza wa Jalla dan juga sepinya orang , tiada seorangpun di sisinya yang akan menjadikan tangisannya supaya dilihat dan didengar orang lain, sehingga dia seorang yang ikhlas hatinya.
Maka orang seperti ini juga termasuk orang yang dinaungi Allah Ta'ala dalam naungannya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya.
Aku memohon kepada Allah agar menaungiku dan kalian dalam naungannya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya."
📗Syarh Riyadh ash-Shalihin, Bab Fadhlu al-Buka' min Khasyyatillah
Sumber:
http://www.albaidha.net/vb4/showthread.php?t=31435
@ukhwh
يا أخي إذا ذ كرت الله فاذكر ربك خالي القلب ، لا تفكر في شيء ، إن فكرت في شيء لم يحصل لك أن تبكي من خشية الله أو الشوق إليه ؛ لأنه لا يمكن أن يبكي الإنسان وقلبه مشغول بشيء آخر ، كيف تبكي شوقاً إلى الله وخوفاً منه وقلبك مشغول بغيره؟! ولهذا قال:((ذكر الله خالياً)) يعني : خالي القلب مما سوى الله عز وجل ، خالي الجسم أيضاً، ليس عنده أحد حتى يكون بكاؤه رياء وسمعه، فهو مخلص القلب ، فهذا أيضاً ممن يظله الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله . أسأل الله أن يظلني وإياكم في ظله يوم لا ظل إلا ظله
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah:
"Wahai saudaraku, jika Engkau mengingat Allah Ta'ala, maka ingatlah Rabb-mu dengan hatimu yang kosong, jangan memikirkan sesuatu, karena jika Engkau memikirkan sesuatu, maka Engkau tidak akan memperoleh tangisan karena takut kepada Allah atau kerinduan kepada-Nya. Sebab tidak mungkin seseorang itu menangis sedangkan hatinya tersibukkan dengan perkara lainnya.
Bagaimana bisa Engkau menangis karena rindu kepada Allah, takut dari siksanya, sedangkan hatimu tersibukkan dengan perkara lainnya?
Oleh karenanya Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:
ذكر الله خاليا
"Mengingat Allah ketika khaliyan."
maksudnya ketika kosongnya hati dari perkara selain Allah 'Azza wa Jalla dan juga sepinya orang , tiada seorangpun di sisinya yang akan menjadikan tangisannya supaya dilihat dan didengar orang lain, sehingga dia seorang yang ikhlas hatinya.
Maka orang seperti ini juga termasuk orang yang dinaungi Allah Ta'ala dalam naungannya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya.
Aku memohon kepada Allah agar menaungiku dan kalian dalam naungannya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya."
📗Syarh Riyadh ash-Shalihin, Bab Fadhlu al-Buka' min Khasyyatillah
Sumber:
http://www.albaidha.net/vb4/showthread.php?t=31435
@ukhwh
يا أخي إذا ذ كرت الله فاذكر ربك خالي القلب ، لا تفكر في شيء ، إن فكرت في شيء لم يحصل لك أن تبكي من خشية الله أو الشوق إليه ؛ لأنه لا يمكن أن يبكي الإنسان وقلبه مشغول بشيء آخر ، كيف تبكي شوقاً إلى الله وخوفاً منه وقلبك مشغول بغيره؟! ولهذا قال:((ذكر الله خالياً)) يعني : خالي القلب مما سوى الله عز وجل ، خالي الجسم أيضاً، ليس عنده أحد حتى يكون بكاؤه رياء وسمعه، فهو مخلص القلب ، فهذا أيضاً ممن يظله الله في ظله يوم لا ظل إلا ظله . أسأل الله أن يظلني وإياكم في ظله يوم لا ظل إلا ظله
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Ⓜ BOLEHKAH BADAL HAJI (MENGGANTIKAN BERHAJI) UNTUK ORANG LAIN YANG MENINGGAL DAN MEMILIKI KECUKUPAN HARTA?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-12 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq (Pertemuan 2) | Jum'at, 17 Shafar 1440 / 26 Oktober 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(608 KB) - Durasi [00:01:55]
