🤲 DO'A YANG DIKABULKAN
✍🏼 Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu anhu berkata :
👉 Sesungguhnya do'a seseorang kepada saudaranya yang dia bersaudara dengannya karena Allah azza wa jalla akan dikabulkan.
📚 (Zawaidu Abdillah bin Ahmad 'ala az Zuhd 585)
✍🏻 قال أبو بكر الصديق رضي الله عنه :
👈🏻 إن دعاء الأخ
لأخيه في الله عزوجل
يستجاب
📚 (زوائد عبد الله بن أحمد على الزهد ٥٧٥)
➖➖➖
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
✍🏼 Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu anhu berkata :
👉 Sesungguhnya do'a seseorang kepada saudaranya yang dia bersaudara dengannya karena Allah azza wa jalla akan dikabulkan.
📚 (Zawaidu Abdillah bin Ahmad 'ala az Zuhd 585)
✍🏻 قال أبو بكر الصديق رضي الله عنه :
👈🏻 إن دعاء الأخ
لأخيه في الله عزوجل
يستجاب
📚 (زوائد عبد الله بن أحمد على الزهد ٥٧٥)
➖➖➖
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
HUKUM MEMBACA BERBAGAI BUKU KARYA ULAMA AHLUSSUNNAH DAN MENGAMBIL KESIMPULAN HUKUM SENDIRI
📜Al Lajnah ad Daimah Lilbuhuts al Ilmiyyah wa al Ifta',
Pertanyaan:
Saya pernah membaca beberapa buku agama tulisan seorang ulama. Saya menemukan suatu permasalahan yang terdapat perbedaan dengan tulisan ulama lain, yang mana pendapat ulama tersebut tidak benar. Contohnya pendapat saudara kami asy Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah tentang masalah haramnya perhiasan melingkar (gelang, kalung, dan lainnya) bagi kaum wanita, lalu sebagian ulama membantah pendapat tersebut. Bolehkah bagi saya sebagai seorang pembaca, meneruskan membaca tulisan-tulisan ulama ini yang bertentangan dengan pendapat sebagian ulama dalam suatu masalah, dimana sangat dimungkinkan saya mengambil pendapat dalam tulisan tersebut tanpa mengetahui pendapat ulama lain. Terkadang perbedaan tersebut membuat saya ragu dan terpengaruh. Mohon penjelasan!
Jawaban:
Jika engkau mampu meneliti, mengambil kesimpulan dari dalil, membandingkan dalil-dalil yang ada, dan mampu melakukan tarjih (memilih pendapat yang paling kuat) yang engkau pandang benar, maka bacalah kedua pendapat yang berbeda atau semuanya untuk memperluas pengetahuan, tanpa perlu merasa khawatir terjadi keraguan atau kebingungan. Namun, jika engkau bukan ahli dalam hal tersebut, maka ikutilah seorang ulama mujtahid (ahli mengambil kesimpulan hukum) yang terpercaya ilmunya, amanah, dan komitmen terhadap al Quran dan Sunah.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱http://t.me/ukhwh
قراءة الكتب والاستفادة منها
السؤال السابع عشر من الفتوى رقم ( 6914 )
س17: أقرأ بعض الكتب الدينية لبعض من العلماء، وأجد أن مسألة ما مختلفة في كتاب آخر لعالم آخر بالإضافة من هذا العالم أن ما أفاد به ذلك العالم مخالف وغير صحيح، ومثال ذلك ما قاله أخونا العلامة الشيخ محمد ناصر الدين الألباني، في مسألة تحريم الذهب المحلق للنساء، ورد بعض الإخوة العلماء عليه في ذلك. هل أنا كقارئ يجوز لي مواصلة القراءة لكتابات هذا العالم المخالف في بعض المسائل، حيث إنني يحتمل أن آخذ ما جاء به دون أن أدري ما قاله غيره، وأحيانا يكون الشك والاختلاف يراودانني؟ أرجو التوضيح.
ج17: إذا كنت قادرا على البحث والاستدلال والمقارنة بين الأدلة، وترجيح ما تراه صوابا، فاقرأ للطرفين المختلفين، أو الأطراف المختلفة لتتسع مداركك، دون خوف عليك من الشك والحيرة، وإذا كنت غير أهل لذلك فقلد فقيها مجتهدا موثوقا به، علما وأمانة والتزاما بالكتاب والسنة.
📜Al Lajnah ad Daimah Lilbuhuts al Ilmiyyah wa al Ifta',
Pertanyaan:
Saya pernah membaca beberapa buku agama tulisan seorang ulama. Saya menemukan suatu permasalahan yang terdapat perbedaan dengan tulisan ulama lain, yang mana pendapat ulama tersebut tidak benar. Contohnya pendapat saudara kami asy Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah tentang masalah haramnya perhiasan melingkar (gelang, kalung, dan lainnya) bagi kaum wanita, lalu sebagian ulama membantah pendapat tersebut. Bolehkah bagi saya sebagai seorang pembaca, meneruskan membaca tulisan-tulisan ulama ini yang bertentangan dengan pendapat sebagian ulama dalam suatu masalah, dimana sangat dimungkinkan saya mengambil pendapat dalam tulisan tersebut tanpa mengetahui pendapat ulama lain. Terkadang perbedaan tersebut membuat saya ragu dan terpengaruh. Mohon penjelasan!
