SABTU, 21 RAMADHAN 1443H
23 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
23 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📢🌅💡🌹 NASIHAT MENGHADAPI AKHIR RAMADHAN
✍🏻 Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata,
«من كان مفرطاً في الأيام الماضية فليحسن في بقية هذا الشهر والأعمال بالخواتيم»
"Barang siapa menyia-nyiakan hari-hari yang telah lewat, hendaklah dia memperbaikinya pada sisa (hari-hari) bulan ini. Sungguh, amal-amal itu tergantung pada penutup-penutupnya."
📚 Kutipan dari Liqa' Ramadhani, tanggal 19 Ramadhan 1437
📝 Sumber:
https://bit.ly/2Lxzf47
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata,
«من كان مفرطاً في الأيام الماضية فليحسن في بقية هذا الشهر والأعمال بالخواتيم»
"Barang siapa menyia-nyiakan hari-hari yang telah lewat, hendaklah dia memperbaikinya pada sisa (hari-hari) bulan ini. Sungguh, amal-amal itu tergantung pada penutup-penutupnya."
📚 Kutipan dari Liqa' Ramadhani, tanggal 19 Ramadhan 1437
📝 Sumber:
https://bit.ly/2Lxzf47
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✋🏻🕌🌅🌹 SYARAT-SYARAT IKTIKAF
✍🏻 Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhutsi Al-Ilmiyah wal Ifta
📬 Pertanyaan:
ما هي شروط الاعتكاف، وهل الصيام منها، وهل يجوز للمعتكف أن يزور مريضًا، أو يجيب الدعوة، أو يقضي حوائج أهله، أو يتبع جنازة، أو يذهب إلى العمل؟
”Apa syarat-syarat iktikaf? Apakah puasa termasuk syaratnya? Apakah seorang yang beriktikaf boleh menjenguk orang sakit, memenuhi undangan, atau melaksanakan kebutuhan keluarganya, atau mengantar jenazah, dan pergi bekerja?"
🔓 Jawaban:
يشرع الاعتكاف في مسجد تقام فيه صلاة الجماعة، وإن كان المعتكف ممن يجب عليهم الجمعة ويتخلل مدة اعتكافه جمعة ففي مسجد تقام فيه الجمعة أفضل
ولا يلزم له الصوم، والسنة ألا يزور المعتكف مريضًا أثناء اعتكافه، ولا يجيب الدعوة، ولا يقضي حوائج أهله، ولا يشهد جنازة، ولا يذهب إلى عمله خارج المسجد
Yang disyariatkan, hendaknya iktikaf itu dilakukan di masjid yang dilaksanakan padanya shalat jamaah. Jika orang yang beriktikaf itu adalah orang yang wajib shalat jumat sedangkan masa iktikafnya itu melewati (hari) Jumat; maka beriktikaf di masjid yang ditegakkan padanya jumatan itu lebih baik.
Beriktikaf tidak harus dalam keadaan berpuasa. Dan sunnahnya, seorang yang beriktikaf itu tidak mejenguk orang sakit dimasa iktikafnya, tidak memenuhi undangan, tidak menunaikan kebutuhan keluarganya, tidak menyaksikan jenazah, dan tidak pergi bekerja keluar dari masjid.
Hal ini sebagaimana riwayat dari Aisyah radhiyallahu 'anha (beliau berkata),
السنة على المعتكف ألا يعود مريضًا، ولا يشهد جنازة، ولا يمس امرأة، ولا يباشرها، ولا يخرج لحاجة إلا لما لا بد منه
”Sunnahnya bagi orang yang beriktikaf; hendaknya dia tidak menjenguk orang sakit, tidak menyaksikan jenazah, tidak berjimak dengan istrinya, tidak mencumbunya, tidak keluar masjid untuk keperluan kecuali karena keperluan yang harus dikerjakan.”
📚 Fataawa al-Lajnah ad-Daimah jilid 10 hlm. 410-411
📝 Sumber: http://forumsalafy.net/syarat-syarat-itikaf/
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhutsi Al-Ilmiyah wal Ifta
📬 Pertanyaan:
ما هي شروط الاعتكاف، وهل الصيام منها، وهل يجوز للمعتكف أن يزور مريضًا، أو يجيب الدعوة، أو يقضي حوائج أهله، أو يتبع جنازة، أو يذهب إلى العمل؟
”Apa syarat-syarat iktikaf? Apakah puasa termasuk syaratnya? Apakah seorang yang beriktikaf boleh menjenguk orang sakit, memenuhi undangan, atau melaksanakan kebutuhan keluarganya, atau mengantar jenazah, dan pergi bekerja?"
🔓 Jawaban:
يشرع الاعتكاف في مسجد تقام فيه صلاة الجماعة، وإن كان المعتكف ممن يجب عليهم الجمعة ويتخلل مدة اعتكافه جمعة ففي مسجد تقام فيه الجمعة أفضل
ولا يلزم له الصوم، والسنة ألا يزور المعتكف مريضًا أثناء اعتكافه، ولا يجيب الدعوة، ولا يقضي حوائج أهله، ولا يشهد جنازة، ولا يذهب إلى عمله خارج المسجد
Yang disyariatkan, hendaknya iktikaf itu dilakukan di masjid yang dilaksanakan padanya shalat jamaah. Jika orang yang beriktikaf itu adalah orang yang wajib shalat jumat sedangkan masa iktikafnya itu melewati (hari) Jumat; maka beriktikaf di masjid yang ditegakkan padanya jumatan itu lebih baik.