Sumber:
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-12 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq (Pertemuan 2) | Jum'at, 17 Shafar 1440 / 26 Oktober 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(608 KB) - Durasi [00:01:55]
Sumber:
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Ⓜ NAQI'AH: HUKUM MENGADAKAN WALIMAH SAFAR & ACARA SYUKURAN KETIKA BERANGKAT/PULANG HAJI
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizahullah-
Kajian "KETIKA TAQDIR DIIMANI" | Ahad, 14 Dzulqo'dah 1438 H - 6 Agustus 2017 M | di Masjid Baiturrahman Dharmais Kulon Progo
📊 (1,9 MB) - Durasi [07:34]
Link : http://bit.ly/2LXTdGE
Sumber:*
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang**
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizahullah-
Kajian "KETIKA TAQDIR DIIMANI" | Ahad, 14 Dzulqo'dah 1438 H - 6 Agustus 2017 M | di Masjid Baiturrahman Dharmais Kulon Progo
📊 (1,9 MB) - Durasi [07:34]
Link : http://bit.ly/2LXTdGE
Sumber:*
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang**
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🚇 MERAIH PAHALA HAJI DENGAN MENUNTUT ILMU DI MASJID
[ Soal: ]
Apakah benar diantara keutamaan menuntut ilmu atau mengajarkan ilmu di masjid akan mendapatkan pahala seperti haji ?
[ Jawab: ]
Menuntut ilmu memiliki keutamaan besar. Terlebih menuntut ilmu di Masjid.
Ada riwayat yang menunjukkan besarnya pahala menuntut ilmu di masjid, mereka mendapatkan pahala ibadah haji dengan sempurna. Rasululloh ﷺ bersabda:
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ»
“Barangsiapa pergi ke masjid, dia tidak ada maksud kecuali untuk mempelajari suatu kebaikan atau mengajatkannya maka baginya pahala seperti haji yang sempurna.”
Hadits ini diriwayatkan oleh At-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib.
Maka bersyukurlah kepada Alloh atas kemudahan yang Alloh berikan kepada kita untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di rumah-rumah Alloh (masjid). Allohu a’lam.
Sumber:
https://problematikaumat.com/meraih-pahala-haji-dengan-menuntut-ilmu-di-masjid/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
[ Soal: ]
Apakah benar diantara keutamaan menuntut ilmu atau mengajarkan ilmu di masjid akan mendapatkan pahala seperti haji ?
[ Jawab: ]
Menuntut ilmu memiliki keutamaan besar. Terlebih menuntut ilmu di Masjid.
Ada riwayat yang menunjukkan besarnya pahala menuntut ilmu di masjid, mereka mendapatkan pahala ibadah haji dengan sempurna. Rasululloh ﷺ bersabda:
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ»
“Barangsiapa pergi ke masjid, dia tidak ada maksud kecuali untuk mempelajari suatu kebaikan atau mengajatkannya maka baginya pahala seperti haji yang sempurna.”
Hadits ini diriwayatkan oleh At-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib.
Maka bersyukurlah kepada Alloh atas kemudahan yang Alloh berikan kepada kita untuk menghadiri majelis-majelis ilmu di rumah-rumah Alloh (masjid). Allohu a’lam.
Sumber:
https://problematikaumat.com/meraih-pahala-haji-dengan-menuntut-ilmu-di-masjid/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📻🇮🇩 *RADIO ISLAM INDONESIA (RII)*
_*Radionya Muslimin Se-Nusantara*_
📱 *RII* merupakan Aplikasi Radio Streaming yang berisi kumpulan radio Islam di Indonesia berasaskan *Al-Qur'an* dan *As-Sunnah.*
✅ *Fitur Aplikasi :*
▪ 24 Jam ONLINE
▪ Siaran LIVE
▪ Murottal Al-Qur'an
▪ Channel Anti Terorisme
▪ Title real time
▪ +80 Channel Radio
▪ Download Audio
▪ Gratis & Bebas Iklan
📲⬇ *Segera Unduh Aplikasinya di*
*PlayStore :*
https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia
*Appstore:*
https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 *Kunjungi Situs Resmi RII :*
http://www.radioislam.or.id/
_*Radionya Muslimin Se-Nusantara*_
📱 *RII* merupakan Aplikasi Radio Streaming yang berisi kumpulan radio Islam di Indonesia berasaskan *Al-Qur'an* dan *As-Sunnah.*
✅ *Fitur Aplikasi :*
▪ 24 Jam ONLINE
▪ Siaran LIVE
▪ Murottal Al-Qur'an
▪ Channel Anti Terorisme
▪ Title real time
▪ +80 Channel Radio
▪ Download Audio
▪ Gratis & Bebas Iklan
📲⬇ *Segera Unduh Aplikasinya di*
*PlayStore :*
https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia
*Appstore:*
https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 *Kunjungi Situs Resmi RII :*
http://www.radioislam.or.id/
📒📝AROMA KEIKHLASAN DAN AROMA RIYA'
📌Berkata Ibnu Rajab Rahimahullah:
"Aroma keikhlasan itu seperti aroma bakhur (dupa) yang murni, semakin kuat menutupnya dengan kain maka akan semerbak bau dan harumnya,
👉 Adapun aroma riya', seperti asap kayu bakar, meninggi ke udara kemudian lenyap, dan tersisa bau yang busuk."
📌قَالَ ابنُ رَجَبٍ رَحِمَهُ اللَّـهُ:
ㅤ
(رَائِحَةُ الإخلَاصِ كَرَائِحَةِ البُخُورِ الخَالِص، كُلَّمَا قَوِيَ سِترُهُ بالثِّيَابِ فَاحَ وعَبِقَ بِهَا؛ ورَائِحَةُ الرَّيَاءِ كَدُخَانِ الحَطبِ، يَعلو إلَى الجَو ثُمَّ يَضمَحِل، وتَبقَى رَائِحَتُهُ الكَرِيهَة)
مجموع الرسائل (٧٥٨)
نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
📚 Majmu'ar rasaa'il 758
Sumber:
@Nataouan
📚Wa Salafy Sragen
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📌Berkata Ibnu Rajab Rahimahullah:
"Aroma keikhlasan itu seperti aroma bakhur (dupa) yang murni, semakin kuat menutupnya dengan kain maka akan semerbak bau dan harumnya,
👉 Adapun aroma riya', seperti asap kayu bakar, meninggi ke udara kemudian lenyap, dan tersisa bau yang busuk."
📌قَالَ ابنُ رَجَبٍ رَحِمَهُ اللَّـهُ:
ㅤ
(رَائِحَةُ الإخلَاصِ كَرَائِحَةِ البُخُورِ الخَالِص، كُلَّمَا قَوِيَ سِترُهُ بالثِّيَابِ فَاحَ وعَبِقَ بِهَا؛ ورَائِحَةُ الرَّيَاءِ كَدُخَانِ الحَطبِ، يَعلو إلَى الجَو ثُمَّ يَضمَحِل، وتَبقَى رَائِحَتُهُ الكَرِيهَة)
مجموع الرسائل (٧٥٨)
نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
📚 Majmu'ar rasaa'il 758
Sumber:
@Nataouan
📚Wa Salafy Sragen
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎁🌺 JANGAN LUPA BER-TERIMA KASIH
🔰 Di antara bentuk pujian yang paling bagus untuk orang yang berbuat baik adalah ucapan:
*جَزاكَ اللهُ خَيْرًا**
“Semoga Allah membalas kamu dengan kebaikan.”