Jawaban:
Jika engkau mampu meneliti, mengambil kesimpulan dari dalil, membandingkan dalil-dalil yang ada, dan mampu melakukan tarjih (memilih pendapat yang paling kuat) yang engkau pandang benar, maka bacalah kedua pendapat yang berbeda atau semuanya untuk memperluas pengetahuan, tanpa perlu merasa khawatir terjadi keraguan atau kebingungan. Namun, jika engkau bukan ahli dalam hal tersebut, maka ikutilah seorang ulama mujtahid (ahli mengambil kesimpulan hukum) yang terpercaya ilmunya, amanah, dan komitmen terhadap al Quran dan Sunah.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱http://t.me/ukhwh
قراءة الكتب والاستفادة منها
السؤال السابع عشر من الفتوى رقم ( 6914 )
س17: أقرأ بعض الكتب الدينية لبعض من العلماء، وأجد أن مسألة ما مختلفة في كتاب آخر لعالم آخر بالإضافة من هذا العالم أن ما أفاد به ذلك العالم مخالف وغير صحيح، ومثال ذلك ما قاله أخونا العلامة الشيخ محمد ناصر الدين الألباني، في مسألة تحريم الذهب المحلق للنساء، ورد بعض الإخوة العلماء عليه في ذلك. هل أنا كقارئ يجوز لي مواصلة القراءة لكتابات هذا العالم المخالف في بعض المسائل، حيث إنني يحتمل أن آخذ ما جاء به دون أن أدري ما قاله غيره، وأحيانا يكون الشك والاختلاف يراودانني؟ أرجو التوضيح.
ج17: إذا كنت قادرا على البحث والاستدلال والمقارنة بين الأدلة، وترجيح ما تراه صوابا، فاقرأ للطرفين المختلفين، أو الأطراف المختلفة لتتسع مداركك، دون خوف عليك من الشك والحيرة، وإذا كنت غير أهل لذلك فقلد فقيها مجتهدا موثوقا به، علما وأمانة والتزاما بالكتاب والسنة.
HUKUM PENGGUNAAN UNGKAPAN: SAYA KATAKAN, SAYA KUATKAN
✍Syaikh Salim Bamahruz hafizhahullah
Pertanyaan:
Saya bukan termasuk penuntut ilmu yang dikenal dan tidak memiliki rekomendasi serta tidak pula pergi menuntut ilmu di sisi ulama. Namun saya menyimak pelajaran-pelajaran yang disampaikan ulama melalui sebagian media seperti kaset, internet, dan kitab-kitab serta saya menghadiri sebagiannya, menuntut ilmu di negeri kami. Sekarang saya menulis beberapa artikel dan mengumpulkan di dalamnya ucapan para ulama serta menggunakan beberapa kata yakni saya katakan, saya merajihkan (menguatkan pendapat). Apakah penggunaan kata ini dalam sebuah karangan menjadi hak ulama dan penuntut ilmu yang sudah ma'ruf saja atau bahkan bagi saya atau pun orang yang sepertiku. Mohon perincian masalah ini. Jazakumullahu khairan
Jawaban:
Menurutku, ucapanmu: saya merajihkan 'ucapan syaikh fulan', menurutku ucapan syaikh fulan itulah yang rajih (kuat), saya berpendapat dengan pendapatnya syaikh fulan; semua ucapan ini lebih baik.
❌Adapun ucapan: aku merajihkan yang ini!! Tidak sepantasnya ucapan ini muncul darimu dan jangan pula engkau katakan menurutku demikian!',
jangan.
Jadi, katakanlah menurutku ulama fulan ucapannya lebih menenangkanku. Ucapan ini insya Allah tidak mengapa.
Barakallahu fiik
🎧💿:
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱Grup Telegram:
http://t.me/ukhwh
🍃فضيلة الشيخ سالم بامحرز حفظه الله تعالى
السؤال :
أنا لست من طلاب العلم المعروفين وليست لي تزكية
ولم أذهب لطلب العلم عند العلماء
ولكن استمع لدروس العلماء عن طريق بعض الوسائل مثل الأشرطة والإنترنت والكتب واحضر لبعض
طلبت العلم في بلادنا
والآن انا اكتب في بعض المقالات
واجمع فيها في كلام أهل العلم
واستخدم أنا في بعض الكلمات
وهي : أقول . قلت . أرجح
هل استخدام هذه الكلمات في
المقال تكون للعلماء وطلاب العلم
المعروفين فقط أم حتى لي أنا أو من كان مثلي نرجو تفصيل في هذه المسألة
وجزاكم الله خيرا.
الجواب:
أنا أرى أنك تقول : أنا اُرجّح كلام الشيخ الفلاني ، أنا أرى كلام الشيخ الفلاني هو الراجح، أنا أقول بقول الشيخ الفلاني ؛ هذا أفضل، أما قولك : أنا أُرجّح هذا! لا ينبغي منك ، ولا تقول أنا أرى كذا ! ، لا ، يعني قُل أنا أرى أن العالم الفلاني كلامه أطمئنّ إليه، هذا إن شاء الله لا بأس بارك الله فيك
رابط الصوتية من هنا!
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
✍Syaikh Salim Bamahruz hafizhahullah
Pertanyaan:
Saya bukan termasuk penuntut ilmu yang dikenal dan tidak memiliki rekomendasi serta tidak pula pergi menuntut ilmu di sisi ulama. Namun saya menyimak pelajaran-pelajaran yang disampaikan ulama melalui sebagian media seperti kaset, internet, dan kitab-kitab serta saya menghadiri sebagiannya, menuntut ilmu di negeri kami. Sekarang saya menulis beberapa artikel dan mengumpulkan di dalamnya ucapan para ulama serta menggunakan beberapa kata yakni saya katakan, saya merajihkan (menguatkan pendapat). Apakah penggunaan kata ini dalam sebuah karangan menjadi hak ulama dan penuntut ilmu yang sudah ma'ruf saja atau bahkan bagi saya atau pun orang yang sepertiku. Mohon perincian masalah ini. Jazakumullahu khairan
Jawaban:
Menurutku, ucapanmu: saya merajihkan 'ucapan syaikh fulan', menurutku ucapan syaikh fulan itulah yang rajih (kuat), saya berpendapat dengan pendapatnya syaikh fulan; semua ucapan ini lebih baik.
