Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.42K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🔰 MENDIDIK ANAK DAN PEMUDA

Berilah anak-anak kalian arahan yang lurus. Didiklah mereka dengan baik. Jadikan diri kalian sebagai teladan yang baik bagi diri kalian sehingga mereka dapat meneladani kalian.

Bersihkan rumah-rumah kalian dari hal-hal yang tidak pantas. Hilangkan sarana yang mengantarkan kepada api kejelekan di dalam rumah sehingga menjadi “steril”. Artinya, hal-hal yang menjadi perantara menyimpangnya anak-anak kalian tidak boleh masuk ke dalamnya.

Para ayah menanggung amanat terkait urusan anak-anak mereka. Apabila orang tua dapat menunaikan kewajiban yang Allah subhanahu wa ta’ala bebankan kepada mereka, niscaya Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan pahala kepada mereka.

Orang tua hendaknya menjadi sebab kebaikan bagi anak-anak mereka sehingga anak-anak bisa menjadi qurratu a’yun bagi mereka di dunia dan di akhirat. Kelak di dalam surga, jika anak-anak itu saleh karena usaha ayah mereka —dengan izin Allah— ketika hidup di dunia, Allah subhanahu wa ta’ala akan mengumpulkan mereka di tempat yang sama di dalam surga.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

          وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱتَّبَعَتۡهُمۡ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَٰنٍ أَلۡحَقۡنَا بِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَمَآ أَلَتۡنَٰهُم مِّنۡ عَمَلِهِم مِّن شَيۡءٖۚ

“Orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, maka Kami gabungkan anak keturunan mereka dengan mereka dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka.”
(ath-Thur: 21)

Mendidik anak membutuhkan kesabaran dan kemauan menanggung kesulitan dari para orang tua. Ia membutuhkan kesungguhan total dari para orang tua. Terkhusus pada zaman ini, saat gelombang keburukan bergejolak dari segala arah. Gelombang keburukan tersebut mengakibatkan para pemuda menjadi seperti kambing-kambing di daerah yang dipenuhi hewan buas yang berbahaya.

Karena itu, para ayah harus mengupayakan agar anak-anak mereka tumbuh di atas ketaatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

»Baca Selengkapnya di:
http://asysyariah.com/mendidik-anak-dan-pemuda/

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔎💦💥 PERBEDAAN ANTARA ذنوب (dzunuub) DENGAN سيئات (sayyiaat) DALAM AL QUR'AN

🎙 Al imam Ibnul Qayyim rahimahulloh berkata,

"Dimanapun datang kata Dzunuub (Dosa) di dalam Al Quran maka yang dimaksud dengannya adalah dosa besar. Dan dimana disebut kata As Sayyiaat (kejelekan), maka yang dimaksud dengannya adalah dosa kecil."

📒 Madarijus salikiin Jilid 1 hal. 318


قال الإمام ابن القيم :

‏حيثما ﻭﺭﺩﺕ "ﺍﻟﺬﻧﻮﺏ" ﻓﻲ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻓﺎﻟﻤﺮﺍﺩ ﺑﻬﺎ ﺍﻟﻜﺒﺎﺋﺮ،
- وحيثما ﻭﺭﺩﺕ "ﺍﻟﺴﻴﺌﺎﺕ" ﻓﺎﻟﻤﺮﺍﺩ ﺑﻬﺎ ﺍﻟﺼﻐﺎﺋﺮ.

ﻣﺪﺍﺭﺝ ﺍﻟﺴﺎﻟﻜﻴﻦ ٣١٧/١



Sumber:
🌐📲 @KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥 JANGAN MENGOLOK-OLOK SEORANG MUSLIM

✍🏻 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

"لا يجوز الاستهزاء بالمسلم، وإذا استهزأ بالدين؛ صار كافرا،فالاستهزاء باللحى،أو غير المسبلين؛ردة عن الإسلام".

"Tidak diperbolehkan istihza' (mengolok-olok) seorang muslim. Jika ada seseorang beristihza' terhadap Agama Islam, maka dia menjadi kafir. Maka beristihza' dengan jenggot atau muslim yang tidak isbal (kain yang cingkrang), ini merupakan bentuk kemurtadan dari Islam."

(Nur 'ala ad-Darb. 4/172)

Sumber:
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🍑🍑🍑 DUA HAL YANG PALING BERMANFAAT BAGI SEORANG HAMBA

قال الشيخ عبد الرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله تعالى:

فلا أنفع للعبد من جعل الإخلاص والمتابعة نصب عينيه في كل ما يأتي وما يذر وفي كل ما يقول ويفعل؛ حتى يكون الإخلاص له نعتًا والمتابعة له وصفًا،

🌄 Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa'di rahimahullahu ta'ala berkata,

🛣 "Tidak ada perkara yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba, selain menjadikan keikhlasan dan ittiba' (mengikuti Rasulullah ﷺ) sebagai tolak ukur dalam semua hal yang dikerjakan atau ditinggalkannya, dan dalam segala yang diucapkan atau yang diamalkannya. Sehingga keikhlasan dan ittiba' menjadi sifat yang melekat pada dirinya.

وتضمحل عن قلبه جميع المقاصد والأغراض المنافية للإخلاص، ويدع البدع الاعتقادية والبدع الفعلية إيثارًا للمتابعة.

Sehingga akan sirna dari hatinya semua maksud dan tujuan yang bertentangan dengan keikhlasan serta meninggalkan kebid'ahan*, baik yang berupa keyakinan maupun amalan, karena lebih mengutamakan ittiba'."


📚📚 Majmu'ul Fawaid Waqtinashul Awabid, hal: 13.

----------
Kebid'ahan ialah perkara baru yang diada-adakan dalam urusan agama, bukan urusan dunia.

Sumber:
🌎 @salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🕋 HIKMAH DIJADIKANNYA KA'BAH DI LEMBAH YANG TIDAK MEMILIKI TANAM-TANAMAN

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

"Diantara hikmah Allah Ta'ala menjadikan Baitullah (Ka'bah) di lembah yang tidak memiliki tanam-tanaman adalah agar tidak ada di sisi Baitullah pribadi-pribadi yang hanya menginginkan perkara dunia, sehingga ibadah haji mereka hanya untuk meraih perkara dunia, bukan untuk meraih ridha Allah."

📖 Al-Jawab Ash Shahih Liman Baddala Din al Masih 6/436


🇸🇦 Arabic

فائدة: قال ابن تيمية رحمه الله: "واللهُ مِنْ حِكْمَتِهِ جَعْلُ بَيْتِهِ بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ لِئَلَّا يَكُونَ عِنْدَهُ مَا تَرْغَبُ النُّفُوسُ فِيهِ مِنَ الدُّنْيَا فَيَكُونَ حَجُّهُمْ لِلدُّنْيَا لَا لله". [الجواب الصحيح لمن بدّل دين المسيح (٤٣٦/٦)].


Sumber:
http://bit.ly/2YKBuGt
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📕 BUKU PENDIDIKAN TULISAN ORANG KAFIR

Tentang buku-buku pendidikan dan kesehatan yang ditulis oleh orang kafir, dan tidak menyelisihi syariat kita, apakah boleh kita mengambil faedah dari buku-buku tersebut dalam hal mendidik anak-anak kita dan memerhatikan kesehatan selama tidak menyelisihi syariat yang lurus ini?

Asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah menjawab,

Buku-buku atau artikel-artikel yang ditulis dalam bab ini - tentang pendidikan- ada dua macam. Ada yang bermanfaat, ada yang bermadarat.

Tidak diragukan lagi, yang bermadarat tentu saja dijauhi. Bisa jadi, madaratnya ada pada tulisan, bisa jadi pula pada penulisnya. Maksudnya, penulisnya diketahui memiliki penyimpangan atau kesesatan. Apabila demikian, tentu tidak dirasa aman bahwa dalam tulisannya yang tampak baik dia menyusupkan ungkapan-ungkapan yang membekas, lantas bercokol dalam kalbu seorang mukmin. Akhirnya hal itu menjadi syubhat, kemudian berubah menjadi pemikiran atau akidah. Oleh karena itu, kami katakan bahwa jenis yang ini dijauhi sama sekali.

Jenis yang kedua adalah (tulisan) yang bermanfaat, yaitu yang mengandung kebaikan dan bisa dibaca oleh manusia. Akan tetapi, pertanyaannya adalah hal apa yang ada pada orang kafir dan tidak dimiliki oleh pemeluk kebenaran?

Pertanyaan ini wajib dilontarkan, atau sebagaimana dikatakan: terlontar dengan sendirinya. Kebenaran mana yang mereka miliki dan tidak kita punyai?

Sungguh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak meninggalkan sebuah solusi dan jalan (melainkan telah beliau jelaskan). Sejak dahulu, para ulama pun telah menyusun berbagai tulisan terkait dengan anak-anak dan tarbiyah mereka.

Bahkan, karena agungnya urusan anak, sebagian ulama menulis kitab untuk menyabarkan para orang tua ketika anak mereka tiada karena meninggal atau yang semacamnya.

