🔊MERASA BERAT
🎙Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
إنما يجد المشقّة في تَرك المألُوفات والعَوائد مَن تَركها لغير الله
“Orang yang merasa berat meninggalkan kebiasaan dan perilaku buruk adalah mereka yang meninggalkannya bukan karena Allah (semata)”
📕Al Fawaid 156
📝 Sumber:
@alilmuu
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
إنما يجد المشقّة في تَرك المألُوفات والعَوائد مَن تَركها لغير الله
“Orang yang merasa berat meninggalkan kebiasaan dan perilaku buruk adalah mereka yang meninggalkannya bukan karena Allah (semata)”
📕Al Fawaid 156
📝 Sumber:
@alilmuu
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
JUMAT, 19 SYAWWAL 1443H
20 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
20 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
✋🏻📢✅💐 DI ANTARA SEBAB LAPANGNYA DADA
✍🏻 Syaikh Abu Abdillah Abdurrahman bin Nashir bin Abdillah bin Nashir bin Hamd Alu Si’di rahimahullah mengatakan,
اﻹﻗﺒﺎﻝ ﻋﻠﻰ اﻟﻠﻪ – ﺭﻏﺒﺔ ﻭﺭﻫﺒﺔ ﻭﺇﻧﺎﺑﺔ – ﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﻨﻮاﺋﺐ ﻭاﻟﺤﺎﻻﺕ ﺃﻋﻈﻢ اﻷﺳﺒﺎﺏ ﻻﻧﺸﺮاﺡ اﻟﺼﺪﻭﺭ ﻭﻃﻤﺄﻧﻴﻨﺔ اﻟﻨﻔﻮﺱ ﻭﺇﺩﺭاﻙ اﻟﻐﺎﻳﺎﺕ
“Menyerahkan semua urusan (berharap, takut, dan mengembalikan semuanya) hanya kepada Allah dalam menghadapi seluruh musibah dan keadaan; merupakan sebab terbesar seorang hamba merasakan kelapangan dada, ketenangan jiwa, dan mendapatkan apa yang ia inginkan.”
📚 Al-Fawakih asy-Syahiyyah fi al-Khuthab al-Minbariyyah hlm. 18
📝 Sumber
https://forumsalafy.net/di-antara-sebab-lapangnya-dada
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Syaikh Abu Abdillah Abdurrahman bin Nashir bin Abdillah bin Nashir bin Hamd Alu Si’di rahimahullah mengatakan,
اﻹﻗﺒﺎﻝ ﻋﻠﻰ اﻟﻠﻪ – ﺭﻏﺒﺔ ﻭﺭﻫﺒﺔ ﻭﺇﻧﺎﺑﺔ – ﻓﻲ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﻨﻮاﺋﺐ ﻭاﻟﺤﺎﻻﺕ ﺃﻋﻈﻢ اﻷﺳﺒﺎﺏ ﻻﻧﺸﺮاﺡ اﻟﺼﺪﻭﺭ ﻭﻃﻤﺄﻧﻴﻨﺔ اﻟﻨﻔﻮﺱ ﻭﺇﺩﺭاﻙ اﻟﻐﺎﻳﺎﺕ
“Menyerahkan semua urusan (berharap, takut, dan mengembalikan semuanya) hanya kepada Allah dalam menghadapi seluruh musibah dan keadaan; merupakan sebab terbesar seorang hamba merasakan kelapangan dada, ketenangan jiwa, dan mendapatkan apa yang ia inginkan.”
📚 Al-Fawakih asy-Syahiyyah fi al-Khuthab al-Minbariyyah hlm. 18
📝 Sumber
https://forumsalafy.net/di-antara-sebab-lapangnya-dada
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
SABTU, 20 SYAWWAL 1443H
21 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
21 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🌴💧🍃
HANYA KEPADA ALLAH KUADUKAN SEMUA KESUSAHAN
Saat Nabi Ya'qub 'alaissalam menghadapi masalah berat, ia mengadukan kepada Allah Ta'ala. Itu terungkap melalui firman Allah Subhanahu:
*قَالَ إِنَّمَآ أَشْكُوا۟ بَثِّى وَحُزْنِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ*
Ya'qub menyatakan, "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya".
📚 Surah Yusuf: 86
Al-Batstsu mengandung arti kesedihan yang teramat mendalam. Kesusahan yang begitu berat untuk dihadapi. Duka nan terlalu perih pedih untuk dirasa.
Saat kesusahan dan kesedihan menyelimuti Nabi Ya'qub 'alaissalam, ia adukan hanya kepada Allah Subhanahu saja. Tidak kepada yang lain.
Allah Subhanahu adalah sebaik-baik tempat mengadu, sebaik-baik tempat memohon, sebaik-baik yang memberi jalan keluar. Mengadukan segenap keluh kesah, gundah gulana, dan semua masalah yang menimpa kepada Allah Ta'ala, tatkala diri tak mampu lagi untuk memikulnya, merupakan proses kanalisasi tingkat tinggi. Proses "nguda rasa" yang akan memunculkan rasa lapang dan meringankan tekanan psikis yang bertubi.
Ayat ini memberi pelajaran kepada segenap hamba untuk senantiasa dekat dan selalu mendekat kepada Allah Ta'ala. Senantiasa memohon kepada Allah Subhanahu saat keadaan senang dan saat dirundung beragam kesusahan. Mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu melalui berbagai bentuk amal ibadah yang telah disyariatkan Allah dan Rasul-Nya.
Semoga dengan itu, hati pun tenang dan bahagia. Tak ada lagi rasa sempit menghimpit dada. Sebab, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.
Allahu a'lam.
Semoga Allah Ta'ala senantiasa memberi taufiq, penjagaan dan keberkahan hidup kepada kita semua.
📝 Sumber:
✍ditulis oleh: al Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafizhahullah
@fawaidsolo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
HANYA KEPADA ALLAH KUADUKAN SEMUA KESUSAHAN
Saat Nabi Ya'qub 'alaissalam menghadapi masalah berat, ia mengadukan kepada Allah Ta'ala. Itu terungkap melalui firman Allah Subhanahu:
*قَالَ إِنَّمَآ أَشْكُوا۟ بَثِّى وَحُزْنِىٓ إِلَى ٱللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ ٱللهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ*
Ya'qub menyatakan, "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya".
📚 Surah Yusuf: 86
Al-Batstsu mengandung arti kesedihan yang teramat mendalam. Kesusahan yang begitu berat untuk dihadapi. Duka nan terlalu perih pedih untuk dirasa.
Saat kesusahan dan kesedihan menyelimuti Nabi Ya'qub 'alaissalam, ia adukan hanya kepada Allah Subhanahu saja. Tidak kepada yang lain.
Allah Subhanahu adalah sebaik-baik tempat mengadu, sebaik-baik tempat memohon, sebaik-baik yang memberi jalan keluar. Mengadukan segenap keluh kesah, gundah gulana, dan semua masalah yang menimpa kepada Allah Ta'ala, tatkala diri tak mampu lagi untuk memikulnya, merupakan proses kanalisasi tingkat tinggi. Proses "nguda rasa" yang akan memunculkan rasa lapang dan meringankan tekanan psikis yang bertubi.
Ayat ini memberi pelajaran kepada segenap hamba untuk senantiasa dekat dan selalu mendekat kepada Allah Ta'ala. Senantiasa memohon kepada Allah Subhanahu saat keadaan senang dan saat dirundung beragam kesusahan. Mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu melalui berbagai bentuk amal ibadah yang telah disyariatkan Allah dan Rasul-Nya.
Semoga dengan itu, hati pun tenang dan bahagia. Tak ada lagi rasa sempit menghimpit dada. Sebab, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.
Allahu a'lam.
Semoga Allah Ta'ala senantiasa memberi taufiq, penjagaan dan keberkahan hidup kepada kita semua.
📝 Sumber:
✍ditulis oleh: al Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin hafizhahullah
@fawaidsolo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
⌚🔰🌐 JAUHI SIKAP FANATIK KEPADA SESEORANG!
💬 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,
《لا يَنْبَغِي لِأَحَدِ أَنْ يَحْمِلَهُ تَحَنُّنُهُ لِشَخْصِ وَمُوَالَاتُهُ لَهُ عَلَى أَنْ يَتَعَصَّبَ مَعَهُ بِالْبَاطِلِ أَوْ يُعَطِّلَ لِأَجْلِهِ حُدُودَ اللهِ تَعَالَى》
"Tidak sepantasnya seseorang terbawa oleh rasa kasih sayang dan loyalitas kepada pribadi tertentu untuk berfanatik terhadapnya dalam kebatilan atau membuatnya mengabaikan hukum-hukum Allah Ta'ala karena orang tersebut."
✍️ Majmu'ul Fataawa 3/271
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
💬 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,
《لا يَنْبَغِي لِأَحَدِ أَنْ يَحْمِلَهُ تَحَنُّنُهُ لِشَخْصِ وَمُوَالَاتُهُ لَهُ عَلَى أَنْ يَتَعَصَّبَ مَعَهُ بِالْبَاطِلِ أَوْ يُعَطِّلَ لِأَجْلِهِ حُدُودَ اللهِ تَعَالَى》
"Tidak sepantasnya seseorang terbawa oleh rasa kasih sayang dan loyalitas kepada pribadi tertentu untuk berfanatik terhadapnya dalam kebatilan atau membuatnya mengabaikan hukum-hukum Allah Ta'ala karena orang tersebut."
✍️ Majmu'ul Fataawa 3/271
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
✋🏻❌⚠️⛔ HILANGNYA NIKMAT AKIBAT PERBUATAN HAMBA SENDIRI
¶ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمۡ يَكُ مُغَيِّرًا نِّعۡمَةً أَنۡعَمَهَا عَلَىٰ قَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Anfal: 53)
✍🏻 Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah menjelaskan ayat di atas. Beliau mengatakan,
فإن الله لم يك مغيرا نعمة أنعمها على قوم من نعم الدين والدنيا، بل يبقيها ويزيدهم منها، إن ازدادوا له شكرا
Sesungguhnya, Allah subhanahu wa ta'ala tidak akan mengubah suatu nikmat yang diberikan kepada suatu kaum, baik nikmat agama maupun nikmat duniawi. Allah subhanahu wa ta'ala justru akan mengukuhkan dan menambahnya apabila ia menambah rasa syukurnya.
(حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ) من الطاعة إلى المعصية فيكفروا نعمة اللّه ويبدلوها كفرا
Sampai mereka sendiri yang mengubah keadaan diri mereka dari ketaatan menjadi kemaksiatan sehingga mereka mengkufuri nikmat Allah dan menggantinya dengan ingkar.
فيسلبهم إياها ويغيرها عليهم كما غيروا ما بأنفسهم.
Allah subhanahu wa ta'ala pun mencabut nikmat tersebut dan mengubahnya sebagaimana mereka mengubahnya pada diri mereka.
وللّه الحكمة في ذلك والعدل والإحسان إلى عباده، حيث لم يعاقبهم إلا بظلمهم
Hal itu mengandung hikmah dan keadilan Allah subhanahu wa ta'ala serta kebaikan-Nya kepada hamba-Nya. Sebab, Allah subhanahu wa ta'ala tidak menghukum mereka kecuali karena kezaliman merekab sendiri
📚 (Tafsir as-Sa'di Surah al-Anfal ayat 53)
📝 Sumber:
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
¶ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمۡ يَكُ مُغَيِّرًا نِّعۡمَةً أَنۡعَمَهَا عَلَىٰ قَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِهِمۡ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Yang demikian (siksaan) itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (al-Anfal: 53)
✍🏻 Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah menjelaskan ayat di atas. Beliau mengatakan,
فإن الله لم يك مغيرا نعمة أنعمها على قوم من نعم الدين والدنيا، بل يبقيها ويزيدهم منها، إن ازدادوا له شكرا
Sesungguhnya, Allah subhanahu wa ta'ala tidak akan mengubah suatu nikmat yang diberikan kepada suatu kaum, baik nikmat agama maupun nikmat duniawi. Allah subhanahu wa ta'ala justru akan mengukuhkan dan menambahnya apabila ia menambah rasa syukurnya.
(حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ) من الطاعة إلى المعصية فيكفروا نعمة اللّه ويبدلوها كفرا
Sampai mereka sendiri yang mengubah keadaan diri mereka dari ketaatan menjadi kemaksiatan sehingga mereka mengkufuri nikmat Allah dan menggantinya dengan ingkar.
فيسلبهم إياها ويغيرها عليهم كما غيروا ما بأنفسهم.
Allah subhanahu wa ta'ala pun mencabut nikmat tersebut dan mengubahnya sebagaimana mereka mengubahnya pada diri mereka.
وللّه الحكمة في ذلك والعدل والإحسان إلى عباده، حيث لم يعاقبهم إلا بظلمهم
Hal itu mengandung hikmah dan keadilan Allah subhanahu wa ta'ala serta kebaikan-Nya kepada hamba-Nya. Sebab, Allah subhanahu wa ta'ala tidak menghukum mereka kecuali karena kezaliman merekab sendiri
📚 (Tafsir as-Sa'di Surah al-Anfal ayat 53)
📝 Sumber:
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔰🌐🔆 JANGAN JADIKAN URUSAN DUNIA SEBAGAI ALASAN UNTUK TIDAK MENUNTUT ILMU SYAR'I
🎙Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhaliy rahimahullah ta'ala mengatakan :
"Tidak boleh bagi seseorang untuk beralasan dengan urusan dunianya, atau beralasan bahwasanya dia seorang yang tidak bisa baca tulis, atau beralasan karena memiliki kesibukan-kesibukan demikian dan demikian.... Bahkan hendaknya dia menjadikan jadwal utama kegiatannya adalah mempelajari ilmu agama Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menyebarluaskan ilmunya.
📚 (Syarh Al-Jauharoh Al-Faridah: 503)
قال الشيخ زيد بن هادي المدخلي رحمه الله تعالى :
لا يجوزُ لأحدٍ أن يَعتذرَ بدُنياه، أو أنه أُمّيٌّ، أو أن له مشاغل كذا وكذا، بل يجعلُ في رأس القائمة لأعماله التّفقُّه في دين ﷲ ونشر ما عَلِمَه.
📚 (شرح الجوهرة الفاردة : ٥٠٣)
📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Zaid bin Hadi Al-Madkhaliy rahimahullah ta'ala mengatakan :
"Tidak boleh bagi seseorang untuk beralasan dengan urusan dunianya, atau beralasan bahwasanya dia seorang yang tidak bisa baca tulis, atau beralasan karena memiliki kesibukan-kesibukan demikian dan demikian.... Bahkan hendaknya dia menjadikan jadwal utama kegiatannya adalah mempelajari ilmu agama Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menyebarluaskan ilmunya.
📚 (Syarh Al-Jauharoh Al-Faridah: 503)
قال الشيخ زيد بن هادي المدخلي رحمه الله تعالى :
لا يجوزُ لأحدٍ أن يَعتذرَ بدُنياه، أو أنه أُمّيٌّ، أو أن له مشاغل كذا وكذا، بل يجعلُ في رأس القائمة لأعماله التّفقُّه في دين ﷲ ونشر ما عَلِمَه.
📚 (شرح الجوهرة الفاردة : ٥٠٣)
📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📒 PENTINGNYA MENJAGA ADAB DALAM DIRI KITA
🎙Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan;
"Adab dari seseorang adalah tanda kebahagian dan kesuksesannya. Dan kurang adabnya dia, adalah tanda kesengsaraan dan kebinasaannya. Maka tidaklah bisa mendatangkan kebaikan dunia akhirat, semisal perkara adab. Dan tidaklah bisa mendatangkan penghalang dari kebaikan dunia akhirat, semisal perkara kurangnya adab."
📚 Madarijus Salikin 2/407
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan;
"Adab dari seseorang adalah tanda kebahagian dan kesuksesannya. Dan kurang adabnya dia, adalah tanda kesengsaraan dan kebinasaannya. Maka tidaklah bisa mendatangkan kebaikan dunia akhirat, semisal perkara adab. Dan tidaklah bisa mendatangkan penghalang dari kebaikan dunia akhirat, semisal perkara kurangnya adab."
📚 Madarijus Salikin 2/407
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💥 API AKHIRAT LEBIH PANTAS UNTUK DITAKUTI
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لقد جعل الله لكم الولاية وحملكم مسئولية الأهل أمركم بأن تقوا أنفسكم وأهليكم تلك النار المزعجة، لم يأمركم أن تقوا أنفسكم فحسب بل أنفسكم أهليكم.
ومن عجيب أن هؤلاء المضيعين لأمر الله في حق أولادهم وأهليهم لو أصابت نار الدنيا طرفا من ولده أو كادت لسعى بكل ما يستطيع لدفعها وهرع إلى كل طبيب للشفاء من صرفها أما نار الآخرة فلا يحاول أن يخلص أهله وأولاده منها.
"Sungguh Allah telah menjadikan kalian wali dan memikulkan kepada kalian tanggung jawab terhadap keluarga.
Allah perintahkan kalian untuk menjaga diri dan keluarga kalian dari neraka yang mengerikan itu.
Tidak hanya diri kalian, bahkan beserta keluarga kalian.
Perkara yang mengherankan adalah orang-orang yang melalaikan perintah Allah.
Jika api dunia mengenai anaknya atau hampir, maka dia berupaya semaksimal mungkin mencegahnya, bergegas menjumpai semua dokter supaya sembuh.
Adapun api akhirat, dia tidak berupaya untuk menyelamatkan anak-anak dan keluarganya darinya."
📖 Syarh al-Kaba’ir, hlm. 216.
📝 Sumber:
@alfudhail
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لقد جعل الله لكم الولاية وحملكم مسئولية الأهل أمركم بأن تقوا أنفسكم وأهليكم تلك النار المزعجة، لم يأمركم أن تقوا أنفسكم فحسب بل أنفسكم أهليكم.
ومن عجيب أن هؤلاء المضيعين لأمر الله في حق أولادهم وأهليهم لو أصابت نار الدنيا طرفا من ولده أو كادت لسعى بكل ما يستطيع لدفعها وهرع إلى كل طبيب للشفاء من صرفها أما نار الآخرة فلا يحاول أن يخلص أهله وأولاده منها.
"Sungguh Allah telah menjadikan kalian wali dan memikulkan kepada kalian tanggung jawab terhadap keluarga.
Allah perintahkan kalian untuk menjaga diri dan keluarga kalian dari neraka yang mengerikan itu.
Tidak hanya diri kalian, bahkan beserta keluarga kalian.
Perkara yang mengherankan adalah orang-orang yang melalaikan perintah Allah.
Jika api dunia mengenai anaknya atau hampir, maka dia berupaya semaksimal mungkin mencegahnya, bergegas menjumpai semua dokter supaya sembuh.
Adapun api akhirat, dia tidak berupaya untuk menyelamatkan anak-anak dan keluarganya darinya."
📖 Syarh al-Kaba’ir, hlm. 216.
📝 Sumber:
@alfudhail
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
AHAD, 21 SYAWWAL 1443H
22 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
22 MEI 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang