Salafy Palembang 🇮🇩
6.39K subscribers
5.28K photos
444 videos
309 files
14.3K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
💥💡⏱️ BAHAYA MERASA PENDAPATNYA PALING BENAR

💬 Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkisah bahwa ulama menyatakan,

مَنْ أُعْجِبَ بِرَأْيِهِ ضَلَّ، وَمَنْ اسْتَغْنَى بِعَقْلِهِ زَلَّ وَمَنْ تَكَبَّرَ عَلَى النَّاسِ ذَلَّ

"Siapa saja yang merasa bangga dengan pendapatnya, maka dia akan tersesat. Siapa saja yang merasa cukup dengan akalnya, dia akan tergelincir. Dan siapa saja yang sombong kepada manusia, maka dia akan hina."

✍️ Jami' Bayanil Ilmi wa Fadhlih 1/569

📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🪜📶 MENGENAL KEDUDUKAN RASUL, NABI, DAN WALI

Wali Allah artinya orang yang dekat dengan Allah. Allah menolong dan cinta kepada wali-Nya. [Lihat: Muʼjam Mushthalahat al-‘Ulum asy-Syar‘iyyah, 4/1799].

ٱللَّهُ وَلِىُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۖ

“Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman).” (Q.S. Al-Baqarah: 257)

Orang yang menjadi rasul (utusan Allah) dan nabi sudah pasti orang yang dicintai oleh Allah. [Lihat: Al-Furqan baina Auliyaʼ ar-Rahman wa Auliyaʼ asy-Syaithan, hlm. 96].

Sebaliknya,

لا يرسل من هو من أعدائه.

“Allah jelas tidak menjadikan rasul-Nya dari kalangan orang-orang yang Dia benci.” terang Syaikh Shalih al-Fauzan [At-Taʼliq wa al-Bayan ‘ala Kitab al-Furqan, hlm. 306].

🎙Syaikh Taqiyud-dien Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

وكل رسول نبي ولي.

“Setiap rasul sudah pasti nabi dan wali.” (Al-Furqan, hlm. 96)

🎙Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah menerangkan,

“Rasul adalah yang tertinggi, di bawahnya adalah nabi, kemudian wali.

Rasul ialah orang yang mendapatkan wahyu dari Allah bersama perintah untuk menyebarkannya.

Sedangkan nabi adalah orang yang diutus oleh Allah dengan ajaran syariat sebelumnya; seperti para nabi di kalangan Bani Israil yang diutus dengan pegangan kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa,

إِنَّآ أَنزَلْنَا ٱلتَّوْرَىٰةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌۚ يَحْكُمُ بِهَا ٱلنَّبِيُّونَ

“Sungguh, Kami yang menurunkan Kitab Taurat; di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya. Yang dengan Kitab itu para nabi memberi putusan,” (Q.S. Al-Maʼidah: 44)

Para nabi setelah Nabi Musa menetapkan keputusan berdasarkan Taurat.

Jadi rasul lebih utama daripada nabi; dan nabi lebih utama daripada wali. Masalah ini disepakati (para ulama).” (At-Taʼliq wa al-Bayan ‘ala Kitab al-Furqan, hlm. 305)

Jadi, sudah jelas keliru orang yang menganggap bahwa wali lebih di atas daripada nabi dan rasul.

Dan siapa yang termasuk wali Allah?
Lihat di sini:

▪️@nasehatetam/2254
▪️nasehatetam/5698

📝 Sumber:
@nasehatetam
www.nasehatetam.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✋🏻⚠️💐 PERHATIKAN AMALANMU

✍🏻 Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu mengatakan,

كونوا بقبول العمل أشد اهتمامًا منكم بالعمل؛ فإنه لن يقل عمل مع التقوى، وكيف يقل عمل يتقبل؟!

"Hendaklah kalian lebih bersemangat agar amalan kalian diterima daripada sekadar semangat beramal! Sebab, amalan yang dibarengi dengan ketakwaan tidaklah dianggap sedikit. Bagaimana mungkin amalan yang diterima itu dianggap sedikit?!"

📚 Tarikh Al-Khulafa', hlm. 303

📝 Sumber:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
بِسْــــــــــــــــــمِ الله الرحمن الرحيــــــــــــــم

📣 INFO KAJIAN RUTIN KOTA PALEMBANG MALAM INI

Alhamdulillah..
Hadirilah dengan mengharap ridha Allah subhanahu wa ta'ala semata, kajian islam ilmiah dengan tema

📗 KEAGUNGAN ISLAM
(Pembahasan Aqidah)

📚 Dari kitab FADLUL ISLAM
✍🏻 Karya Asy Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah

🎙️Bersama :
Al Ustadz Abul Abbas Harits hafizhahullah
(Alumni Ma'had Dhiya'us Sunnah Cirebon dan Mudir  Rumah Belajar Al Ibanah Palembang)

📆 SETIAP HARI SENIN MALAM SELASA

🕡 Waktu :
Mulai Setelah Shalat Maghrib s/d Menjelang Shalat Isya'

🕌 Tempat:
Masjid Baitul Mi'raj PT Telkom Jl. Kapt. Anwar Sastro Palembang
https://goo.gl/maps/jzeUm29VYw42

📌 KHUSUS IKHWAH

📻 Insyaallah akan disiarkan secara langsung di Radio Al Ibanah Palembang

⚠️DIMOHON KEPADA PESERTA KAJIAN UNTUK MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN.

🖥️ Penyelenggara :
Majelis Ta'lim Al Ibanah Palembang

-------------------------
📲 Join t.me/salafypalembang
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/galeri_pip

Hadir di Majelis Ilmu lebih utama
🔊HATI-HATI DALAM MENGAMBIL ILMU AGAMA

قال مالك بن أنس رحمه الله :

"إن هَذا العِلم هُو لحمُك ودمُك، وعنه تُسأل يوم القِيامة، فَانظُر عمّن تأخذه "

انظر: [الكفاية (٢١) ]

Malik bin Anas rahimahullah berkata,

"Sesungguhnya ilmu agama ini adalah darah dagingmu engkau akan ditanya tentangnya pada hari kiamat nanti, Maka lihatlah dari siapa engkau mengambilnya."

📕 Al-Kifayah, 21.

📝 Sumber:
@Fadhlulislam/7467

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📣 ⬆️ 📡 SUDAH MULAI..

📶 KAJIAN RUTIN KOTA PALEMBANG

🎙 Bersama
Al-Ustadz Abul Abbas Harits hafizhahullah (Mudir Tahfidzul Qur'an Al Ibanah)

📗 Pembahasan Aqidah:
KESEMPURNAAN DAN KEAGUNGAN ISLAM

📚 Dari Kitab "Syarh Risalah Fadhlul Islam"

✍🏻 Karya Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan hafizhahullah

🕌 Langsung dari Masjid Baitul Mi'raj PT Telkom Palembang

📻 LIVE Radio Al Ibanah Palembang, radionyo wong kito

⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!

🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Al Ibanah Palembang

🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim

🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang

▫️▫️▫️
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🔊HUKUM JIMAT

🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,

حكم لبس الخيط والحلقة ونحوهما لدفع البلاء أو رفعه على قسمين:
١. شرك أكبر: إذا اعتقد أنها مؤثرة دون الله تعالى.
٢. شرك أصغر: إذا لم يعتقد ذلك، وإنما اعتقد كونها سببا.

"Hukum memakai benang, gelang dan yang semisalnya untuk menolak bala atau menghilangkannya ada dua macam:

1️⃣. Syirik besar: Jika meyakini bahwa benda tersebut memberi pengaruh tanpa kehendak Allah Ta'ala.

2️⃣. Syirik kecil: Jika tidak meyakini hal itu, tetapi hanya meyakini bahwa benda tersebut merupakan sebab."

📘 Al-Fawaid al-Muntaqah, hlm. 9

📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
MENAMPAKKAN AURAT DAN MEMANDANGNYA AKAN MENYERET KEPADA KEJAHATAN YANG BERBAHAYA

📝 Syaikh Shalih bin Fauzan hafidzahullah ta'ala

Sungguh Allah menamai perbuatan menampakkan aurat itu sebuah fahisyah (kekejian) di dalam firman-Nya tentang orang-orang kafir : Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata," Kami mendapati nenek moyang kami melakukan yang demikian dan Allah menyuruh kami mengerjakannya, katakanlah : .
" Sesungguhnya Allah tidak pernah menyuruh berbuat keji ". ( Al A'raf : 28 ).

Dahulu mereka melakukan thawaf di Ka'bah dengan telanjang, dan mereka menganggap yang demikian itu termasuk dari agama.

Maka menampakan aurat dan memandangnya akan menyeret kepada kejahatan yang berbahaya dan mengantarkan kepada terjadinya zina dan kehancuran akhlak, sebagaimana bisa disaksikan di masyarakat tidak bertanggungjawab yang hilang martabatnya dan hancur akhlaknya, tersebar padanya perbuatan-perbuatan rendah dan hilang dari mereka akhlak-akhlak yang utama.

📚 Al Mulakhosh Al Fiqhi


📗و قد سمى الله كشف العورة فاحشة في قوله عن الكفار : و إذا فعلوا فحشة قالوا وجدنا عليها ءاباءنا والله أمرنا بها، قل إن الله لا يأمر بالفحشاء. ( الأعراف : ٢٨ ). و كانوا يطوفون بالبيت عراة، يزعمون أن ذلك من الدين ؛ فكشف العورة و النظر إليها يجر إلى شر خطير، و وسيلة إلى الوقوع في الفاحشة و هدم الأخلاق ؛ كما هو مشاهد في المجتمعات المتحللة التي ضاعت كرامتها و هدمت أخلاقيتها ؛ فانتشرت فيها الرذيلة، و عدمت فيها الفضيلة.


📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
SELASA, 15 RABI' AL-AWWAL 1444H
11 OKTOBER 2022 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
⚠️MUSLIM YANG BAIK TIDAK MENYAKITI ORANG LAIN DENGAN UCAPANNYA

🎙Berkata Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu:

قال صلى الله عليه وسلم: الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ ، المسلم من سلم المسلمون من لسانه فلا يغتاب الناس ولا يسعى بالنميمة والتحريش ولا يكذب ولا يظلم بالكلام، يظلم أحدا بأن ينسب إليه بما لم يقل أو يتقول عليه.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

((الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ))

"Seorang muslim (yang baik) adalah yang kaum muslimin selamat dari gangguan lisan dan tangannya."

Seorang muslim yang baik adalah seorang yang kaum muslimin selamat dari gangguan lisannya, ia tidak menghibahi manusia, tidak melakukan adu domba, tidak pula menaburkan perselisihan, tidak berdusta, tidak mendholimi orang lain dengan ucapannya.

Tidak pula mendholimi seorangpun dengan menyadarkan kepadanya sesuatu yang tidak ia ucapkan, atau membuat kebohongan atasnya.

📝 Sumber:
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15101
@ForumSalafyPurbalingga

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊HUKUM SHALAT DENGAN TANPA PENUTUP KEPALA (KOPIAH)

📩 #السؤال :

يسأل أخونا عن إمام يصلي بالناس وليس على رأسه غطاء؟

📋 #الجواب :

لا حرج في ذلك ؛ لأن الرأس ليس من العورة ، إنما السنة أن يصلي بالإزار والرداء ، لقول النبي ﷺ : (لا يصلي أحدكم في الثوب الواحد ليس على عاتقه منه شيء) ، فإذا صلى مكشوف الرأس فلا حرج في ذلك ، لكن إذا أخذ زينته واستكمل الزينة يكون #أفضل ، لقول الله سبحانه : {يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ}  [الأعراف :31].

فإذا استكمل الزينة التي اعتادها في بلاده مع جماعته وكان من عادتهم أنهم يسترون الرءوس فهذا أفضل ، أما إذا كان في بلاده ليس من عادتهم هذا بل من عادتهم كشف الرءوس فلا بأس أن يصلي مكشوف الرأس. نعم.

🎙فتاوى نور على الدرب لسماحة الشيخ ابن باز رحمه الله


Pertanyaan:
Ada saudara kita yang bertanya tentang seorang yang mengimami shalat dalam keadaan dia tidak memakai penutup kepala (kopiah).

Jawaban:

Hal itu tidaklah mengapa. Karena kepala tidak termasuk aurat. Hanya saja yang disunnahkan shalat menggunakan izar (sarung) dan rida' (kain yang menutupi pundak) berdasarkan perkataan Nabi shallallahu 'alaihi wassalam:

(لا يصلي أحدكم في الثوب الواحد ليس على عاتقه منه شيء)

Janganlah salah seorang dari kalian shalat memakai satu kain, tanpa mengenakan suatu kain pun di atas pundaknya.”

Kalau dia shalat dengan kepala terbuka (tanpa memakai kopiah) maka tidak masalah, akan tetapi ketika dia memakainya dan menyempurnakan keindahan pakaiannya tentu ini lebih utama. Berdasarkan firman Allah

{يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ}  [الأعراف :31].

“Wahai Bani Adam pakailah pakaian yang bagus setiap hendak memasuki masjid.” (Al A'raf: 31)

Jika sudah memperbagus pakaiannya dan kebiasaan masyarakat di negaranya adalah menutup kepala (ketika shalat) maka hal ini tentunya lebih utama.

Adapun jika menutup kepala ketika shalat bukan kebiasaan di negaranya, justru sebaliknya kebiasaan di sana dengan tanpa menutup kepala maka dalam hal ini tidak mengapa dia shalat dengan tanpa menutup kepala (kopiah).

📚Fatawaa Nur 'Alad Darbi Lisamahati

📝 Sumber:
https://binbaz.org.sa/fatwas/6842/حكم-من-صلى-بالناس-وهو-حاسر-الرأس
@salafy_sorowako

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
KHUTBAH JUM'AT
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️