❌Adapun ucapan: aku merajihkan yang ini!! Tidak sepantasnya ucapan ini muncul darimu dan jangan pula engkau katakan menurutku demikian!',
jangan.
Jadi, katakanlah menurutku ulama fulan ucapannya lebih menenangkanku. Ucapan ini insya Allah tidak mengapa.
Barakallahu fiik
🎧💿:
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱Grup Telegram:
http://t.me/ukhwh
🍃فضيلة الشيخ سالم بامحرز حفظه الله تعالى
السؤال :
أنا لست من طلاب العلم المعروفين وليست لي تزكية
ولم أذهب لطلب العلم عند العلماء
ولكن استمع لدروس العلماء عن طريق بعض الوسائل مثل الأشرطة والإنترنت والكتب واحضر لبعض
طلبت العلم في بلادنا
والآن انا اكتب في بعض المقالات
واجمع فيها في كلام أهل العلم
واستخدم أنا في بعض الكلمات
وهي : أقول . قلت . أرجح
هل استخدام هذه الكلمات في
المقال تكون للعلماء وطلاب العلم
المعروفين فقط أم حتى لي أنا أو من كان مثلي نرجو تفصيل في هذه المسألة
وجزاكم الله خيرا.
الجواب:
أنا أرى أنك تقول : أنا اُرجّح كلام الشيخ الفلاني ، أنا أرى كلام الشيخ الفلاني هو الراجح، أنا أقول بقول الشيخ الفلاني ؛ هذا أفضل، أما قولك : أنا أُرجّح هذا! لا ينبغي منك ، ولا تقول أنا أرى كذا ! ، لا ، يعني قُل أنا أرى أن العالم الفلاني كلامه أطمئنّ إليه، هذا إن شاء الله لا بأس بارك الله فيك
رابط الصوتية من هنا!
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
📺HUKUM FILM KARTUN EDUKASI
📝 Soal:
Apa hukum melihat dan membeli film kartun Islam (gambar bergerak)? Film tersebut menampilkan kisah yang membimbing dan bermanfaat bagi anak-anak. Misalnya, mendorong mereka untuk berbakti kepada orang tua, jujur, amanah, pentingnya salat, dan selain itu. Dan diinginkan itu bisa menjadi pengganti TV yang sudah merata penyebarannya. Masalahnya, film ini menampakkan gambar manusia dan hewan yang digambar dengan tangan. Bolehkah kita melihatnya? Berilah kami fatwa, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.
Jawab:
⛔ Tidak boleh memperjualbelikan atau mempergunakan film kartun karena mengandung gambar yang diharamkan.
📖 Mendidik anak hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang disyariatkan, dengan cara:
▪Taklim,
▪Mengajari adab
▪Memerintahkan salat, dan
▪Penjagaan mereka dalam hal yang mulia.
Wa billahit taufiq wa shalallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.
📖 [Fatwa 19933 Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhutsi Al ‘Ilmiyati Wal Ifta’]. Ketua: Asy Syaikh Abdullah bin Baz, wakil: Asy Syaikh Abdulaziz Alu Asy Syaikh, anggota: Asy Syaikh Shalih Al Fauzan, Asy Syaikh Bakar Abu Zaid.
📂 Sumber:
http://tashfiyah.com/hukum-film-kartun-edukasi
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📝 Soal:
Apa hukum melihat dan membeli film kartun Islam (gambar bergerak)? Film tersebut menampilkan kisah yang membimbing dan bermanfaat bagi anak-anak. Misalnya, mendorong mereka untuk berbakti kepada orang tua, jujur, amanah, pentingnya salat, dan selain itu. Dan diinginkan itu bisa menjadi pengganti TV yang sudah merata penyebarannya. Masalahnya, film ini menampakkan gambar manusia dan hewan yang digambar dengan tangan. Bolehkah kita melihatnya? Berilah kami fatwa, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.
Jawab:
⛔ Tidak boleh memperjualbelikan atau mempergunakan film kartun karena mengandung gambar yang diharamkan.
📖 Mendidik anak hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang disyariatkan, dengan cara:
▪Taklim,
▪Mengajari adab
▪Memerintahkan salat, dan
▪Penjagaan mereka dalam hal yang mulia.
Wa billahit taufiq wa shalallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.
📖 [Fatwa 19933 Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhutsi Al ‘Ilmiyati Wal Ifta’]. Ketua: Asy Syaikh Abdullah bin Baz, wakil: Asy Syaikh Abdulaziz Alu Asy Syaikh, anggota: Asy Syaikh Shalih Al Fauzan, Asy Syaikh Bakar Abu Zaid.
📂 Sumber:
http://tashfiyah.com/hukum-film-kartun-edukasi
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🚇 CINTA DAN BENCI KEPADA SESUATU HARUS MENGIKUTI APA YANG ALLAH DAN RASUL-NYA KEHENDAKI
[dan terkandung penjelasan tentang asal-usul hawa nafsu]
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“Maka sungguh diantara manusia ada yang menjadikan cinta, benci, keinginan, dan antipatinya sesuai apa yang dicinta dan dibenci oleh jiwanya, TIDAK selaras dengan:
▪kecintaan dari Allah dan Rasul-Nya
▪dan kebencian dari Allah dan Rasul-Nya(terhadap sesuatu).
Dan perkara ini berawal dari al-hawa(hawa nafsu). Sungguh jika seorang insan mengikutinya (keinginan jiwanya) maka ia benar-benar telah mengikuti hawa nafsunya.
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ ﴿٥٠﴾
"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun."
Q.S. Al-Qashash: 50.
Sesungguhnya asal-muasal hawa nafsu adalah cinta terhadap jiwa(diri-sendiri) dan mengikutinya pula rasa bencinya(berdasarkan keinginan jiwanya).
Dan hawa nafsu itu sendiri –yaitu rasa cinta dan benci yang ada di dalam jiwa – tidak disalahkan seorang hamba atasnya, karena ia tidak memiliki kuasa(untuk menghindari datangnya). Namun tidak lain ia dicela ketika mengikutinya.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ﴿٢٦﴾
"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah".
Q.S. Shaad: 26.
Dan Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ ﴿٥٠﴾
"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun."
Q.S. Al-Qashash: 50.
📖 Al-Amr bil Ma'ruf wan Nahy 'anil Munkar, Ibnu Taimiyah, hal. 16 – 17.
_______
#diantara sebab menyimpangnya orang-orang yang dahulu istiqamah:
ia lebih cinta kepada dirinya, ambisi, dan keinginan dirinya daripada al-Haq.
نسأل الله السلامة والعافية
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
[dan terkandung penjelasan tentang asal-usul hawa nafsu]
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“Maka sungguh diantara manusia ada yang menjadikan cinta, benci, keinginan, dan antipatinya sesuai apa yang dicinta dan dibenci oleh jiwanya, TIDAK selaras dengan:
▪kecintaan dari Allah dan Rasul-Nya
▪dan kebencian dari Allah dan Rasul-Nya(terhadap sesuatu).
Dan perkara ini berawal dari al-hawa(hawa nafsu). Sungguh jika seorang insan mengikutinya (keinginan jiwanya) maka ia benar-benar telah mengikuti hawa nafsunya.
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ ﴿٥٠﴾
"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun."
Q.S. Al-Qashash: 50.
Sesungguhnya asal-muasal hawa nafsu adalah cinta terhadap jiwa(diri-sendiri) dan mengikutinya pula rasa bencinya(berdasarkan keinginan jiwanya).
Dan hawa nafsu itu sendiri –yaitu rasa cinta dan benci yang ada di dalam jiwa – tidak disalahkan seorang hamba atasnya, karena ia tidak memiliki kuasa(untuk menghindari datangnya). Namun tidak lain ia dicela ketika mengikutinya.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala:
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ ﴿٢٦﴾
"Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah".
Q.S. Shaad: 26.
Dan Allah Ta’ala berfirman:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ ﴿٥٠﴾
"Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun."
Q.S. Al-Qashash: 50.
📖 Al-Amr bil Ma'ruf wan Nahy 'anil Munkar, Ibnu Taimiyah, hal. 16 – 17.
_______
#diantara sebab menyimpangnya orang-orang yang dahulu istiqamah:
ia lebih cinta kepada dirinya, ambisi, dan keinginan dirinya daripada al-Haq.
نسأل الله السلامة والعافية
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 AKIBAT CINTA DUNIA
🎙Asy-Syaikh Abdul ’Aziz As-Salman rahimahullah berkata:
"Seorang yang menggerakkan jiwanya untuk cinta kepada dunia, hatinya akan dipenuhi tiga hal:
▪Kefakiran yang tidak diketahui kapan cukupnya.
▪Angan-angan yang tidak bisa dicapai puncaknya.
▪Kesibukan yang tidak terlihat kapan berakhirnya.
📖 Iyqaazhu Ulil Himamil ‘Aliyyah, Abdul ’Aziz As-Salman, hal. 24.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 AKIBAT CINTA DUNIA
🎙Asy-Syaikh Abdul ’Aziz As-Salman rahimahullah berkata:
"Seorang yang menggerakkan jiwanya untuk cinta kepada dunia, hatinya akan dipenuhi tiga hal:
▪Kefakiran yang tidak diketahui kapan cukupnya.
▪Angan-angan yang tidak bisa dicapai puncaknya.
▪Kesibukan yang tidak terlihat kapan berakhirnya.
📖 Iyqaazhu Ulil Himamil ‘Aliyyah, Abdul ’Aziz As-Salman, hal. 24.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
📣 SIMAK SEKARANG .....
📡 LIVE
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP
AHAD PAGI
🕌Tempat
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan) Kota Palembang,
Bersama :
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM HAFIZHAHULLAH
✒Pembahasan :
"DIANTARA BENTUK KESYIRIKAN BERAMALNYA KITA KARENA DUNIA"
Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di ..
⬇⬇⬇
📡 STREAMING
❂ Aplikasi Smartphone :
http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk
✅ Channel :
📻 RADIO AL-IBANAH
"Radionyo wong kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📱Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
📋Penyelenggara :
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
📡 LIVE
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP
AHAD PAGI
🕌Tempat
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan) Kota Palembang,
Bersama :
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM HAFIZHAHULLAH
✒Pembahasan :
"DIANTARA BENTUK KESYIRIKAN BERAMALNYA KITA KARENA DUNIA"
Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di ..
⬇⬇⬇
📡 STREAMING
❂ Aplikasi Smartphone :
http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk
✅ Channel :
📻 RADIO AL-IBANAH
"Radionyo wong kito"
〰〰〰〰〰〰〰
📱Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
📋Penyelenggara :
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
💐🌷🌻🌹 DIANTARA SEBAB TERJAGA DARI KEBURUKAN
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
«من أسباب الوقاية من الفتن صلاة الليل»
"Diantara sebab terlindungi dari fitnah-fitnah (semua keburukan dan hal-hal yang menjauhkan dari Allah -pent) adalah dengan mengerjakan shalat malam."