Nabi bersabda:
مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوْفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا؛ فَقَدْ أَبْلَغَ فِى الثَّنَاءِ
Barang siapa diperlakukan baik lalu ia mengatakan kepada pelakunya, “Semoga Allah membalas kamu dengan kebaikan”, dia telah tinggi dalam memujinya.”
📖 [ Shahih Sunan at-Tirmidzi no. 2035, cet. al-Ma’arif ]
🔰 Mensyukuri yang Sedikit Sebelum yang Banyak.
📎 Seseorang belum dikatakan mensyukuri Allah jika belum berterimakasih terhadap kebaikan orang.
📘 Hal ini seperti yang disabdakan oleh Nabi :
*لَا يَشْكُرُ اللهَ مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ*
“Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterimakasih kepada manusia.”
📖 [ HR. Al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad dari sahabat Abu Hurairah, dan Abu Dawud dalam Sunan-nya ]
📌 Hadits ini mengandung dua pengertian :
1⃣ Orang yang tabiat dan kebiasaannya tidak mau berterimakasih terhadap kebaikan orang, biasanya dia juga mengingkari nikmat Allah dan tidak mensyukuri-Nya.
2⃣ Allah tidak menerima syukur hamba kepada-Nya apabila hamba tidak mensyukuri kebaikan orang, karena dua hal ini saling berkaitan.
📖 [ Ini adalah makna ucapan al-Imam al-Khaththabi seperti disebutkan dalam ‘Aunul Ma’bud (13/114, cet. Darul Kutub al-Ilmiyah) ]
🌍 https://asysyariah.com/membalas-kebaikan-orang-lain/ ditulis oleh Al-Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi, Lc
Sumber:
Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔰 Di antara bentuk pujian yang paling bagus untuk orang yang berbuat baik adalah ucapan:
*جَزاكَ اللهُ خَيْرًا**
“Semoga Allah membalas kamu dengan kebaikan.”
Nabi bersabda:
مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوْفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا؛ فَقَدْ أَبْلَغَ فِى الثَّنَاءِ
Barang siapa diperlakukan baik lalu ia mengatakan kepada pelakunya, “Semoga Allah membalas kamu dengan kebaikan”, dia telah tinggi dalam memujinya.”
📖 [ Shahih Sunan at-Tirmidzi no. 2035, cet. al-Ma’arif ]
🔰 Mensyukuri yang Sedikit Sebelum yang Banyak.
📎 Seseorang belum dikatakan mensyukuri Allah jika belum berterimakasih terhadap kebaikan orang.
📘 Hal ini seperti yang disabdakan oleh Nabi :
*لَا يَشْكُرُ اللهَ مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ*
“Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterimakasih kepada manusia.”
📖 [ HR. Al-Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad dari sahabat Abu Hurairah, dan Abu Dawud dalam Sunan-nya ]
📌 Hadits ini mengandung dua pengertian :
1⃣ Orang yang tabiat dan kebiasaannya tidak mau berterimakasih terhadap kebaikan orang, biasanya dia juga mengingkari nikmat Allah dan tidak mensyukuri-Nya.
2⃣ Allah tidak menerima syukur hamba kepada-Nya apabila hamba tidak mensyukuri kebaikan orang, karena dua hal ini saling berkaitan.
📖 [ Ini adalah makna ucapan al-Imam al-Khaththabi seperti disebutkan dalam ‘Aunul Ma’bud (13/114, cet. Darul Kutub al-Ilmiyah) ]
🌍 https://asysyariah.com/membalas-kebaikan-orang-lain/ ditulis oleh Al-Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi, Lc
Sumber:
Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥 ASY-SYAIKH RABI' MEMANG TIDAK MA'SHUM, TETAPI TIDAK BOLEH MENOLAK UCAPAN BELIAU KECUALI DENGAN HUJJAH ILMIAH
Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
"Saya tidak pernah mengklaim ma'shum dan sempurna pada karya-karya ilmiah saya sedikitpun atau pada selainnya. Dan tidak ada seorangpun dari ulama dan orang-orang yang berakal yang mengklaim hal ini.
