🐾💥AWAL KEMUNAFIKAN SESEORANG
▫️Dari Abu Darda' Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
( أول نفاق المرء :
✖️طعنه على إمامه✖️ ).
أخرجه البيهقي في الشعب (9406).
💥👣"Awal dari kemunafikan seseorang adalah pencelaannya kepada penguasanya."
📚Dikeluarkan oleh al Baihaqi dalam (Asy-Syu'ab 9406).
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗ http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga
▫️Dari Abu Darda' Radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
( أول نفاق المرء :
✖️طعنه على إمامه✖️ ).
أخرجه البيهقي في الشعب (9406).
💥👣"Awal dari kemunafikan seseorang adalah pencelaannya kepada penguasanya."
📚Dikeluarkan oleh al Baihaqi dalam (Asy-Syu'ab 9406).
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗ http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga
HADIRILAH
Kajian Rutin Islam
Ilmiah Ahlussunnah
Kota Palembang
KAJIAN KHUSUS
MUSLIMAH
Setiap Sabtu Pagi
Jam 10.00 wib-Selesai
Penyelenggara
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Join Us
@salafypalembng
Kajian Rutin Islam
Ilmiah Ahlussunnah
Kota Palembang
KAJIAN KHUSUS
MUSLIMAH
Setiap Sabtu Pagi
Jam 10.00 wib-Selesai
Penyelenggara
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Join Us
@salafypalembng
🚇 MENDOAKAN KEBAIKAN UNTUK PEMERINTAH ADALAH BAGIAN DARI MENASEHATINYA
🎙 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata:
"Menasehati para penguasa dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
Berdoa untuk mereka kepada keshalihan dan istiqamah.
Sebab termasuk Sunnah adalah mendoakan kebaikan untuk pemerintah kaum muslimin, terlebih di waktu-waktu dan tempat-tempat yang diharapkan padanya ijaabah(pengabulan doa).
Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata:
☝🏻لو كان لنا دعوة مستجابة لدعونا بها للسلطان
"Andai kami memiliki doa yang mustajab sungguh kami akan berdoa dengannya untuk kebaikan Sultan(penguasa)."
Sebab dalam baiknya penguasa ada kebaikan bagi masyarakat dan rusaknya penguasa berakibat rusaknya masyarakat."
📖 Al-Ajwibatul Mufiidah, al-Fauzan, hal. 151 - 152.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🎙 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata:
"Menasehati para penguasa dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:
Berdoa untuk mereka kepada keshalihan dan istiqamah.
Sebab termasuk Sunnah adalah mendoakan kebaikan untuk pemerintah kaum muslimin, terlebih di waktu-waktu dan tempat-tempat yang diharapkan padanya ijaabah(pengabulan doa).
Al-Imam Ahmad rahimahullah berkata:
☝🏻لو كان لنا دعوة مستجابة لدعونا بها للسلطان
"Andai kami memiliki doa yang mustajab sungguh kami akan berdoa dengannya untuk kebaikan Sultan(penguasa)."
Sebab dalam baiknya penguasa ada kebaikan bagi masyarakat dan rusaknya penguasa berakibat rusaknya masyarakat."
📖 Al-Ajwibatul Mufiidah, al-Fauzan, hal. 151 - 152.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 DIANTARA CONTOH REDAKSI DO'A UNTUK KEBAIKAN PEMERINTAH MUSLIM
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ الْإِسْلَامِ وَالمُسْلِمِينَ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami, Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami. Ya Allah beri taufiq mereka kepada apa yang padanya terdapat kebaikan Islam dan muslimin."
◾️اللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى القِيَامِ بِمُهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ العَالَمِينَ،
"Ya Allah tolonglah mereka untuk melaksanakan tugas-tugas mereka sebagaimana yang Engkau perintahkan wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوءِ وَالمُفْسِدِينَ،
وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ والنَّاصِحِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
"Ya Allah jauhkanlah dari mereka teman-teman yang jelek dan para perusak. Dekatkanlah kepada orang-orang baik dan pemberi nasehat, wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kaum muslimin di semua tempat."
◾️اللَّهُمَّ احْفَظْ عَلَيْنَا أَمْنَنَا وَاسْتِقْرَارَنَا فِي دِيَارِنَا، اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُنَا
"Ya Allah jagalah keamanan dan ketenangan kami di negeri kami. Ya Allah janganlah Engaku jadikan berkuasa kepada kami orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami, gara-gara dosa-dosa kami."
◾️اللَّهُمَّ قِنَا مِنْ شَرِّ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
"Ya Allah lindungilah kami dari kejelekan berbagai fitnah, yang tampak maupun yang tidak tampak."
📤Sumber:
Channel Telegram @ManhajulAnbiya
____
Tambahan Keterangan (dari kami):
◾️Do'a diatas adalah semata-mata contoh. Adapun doa sifatnya umum. Artinya lafalnya boleh dengan kalimat apapun.
◾️Sehingga sampai disangka ini adalah kalimat yang paling afdhal untuk dijadikan doa ketika mendoakan pemerintah.
◾️Kecuali jika ingin mencontoh dari Al-Qur'an dan hadits, bisa sama persis atau ditambahi/ dikurangi selama tidak merusak makna kalimatnya.
Baarokallaahu fiikum
@ForumBerbagiFaidah
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ الْإِسْلَامِ وَالمُسْلِمِينَ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami, Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami. Ya Allah beri taufiq mereka kepada apa yang padanya terdapat kebaikan Islam dan muslimin."
◾️اللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى القِيَامِ بِمُهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ العَالَمِينَ،
"Ya Allah tolonglah mereka untuk melaksanakan tugas-tugas mereka sebagaimana yang Engkau perintahkan wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوءِ وَالمُفْسِدِينَ،
وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ والنَّاصِحِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
"Ya Allah jauhkanlah dari mereka teman-teman yang jelek dan para perusak. Dekatkanlah kepada orang-orang baik dan pemberi nasehat, wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kaum muslimin di semua tempat."
◾️اللَّهُمَّ احْفَظْ عَلَيْنَا أَمْنَنَا وَاسْتِقْرَارَنَا فِي دِيَارِنَا، اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُنَا
"Ya Allah jagalah keamanan dan ketenangan kami di negeri kami. Ya Allah janganlah Engaku jadikan berkuasa kepada kami orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami, gara-gara dosa-dosa kami."
◾️اللَّهُمَّ قِنَا مِنْ شَرِّ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
"Ya Allah lindungilah kami dari kejelekan berbagai fitnah, yang tampak maupun yang tidak tampak."
📤Sumber:
Channel Telegram @ManhajulAnbiya
____
Tambahan Keterangan (dari kami):
◾️Do'a diatas adalah semata-mata contoh. Adapun doa sifatnya umum. Artinya lafalnya boleh dengan kalimat apapun.
◾️Sehingga sampai disangka ini adalah kalimat yang paling afdhal untuk dijadikan doa ketika mendoakan pemerintah.
◾️Kecuali jika ingin mencontoh dari Al-Qur'an dan hadits, bisa sama persis atau ditambahi/ dikurangi selama tidak merusak makna kalimatnya.
Baarokallaahu fiikum
@ForumBerbagiFaidah
☝🏼🌅💫 DAKWAH PARA NABI DAKWAH TAUHID
🔸 Asy-Syaikh Rabi' bin Hadiy al-Madkhaliy hafizhahullah berkata:
"Maka kita tidak akan menemukan seorang nabi yang memulai dakwahnya dengan tashawwuf.
Dan yang lainnya dengan filsafat dan ilmu kalam, ataupun dengan politik.
Justru kita mendapati mereka menempuh manhaj yang satu, dan perhatian merekapun hanya satu.
Yaitu dengan tauhidullah terlebih dahulu dan menjadikannya sebagai prioritas utama."
📚 Manhajul Anbiyaa fid Da'wah hal. 91
قال الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله:
فلم نجد نبيا ابتدأ دعوته بالتصوف
،وآخر بالفلسفة والكلام وآخرين بالسياسة
بل وجدناهم يسلكون منهجا، واحدا واهتمامهم واحد،
بتوحيد الله أولا والدرجة الأولى
📚 منهج الأنبياء في الدعوه【ص91】
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafpalembang.com
📑 WA Ashhaabus Sunnah
📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah
▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah
🔸 Asy-Syaikh Rabi' bin Hadiy al-Madkhaliy hafizhahullah berkata:
"Maka kita tidak akan menemukan seorang nabi yang memulai dakwahnya dengan tashawwuf.
Dan yang lainnya dengan filsafat dan ilmu kalam, ataupun dengan politik.
Justru kita mendapati mereka menempuh manhaj yang satu, dan perhatian merekapun hanya satu.
Yaitu dengan tauhidullah terlebih dahulu dan menjadikannya sebagai prioritas utama."
📚 Manhajul Anbiyaa fid Da'wah hal. 91
قال الشيخ ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله:
فلم نجد نبيا ابتدأ دعوته بالتصوف
،وآخر بالفلسفة والكلام وآخرين بالسياسة
بل وجدناهم يسلكون منهجا، واحدا واهتمامهم واحد،
بتوحيد الله أولا والدرجة الأولى
📚 منهج الأنبياء في الدعوه【ص91】
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafpalembang.com
📑 WA Ashhaabus Sunnah
📝💻 Majmu'ah Hikmah Salafiyyah
▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah
💐🌷🌻🌹 SEANDAINYA TIDAK ADA UJIAN, SEMUA ORANG BISA MERAIH KEUTAMAAN
✍🏻 Sa'id bin al-Ashy berkata kepada putranya:
يا بني، إن المكارم لو كانت سهلة يسيرة، لسابقكم إليها اللئام، ولكنها كريهة مرة، لا يصبر عليها إلا من عرف فضلها ورجا ثوابها.
"Wahai putraku, sesungguhnya sifat-sifat mulia itu seandainya gampang dan mudah, niscaya orang-orang yang hina akan menjadi rival kalian untuk meraihnya, tetapi sifat-sifat mulia itu tidak disukai oleh jiwa dan pahit rasanya, tidak ada yang mampu bersabar di atasnya kecuali orang yang mengerti keutamaannya dan mengharapkan pahalanya."
📚 Makarimul Akhlaq, karya Ibnu Abid Dunya, no. 48
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 Sa'id bin al-Ashy berkata kepada putranya:
يا بني، إن المكارم لو كانت سهلة يسيرة، لسابقكم إليها اللئام، ولكنها كريهة مرة، لا يصبر عليها إلا من عرف فضلها ورجا ثوابها.
"Wahai putraku, sesungguhnya sifat-sifat mulia itu seandainya gampang dan mudah, niscaya orang-orang yang hina akan menjadi rival kalian untuk meraihnya, tetapi sifat-sifat mulia itu tidak disukai oleh jiwa dan pahit rasanya, tidak ada yang mampu bersabar di atasnya kecuali orang yang mengerti keutamaannya dan mengharapkan pahalanya."
📚 Makarimul Akhlaq, karya Ibnu Abid Dunya, no. 48
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
HADIRILAH..
Kajian Rutin Islam
Ilmiah Ahlussunnah
Kota Palembang
SETIAP HARI
SABTU MALAM AHAD
Mulai Ba'dal Shalat
Maghrib sampai
Menjelang Shalat Isya'
Penyelenggara
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Join Us
@salafypalembang
Kajian Rutin Islam
Ilmiah Ahlussunnah
Kota Palembang
SETIAP HARI
SABTU MALAM AHAD
Mulai Ba'dal Shalat
Maghrib sampai
Menjelang Shalat Isya'
Penyelenggara
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Join Us
@salafypalembang
🔊 BOLEHKAH BERSUMPAH SELAIN DEMI ALLAH?
🎙 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Afifuddin as-Sidawy حفظه الله
💿 Durasi 00:47 (192 KB)
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰 t.me/ukhuwah_anak_kuliah [UAK]
www.ukhuwahanakkuliah.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Afifuddin as-Sidawy حفظه الله
💿 Durasi 00:47 (192 KB)
••••
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔰 t.me/ukhuwah_anak_kuliah [UAK]
www.ukhuwahanakkuliah.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
💥⛔❌🔥 ISLAM MEMBENCI PENGANGGURAN DAN KEMALASAN
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:
ﻛﺎﻥ ﻋﻤﺮ ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻄﺎﺏ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻳﻀﺮﺏ ﻣﻦ ﻭﺟﺪﻩ ﻗﺎﻋﺪﺍً ﻳﻀﺮﺑﻪ ﺑﺎﻟﺪﺭﺓ ﻭﻳﺄﻣﺮﻩ ﺑﺎﻟﻜﺴﺐ ﻭﻃﻠﺐ ﺍﻟﺮﺯﻕ.
"Dahulu Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu biasa memukul orang yang beliau jumpai menganggur, beliau memukulnya dengan cambuk dan menyuruhnya agar berusaha dan mencari rezeki."
🌍 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/node/13265
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:
ﻛﺎﻥ ﻋﻤﺮ ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻄﺎﺏ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻳﻀﺮﺏ ﻣﻦ ﻭﺟﺪﻩ ﻗﺎﻋﺪﺍً ﻳﻀﺮﺑﻪ ﺑﺎﻟﺪﺭﺓ ﻭﻳﺄﻣﺮﻩ ﺑﺎﻟﻜﺴﺐ ﻭﻃﻠﺐ ﺍﻟﺮﺯﻕ.
"Dahulu Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu biasa memukul orang yang beliau jumpai menganggur, beliau memukulnya dengan cambuk dan menyuruhnya agar berusaha dan mencari rezeki."
🌍 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/node/13265
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
VIDEO
"JAMAN FITNAH
BID'AH DIANGGAP
SUNNAH & SUNNAH
DIANGGAP BID'AH
Pemateri
Al-Ustadz Abdul
Mu'thi Lc
Join Us
@salafypalembang
"JAMAN FITNAH
BID'AH DIANGGAP
SUNNAH & SUNNAH
DIANGGAP BID'AH
Pemateri
Al-Ustadz Abdul
Mu'thi Lc
Join Us
@salafypalembang
🌷🏕🏝 ENGKAU BERSAMA ORANG YANG ENGKAU CINTAI
🗒 Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
جاء رجل إلى النَّبي عليه السلام فقال:
يا رسول اللَّه، كيف تقول في رجل أحبَّ قومًا، ولم يلحق بهم؟ فقال النَّبي ﷺ: "المرء مع من أحبَّ" {رواه البخاري ومسلم}
Pernah seseorang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu dia berkata: "Ya Rasulullah apa pendapat engkau tentang seseorang yang mencintai suatu kaum, namun dia belum pernah bertemu (bergabung) dengan kaum tersebut?" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Seseorang itu bersama orang yang dia cintai."
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
✍🏻 Berkata Ibnu Baththal rahimahullah:
فدلَّ هذا أنَّ من أحبَّ عبدًا في الله، فإنَّ الله جامع بينه وبينه في جنته ومُدخِله مُدخَله، وإن قصر عن عمله.
"Hadits ini menunjukkan bahwa siapa saja yang mencintai seorang hamba karena Allah, maka sesungguhnya Allah akan gabungkan dia dengan orang yang dicintainya tersebut di dalam surga-Nya dan pintu masuknya sama dengan pintu masuk orang yang dicintainya tersebut, meskipun dia kurang dari amalan orang yang dicintainya.
Dan inilah makna sabda beliau:
(ولم يلحق بهم). يعني في العمل والمنزلة
"namun dia belum pernah bertemu dengan mereka." Yakni (dia tidak menyamai mereka) dalam hal amalan dan kedudukan.
وبيان هذا المعنى - والله أعلم - أنه لما كان المحبُّ للصالحين وإنما أحبهم من أجل طاعتهم لله، وكانت المحبَّة عملًا من أعمال القلوب واعتقادًا لها، أثاب الله معتقد ذلك ثواب الصالحين؛ إذ النية هي الأصل، والعمل تابع لها، والله يؤتي فضله من يشاء.
Sedangkan penjelasan makna ini -wallahu a'lam- adalah bahwasannya tatkala seseorang mencintai orang-orang yang shalih maka sesungguhnya dia hanyalah mencintai mereka itu semata-mata karena ketaatan mereka kepada Allah. Dan bahwasannya kecintaan seperti itu merupakan amalan dari amalan-amalan hati dan keyakinannya, maka Allah akan memberikan pahala atas keyakinan tersebut dengan pahala yang didapatkan orang-orang yang shalih. Dikarenakan niat merupakan perkara yang pokok (pondasi), sedangkan amalan merupakan perkara yang mengikutinya. Dan Allah akan memberikan keutamaan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya."
📚 Syarh Shahih al-Bukhari (9/333)
📑 Sumber:
https://goo.gl/u89Fhj
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypaĺembang.com
🏠 al-Atsary Majalengka
🌏 www.salafymajalengka.com
📟 t.me/salafymajalengka
🗒 Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, beliau berkata:
جاء رجل إلى النَّبي عليه السلام فقال:
يا رسول اللَّه، كيف تقول في رجل أحبَّ قومًا، ولم يلحق بهم؟ فقال النَّبي ﷺ: "المرء مع من أحبَّ" {رواه البخاري ومسلم}
Pernah seseorang datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu dia berkata: "Ya Rasulullah apa pendapat engkau tentang seseorang yang mencintai suatu kaum, namun dia belum pernah bertemu (bergabung) dengan kaum tersebut?" Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Seseorang itu bersama orang yang dia cintai."
(HR. al-Bukhari dan Muslim)
✍🏻 Berkata Ibnu Baththal rahimahullah:
فدلَّ هذا أنَّ من أحبَّ عبدًا في الله، فإنَّ الله جامع بينه وبينه في جنته ومُدخِله مُدخَله، وإن قصر عن عمله.
"Hadits ini menunjukkan bahwa siapa saja yang mencintai seorang hamba karena Allah, maka sesungguhnya Allah akan gabungkan dia dengan orang yang dicintainya tersebut di dalam surga-Nya dan pintu masuknya sama dengan pintu masuk orang yang dicintainya tersebut, meskipun dia kurang dari amalan orang yang dicintainya.
Dan inilah makna sabda beliau:
(ولم يلحق بهم). يعني في العمل والمنزلة
"namun dia belum pernah bertemu dengan mereka." Yakni (dia tidak menyamai mereka) dalam hal amalan dan kedudukan.
وبيان هذا المعنى - والله أعلم - أنه لما كان المحبُّ للصالحين وإنما أحبهم من أجل طاعتهم لله، وكانت المحبَّة عملًا من أعمال القلوب واعتقادًا لها، أثاب الله معتقد ذلك ثواب الصالحين؛ إذ النية هي الأصل، والعمل تابع لها، والله يؤتي فضله من يشاء.
Sedangkan penjelasan makna ini -wallahu a'lam- adalah bahwasannya tatkala seseorang mencintai orang-orang yang shalih maka sesungguhnya dia hanyalah mencintai mereka itu semata-mata karena ketaatan mereka kepada Allah. Dan bahwasannya kecintaan seperti itu merupakan amalan dari amalan-amalan hati dan keyakinannya, maka Allah akan memberikan pahala atas keyakinan tersebut dengan pahala yang didapatkan orang-orang yang shalih. Dikarenakan niat merupakan perkara yang pokok (pondasi), sedangkan amalan merupakan perkara yang mengikutinya. Dan Allah akan memberikan keutamaan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya."
📚 Syarh Shahih al-Bukhari (9/333)
📑 Sumber:
https://goo.gl/u89Fhj
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypaĺembang.com
🏠 al-Atsary Majalengka
🌏 www.salafymajalengka.com
📟 t.me/salafymajalengka
Telegram
🍂ردود منهجيـــة ❏
💥قناة لنشر الفوائد والردود العلمية
https://goo.gl/u89Fhj
https://goo.gl/u89Fhj
📣 SIMAK SEKARANG .....
📡 LIVE
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP SABTU
MALAM AHAD
Tempat :
🕌 MASJID BAITUL MI'ROJ PT.TELKOM
Jl. Anwar Sastro,di depan kantor disnaker kota Palembang
Bersama :
🎙Al-Ustadz Muhammad Dawam حفظه الله
📕Pembahasan :
~~~~~~~~~~~~~~~
"PRINSIP-PRINSIP
SUNNAH"
~~~~~~~~~~~~~~
_Dari kitab "Ushulus Sunnah"
Karya Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah
Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di ..
⬇⬇⬇
📡 Streaming
❂ Aplikasi Smartphone :
http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
_ _Penyelenggara :__
🖥 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
📡 LIVE
📖 Pengajian Rutin Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin kota Palembang
SETIAP SABTU
MALAM AHAD
Tempat :
🕌 MASJID BAITUL MI'ROJ PT.TELKOM
Jl. Anwar Sastro,di depan kantor disnaker kota Palembang
Bersama :
🎙Al-Ustadz Muhammad Dawam حفظه الله
📕Pembahasan :
~~~~~~~~~~~~~~~
"PRINSIP-PRINSIP
SUNNAH"
~~~~~~~~~~~~~~
_Dari kitab "Ushulus Sunnah"
Karya Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah
Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di ..
⬇⬇⬇
📡 Streaming
❂ Aplikasi Smartphone :
http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk
✅ Channel :
📻 Radio Al Ibanah
Radionyo wong kito
〰〰〰〰〰〰〰
📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
_ _Penyelenggara :__
🖥 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
✍INFO KAJIAN RUTIN
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰~~~
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM,
MUSLIM DAN MUSLIMAH
📚Tema Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"DIANTARA KESYIRIKAN
ADALAH BERAMALNYA
KITA KARENA DUNIA"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD DAWAM Hafizhahullah
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH:
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮Join Channel Telegram Kami
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
〰〰〰〰〰〰〰〰~~~
Kajian Rutin Islam Ilmiah Ahlus Sunnah Wal Jama'ah Salafiyyin kota Palembang dan sekitarnya...
🔍BESOK..!
AHAD PAGI,
Mulai jam 10.30
sd Selesai.
📌 Peserta :
GRATIS, UMUM,
MUSLIM DAN MUSLIMAH
📚Tema Pembahasan:
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"DIANTARA KESYIRIKAN
ADALAH BERAMALNYA
KITA KARENA DUNIA"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, Bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD DAWAM Hafizhahullah
🕋Tempat Kajian:
1⃣ IKHWAH:
MASJID AHMAD FARHAN
Jl. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II(sebelah kiri jalan),Kota Palembang,
https://goo.gl/maps/xhoFNbx7K9n
2⃣ UMMAHAT/AKHWAT
🏠RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
〰〰〰〰〰〰〰〰
☎ Info kajian :
0812-7162-7766
📮Join Channel Telegram Kami
https://telegram.dog/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com
〰〰〰〰〰〰〰〰
📄Penyelenggara:
"Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang"
Baarakallahu fiikum
💐🌻🌷🌹 APAKAH KEKURANGAN AKHLAK DAN MAKSIAT MENGELUARKAN DARI AHLUS SUNNAH?
✍🏻 Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:
من حقق اعتقاد أهل السنة وسار على منهجهم ولاء وبراء، وحصل منه قصور في الأخلاق لا يخرج عن دائرة أهل السنة إلى دائرة البدعة، وما عرفنا عن أهل السنة تبديع من يقصر في الأخلاق، وحتى لو وقع السني في بعض المعاصي لا يخرج بذلك عن دائرة السنة.
"Siapa yang merealisasikan akidah Ahlus Sunnah dan berjalan di atas manhaj mereka dalam loyalitas dan permusuhan, namun muncul darinya kekurangan dalam akhlak, maka dia tidak keluar dari lingkup Ahlus Sunnah ke lingkup ahli bid'ah. Dan kami tidak mengetahui dari Ahlus Sunnah yang memvonis orang yang kurang dalam akhlak sebagai seorang mubtadi', dan bahkan sampai seandainya seorang dari Ahlus Sunnah terjatuh dalam sebagian maksiat maka dengan hal itu dia tidaklah keluar dari lingkup Ahlus Sunnah."
📚 Bayan Maa Fii Nashihatir Ruhaily, hlm. 21
🌍 Sumber || https://telegram.me/rabeenet
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/Salafypalembang
www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:
من حقق اعتقاد أهل السنة وسار على منهجهم ولاء وبراء، وحصل منه قصور في الأخلاق لا يخرج عن دائرة أهل السنة إلى دائرة البدعة، وما عرفنا عن أهل السنة تبديع من يقصر في الأخلاق، وحتى لو وقع السني في بعض المعاصي لا يخرج بذلك عن دائرة السنة.
"Siapa yang merealisasikan akidah Ahlus Sunnah dan berjalan di atas manhaj mereka dalam loyalitas dan permusuhan, namun muncul darinya kekurangan dalam akhlak, maka dia tidak keluar dari lingkup Ahlus Sunnah ke lingkup ahli bid'ah. Dan kami tidak mengetahui dari Ahlus Sunnah yang memvonis orang yang kurang dalam akhlak sebagai seorang mubtadi', dan bahkan sampai seandainya seorang dari Ahlus Sunnah terjatuh dalam sebagian maksiat maka dengan hal itu dia tidaklah keluar dari lingkup Ahlus Sunnah."
📚 Bayan Maa Fii Nashihatir Ruhaily, hlm. 21
🌍 Sumber || https://telegram.me/rabeenet
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ http://telegram.me/ForumSalafy
💽 http://t.me/Salafypalembang
www.salafypalembang.com
💦🤲🏽📖 MERAIHKAN AMPUNAN ALLAH TA'ALA DENGAN DAKWAH
🎙 Al Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
📚 Menyebarkan ilmu agama, menampakkan dan menjelaskannya merupakan sebab mendapatkan ampunan.
✒ Sumber :
[Tafsir Surat Al Baqarah 2/269]
🎙 قال الإمام ابن عثيمين رحمه الله تعالى
( نشر العلم وإظهاره وبيانه من أسباب المغفرة ) .
✒ تفسير سورة البقرة (2/269)
📠 Dikutip dari channel @KajianIslamTemanggung
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🎙 Al Imam Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata :
📚 Menyebarkan ilmu agama, menampakkan dan menjelaskannya merupakan sebab mendapatkan ampunan.
✒ Sumber :
[Tafsir Surat Al Baqarah 2/269]
🎙 قال الإمام ابن عثيمين رحمه الله تعالى
( نشر العلم وإظهاره وبيانه من أسباب المغفرة ) .
✒ تفسير سورة البقرة (2/269)
📠 Dikutip dari channel @KajianIslamTemanggung
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🤲 DO'A YANG DIKABULKAN
✍🏼 Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu anhu berkata :
👉 Sesungguhnya do'a seseorang kepada saudaranya yang dia bersaudara dengannya karena Allah azza wa jalla akan dikabulkan.
📚 (Zawaidu Abdillah bin Ahmad 'ala az Zuhd 585)
✍🏻 قال أبو بكر الصديق رضي الله عنه :
👈🏻 إن دعاء الأخ
لأخيه في الله عزوجل
يستجاب
📚 (زوائد عبد الله بن أحمد على الزهد ٥٧٥)
➖➖➖
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
✍🏼 Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu anhu berkata :
👉 Sesungguhnya do'a seseorang kepada saudaranya yang dia bersaudara dengannya karena Allah azza wa jalla akan dikabulkan.
📚 (Zawaidu Abdillah bin Ahmad 'ala az Zuhd 585)
✍🏻 قال أبو بكر الصديق رضي الله عنه :
👈🏻 إن دعاء الأخ
لأخيه في الله عزوجل
يستجاب
📚 (زوائد عبد الله بن أحمد على الزهد ٥٧٥)
➖➖➖
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
HUKUM MEMBACA BERBAGAI BUKU KARYA ULAMA AHLUSSUNNAH DAN MENGAMBIL KESIMPULAN HUKUM SENDIRI
📜Al Lajnah ad Daimah Lilbuhuts al Ilmiyyah wa al Ifta',
Pertanyaan:
Saya pernah membaca beberapa buku agama tulisan seorang ulama. Saya menemukan suatu permasalahan yang terdapat perbedaan dengan tulisan ulama lain, yang mana pendapat ulama tersebut tidak benar. Contohnya pendapat saudara kami asy Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah tentang masalah haramnya perhiasan melingkar (gelang, kalung, dan lainnya) bagi kaum wanita, lalu sebagian ulama membantah pendapat tersebut. Bolehkah bagi saya sebagai seorang pembaca, meneruskan membaca tulisan-tulisan ulama ini yang bertentangan dengan pendapat sebagian ulama dalam suatu masalah, dimana sangat dimungkinkan saya mengambil pendapat dalam tulisan tersebut tanpa mengetahui pendapat ulama lain. Terkadang perbedaan tersebut membuat saya ragu dan terpengaruh. Mohon penjelasan!
Jawaban:
Jika engkau mampu meneliti, mengambil kesimpulan dari dalil, membandingkan dalil-dalil yang ada, dan mampu melakukan tarjih (memilih pendapat yang paling kuat) yang engkau pandang benar, maka bacalah kedua pendapat yang berbeda atau semuanya untuk memperluas pengetahuan, tanpa perlu merasa khawatir terjadi keraguan atau kebingungan. Namun, jika engkau bukan ahli dalam hal tersebut, maka ikutilah seorang ulama mujtahid (ahli mengambil kesimpulan hukum) yang terpercaya ilmunya, amanah, dan komitmen terhadap al Quran dan Sunah.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱http://t.me/ukhwh
قراءة الكتب والاستفادة منها
السؤال السابع عشر من الفتوى رقم ( 6914 )
س17: أقرأ بعض الكتب الدينية لبعض من العلماء، وأجد أن مسألة ما مختلفة في كتاب آخر لعالم آخر بالإضافة من هذا العالم أن ما أفاد به ذلك العالم مخالف وغير صحيح، ومثال ذلك ما قاله أخونا العلامة الشيخ محمد ناصر الدين الألباني، في مسألة تحريم الذهب المحلق للنساء، ورد بعض الإخوة العلماء عليه في ذلك. هل أنا كقارئ يجوز لي مواصلة القراءة لكتابات هذا العالم المخالف في بعض المسائل، حيث إنني يحتمل أن آخذ ما جاء به دون أن أدري ما قاله غيره، وأحيانا يكون الشك والاختلاف يراودانني؟ أرجو التوضيح.
ج17: إذا كنت قادرا على البحث والاستدلال والمقارنة بين الأدلة، وترجيح ما تراه صوابا، فاقرأ للطرفين المختلفين، أو الأطراف المختلفة لتتسع مداركك، دون خوف عليك من الشك والحيرة، وإذا كنت غير أهل لذلك فقلد فقيها مجتهدا موثوقا به، علما وأمانة والتزاما بالكتاب والسنة.
📜Al Lajnah ad Daimah Lilbuhuts al Ilmiyyah wa al Ifta',
Pertanyaan:
Saya pernah membaca beberapa buku agama tulisan seorang ulama. Saya menemukan suatu permasalahan yang terdapat perbedaan dengan tulisan ulama lain, yang mana pendapat ulama tersebut tidak benar. Contohnya pendapat saudara kami asy Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani rahimahullah tentang masalah haramnya perhiasan melingkar (gelang, kalung, dan lainnya) bagi kaum wanita, lalu sebagian ulama membantah pendapat tersebut. Bolehkah bagi saya sebagai seorang pembaca, meneruskan membaca tulisan-tulisan ulama ini yang bertentangan dengan pendapat sebagian ulama dalam suatu masalah, dimana sangat dimungkinkan saya mengambil pendapat dalam tulisan tersebut tanpa mengetahui pendapat ulama lain. Terkadang perbedaan tersebut membuat saya ragu dan terpengaruh. Mohon penjelasan!
Jawaban:
Jika engkau mampu meneliti, mengambil kesimpulan dari dalil, membandingkan dalil-dalil yang ada, dan mampu melakukan tarjih (memilih pendapat yang paling kuat) yang engkau pandang benar, maka bacalah kedua pendapat yang berbeda atau semuanya untuk memperluas pengetahuan, tanpa perlu merasa khawatir terjadi keraguan atau kebingungan. Namun, jika engkau bukan ahli dalam hal tersebut, maka ikutilah seorang ulama mujtahid (ahli mengambil kesimpulan hukum) yang terpercaya ilmunya, amanah, dan komitmen terhadap al Quran dan Sunah.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱http://t.me/ukhwh
قراءة الكتب والاستفادة منها
السؤال السابع عشر من الفتوى رقم ( 6914 )
س17: أقرأ بعض الكتب الدينية لبعض من العلماء، وأجد أن مسألة ما مختلفة في كتاب آخر لعالم آخر بالإضافة من هذا العالم أن ما أفاد به ذلك العالم مخالف وغير صحيح، ومثال ذلك ما قاله أخونا العلامة الشيخ محمد ناصر الدين الألباني، في مسألة تحريم الذهب المحلق للنساء، ورد بعض الإخوة العلماء عليه في ذلك. هل أنا كقارئ يجوز لي مواصلة القراءة لكتابات هذا العالم المخالف في بعض المسائل، حيث إنني يحتمل أن آخذ ما جاء به دون أن أدري ما قاله غيره، وأحيانا يكون الشك والاختلاف يراودانني؟ أرجو التوضيح.
ج17: إذا كنت قادرا على البحث والاستدلال والمقارنة بين الأدلة، وترجيح ما تراه صوابا، فاقرأ للطرفين المختلفين، أو الأطراف المختلفة لتتسع مداركك، دون خوف عليك من الشك والحيرة، وإذا كنت غير أهل لذلك فقلد فقيها مجتهدا موثوقا به، علما وأمانة والتزاما بالكتاب والسنة.
HUKUM PENGGUNAAN UNGKAPAN: SAYA KATAKAN, SAYA KUATKAN
✍Syaikh Salim Bamahruz hafizhahullah
Pertanyaan:
Saya bukan termasuk penuntut ilmu yang dikenal dan tidak memiliki rekomendasi serta tidak pula pergi menuntut ilmu di sisi ulama. Namun saya menyimak pelajaran-pelajaran yang disampaikan ulama melalui sebagian media seperti kaset, internet, dan kitab-kitab serta saya menghadiri sebagiannya, menuntut ilmu di negeri kami. Sekarang saya menulis beberapa artikel dan mengumpulkan di dalamnya ucapan para ulama serta menggunakan beberapa kata yakni saya katakan, saya merajihkan (menguatkan pendapat). Apakah penggunaan kata ini dalam sebuah karangan menjadi hak ulama dan penuntut ilmu yang sudah ma'ruf saja atau bahkan bagi saya atau pun orang yang sepertiku. Mohon perincian masalah ini. Jazakumullahu khairan
Jawaban:
Menurutku, ucapanmu: saya merajihkan 'ucapan syaikh fulan', menurutku ucapan syaikh fulan itulah yang rajih (kuat), saya berpendapat dengan pendapatnya syaikh fulan; semua ucapan ini lebih baik.
❌Adapun ucapan: aku merajihkan yang ini!! Tidak sepantasnya ucapan ini muncul darimu dan jangan pula engkau katakan menurutku demikian!',
jangan.
Jadi, katakanlah menurutku ulama fulan ucapannya lebih menenangkanku. Ucapan ini insya Allah tidak mengapa.
Barakallahu fiik
🎧💿:
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱Grup Telegram:
http://t.me/ukhwh
🍃فضيلة الشيخ سالم بامحرز حفظه الله تعالى
السؤال :
أنا لست من طلاب العلم المعروفين وليست لي تزكية
ولم أذهب لطلب العلم عند العلماء
ولكن استمع لدروس العلماء عن طريق بعض الوسائل مثل الأشرطة والإنترنت والكتب واحضر لبعض
طلبت العلم في بلادنا
والآن انا اكتب في بعض المقالات
واجمع فيها في كلام أهل العلم
واستخدم أنا في بعض الكلمات
وهي : أقول . قلت . أرجح
هل استخدام هذه الكلمات في
المقال تكون للعلماء وطلاب العلم
المعروفين فقط أم حتى لي أنا أو من كان مثلي نرجو تفصيل في هذه المسألة
وجزاكم الله خيرا.
الجواب:
أنا أرى أنك تقول : أنا اُرجّح كلام الشيخ الفلاني ، أنا أرى كلام الشيخ الفلاني هو الراجح، أنا أقول بقول الشيخ الفلاني ؛ هذا أفضل، أما قولك : أنا أُرجّح هذا! لا ينبغي منك ، ولا تقول أنا أرى كذا ! ، لا ، يعني قُل أنا أرى أن العالم الفلاني كلامه أطمئنّ إليه، هذا إن شاء الله لا بأس بارك الله فيك
رابط الصوتية من هنا!
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
✍Syaikh Salim Bamahruz hafizhahullah
Pertanyaan:
Saya bukan termasuk penuntut ilmu yang dikenal dan tidak memiliki rekomendasi serta tidak pula pergi menuntut ilmu di sisi ulama. Namun saya menyimak pelajaran-pelajaran yang disampaikan ulama melalui sebagian media seperti kaset, internet, dan kitab-kitab serta saya menghadiri sebagiannya, menuntut ilmu di negeri kami. Sekarang saya menulis beberapa artikel dan mengumpulkan di dalamnya ucapan para ulama serta menggunakan beberapa kata yakni saya katakan, saya merajihkan (menguatkan pendapat). Apakah penggunaan kata ini dalam sebuah karangan menjadi hak ulama dan penuntut ilmu yang sudah ma'ruf saja atau bahkan bagi saya atau pun orang yang sepertiku. Mohon perincian masalah ini. Jazakumullahu khairan
Jawaban:
Menurutku, ucapanmu: saya merajihkan 'ucapan syaikh fulan', menurutku ucapan syaikh fulan itulah yang rajih (kuat), saya berpendapat dengan pendapatnya syaikh fulan; semua ucapan ini lebih baik.
❌Adapun ucapan: aku merajihkan yang ini!! Tidak sepantasnya ucapan ini muncul darimu dan jangan pula engkau katakan menurutku demikian!',
jangan.
Jadi, katakanlah menurutku ulama fulan ucapannya lebih menenangkanku. Ucapan ini insya Allah tidak mengapa.
Barakallahu fiik
🎧💿:
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📱Grup Telegram:
http://t.me/ukhwh
🍃فضيلة الشيخ سالم بامحرز حفظه الله تعالى
السؤال :
أنا لست من طلاب العلم المعروفين وليست لي تزكية
ولم أذهب لطلب العلم عند العلماء
ولكن استمع لدروس العلماء عن طريق بعض الوسائل مثل الأشرطة والإنترنت والكتب واحضر لبعض
طلبت العلم في بلادنا
والآن انا اكتب في بعض المقالات
واجمع فيها في كلام أهل العلم
واستخدم أنا في بعض الكلمات
وهي : أقول . قلت . أرجح
هل استخدام هذه الكلمات في
المقال تكون للعلماء وطلاب العلم
المعروفين فقط أم حتى لي أنا أو من كان مثلي نرجو تفصيل في هذه المسألة
وجزاكم الله خيرا.
الجواب:
أنا أرى أنك تقول : أنا اُرجّح كلام الشيخ الفلاني ، أنا أرى كلام الشيخ الفلاني هو الراجح، أنا أقول بقول الشيخ الفلاني ؛ هذا أفضل، أما قولك : أنا أُرجّح هذا! لا ينبغي منك ، ولا تقول أنا أرى كذا ! ، لا ، يعني قُل أنا أرى أن العالم الفلاني كلامه أطمئنّ إليه، هذا إن شاء الله لا بأس بارك الله فيك
رابط الصوتية من هنا!
http://cdn.top4top.net/d_678c52a9400.m4a