Salafy Palembang 🇮🇩
6.39K subscribers
5.28K photos
444 videos
309 files
14.3K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
✋🏻⚠️ PERBUATAN HOMOSEKSUAL LGBT SERUPA DENGAN PERBUATAN HOMOSEKSUAL KAUM SODOM

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman secara jelas dan gamblang tentang perbuatan kaum Sodom.

وَلُوطًا إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ أَتَأۡتُونَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنۡ أَحَدٍ مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٨٠ إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةً مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ

Dan (Kami juga telah mengutus) Luth alaihis salam (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun (di dunia ini) sebelummu? Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu adalah kaum yang melampaui batas.” (al-A’raf: 80—81)

أَتَأۡتُونَ ٱلذُّكۡرَانَ مِنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٥ وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمۡ رَبُّكُم مِّنۡ أَزۡوَٰجِكُمۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٌ عَادُونَ

“Mengapa kalian mendatangi jenis lelaki di antara manusia, dan kalian tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Rabb kalian untuk kalian? Bahkan, kalian adalah orang-orang yang melampaui batas.” (asy-Syu’ara: 165—166)

Apabila demikian keadaan kaum Sodom, lantas apa bedanya perbuatan homoseksual kaum LGBT yang ada pada masa kita sekarang dengan mereka?

Ini sekaligus bantahan bagi pihak-pihak yang mengatakan, “Itu kan bukan LGBT…” atau “Jangan samakan perbuatan kaum Sodom dengan LGBT.”

🌎 Selengkapnya: https://asysyariah.com/lgbt-sebab-kehancuran-disegerakannya-azab

📝 Sumber:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊SHODAQOH MENEBUS ADZAB

🔊Berkata Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta'ala:

"Shodaqoh akan menebus seorang hamba dari adzab Allah karena dosa dan kesalahan-kesalahannya mengundang kebinasaan bagi si hamba. Maka shodaqoh akan datang menebusnya dari adzab dan membebaskannya dari adzab tersebut."

📚 Al Waabil Asshoyyib, 73


📝 Sumber:
@hikmahsalafiyyah

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
👉🏼🎙️ KITA TIDAK AKAN MENGKULTUSKAN SIAPAPUN!

🔊 Syaikh Rabi'bin Hadi al-Madkhali hafidzahullah berkata,

نحن ليس عندنا تقديس للأشخاص والغلو فيهم ولكن عندنا اﻷدب ومعرفة قدر العلماء .

"Kami tidak memiliki sifat mengkultuskan pribadi-pribadi tertentu dan tidak akan bersikap ghuluw (ekstrim dalam mengagungkan) mereka.
Namun kita punya adab dan mengetahui kadar kedudukan orang-orang yang berilmu."

📚 Al-Majmu' 1/36

📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊SEBAGIAN PIHAK PD (PERCAYA DIRI) DENGAN KESENDIRIANNYA, PADAHAL KETENTUANNYA...

🎙 Al Ustadz Afifudin Hafizhahullah

Sebagian pihak masyaa Allah, PD (percaya diri) dengan kesendiriannya. Yakin dengan atsar Abdullah bin Mas'ud -semoga Allah meridhainya-:

اَلْجَمَاعَةُ مَا وَافَقَ الْحَقَّ وَإِنْ كُنْتَ وَحْدَك

Yang namanya jama'ah itu yang menyepakati kebenaran walau kamu sendirian

Bangga dengan kesendiriannya ini.

Sahabat yang mulia ini barakallahufikum menyebutkan dengan tegas ketentuannya. Apa itu?


مَا وَافَقَ الْحَقَّ َ

Yang sesuai dengan kebenaran

Bukan semata-mata kesendirian, tapi yang مَا وَافَقَ الْحَقَّ
sehingga sama dengan al-Ghuraba tadi, meskipun kamu sendirian.

Kamu dikucilkan sebagai orang yang gharib, tapi ketika kamu di atas sunnah, 'alas sunnah, 'ala salafiyyah, anta jama'ah. Kamu yang dikatakan sebagai al-jama'ah.