Jadi seorang ulama mungkin saja terjatuh pada kesalahan-kesalahan dan hal-hal yang banyak menyelisihi al-Qur'an dan as-Sunnah, apalagi kesalahan-kesalahan bahasa dan penulisan.
Terkadang seseorang yang merupakan imam dalam sebuah bidang ilmu, pada bidangnya tersebut dijumpai kesalahan-kesalahan. Contohnya Sibawaih yang merupakan imam dalam bidang bahasa Arab telah dikritik oleh Ibnu Taimiyyah pada 80 kesalahan.
Dan berapa banyak seorang ulama ahli fiqih memiliki kesalahan?! Dan berapa banyak seorang ulama ahli hadits dan ahli tafsir memiliki kesalahan yang banyak?! Namun kesalahan-kesalahan ini tidak merugikan pemiliknya dan tidak menjatuhkan kedudukan mereka, karena tidaklah menjatuhkan kedudukan seseorang kecuali :
melakukan dosa-dosa besar, atau melakukan bid'ah,
atau memusuhi Ahlus Sunnah.
Inilah manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah..."
📖 Bayan Fasadil Mi'yar, hlm. 24
Sumber:
@jujurlahselamanya/1356
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
"Saya tidak pernah mengklaim ma'shum dan sempurna pada karya-karya ilmiah saya sedikitpun atau pada selainnya. Dan tidak ada seorangpun dari ulama dan orang-orang yang berakal yang mengklaim hal ini.
Jadi seorang ulama mungkin saja terjatuh pada kesalahan-kesalahan dan hal-hal yang banyak menyelisihi al-Qur'an dan as-Sunnah, apalagi kesalahan-kesalahan bahasa dan penulisan.
Terkadang seseorang yang merupakan imam dalam sebuah bidang ilmu, pada bidangnya tersebut dijumpai kesalahan-kesalahan. Contohnya Sibawaih yang merupakan imam dalam bidang bahasa Arab telah dikritik oleh Ibnu Taimiyyah pada 80 kesalahan.
Dan berapa banyak seorang ulama ahli fiqih memiliki kesalahan?! Dan berapa banyak seorang ulama ahli hadits dan ahli tafsir memiliki kesalahan yang banyak?! Namun kesalahan-kesalahan ini tidak merugikan pemiliknya dan tidak menjatuhkan kedudukan mereka, karena tidaklah menjatuhkan kedudukan seseorang kecuali :
melakukan dosa-dosa besar, atau melakukan bid'ah,
atau memusuhi Ahlus Sunnah.
Inilah manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah..."
📖 Bayan Fasadil Mi'yar, hlm. 24
Sumber:
@jujurlahselamanya/1356
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
#ولكل_قوم_وارث
قال فضيلة الشيخُ العلامة ربيع بن هادي المدخلي -حفظه الله- في «بيان فساد المعيار» (ص24):
«أنا لم أدّعِ العصمةَ والكمال في شَيْءٍ من أعمالي العلمية -ولا غيرها-.
ولا ادَّعى هذا أحدٌ مِن أهل العلم والعقل؛ فقد يقعُ العالِم في الأخطاء والمخالفات الكثيرة للكتاب والسُّنَّة، فضلاً عن الأخطاء اللغوية والإملائية ...
وقد يكون إماماً في فَنٍّ مِن الفنون، فَتُوجد له كبوات في فنه؛ فهذا سيبويه إمام في اللغة قد استدرك عليه ابن تيمية ثمانين خطأً.
وكم مِن فقيه له أخطاؤه؟!
وكم مِن محدِّث ومفسِّر لهم أخطاؤهم الكثيرة!!؟
وكل هذه الأخطاء لا تضرُّ أصحابَها، ولا تحطُّ مِن مكانتهم؛ إذ لا يحطُّ مِن مكانة الرَّجل إلا ارتكابُ الكبائر، أو اقتحامُ البدع، وعداءُ أهل السُّنَّة.