Beriktikaf tidak harus dalam keadaan berpuasa. Dan sunnahnya, seorang yang beriktikaf itu tidak mejenguk orang sakit dimasa iktikafnya, tidak memenuhi undangan, tidak menunaikan kebutuhan keluarganya, tidak menyaksikan jenazah, dan tidak pergi bekerja keluar dari masjid.
Hal ini sebagaimana riwayat dari Aisyah radhiyallahu 'anha (beliau berkata),
السنة على المعتكف ألا يعود مريضًا، ولا يشهد جنازة، ولا يمس امرأة، ولا يباشرها، ولا يخرج لحاجة إلا لما لا بد منه
”Sunnahnya bagi orang yang beriktikaf; hendaknya dia tidak menjenguk orang sakit, tidak menyaksikan jenazah, tidak berjimak dengan istrinya, tidak mencumbunya, tidak keluar masjid untuk keperluan kecuali karena keperluan yang harus dikerjakan.”
📚 Fataawa al-Lajnah ad-Daimah jilid 10 hlm. 410-411
📝 Sumber: http://forumsalafy.net/syarat-syarat-itikaf/
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊DIANTARA BAGUSNYA PERGAULAN SUAMI ISTRI..
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Diantara bagusnya pergaulan seorang suami dengan istrinya adalah ketika ia tidur bersamanya di satu ranjang, dalam satu selimut.
Karena ini adalah petunjuk Nabi ﷺ.
Adapun mereka para kaum yang keras hati ini, yang tidur sendiri, dan istrinya tidur sendiri.
Terkadang lebih jauh lagi dari hal ini, dia tidur di kamar dan istrinya di kamar lain.
Maka tidak ragu lagi, ini adalah pergaulan yang jelek, padahal Allah Taala berfirman :
هن لباس لكم وأنتم لباس لهن.
"Mereka (para istri) adalah pakaian kalian, dan kalian adalah pakaian bagi mereka."
(QS. Al-Baqarah 187)
Maka tidak ada yang lebih tandas dari kuatnya hubungan dengan pakaiannya.”
📑 At-Ta’liq ala Shahih Muslim 2/182.
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Diantara bagusnya pergaulan seorang suami dengan istrinya adalah ketika ia tidur bersamanya di satu ranjang, dalam satu selimut.
Karena ini adalah petunjuk Nabi ﷺ.
Adapun mereka para kaum yang keras hati ini, yang tidur sendiri, dan istrinya tidur sendiri.
Terkadang lebih jauh lagi dari hal ini, dia tidur di kamar dan istrinya di kamar lain.
Maka tidak ragu lagi, ini adalah pergaulan yang jelek, padahal Allah Taala berfirman :
هن لباس لكم وأنتم لباس لهن.
"Mereka (para istri) adalah pakaian kalian, dan kalian adalah pakaian bagi mereka."
(QS. Al-Baqarah 187)
Maka tidak ada yang lebih tandas dari kuatnya hubungan dengan pakaiannya.”
📑 At-Ta’liq ala Shahih Muslim 2/182.
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
☝🏻🌅🌖🌺 DOA YANG DIPANJATKAN PADA MALAM LAILATUL QADAR
✍🏻 Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
📫 Pertanyaan:
ما هو الدعاء الذي يستجاب في ليلة القدر وإذا الإنسان صادف هذه الليلة ما الدعاء المشروع؟
Apa doa yang mustajab dan disyariatkan ketika seseorang menghadapi malam Lailatul Qadar?
🔓 Jawaban:
سألت عائشة رضي الله عنها رسول الله صلى الله عليه وسلم، إذا أدركت ليلة القدر ما ذا تقول
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang apa yang seharusnya di ucapkan ketika mendapati malam Lailatul Qadar.
قال: قولي: اللهم إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Beliau menjawab, “Ucapkanlah:
ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII
ويكرر هذا الدعاء وما تيسر معهُ من الأدعية الصالحة والأدعية كثير والحمد لله، الأدعية القرآنية والأدعية النبوية أو ما يسر الله لهُ من الدعاء الموافق من الكتاب والسنة.
Hendaklah dia mengulang-ulang doa ini dan doa-doa baik lainnya yang mudah baginya. Alhamdulillah, doa-doa (yang baik) sangat banyak, baik doa yang bersumber dari Al-Qur’an maupun dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau doa yang sesuai dengan Al-Kitab dan Sunnah.
📝 Sumber:
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15614 https://forumsalafy.net/doa-yang-dipanjatkan-pada-malam-lailatul-qadar/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah
📫 Pertanyaan:
ما هو الدعاء الذي يستجاب في ليلة القدر وإذا الإنسان صادف هذه الليلة ما الدعاء المشروع؟
Apa doa yang mustajab dan disyariatkan ketika seseorang menghadapi malam Lailatul Qadar?
🔓 Jawaban:
سألت عائشة رضي الله عنها رسول الله صلى الله عليه وسلم، إذا أدركت ليلة القدر ما ذا تقول
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang apa yang seharusnya di ucapkan ketika mendapati malam Lailatul Qadar.
قال: قولي: اللهم إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Beliau menjawab, “Ucapkanlah:
ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII
ويكرر هذا الدعاء وما تيسر معهُ من الأدعية الصالحة والأدعية كثير والحمد لله، الأدعية القرآنية والأدعية النبوية أو ما يسر الله لهُ من الدعاء الموافق من الكتاب والسنة.
Hendaklah dia mengulang-ulang doa ini dan doa-doa baik lainnya yang mudah baginya. Alhamdulillah, doa-doa (yang baik) sangat banyak, baik doa yang bersumber dari Al-Qur’an maupun dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau doa yang sesuai dengan Al-Kitab dan Sunnah.
📝 Sumber:
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15614 https://forumsalafy.net/doa-yang-dipanjatkan-pada-malam-lailatul-qadar/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔊PESAN PENTING UNTUK BAPAK-BAPAK DAN IBU-IBU
⚖️🎈🖼️ HUKUM MEMBAWA ANAK YANG GADUH DI MASJID KETIKA SHALAT
🎙️ Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,
" الأولاد إذا كانوا يؤذون المصلين بالركض والمضاربة والصياح ورفع الصوت فإن الذي يحضرهم أخشى أن يكون عليه إثم بسبب أنه شوش على المصلين وأزعجهم."
"Jika anak-anak tersebut mengganggu para jamaah yang sedang melakukan shalat dengan berlari-lari di masjid, memukul-mukul (benda), berteriak dan mengangkat suara,
maka sungguh aku khawatir orang yang membawa mereka (ke masjid) akan berdosa karena hal tersebut dapat menganggu dan membuat gelisah orang-orang yang sedang melakukan shalat."
📓 Al-Liqaa as-Syahri 41
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
⚖️🎈🖼️ HUKUM MEMBAWA ANAK YANG GADUH DI MASJID KETIKA SHALAT
🎙️ Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan,
" الأولاد إذا كانوا يؤذون المصلين بالركض والمضاربة والصياح ورفع الصوت فإن الذي يحضرهم أخشى أن يكون عليه إثم بسبب أنه شوش على المصلين وأزعجهم."
"Jika anak-anak tersebut mengganggu para jamaah yang sedang melakukan shalat dengan berlari-lari di masjid, memukul-mukul (benda), berteriak dan mengangkat suara,
maka sungguh aku khawatir orang yang membawa mereka (ke masjid) akan berdosa karena hal tersebut dapat menganggu dan membuat gelisah orang-orang yang sedang melakukan shalat."
📓 Al-Liqaa as-Syahri 41
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
AHAD, 22 RAMADHAN 1443H
24 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
24 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🌤🌷⚖ PARA MALAIKAT SELALU MEMOHONKAN AMPUNAN UNTUK ORANG YANG BERPUASA
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
“Sesungguhnya para malaikat selalu memohonkan ampunan untuk mereka-mereka yang sedang berpuasa sampai mereka berbuka. Dan para malaikat adalah hamba-hamba yang mulia di sisi Allah,
لَّا یَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَاۤ أَمَرَهُمۡ وَیَفۡعَلُونَ مَا یُؤۡمَرُونَ.
“Mereka tidak bermaksiat kepada Allah dan mereka senantiasa menjalankan apa yang mereka diperintahkan padanya.”
[QS. At-Tahrim: 6]
Maka mereka (para malaikat) sangat pantas untuk dikabulkan doanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi orang-orang yang berpuasa, ketika Allah mengizinkan mereka.
Hanyalah Allah mengizinkan mereka untuk memohonkan ampunan untuk orang yang berpuasa dari kalangan umat ini, dalam rangka memuliakan kedudukan mereka dan ingin mengangkat penyebutan mereka, dan dalam rangka untuk menjelaskan akan keutamaan puasa mereka.
Istighfar adalah memohonkan ampunan, yaitu menutupi dosa-dosanya di dunia dan di akhirat, dan untuk dimaafkan darinya, dan istighfar merupakan cita-cita yang tertinggi dan tujuan yang paling mulia.
Maka setiap keturunan Adam itu banyak salah, banyak melampaui batas, maka mereka sangatlah butuh kepada ampunan Allah Ta’ala.
📑 Majalis Syahr Ramadhan 9-10
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
“Sesungguhnya para malaikat selalu memohonkan ampunan untuk mereka-mereka yang sedang berpuasa sampai mereka berbuka. Dan para malaikat adalah hamba-hamba yang mulia di sisi Allah,
لَّا یَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَاۤ أَمَرَهُمۡ وَیَفۡعَلُونَ مَا یُؤۡمَرُونَ.
“Mereka tidak bermaksiat kepada Allah dan mereka senantiasa menjalankan apa yang mereka diperintahkan padanya.”
[QS. At-Tahrim: 6]
Maka mereka (para malaikat) sangat pantas untuk dikabulkan doanya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi orang-orang yang berpuasa, ketika Allah mengizinkan mereka.
Hanyalah Allah mengizinkan mereka untuk memohonkan ampunan untuk orang yang berpuasa dari kalangan umat ini, dalam rangka memuliakan kedudukan mereka dan ingin mengangkat penyebutan mereka, dan dalam rangka untuk menjelaskan akan keutamaan puasa mereka.
Istighfar adalah memohonkan ampunan, yaitu menutupi dosa-dosanya di dunia dan di akhirat, dan untuk dimaafkan darinya, dan istighfar merupakan cita-cita yang tertinggi dan tujuan yang paling mulia.
Maka setiap keturunan Adam itu banyak salah, banyak melampaui batas, maka mereka sangatlah butuh kepada ampunan Allah Ta’ala.
📑 Majalis Syahr Ramadhan 9-10
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🚙🌆 BAGI MUSAFIR, BOLEH BERBUKA SELAMA TINGGAL DI TEMPAT TUJUAN
🎙️ SILSILAH FATAWA AL 'UTSAIMIN SEPUTAR PUASA
Pertanyaan:
Fadhilatus Syaikh, jika saya safar dan saya tinggal (di tempat tujuan) selama tiga hari, bolehkah saya berbuka dalam safar?
Jawaban :
"Jika engkau safar, maka boleh bagimu untuk berbuka di tengah perjalanan dan juga di negeri yang engkau tinggal di dalamnya.
Misalnya : Seandainya engkau pergi ke Mekkah untuk umroh selama 5 atau 6 hari, maka berbukalah di Mekkah, karena Nabi Shallallohu 'alaihi wa sallam pada Fathu Makkah, pada tahun ke delapan hijriyah pada 18 atau 20 hari di bulan Ramadhan, beliau berbuka dan tidak puasa pada sisa bulan tersebut, bahkan beliau makan dan minum dan mengqoshor sholat.
Maka boleh bagimu berbuka di Mekkah di pertengahan safarmu, walaupun tidak ada rasa berat jika berpuasa, akan tetapi yang afdhol, engkau berpuasa jika tidak memberatkanmu."
📚Silsilah fatwa Liqo Al Bab Al Maftuh: 50
السؤال:
فضيلة الشيخ، إذا كنت مسافراً ومكثت ثلاثة أيام هل يحق لي أن أفطر في السفر؟
الجواب:
إذا كنت مسافراً يحق لك أن تفطر في أثناء الطريق وفي البلد التي مكثت فيها، مثلاً: لو ذهبت إلى مكة للعمرة خمسة أيام أو ستة أيام، أفطر في مكة ؛ لأن النبي -صلى الله عليه وسلم- فتح مكة في السنة الثامنة من الهجرة، في ثمانية عشر أو عشرين من شهر رمضان، وبقي مفطراً بقية الشهر، ولم يصم، بل كان يأكل ويشرب ويقصر الصلاة، فلك أن تفطر في مكة أثناء السفر، حتى ولو لم يكن في الصوم مشقة، لكن الأفضل أن تصوم إذا لم يشق عليك.
المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [50]
📝 Sumber:
@salafy_sorongraya
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙️ SILSILAH FATAWA AL 'UTSAIMIN SEPUTAR PUASA
Pertanyaan:
Fadhilatus Syaikh, jika saya safar dan saya tinggal (di tempat tujuan) selama tiga hari, bolehkah saya berbuka dalam safar?
Jawaban :
"Jika engkau safar, maka boleh bagimu untuk berbuka di tengah perjalanan dan juga di negeri yang engkau tinggal di dalamnya.
Misalnya : Seandainya engkau pergi ke Mekkah untuk umroh selama 5 atau 6 hari, maka berbukalah di Mekkah, karena Nabi Shallallohu 'alaihi wa sallam pada Fathu Makkah, pada tahun ke delapan hijriyah pada 18 atau 20 hari di bulan Ramadhan, beliau berbuka dan tidak puasa pada sisa bulan tersebut, bahkan beliau makan dan minum dan mengqoshor sholat.
Maka boleh bagimu berbuka di Mekkah di pertengahan safarmu, walaupun tidak ada rasa berat jika berpuasa, akan tetapi yang afdhol, engkau berpuasa jika tidak memberatkanmu."
📚Silsilah fatwa Liqo Al Bab Al Maftuh: 50
السؤال:
فضيلة الشيخ، إذا كنت مسافراً ومكثت ثلاثة أيام هل يحق لي أن أفطر في السفر؟
الجواب:
إذا كنت مسافراً يحق لك أن تفطر في أثناء الطريق وفي البلد التي مكثت فيها، مثلاً: لو ذهبت إلى مكة للعمرة خمسة أيام أو ستة أيام، أفطر في مكة ؛ لأن النبي -صلى الله عليه وسلم- فتح مكة في السنة الثامنة من الهجرة، في ثمانية عشر أو عشرين من شهر رمضان، وبقي مفطراً بقية الشهر، ولم يصم، بل كان يأكل ويشرب ويقصر الصلاة، فلك أن تفطر في مكة أثناء السفر، حتى ولو لم يكن في الصوم مشقة، لكن الأفضل أن تصوم إذا لم يشق عليك.
المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح [50]
📝 Sumber:
@salafy_sorongraya
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔥 SEBAB TERBESAR TERJADINYA DOSA
✍️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
الحاملُ على الذّنبِ: إمّا أنْ يكون عدمُ علمهِ بقُبْحهِ، وإمّا عدمُ علمه بسوءِ عاقبتِه، وإمّا أنْ يجتمع له الأمران؛ لكن يحمله عليهِ اتّكالُهُ على التّوبَةِ، وهو الغالبُ مِن ذُنُوبِ أهلِ الإيمانِ
Faktor pendorong seseorang melakukan dosa yaitu:
bisa jadi ia tidak mengetahui keburukan dosa tersebut,
bisa jadi ia tidak mengetahui akibatnya yang jelek,
dan bisa jadi pula dua perkara di atas terhimpun pada dirinya.
Akan tetapi, sikap bergantung kepada tobat juga mempengaruhinya untuk melakukan dosa tersebut. Inilah sebab yang mendominasi terjadinya dosa pada orang-orang beriman.
📚 Thariqul Hijratain (2/616)
📝 Sumber:
▶️ Twitter Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhari hafizhahullah
https://twitter.com/dr_albukhary/status/1492168159138390020
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍️ Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
الحاملُ على الذّنبِ: إمّا أنْ يكون عدمُ علمهِ بقُبْحهِ، وإمّا عدمُ علمه بسوءِ عاقبتِه، وإمّا أنْ يجتمع له الأمران؛ لكن يحمله عليهِ اتّكالُهُ على التّوبَةِ، وهو الغالبُ مِن ذُنُوبِ أهلِ الإيمانِ
Faktor pendorong seseorang melakukan dosa yaitu:
bisa jadi ia tidak mengetahui keburukan dosa tersebut,
bisa jadi ia tidak mengetahui akibatnya yang jelek,
dan bisa jadi pula dua perkara di atas terhimpun pada dirinya.
Akan tetapi, sikap bergantung kepada tobat juga mempengaruhinya untuk melakukan dosa tersebut. Inilah sebab yang mendominasi terjadinya dosa pada orang-orang beriman.
📚 Thariqul Hijratain (2/616)
📝 Sumber:
▶️ Twitter Asy-Syaikh Abdullah Al-Bukhari hafizhahullah
https://twitter.com/dr_albukhary/status/1492168159138390020
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✅💯📜 KEMULIAAN DAN KESEMPURNAAN AMALAN
قال سماحة الشيخ العالم صالح اللحيدان رحمه الله تعالى : أشرف الأعمال وأكملها ما كان في سبيل العلم الشرعي، وإذا صاحبته النية الخالصة الصالحة
شرح الأربعين النووية ١
Berkata yang mulia asy-Syaikh al-A'lim Shalih al-Luhaidan rahimahullah ta'ala:
"Kemuliaan amalan dan kesempurnaannya, yaitu selama amalan tersebut berada di atas jalan ilmu syar'i, dan apabila disertai niat yang bersih dan tulus."
📕Syarah al-Arba'in an-Nawawiyah, jilid 1
📝 Sumber:
@KajianIslamBatam
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
قال سماحة الشيخ العالم صالح اللحيدان رحمه الله تعالى : أشرف الأعمال وأكملها ما كان في سبيل العلم الشرعي، وإذا صاحبته النية الخالصة الصالحة
شرح الأربعين النووية ١
Berkata yang mulia asy-Syaikh al-A'lim Shalih al-Luhaidan rahimahullah ta'ala:
"Kemuliaan amalan dan kesempurnaannya, yaitu selama amalan tersebut berada di atas jalan ilmu syar'i, dan apabila disertai niat yang bersih dan tulus."
📕Syarah al-Arba'in an-Nawawiyah, jilid 1
📝 Sumber:
@KajianIslamBatam
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔈💽 Antara Kekeliruan Ketika Makmum Mengaminkan Doa Qunut Witir
🎙Al-Ustadz Usamah Mahri Hafidzahullah
📥 Tautan audio rakaman (01:33): https://drive.google.com/file/d/1YQnY11Dv5Gwf7f7Ga8dSFYI9JhAaPPLj/view?usp=drivesdk
📝 Sumber:
@thoriqussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙Al-Ustadz Usamah Mahri Hafidzahullah
📥 Tautan audio rakaman (01:33): https://drive.google.com/file/d/1YQnY11Dv5Gwf7f7Ga8dSFYI9JhAaPPLj/view?usp=drivesdk
📝 Sumber:
@thoriqussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🔊APAKAH MALAM LAILATUL QADR SAMA SETIAP TAHUNNYA
🎙️ Al-Ustadz Muhammad bin
Umar as-Sewed hafizhahullah
📝 Sumber:
@SyababSalafyCreative
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙️ Al-Ustadz Muhammad bin
Umar as-Sewed hafizhahullah
📝 Sumber:
@SyababSalafyCreative
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
💎 MASA MUDA, MASA MUDA ... WAHAI PARA PENUNTUT ILMU!
✍ Abul Wafa bin Aqil rahimahullah berkata :
Allah telah melindungiku dengan berbagai macam perlindungan di masa mudaku.
Allah juga membatasi rasa cintaku hanya kepada ilmu.
Aku sama sekali tidak pernah bergaul dengan orang yang suka bermain-main dan tidaklah aku bergaul kecuali dengan orang yang semisalku dari kalangan para penuntut ilmu.
Ketika berumur 18 tahun, aku dapati semangatku di atas ilmu lebih kuat daripada semangatku ketika berumur 20 tahun.
📚 Siyar A'lamin Nubala (18/446)
✍ قالَ أبُو الوَفَاءِ بنُ عَقيل :
عَصَمَنِي اللهُ في شَبابِي بأنواع مِنَ العِصْمَةِ وَقَصَرَ مَحَبَّتِي عَلَى العِلْمِ. وَماَ خاَلَطْتُ لَعَّاباً قَطُّ ولاَ عَاشَرْتُ إلاّ أَمْثَالِي مِنْ طَلَبَةِ العِلْمِ. وَأََناَ فِي عَشْرِ الثَّمانين أَجِدُ الحِرْصَ عَلَى العِلْمِ أَشَد ّمِمّاَ كُنْتُ أَجِدُهُ ابْنَ العِشْرِين
📚 سير أعلام النبلاء (٤٤٦/١٨)
📝 Sumber:
@SniperBenefits2/1120
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍ Abul Wafa bin Aqil rahimahullah berkata :
Allah telah melindungiku dengan berbagai macam perlindungan di masa mudaku.
Allah juga membatasi rasa cintaku hanya kepada ilmu.
Aku sama sekali tidak pernah bergaul dengan orang yang suka bermain-main dan tidaklah aku bergaul kecuali dengan orang yang semisalku dari kalangan para penuntut ilmu.
Ketika berumur 18 tahun, aku dapati semangatku di atas ilmu lebih kuat daripada semangatku ketika berumur 20 tahun.
📚 Siyar A'lamin Nubala (18/446)
✍ قالَ أبُو الوَفَاءِ بنُ عَقيل :
عَصَمَنِي اللهُ في شَبابِي بأنواع مِنَ العِصْمَةِ وَقَصَرَ مَحَبَّتِي عَلَى العِلْمِ. وَماَ خاَلَطْتُ لَعَّاباً قَطُّ ولاَ عَاشَرْتُ إلاّ أَمْثَالِي مِنْ طَلَبَةِ العِلْمِ. وَأََناَ فِي عَشْرِ الثَّمانين أَجِدُ الحِرْصَ عَلَى العِلْمِ أَشَد ّمِمّاَ كُنْتُ أَجِدُهُ ابْنَ العِشْرِين
📚 سير أعلام النبلاء (٤٤٦/١٨)
📝 Sumber:
@SniperBenefits2/1120
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
👣👣 AKU RINDU SENYUM BAHAGIANYA AYAH DAN IBUKU...
🎙Al-Imam Abul Faraj 'Abdurrahman -Ibnul jauzi- rahimahullah bernasehat,
برهما يكون بطاعتهما فيما يأمران به ما لم يكن بمحظور،
1- "Berbakti kepada kedua orang tua adalah dengan mentaati perintah keduanya selama bukan perkara yang terlarang,
و تقديم أمرهما على فعل النافلة،
2- Mendahulukan perintah keduanya di atas melaksanakan amalan yang sunnah (jika saling berbenturan -pen.)
و الاجتناب لما نهيا عنه،
3- Menjauhi perkara-perkara yang dilarang oleh orang tua,
و الإنفاق عليهما،
4- Memberikan nafkah kepada orang tua.
و التوخي لشهواتهما،
5- Mencari keridhaan dan kebahagian pada keinginan-keinginan mereka,
و المبالغة في خدمتهما،
6- Bersungguh-sunguh dalam berkhidmat kepada keduanya,
و استعمال الأدب و الهيبة لهما،
7- Beradab dan berlaku hormat kepada orang tua,
و لا يرفع الولد صوته،
8- Seorang anak tidak mengangkat suaranya (dihadapan mereka),
و لا يحدق إليهما،
9- Tidak memandang tajam kepada keduanya,
و لا يدعوهما باسمهما،
10- Tidak memanggil orang tua dengan namanya,
و يمشي وراءهما،
11- (Saat berjalan), berjalan di belakang kedua orang tua,
و يصبر على ما يكره مما يصدر منهما.
12- BERSABAR ATAS APA YANG TIDAK IA SUKAI, ATAS SEGALA YANG MUNCUL DARI ORANG TUA, (baik ucapan, perilaku, atau kemauan-pen.)".
📕[Birru Al-Walidain: 5]
Betapa seringnya kita tidak sabar terhadap mereka. Dan berapa banyak hak mereka yang kita sia-sia.
Padahal sumber pahala, dan jalan menuju surga.
Duhai rindunya, saat teringat mereka tersenyum. Air mata seakan ingin menetes saat teringat senyum itu.
Apa daya jika mereka sudah tiada. Waktu yang bergulir tidaklah akan kembali.
Sosok yang selalu perhatian tanpa kenal lelah. Berkorban dengan harta dan tenaga.
Tunggu apa lagi, bagi yang mereka masih punya. Masih ada waktu untuk membuat mereka tersenyum.
Bahagiakan dengan apa yang kita bisa; karena waktu bersama mereka, hanyalah hitungan jari jemari.
Ya Allah Ampunilah kami dan kedua orang tua kami...
📝 Sumber:
@ahlussunnahmalang
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Al-Imam Abul Faraj 'Abdurrahman -Ibnul jauzi- rahimahullah bernasehat,
برهما يكون بطاعتهما فيما يأمران به ما لم يكن بمحظور،
1- "Berbakti kepada kedua orang tua adalah dengan mentaati perintah keduanya selama bukan perkara yang terlarang,
و تقديم أمرهما على فعل النافلة،
2- Mendahulukan perintah keduanya di atas melaksanakan amalan yang sunnah (jika saling berbenturan -pen.)
و الاجتناب لما نهيا عنه،
3- Menjauhi perkara-perkara yang dilarang oleh orang tua,
و الإنفاق عليهما،
4- Memberikan nafkah kepada orang tua.
و التوخي لشهواتهما،
5- Mencari keridhaan dan kebahagian pada keinginan-keinginan mereka,
و المبالغة في خدمتهما،
6- Bersungguh-sunguh dalam berkhidmat kepada keduanya,
و استعمال الأدب و الهيبة لهما،
7- Beradab dan berlaku hormat kepada orang tua,
و لا يرفع الولد صوته،
8- Seorang anak tidak mengangkat suaranya (dihadapan mereka),
و لا يحدق إليهما،
9- Tidak memandang tajam kepada keduanya,
و لا يدعوهما باسمهما،
10- Tidak memanggil orang tua dengan namanya,
و يمشي وراءهما،
11- (Saat berjalan), berjalan di belakang kedua orang tua,
و يصبر على ما يكره مما يصدر منهما.
12- BERSABAR ATAS APA YANG TIDAK IA SUKAI, ATAS SEGALA YANG MUNCUL DARI ORANG TUA, (baik ucapan, perilaku, atau kemauan-pen.)".
📕[Birru Al-Walidain: 5]
Betapa seringnya kita tidak sabar terhadap mereka. Dan berapa banyak hak mereka yang kita sia-sia.
Padahal sumber pahala, dan jalan menuju surga.
Duhai rindunya, saat teringat mereka tersenyum. Air mata seakan ingin menetes saat teringat senyum itu.
Apa daya jika mereka sudah tiada. Waktu yang bergulir tidaklah akan kembali.
Sosok yang selalu perhatian tanpa kenal lelah. Berkorban dengan harta dan tenaga.
Tunggu apa lagi, bagi yang mereka masih punya. Masih ada waktu untuk membuat mereka tersenyum.
Bahagiakan dengan apa yang kita bisa; karena waktu bersama mereka, hanyalah hitungan jari jemari.
Ya Allah Ampunilah kami dan kedua orang tua kami...
📝 Sumber:
@ahlussunnahmalang
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🎮📱 CANDU ITU BERNAMA...
Malam kian larut, namun bukan semakin surut, obrolan kami tentang para anak didik malah makin berlanjut. Tak ada habisnya memang jika sudah membicarakan problematika anak didik di masa ini. Tantangan zaman semakin kuat sementara kesadaran iman generasi muda tak berbanding lurus. Bertambah lagi generasi tua yang tidak lagi sebaik dulu dalam memahami perkembangan zaman khususnya perkembangan teknologi.
Alhasil, pemuda di zaman ini benar-benar seakan berjalan sendiri di tengah belantara teknologi yang hitam, tanpa perhatian dan pengawasan orang tua. Tak ada lagi yang melindungi kecuali iman dan ilmu agama yang baik.
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'ala, Jika dulu di pekarangan rumah dan jalan-jalan gang, tampak anak-anak yang tertawa riang, kejar-kejaran atau bermain layang-layang, kini teknologi hitam mengubah pemandangan itu. Jarang dan nyaris hilang, keriuhan itu kini telah berpindah tempat di warnet-warnet pinggir jalan, di sudut-sudut taman ber-hotspot, atau di pojok kamar sendiri (dengan smartphone nya). Jangan tanya tentang masjid-masjid dan tempat belajar Al-Qur'an, nyaris tutup karena sepi. Hanya beberapa gelintir anak-anak kampung yang itu-itu saja.
Ya, itulah salah satu pembunuh generasi muda di zaman ini, game atau game online. Perlahan tapi pasti, mengasyikkan tapi membinasakan, bisnis yang menguntung-kan namun menghancurkan. Itulah game yang kini berada di tangan 'anak-anak bayi' generasi ini.
⏳ Bersambung insyaAllah.
📝 Sumber:
@buletinalfaidah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Malam kian larut, namun bukan semakin surut, obrolan kami tentang para anak didik malah makin berlanjut. Tak ada habisnya memang jika sudah membicarakan problematika anak didik di masa ini. Tantangan zaman semakin kuat sementara kesadaran iman generasi muda tak berbanding lurus. Bertambah lagi generasi tua yang tidak lagi sebaik dulu dalam memahami perkembangan zaman khususnya perkembangan teknologi.
Alhasil, pemuda di zaman ini benar-benar seakan berjalan sendiri di tengah belantara teknologi yang hitam, tanpa perhatian dan pengawasan orang tua. Tak ada lagi yang melindungi kecuali iman dan ilmu agama yang baik.
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata'ala, Jika dulu di pekarangan rumah dan jalan-jalan gang, tampak anak-anak yang tertawa riang, kejar-kejaran atau bermain layang-layang, kini teknologi hitam mengubah pemandangan itu. Jarang dan nyaris hilang, keriuhan itu kini telah berpindah tempat di warnet-warnet pinggir jalan, di sudut-sudut taman ber-hotspot, atau di pojok kamar sendiri (dengan smartphone nya). Jangan tanya tentang masjid-masjid dan tempat belajar Al-Qur'an, nyaris tutup karena sepi. Hanya beberapa gelintir anak-anak kampung yang itu-itu saja.
Ya, itulah salah satu pembunuh generasi muda di zaman ini, game atau game online. Perlahan tapi pasti, mengasyikkan tapi membinasakan, bisnis yang menguntung-kan namun menghancurkan. Itulah game yang kini berada di tangan 'anak-anak bayi' generasi ini.
⏳ Bersambung insyaAllah.
📝 Sumber:
@buletinalfaidah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
SENIN, 23 RAMADHAN 1443H
25 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
25 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🕹🎮 LANJUTAN : CANDU ITU BERNAMA...
🔎 Baca dari awal :
@BuletinAlFaidah/875
PEMBUNUH?
'Pembunuh' anak muda, bahkan 'pembunuh' bangsa. Dalam sebuah penelitian studi terkait game beberapa bulan lalu, menyatakan bahwa gamers di Indonesia telah mencapai jumlah 60 juta dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi 100 juta di tahun 2020.
Disamping terjangkaunya harga peralatan gaming (seperti hp, laptop) dan statusnya sebagai hiburan, game atau game online juga digadang-gadang menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi bangsa di era modern ini. Disebutkan pertumbuhannya bisa mencapai angka 11-12 triliun per-tahun. Tak heran jika akhirnya game semakin diobral di tingkat nasional dan internasional.
Dan tak heran jika penyebaran game tersebut akhirnya menembus perkampungan dan dinding-dinding sekolahan, tak terkecuali tempat belajar kami.
Beberapa siswa dilaporkan memiliki nilai akhlak dan akademik yang rendah dan kemerosotan tajam, malas mengikuti KBM, sering membolos dengan alasan tak jelas, bahkan shalat wajib berjamaah pun alpa. Setelah diusut dan dipelajari, ternyata siswa tersebut sedang gandrung bermain game online dengan handphone orang tuanya. Upaya dan nasihat diberikan, namun tampaknya hanya menembus telinga saja. Yang ada semakin nekat dan menjadi-jadi.
Kejadian ini tentu mewakili gambaran kejadian di tempat-tempat yang lain. Kecanduan game menjadi sebab kemerosotan akhlak, agama, bahkan kecerdasan anak muda. Padahal, anak muda adalah aset paling berharga sebuah bangsa. Mereka adalah pembela dan pejuang harapan di saat bangsa dalam kondisi berbahaya. Namun, jika ketajaman dan kepekaan mereka sudah dibuai dengan permainan sia-sia, bagaimana bisa memperjuangkan semua?!
Jika sudah demikian kondisinya, bagaimana kita bisa memperbaiki? Kecanduan game telah dinyatakan secara resmi sebagai gangguan kesehatan mental oleh organisasi-organisasi kesehatan; di antaranya WHO. Artinya, tidak mudah untuk mengubah otak yang sudah terlanjur terpapar kecanduan game.
Bahkan tak jarang kecanduan game tersebut mengantarkan kepada tindak kejahatan dan kriminalitas. Tentu sudah menjadi rahasia umum, pencurian, jambret, bahkan perampokan, disebab-kan karena tuntutan untuk memuaskan hasrat bermain game. Tak bisa dibayangkan, bagaimana jika 100 juta pemuda di bangsa ini terpapar kecanduan game seperti ini? Bukan ekonomi yang semakin kuat dan naik, justru kriminalitas, keamanan, dan karakter bangsa semakin buruk.
⏳ Bersambung insyaAllah.
📝 Sumber:
@buletinalfaidah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🔎 Baca dari awal :
@BuletinAlFaidah/875
PEMBUNUH?
'Pembunuh' anak muda, bahkan 'pembunuh' bangsa. Dalam sebuah penelitian studi terkait game beberapa bulan lalu, menyatakan bahwa gamers di Indonesia telah mencapai jumlah 60 juta dan diperkirakan akan terus meningkat menjadi 100 juta di tahun 2020.
Disamping terjangkaunya harga peralatan gaming (seperti hp, laptop) dan statusnya sebagai hiburan, game atau game online juga digadang-gadang menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi bangsa di era modern ini. Disebutkan pertumbuhannya bisa mencapai angka 11-12 triliun per-tahun. Tak heran jika akhirnya game semakin diobral di tingkat nasional dan internasional.
Dan tak heran jika penyebaran game tersebut akhirnya menembus perkampungan dan dinding-dinding sekolahan, tak terkecuali tempat belajar kami.
Beberapa siswa dilaporkan memiliki nilai akhlak dan akademik yang rendah dan kemerosotan tajam, malas mengikuti KBM, sering membolos dengan alasan tak jelas, bahkan shalat wajib berjamaah pun alpa. Setelah diusut dan dipelajari, ternyata siswa tersebut sedang gandrung bermain game online dengan handphone orang tuanya. Upaya dan nasihat diberikan, namun tampaknya hanya menembus telinga saja. Yang ada semakin nekat dan menjadi-jadi.
Kejadian ini tentu mewakili gambaran kejadian di tempat-tempat yang lain. Kecanduan game menjadi sebab kemerosotan akhlak, agama, bahkan kecerdasan anak muda. Padahal, anak muda adalah aset paling berharga sebuah bangsa. Mereka adalah pembela dan pejuang harapan di saat bangsa dalam kondisi berbahaya. Namun, jika ketajaman dan kepekaan mereka sudah dibuai dengan permainan sia-sia, bagaimana bisa memperjuangkan semua?!
Jika sudah demikian kondisinya, bagaimana kita bisa memperbaiki? Kecanduan game telah dinyatakan secara resmi sebagai gangguan kesehatan mental oleh organisasi-organisasi kesehatan; di antaranya WHO. Artinya, tidak mudah untuk mengubah otak yang sudah terlanjur terpapar kecanduan game.
Bahkan tak jarang kecanduan game tersebut mengantarkan kepada tindak kejahatan dan kriminalitas. Tentu sudah menjadi rahasia umum, pencurian, jambret, bahkan perampokan, disebab-kan karena tuntutan untuk memuaskan hasrat bermain game. Tak bisa dibayangkan, bagaimana jika 100 juta pemuda di bangsa ini terpapar kecanduan game seperti ini? Bukan ekonomi yang semakin kuat dan naik, justru kriminalitas, keamanan, dan karakter bangsa semakin buruk.
⏳ Bersambung insyaAllah.
📝 Sumber:
@buletinalfaidah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com