🌷🤝🌷 SEBAGAIMANA ISTRI DIPERINTAHKAN UNTUK TAAT KEPADA SUAMINYA, SUAMI PUN DIPERINTAHKAN UNTUK BERBUAT BAIK KEPADA ISTRINYA
📌 قــال الامــام الذهبـﮯ رحمـہ اللـہ تعالـﮯ :
☜ إذاڪانت المــرأة مأمورة بطاعـة زوجها وبطلب رضــاه فالزوج أيضا مأمور بالإحســان إليها واللطف بهــا لقولـہ تعالى ﴿ وعاشروهن بالمعروف ﴾
📑 الكبائــر.
🌅 Al Imam Adz Dzahabi rahimahullahu ta'ala berkata,
🌈 "Apabila seorang istri diperintahkan untuk taat kepada suaminya dan juga diperintahkan untuk mencari keridhaannya,
🛣 Maka seorang suami pun diperintahkan untuk berbuat baik kepada seorang istri dan berlaku lembut kepadanya. Sebagaimana firman Allah ta'ala yang artinya,
"Dan bergaullah dengan para istri dengan pergaulan yang baik." QS. An Nisaa: 19.
📚📚 Al Kabair.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
➠ https://t.me/ayimat_alhudaa
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
📌 قــال الامــام الذهبـﮯ رحمـہ اللـہ تعالـﮯ :
☜ إذاڪانت المــرأة مأمورة بطاعـة زوجها وبطلب رضــاه فالزوج أيضا مأمور بالإحســان إليها واللطف بهــا لقولـہ تعالى ﴿ وعاشروهن بالمعروف ﴾
📑 الكبائــر.
🌅 Al Imam Adz Dzahabi rahimahullahu ta'ala berkata,
🌈 "Apabila seorang istri diperintahkan untuk taat kepada suaminya dan juga diperintahkan untuk mencari keridhaannya,
🛣 Maka seorang suami pun diperintahkan untuk berbuat baik kepada seorang istri dan berlaku lembut kepadanya. Sebagaimana firman Allah ta'ala yang artinya,
"Dan bergaullah dengan para istri dengan pergaulan yang baik." QS. An Nisaa: 19.
📚📚 Al Kabair.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
➠ https://t.me/ayimat_alhudaa
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
📚📜📜📚
Hukuman pasti bagi orang-orang yang ingin menjatuhkan ulama.
Renungan kita bersama.
📌 Assyaikh Shalih alFauzan Hafizhahullah.
👉 Sesungguhnya seseorang yang mengghibahi ulama (orang-orang berilmu) dan mukminin.
◼ Pasti akan ditampakkan kesalahannya dan dipermalukan oleh Allah ta'ala.
◼ Akan dilemparkan atasnya kehinaan dan kerendahan.
◼ Orang-orang beriman pasti akan membencinya dan tidak akan menerima keadaan dia di tengah-tengah mereka.
👉 Ini semua adalah hukuman Allah (bagi mereka).
📍قال الشيخ صالح الفوزان حفظه الله تعالى:
وما رأينا أحدًا وقع في أعراض العلماء والمؤمنين،
إلا ويفضحه اللَّه سبحانه وتعالى،
ويلقي عليهِ الذّلة والمهانة، والبغض في قلوب المُؤمنين، يُبغضونه ولا يقبلونه أبدًا؛ هذا مِن الله تعالى.
((كتاب محاضرات في العقيدة والدعوة ٣١٣/٣)).
نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
✍ Catatan penterjemah:
🎙 Ambil Ibrah dan Pelajaran.
✋ Tidak Muhammad bin Hadi atau selainnya.
👉 Pasti akan rendah dan hina seseorang ketika berpaling dari alhaq, menyelisihinya dan memusuhi orang-orang yang mendakwahkan Alhaq.
📚 Sumber:
Kitab Muhadharat fil Aqidah wa Dakwah 3/313
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
https://t.me/Nataouan
» Channel Telegram || https://t.me/fawaidsolo
Hukuman pasti bagi orang-orang yang ingin menjatuhkan ulama.
Renungan kita bersama.
📌 Assyaikh Shalih alFauzan Hafizhahullah.
👉 Sesungguhnya seseorang yang mengghibahi ulama (orang-orang berilmu) dan mukminin.
◼ Pasti akan ditampakkan kesalahannya dan dipermalukan oleh Allah ta'ala.
◼ Akan dilemparkan atasnya kehinaan dan kerendahan.
◼ Orang-orang beriman pasti akan membencinya dan tidak akan menerima keadaan dia di tengah-tengah mereka.
👉 Ini semua adalah hukuman Allah (bagi mereka).
📍قال الشيخ صالح الفوزان حفظه الله تعالى:
وما رأينا أحدًا وقع في أعراض العلماء والمؤمنين،
إلا ويفضحه اللَّه سبحانه وتعالى،
ويلقي عليهِ الذّلة والمهانة، والبغض في قلوب المُؤمنين، يُبغضونه ولا يقبلونه أبدًا؛ هذا مِن الله تعالى.
((كتاب محاضرات في العقيدة والدعوة ٣١٣/٣)).
نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك
✍ Catatan penterjemah:
🎙 Ambil Ibrah dan Pelajaran.
✋ Tidak Muhammad bin Hadi atau selainnya.
👉 Pasti akan rendah dan hina seseorang ketika berpaling dari alhaq, menyelisihinya dan memusuhi orang-orang yang mendakwahkan Alhaq.
📚 Sumber:
Kitab Muhadharat fil Aqidah wa Dakwah 3/313
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
https://t.me/Nataouan
» Channel Telegram || https://t.me/fawaidsolo
💥⚠⛔🔥 TIDAK MEMBANTAH KESALAHAN YANG MENYESATKAN TERMASUK DOSA BESAR!!
✍🏼 Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad al-Madkhaly rahimahullah berkata:
كتمان العلم الشرعي عند الحاجة إلى نشْرِه وبيانِه للناس حرام وكبيرة من كبائر الذنوب، وإنّ مِنَ الكَتْم للعلم السكوت عن الأخطاء المضلِّلة لشباب المسلمين ذكورًا وإناثًا.
"Menyembunyikan ilmu syar'i ketika dibutuhkan untuk disebarkan dan dijelaskan kepada manusia haram hukumnya dan termasuk dosa besar, dan sungguh termasuk menyembunyikan ilmu adalah mendiamkan kesalahan-kesalahan yang menyesatkan para pemuda kaum muslimin baik pria maupun wanita."
📚 An-Nushu wal Bayan, hlm. 12
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌍 Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/929945880903503873
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/forumsalafy
✍🏼 Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad al-Madkhaly rahimahullah berkata:
كتمان العلم الشرعي عند الحاجة إلى نشْرِه وبيانِه للناس حرام وكبيرة من كبائر الذنوب، وإنّ مِنَ الكَتْم للعلم السكوت عن الأخطاء المضلِّلة لشباب المسلمين ذكورًا وإناثًا.
"Menyembunyikan ilmu syar'i ketika dibutuhkan untuk disebarkan dan dijelaskan kepada manusia haram hukumnya dan termasuk dosa besar, dan sungguh termasuk menyembunyikan ilmu adalah mendiamkan kesalahan-kesalahan yang menyesatkan para pemuda kaum muslimin baik pria maupun wanita."
📚 An-Nushu wal Bayan, hlm. 12
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌍 Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/929945880903503873
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/forumsalafy
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹 SEJARAH KELAM SYI'AH RAFIDHAH
Al-Ustadz Abdul Hakam at-Tamimi hafizhahullah
#syiah #KajianDenpasar
Join @anNajiyahBali
Al-Ustadz Abdul Hakam at-Tamimi hafizhahullah
#syiah #KajianDenpasar
Join @anNajiyahBali
📌‼🛡 KETENTUAN DOSA BESAR
✍ Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhali rahimahullah berkata :
✅ Dosa besar sangatlah banyak. Para ulama telah menyebutkan ketentuan dosa besar. Mereka berkata, "Dosa besar adalah dosa yang mengakibatkan adanya hukum had di dunia dan siksaan di akhirat, atau dosa yang ditutup penyembutannya dengan laknat dan murka." Maka, berdasarkan ketentuan ini, dosa-dosa besar tidak terbatas pada tujuh atau sembilan perkara yang membinasakan (sebagaimana disebutkan di dalam hadits Nabi ﷺَ, -penj).
📚 'Aunul Ahadish Shamad Syarh Al-Adabil Mufrad (32)
✍ قال الشيخ زيد بن محمد بن هادي المدخلي رحمه الله :
الكبيرة كثيرة، وقد ذكر العلماء ضابط الكبيرة، فقالوا : هي الذنب الذي يترتب عليه حد في الدنيا وعقوبة في الآخرة، أو الذنب الذي يختم بلعنة أو غضب. فعلى هذا الكبائر ليست محصورة في السبع الموبقات أو التسع الموبقات.
📚 عون الأحد الصمد شرح الأدب المفرد (٣٢)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
✍ Asy-Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhali rahimahullah berkata :
✅ Dosa besar sangatlah banyak. Para ulama telah menyebutkan ketentuan dosa besar. Mereka berkata, "Dosa besar adalah dosa yang mengakibatkan adanya hukum had di dunia dan siksaan di akhirat, atau dosa yang ditutup penyembutannya dengan laknat dan murka." Maka, berdasarkan ketentuan ini, dosa-dosa besar tidak terbatas pada tujuh atau sembilan perkara yang membinasakan (sebagaimana disebutkan di dalam hadits Nabi ﷺَ, -penj).
📚 'Aunul Ahadish Shamad Syarh Al-Adabil Mufrad (32)
✍ قال الشيخ زيد بن محمد بن هادي المدخلي رحمه الله :
الكبيرة كثيرة، وقد ذكر العلماء ضابط الكبيرة، فقالوا : هي الذنب الذي يترتب عليه حد في الدنيا وعقوبة في الآخرة، أو الذنب الذي يختم بلعنة أو غضب. فعلى هذا الكبائر ليست محصورة في السبع الموبقات أو التسع الموبقات.
📚 عون الأحد الصمد شرح الأدب المفرد (٣٢)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
✋🏻🌺🌸⛔ WAHAI ORANG YANG LALAI DARI SHALAT SUNNAH
✍🏻 Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbaly rahimahullah berkata:
"السنن الرواتب أفضل من صلاة الليل عند جمهور العلماء"
"Shalat-shalat sunnah rawaatib lebih utama di banding shalat malam di sisi kebanyakan para ulama."
[Latha'if al-Ma'arif 130]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/forumsalafy
✍🏻 Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbaly rahimahullah berkata:
"السنن الرواتب أفضل من صلاة الليل عند جمهور العلماء"
"Shalat-shalat sunnah rawaatib lebih utama di banding shalat malam di sisi kebanyakan para ulama."