📚 Syarh Shahih al-Bukhary, jilid 9 hlm. 501
🌍 Sumber || https://twitter.com/imamothaimeen/status/793452472530563073
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
«من أسباب الوقاية من الفتن صلاة الليل»
"Diantara sebab terlindungi dari fitnah-fitnah (semua keburukan dan hal-hal yang menjauhkan dari Allah -pent) adalah dengan mengerjakan shalat malam."
📚 Syarh Shahih al-Bukhary, jilid 9 hlm. 501
🌍 Sumber || https://twitter.com/imamothaimeen/status/793452472530563073
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
‼ BARHATI-HATI DALAM BERBICARA! (1)
✍ Dari Al Auza'i beliau mengatakan,
📮"Umar bin Abdul Aziz rahimahullah pernah menulis surat kepada kami, tidak ada yang menghapalnya kecuali aku dan Makhul:
Adapun setelah itu,
☝ "Sesungguhnya barangsiapa memperbanyak mengingat kematian niscaya dia akan ridha dengan bagian yang sedikit dari dunia, dan barangsiapa menganggap bahwa ucapannya termasuk dari amalannya niscaya akan sedikit pembicaraannya pada perkara yang tidak bermanfaat."
📚 Ash- Shomt Libni Abi Ad- Dunya 35.
• - عن الأوزاعي قال :
• - كتب إلينا عمر بن عبد العزيز رحمه الله برسالة لم يحفظها غيري وغير مكحول :
• - أما بعد،،، فإنه من أكثر ذكر الموت رضي من الدنيا باليسير ، ومن عَدَّ كلامه من عمله قل كلامه فيما لا ينفعه .
📜【 الصمت : لابن أبي الدنيا (٣٥) 】
༄༅༄༅༄༅༄༅❁❁✿❁❁༄༅༄༅༄
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
✍ Dari Al Auza'i beliau mengatakan,
📮"Umar bin Abdul Aziz rahimahullah pernah menulis surat kepada kami, tidak ada yang menghapalnya kecuali aku dan Makhul:
Adapun setelah itu,
☝ "Sesungguhnya barangsiapa memperbanyak mengingat kematian niscaya dia akan ridha dengan bagian yang sedikit dari dunia, dan barangsiapa menganggap bahwa ucapannya termasuk dari amalannya niscaya akan sedikit pembicaraannya pada perkara yang tidak bermanfaat."
📚 Ash- Shomt Libni Abi Ad- Dunya 35.
• - عن الأوزاعي قال :
• - كتب إلينا عمر بن عبد العزيز رحمه الله برسالة لم يحفظها غيري وغير مكحول :
• - أما بعد،،، فإنه من أكثر ذكر الموت رضي من الدنيا باليسير ، ومن عَدَّ كلامه من عمله قل كلامه فيما لا ينفعه .
📜【 الصمت : لابن أبي الدنيا (٣٥) 】
༄༅༄༅༄༅༄༅❁❁✿❁❁༄༅༄༅༄
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
‼ BERHATI-HATI DALAM BERBICARA! (2)
1⃣ Seorang laki-laki berkata kepada Salman Radhiyallahu'anhu:
Berilah aku wasiat!
▪ Beliau menjawab: Janganlah engkau berbicara!
▪ Dia mengatakan: Bagaimana seorang bisa bersabar untuk tidak berbicara?
▪ Beliau menjawab:
📍 Apabila engkau tidak bisa bersabar dari berbicara, maka janganlah berbicara kecuali kebaikan atau diamlah".
2⃣ Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu berkata,
📍 "Wahai lisan! Ucapkanlah kebaikan niscaya engkau beruntung, atau diamlah dari bicara jelek niscaya engkau selamat".
📚 Ash-Shomt Libni Abi Ad-Dunia 44.
• - قال رجل لسلمان رضي الله عنه :
• - أوصني. قال : لا تكلم .
• - قال : وكيف يصبر رجل على أن لا يتكلم ؟
• - قال : فإن كنت لا تصبر عن الكلام فلا تتكلم إلا بخير أو اصمت.
• - قال ابن عباس رضي الله عنه :
• - يا لسان، قل خيرا تغنم، أو اسكت عن شر تسلم .
📜【 الصمت : لابن أبي الدنيا (٤٤) 】
༄༅༄༅༄༅༄༅❁❁✿❁❁༄༅༄༅
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
1⃣ Seorang laki-laki berkata kepada Salman Radhiyallahu'anhu:
Berilah aku wasiat!
▪ Beliau menjawab: Janganlah engkau berbicara!
▪ Dia mengatakan: Bagaimana seorang bisa bersabar untuk tidak berbicara?
▪ Beliau menjawab:
📍 Apabila engkau tidak bisa bersabar dari berbicara, maka janganlah berbicara kecuali kebaikan atau diamlah".
2⃣ Ibnu Abbas Radhiyallahu'anhu berkata,
📍 "Wahai lisan! Ucapkanlah kebaikan niscaya engkau beruntung, atau diamlah dari bicara jelek niscaya engkau selamat".
📚 Ash-Shomt Libni Abi Ad-Dunia 44.
• - قال رجل لسلمان رضي الله عنه :
• - أوصني. قال : لا تكلم .
• - قال : وكيف يصبر رجل على أن لا يتكلم ؟
• - قال : فإن كنت لا تصبر عن الكلام فلا تتكلم إلا بخير أو اصمت.
• - قال ابن عباس رضي الله عنه :
• - يا لسان، قل خيرا تغنم، أو اسكت عن شر تسلم .
📜【 الصمت : لابن أبي الدنيا (٤٤) 】
༄༅༄༅༄༅༄༅❁❁✿❁❁༄༅༄༅
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
Satu wudhu Untuk Beberapa Shalat
Soal: Bolehkan seorang berwudhu untuk beberapa sholat fardhu ? ataukah ada kewajiban untuk memperbaharui wudhu setiap kali sholat ?
Jawab: Yang afdhol adalah memperbaharui wudhu setiap kali sholat.
Alloh subhanahu wata’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ
“Apabila kalian hendak menegakkan…
Baca Selengkapnya di :
🌐 https://problematikaumat.com/satu-wudhu-untuk-beberapa-shalat/
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Soal: Bolehkan seorang berwudhu untuk beberapa sholat fardhu ? ataukah ada kewajiban untuk memperbaharui wudhu setiap kali sholat ?
Jawab: Yang afdhol adalah memperbaharui wudhu setiap kali sholat.
Alloh subhanahu wata’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ
“Apabila kalian hendak menegakkan…
Baca Selengkapnya di :
🌐 https://problematikaumat.com/satu-wudhu-untuk-beberapa-shalat/
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✏📚 LIHATLAH METODE DAKWAHNYA
✍ Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
❓ Pertanyaan:
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarokatuh, bagaimana kita bisa membedakan mana yg boleh di ambil ilmunya ? Dan kenapa mereka yg mengaku salafy saling tahdzir ?
💡 Jawaban :
Waalaikumussalam warahmatullah wabarokatuh
👉 Untuk membedakannya adalah dengan melihat metode dalam dia berdakwah:
1⃣ Jika berdakwahnya berlandaskan ilmu dari kitab dan sunnah dengan pemahaman salaf, maka bisa di ambil ilmunya. Namun jika tidak, maka tidak bisa ditimba ilmunya.
Allah berfirman:
قل هذه سبيلي ادعو الى الله على بصيرة انا ومن اتبعني
Katakanlah: ini adalah jalanku, aku menyeru kepada Allah di atas bashirah ( ilmu dan keyakinan). Aku dan orang yang mengikutiku".
2⃣ Lihat teman duduk dan sahabatnya, karena seorang dinilai dari teman dekatnya,
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
المرؤ على دين خليله فلينظر احدكم من يخالل
Seseorang diatas agama teman dekatnya, maka lihatlah siapa yang dijadikan teman dekatnya".
✅ Jika teman dekat da'i yang mengaku di atas manhaj salaf berteman dan bergabung dengan da'i-dai yang bermanhaj salaf, berarti dia dai yang bisa diambil ilmunya.
❌ Namun jika berteman dengan da'i-dai sururiyun rajaiyun, berarti dia da'i salafy imitasi yang berbaju salafy tapi berpaham ihkwani, maka jangan diambil ilmunya.
Wallahu a'lam
💽 http://t.ne/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌍 Sumber :
WhatsApp Salafy Bengkulu
⏩ Dipublikasikan http://t.me/qowwamussunnah
✍ Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
❓ Pertanyaan:
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarokatuh, bagaimana kita bisa membedakan mana yg boleh di ambil ilmunya ? Dan kenapa mereka yg mengaku salafy saling tahdzir ?
💡 Jawaban :
Waalaikumussalam warahmatullah wabarokatuh
👉 Untuk membedakannya adalah dengan melihat metode dalam dia berdakwah:
1⃣ Jika berdakwahnya berlandaskan ilmu dari kitab dan sunnah dengan pemahaman salaf, maka bisa di ambil ilmunya. Namun jika tidak, maka tidak bisa ditimba ilmunya.
Allah berfirman:
قل هذه سبيلي ادعو الى الله على بصيرة انا ومن اتبعني
Katakanlah: ini adalah jalanku, aku menyeru kepada Allah di atas bashirah ( ilmu dan keyakinan). Aku dan orang yang mengikutiku".
2⃣ Lihat teman duduk dan sahabatnya, karena seorang dinilai dari teman dekatnya,
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
المرؤ على دين خليله فلينظر احدكم من يخالل
Seseorang diatas agama teman dekatnya, maka lihatlah siapa yang dijadikan teman dekatnya".
✅ Jika teman dekat da'i yang mengaku di atas manhaj salaf berteman dan bergabung dengan da'i-dai yang bermanhaj salaf, berarti dia dai yang bisa diambil ilmunya.
❌ Namun jika berteman dengan da'i-dai sururiyun rajaiyun, berarti dia da'i salafy imitasi yang berbaju salafy tapi berpaham ihkwani, maka jangan diambil ilmunya.
Wallahu a'lam
💽 http://t.ne/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌍 Sumber :
WhatsApp Salafy Bengkulu
⏩ Dipublikasikan http://t.me/qowwamussunnah
📁💥KEADAAN UMAT ISLAM DI AKHIR ZAMAN
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم:
َ((يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ))
💡Dari Tsauban radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
💢"Hampir-hampir saja umat-umat (selain umat islam), akan mengerumuni kalian (memerangi kalian) sebagaimana mereka mengerumuni makanan pada nampan.
❓Maka ada salah seorang shahabat bertanya: "Apakah disebabkan jumlah kita yang sedikit pada waktu itu?
💤Beliau menjawab: "Tidak, bahkan jumlah kalian banyak saat itu. Akan tetapi tidaklah kalian seperti ubahnya buih banjir.
💥Allah akan mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kalian. dan Allah akan timpakan pada hati-hati kalian, penyakit Wahn.
📍Maka salah seorang shahabat bertanya, apa itu penyakit wahn wahai Rasulullah?
Beliau menjawab: Cinta dunia dan takut mati."
📚HR. Abu Daud no. 4297, shohih li ghairihi.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗ http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم:
َ((يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ))
💡Dari Tsauban radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
💢"Hampir-hampir saja umat-umat (selain umat islam), akan mengerumuni kalian (memerangi kalian) sebagaimana mereka mengerumuni makanan pada nampan.
❓Maka ada salah seorang shahabat bertanya: "Apakah disebabkan jumlah kita yang sedikit pada waktu itu?
💤Beliau menjawab: "Tidak, bahkan jumlah kalian banyak saat itu. Akan tetapi tidaklah kalian seperti ubahnya buih banjir.
💥Allah akan mencabut rasa takut dari dada musuh-musuh kalian. dan Allah akan timpakan pada hati-hati kalian, penyakit Wahn.
📍Maka salah seorang shahabat bertanya, apa itu penyakit wahn wahai Rasulullah?
Beliau menjawab: Cinta dunia dan takut mati."
📚HR. Abu Daud no. 4297, shohih li ghairihi.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗ http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga
🕋💧💫 AKHLAK KEPADA ALLAH DAN HAMBA-HAMBA ALLAH
✍ قـــــال الشـــيــخ ابـــن عــثــيمــين :
◾️حسن الخلق أي حسن الخلق مع الله ، وحسن الخلق مع عباد الله .
🌅 Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
✅ "Akhlak yang baik yaitu akhlak yang baik kepada Allah dan akhlak yang baik kepada hamba-hamba Allah.
⬅️ فأما حسن الخلق مع الله فأن تتلقى أحكامه الشرعية بالرضا والتسليم ، وأن لا يكون في نفسك حرج منها ولا تضيق بها ذرعا ، فإذا أمرك الله بالصلاة والزكاة والصيام وغيرها فإنك تقابل هذا بصدر منشرح.
🌴 Akhlak yang baik kepada Allah yaitu engkau menerima hukum dan perintah Allah dengan ridho dan tunduk. Jiwamu tidak terasa berat dan dadamu tidak terasa sempit dengan hukum dan perintah Allah tersebut. Apabila Allah memerintahkanmu sholat, zakat, puasa atau perintah yang lainnya maka engkau menerimanya dengan dada yang lapang.
⬅️ أما حسن الخلق مع الناس فقد سبق أنه : كف الأذى والصبر على الأذى، وطلاقة الوجه وغيره.
🤝 Adapun akhlak yang baik kepada manusia -telah berlalu penjelasannya- diantaranya ialah tidak mengganggu orang lain, sabar dalam menghadapi gangguan orang lain, muka berseri ketika bertemu dengan orang lain dan yang lainnya.
📌وعلى الرغم من حُسن خلقه - صلى الله عليه وسلم - حيث كان يدعو الله بأن يحسّن أخلاقه ويتعوذ من سوء الأخلاق عليه الصلاة والسلام .
🌍 Meskipun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memiliki akhlak yang baik, beliau tetap berdoa kepada Allah agar Allah selalu memperbaiki akhlak-akhlaknya dan berlindung dari akhlak yang buruk.
▪️عن عائشة رضي الله عنها قالت "كان صلى الله عليه وسلم يقول اللهم كما أحسنت خلقي فأحسن خلقي" - رواه أحمد ورواته ثقات.
🌈 Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berdoa,
"Ya Allah sebagaimana Engkau telah membaguskan penciptaanku, maka baguskanlah akhlakku."
(HR. Ahmad dan para perawinya terpercaya).
▪️عن أبي هريرة رضي الله عنه قال كان صلى الله عليه وسلم يدعو فيقول "اللهم إني أعوذ بك من الشقاق والنفاق وسوء الأخلاق" - رواه أبو داود والنسائي.
📚 شرح الحديث السابع والعشرين في الأربعين النووية.
⭐ Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berdoa,
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari berdebat secara batil, kemunafikan dan akhlak yang buruk."
(HR. Abu Dawud dan An Nasai).
📚📚 Syarah hadits ke-27 dari kitab Al Arba'in An Nawawiyyah.
🌍 Sumber : https://t.me/ekhlakelmeslim
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafyalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
✍ قـــــال الشـــيــخ ابـــن عــثــيمــين :
◾️حسن الخلق أي حسن الخلق مع الله ، وحسن الخلق مع عباد الله .
🌅 Asy Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
✅ "Akhlak yang baik yaitu akhlak yang baik kepada Allah dan akhlak yang baik kepada hamba-hamba Allah.
⬅️ فأما حسن الخلق مع الله فأن تتلقى أحكامه الشرعية بالرضا والتسليم ، وأن لا يكون في نفسك حرج منها ولا تضيق بها ذرعا ، فإذا أمرك الله بالصلاة والزكاة والصيام وغيرها فإنك تقابل هذا بصدر منشرح.
🌴 Akhlak yang baik kepada Allah yaitu engkau menerima hukum dan perintah Allah dengan ridho dan tunduk. Jiwamu tidak terasa berat dan dadamu tidak terasa sempit dengan hukum dan perintah Allah tersebut. Apabila Allah memerintahkanmu sholat, zakat, puasa atau perintah yang lainnya maka engkau menerimanya dengan dada yang lapang.
⬅️ أما حسن الخلق مع الناس فقد سبق أنه : كف الأذى والصبر على الأذى، وطلاقة الوجه وغيره.