فطوبى للغرباء

Barakallahufikum.
Dipahami ya?

Tapi kalau bersendirian tapi 'ala bathil itu bukan namanya al-jama'ah. Itu namanya inhiraf, benih-benih penyimpangan ada pada anda.
Sudah sendirian, menyimpang lagi.
Sudah sendirian, jauh lagi dari Ahlussunnah Waljama'ah Salafiyin , du'atu sunnah.


Bedakan antara Ghuraba dengan syadz, syawadzunnas.
Al-Ghuraba, al-Jama'ah itu Ahlussunnah 'alal Haq, banyak sedikit nggak dibahas,
barakallahufikum.
Tetapi ketika ada benih-benih penyimpangan, mau banyak mau sedikit, dia 'ala dhalalatin, di atas sebuah penyimpangan, barakallahufikum.

📝 Sumber:
@salafyjember

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
KAMIS, 11 SYAWWAL 1443H
12 MEI 2022 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🌷🌸 APA HUKUMNYA MEMELUK & MENCIUM SAUDARA PEREMPUAN?

✍🏻 Al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjawab,

” لا يجوز الضم ، لأن فيه فتنة عظيمة ، والدليل أن الله حرم كل وسائل الفتنة والشر “

“Tidak boleh memeluk saudara perempuan, karena padanya terdapat fitnah yang besar, dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah bahwasanya Allah ﷻ telah mengharamkan semua perantara yang bisa mengantarkan kepada fitnah dan kejelekan.”

” أما التقبيل فلا بأس به ، وتركه أولى ، سواء كان على الرأس أو الخدين “

“Adapun mencium saudara perempuan maka tidak mengapa, akan tetapi meninggalkannya lebih utama, sama saja apakah mencium pada kepala (kening) ataupun pada kedua pipinya.”

📑 Fatawa Al-Aqalliyyatil Muslimah 1/220

📝 Sumber:
@salafymajalengka www.salafymajalengka.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊IBUMU MASIH HIDUP...?

Adz-Dzahabi (Siyar A'lam 17/645) menyebut Sulaim bin Ayyub ar Raazi sebagai al Imam, Syaikhul Islam, dan ulama bermazhab Syafi'i.

Lahir di negeri Rayy (tenggara kota Teheran, Iran) tahun 360-an hijriyyah.

Beliau di kemudian hari memilih untuk melalui dan menghabiskan umur di negeri Syam untuk berjihad dan menyebarkan ilmu di garis perbatasan.

Sampai akhirnya Sulaim bin Ayyub dinyatakan wafat karena tenggelam di Laut Merah, dekat pelabuhan Jeddah pada bulan Shafar tahun 447 H.

Kecelakaan laut tersebut terjadi dalam perjalanan sepulangnya dari berhaji.

" Beliau memiliki karya tulis berjudul Al Basmalah; saya berkesempatan mendengarnya, juga karya tulis berjudul Ghaslur Rijlain. Bahkan, kitab tafsir ukuran besar dan terkenal, beliau punya. Serta ada lagi karya-karya tulis beliau lainnya. Rahimahullah", tulis Adz Dzahabi.

Namun, mungkin kita tidak menyangka masa kecil Sulaim bin Ayyub dilewati dengan kesulitan belajar.

Tepatnya; Sulaim mengalami keterlambatan berbicara. Di era sekarang, bisa dikata disleksia atau speech delay.

Adz Dzahabi mengutip riwayat Sahl bin Bisyr. Saat Sulaim berusia 10 tahun, ia mengikuti kelas baca Al Quran sistem talqin (eja) yang dipandu seorang syaikh (guru).

Sulaim diminta maju ke depan untuk membaca.

" Saya berusaha habis-habisan membaca surat Al Fatihah. Namun, tetap saja saya tidak mampu. Lisanku seolah terkunci mati ", kenang Sulaim.

Gurunya bertanya, " Masihkah hidup Ibumu? ".

Sulaim menjawab, " Masih "

" Pulanglah. Sampaikan kepada Ibumu untuk berdoa agar Allah Ta'ala mengkaruniakan rejeki untukmu pandai membaca Al Quran dan beroleh limpahan ilmu ", pesan sang guru.

Sulaim pun pulang dan menyampaikan kepada ibunya. Sejak saat itu, Ibunya tekun dan giat berdoa.

Selanjutnya, Sulaim menjadi ulama fikih di kalangan mazhab Syafi'i.

Subhanallah!

Demikianlah, Orangtua. Jangan pesimis dan jangan remehkan doa!

Al Fudhail bin Iyadh punya anak laki-laki bernama Ali. Sejak kecil, Ali susah diatur, usil, nakal, dan sulit dididik.

Adz Dzahabi ( Siyar A'lam 7/408 ) menyebut Al Fudhail yang berdoa, " Ya Allah, hamba benar-benar telah payah mendidik Ali dan hamba memang tidak mampu, maka didiklah ia untukku "

Subhanallah! Allah kabulkan. Ali di kemudian hari menjadi ahli ibadah, ulama besar, dan panutan umat.

Adz Dzahabi memuji Ali, "...termasuk wali besar, ahli ibadah kepada Allah, khusyuk, berwibawa, alim, dan sangat terhormat "

Jangan lupa juga Al Imam Ibnu Daqiqil Ied (wafat 702 H). Beliau lahir di Laut Merah, pelabuhan Yanbu', saat kedua orangtuanya berangkat berhaji.

Al Hafiz Ibnu Hajar dalam Raf'ul Ishar menyebutkan cerita tentang sang ayah yang menggendongnya sambil thawaf dan terus menerus mendoakan agar kelak anaknya menjadi ulama yang giat beramal.

Subhanallah! Anak itu berikutnya menjadi ulama besar dan dikenal dengan sebutan Ibnu Daqiqil Ied.

Pelajaran kehidupan :

1. Orangtua, jangan berhenti berdoa untuk kebaikan anak-anakmu! Jangan putus asa!

Jangan sampai gagalnya anakmu karena kikirnya engkau berdoa.

2. Sebagai anak, berpikirlah bahwa keberhasilanmu, kesuksesan, dan mampunya engkau berjalan sampai di titik ini, bisa jadi disebabkan doa orangtuamu namun mereka tidak memberitahumu.

Ayahmu, di sudut hidupnya, dalam sunyi dan sepinya, mengalir dan berlinang air mata, ia upayakan sekhusyuk-khusyuknya, terangkai doa yang ia sulam : " Ya Allah, jadikanlah anakku menjadi saleh/salehah"

Ibumu, dalam lelah dan penatnya yang diabaikan, di gelapnya malam saat engkau lelap pulas dalam tidur, penuh kerendahan memohon kepada Allah, " Ya Allah, lindungilah anakku dari semua musibah dan bencana "

Hanya saja, orangtuamu tak bercerita. Sebab, cintanya kepadamu adalah cinta yang luar biasa.

Musholla Al Ilmu Lendah.
Hujan gerimis. Malam 28 Ramadhan 1443 H/30 April 2022


📝 Sumber:
@anakmudadansalaf

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✋🏻 TIDAK MEMENUHI UNDANGAN YANG BERISI KEMUNGKARAN

✍🏼 Al-Imam Abu Bakr Muhammad bin Abdillah Ibnul ’Araby rahimahullah berkata,

اتفق العلماء على أنه إذا رأى منكرًا، أو خاف أن يراه أنه لا يجب

"Para ulama bersepakat bahwa jika seseorang melihat sebuah kemungkaran atau khawatir akan melihatnya, dia tidak wajib memenuhi (undangan tersebut)."

📚 'Aridhatul Ahwadzy, jilid 5 hlm. 7

📝 Sumber:
@forumsalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📌 BANYAK MENGINGAT KEMATIAN DAN TIDAK PANJANG ANGAN-ANGAN

✍️ Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah berkata,

"Manusia tidak mengetahui kapan ajal mendatanginya. Manusia memiliki angan-angan dan angan-angannya sangat panjang. Semakin bertambah usianya semakin panjang angan-angannya, sedangkan ajal selalu mengintainya. Alangkah sering ajal memutus beragam angan-angan. Sehingga, hendaknya manusia berhati-hati jangan sampai angan-angannya terus bertambah, sedangkan amalannya semakin berkurang, kemudian kematian yang tidak dapat dielakkan mendatanginya dalam keadaan ia tidak berada di atas amalan yang dengannya Allah selamatkan dirinya. hendaknya ia memikirkan keadaan orang-orang yg telah meninggal dunia, alangkah banyak mereka."

📚 Nurun 'Alad Darb.


قال العلامة الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :

‏الإنسانُ لا يدرِي متَى تُوَافِيْهِ المَنِيَّةُ ،الإنسانُ لهُ أملٌ وأملُهُ طويْلٌ وكُلَّمَا تَقَدَّمَتْ بِهِ السِّنُّ كُلَّمَا امْتَدَّ الأَملُ ولٰكِنِ الأجَلُ رَاصدٌ لَهُ، مَا أَكْثَرَ مَا يَقْطَعُ الْأَجَلُ أَمَلًا، فَلْيَحْذَرِ الْإنسانُ أَنْ تَمْتَدَّ آمَالُهُ وَتَقِلَّ أَعْمَالُهُ وَتُوَافِيَهُ الْمَنِيَّةُ الْمَحْتُوْمَةُ على غَيْرِ عملٍ يُنْجِيْهِ اللّٰهُ بِهِ وَلْيَتَصَوَّرْ حَالَ الرَّاحِلِيْنَ وَمَا أَكْثَرَهُمْ

📚 نُورٌ على الدَّرْبِ


📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔰🔆 DO'A IMAM AHMAD KEPADA ORANG YANG MENGIKUTI KEBENARAN

🎙 Al-Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah ta'ala mengatakan :

"Semoga Allah memberikan rahmat kepada hamba-Nya yang mengatakan kebenaran , mengikuti atsar , berpegang teguh dengan sunnah , dan mencontoh orang-orang shalih".

📚 (Thabaqat Al-Hanabilah 1/36)


🌴قـ✑ــال الإمــام أحــمد
رحمـہ اللـہ تعالـﮯ :

رحـم الله عبدًا قال بالـحق ، واتبع الأثـر ، وتمسك بالـسُّنة ، واقتـدى بالصالحين .

📚 【 طبقات الحنابلة 】١/٣٦


📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🚧🕋 BERSEMANGAT MEMULAI SHALAT DENGAN MENGGUNAKAN SUTRAH SEKALIPUN ENGKAU BERADA DI MASJIDIL HARAM

🎙Yahya bin Abi Katsir rahimahullahu Ta'ala berkata:

«رأيت أنس بن مالك دخل المسجد الحرام، فركز شيئا، أو هيأ شيئا يصلي إليه».

(صحيح)
📚 طبقات ابن سعد ١٨/٧

"Saya melihat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu masuk ke dalam Masjidil Haram lalu beliau memancangkan sesuatu atau meletakkan sesuatu yang kemudian dia shalat bersutrah dengannya."

📚 Riwayat Sahih dalam Thobaqhoot Ibni Sa'd, 18/7

📝 Sumber:
@Arafatbinhassan
@salafymakassar
http://salafymakassar.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊TERCELANYA HAWA NAFSU DAN KESOMBONGAN

🎙Imam asy-Syathibi rahimahullah berkata:

“Orang-orang yang telah menjadikan hawa nafsunya sebagai pemutus segala sesuatu, mereka tidak akan memedulikan apa pun. Mereka sama sekali tidak akan mau memperhitungkan berbagai hal yang bertentangan dengan pendapatnya. Mereka juga tidak mau introspeksi diri atau mengevaluasi pendapat-pendapatnya.

Hal ini tidak seperti sikap orang-orang yang berusaha mencurigai dirinya sendiri (barangkali kesalahan ada di pihaknya), dan akan berhenti tatkala menimbulkan suatu masalah (padahal inilah sikap orang-orang yang berakal).”

📚 (al-I’tisham, 2/269)

Orang-orang yang mengikuti kebenaran memiliki sifat tawadhu. Mereka senantiasa mengintrospeksi diri dan selalu berusaha mencari kebenaran. Oleh sebab itu, mereka tidak akan sungkan untuk mempertanyakan pendapatnya sendiri. Tidak pula enggan untuk mencari hakikat kebenaran dari suatu perkara, lebih-lebih pada hal-hal yang bisa menimbulkan masalah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“Seseorang beralih dari suatu pendapat ke pendapat yang lain karena kejelasan yang ia dapatkan, ini merupakan sikap yang terpuji. Berbeda halnya dengan sikap orang yang sombong. Dia terus-menerus memegang suatu pendapat yang tidak memiliki hujah atau dalil yang kuat, (ini adalah sikap yang tercela).

Meninggalkan suatu pendapat yang telah jelas hujah atau dalilnya, atau berpindah dari suatu pendapat kepada pendapat lain karena adat dan mengikuti hawa nafsu, keduanya adalah sikap yang tercela.”

📚 (al-Fatawa al-Kubra, 5/125)

📝 Sumber:
@hikmahsalafiyyah

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
JUMAT, 12 SYAWWAL 1443H
13 MEI 2022 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🚙🛵🚎Kemacetan lalu lintas yang diakibatkan arus balik memang cukup melelahkan. Tak jarang kita jumpai pengendara sepeda motor yang melepas lelah di masjid. Sebatas duduk atau bahkan tidur di masjid terdekat. Bagaimana hukumnya masuk ke masjid untuk beristirahat?
➡️Dapatkan faedahnya di

https://salafytemanggung.com/hukum-masuk-ke-masjid-untuk-tidur-atau-istirahat/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔥🔥🔥 PARA PENDAKWAH YANG MENYELISIHI DAKWAH NABI ﷺَ

✍️ Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah berkata:

أن من ترك - من الدعوة إلى الله - البداءة بالتوحيد، وسكت عن الشرك حتى كأنه مباح شرعاً، واشترط في دعوته شروطاً ليست في كتاب الله فإن عمله قد جانب الصواب، وخالف ما كان عليه رسول الله ﷺ في دعوته

Barang siapa yang tidak memulai dengan tauhid dalam berdakwah kepada Allah Ta'ala, diam dari kesyirikan hingga seakan-akan perbuatan syirik menjadi perkara yang dibolehkan secara syariat, dan membuat syarat-syarat yang tidak ada dalam Kitabullah dalam dakwahnya, ...

... maka sungguh perbuatannya telah jauh dari kebenaran dan menyelisihi perkara yang dijalani Rasulullah ﷺَ di dalam dakwahnya.

📚 Al-Fatawa Al-Jaliyyah (2/285)

📝 Sumber:
Twitter Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya An-Najmi rahimahullah
https://twitter.com/alnajmi/status/1491085586148761600
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🤝🔗🪢
ORANG-ORANG BERIMAN MEREKA SALING BERSAUDARA

💬 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu Ta’ala berkata,

ومَن لم يَسُره ما يَسُرُّ المؤمنِين، ويَسُوؤه ما يَسُوءُ المؤمنين، فليس منهم.

“Siapa saja yang tidak merasa gembira dengan apa yang membuat gembira kaum mukminin, dan tidak merasa tersakiti dengan apa yang menyakiti kaum mukminin, maka dia tidak termasuk golongan mereka.”

📚 Al-Fatawa, 10/128

📝 Sumber:
@qoulussalaf

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip