📚🕌 SHAF SHOLAT SENDIRIAN DI BELAKANG SHAF
✍ Dijawab oleh
Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan :
Bismillah. Afwan ustadz izin bertanya mengenai hadits nabi shalallahu alaihi wasallam yang artinya tidak ada shalat bagi orang yang sendirian di belakang shaf ( HR. Ahmad 4123 dan ibnu maja no 1003.
Pertanyaan:
Ketika saya masuk masjid mendapati imam sedang shalat berjamaah kemudian shaf-shaf telah penuh.
1. Apakah ana tetap melanjutkan shalat di belakang shaf yang telah penuh kemudian sampai berakhirnya shalat imam dgn keadaan tetap masih sendiri, apakah shalat ana sah ( berjamaah) atau tdk ???
2. Apa langkah yang ditempuh yaitu menunggu sampai datangnya jamaah yang lain ??
Jazaakallahu khairan
Jawaban :
👉🏻 Hadits tersebut berlaku bagi orang yang mendapatkan celah pada shaf namun tidak berdiri di shaf tersebut melainkan dia berdiri di belakang shaf sendirian. Maka shalatnya tidak sah._
🍃 Namun jika dia mendapati semua shaf sudah penuh dan sempurna, maka seharusnya dia berdiri di belakang shaf sendirian.
💎 Karena ada kaidah yang menyatakan:
kewajiban gugur dengan ketidakmampuan.
📚 Demikian yang dinyatakan As Syehk Abdurrahman As Sa'di, Al Albani. Demikian juga hasil penelitian Syehkul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim rahimahumullah. Silahkan baca kitab taudlihul ahkam As Syehk Ibnu Bassam. 2: 123
Sumber :
WhatsApp Salafy Bengkulu
@qowwamussunnah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Dijawab oleh
Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan :
Bismillah. Afwan ustadz izin bertanya mengenai hadits nabi shalallahu alaihi wasallam yang artinya tidak ada shalat bagi orang yang sendirian di belakang shaf ( HR. Ahmad 4123 dan ibnu maja no 1003.
Pertanyaan:
Ketika saya masuk masjid mendapati imam sedang shalat berjamaah kemudian shaf-shaf telah penuh.
1. Apakah ana tetap melanjutkan shalat di belakang shaf yang telah penuh kemudian sampai berakhirnya shalat imam dgn keadaan tetap masih sendiri, apakah shalat ana sah ( berjamaah) atau tdk ???
2. Apa langkah yang ditempuh yaitu menunggu sampai datangnya jamaah yang lain ??
Jazaakallahu khairan
Jawaban :
👉🏻 Hadits tersebut berlaku bagi orang yang mendapatkan celah pada shaf namun tidak berdiri di shaf tersebut melainkan dia berdiri di belakang shaf sendirian. Maka shalatnya tidak sah._
🍃 Namun jika dia mendapati semua shaf sudah penuh dan sempurna, maka seharusnya dia berdiri di belakang shaf sendirian.
💎 Karena ada kaidah yang menyatakan:
kewajiban gugur dengan ketidakmampuan.
📚 Demikian yang dinyatakan As Syehk Abdurrahman As Sa'di, Al Albani. Demikian juga hasil penelitian Syehkul Islam Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim rahimahumullah. Silahkan baca kitab taudlihul ahkam As Syehk Ibnu Bassam. 2: 123
Sumber :
WhatsApp Salafy Bengkulu
@qowwamussunnah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥❌ ORANG MUSLIM DALAM MENCARI DUNIA JANGAN SEPERTI ORANG KAFIR !
*إِنَّ هَٰؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَاءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًا*
"Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan,
Mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat)."
📖 [ Surat Al-Insan Ayat 27 ]
🔰 Semoga Allah Ta'ala menjadikan pribadi setiap muslim kaya akan ilmu syar'i. Aamiin
Sumber:
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
*إِنَّ هَٰؤُلَاءِ يُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ وَيَذَرُونَ وَرَاءَهُمْ يَوْمًا ثَقِيلًا*
"Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan,
Mereka tidak memperdulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat)."
📖 [ Surat Al-Insan Ayat 27 ]
🔰 Semoga Allah Ta'ala menjadikan pribadi setiap muslim kaya akan ilmu syar'i. Aamiin
Sumber:
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💦 JANGAN KAU UBAH FITRAH ITU!
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
لَا تَبۡدِيلَ لِخَلۡقِ ٱللَّهِۚ
“Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.” (ar-Rum: 30)
Maksudnya, jangan ada yang berani mengubah ciptaan Allah (yang dimaksud adalah fitrah, pen.) sehingga ia menjadikannya tidak berada pada asal penciptaannya (dengan fitrah yang bersih) yang telah diletakkan oleh Allah. (Tafsir as-Sa’di dengan sedikit penyesuaian)
Janganlah kalian mengubah ciptaan Allah sehingga kalian mengganti fitrah manusia. (Tafsir Ibnu Katsir)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
مَا مِنْ مَوْلُودٍ يُولَدُ إِلَّا عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Tidak ada bayi yang dilahirkan melainkan berada di atas fitrah, lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Maka dari itu, jagalah fitrahmu, wahai muslimah….
Waspadalah terhadap bujuk rayu dan iming-iming yang hendak mengeluarkanmu dari fitrahmu sebagai hamba Allah dan sebagai makhluk bernama wanita.
Semua itu bagaikan pintu yang terlihat indah dari luar, tetapi di baliknya, yang ada hanyalah kesengsaraan, kehinaan, dan siksaan, baik di dunia maupun kelak pada hari kiamat.
Kenalilah dirimu sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah untuk mengemban suatu tugas yang tidak mampu dilakukan oleh pria berotot besar sekalipun. Pada tugas tersebutlah terdapat keamanan, kebahagiaan, kemuliaan, ketenangan, dan pahala besar yang menantimu. Ingatlah bahwa Allah tidak akan mengingkari janji-Nya.
📑 Sumber:
https://qonitah.com/jangan-kau-ubah-fitrah-itu/
@salafybaturaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
لَا تَبۡدِيلَ لِخَلۡقِ ٱللَّهِۚ
“Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.” (ar-Rum: 30)
Maksudnya, jangan ada yang berani mengubah ciptaan Allah (yang dimaksud adalah fitrah, pen.) sehingga ia menjadikannya tidak berada pada asal penciptaannya (dengan fitrah yang bersih) yang telah diletakkan oleh Allah. (Tafsir as-Sa’di dengan sedikit penyesuaian)
Janganlah kalian mengubah ciptaan Allah sehingga kalian mengganti fitrah manusia. (Tafsir Ibnu Katsir)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda,
مَا مِنْ مَوْلُودٍ يُولَدُ إِلَّا عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ
“Tidak ada bayi yang dilahirkan melainkan berada di atas fitrah, lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Maka dari itu, jagalah fitrahmu, wahai muslimah….
Waspadalah terhadap bujuk rayu dan iming-iming yang hendak mengeluarkanmu dari fitrahmu sebagai hamba Allah dan sebagai makhluk bernama wanita.
Semua itu bagaikan pintu yang terlihat indah dari luar, tetapi di baliknya, yang ada hanyalah kesengsaraan, kehinaan, dan siksaan, baik di dunia maupun kelak pada hari kiamat.
Kenalilah dirimu sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah untuk mengemban suatu tugas yang tidak mampu dilakukan oleh pria berotot besar sekalipun. Pada tugas tersebutlah terdapat keamanan, kebahagiaan, kemuliaan, ketenangan, dan pahala besar yang menantimu. Ingatlah bahwa Allah tidak akan mengingkari janji-Nya.
📑 Sumber:
https://qonitah.com/jangan-kau-ubah-fitrah-itu/
@salafybaturaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✅💡JADILAH ENGKAU ORANG YANG BERAKAL
◻Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu:
فلا يسمى : " عاقلا " إلا :
مَن عرف الخير فطلبه ، والشَّر فتركه ..
