โ๐ฝ Alih Bahasa : Al-Ustadz Syafi'i al Idrus Hafizhohulloh
๐ Dari kitab
"Tanbiihaat Syahri Ramadhon"
Faidah dari Majmu'ah Manaabir al-Kitab was Sunnah dengan sedikit perubahan
Sumber:
Forum Ahlussunnah Ngawi
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
๐ Dari kitab
"Tanbiihaat Syahri Ramadhon"
Faidah dari Majmu'ah Manaabir al-Kitab was Sunnah dengan sedikit perubahan
Sumber:
Forum Ahlussunnah Ngawi
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang ๐ฎ๐ฉ
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
๐๐๐ PUASA DAN AL-QUR'AN MEMBERIKAN SYAFAAT KEPADA HAMBA
โ ูุงู ๏ทบ :
ุงูุตูููุงู ู ูุงููุฑุขูู ููุดูููุนูุงูู ููุนุจุฏู ุ ููููู ุงูุตูููุงู ู : ุฑุจูู ุฅูููู ู ูููุนูุชููู ุงูุทููุนูุงู ู ูุงูุดููุฑูุงุจู ุจูุงูููููุงุฑู ุ ููุดููููุนูููู ูููู ุ ูููููู ุงูููุฑูุขู : ุฑุจูู ู ูููุนูุชููู ุงููููููู ู ุจูุงููููู ุ ููุดููููุนูููู ูููู ุ ููุดููููุนูุงูู
๐ ุตุญุญู ุงูุฃูุจุงูู ูู ุงูุชุฑุบูุจ (ูกูคูขูฉ)
โ Beliau ๏ทบู bersabda :
"Puasa dan Al-Qur'an (pada hari kiamat) akan memberikan syafaat kepada seorang hamba."
Puasa berkata, "Wahai Rab-ku, aku telah menahannya dari makan dan minum di siang hari, maka izinkan aku memberikan syafaat untuknya."
Al-Qur'an berkata, "Wahai Rab-ku, aku telah menahannya dari tidur di malam hari, maka izinkan aku memberikan syafaat untuknya."
๐ Akhirnya, syafaat keduanya diterima.
๐ Dishahihkan oleh Al-Albani di dalam At-Targhib (1429)
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
๐ WhatsApp Salafy Cirebon
โฏ https://t.me/salafy_cirebon
๐ฅ www.salafycirebon.com
โ ูุงู ๏ทบ :
ุงูุตูููุงู ู ูุงููุฑุขูู ููุดูููุนูุงูู ููุนุจุฏู ุ ููููู ุงูุตูููุงู ู : ุฑุจูู ุฅูููู ู ูููุนูุชููู ุงูุทููุนูุงู ู ูุงูุดููุฑูุงุจู ุจูุงูููููุงุฑู ุ ููุดููููุนูููู ูููู ุ ูููููู ุงูููุฑูุขู : ุฑุจูู ู ูููุนูุชููู ุงููููููู ู ุจูุงููููู ุ ููุดููููุนูููู ูููู ุ ููุดููููุนูุงูู
๐ ุตุญุญู ุงูุฃูุจุงูู ูู ุงูุชุฑุบูุจ (ูกูคูขูฉ)
โ Beliau ๏ทบู bersabda :
"Puasa dan Al-Qur'an (pada hari kiamat) akan memberikan syafaat kepada seorang hamba."
Puasa berkata, "Wahai Rab-ku, aku telah menahannya dari makan dan minum di siang hari, maka izinkan aku memberikan syafaat untuknya."
Al-Qur'an berkata, "Wahai Rab-ku, aku telah menahannya dari tidur di malam hari, maka izinkan aku memberikan syafaat untuknya."
๐ Akhirnya, syafaat keduanya diterima.
๐ Dishahihkan oleh Al-Albani di dalam At-Targhib (1429)
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
๐ WhatsApp Salafy Cirebon
โฏ https://t.me/salafy_cirebon
๐ฅ www.salafycirebon.com
๐ฅ TAHDZIR AL-ALLAMAH RABI' BIN HADI HAFIZHAHULLAH TERHADAP SULAIMAN AR-RUHAILI, DAN SIKAP TEGAS BELIAU KEPADA MUSHA'FIQAH FANATIKUS PEMBELA MUHAMMAD BIN HADI
Berikut pertanyaan yang diajukan kepada asy-Syaikh al-Imam Rabi' bin Hadi hafizhahullah pada malam Sabtu 11 Jumadal Akhir 1440 H dalam kunjungan ke rumah beliau di Madinah:
๐ Pertanyaan:
Apa hukum belajar dan mengajar di madrasah yang dikelola oleh para fanatikus Muhammad bin Hadi?
โ Jawaban:
Tidak boleh belajar dan mengajar bersama ahlul bathil dan para pembela kezhaliman, sikap yang tepat terhadap mereka adalah dengan meng-hajr (menjauhi, memutuskan hubungan, dan tidak berbicara dengan mereka) dan mentahdzir mereka yang merupakan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang lebih jahat dibandingkan kelompok Haddadiyyah, dan tidak boleh tinggal bersama mereka.
๐ Pertanyaan:
Apakah benar Anda telah mentahdzir Sulaiman ar-Ruhaili?
โ Jawaban:
YA, dan saya mentahdzir siapa saja yang membela Muhammad bin Hadi.