Ibnul Jauzi rahimahullah menulis kitab Laftul Kabid ‘inda Faqdil Walad. Ibnu Nashiruddin ad-Dimasyqi rahimahullah menulis kitab Bardul Akbad ‘inda Faqdil Aulad. Demikian pula ulama selain mereka berdua.

Apabila pada buku tersebut ada hal-hal yang tidak ada di sisi pemeluk kebenaran, dilihat. Jika yang mereka tulis tidak menyelisihi syariat kita dan pokok-pokoknya, tidak mengapa mengambil faedah darinya. Bahkan, terkadang harus, apabila ada kebutuhan yang mendesak. Hanya saja, untuk menentukan harus atau tidaknya, dikembalikan kepada para ulama. Wallahu a’lam.

📚Huququl Aulad ‘ala Aba wal Ummahat, hlm. 53—54

Sumber:
https://asysyariah.com/buku-pendidikan-tulisan-orang-kafir/

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📚📜📜📚
Sesuatu yang sangat vital bagi sebuah negara

🎙 Fadhilatus Syaikh Shalih AlFauzan Hafizhahullah.

Rasa aman dan keamanan adalah sebuah perkara yang sangat vital bagi sebuah negara.

وهو ضرورة لكل مجتمع لأن به تتم المصالح تستقيم المصالح وتستتم

Dengannya akan terwujud dan terealisasikan kemaslahatan manusia, akan bisa sempurna kebaikan-kebaikan mereka.

وبفقده تضيع الحقوق وتضيع المصالح ويحصل القلق والخوف

Sebaliknya, dengan hilangnya rasa aman.
Akan menyebabkan tidak ditunaikannya hak-hak manusia.
Hilang dan ditelantarkannya kemaslahatan-kemaslahatan manusia. Akan muncul ketakutan, kecemasan.


تحصل الفوضى ويتسلط الظلمة على الناس

Akan muncul kekacauan, orang-orang dzalim akan semena-mena mendzalimi manusia

يحصل السلب والنهب تسفك الدماء تنتهك الأعراض

Perampasan dan perampokan harta.
Ditumpahkannya darah, dijatuhkannya kehormatan manusia.


إلى غير ذلك من مظاهر فقد الأمن للمجتمع

👉 Dan kejelekan-kejelekan lainnya yang muncul ketika hilang rasa aman dan keamanan di sebuah negara.

📚 Sumber:
Khutbah Syaikh tentang nikmat rasa aman.
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/13208&ved=2ahUKEwj_1p_njbHiAhXc6XMBHSHmC8gQFjAEegQIARAB&usg=AOvVaw3J0JFv8AVAi7yRjcwsNUo9
» https://www.fawaidsolo.com/rasa-aman-dan-keamanan-adalah-sebuah-perkara-yang-sangat-vital-bagi-sebuah-negara/

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥🔥🔥 BANYAKNYA DOSA MENGHALANGI HATI PELAKUNYA UNTUK MEYAKINI KALIMAT TAUHID

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

Apabila dosa seseorang bertambah banyak, maka lisannya akan terasa kelu untuk mengucapkan kalimat tauhid, hatinya pun terasa kaku untuk mengucapkannya, dan ia :

🔅 tidak suka beramal shalih,

🔅 merasa berat untuk mendengarkan Al-Qur'an.

🔅 merasa gembira dengan mengingat selain Allah,

🔅 merasa tentram dan condong kepada kebatilan,

🔅 merasa senang dengan ucapan keji,

🔅 berbaur dengan orang-orang lalai,

🔅 dan tidak suka bergaul bersama para pengikut kebenaran.

📌 Orang semacam ini, jika ia mengucapkan kalimat tauhid, maka ia mengucapkannya hanya dengan lisannya saja tanpa meresap ke dalam hatinya, dan hanya dengan mulutnya saja tanpa dibenarkan oleh amalannya.

📚 Fathul Majid (78)

قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :
فإذا كثرت الذنوب ثقل على اللسان قولها، وقسا القلب عن قولها، وكره العمل الصالح وثقل عليه سماع القرآن، واستبشر بذكر غير الله، واطمأن إلى الباطل، واستحلى الرفث، ومخالطة أهل الغفلة، وكره مخالطة أهل الحق، فمثل هذا إذا قالها قال بلسانه ما ليس في قلبه، وبفيه ما لا يصدقه عمله.

