🚗🏠 SENGAJA MELAKUKAN SAFAR AGAR BISA BERBUKA ⁉️
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al' Utsaimin rahimahullah Ta’ala ditanya,
"Apa hukum (sengaja) melakukan safar di bulan ramadhan agar bisa berbuka?
Maka beliau menjawab:
Hukum asal berpuasa adalah wajib bagi kaum muslimin. Bahkan ia fardhu dan merupakan bagian dari rukun Islam sebagaimana diketahui. Sesuatu yang wajib dalam syari’at maka tidak boleh bagi seseorang melakukan hilah (tipu daya/mengakali) agar kewajiban itu gugur dari dirinya.
Sehingga orang yang safar agar bisa berbuka maka safar itu haram baginya, dan berbuka juga haram baginya. Wajib baginya untuk bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla dan segera pulang (ke daerahnya) dan melanjutkan puasanya (di hari itu).
Jika dia tidak pulang maka ia tetap harus berpuasa walaupun musafir.
Ringkasnya: Tidak boleh bagi seseorang melakukan hilah (tipu daya/mengakali) agar bisa berbuka di bulan ramadhan dengan sengaja melakukan perjalanan. Karena melakukan hilah untuk menggugurkan yang wajib tidak lantas menggugurkan kewajiban itu, sebagaimana melakukan hilah atas sesuatu yang haram tidak lantas menjadikan yang haram itu boleh (dilakukan).
📚Majmu' Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin (19/133)
📝 Sumber:
@warisansalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al' Utsaimin rahimahullah Ta’ala ditanya,
"Apa hukum (sengaja) melakukan safar di bulan ramadhan agar bisa berbuka?
Maka beliau menjawab:
Hukum asal berpuasa adalah wajib bagi kaum muslimin. Bahkan ia fardhu dan merupakan bagian dari rukun Islam sebagaimana diketahui. Sesuatu yang wajib dalam syari’at maka tidak boleh bagi seseorang melakukan hilah (tipu daya/mengakali) agar kewajiban itu gugur dari dirinya.
Sehingga orang yang safar agar bisa berbuka maka safar itu haram baginya, dan berbuka juga haram baginya. Wajib baginya untuk bertaubat kepada Allah Azza wa Jalla dan segera pulang (ke daerahnya) dan melanjutkan puasanya (di hari itu).
Jika dia tidak pulang maka ia tetap harus berpuasa walaupun musafir.
Ringkasnya: Tidak boleh bagi seseorang melakukan hilah (tipu daya/mengakali) agar bisa berbuka di bulan ramadhan dengan sengaja melakukan perjalanan. Karena melakukan hilah untuk menggugurkan yang wajib tidak lantas menggugurkan kewajiban itu, sebagaimana melakukan hilah atas sesuatu yang haram tidak lantas menjadikan yang haram itu boleh (dilakukan).
📚Majmu' Fatawa wa Rasail Ibnu Utsaimin (19/133)
📝 Sumber:
@warisansalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
SENIN, 16 RAMADHAN 1443H
18 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
18 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
✋🏻📢🌔💐 NASIHAT DI HARI KEENAM BELAS BULAN RAMADHAN
✍🏻 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah memberikan nasihat,
فإن هذا الشهر الكريم قد ذهب أكثره, اليوم السادس عشر، ونسأل الله أن يوفقنا وإياكم لمضاعفة الجهود في كل ما يرضيه، وأن يعيننا وإياكم على المسابقة إلى كل خير
Sungguh bulan (Ramadhan) yang mulia ini, sebagian besarnya telah meninggalkan kita. Hari ini adalah hari keenam belas (di bulan Ramadhan). Kita memohon kepada Allah supaya kami dan Anda diberi taufik untuk dalam melipatgandakan kesungguh-sungguhan untuk melaksanakan hal-hal yang diridhai-Nya. Demikian pula semoga Allah menolong kami dan Anda untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
هذه الأيام الفاضلة الباقية يُشرع للمؤمن فيها أن يضاعف الجهود وأن يعتني بما فاته في البقية من طاعة الله جل وعلى, كثرة الصلاة، كثرة التسبيح والتهليل والتكبير والتحميد، كثرة قراءة القرآن الكريم بالتدبر والتعقل،كثرة الصدقة, كثرة النصيحة والتوجيه للخير والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر، إلى غير ذلك من وجوه الخير،
Pada hari-hari ini, (hari-hari) yang mulia dari yang tersisa (di bulan Ramadhan), disyariatkan bagi seorang mukmin untuk melipatgandakan kesungguh-sungguhannya dan hendaknya serius (memperbaiki) apa-apa yang telah terluputkan olehnya pada hari yang tersisa, dengan (memperbanyak) ketaatan kepada Allah Jalla Wa 'Ala, memperbanyak shalat, memperbanyak tasbih, tahlil, takbir, tahmid, dan memperbanyak bacaan Al-Qur'anulkarim dengan disertai tadabur dan tafakur. Demikian pula memperbanyak sedekah, memperbanyak nasihat, membimbing dalam kebaikan, amar makruf nahi mungkar, dan yang selainnya dari berbagai kebaikan.