ولهذا قال أصحاب النار :
" لَو كُنَّا نَسمَعُ أَو نَعقِلُ مَا كُنَّا في أَصحَابِ السَّعِيرِ " ! ) .
"Tidaklah dinamakan orang yang berakal, kecuali:
"Seorang yang mengetahui kebaikan dan mencarinya.
Dan mengatahui kejelekan, kemudian meninggalkannya.
Oleh karena itu penduduk neraka mereka mengatakan (sebagaimana Allah ta'ala abadikan dalam firman-Nya):
{وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ}
Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.”
QS. Al Mulk: 10
📚Kitabul Iman (hal. 22).
Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
◻Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu:
فلا يسمى : " عاقلا " إلا :
مَن عرف الخير فطلبه ، والشَّر فتركه ..
ولهذا قال أصحاب النار :
" لَو كُنَّا نَسمَعُ أَو نَعقِلُ مَا كُنَّا في أَصحَابِ السَّعِيرِ " ! ) .
"Tidaklah dinamakan orang yang berakal, kecuali:
"Seorang yang mengetahui kebaikan dan mencarinya.
Dan mengatahui kejelekan, kemudian meninggalkannya.
Oleh karena itu penduduk neraka mereka mengatakan (sebagaimana Allah ta'ala abadikan dalam firman-Nya):
{وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ}
Dan mereka berkata, “Sekiranya (dahulu) kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) tentulah kami tidak termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala.”
QS. Al Mulk: 10
📚Kitabul Iman (hal. 22).
Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💽🔊 Audio Rekaman 🔊💽
☑️ Muhadhoroh Ilmiah Banyumas
📆 Ahad, 04 Dzulqo'dah 1440 H/ 07 Juli 2019 M
💺 Pemateri : Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi حفظه الله تعالـﮯ
📚 Tema : PRINSIP PERTEMANAN DALAM ISLAM
[Pembahasan Kitab Adabul 'Isyroh]
🕌 Tempat : Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas
🏢 Penyelenggara : Ma’had Al Faruq As-Salafy Purwokerto
🌍 www.alfaruq.net
----------------------
📂Sesi 1 http://bit.ly/2XTs6D1 || 1.10.07
📂Sesi 2 http://bit.ly/2LI7qY5 || 48.22
📂Sesi Tanya-Jawab http://bit.ly/30kjaEk || 26.14
----------------------
Diperbolehkan Menggandakan/mengcopy Dengan tujuan Berda’wah, Bukan untuk tujuan komersil
Sumber:
© Tasjilat Al Faruq As-Salafy Purwokerto
@Tasjilat_Al_Faruq
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
☑️ Muhadhoroh Ilmiah Banyumas
📆 Ahad, 04 Dzulqo'dah 1440 H/ 07 Juli 2019 M
💺 Pemateri : Al-Ustadz Muhammad Afifuddin As-Sidawi حفظه الله تعالـﮯ
📚 Tema : PRINSIP PERTEMANAN DALAM ISLAM
[Pembahasan Kitab Adabul 'Isyroh]
🕌 Tempat : Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas
🏢 Penyelenggara : Ma’had Al Faruq As-Salafy Purwokerto
🌍 www.alfaruq.net
----------------------
📂Sesi 1 http://bit.ly/2XTs6D1 || 1.10.07
📂Sesi 2 http://bit.ly/2LI7qY5 || 48.22
📂Sesi Tanya-Jawab http://bit.ly/30kjaEk || 26.14
----------------------
Diperbolehkan Menggandakan/mengcopy Dengan tujuan Berda’wah, Bukan untuk tujuan komersil
Sumber:
© Tasjilat Al Faruq As-Salafy Purwokerto
@Tasjilat_Al_Faruq
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💐🌷🌻🌹 PENGERTIAN ZUHUD YANG BENAR
✍🏼 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
والزهد المشروع هو: ترك الرغبة فيما لا ينفع في الدار الآخرة، وهو: فُضول المباح التي لا يستعان بها على طاعة الله.
"Zuhud yang sesuai dengan syari’at adalah meninggalkan keinginan pada hal-hal yang tidak bermanfaat di negeri akhirat, yaitu hal-hal mubah yang melebihi kebutuhan yang tidak membantu ketaatan kepada Allah."
📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 10 hlm. 21
Sumber:
⚪ @forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏼 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:
والزهد المشروع هو: ترك الرغبة فيما لا ينفع في الدار الآخرة، وهو: فُضول المباح التي لا يستعان بها على طاعة الله.
"Zuhud yang sesuai dengan syari’at adalah meninggalkan keinginan pada hal-hal yang tidak bermanfaat di negeri akhirat, yaitu hal-hal mubah yang melebihi kebutuhan yang tidak membantu ketaatan kepada Allah."
📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 10 hlm. 21
Sumber:
⚪ @forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🖼 🌷💐
potret kesabaran salaf
IBNU 'AUN, SESEORANG MEMBUATNYA MARAH, BELIAU DOAKAN 'BARAKALLAHU FIK'
💺Diriwayatkan dari Al Qa'nabi rahimahullah, beliau mengatakan :
كان ابن عون لا يغضب. فإذا أغضبه رجل قال: بارك الله فيك.
🔥🌧
"Ibnu 'Aun tidak pernah marah. Jika ada seseorang yang membuatnya marah, dia mendoakan 'Barakallahu fik (Semoga berkah ada pada dirimu)'"
📚 Siyar A'lamin Nubala' 6/366
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
potret kesabaran salaf
IBNU 'AUN, SESEORANG MEMBUATNYA MARAH, BELIAU DOAKAN 'BARAKALLAHU FIK'
💺Diriwayatkan dari Al Qa'nabi rahimahullah, beliau mengatakan :
كان ابن عون لا يغضب. فإذا أغضبه رجل قال: بارك الله فيك.
🔥🌧
"Ibnu 'Aun tidak pernah marah. Jika ada seseorang yang membuatnya marah, dia mendoakan 'Barakallahu fik (Semoga berkah ada pada dirimu)'"
📚 Siyar A'lamin Nubala' 6/366
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☝ INGATLAH ASAL PENCIPTAANMU AGAR KAMU TAWADHU
➡ Wajib baginya untuk tidak bersifat sombong, melampaui batas dan berbuat dzalim, bahkan hendaklah dia bersikap adil, istiqamah dan tawadhu'(rendah hati) mengharapkan apa yang ada disisi Allah.
»Baca Selengkapnya di:
https://www.fawaidsolo.com/ingatlah-asal-penciptaanmu-agar-kamu-tawadhu/
Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
➡ Wajib baginya untuk tidak bersifat sombong, melampaui batas dan berbuat dzalim, bahkan hendaklah dia bersikap adil, istiqamah dan tawadhu'(rendah hati) mengharapkan apa yang ada disisi Allah.
»Baca Selengkapnya di:
https://www.fawaidsolo.com/ingatlah-asal-penciptaanmu-agar-kamu-tawadhu/
Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌸🌺🌹 KESEMPURNAAN PENGHAMBAAN KEPADA ALLAH
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
✅ Siapa saja yang tetap menghambakan diri kepada Allah pada dua keadaan (susah ataupun senang) dan menunaikan hak Allah pada perkara yang dibenci maupun disukainya, maka ia termasuk hamba yang dinyatakan dalam firman-Nya :
أَلَیۡسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبۡدَهُ
Bukankah Allah yang akan mencukupi para hamba-Nya.
✅ Maka, sempurnanya kecukupan akan menyertai 'ubudiyyah (penghambaan) yang sempurna. Begitu pula kurangnya kecukupan akan menyertai penghambaan yang kurang.
📌 Maka, barang siapa yang mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Allah, dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri.
📚 Al-Wabilush Shayyib (7)
✍ فال ابن القيم رحمه الله :
✓ فمن كان عبدا لله في الحالتين قائما بحقه في المكروه والمحبوب فذلك الذي تناوله قوله تعالى: ﴿أَلَیۡسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبۡدَهُ﴾
✓ فالكفاية التامة مع العبودية التامة والناقصة مع الناقصة، فمن وجد خيرا فليحمد الله ومن وجد غير ذلك فلا يلومن إلا نفسه.
📚 الوابل الصيب (٧)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
✅ Siapa saja yang tetap menghambakan diri kepada Allah pada dua keadaan (susah ataupun senang) dan menunaikan hak Allah pada perkara yang dibenci maupun disukainya, maka ia termasuk hamba yang dinyatakan dalam firman-Nya :
أَلَیۡسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبۡدَهُ
Bukankah Allah yang akan mencukupi para hamba-Nya.
✅ Maka, sempurnanya kecukupan akan menyertai 'ubudiyyah (penghambaan) yang sempurna. Begitu pula kurangnya kecukupan akan menyertai penghambaan yang kurang.
📌 Maka, barang siapa yang mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Allah, dan barangsiapa yang mendapatkan selain itu, maka janganlah ia mencela kecuali dirinya sendiri.
📚 Al-Wabilush Shayyib (7)
✍ فال ابن القيم رحمه الله :
✓ فمن كان عبدا لله في الحالتين قائما بحقه في المكروه والمحبوب فذلك الذي تناوله قوله تعالى: ﴿أَلَیۡسَ ٱللَّهُ بِكَافٍ عَبۡدَهُ﴾
✓ فالكفاية التامة مع العبودية التامة والناقصة مع الناقصة، فمن وجد خيرا فليحمد الله ومن وجد غير ذلك فلا يلومن إلا نفسه.
📚 الوابل الصيب (٧)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔥YANG MEMBELA KHAWARIJ DIA ADALAH KHAWARIJ
Asy Syeikh Shalih Al Fauzan hafidzohullah:
(الذي يدافع عن الخوارج ويروج مذهبهم هذا خارجي حكمه حكم الخوارج لأنه رضي بقولهم ونشر ودعى إليه فهو خارجي يعامل معاملة الخوارج، ويحذر منه، نعم)
Yang membela khawarij dan menyebarkan pemahaman mereka maka dia adalah seorang khawarij, dia dihukumi seorang khawarij.
Karena dia ridho dengan ucapan mereka dan menyebarkannya serta menyeru kepadanya maka dia adalah khawarij dan diperlakukan seperti khawarij dan diperingatkan dari mereka, naam.
Sumber:
⚪️ http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14223
@berbagiilmuagama
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Asy Syeikh Shalih Al Fauzan hafidzohullah:
(الذي يدافع عن الخوارج ويروج مذهبهم هذا خارجي حكمه حكم الخوارج لأنه رضي بقولهم ونشر ودعى إليه فهو خارجي يعامل معاملة الخوارج، ويحذر منه، نعم)
Yang membela khawarij dan menyebarkan pemahaman mereka maka dia adalah seorang khawarij, dia dihukumi seorang khawarij.
Karena dia ridho dengan ucapan mereka dan menyebarkannya serta menyeru kepadanya maka dia adalah khawarij dan diperlakukan seperti khawarij dan diperingatkan dari mereka, naam.
Sumber:
⚪️ http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14223
@berbagiilmuagama
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
➠➠ MENJELASKAN PENYIMPANGAN AHLUL BID'AH BAGIAN DARI NASIHAT BUKAN TERMASUK GHIBAH
💬 Asy Syaikh Al Allamah Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah- berkata :
💡 "Membicarakan ahlul bid'ah dan orang-orang yang memiliki pemikiran yang tidak benar atau manhaj yang tidak lurus. Hal itu merupakan bentuk nasihat dan bukan perkara ghibah. Bahkan ini termasuk dari nasihat untuk Allah, untuk Kitab-Nya, Rasul-nya dan untuk kaum muslimin.
🔭 Maka jika kita melihat seseorang memiliki pemikiran yang menyimpang dari pemahaman Salafus Shalih, wajib bagi kita untuk menjelaskan penyimpangan tersebut hingga masyarakat selamat dari kejelekannya.
🌾 Demikian itu merupakan bagian dari nasihat untuk Allah, untuk Kitab-Nya, Rasul-nya dan untuk pemimpin kaum muslimin dan masyarakatnya. Sama saja apakah pembicaraan tentang ahlul bid'ah itu di kalangan pelajar atau dalam majelis ilmu, maka hal itu bukan perkara ghibah.
🛡 Selama kita mengkhawatirkan tersebarnya kebid'ahan atau pemikiran ini atau manhaj yang menyelisihi manhaj Salafus Shalih ini, maka wajib bagi kita untuk menjelaskannya sehingga manusia tidak tertipu dengan perkara tersebut.
📚 Liqo'ul Babil Maftuh no. 120
قال الشيخ العلآمة محمد بن صالح العثيمين -رحمه الله-:
"الكلام في أهل البدع ومن عندهم أفكار غير سليمة أو منهج غير مستقيم، هذا من النصيحة وليس من الغيبة، بل هو من النصيحة لله ولكتابه ولرسوله وللمسلمين، فإذا رأينا شخصاً عنده أفكار تخالف ما كان عليه السلف، فعلينا ان نبين ذلك حتى يسلم الناس من شره وهذا من باب النصيحة لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم، وسواء كان الكلام في أهل البدع فيما بين الطلبة أو في المجالس فليس بغيبة، وما دمنا نخشى من انتشار هذه البدعة أو هذا الفكر أو هذا المنهج المخالف لمنهج السلف يجب علينا أن نبين حتى لا يغتر الناس بذلك".
[لقاء الباب المفتوح رقم: 120].
https://t.me/kibarolama/3443
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💬 Asy Syaikh Al Allamah Muhammad bin Shalih Al Utsaimin -rahimahullah- berkata :
💡 "Membicarakan ahlul bid'ah dan orang-orang yang memiliki pemikiran yang tidak benar atau manhaj yang tidak lurus. Hal itu merupakan bentuk nasihat dan bukan perkara ghibah. Bahkan ini termasuk dari nasihat untuk Allah, untuk Kitab-Nya, Rasul-nya dan untuk kaum muslimin.
🔭 Maka jika kita melihat seseorang memiliki pemikiran yang menyimpang dari pemahaman Salafus Shalih, wajib bagi kita untuk menjelaskan penyimpangan tersebut hingga masyarakat selamat dari kejelekannya.
🌾 Demikian itu merupakan bagian dari nasihat untuk Allah, untuk Kitab-Nya, Rasul-nya dan untuk pemimpin kaum muslimin dan masyarakatnya. Sama saja apakah pembicaraan tentang ahlul bid'ah itu di kalangan pelajar atau dalam majelis ilmu, maka hal itu bukan perkara ghibah.
🛡 Selama kita mengkhawatirkan tersebarnya kebid'ahan atau pemikiran ini atau manhaj yang menyelisihi manhaj Salafus Shalih ini, maka wajib bagi kita untuk menjelaskannya sehingga manusia tidak tertipu dengan perkara tersebut.
📚 Liqo'ul Babil Maftuh no. 120
قال الشيخ العلآمة محمد بن صالح العثيمين -رحمه الله-:
"الكلام في أهل البدع ومن عندهم أفكار غير سليمة أو منهج غير مستقيم، هذا من النصيحة وليس من الغيبة، بل هو من النصيحة لله ولكتابه ولرسوله وللمسلمين، فإذا رأينا شخصاً عنده أفكار تخالف ما كان عليه السلف، فعلينا ان نبين ذلك حتى يسلم الناس من شره وهذا من باب النصيحة لله ولكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم، وسواء كان الكلام في أهل البدع فيما بين الطلبة أو في المجالس فليس بغيبة، وما دمنا نخشى من انتشار هذه البدعة أو هذا الفكر أو هذا المنهج المخالف لمنهج السلف يجب علينا أن نبين حتى لا يغتر الناس بذلك".
[لقاء الباب المفتوح رقم: 120].
https://t.me/kibarolama/3443
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com