🤝 Adapun akhlak yang baik kepada manusia -telah berlalu penjelasannya- diantaranya ialah tidak mengganggu orang lain, sabar dalam menghadapi gangguan orang lain, muka berseri ketika bertemu dengan orang lain dan yang lainnya.
📌وعلى الرغم من حُسن خلقه - صلى الله عليه وسلم - حيث كان يدعو الله بأن يحسّن أخلاقه ويتعوذ من سوء الأخلاق عليه الصلاة والسلام .
🌍 Meskipun Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memiliki akhlak yang baik, beliau tetap berdoa kepada Allah agar Allah selalu memperbaiki akhlak-akhlaknya dan berlindung dari akhlak yang buruk.
▪️عن عائشة رضي الله عنها قالت "كان صلى الله عليه وسلم يقول اللهم كما أحسنت خلقي فأحسن خلقي" - رواه أحمد ورواته ثقات.
🌈 Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berdoa,
"Ya Allah sebagaimana Engkau telah membaguskan penciptaanku, maka baguskanlah akhlakku."
(HR. Ahmad dan para perawinya terpercaya).
▪️عن أبي هريرة رضي الله عنه قال كان صلى الله عليه وسلم يدعو فيقول "اللهم إني أعوذ بك من الشقاق والنفاق وسوء الأخلاق" - رواه أبو داود والنسائي.
📚 شرح الحديث السابع والعشرين في الأربعين النووية.
⭐ Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berdoa,
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari berdebat secara batil, kemunafikan dan akhlak yang buruk."
(HR. Abu Dawud dan An Nasai).
📚📚 Syarah hadits ke-27 dari kitab Al Arba'in An Nawawiyyah.
🌍 Sumber : https://t.me/ekhlakelmeslim
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafyalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
🔥🌪 SIAPAKAH AHLUL AHWA’ ITU?*
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“..Siapa yang keluar dari konsekuensi hukum Kitabullah dan Sunnah –dari orang-orang yang dinisbahkan ke dalam golongan ulama dan ahli ibadah- dijadikan termasuk ahlul ahwa’(pengekor hawa nafsu), sebagaimana salaf dahulu menamakan mereka sebagai ahlul ahwa’.
Oleh karenanya Allah Ta’ala berfirman di satu tempat:
وَإِنَّ كَثِيراً لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ ﴿١١٩﴾
Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan.
Q.S. Al-An’aam: 119.
Dan berfirman di tempat lainnya:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ ﴿٥٠﴾
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.
Q.S. Al-Qashash: 50.
📖 Al-Amr bil Ma'ruf wan Nahy 'anil Munkar, Ibnu Taimiyah, hal. 18.
💽 http://t.me/Salafypalembang
www.salafupalembang.com
✒️ https://t.me/joinchat/AAAAAETpggfZv9PbbPzFPA
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:
“..Siapa yang keluar dari konsekuensi hukum Kitabullah dan Sunnah –dari orang-orang yang dinisbahkan ke dalam golongan ulama dan ahli ibadah- dijadikan termasuk ahlul ahwa’(pengekor hawa nafsu), sebagaimana salaf dahulu menamakan mereka sebagai ahlul ahwa’.
Oleh karenanya Allah Ta’ala berfirman di satu tempat:
وَإِنَّ كَثِيراً لَّيُضِلُّونَ بِأَهْوَائِهِم بِغَيْرِ عِلْمٍ ﴿١١٩﴾
Dan sesungguhnya kebanyakan (dari manusia) benar-benar hendak menyesatkan (orang lain) dengan hawa nafsu mereka tanpa pengetahuan.
Q.S. Al-An’aam: 119.
Dan berfirman di tempat lainnya:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ ﴿٥٠﴾
Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun.
Q.S. Al-Qashash: 50.
📖 Al-Amr bil Ma'ruf wan Nahy 'anil Munkar, Ibnu Taimiyah, hal. 18.
💽 http://t.me/Salafypalembang
www.salafupalembang.com
✒️ https://t.me/joinchat/AAAAAETpggfZv9PbbPzFPA
Ⓜ MENGAPA KAUM MUSLIMIN BISA BERBEDA DALAM AQIDAH DAN IBADAHNYA PADAHAL SAMA-SAMA MEMPELAJARI AL-QUR'AN DAN SUNNAH/ALHADITS?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "BERPEGANG TEGUH DENGAN SUNNAH DALAM TERPAAN BADAI FITNAH" Sabtu, 13 Jumadal Ula 1440 H / 19 Januari 2019 M di Ma'had al-Imam asy-Syafi'i, Bulusari, RT. 02 / RW 05, Kel. Bulusari, Kec. Slogohimo, Wonogiri, JATENG
➰(2,7 MB) - Durasi [00:09:22]
_____
(*) Juga disebutkan contoh tafsir sufi tentang firman Allah Ta'ala:
وَ
اعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Dan beribadahlah (kepada) Rabbmu sampai datang kepadamu al Yaqin”
(QS. Al Hijr: 99)
•••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "BERPEGANG TEGUH DENGAN SUNNAH DALAM TERPAAN BADAI FITNAH" Sabtu, 13 Jumadal Ula 1440 H / 19 Januari 2019 M di Ma'had al-Imam asy-Syafi'i, Bulusari, RT. 02 / RW 05, Kel. Bulusari, Kec. Slogohimo, Wonogiri, JATENG
➰(2,7 MB) - Durasi [00:09:22]
_____
(*) Juga disebutkan contoh tafsir sufi tentang firman Allah Ta'ala:
وَ
اعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Dan beribadahlah (kepada) Rabbmu sampai datang kepadamu al Yaqin”
(QS. Al Hijr: 99)
•••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.