فكلما تقدم الشهر ينبغي للمؤمن أن يزيد في العمل ويستدرك في البقية.
Oleh karena itu, setiap berlalu (waktu) pada bulan (Ramadhan ini), hendaknya seorang mukmin menambah amalannya dan memperbaiki (apa yang kurang) pada (hari-hari) yang tersisa.
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/nasihat-di-hari-keenam-belas-bulan-ramadhan/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah memberikan nasihat,
فإن هذا الشهر الكريم قد ذهب أكثره, اليوم السادس عشر، ونسأل الله أن يوفقنا وإياكم لمضاعفة الجهود في كل ما يرضيه، وأن يعيننا وإياكم على المسابقة إلى كل خير
Sungguh bulan (Ramadhan) yang mulia ini, sebagian besarnya telah meninggalkan kita. Hari ini adalah hari keenam belas (di bulan Ramadhan). Kita memohon kepada Allah supaya kami dan Anda diberi taufik untuk dalam melipatgandakan kesungguh-sungguhan untuk melaksanakan hal-hal yang diridhai-Nya. Demikian pula semoga Allah menolong kami dan Anda untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
هذه الأيام الفاضلة الباقية يُشرع للمؤمن فيها أن يضاعف الجهود وأن يعتني بما فاته في البقية من طاعة الله جل وعلى, كثرة الصلاة، كثرة التسبيح والتهليل والتكبير والتحميد، كثرة قراءة القرآن الكريم بالتدبر والتعقل،كثرة الصدقة, كثرة النصيحة والتوجيه للخير والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر، إلى غير ذلك من وجوه الخير،
Pada hari-hari ini, (hari-hari) yang mulia dari yang tersisa (di bulan Ramadhan), disyariatkan bagi seorang mukmin untuk melipatgandakan kesungguh-sungguhannya dan hendaknya serius (memperbaiki) apa-apa yang telah terluputkan olehnya pada hari yang tersisa, dengan (memperbanyak) ketaatan kepada Allah Jalla Wa 'Ala, memperbanyak shalat, memperbanyak tasbih, tahlil, takbir, tahmid, dan memperbanyak bacaan Al-Qur'anulkarim dengan disertai tadabur dan tafakur. Demikian pula memperbanyak sedekah, memperbanyak nasihat, membimbing dalam kebaikan, amar makruf nahi mungkar, dan yang selainnya dari berbagai kebaikan.
فكلما تقدم الشهر ينبغي للمؤمن أن يزيد في العمل ويستدرك في البقية.
Oleh karena itu, setiap berlalu (waktu) pada bulan (Ramadhan ini), hendaknya seorang mukmin menambah amalannya dan memperbaiki (apa yang kurang) pada (hari-hari) yang tersisa.
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/nasihat-di-hari-keenam-belas-bulan-ramadhan/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📼 AUDIO KAJIAN RAMADHAN
🗓️ Rabu, 4 Ramadhan 1443 / 6 April 2022
💺 Bersama :
Al-Ustadz Said Ahsan Hafidzahullah
Masjid Al-Muhajirin
Waktu : Ba'da Subuh
🏷️ MANFAAT PUASA BAGI JIWA DAN RAGA
10 MB | Durasi 41:41
📝 Sumber:
@AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🗓️ Rabu, 4 Ramadhan 1443 / 6 April 2022
💺 Bersama :
Al-Ustadz Said Ahsan Hafidzahullah
Masjid Al-Muhajirin
Waktu : Ba'da Subuh
🏷️ MANFAAT PUASA BAGI JIWA DAN RAGA
10 MB | Durasi 41:41
📝 Sumber:
@AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔊BOLEHKAH WANITA SAFAR TANPA MAHRAM DENGAN PESAWAT YANG AMAN DAN NYAMAN?
🎙Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,
لا يجوز سفر المرأة المسلمة في الطائرة ولا غيرها بدون محرم يرافقها في سفرها.
"Tidak boleh bagi wanita muslimah untuk melakukan safar baik menggunakan pesawat terbang atau yang lainnya tanpa ditemani oleh mahram pada safarnya tersebut."
📚 Majmu'ul Fatawa, XVI/383
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,
لا يجوز سفر المرأة المسلمة في الطائرة ولا غيرها بدون محرم يرافقها في سفرها.