📚 فتح المجيد (٧٨)


Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎💎💎 HIDAYAH YANG HAKIKI HANYA BAGI ORANG-ORANG YANG BERTAKWA

Asy-Syaikh As-Si'di rahimahullah berkata :

Dikarenakan petunjuk itu ada dua macam, yaitu petunjuk yang berupa al-bayan (penjelasan tentang kebenaran) dan petunjuk yang berupa at-taufik (kemampuan untuk menerima dan mengamalkan kebenaran), maka orang-orang yang bertakwa mendapatkan dua macam hidayah ini. Sedangkan selain mereka tidaklah mendapatkan hidayah at-taufik ini.

📌 Hidayah al-bayan tanpa disertai hidayah berupa kemampuan untuk mengamalkannya, bukanlah hidayah yang hakiki (sempurna).

📚 Taisir Al-Karim Ar-Rahman (2:2)

قال الشيخ السعدي رحمه الله :
ولأن الهداية نوعان: هداية البيان، وهداية التوفيق. فالمتقون حصلت لهم الهدايتان، وغيرهم لم تحصل لهم هداية التوفيق. وهداية البيان بدون توفيق للعمل بها، ليست هداية حقيقية [تامة].
📚 تيسير الكريم الرحمن (٢:٢)

Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💭📖 KEUTAMAAN MERUTINKAN BACAAN AL QUR'AN

🎙 Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,

"Orang yang melanggengkan bacaan Al-Qur'an akan meringankan dan memudahkan lisannya untuk membaca Al Quran. Namun jika dia meninggalkan bacaan Al Qur'an, maka dia akan merasa berat dan sulit dalam membacanya."

📒 Fathul Bari 9/79


‏قال ابن حجر رحمه الله :

‏"الذي يداوم على تلاوة القرآن يذل له لسانه، ويسهل عليه قراءته، فإذا هجره ثقلت عليه القراءة وشقت عليه".

‏ فتح الباري ٧٩/٩ .


Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🌹🌷 BUAH DARI SABAR DAN YAKIN

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

"Allah telah mengokohkan Imam Ahmad, sehingga beliau tidak mau sepakat dengan mereka dalam hal menolak sifat-sifat Allah ta'ala, dan beliau mendebat mereka dalam ilmu, maka beliaupun mampu mematahkan argumen-argumen mereka. Kemudian mereka juga menyiksa beliau, tetapi beliau bersabar menghadapi siksaan mereka, sehingga Allah menjadikannya termasuk dari imam-imam yang membimbing manusia dengan agama-Nya, sebagaimana Allah ta'ala berfirman:

{وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ}.

"Dan kami jadikan sebagian mereka imam-imam yang membimbing dengan agama kami ketika mereka bersabar dan yakin terhadap ayat-ayat Kami"

Maka barangsiapa yang diberikan oleh Allah kesabaran dan keyakinan niscaya Allah akan menjadikannya sebagai imam di dalam agama ini.

📚 Majmu'ul Fatawa,. Jilid 6/215.

#قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله:

فَثَبَّتَ اللَّهُ الْإِمَامَ أَحْمَد فَلَمْ يُوَافِقْهُمْ عَلَى تَعْطِيلِ صِفَاتِ اللَّهِ تَعَالَى وَنَاظَرَهُمْ فِي الْعِلْمِ فَقَطَعَهُم.
ْوَعَذَّبُوهُ فَصَبَرَ عَلَى عَذَابِهِمْ فَجَعَلَهُ اللَّهُ مِنْ الْأَئِمَّةِ الَّذِينَ يَهْدُونَ بِأَمْرِهِ. كَمَا قَالَ تَعَالَى :
{وَجَعَلْنَا مِنْهُمْ أَئِمَّةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمَّا صَبَرُوا وَكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ}.
فَمَنْ أُعْطِيَ الصَّبْرَ وَالْيَقِينَ جَعَلَهُ اللَّهُ إمَامًا فِي الدِّينِ.

مجموع الفتاوى (٦/٢١٥).

نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك


Sumber::
@nataoun
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥Hukum Menjima'i Istri Dengan Berkhayal Seakan Itu Adalah Wanita Lain (Demikian Pula Sebaliknya)

Masalah Penting Yang Wajib Diperhatikan, yaitu
Hukum Menjima'i Isteri Dengan Berkhayal Seakan Itu Adalah Wanita Lain (Demikian Pula Sebaliknya)


Imam al-Allamah Ibnul Haaj al-Malikiy berkata, “Dan wajib baginya untuk menjaga dirinya dengan perbuatan dan perkataan dari sifat jelek yang menimpa banyak orang yaitu seorang lelaki jika melihat seorang wanita yang membuatnya kagum lalu dia gauli istrinya, dia jadikan wanita tadi seakan dihadapannya (berkhayal/berfantasi seakan dia menggauli wanita itu).

Dan yang demikian merupakan bentuk dari zina. Sebagaimana para ulama kita menjelaskan bahwa seseorang jika minum air putih dihadapannya namun dia berkhayal seakan itu adalah khamr, maka minuman itu haram baginya dan yang demikian terjadi pada banyak orang.

Dan hukum ini tidak hanya pada kaum lelaki saja, namun juga bagi kaum wanita bahkan pada mereka lebih dahsyat, kerana banyaknya wanita di zaman ini yang keluar rumah atau memandang keluar dari balik jendela, maka jika dia lihat lelaki yang dia kagumi, tergantung hatinya padanya lalu saat dia bergaul bersama suaminya dia jadikan wajah lelaki tadi seakan dihadapannya.

Maka masing-masing dari kedua-duanya (wanita ini dan lelaki di atas) dalam makna zina.

Kita memohon keselamatan dari Allah. Dan tidaklah cukup hanya dengan menjauhi perbuatan ini namun hendaklah dia juga peringatkan keluarganya dan selain mereka serta mengajarkan pada mereka semua bahawa perbuatan semacam itu haram dan tidak boleh.”
(Al-Madkhol 1/194)

Sumber:
Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله
@thoriqussalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌈 BERHIAS DENGAN SIFAT JUJUR

Jujur adalah sebuah berita (khabar) yang sesuai dengan kenyataan..
Bila seseorang mengkhabarkan tentang sesuatu yang sesuai dengan kenyataan maka dia telah berkata jujur, jika ternyata tidak sesuai maka dia berdusta.

Kejujuran bisa terwujud dalam bentuk ucapan dan berbuatan..
Jujur dalam perbuatan ialah berlarasannya hati dengan pelaksanaan. Dimana perbuatan yang dilakukan oleh seseorang mencocoki apa yang ada di dalam batinnya.

Sehingga,

Orang yang riya bukan orang yang jujur, karena dia menampakkan kepada manusia sebagai ahli ibadah padahal batinnya tidak..

Pelaku kesyirikan bukan orang yang jujur, karena dia menampakkan sebagai orang yang bertauhid nyatanya tidak.

Orang munafik bukan orang yang jujur, karena ia menampakkan keimanan ternyata tidak.

Pelaku bid'ah juga bukan orang yang jujur, karena ia menampakkan mengikuti Rasul Shallallahu 'alaihi wa Sallam padahal tidak...

Jujur merupakan ciri khas seorang mukmin, dan dusta adalah ciri orang munafik. Maka berhiaslah dengan sifat jujur walaupun itu berat.

Allah Subhanahu wa Ta'al;a berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah. dan hendaklah kalian bersama orang-orang yang jujur."
(QS. At-Taubah:119)

📗Syarah Riyadhus Shalihin (1/290)

Sumber :
@warisansalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹 VideoFawaid
DOA ADALAH AMALAN YANG MULIA
#doa #amalan
#videofawaidgtic

Oleh : Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah
@galeri_tic
💯BERSEGERALAH BERAMAL WAHAI SAUDARAKU

Berkata Ibrahim at Taimiy rahimahullah:

«مثَّلْتُ نَفْسي في الجنَّةِ، آكُلُ ثمارها، وأشرب من أنهارها، وأُعانقُ أبكارها؛ ثُمَّ مثَّلت نفسي في النَّار؛ِ آكُلُ من زقُّومها، وأشربُ من صديدها، وأُعالجُ سلاسلها وأغلالها، فقُلتُ لنفسي: أيُّ نفسي، أي شيءٍ تُريدين؟ قالت: أُريد أن أُرَدَّ إلى الدُّنيا، فأعملَ صالحًا، قال: قلت: فأنت في الأُمنية، فاعملي» !

📝 [ (محاسبة النفس لابن ابي الدنيا: ص ٢٦) ]

"Aku membayangkan diriku dalam al jannah, maka akupun memakan buah-buahnya, aku meminum dari sungai-sungainya, aku berpelukan dengan bidadari-bidadarinya.

Kemudian akupun membayangkan diriku dalam an naar, aku memakan buah zaqum (buah duri), aku meminum nanahnya, dan aku pun terkekang oleh rantai dan belenggunya."

Maka aku katakan kepada diriku: Wahai jiwa...apa gerangan yang engkau inginkan?!

Jiwaku pun berkata: "Aku ingin, agar aku dikembalikan ke dunia...kemudian aku bisa beramal shaleh."

Akupun berkata pada diriku sendiri: "Wahai jiwa...sesungguhnya engkau dalam angan-angan, maka segeralah beramal !!"

📕Muhasabatun Nafsi - Ibnu Abi ad Dunnya (hal. 26).

Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com