هذا هو منهج أهل السُّنَّة والجماعة.
.......... إلى آخره.
قال فضيلة الشيخُ العلامة ربيع بن هادي المدخلي -حفظه الله- في «بيان فساد المعيار» (ص24):
«أنا لم أدّعِ العصمةَ والكمال في شَيْءٍ من أعمالي العلمية -ولا غيرها-.
ولا ادَّعى هذا أحدٌ مِن أهل العلم والعقل؛ فقد يقعُ العالِم في الأخطاء والمخالفات الكثيرة للكتاب والسُّنَّة، فضلاً عن الأخطاء اللغوية والإملائية ...
وقد يكون إماماً في فَنٍّ مِن الفنون، فَتُوجد له كبوات في فنه؛ فهذا سيبويه إمام في اللغة قد استدرك عليه ابن تيمية ثمانين خطأً.
وكم مِن فقيه له أخطاؤه؟!
وكم مِن محدِّث ومفسِّر لهم أخطاؤهم الكثيرة!!؟
وكل هذه الأخطاء لا تضرُّ أصحابَها، ولا تحطُّ مِن مكانتهم؛ إذ لا يحطُّ مِن مكانة الرَّجل إلا ارتكابُ الكبائر، أو اقتحامُ البدع، وعداءُ أهل السُّنَّة.
هذا هو منهج أهل السُّنَّة والجماعة.
.......... إلى آخره.
🔍WAJIB MEMILIH GURU, KARENA ILMU BUKAN SEKADAR MEMBACA DAN MENGHAFAL
🎙 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Apakah mungkin untuk mengambil ilmu dari seseorang yang tidak bertalian kepada manhaj Salaf?"
Jawaban:
"Ilmu bukan semata bacaan dan hafalan.
Apabila ilmu tidak menjadi tarbiyah (yang shalihah) maka tidak ada kebaikan apapun padanya.
Dan apabila seorang itu tidak berada di atas manhaj Salaf maka tidak diambil ilmu darinya."
📖 Fataawa 'ala ath-Thariiq fi Masaaila Mutanawwi'ah, al-'Utsaimin hal. 111.
__
#Seorang guru akan mentarbiyah anak didiknya sesuai apa yang ada padanya. Jika dia memiliki akidah dan manhaj yang menyimpang, maka itulah yang akan ia didikkan kepada seorang yang belajar darinya. Setiap orang akan memberi dengan apa yang ia miliki. Sementara penuntut ilmu laksana tong kosong yang siap diisi dengan apapun, karena ia - dengan minimnya ilmunya- tidak mampu memilih dan memilah antara al-haq dan al-bathil.
Sumber:
@minhaajussalaf/331
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
Pertanyaan:
"Apakah mungkin untuk mengambil ilmu dari seseorang yang tidak bertalian kepada manhaj Salaf?"
Jawaban:
"Ilmu bukan semata bacaan dan hafalan.
Apabila ilmu tidak menjadi tarbiyah (yang shalihah) maka tidak ada kebaikan apapun padanya.
Dan apabila seorang itu tidak berada di atas manhaj Salaf maka tidak diambil ilmu darinya."
📖 Fataawa 'ala ath-Thariiq fi Masaaila Mutanawwi'ah, al-'Utsaimin hal. 111.
__
#Seorang guru akan mentarbiyah anak didiknya sesuai apa yang ada padanya. Jika dia memiliki akidah dan manhaj yang menyimpang, maka itulah yang akan ia didikkan kepada seorang yang belajar darinya. Setiap orang akan memberi dengan apa yang ia miliki. Sementara penuntut ilmu laksana tong kosong yang siap diisi dengan apapun, karena ia - dengan minimnya ilmunya- tidak mampu memilih dan memilah antara al-haq dan al-bathil.
Sumber:
@minhaajussalaf/331
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com