"Tidak boleh bagi wanita muslimah untuk melakukan safar baik menggunakan pesawat terbang atau yang lainnya tanpa ditemani oleh mahram pada safarnya tersebut."
📚 Majmu'ul Fatawa, XVI/383
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
☑️📂YANG UTAMA YANG PALING BANYAK BERDZIKIR KEPADA ALLAH
▫️Berkata Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu:
❒ أفضل أهل كل عمل أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل،
☜ فأفضل الصوام؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل في صومهم ،
☜ وأفضل المتصدقين؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل،
☜ وأفضل الحاج؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل، وهكذا سائر الأحوال .
Orang yang paling utama dalam setiap amalan adalah yang paling banyak kepada Allah azza wa jalla.
Maka orang yang berpuasa yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla pada puasanya.
Orang yang bershodaqoh yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla.
Orang yang berhaji yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla.
Dan demikianlah dalam seluruh keadaan (dari amalah yang ada).
📚Al Wabil Ash Shayyib hal. 75.
📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
▫️Berkata Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu:
❒ أفضل أهل كل عمل أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل،
☜ فأفضل الصوام؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل في صومهم ،
☜ وأفضل المتصدقين؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل،
☜ وأفضل الحاج؛ أكثرهم ذكراً لله عزّ وجل، وهكذا سائر الأحوال .
Orang yang paling utama dalam setiap amalan adalah yang paling banyak kepada Allah azza wa jalla.
Maka orang yang berpuasa yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla pada puasanya.
Orang yang bershodaqoh yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla.
Orang yang berhaji yang paling utama, adalah yang paling banyak berdzikir kepada Allah azza wa jalla.
Dan demikianlah dalam seluruh keadaan (dari amalah yang ada).
📚Al Wabil Ash Shayyib hal. 75.
📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
SELASA, 17 RAMADHAN 1443H
19 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
19 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📒 BERAGAMA ISLAM DI TAMBAH LAGI MENGENAL SUNNAH, SUNGGUH HAL ITU ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA
Allah ta’ala berfirman:
[Wahai orang-orang yang beriman! penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyeru kalian kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kalian akan di kumpulkan]. QS Al-Anfal 24
🎙berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
Sungguh, kehidupan yang membawa manfaat hanya bisa di gapai dengan cara memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya.
Barangsiapa yang tidak memenuhi/merespon seruan tersebut maka tidak ada kehidupan sejati padanya. Meskipun ia memiliki kehidupan ala binatang (kehidupan yang bebas berbuat apa saja _red) yang tidak ada bedanya antara dirinya dengan hewan yang paling rendah sekalipun.
Maka kehidupan yang hakiki lagi baik adalah kehidupan orang yang memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya secara lahir maupun batin.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar hidup, walaupun tubuh mereka telah mati. Adapun selain mereka adalah orang-orang yang telah mati, meskipun badan mereka hidup.
Oleh karena itu orang yang paling sempurna kehidupannya adalah yang paling sempurna dalam memenuhi/merespon seruan dakwah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Barangsiapa yang kehilangan sebagian darinya maka ia kehilangan sebagian unsur kehidupan tsb, dan yang ada di dalam dirinya dari kehidupan, hal itu sekadar respon dirinya terhadap ajakan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
📕Kitab Al-Fawaid ibnul Qayyim halaman 81 cetakan Darul Ghoddil Jadid, Mesir, tahun 1429H / 2008M]
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
أن الحياة النافعة إنما تحصل بالإستجابة لله ورسوله، فمن لم تحصل له هذه الإستجابة فلا حياة له، وإن كانت له حياة بهيمية مشتركة بينه وبين أرذل الحيوانات. فالحياة الحقيقة الطيبة هي حياة من استجاب الله والرسول ظاهرا وباطنا، فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا وغيرهم أموات وإن كانوا أحياء الأبدان.
ولهذا كان أكمل الناس حياة أكملهم استجابة لدعوة الرسول، فمن فاته جزء منه فاته جزء من الحياة، وفيه من الحياة بحسب ما استجاب الرسول.
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Allah ta’ala berfirman:
[Wahai orang-orang yang beriman! penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyeru kalian kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kalian akan di kumpulkan]. QS Al-Anfal 24
🎙berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
Sungguh, kehidupan yang membawa manfaat hanya bisa di gapai dengan cara memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya.
Barangsiapa yang tidak memenuhi/merespon seruan tersebut maka tidak ada kehidupan sejati padanya. Meskipun ia memiliki kehidupan ala binatang (kehidupan yang bebas berbuat apa saja _red) yang tidak ada bedanya antara dirinya dengan hewan yang paling rendah sekalipun.