๐ Pertanyaan: Bagaimana tentang orang yang mengatakan, "Saya diam dalam fitnah Muhammad bin Hadi?"
โ Jawaban:
Dia ini setan, orang yang mengetahui kebenaran namun diam saja maka dia ini adalah setan bisu.
Diantara yang hadir dalam pertemuan tersebut bersama beberapa mahasiswa Universitas Islam Madinah adalah:
โน Abdul Aziz putra asy-Syaikh Rabi' bin Hadi.
โน Al-Akh Husain Hadiyyah Idris
โน Al-Akh Muhammad Akisy
Sumber:
https://t.me/jujurlahselamanya/904
Berikut pertanyaan yang diajukan kepada asy-Syaikh al-Imam Rabi' bin Hadi hafizhahullah pada malam Sabtu 11 Jumadal Akhir 1440 H dalam kunjungan ke rumah beliau di Madinah:
๐ Pertanyaan:
Apa hukum belajar dan mengajar di madrasah yang dikelola oleh para fanatikus Muhammad bin Hadi?
โ Jawaban:
Tidak boleh belajar dan mengajar bersama ahlul bathil dan para pembela kezhaliman, sikap yang tepat terhadap mereka adalah dengan meng-hajr (menjauhi, memutuskan hubungan, dan tidak berbicara dengan mereka) dan mentahdzir mereka yang merupakan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang lebih jahat dibandingkan kelompok Haddadiyyah, dan tidak boleh tinggal bersama mereka.
๐ Pertanyaan:
Apakah benar Anda telah mentahdzir Sulaiman ar-Ruhaili?
โ Jawaban:
YA, dan saya mentahdzir siapa saja yang membela Muhammad bin Hadi.
๐ Pertanyaan: Bagaimana tentang orang yang mengatakan, "Saya diam dalam fitnah Muhammad bin Hadi?"
โ Jawaban:
Dia ini setan, orang yang mengetahui kebenaran namun diam saja maka dia ini adalah setan bisu.
Diantara yang hadir dalam pertemuan tersebut bersama beberapa mahasiswa Universitas Islam Madinah adalah:
โน Abdul Aziz putra asy-Syaikh Rabi' bin Hadi.
โน Al-Akh Husain Hadiyyah Idris
โน Al-Akh Muhammad Akisy
Sumber:
https://t.me/jujurlahselamanya/904
๐PRINSIP DALAM MENGAMBIL ILMU DAN SOLUSI DALAM MENGHADAPI BERBAGAI FITNAH DAN PERMASALAHAN KOTEMPORER
#waspadai #fitnah #ikhwani #sururi #turatsi #haddadi #hajuri #ruhaili #halabi #zakirnaik #rodja #muhammadalImam #mlmm #mutalawwin #muhammadbinhadi #mushafiqah
[๐] Hakikat Ilmu Hanyalah Apa Yang Datang Dari Kibar Ulama
[+] Ucapan Al-Imam Ahmad rahimahullah
โ Al-Imam Ibnu โAbdil Barr meriwayatkan sebuah atsar dengan sanadnya pada kitab beliau Jami' Bayanil โIlmi wa Fadhlihi dari al-Imam Ahmad bahwa beliau berkata: โIlmu yang sebenarnya hanyalah apa yang datang dari atas.โ
Yakni ilmu yang datang dari kibar ahli ilmu, inilah hakikat ilmu. Inilah kebaikan yang tidak tercampuri oleh kejelekan dan hawa nafsu. Apa yang datang dari kibar ahli ilmu, itulah kebaikan. Ilmu yang hakiki adalah apa yang datang dari atas.
โ Al-Imam adz-Dzahabi rahimahullah menyebutkan pada kitabnya Siyar A'lam an-Nubala dari Abul Hasan al-Maimun, dia adalah murid al-Imam Ahmad. Abul Hasan al-Maimuni berkata: โAl-Imam Ahmad berkata kepadaku, โWahai Abul Hasan, janganlah engkau membicarakan suatu perkara melainkan engkau memiliki imam yang mendahului ucapanmu itu.โ
โ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahmatullahu โalaihi menjelaskan makna atsar ini pada Majmu' al-Fatawa, โBahwasanya orang yang datang belakangan dari kalangan umat manusia, jika bersendirian pada suatu permasalahan, tidak ada satu atsar tidak pula ucapan dari sekian ulama mutaqadimin yang mendahuluinya, tindakan ini termasuk pula kekeliruan.โ
// Harus Mengembalikan Perkara Baru Kepada Ulama
Kita harus memerhatikan perkara yang agung ini. Kita harus mengembalikan (perkara baru kepada ulama), kita tidak sendirian (dalam bertindak), serta tidak menjadi orang yang suka โnyeleneh', karena orang yang nyeleneh lagi bersendirian, mayoritas ucapannya salah. Demikian juga terlahir dari manhaj-manhajnya tersebut kejelekan-kejelekan, fitnah, dan malapetaka, jika dia bersendirian pada suatu perkara dari sekian permasalahan yang menyelisihi seluruh ulama, baik ulama zamannya atau ulama mutaqadimin.
โ Al-Imam Ahmad berkata: โYa Abul Hasan, janganlah engkau berbicara suatu permasalahan sementara tidak ada imam yang mendahuluimu. Engkau harus memiliki pendahulu seorang alim dari kalangan ulama kibar, baik mutaqaddimin atau ulama zaman itu sehingga engkau bisa mencontoh dan menjadikan ucapannya sebagai bukti. Dengan demikian -biidznillah- engkau selamat dari kekeliruan, ketergelinciran, dan berbagai fitnah.โ
Kita harus bersemangat dan mendengarkan dengan seksama ucapan, nasehat, dan bimbingan al-Imam Ahmad bin Hanbal rahmatullah โalaih ini. Jangan berkata-kata, mengikuti, dan berbicara tentang suatu perkara di mana engkau tidak memiliki seorang imam yang diakui dari kalangan kibar ulama baik mutaqadimin maupun belakangan.
[+] Ucapan Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah
Bahkan sebagian ahli ilmu berlebihan dan tegas dalam permasalahan ini. Hingga diriwayatkan ucapan Sufyan ats-Tsauri, yang diriwayatkan oleh Abu Ismail al-Harawi dan selain beliau pada kitab Dzammul Kalam dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullah.
โ Beliau berkata: โJika engkau mampu untuk tidak menggaruk kepalamu kecuali dengan atsar, lakukan.โ
Yakni berdasarkan kabar dan ucapan ahli ilmu, lakukan. Maksudnya engkau tidak berkata, tidak bertindak sesuatupun walaupun itu perkara yang kecil, sementara engkau tidak memiliki imam baik dari kalangan mutaqadimin maupun ulama yang sezaman denganmu. Ucapan, metode, atau tindakan ini harus didahului oleh seorang imam atau alim.
โ Beliau berkata: โJika engkau mampu untuk tidak menggaruk kepalamu kecuali dengan atsar, lakukan.โ
Atsar ini disebutkan oleh Ibnu Muflih pada al-Adab asy-Syar'iyah dan dinisbahkan kepada al-Imam Ahmad.
#waspadai #fitnah #ikhwani #sururi #turatsi #haddadi #hajuri #ruhaili #halabi #zakirnaik #rodja #muhammadalImam #mlmm #mutalawwin #muhammadbinhadi #mushafiqah
[๐] Hakikat Ilmu Hanyalah Apa Yang Datang Dari Kibar Ulama
[+] Ucapan Al-Imam Ahmad rahimahullah
โ Al-Imam Ibnu โAbdil Barr meriwayatkan sebuah atsar dengan sanadnya pada kitab beliau Jami' Bayanil โIlmi wa Fadhlihi dari al-Imam Ahmad bahwa beliau berkata: โIlmu yang sebenarnya hanyalah apa yang datang dari atas.โ
Yakni ilmu yang datang dari kibar ahli ilmu, inilah hakikat ilmu. Inilah kebaikan yang tidak tercampuri oleh kejelekan dan hawa nafsu. Apa yang datang dari kibar ahli ilmu, itulah kebaikan. Ilmu yang hakiki adalah apa yang datang dari atas.
โ Al-Imam adz-Dzahabi rahimahullah menyebutkan pada kitabnya Siyar A'lam an-Nubala dari Abul Hasan al-Maimun, dia adalah murid al-Imam Ahmad. Abul Hasan al-Maimuni berkata: โAl-Imam Ahmad berkata kepadaku, โWahai Abul Hasan, janganlah engkau membicarakan suatu perkara melainkan engkau memiliki imam yang mendahului ucapanmu itu.โ
โ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahmatullahu โalaihi menjelaskan makna atsar ini pada Majmu' al-Fatawa, โBahwasanya orang yang datang belakangan dari kalangan umat manusia, jika bersendirian pada suatu permasalahan, tidak ada satu atsar tidak pula ucapan dari sekian ulama mutaqadimin yang mendahuluinya, tindakan ini termasuk pula kekeliruan.โ
// Harus Mengembalikan Perkara Baru Kepada Ulama
Kita harus memerhatikan perkara yang agung ini. Kita harus mengembalikan (perkara baru kepada ulama), kita tidak sendirian (dalam bertindak), serta tidak menjadi orang yang suka โnyeleneh', karena orang yang nyeleneh lagi bersendirian, mayoritas ucapannya salah. Demikian juga terlahir dari manhaj-manhajnya tersebut kejelekan-kejelekan, fitnah, dan malapetaka, jika dia bersendirian pada suatu perkara dari sekian permasalahan yang menyelisihi seluruh ulama, baik ulama zamannya atau ulama mutaqadimin.
โ Al-Imam Ahmad berkata: โYa Abul Hasan, janganlah engkau berbicara suatu permasalahan sementara tidak ada imam yang mendahuluimu. Engkau harus memiliki pendahulu seorang alim dari kalangan ulama kibar, baik mutaqaddimin atau ulama zaman itu sehingga engkau bisa mencontoh dan menjadikan ucapannya sebagai bukti. Dengan demikian -biidznillah- engkau selamat dari kekeliruan, ketergelinciran, dan berbagai fitnah.โ
Kita harus bersemangat dan mendengarkan dengan seksama ucapan, nasehat, dan bimbingan al-Imam Ahmad bin Hanbal rahmatullah โalaih ini. Jangan berkata-kata, mengikuti, dan berbicara tentang suatu perkara di mana engkau tidak memiliki seorang imam yang diakui dari kalangan kibar ulama baik mutaqadimin maupun belakangan.
[+] Ucapan Sufyan Ats-Tsauri Rahimahullah
Bahkan sebagian ahli ilmu berlebihan dan tegas dalam permasalahan ini. Hingga diriwayatkan ucapan Sufyan ats-Tsauri, yang diriwayatkan oleh Abu Ismail al-Harawi dan selain beliau pada kitab Dzammul Kalam dari Sufyan ats-Tsauri rahimahullah.
โ Beliau berkata: โJika engkau mampu untuk tidak menggaruk kepalamu kecuali dengan atsar, lakukan.โ
Yakni berdasarkan kabar dan ucapan ahli ilmu, lakukan. Maksudnya engkau tidak berkata, tidak bertindak sesuatupun walaupun itu perkara yang kecil, sementara engkau tidak memiliki imam baik dari kalangan mutaqadimin maupun ulama yang sezaman denganmu. Ucapan, metode, atau tindakan ini harus didahului oleh seorang imam atau alim.
โ Beliau berkata: โJika engkau mampu untuk tidak menggaruk kepalamu kecuali dengan atsar, lakukan.โ
Atsar ini disebutkan oleh Ibnu Muflih pada al-Adab asy-Syar'iyah dan dinisbahkan kepada al-Imam Ahmad.
(02)
๐KEMBALI KEPADA KIBAR ULAMA
Kesimpulan perkara dan permasalahan ini adalah komitmen dan kembali kepada kibar ulama dalam menghadapi perkara dan kejadian-kejadian yang baru. Kita harus kembalikan kepada ulama.
[+] Atsar Ibnu Mas'ud Radhiyallahu โAnhu
โ Engkau telah mendengar atsar yang kita sebutkan pada pelajaran yang sebelumnya, atsar Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu โanhu, beliau berkata: โUmat manusia senantiasa berada pada kebaikan jika ilmu yang datang kepada mereka berasal dari para shahabat Muhammad -semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau dan keluarganya-.โ
// Kapan Umat Manusia Senantiasa Berada Pada Kebaikan, Jauh Dari Berbagai Fitnah, Kejelekan dan Perpecahan?
Umat manusia senantiasa berada pada kebaikan jika ilmu yang datang kepada mereka berasal dari para shahabat Muhammad -semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau dan keluarganya serta kibar ulama mereka-.
โLalu beliau berkata: โJika ilmu datang dari shigar ulama, di saat itulah mereka binasa.โ
Kebinasaan, kejelekan, berbagai fitnah, dan malapetaka menimpa mereka. Jika ilmu datang dari shigar ulama, mereka menyendiri, pada perkara yang tidak didahului oleh atsar, manhaj, sumber, maupun ucapan kibar ulama. Inilah kebinasaan yang hakiki.
// Makna Atsar Ibnu Mas'ud
Al-Imam Abdullah bin Muslim bin Qutaibah pernah ditanya tentang ucapan Ibnu Mas'ud, apa makna ucapan Ibnu Mas'ud.
โ Al-Imam Abdullah bin Muslim bin Qutaibah menjawab: โMakna ucapan Ibnu Mas'ud, sesungguhnya umat manusia senantiasa berada di atas kebaikan jika ulama mereka (yang menjadi rujukan) adalah masyayikh bukan dari kalangan ahdats (ulama belakangan, ulama muda) yakni ashaghir maupun para pemuda. Jika ilmu diambil dari kibar ulama, sementara ahdats dan para pemuda mengambil, menukil, dan menyebarkan ilmu tersebut kepada umat manusia, inilah hakikat kebaikan.โ
// Mayoritas Pemuda Tergesa-Gesa dan Gegabah
Adapun jika ahdats (orang-orang baru), para pemuda, dan shigar ulama berbicara sendiri tanpa didahului (oleh kibar ulama).
โ Beliau berkata: โMakna ucapan Ibnu Mas'ud, sesungguhnya umat manusia senantiasa berada di atas kebaikan jika ulama mereka (yang menjadi rujukan) adalah masyayikh bukan dari kalangan ahdats (ulama belakangan) yakni ashaghir maupun para pemuda.โ
โ Beliau lanjutkan: โSesungguhnya masyayikh tersebut, jiwa muda, kemarahan, ketergesa-gesaan, dan sikap gegabah telah lenyap dari mereka.โ
Sifat-sifat ini ada pada para pemuda, ketergesa-gesaan, gegabah, terburu-buru, mudah marah, serta semangat jiwa muda.
โ Kata beliau: โSesungguhnya masyayikh tersebut, jiwa muda, kemarahan, ketergesa-gesaan, dan sikap gegabah telah lenyap dari mereka.โ
Masyayikh (kibar ulama) telah melampui sekian banyak pengalaman dan uji coba. Demikian juga, ketenangan, kemuliaan, dan kewibawaan senatiasa menyertai mereka.
โ Beliau berkata: โJika demikian kenyataan yang ada pada diri masyayikh (kibar ulama), ilmu mereka tidak disusupi syubhat, tidak dikuasai oleh hawa nafsu, serta tidak ada kecenderungan untuk mengumbar tabiat seorang manusia. Mereka, kibar ulama, selamat dari semua perkara jelek itu. Adapun para pemuda, jika sifat-sifat negatif ini merasuk pada diri-diri mereka, lalu mereka berbicara dan berfatwa, di saat itulah mereka binasa dan membinasakan umat ini.โ
๐KEMBALI KEPADA KIBAR ULAMA
Kesimpulan perkara dan permasalahan ini adalah komitmen dan kembali kepada kibar ulama dalam menghadapi perkara dan kejadian-kejadian yang baru. Kita harus kembalikan kepada ulama.
[+] Atsar Ibnu Mas'ud Radhiyallahu โAnhu
โ Engkau telah mendengar atsar yang kita sebutkan pada pelajaran yang sebelumnya, atsar Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu โanhu, beliau berkata: โUmat manusia senantiasa berada pada kebaikan jika ilmu yang datang kepada mereka berasal dari para shahabat Muhammad -semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau dan keluarganya-.โ
// Kapan Umat Manusia Senantiasa Berada Pada Kebaikan, Jauh Dari Berbagai Fitnah, Kejelekan dan Perpecahan?
Umat manusia senantiasa berada pada kebaikan jika ilmu yang datang kepada mereka berasal dari para shahabat Muhammad -semoga shalawat dan salam tercurahkan kepada beliau dan keluarganya serta kibar ulama mereka-.
โLalu beliau berkata: โJika ilmu datang dari shigar ulama, di saat itulah mereka binasa.โ
Kebinasaan, kejelekan, berbagai fitnah, dan malapetaka menimpa mereka. Jika ilmu datang dari shigar ulama, mereka menyendiri, pada perkara yang tidak didahului oleh atsar, manhaj, sumber, maupun ucapan kibar ulama. Inilah kebinasaan yang hakiki.
// Makna Atsar Ibnu Mas'ud
Al-Imam Abdullah bin Muslim bin Qutaibah pernah ditanya tentang ucapan Ibnu Mas'ud, apa makna ucapan Ibnu Mas'ud.
โ Al-Imam Abdullah bin Muslim bin Qutaibah menjawab: โMakna ucapan Ibnu Mas'ud, sesungguhnya umat manusia senantiasa berada di atas kebaikan jika ulama mereka (yang menjadi rujukan) adalah masyayikh bukan dari kalangan ahdats (ulama belakangan, ulama muda) yakni ashaghir maupun para pemuda. Jika ilmu diambil dari kibar ulama, sementara ahdats dan para pemuda mengambil, menukil, dan menyebarkan ilmu tersebut kepada umat manusia, inilah hakikat kebaikan.โ
// Mayoritas Pemuda Tergesa-Gesa dan Gegabah
Adapun jika ahdats (orang-orang baru), para pemuda, dan shigar ulama berbicara sendiri tanpa didahului (oleh kibar ulama).
โ Beliau berkata: โMakna ucapan Ibnu Mas'ud, sesungguhnya umat manusia senantiasa berada di atas kebaikan jika ulama mereka (yang menjadi rujukan) adalah masyayikh bukan dari kalangan ahdats (ulama belakangan) yakni ashaghir maupun para pemuda.โ
โ Beliau lanjutkan: โSesungguhnya masyayikh tersebut, jiwa muda, kemarahan, ketergesa-gesaan, dan sikap gegabah telah lenyap dari mereka.โ
Sifat-sifat ini ada pada para pemuda, ketergesa-gesaan, gegabah, terburu-buru, mudah marah, serta semangat jiwa muda.
โ Kata beliau: โSesungguhnya masyayikh tersebut, jiwa muda, kemarahan, ketergesa-gesaan, dan sikap gegabah telah lenyap dari mereka.โ
Masyayikh (kibar ulama) telah melampui sekian banyak pengalaman dan uji coba. Demikian juga, ketenangan, kemuliaan, dan kewibawaan senatiasa menyertai mereka.
โ Beliau berkata: โJika demikian kenyataan yang ada pada diri masyayikh (kibar ulama), ilmu mereka tidak disusupi syubhat, tidak dikuasai oleh hawa nafsu, serta tidak ada kecenderungan untuk mengumbar tabiat seorang manusia. Mereka, kibar ulama, selamat dari semua perkara jelek itu. Adapun para pemuda, jika sifat-sifat negatif ini merasuk pada diri-diri mereka, lalu mereka berbicara dan berfatwa, di saat itulah mereka binasa dan membinasakan umat ini.โ
(03)
// Wajib Memegang Teguh Ucapan Ulama
Berarti, wahai ikhwah sekalian, kita wajib memegang teguh ucapan ulama. Jika Anda berbicara, mengajar, berkhuthbah, member nasihat, dan berpidato, wajib bagi Anda untuk menelusuri dalil al-Quran dan as-Sunnah, serta mencukupkan diri dengan atsar salaf umat ini, sehingga Anda selamat dari kontradiksi, tindakan ganjil (nyeleneh), dan dari berbagai fitnah.
Inilah nasihat al-Imam al-Barbahari rahmatullah โalaih. Demikian juga nasihat yang bersumber dari ucapan al-Imam Ahmad, Sufyan ats-Tsauri, dan Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu โanhu. Semoga Allah merahmati ulama salaf umat ini.
๐[Pelajaran Syarhus Sunnah yang dikupas oleh asy-Syaikh Yasin al-Adeni rahimahullah pada hari Jumโat malam Sabtu 11 Dzul Qaโdah 1435H]
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Url: http://bit.ly/Fw400903
{ Judul dari Admin dengan sedikit penyesuaian }
๐ฎโขโขโขโข|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Arsip dari WA Salafy Lintas Negara - Disalin oleh: Abu Bakar Jombang, 12 Dzul Qa'dah 1435H
// Wajib Memegang Teguh Ucapan Ulama
Berarti, wahai ikhwah sekalian, kita wajib memegang teguh ucapan ulama. Jika Anda berbicara, mengajar, berkhuthbah, member nasihat, dan berpidato, wajib bagi Anda untuk menelusuri dalil al-Quran dan as-Sunnah, serta mencukupkan diri dengan atsar salaf umat ini, sehingga Anda selamat dari kontradiksi, tindakan ganjil (nyeleneh), dan dari berbagai fitnah.
Inilah nasihat al-Imam al-Barbahari rahmatullah โalaih. Demikian juga nasihat yang bersumber dari ucapan al-Imam Ahmad, Sufyan ats-Tsauri, dan Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu โanhu. Semoga Allah merahmati ulama salaf umat ini.
๐[Pelajaran Syarhus Sunnah yang dikupas oleh asy-Syaikh Yasin al-Adeni rahimahullah pada hari Jumโat malam Sabtu 11 Dzul Qaโdah 1435H]
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Url: http://bit.ly/Fw400903
{ Judul dari Admin dengan sedikit penyesuaian }
๐ฎโขโขโขโข|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Arsip dari WA Salafy Lintas Negara - Disalin oleh: Abu Bakar Jombang, 12 Dzul Qa'dah 1435H
๐๐น๐ป๐ท BOLEHKAH ORANG YANG BERPUASA MENGGOSOK GIGI MENGGUNAKAN PASTA GIGI?
โ๐ป Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
ุชูุธูู ุงูุฃุณูุงู ุจุงูู ุนุฌูู ูุง ููุทุฑ ุจู ุงูุตุงุฆู ูุงูุณูุงูุ ูุนููู ุงูุชุญุฑุฒ ู ู ุฐูุงุจ ุดูุก ู ูู ุฅูู ุฌููู.
"Membersihkan gigi dengan pasta gigi tidak menyebabkan orang yang berpuasa batal karenanya, sama seperti menggunakan siwak, namun dia wajib berhati-hati jangan sampai ada sedikit saja darinya yang masuk ke lambung."
๐ Majmu'ul Fatawa, jilid 15 hlm. 260
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
โ๐ป Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:
ุชูุธูู ุงูุฃุณูุงู ุจุงูู ุนุฌูู ูุง ููุทุฑ ุจู ุงูุตุงุฆู ูุงูุณูุงูุ ูุนููู ุงูุชุญุฑุฒ ู ู ุฐูุงุจ ุดูุก ู ูู ุฅูู ุฌููู.
"Membersihkan gigi dengan pasta gigi tidak menyebabkan orang yang berpuasa batal karenanya, sama seperti menggunakan siwak, namun dia wajib berhati-hati jangan sampai ada sedikit saja darinya yang masuk ke lambung."
๐ Majmu'ul Fatawa, jilid 15 hlm. 260
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
โ๐ฅ๐ HUKUM BERENANG KETIKA PUASA
Apa hukumnya berenang bagi orang yang berpuasaโ
โ๐ฌ Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ta'ala :
โ Tidak mengapa bagi seseorang yang berpuasa untuk berenang. Boleh baginya berenang sesuai keinginannya dan menyelam di dalam air.
๐ค Namun dengan syarat ia harus berusaha agar air tidak masuk ke perutnya.
โ Sumber :
(Majmu' fatwa 19/289)
ุณ - ู ุง ุญูู ุงูุณุจุงุญุฉ ููุตุงุฆู ุ
โช๏ธ ูุงู ุงุจู ุนุซูู ูู ุฑุญู ู ุงููู :
ูุง ุจุฃุณ ููุตุงุฆู ุฃู ูุณุจุญ ุ ููู ุฃู ูุณุจุญ ูู ุง ูุฑูุฏุ ูููุบู ุณ ูู ุงูู ุงุก ุ ูููู ูุญุฑุต ุนูู ุฃู ูุง ูุชุณุฑุจ ุงูู ุงุก ุฅูู ุฌููู .
๐ ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู : (19/ 284
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
๐๐ฒ https://t.me/KajianIslamTemanggung
๐ป๐ก Dengarkanโขโขโข [ VERSI BARUโ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
Apa hukumnya berenang bagi orang yang berpuasaโ
โ๐ฌ Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ta'ala :
โ Tidak mengapa bagi seseorang yang berpuasa untuk berenang. Boleh baginya berenang sesuai keinginannya dan menyelam di dalam air.
๐ค Namun dengan syarat ia harus berusaha agar air tidak masuk ke perutnya.
โ Sumber :
(Majmu' fatwa 19/289)
ุณ - ู ุง ุญูู ุงูุณุจุงุญุฉ ููุตุงุฆู ุ
โช๏ธ ูุงู ุงุจู ุนุซูู ูู ุฑุญู ู ุงููู :
ูุง ุจุฃุณ ููุตุงุฆู ุฃู ูุณุจุญ ุ ููู ุฃู ูุณุจุญ ูู ุง ูุฑูุฏุ ูููุบู ุณ ูู ุงูู ุงุก ุ ูููู ูุญุฑุต ุนูู ุฃู ูุง ูุชุณุฑุจ ุงูู ุงุก ุฅูู ุฌููู .
๐ ู ุฌู ูุน ุงููุชุงูู : (19/ 284
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
๐๐ฒ https://t.me/KajianIslamTemanggung
๐ป๐ก Dengarkanโขโขโข [ VERSI BARUโ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
๐ 4 PERKARA YANG HARUS DIPERHATIKAN OLEH KAUM WANITA KETIKA RAMADHAN
Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan Hafizhahullahu Taโala ditanya tentang perkara-perkara yang harus dilakukan oleh kaum wanita pada bulan ramadhan.
Beliau menjawab, perkara-perkara yang harus dipegang teguh oleh kaum wanita di bulan yang mulia ini adalah:
1. Melaksanakan puasa ramadhan dengan sepenuhnya, karena puasa adalah salah satu dari rukun Islam. Dan apabila ada sesuatu yang menghalanginya dari puasa seperti haid dan nifas, atau sesuatu yang memberatkannya seperti sakit, safar, hamil, atau menyusui, maka dia boleh berbuka dengan bertekad untuk menggantinya di hari lain.
2. Selalu berdzikir kepada Allah dengan membaca Al-Qurโan, tasbih, tahlil, tahmid, takbir, menunaikan shalat wajib di waktunya, dan memperbanyak shalat-shalat sunnah di selain waktu yang dilarang.
3. Menjaga lisan dari ucapan-ucapan yang diharamkan seperti ghibah, namimah, ucapan dusta, mencela, menghina, dan menundukkan pandangan dari sesuatu yang diharamkan berupa film-film porno dan gambar-gambar yang tidak bermoral, juga (menundukkan pandangan) dari melihat kaum lelaki dengan syahwat.
4. Berdiam diri di rumah dan tidak keluar kecuali jika ada keperluan dengan tetap berhijab, menjaga sopan santun dan rasa malu. Dan tidak bercampur baur dengan lelaki (bukan mahram), dan tidak berbicara dengan mereka dengan pembicaraan yang mencurigakan baik secara langsung atau melalui telepon.
Allah Taโala berfirman, โMaka janganlah kalian menundukkan suaranya dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.โ
Sesungguhnya sebagian wanita atau kebanyakan mereka telah melanggar adab-adab syarโi di bulan ramadhan dan bulan lainnya, dimana mereka keluar ke pasar-pasar dengan memakai perhiasan dan bersolek dan tidak memakai hijab sebagaimana semestinya. Mereka bercanda dengan pemilik toko dan menyingkap wajah-wajah mereka, atau membuka penutup tanpa hijab hingga memperlihatkan lengan-lengan mereka. Ini adalah haram dan dapat menimbulkan fitnah. Dan dosanya di bulan ramadhan lebih besar, dikarenakan kemulian bulan ramadhan.
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
http://warisansalaf.com/2014/07/12/empat-perkara-yang-harus-diperhatikan-oleh-kaum-wanita-ketika-ramadhan/
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan
Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan Hafizhahullahu Taโala ditanya tentang perkara-perkara yang harus dilakukan oleh kaum wanita pada bulan ramadhan.
Beliau menjawab, perkara-perkara yang harus dipegang teguh oleh kaum wanita di bulan yang mulia ini adalah:
1. Melaksanakan puasa ramadhan dengan sepenuhnya, karena puasa adalah salah satu dari rukun Islam. Dan apabila ada sesuatu yang menghalanginya dari puasa seperti haid dan nifas, atau sesuatu yang memberatkannya seperti sakit, safar, hamil, atau menyusui, maka dia boleh berbuka dengan bertekad untuk menggantinya di hari lain.
2. Selalu berdzikir kepada Allah dengan membaca Al-Qurโan, tasbih, tahlil, tahmid, takbir, menunaikan shalat wajib di waktunya, dan memperbanyak shalat-shalat sunnah di selain waktu yang dilarang.
3. Menjaga lisan dari ucapan-ucapan yang diharamkan seperti ghibah, namimah, ucapan dusta, mencela, menghina, dan menundukkan pandangan dari sesuatu yang diharamkan berupa film-film porno dan gambar-gambar yang tidak bermoral, juga (menundukkan pandangan) dari melihat kaum lelaki dengan syahwat.
4. Berdiam diri di rumah dan tidak keluar kecuali jika ada keperluan dengan tetap berhijab, menjaga sopan santun dan rasa malu. Dan tidak bercampur baur dengan lelaki (bukan mahram), dan tidak berbicara dengan mereka dengan pembicaraan yang mencurigakan baik secara langsung atau melalui telepon.
Allah Taโala berfirman, โMaka janganlah kalian menundukkan suaranya dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.โ
Sesungguhnya sebagian wanita atau kebanyakan mereka telah melanggar adab-adab syarโi di bulan ramadhan dan bulan lainnya, dimana mereka keluar ke pasar-pasar dengan memakai perhiasan dan bersolek dan tidak memakai hijab sebagaimana semestinya. Mereka bercanda dengan pemilik toko dan menyingkap wajah-wajah mereka, atau membuka penutup tanpa hijab hingga memperlihatkan lengan-lengan mereka. Ini adalah haram dan dapat menimbulkan fitnah. Dan dosanya di bulan ramadhan lebih besar, dikarenakan kemulian bulan ramadhan.
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
http://warisansalaf.com/2014/07/12/empat-perkara-yang-harus-diperhatikan-oleh-kaum-wanita-ketika-ramadhan/
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan
๐ NABI ๏ทบ TIDAK PERNAH MENGUCAPKAN NIAT DENGAN NAWAITU..
๐Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
"Dan ketahuilah, sesungguhnya sebagian manusia mereka mengada-adakan dalam hal niat, satu kebid'ahan dan perbuatan yang memberat-beratkan, yang Allah tidak menurunkan perintah dengannya.
Yang demikian itu tatkala salah seorang dari mereka membaca :
"NAWAITU AN USHALLIYA FARDHA" dst...
Serta lafazh-lafazh lainnya.
Ini adalah perkara yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi ๏ทบ. Tidak pernah diriwayatkan dari beliau, kalau beliau itu melafazkan niat, dengan suara pelan ataupun suara keras. Dan beliau juga tidak pernah memerintahkan demikian."
๐ Mulakhkhash Al-Fiqhi 1/118
ูุงู ุงูุดูุฎ ุตุงูุญ ุงูููุฒุงู ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู :
ูุงุนูู ุงู ุจุนุถ ุงููุงุณ ุฃุญุฏุซูุงูู ุงูููุฉ ุจุฏุนุฉ ูุชุดุฏุฏุง ู ุง ุฃูุฒู ุงููู ุจูู ุง ู ู ุณูุทุงู ูุฐูู ุจุฃู ูููู ุฃุญุฏูู ูููุช ุฃู ุฃุตูู ูุฑุถ ูุฐุง ุนุฏุฏ ูุฐุง ู ู ุงูุฑูุนุงุช ุฃุฏุงุก ููู ุฎูู ูุฐุง ุงูุฅู ุงู ... ููุญู ุฐูู ู ู ุงูุฃููุงุธ . ูุฐุง ุดูุก ูู ููุนูู ุงูุฑุณูู ๏ทบ ููู ูููู ุนูู ุฃูู ุชููุธ ุจุงูููุฉ ูุง ุณุฑุง ููุง ุฌูุฑุง ููุง ุฃู ุฑ ุจุฐูู..
ุงูู ูุฎุต ุงููููู 1/118
Sumber:
@ahlussunnahposo
t.me/FikihPuasaRamadhan
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
๐Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
"Dan ketahuilah, sesungguhnya sebagian manusia mereka mengada-adakan dalam hal niat, satu kebid'ahan dan perbuatan yang memberat-beratkan, yang Allah tidak menurunkan perintah dengannya.
Yang demikian itu tatkala salah seorang dari mereka membaca :
"NAWAITU AN USHALLIYA FARDHA" dst...
Serta lafazh-lafazh lainnya.
Ini adalah perkara yang tidak pernah dilakukan oleh Nabi ๏ทบ. Tidak pernah diriwayatkan dari beliau, kalau beliau itu melafazkan niat, dengan suara pelan ataupun suara keras. Dan beliau juga tidak pernah memerintahkan demikian."
๐ Mulakhkhash Al-Fiqhi 1/118
ูุงู ุงูุดูุฎ ุตุงูุญ ุงูููุฒุงู ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู :
ูุงุนูู ุงู ุจุนุถ ุงููุงุณ ุฃุญุฏุซูุงูู ุงูููุฉ ุจุฏุนุฉ ูุชุดุฏุฏุง ู ุง ุฃูุฒู ุงููู ุจูู ุง ู ู ุณูุทุงู ูุฐูู ุจุฃู ูููู ุฃุญุฏูู ูููุช ุฃู ุฃุตูู ูุฑุถ ูุฐุง ุนุฏุฏ ูุฐุง ู ู ุงูุฑูุนุงุช ุฃุฏุงุก ููู ุฎูู ูุฐุง ุงูุฅู ุงู ... ููุญู ุฐูู ู ู ุงูุฃููุงุธ . ูุฐุง ุดูุก ูู ููุนูู ุงูุฑุณูู ๏ทบ ููู ูููู ุนูู ุฃูู ุชููุธ ุจุงูููุฉ ูุง ุณุฑุง ููุง ุฌูุฑุง ููุง ุฃู ุฑ ุจุฐูู..
ุงูู ูุฎุต ุงููููู 1/118
Sumber:
@ahlussunnahposo
t.me/FikihPuasaRamadhan
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
๐น๐ป๐ท๐ MEMBACA AL-QUR'AN YANG AFDHAL ADALAH DENGAN MEMAHAMINYA, BUKAN DENGAN BANYAKNYA
โ๐ผ Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
ููุฑุงุกุฉ ุขูุฉ ุจุชููุฑ ูุชููู ุฎูุฑ ู ู ูุฑุงุกุฉ ุฎุชู ุฉ ุจุบูุฑ ุชุฏุจุฑ ูุชููู .
"Membaca sebuah ayat dengan memikirkannya dan memahaminya lebih baik dibandingkan dengan membaca hingga khatam tanpa tadabbur dan memahami."
๐ Miftah Daaris Saโadah, jilid 1 hlm. 187
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
๐ Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/868650988600786945
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
โ๐ผ Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
ููุฑุงุกุฉ ุขูุฉ ุจุชููุฑ ูุชููู ุฎูุฑ ู ู ูุฑุงุกุฉ ุฎุชู ุฉ ุจุบูุฑ ุชุฏุจุฑ ูุชููู .
"Membaca sebuah ayat dengan memikirkannya dan memahaminya lebih baik dibandingkan dengan membaca hingga khatam tanpa tadabbur dan memahami."
๐ Miftah Daaris Saโadah, jilid 1 hlm. 187
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
๐ Sumber:
https://twitter.com/fzmhm12121/status/868650988600786945
โช WhatsApp Salafy Indonesia
โฉ http://telegram.me/ForumSalafy
โฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธ
"Tertinggal Beberapa Rokaat Shalat Tarawih"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal LC.
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan
"Tertinggal Beberapa Rokaat Shalat Tarawih"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal LC.
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan
โฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธโฌ๏ธ
"Shalat Tarawih Empat
Rokaat Salam"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal LC
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan
"Shalat Tarawih Empat
Rokaat Salam"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal LC
๐ฝ http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
https://t.me/FiqihPuasaRamadhan