[Latha'if al-Ma'arif 130]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/forumsalafy
CAHAYA SEORANG MUSLIM DI HARI KIAMAT
Asy Syeikh Al Utsaimin rohimahullah:
Seorang muslim memiliki cahaya sesuai dengan kadar keislamannya.
🔥 Namun jika dia seorang yang dzolim maka akan hilang cahaya padanya sesuai dengan kadar kedzolimannya.
Syarah Riyadhus
Sholihin 2/486
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Http://telegram.me/anNajiyahBali
Asy Syeikh Al Utsaimin rohimahullah:
Seorang muslim memiliki cahaya sesuai dengan kadar keislamannya.
🔥 Namun jika dia seorang yang dzolim maka akan hilang cahaya padanya sesuai dengan kadar kedzolimannya.
Syarah Riyadhus
Sholihin 2/486
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Http://telegram.me/anNajiyahBali
🤝🕋🤝 MENDEKATLAH KEPADA RABB-MU DENGAN SIFAT PEMAAF KARENA RABB-MU MAHA PEMAAF
📌 قــال الإمــام عبد العزيز بـن باز رحمـہ اللـہ تعالـﮯ :
☜ إن عـرفت أن ربک عفو يحب العفو ، تقربت إليـہ بالعفو عمّن ظلمک ومن أساء إليک.
📑 حديث المساء [[ ٢١٢ ]].
🌅 Al Imam Abdul Aziz bin Baz rahimahullahu ta'ala berkata,
"Jika engkau mengetahui bahwasanya Rabb-mu adalah Maha Pemaaf lagi suka memaafkan,
🍃 Maka bertaqarublah (dekatkanlah dirimu) kepada-Nya dengan memaafkan orang-orang yang berbuat dzalim dan kejelekan kepadamu."
📚📚 Haditsul Masaa': 212.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
➠ http://t.me/benotaimin_benbaz
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
📌 قــال الإمــام عبد العزيز بـن باز رحمـہ اللـہ تعالـﮯ :
☜ إن عـرفت أن ربک عفو يحب العفو ، تقربت إليـہ بالعفو عمّن ظلمک ومن أساء إليک.
📑 حديث المساء [[ ٢١٢ ]].
🌅 Al Imam Abdul Aziz bin Baz rahimahullahu ta'ala berkata,
"Jika engkau mengetahui bahwasanya Rabb-mu adalah Maha Pemaaf lagi suka memaafkan,
🍃 Maka bertaqarublah (dekatkanlah dirimu) kepada-Nya dengan memaafkan orang-orang yang berbuat dzalim dan kejelekan kepadamu."
📚📚 Haditsul Masaa': 212.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
➠ http://t.me/benotaimin_benbaz
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
💥⛺⛰ HUKUM BERTAPA MENCONTOH NABI DI GUA HIRA
🔊 Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahulloh,**
👉🏼 Adapun menyendiri (bertapa), sebagian mereka berdalil dengan perbuatan Nabi yang menyendiri di gua Hira sebelum turunnya Wahyu, maka ini merupakan kesalahan.
📢 Karena apa yang dilakukan beliau ini sebelum diangkat menjadi nabi. Apabila beliau mensyariatkannya setelah kenabian, maka kita diperintahkan untuk melakukannya.
☝🏻 Namun jika ternyata tidak (sebelum kenabian) maka kita pun tidak diperintahkan melakukanya.
📖 Beliau semenjak diangkat menjadi nabi oleh Allah taala tidak pernah naik ke gua Hira dan tidak pula dilakukan oleh para Khalifah yang terpetunjuk.
📚 Majmu' Al Fatawa 10/393-394
قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله تعالى:
" وأما الخلوات فبعضهم يحتج فيها بتحنثه بغار حراء قبل الوحي، وهذا خطأ؛ فإن ما فعله صلى الله عليه وسلم قبل النبوة : إن كان قد شرعه بعد النبوة، فنحن مأمورون باتباعه فيه وإلا فلا.
وهو من حين نبأه الله تعالى : لم يصعد بعد ذلك إلى غار حراء ، ولا خلفاؤه الراشدون.
"مجموع الفتاوى" (10 / 393 - 394).
💽 http://t.me/SalafyPalrmbang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌐📲 https://t.me/KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔊 Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahulloh,**
👉🏼 Adapun menyendiri (bertapa), sebagian mereka berdalil dengan perbuatan Nabi yang menyendiri di gua Hira sebelum turunnya Wahyu, maka ini merupakan kesalahan.
📢 Karena apa yang dilakukan beliau ini sebelum diangkat menjadi nabi. Apabila beliau mensyariatkannya setelah kenabian, maka kita diperintahkan untuk melakukannya.
☝🏻 Namun jika ternyata tidak (sebelum kenabian) maka kita pun tidak diperintahkan melakukanya.
📖 Beliau semenjak diangkat menjadi nabi oleh Allah taala tidak pernah naik ke gua Hira dan tidak pula dilakukan oleh para Khalifah yang terpetunjuk.
📚 Majmu' Al Fatawa 10/393-394
قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله تعالى:
" وأما الخلوات فبعضهم يحتج فيها بتحنثه بغار حراء قبل الوحي، وهذا خطأ؛ فإن ما فعله صلى الله عليه وسلم قبل النبوة : إن كان قد شرعه بعد النبوة، فنحن مأمورون باتباعه فيه وإلا فلا.
وهو من حين نبأه الله تعالى : لم يصعد بعد ذلك إلى غار حراء ، ولا خلفاؤه الراشدون.
"مجموع الفتاوى" (10 / 393 - 394).
💽 http://t.me/SalafyPalrmbang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌐📲 https://t.me/KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🗝🛋 MENGHINDARI ISBAL BAGI LAKI-LAKI MERUPAKAN SALAH SATU KARAKTERISTIK HAMBA YANG SHALIH
🗒️ Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
إِن كنتَ عبدًا للهِ فارفَع إزارَك.
”Bila kamu benar hamba Allah; maka naikkanlah sarungmu.” -SHAHIH- (Shahih Al-Jami', 1436)
✅ REDAKSI LENGKAP HADITS DI ATAS
🗒️ Dari Zaid bin Aslam, dari 'Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, beliau mengatakan,
دخلتُ على النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ ، وعليَّ إزارٌ يتقَعْقَعُ ، فقال : من هذا ؟ قلتُ : عبدُ اللهِ بنُ عمرَ ، قال : إن كنتَ عبدَ اللهِ فارفعْ إزارَكَ ، فرفعتُ إزاري إلى نصفِ السَّاقَينِ
”Aku pernah menemui Rasulullah ﷺ dalam keadaan sarungku menyeret di atas tanah.
Beliau berkata padaku, 'Siapa ini?’
Aku menjawab, 'Abdullah bin Umar [Hamba Allah anaknya Umar].'
'Bila engkau 'Abdullah maka naikkanlah kain sarungmu.' Kata beliau ﷺ.
Maka akupun mengangkat sarungku hingga seukuran pertengahan betis.”
Berkata Zaid,
فلم تزلْ إزرتُه حتى مات
"Dan terus demikian sarung Ibnu Umar hingga beliau wafat." -SHAHIH- (Ash-Shahihah, 1568) H.R. Ahmad (6263) dan Ath-Thabrani (Al-Aushath, 4340)
✅ KANDUNGAN HADITS MENUNJUKKAN BAHWA LARANGAN ISBAL BERLAKU UMUM
Asy-Syaikh Muhammad Nashir Al-Albani rahimahullah berkata,
وفي الحديث دلالة ظاهرة على أنه يجب على المسلم أن لا يطيل إزاره إلى ما دون الكعبين، بل يرفعه إلى ما فوقهما، وإن كان لا يقصد الخيلاء، ففيه رد واضح على بعض المشايخ الذين يطيلون ذيول جببهم حتى تكاد أن تمس الأرض، ويزعمون أنهم لا يفعلون ذلك خيلاء! فهلا تركوه اتباعا لأمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بذلك لابن عمر، أم هم أصفى قلبا من ابن عمر؟ !
"Dalam hadits ini terdapat dalil yang terang bahwa setiap lelaki muslim wajib untuk tidak memanjangkan sarung (atau celananya) melewati mata kaki.
Bahkan harus ditinggikan di atas mata kaki. Meskipun latar belakangnya bukan untuk sombong.
Dan dalam hadits ini juga terdapat bantahan jelas bagi sebagian syaikh yang memanjangkan jubahnya hingga hampir menyentuh tanah lalu beranggapan bahwa itu dilakukan bukan karena sombong.
Tidakkah sebaiknya mereka mengikuti apa kata Rasulullah ﷺ pada Ibnu Umar di atas.
Atau mereka merasa lebih bersih hatinya daripada Ibnu Umar?!” (Ash-Shahihah, IV/95)
Hanya pada Allah kita mohon petunjuk.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
🗒️ Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
إِن كنتَ عبدًا للهِ فارفَع إزارَك.
”Bila kamu benar hamba Allah; maka naikkanlah sarungmu.” -SHAHIH- (Shahih Al-Jami', 1436)
✅ REDAKSI LENGKAP HADITS DI ATAS
🗒️ Dari Zaid bin Aslam, dari 'Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma, beliau mengatakan,
دخلتُ على النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ ، وعليَّ إزارٌ يتقَعْقَعُ ، فقال : من هذا ؟ قلتُ : عبدُ اللهِ بنُ عمرَ ، قال : إن كنتَ عبدَ اللهِ فارفعْ إزارَكَ ، فرفعتُ إزاري إلى نصفِ السَّاقَينِ
”Aku pernah menemui Rasulullah ﷺ dalam keadaan sarungku menyeret di atas tanah.
Beliau berkata padaku, 'Siapa ini?’
Aku menjawab, 'Abdullah bin Umar [Hamba Allah anaknya Umar].'
'Bila engkau 'Abdullah maka naikkanlah kain sarungmu.' Kata beliau ﷺ.
Maka akupun mengangkat sarungku hingga seukuran pertengahan betis.”
Berkata Zaid,
فلم تزلْ إزرتُه حتى مات
"Dan terus demikian sarung Ibnu Umar hingga beliau wafat." -SHAHIH- (Ash-Shahihah, 1568) H.R. Ahmad (6263) dan Ath-Thabrani (Al-Aushath, 4340)
✅ KANDUNGAN HADITS MENUNJUKKAN BAHWA LARANGAN ISBAL BERLAKU UMUM
Asy-Syaikh Muhammad Nashir Al-Albani rahimahullah berkata,
وفي الحديث دلالة ظاهرة على أنه يجب على المسلم أن لا يطيل إزاره إلى ما دون الكعبين، بل يرفعه إلى ما فوقهما، وإن كان لا يقصد الخيلاء، ففيه رد واضح على بعض المشايخ الذين يطيلون ذيول جببهم حتى تكاد أن تمس الأرض، ويزعمون أنهم لا يفعلون ذلك خيلاء! فهلا تركوه اتباعا لأمر رسول الله صلى الله عليه وسلم بذلك لابن عمر، أم هم أصفى قلبا من ابن عمر؟ !
"Dalam hadits ini terdapat dalil yang terang bahwa setiap lelaki muslim wajib untuk tidak memanjangkan sarung (atau celananya) melewati mata kaki.
Bahkan harus ditinggikan di atas mata kaki. Meskipun latar belakangnya bukan untuk sombong.
Dan dalam hadits ini juga terdapat bantahan jelas bagi sebagian syaikh yang memanjangkan jubahnya hingga hampir menyentuh tanah lalu beranggapan bahwa itu dilakukan bukan karena sombong.
Tidakkah sebaiknya mereka mengikuti apa kata Rasulullah ﷺ pada Ibnu Umar di atas.
Atau mereka merasa lebih bersih hatinya daripada Ibnu Umar?!” (Ash-Shahihah, IV/95)
Hanya pada Allah kita mohon petunjuk.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 telegram.me/Riyadhus_Salafiyyin
💥⚠️⛔️🔥 *ZAMAN DAN PERISTIWA AKAN TERUS MENYARING KEJUJURAN SEORANG HAMBA DALAM MENGIKUTI SUNNAH NABI*
✍🏼 _Asy-Syaikh Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:_
كان ناس ظاهرهم على المنهج السلفي، ثم جاءت الليالي والأيام والأحداث فإذا بهم ينكشفون، لا ندري هل أنهم كانوا على حق وقناعة بالمنهج السلفي أو كانوا متسترين، فالله أعلم بحقيقة حالهم، هؤلاء أرى أن يُستغنى عنهم ولا يُؤسف عليهم وعلى ما قدموا، وعندنا ما يغني ويكفي ولله الحمد.
“Ada orang-orang yang penampilan mereka di atas manhaj salaf, lalu datanglah malam, siang, dan berbagai peristiwa hingga tiba-tiba tersingkaplah keadaan mereka, kita tidak tahu apakah dahulunya mereka memang di atas kebenaran dan merasa puas dengan manhaj salaf, atau sebenarnya mereka berpura-pura saja, Allah yang lebih mengetahui keadaan mereka. Menurut saya orang-orang seperti itu tidak dibutuhkan lagi dan tidak perlu sedih atas pengorbanan mereka, kita memiliki hal-hal yang mencukupi, walillahil hamdu.”
📚 Al-Lubab min Majmu’ Nashaih Syaikh Rabi’ lisy Syabab, hlm. 381
🌍 Sumber : https://twitter.com/bander7464/status/947710990644375552
✅ *WA DAKWAH SALAFIYAH PALEMBANG*
https://t.me/salafypalembang
@salafypalembang
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏼 _Asy-Syaikh Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:_
كان ناس ظاهرهم على المنهج السلفي، ثم جاءت الليالي والأيام والأحداث فإذا بهم ينكشفون، لا ندري هل أنهم كانوا على حق وقناعة بالمنهج السلفي أو كانوا متسترين، فالله أعلم بحقيقة حالهم، هؤلاء أرى أن يُستغنى عنهم ولا يُؤسف عليهم وعلى ما قدموا، وعندنا ما يغني ويكفي ولله الحمد.
“Ada orang-orang yang penampilan mereka di atas manhaj salaf, lalu datanglah malam, siang, dan berbagai peristiwa hingga tiba-tiba tersingkaplah keadaan mereka, kita tidak tahu apakah dahulunya mereka memang di atas kebenaran dan merasa puas dengan manhaj salaf, atau sebenarnya mereka berpura-pura saja, Allah yang lebih mengetahui keadaan mereka. Menurut saya orang-orang seperti itu tidak dibutuhkan lagi dan tidak perlu sedih atas pengorbanan mereka, kita memiliki hal-hal yang mencukupi, walillahil hamdu.”
📚 Al-Lubab min Majmu’ Nashaih Syaikh Rabi’ lisy Syabab, hlm. 381
🌍 Sumber : https://twitter.com/bander7464/status/947710990644375552
✅ *WA DAKWAH SALAFIYAH PALEMBANG*
https://t.me/salafypalembang
@salafypalembang
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎
Twitter
بندر الخيبري
قال الإمام الربيع: كان ناس ظاهرهم على المنهج السلفي ثم جاءت الليالي والأيام والأحداث فإذا بهم ينكشفون لاندري هل أنهم كانوا على حق وقناعة بالمنهج السلفي أو كانوا متسترين فالله أعلم بحقيقة حالهم هؤلاء أرى أن يُستغنى عنهم ولا يُؤسف عليهم وعلى ما قدموا وعندنا…
FAIDAH-FAIDAH TARBIYAH DARI NASIHAT SEORANG SHAHABAT KEPADA BUAH HATINYA
قَالَ عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ لِابْنِهِ :
يَا بُنَيَّ إِنَّكَ لَنْ تَجِدَ طَعْمَ حَقِيقَةِ الْإِيمَانِ حَتَّى تَعْلَمَ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ ، وَمَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺَ يَقُولُ :
إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللَّهُ الْقَلَمَ فَقَالَ لَهُ : اكْتُبْ قَالَ : رَبِّ وَمَاذَا أَكْتُبُ ؟ قَالَ : اكْتُبْ مَقَادِيرَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ
يَا بُنَيَّ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ :
مَنْ مَاتَ عَلَى غَيْرِ هَذَا فَلَيْسَ مِنِّي " .
Ubadah bin Shamit –radhiallahu ‘anhu- berkata kepada putranya:
“Wahai bunayya (Ananda) sungguh engkau tidak akan mendapat rasa inti dari iman sampai kamu memahami bahwa apa yang kamu dapat tidak akan luput darimu dan apa yang luput darimu tidak akan datang kepadamu.
Aku mendengar Rasulullah –ﷺ- bersabda:
"Sesungguhnya awal makhluk yang Allah ciptakan adalah al-qalam(pena) lalu Allah berfirman kepadanya: “Tulislah!”
Ia berkata: “Wahai Rabb-ku apa yang akan aku tulis?”
Allah berfirman: “Tulislah ketetapan(takdir) segala sesuatu sampai tegaknya kiamat.”
Wahai Ananda sungguh aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda:
مَنْ مَاتَ عَلَى غَيْرِ هَذَا فَلَيْسَ مِنِّي
“Siapa yang meninggal dunia di atas selain (keyakinan) ini maka ia bukan termasuk golongan kami.”
[H.R. Abu Dawud, At-Tirmidzy, dan selainnya. Dishahihkan Asy-Syaikh al-Albaniy dalam al-Misykah (1/ 34) dan Asy-Syaikh Muqbil dalam al-Jami’us Shahih fil Qadar (102 – 103), rahimahumullah.]
💡 Diantara faidah-faidah hadits ini:
1. Lemah-lembut kepada anak ketika menasihati dengan memanggil panggilan yang menunjukkan kasih sayang.
2. Panggilan yang lembut akan melunakkan hati anak ketika diberi nasihat.
3. Membimbing anak kepada suatu hukum disertai dalilnya.
4. Dengan menjelaskan dalil maka anak akan terbiasa beramal dengan mengikuti dalil.
5. Beramal dengan dalil menjadikan anak mencintai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang beliau adalah Imam yang harus diikuti dan wajib mengambil arahan-arahannya.
6. Mengikat anak dengan dalil yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasululllah –shalallahu ‘alaihi wasallam-.
7. Kekeliruan sebagian orangtua yang mengarahkan kepada anak-anaknya kepada suatu hukum tanpa membuat ikatan dengan sumber hukum tersebut yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.
8. Orangtua berkewajiban memberi tuntunan kepada anaknya untuk bertakwa kepada Allah dan berpegang teguh dalam mengamalkan nilai-nilai agama, akidah yang shahihah, dan akhlak yang fadhilah(utama).
9. Orangtua terus menasihati anak kepada kebaikan sampai akhir hayatnya. Ubadah bin Shamit -radhiallahu 'anhu- memberi nasihat dengan hadits tersebut menjelang wafatnya beliau, sebagainya diriwayatkan al-Imam Ahmad dalam musnadnya.
📚 Sumber Rujukan:
▪القول المفيد على كتاب التوحيد – الشيخ محمد بن صالح العثيمين
▪مجموع فتاوى ورسائل – الشيخ العثيمين
▪إعانة المستفيد بشرح كتاب التوحيد – الشيخ صالح الفوزان
📑 Penulis: Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah @ForumBerbagiFaidah [FBF]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafyPalembang.com
قَالَ عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ لِابْنِهِ :
يَا بُنَيَّ إِنَّكَ لَنْ تَجِدَ طَعْمَ حَقِيقَةِ الْإِيمَانِ حَتَّى تَعْلَمَ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ ، وَمَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺَ يَقُولُ :
إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللَّهُ الْقَلَمَ فَقَالَ لَهُ : اكْتُبْ قَالَ : رَبِّ وَمَاذَا أَكْتُبُ ؟ قَالَ : اكْتُبْ مَقَادِيرَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ
يَا بُنَيَّ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ :
مَنْ مَاتَ عَلَى غَيْرِ هَذَا فَلَيْسَ مِنِّي " .
Ubadah bin Shamit –radhiallahu ‘anhu- berkata kepada putranya:
“Wahai bunayya (Ananda) sungguh engkau tidak akan mendapat rasa inti dari iman sampai kamu memahami bahwa apa yang kamu dapat tidak akan luput darimu dan apa yang luput darimu tidak akan datang kepadamu.
Aku mendengar Rasulullah –ﷺ- bersabda:
"Sesungguhnya awal makhluk yang Allah ciptakan adalah al-qalam(pena) lalu Allah berfirman kepadanya: “Tulislah!”
Ia berkata: “Wahai Rabb-ku apa yang akan aku tulis?”
Allah berfirman: “Tulislah ketetapan(takdir) segala sesuatu sampai tegaknya kiamat.”
Wahai Ananda sungguh aku telah mendengar Rasulullah -ﷺ- bersabda:
مَنْ مَاتَ عَلَى غَيْرِ هَذَا فَلَيْسَ مِنِّي
“Siapa yang meninggal dunia di atas selain (keyakinan) ini maka ia bukan termasuk golongan kami.”
[H.R. Abu Dawud, At-Tirmidzy, dan selainnya. Dishahihkan Asy-Syaikh al-Albaniy dalam al-Misykah (1/ 34) dan Asy-Syaikh Muqbil dalam al-Jami’us Shahih fil Qadar (102 – 103), rahimahumullah.]
💡 Diantara faidah-faidah hadits ini:
1. Lemah-lembut kepada anak ketika menasihati dengan memanggil panggilan yang menunjukkan kasih sayang.
2. Panggilan yang lembut akan melunakkan hati anak ketika diberi nasihat.
3. Membimbing anak kepada suatu hukum disertai dalilnya.
4. Dengan menjelaskan dalil maka anak akan terbiasa beramal dengan mengikuti dalil.
5. Beramal dengan dalil menjadikan anak mencintai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam yang beliau adalah Imam yang harus diikuti dan wajib mengambil arahan-arahannya.
6. Mengikat anak dengan dalil yang bersumber dari Kitabullah dan Sunnah Rasululllah –shalallahu ‘alaihi wasallam-.
7. Kekeliruan sebagian orangtua yang mengarahkan kepada anak-anaknya kepada suatu hukum tanpa membuat ikatan dengan sumber hukum tersebut yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah.
8. Orangtua berkewajiban memberi tuntunan kepada anaknya untuk bertakwa kepada Allah dan berpegang teguh dalam mengamalkan nilai-nilai agama, akidah yang shahihah, dan akhlak yang fadhilah(utama).
9. Orangtua terus menasihati anak kepada kebaikan sampai akhir hayatnya. Ubadah bin Shamit -radhiallahu 'anhu- memberi nasihat dengan hadits tersebut menjelang wafatnya beliau, sebagainya diriwayatkan al-Imam Ahmad dalam musnadnya.
📚 Sumber Rujukan:
▪القول المفيد على كتاب التوحيد – الشيخ محمد بن صالح العثيمين
▪مجموع فتاوى ورسائل – الشيخ العثيمين
▪إعانة المستفيد بشرح كتاب التوحيد – الشيخ صالح الفوزان
📑 Penulis: Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah @ForumBerbagiFaidah [FBF]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafyPalembang.com
‼‼ DI ANTARA PRINSIP AGAMA INI : MENYELISIHI ORANG-ORANG KAFIR
✍ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :
✅ Aku tidak menyangka bahwa orang yang mendalami fikih, memperhatikan berbagai isyarat syariat dan tujuannya, serta memperhatikan berbagai alasan ahli fikih dan pembahasan mereka, ia bisa ragu akan prinsip ini.
✅ Bahkan aku tidak menyangka bahwa orang yang telah ada keimanan di dalam hatinya, telah sampai kepadanya hakikat Islam dan bahwa Islam adalah agama Allah yang tidak diterima dari siapapun selain-Nya, ketika ia diperingatkan dengan prinsip ini, aku tidak menyangka orang yang memiliki sifat-sifat seperti ini kecuali kehidupan hatinya dan kesehatan hatinya akan membawa dia untuk bangkit jika diperingatkan dengan cepat.
📌 Akan tetapi, kita berlindung dari titik-titik hitam pada hati dan berlindung pula dari hawa nafsu, yang keduanya dapat menghalangi dari mengenali kebenaran dan mengikutinya.
📚 Iqtidha'Ash-Shirathil Mustaqim (16)
قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :
ولم أكن أظن أن من خاض في الفقه، ورأى إيماءات الشرع ومقاصده، وعلل الفقهاء ومسائلهم، يشك في ذلك، بل لم أكن أظن أن من وقر الإيمان في قلبه، وخلص إليه حقيقة الإسلام، وأنه دين الله، الذي لا يقبل من أحد سواه - إذا نبه على هذه النكتة - إلا كانت حياة قلبه، وصحة إيمانه، توجب استيقاظه بأسرع تنبيه، ولكن نعوذ بالله من رين القلوب، وهوى النفوس، اللذَيْن يصدان عن معرفة الحق واتباعه.
📚 افتضاء الصراط المستقيم (١٦)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
✍ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :
✅ Aku tidak menyangka bahwa orang yang mendalami fikih, memperhatikan berbagai isyarat syariat dan tujuannya, serta memperhatikan berbagai alasan ahli fikih dan pembahasan mereka, ia bisa ragu akan prinsip ini.
✅ Bahkan aku tidak menyangka bahwa orang yang telah ada keimanan di dalam hatinya, telah sampai kepadanya hakikat Islam dan bahwa Islam adalah agama Allah yang tidak diterima dari siapapun selain-Nya, ketika ia diperingatkan dengan prinsip ini, aku tidak menyangka orang yang memiliki sifat-sifat seperti ini kecuali kehidupan hatinya dan kesehatan hatinya akan membawa dia untuk bangkit jika diperingatkan dengan cepat.
📌 Akan tetapi, kita berlindung dari titik-titik hitam pada hati dan berlindung pula dari hawa nafsu, yang keduanya dapat menghalangi dari mengenali kebenaran dan mengikutinya.
📚 Iqtidha'Ash-Shirathil Mustaqim (16)
قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :
ولم أكن أظن أن من خاض في الفقه، ورأى إيماءات الشرع ومقاصده، وعلل الفقهاء ومسائلهم، يشك في ذلك، بل لم أكن أظن أن من وقر الإيمان في قلبه، وخلص إليه حقيقة الإسلام، وأنه دين الله، الذي لا يقبل من أحد سواه - إذا نبه على هذه النكتة - إلا كانت حياة قلبه، وصحة إيمانه، توجب استيقاظه بأسرع تنبيه، ولكن نعوذ بالله من رين القلوب، وهوى النفوس، اللذَيْن يصدان عن معرفة الحق واتباعه.
📚 افتضاء الصراط المستقيم (١٦)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💥❌⛔🔥 JANGAN BERHARAP MEMANEN TANPA MENANAM!
✍🏻 Yahya bin Mu’adz ar-Razy rahimahullah berkata:
عمل كالسراب وقلب من التقوى خراب، وذنوب بعدد الرمل والتراب، ثم تطمع في الكواعب الأتراب؟!
هيهات! أنت سكران بغير شراب، ما أكملك لو بادرت أملك،
ما أجلَّك لو بادرت أجلك، ما أقواك لو خالفت هواك.
"Amal seperti fatamorgana, hati kosong dari taqwa, dosa-dosa sebanyak pasir dan debunya, lalu engkau ingin mendapatkan bidadari-bidadari yang menawan dan sebaya?! Alangkah jauhnya hal itu, karena engkau seperti orang yang mabuk tanpa minum khamr. Alangkah bagusnya jika engkau segera beramal untuk menyusul angan-anganmu, alangkah mulianya jika engkau bersegera beramal sebelum tiba ajalmu, dan alangkah kuatnya jika engkau menyelisihi hawa nafsumu."
📚 Shifatus Shafwah, jilid 4 hlm. 337
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
✍🏻 Yahya bin Mu’adz ar-Razy rahimahullah berkata:
عمل كالسراب وقلب من التقوى خراب، وذنوب بعدد الرمل والتراب، ثم تطمع في الكواعب الأتراب؟!
هيهات! أنت سكران بغير شراب، ما أكملك لو بادرت أملك،
ما أجلَّك لو بادرت أجلك، ما أقواك لو خالفت هواك.
"Amal seperti fatamorgana, hati kosong dari taqwa, dosa-dosa sebanyak pasir dan debunya, lalu engkau ingin mendapatkan bidadari-bidadari yang menawan dan sebaya?! Alangkah jauhnya hal itu, karena engkau seperti orang yang mabuk tanpa minum khamr. Alangkah bagusnya jika engkau segera beramal untuk menyusul angan-anganmu, alangkah mulianya jika engkau bersegera beramal sebelum tiba ajalmu, dan alangkah kuatnya jika engkau menyelisihi hawa nafsumu."
📚 Shifatus Shafwah, jilid 4 hlm. 337
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
HIKMAH UCAPAN LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH KETIKA MENDENGAR ADZAN
Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Seorang muadzin ketika mengucapkan "hayya 'alash shalah, maka sesungguhnya dia menyerumu untuk menghadiri shalat, sehingga engkau pun memohon pertolongan kepada Allah dengan berlepas diri dari daya dan kekuatanmu kepada dzat yang memiliki daya dan kekuatan lalu engkau memohon pertolongan kepadanya dengan mengucapkan "laa hawla wa laa quwaata illa billah.
Yang demikian ini termasuk jenis bertawassul (sarana meminta) dengan menyebutkan keadaan orang yang meminta dan kesempurnaan dzat yang diminta.
Asy-Syarhu al-Mumti'
أن المؤذن لما قال: «حي على الصلاة»، فإنما دعاك إلى حضورها؛ فاستعنت بالله، وذلك حيث تبرأت من حولك وقوتك إلى ذي الحول والقوة فاستعنت به، وقلت: لا حول ولا قوة إلا بالله، وهذا من باب التوسل بذكر حال الداعي وكمال المدعو
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
@ukhwh
Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Seorang muadzin ketika mengucapkan "hayya 'alash shalah, maka sesungguhnya dia menyerumu untuk menghadiri shalat, sehingga engkau pun memohon pertolongan kepada Allah dengan berlepas diri dari daya dan kekuatanmu kepada dzat yang memiliki daya dan kekuatan lalu engkau memohon pertolongan kepadanya dengan mengucapkan "laa hawla wa laa quwaata illa billah.
Yang demikian ini termasuk jenis bertawassul (sarana meminta) dengan menyebutkan keadaan orang yang meminta dan kesempurnaan dzat yang diminta.
Asy-Syarhu al-Mumti'
أن المؤذن لما قال: «حي على الصلاة»، فإنما دعاك إلى حضورها؛ فاستعنت بالله، وذلك حيث تبرأت من حولك وقوتك إلى ذي الحول والقوة فاستعنت به، وقلت: لا حول ولا قوة إلا بالله، وهذا من باب التوسل بذكر حال الداعي وكمال المدعو
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
@ukhwh
Audio Asatidzah Ahlussunnah
Sumber:
📻 al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📚 TEMA :
"AKU INGIN RUJU'. TETAPI.."
Rujuk (kembali) kepada kebenaran (al-haq).
📝 Jumat, 10 Syawal 1440 H / 14 Juni 2019 M
📥 Link download : https://tlgrm.me/Mp3_kajian/344
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 Dari Channel Telegram @RadioIslamJogja || http://www.audiokajian.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Sumber:
📻 al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu
📚 TEMA :
"AKU INGIN RUJU'. TETAPI.."
Rujuk (kembali) kepada kebenaran (al-haq).
📝 Jumat, 10 Syawal 1440 H / 14 Juni 2019 M
📥 Link download : https://tlgrm.me/Mp3_kajian/344
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 Dari Channel Telegram @RadioIslamJogja || http://www.audiokajian.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️