Maka kehidupan yang hakiki lagi baik adalah kehidupan orang yang memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya secara lahir maupun batin.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar hidup, walaupun tubuh mereka telah mati. Adapun selain mereka adalah orang-orang yang telah mati, meskipun badan mereka hidup.
Oleh karena itu orang yang paling sempurna kehidupannya adalah yang paling sempurna dalam memenuhi/merespon seruan dakwah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Barangsiapa yang kehilangan sebagian darinya maka ia kehilangan sebagian unsur kehidupan tsb, dan yang ada di dalam dirinya dari kehidupan, hal itu sekadar respon dirinya terhadap ajakan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
📕Kitab Al-Fawaid ibnul Qayyim halaman 81 cetakan Darul Ghoddil Jadid, Mesir, tahun 1429H / 2008M]
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
أن الحياة النافعة إنما تحصل بالإستجابة لله ورسوله، فمن لم تحصل له هذه الإستجابة فلا حياة له، وإن كانت له حياة بهيمية مشتركة بينه وبين أرذل الحيوانات. فالحياة الحقيقة الطيبة هي حياة من استجاب الله والرسول ظاهرا وباطنا، فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا وغيرهم أموات وإن كانوا أحياء الأبدان.
ولهذا كان أكمل الناس حياة أكملهم استجابة لدعوة الرسول، فمن فاته جزء منه فاته جزء من الحياة، وفيه من الحياة بحسب ما استجاب الرسول.
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
⚖️🩺💉 HUKUM MEMAKAI OBAT TETES HIDUNG SAAT PUASA
💬 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,
الذي تعاطى القطرة حتى وصلت إلى حلقه ينبغي له أن يقضي؛ لأن كثيراً من أهل العلم يرى صومه يبطل بذلك، فإذا وصلت القطرة إلى حلقه فالأولى والأحوط له القضاء خروجاً من خلاف العلماء، وينبغي له تأجيل القطرة في مثل هذا إلى الليل إذا تيسر
"Orang yang memakai obat tetes hingga sampai ke tenggorokan ketika berpuasa, maka hendaknya dia mengqadha puasanya. Karena banyak ulama yang berpendapat bahwa hal itu membatalkan puasanya.
Apabila tetesan sampai ke tenggorokan, maka sikap yang lebih utama dan lebih berhati-hati adalah mengqadhanya sebagai upaya untuk keluar dari perselisihan para ulama.
Sebaiknya dia menunda pemakaian tetesan tersebut hingga malam hari jika memungkinkan."
✍️ Al-Mauqi'ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz rahimahullah
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
💬 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,
الذي تعاطى القطرة حتى وصلت إلى حلقه ينبغي له أن يقضي؛ لأن كثيراً من أهل العلم يرى صومه يبطل بذلك، فإذا وصلت القطرة إلى حلقه فالأولى والأحوط له القضاء خروجاً من خلاف العلماء، وينبغي له تأجيل القطرة في مثل هذا إلى الليل إذا تيسر
"Orang yang memakai obat tetes hingga sampai ke tenggorokan ketika berpuasa, maka hendaknya dia mengqadha puasanya. Karena banyak ulama yang berpendapat bahwa hal itu membatalkan puasanya.
Apabila tetesan sampai ke tenggorokan, maka sikap yang lebih utama dan lebih berhati-hati adalah mengqadhanya sebagai upaya untuk keluar dari perselisihan para ulama.
Sebaiknya dia menunda pemakaian tetesan tersebut hingga malam hari jika memungkinkan."
✍️ Al-Mauqi'ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz rahimahullah
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
👊🏻🍃 HUKUM MELAWAN BEGAL
✍ Dijawab oleh al-Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan:
Bismillah. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa menjaga antum dan keluarga. Ana mau tanya, apa hukumnya melawan begal dan bagaimana kalau begal yang kita lawan sampai meninggal? Dan bagaimana kalau sebaliknya, kita yang meninggal pada saat melawan begal?
Jawaban :
Hukum melawan begal disyariatkan berlandaskan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Dimana ada seseorang bertanya kepada nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, bagaimana jika ada seorang hendak merampas hartaku? Beliau menjawab: "Jangan engkau kasih". Bagaimana kalau jika dia memerangi ku? Beliau menjawab:
"Engkau lawan. Bagaimana jika aku mati? Beliau bersabda: Engkau akan masuk surga. Bagaimana jika dia mati? Beliau menjawab: dia masuk neraka.'"
Namun melawan begal hendaklah sesuai dengan sikapnya. Allah Ta'ala berfirman:
ومن اعتدى عليكم فاعتدوا عليه بمثل ما اعتدى عليكم
"Barang siapa yang berbuat pelanggaran terhadap kalian, maka balaslah setimpal dengan perbuatannya".
Wallahu a'lam.
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍ Dijawab oleh al-Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan:
Bismillah. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa menjaga antum dan keluarga. Ana mau tanya, apa hukumnya melawan begal dan bagaimana kalau begal yang kita lawan sampai meninggal? Dan bagaimana kalau sebaliknya, kita yang meninggal pada saat melawan begal?
Jawaban :
Hukum melawan begal disyariatkan berlandaskan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Dimana ada seseorang bertanya kepada nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, bagaimana jika ada seorang hendak merampas hartaku? Beliau menjawab: "Jangan engkau kasih". Bagaimana kalau jika dia memerangi ku? Beliau menjawab:
"Engkau lawan. Bagaimana jika aku mati? Beliau bersabda: Engkau akan masuk surga. Bagaimana jika dia mati? Beliau menjawab: dia masuk neraka.'"
Namun melawan begal hendaklah sesuai dengan sikapnya. Allah Ta'ala berfirman:
ومن اعتدى عليكم فاعتدوا عليه بمثل ما اعتدى عليكم
"Barang siapa yang berbuat pelanggaran terhadap kalian, maka balaslah setimpal dengan perbuatannya".
Wallahu a'lam.
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
RABU, 18 RAMADHAN 1443H
20 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
20 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔥 PERUSAK AMAL SHALIH
🎙Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
"Tidak ada sesuatu pun yang paling merusak amal shalih daripada rasa bangga diri dan suka dipuji."
📚 (Al Fawaid : 1/152)
✒️ قال الإمام ابن القيم -رحمه الله- :
« لا شَيء أفسَد لِلعَملِ الصَّالحِ مِن
العُجبِ، ورُؤيَـةِ النَّفسِ ».
📚 (الفَوَائِدُ ١٥٢/١)
📝 Sumber :
https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1513255987091808258?t=7fnE3QUzhaz5L2rclOQL2A&s=19
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
"Tidak ada sesuatu pun yang paling merusak amal shalih daripada rasa bangga diri dan suka dipuji."
📚 (Al Fawaid : 1/152)
✒️ قال الإمام ابن القيم -رحمه الله- :
« لا شَيء أفسَد لِلعَملِ الصَّالحِ مِن
العُجبِ، ورُؤيَـةِ النَّفسِ ».
📚 (الفَوَائِدُ ١٥٢/١)
📝 Sumber :
https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1513255987091808258?t=7fnE3QUzhaz5L2rclOQL2A&s=19
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📜🎁🖇🇵🇸
TERUNTUK BANGSA PALESTINA
💬 Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy hafizhahullah berkata,
هذا الشعب الذي قال فيه بعض العلماء في مقال له أنه لم يرَ شعبا صبر مثل صبرهم, أكثر من ستين عاما, وهم تحت وطأة إخوة القردة والخنازير,
ولكن كثيرا من الفلسطينيين بعيدون عن دينهم, بعيدون عن تعاليم الإسلام الصحيح, بعيدون عن العقيدة الصحيحة, بعيدون عن النهج القويم, يقال لهم:
ما فُتِحت فلسطين إلا بالإسلام, فتحها الفاروق عمر رضي الله عنه, ودخلها جيشُ عمر رضي الله عنه, وفيهم أيضا الصحابة رضي الله عنهم أجمعين, فدخلها وتسلَّم المسجد الأقصى متخشعا زاهدا متواضعا رضي الله عنه, وقال كلمة مشهورة :
نحن قوم أعزنا الله بالإسلام, فإن ابتغينا العزة في غيره أذلنا الله.
وأول ما قام به بناء وترميم المسجد الأقصى والأذان فيه, هذا همه, وهذه غايته, إعلاء كلمة الله, ونصرة دين الله تبارك وتعالى,
فإن أردتم ان تستردوا القدس والمسجد الأقصى, فكونوا على ما كان عليه عمر وأصحاب النبي ﷺ ورضي الله عنهم أجمعين, علِّمُوا أولادَكم وأجيالكم العقيدة الصحيحةَ, علموهم الدينَ الصحيح, والمنهج القويم, والتوحيد المستقيم , علموهم في مدارسكم, وفي جامعاتكم , وفي مساجدكم, (واعتصموا بحبل الله جميعًا ولا تفرقوا), فإذا فعلتم ذلك, عادت لكم فلسطين, وعاد إلى أيديكم المسجد الأقصى, وبغير ذلك فلن تحصلوا إلا على الخيبة والخسران,
لن تنفعكم أمريكا, ولا الأمم المتحدة, ولا الإتحاد الأوربي, ولن تنفعكم القومية, ولا الوطنية المقيتة, إنما ينفعكم أن تأخذوا بأسباب النصر الحقيقية, والله عز وجل منجزٌ وعدَه إن أنتم أخذتم بهذه الأسباب
“Bangsa Palestina ini yang telah disebutkan oleh sebagian para ulama tentangnya, bahwasannya belum ditemukan suatu bangsa yang bersabar sebagaimana kesabaran mereka, lebih dari enam puluh tahun lamanya mereka berada di bawah tekanan saudara-saudaranya kera dan babi (Yahudi).
Akan tetapi kebanyakan orang-orang Palestina mereka jauh dari ajaran agama mereka, jauh dari pengajaran Islam yang benar, jauh dari aqidah yang benar dan jauh dari manhaj yang lurus, maka disampaikanlah kepada mereka, ‘Palestina tidak bisa dibebaskan kecuali dengan Islam.’
Al-Faruq Umar bin Khaththab telah menaklukannya, pasukan Umar memasukinya dan di antara mereka juga terdapat para sahabat Nabi, maka Umar memasukinya dan merebut Masjid Al-Aqsha dengan kewibawaan, sikap zuhud, dan tawadhu’ (rendah hati). Dan Umar mengucapkan perkataan yang terkenal, ‘Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah Ta’ala dengan sebab Islam, maka apabila kami mencari kemuliaan dengan selain Islam pasti Allah menghinakan kami.’
Dan pertama kali yang beliau lakukan ialah membangun dan memperbaiki kembali Masjid Al-Aqsha, mengumandangkan azan di dalamnya. Inilah keinginannya, dan tujuannya adalah meninggikan kalimat Allah dan menolong agama Allah.
Maka jika kalian ingin merebut kembali kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, maka jadilah kalian berada di atas jalan yang Umar dan para sahabat Nabi berada di atasnya.
Ajarkan anak-anak kalian dan generasi kalian perkara aqidah yang benar, ajarkan mereka ajaran agama yang benar, manhaj yang lurus, tauhid yang lurus, ajarkan mereka di sekolah-sekolah kalian, di universitas-universitas kalian, dan di masjid-masjid kalian (dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah kalian berpecah belah).
Maka apabila kalian melakukannya niscaya Palestina akan kembali kepada kalian dan Masjid Al-Aqsha kembali ke tengah-tengah kalian, namun jika dengan cara selain itu, maka kalian tidak akan pernah meraih kecuali kegagalan dan kerugian.
Tidak akan memberi manfaat kepada kalian negara Amerika, tidak pula Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak pula Uni Eropa, dan tidak memberikan manfaat kepada kalian sikap nasionalisme dan kebangsaan yang dibenci.
Sesungguhnya yang bermanfaat bagi kalian adalah kalian menempuh sebab-sebab pertolongan yang hakiki dan Allah ‘Azza wa Jalla memenuhi janji-Nya apabila kalian menempuh sebab-sebab tersebut.”
📜 Diambil dari khutbah berjudul ‘Seruan Sang Pemberi Peringatan’ oleh Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy
📝 Sumber:
@khtub_monir_alsaadi/1581
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
TERUNTUK BANGSA PALESTINA
💬 Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy hafizhahullah berkata,
هذا الشعب الذي قال فيه بعض العلماء في مقال له أنه لم يرَ شعبا صبر مثل صبرهم, أكثر من ستين عاما, وهم تحت وطأة إخوة القردة والخنازير,
ولكن كثيرا من الفلسطينيين بعيدون عن دينهم, بعيدون عن تعاليم الإسلام الصحيح, بعيدون عن العقيدة الصحيحة, بعيدون عن النهج القويم, يقال لهم:
ما فُتِحت فلسطين إلا بالإسلام, فتحها الفاروق عمر رضي الله عنه, ودخلها جيشُ عمر رضي الله عنه, وفيهم أيضا الصحابة رضي الله عنهم أجمعين, فدخلها وتسلَّم المسجد الأقصى متخشعا زاهدا متواضعا رضي الله عنه, وقال كلمة مشهورة :
نحن قوم أعزنا الله بالإسلام, فإن ابتغينا العزة في غيره أذلنا الله.
وأول ما قام به بناء وترميم المسجد الأقصى والأذان فيه, هذا همه, وهذه غايته, إعلاء كلمة الله, ونصرة دين الله تبارك وتعالى,
فإن أردتم ان تستردوا القدس والمسجد الأقصى, فكونوا على ما كان عليه عمر وأصحاب النبي ﷺ ورضي الله عنهم أجمعين, علِّمُوا أولادَكم وأجيالكم العقيدة الصحيحةَ, علموهم الدينَ الصحيح, والمنهج القويم, والتوحيد المستقيم , علموهم في مدارسكم, وفي جامعاتكم , وفي مساجدكم, (واعتصموا بحبل الله جميعًا ولا تفرقوا), فإذا فعلتم ذلك, عادت لكم فلسطين, وعاد إلى أيديكم المسجد الأقصى, وبغير ذلك فلن تحصلوا إلا على الخيبة والخسران,
لن تنفعكم أمريكا, ولا الأمم المتحدة, ولا الإتحاد الأوربي, ولن تنفعكم القومية, ولا الوطنية المقيتة, إنما ينفعكم أن تأخذوا بأسباب النصر الحقيقية, والله عز وجل منجزٌ وعدَه إن أنتم أخذتم بهذه الأسباب
“Bangsa Palestina ini yang telah disebutkan oleh sebagian para ulama tentangnya, bahwasannya belum ditemukan suatu bangsa yang bersabar sebagaimana kesabaran mereka, lebih dari enam puluh tahun lamanya mereka berada di bawah tekanan saudara-saudaranya kera dan babi (Yahudi).
Akan tetapi kebanyakan orang-orang Palestina mereka jauh dari ajaran agama mereka, jauh dari pengajaran Islam yang benar, jauh dari aqidah yang benar dan jauh dari manhaj yang lurus, maka disampaikanlah kepada mereka, ‘Palestina tidak bisa dibebaskan kecuali dengan Islam.’
Al-Faruq Umar bin Khaththab telah menaklukannya, pasukan Umar memasukinya dan di antara mereka juga terdapat para sahabat Nabi, maka Umar memasukinya dan merebut Masjid Al-Aqsha dengan kewibawaan, sikap zuhud, dan tawadhu’ (rendah hati). Dan Umar mengucapkan perkataan yang terkenal, ‘Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah Ta’ala dengan sebab Islam, maka apabila kami mencari kemuliaan dengan selain Islam pasti Allah menghinakan kami.’
Dan pertama kali yang beliau lakukan ialah membangun dan memperbaiki kembali Masjid Al-Aqsha, mengumandangkan azan di dalamnya. Inilah keinginannya, dan tujuannya adalah meninggikan kalimat Allah dan menolong agama Allah.
Maka jika kalian ingin merebut kembali kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, maka jadilah kalian berada di atas jalan yang Umar dan para sahabat Nabi berada di atasnya.
Ajarkan anak-anak kalian dan generasi kalian perkara aqidah yang benar, ajarkan mereka ajaran agama yang benar, manhaj yang lurus, tauhid yang lurus, ajarkan mereka di sekolah-sekolah kalian, di universitas-universitas kalian, dan di masjid-masjid kalian (dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah kalian berpecah belah).
Maka apabila kalian melakukannya niscaya Palestina akan kembali kepada kalian dan Masjid Al-Aqsha kembali ke tengah-tengah kalian, namun jika dengan cara selain itu, maka kalian tidak akan pernah meraih kecuali kegagalan dan kerugian.
Tidak akan memberi manfaat kepada kalian negara Amerika, tidak pula Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak pula Uni Eropa, dan tidak memberikan manfaat kepada kalian sikap nasionalisme dan kebangsaan yang dibenci.
Sesungguhnya yang bermanfaat bagi kalian adalah kalian menempuh sebab-sebab pertolongan yang hakiki dan Allah ‘Azza wa Jalla memenuhi janji-Nya apabila kalian menempuh sebab-sebab tersebut.”
📜 Diambil dari khutbah berjudul ‘Seruan Sang Pemberi Peringatan’ oleh Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy
📝 Sumber:
@khtub_monir_alsaadi/1581
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔊TEPATKAH MENEMPATKAN ANAK-ANAK DI SHAF TERSENDIRI DI BELAKANG ORANG-ORANG DEWASA?
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
حشر الأطفال في صف واحد وراء الكبار فهذا يؤدي إلى أن يتأذى المصلون منهم أكثر وأكثر؛ لأنهم إذا اجتمعوا في صف واحد حصل منهم الكلام واللعب فيتأذى المصلون بهم.
"Mengumpulkan anak-anak di satu shaf di belakang orang-orang dewasa akan menyebabkan jamaah shalat jauh lebih terganggu oleh mereka, karena jika mereka berkumpul di satu shaf maka mereka akan berbicara dan main-main sehingga menyebabkan jamaah shalat terganggu oleh mereka."
@binothaimeen.net/content/11654
Beliau rahimahullah juga berkata,
لو أخرنا الصبيان عن الصف الأول سيكونون وحدهم في الصف الثاني ويترتب على لعبهم ما لا يترتب لو كانوا في الصف الأول وفرقناهم.
"Seandainya kita meletakkan anak-anak di belakang shaf terdepan maka mereka akan menyendiri di shaf kedua, dan akibat dari sikap main-main mereka tidak akan sama seandainya mereka berada di shaf pertama dan kita pisahkan mereka."
📘 Majmu'ul Fatawa, XII/398
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
حشر الأطفال في صف واحد وراء الكبار فهذا يؤدي إلى أن يتأذى المصلون منهم أكثر وأكثر؛ لأنهم إذا اجتمعوا في صف واحد حصل منهم الكلام واللعب فيتأذى المصلون بهم.
"Mengumpulkan anak-anak di satu shaf di belakang orang-orang dewasa akan menyebabkan jamaah shalat jauh lebih terganggu oleh mereka, karena jika mereka berkumpul di satu shaf maka mereka akan berbicara dan main-main sehingga menyebabkan jamaah shalat terganggu oleh mereka."
@binothaimeen.net/content/11654
Beliau rahimahullah juga berkata,
لو أخرنا الصبيان عن الصف الأول سيكونون وحدهم في الصف الثاني ويترتب على لعبهم ما لا يترتب لو كانوا في الصف الأول وفرقناهم.
"Seandainya kita meletakkan anak-anak di belakang shaf terdepan maka mereka akan menyendiri di shaf kedua, dan akibat dari sikap main-main mereka tidak akan sama seandainya mereka berada di shaf pertama dan kita pisahkan mereka."
📘 Majmu'ul Fatawa, XII/398
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🏡🕌 KEUTAMAAN TARAWIH BERSAMA IMAM BAGI WANITA
📋 Soal:
Apakah keutamaan melaksanakan shalat tarawih dengan imam sampai selesai juga berlaku bagi para wanita? Ataukah tetap lebih utama bagi kami untuk melaksanakannya munfarid di rumah sebagaimana shalat-shalat yang lain? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
“Wanita lebih afdal shalat di rumah berdasarkan keumuman hadits dan tentu akan mendapat pahala besar.
Apabila wanita tersebut shalat berjamaah dengan imam, dia mendapat pahala seperti yang tersebut dalam hadits.”
Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah
📝 Sumber:
http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-117/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📋 Soal:
Apakah keutamaan melaksanakan shalat tarawih dengan imam sampai selesai juga berlaku bagi para wanita? Ataukah tetap lebih utama bagi kami untuk melaksanakannya munfarid di rumah sebagaimana shalat-shalat yang lain? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
“Wanita lebih afdal shalat di rumah berdasarkan keumuman hadits dan tentu akan mendapat pahala besar.
Apabila wanita tersebut shalat berjamaah dengan imam, dia mendapat pahala seperti yang tersebut dalam hadits.”
Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah
📝 Sumber:
http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-117/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🌤️ TIDAK BISA TARAWIH, BOLEH QADHA PADA PAGI HARI?
Pertanyaan:
Seseorang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena di perjalanan. Apakah dia bisa mengganti shalat tersebut pada pagi atau siang hari?
Jawaban:
Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha,
إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا فَاتَتْهُ الصَّلَاةُ مِنَ اللَّيْلِ مِنْ وَجَعٍ أَوْ غَيْرِهِ، صَلَّى مِنَ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
“Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terluput dari shalat malam karena sakit atau hal yang lain, beliau mengerjakannya pada siang hari sejumlah dua belas rakaat.”
(HR. Muslim no. 140 [746])
Demikian juga bagi orang yang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena safar, berdasarkan hadits di atas apabila dia ingin mengqadhanya pada siang hari. Hanya saja, tidak diakhiri dengan witir (ganjil), tetapi digenapkan.
Wallahu a’lam bish-shawab.
🎙Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar
📝 Sumber:
https://asysyariah.com/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
https://akhwat.net/2022/04/12/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Pertanyaan:
Seseorang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena di perjalanan. Apakah dia bisa mengganti shalat tersebut pada pagi atau siang hari?
Jawaban:
Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha,
إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا فَاتَتْهُ الصَّلَاةُ مِنَ اللَّيْلِ مِنْ وَجَعٍ أَوْ غَيْرِهِ، صَلَّى مِنَ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
“Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terluput dari shalat malam karena sakit atau hal yang lain, beliau mengerjakannya pada siang hari sejumlah dua belas rakaat.”
(HR. Muslim no. 140 [746])
Demikian juga bagi orang yang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena safar, berdasarkan hadits di atas apabila dia ingin mengqadhanya pada siang hari. Hanya saja, tidak diakhiri dengan witir (ganjil), tetapi digenapkan.
Wallahu a’lam bish-shawab.
🎙Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar
📝 Sumber:
https://asysyariah.com/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
https://akhwat.net/2022/04/12/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip