Salafy Palembang 🇮🇩
5.96K subscribers
5.31K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
HUKUM MENGENAKAN PAKAIAN BERWARNA HITAM KETIKA ADA MUSIBAH

Al-'Allamah Al-Faqih Muhammad bin Shaleh Al-'Utsaimin rahimahullah berpendapat terkait hukum mengenakan pakaian berwarna hitam karena sedih terhadap mayyit :

"Mengenakan pakaian hitam ketika ditimpa musibah merupakan syiar batil yang tidak ada asalnya."

📚 Fatawa Islamiyyah (jilid 3/hal 313).

‏قال العلامة الفقيه محمد بن صالح العثيمين رحمه الله عن حكم لبس الثوب الأسود حزنا على ميت :

" لبس السواد عند المصائب شعار باطل لا أصل له " .

📚 فتاوى إسلامية : ( ٣١٣/٣ ).


📝 Siumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🏡 HUKUM BANGUNAN YANG BERBAHANKAN EMAS

Al-Allamah Ibnu Baaz rahimahullah menjelaskan,

ولا يجوز استعمال الذهب والفضة في البناء والأبواب ونحو ذلك

"Tidak boleh menggunakan emas atau perak untuk bangunan, pintu, atau hal yang semisalnya." (Majmu' Fatawa, XXIX/12)

📝 Sumber:
@nasehatetam
www.nasehatetam.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
SENIN, 28 AL-MUHARRAM 1443 H ~
06 SEPTEMBER 2021 M


🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📚🖊💎 HIDAYAH AKAN MENDATANGKAN HIDAYAH BERIKUTNYA

📄 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

“Hidayah akan mendatangkan hidayah berikutnya sebagaimana kesesatan akan mendatangkan kesesatan lainnya. Amalan-amalan kebaikan akan membuahkan hidayah. Semakin bertambah amalan kebaikan seseorang, hidayah pun akan bertambah. Sebaliknya, amalan-amalan kejelekan pun akan membuahkan kesesatan.

Sebab, Allah subhanahu wa ta’ala mencintai amalan-amalan kebaikan sehingga Dia membalasnya dengan hidayah dan kemenangan. Allah subhanahu wa ta’ala juga membenci amalan-amalan kejelekan sehingga membalasnya dengan kesesatan dan kecelakaan.”
(Tanwir al-Hawalik, 1/338)

📝 Sumber: https://asysyariah.com/hidayah-adalah-anugerah-terbaik/
@asysyariah

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📄 BOLEHKAH MENGUCAPKAN WALLAHUA'LAM BAGI YANG MENGETAHUI?

Asy-Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad berkata,

فإذا كان عنده علم وقال: (الله أعلم) فقد قال كلمة صحيحة، لكن كلمة (لا أدري) هي التي لا تكون مستقيمة إذا كان يدري، ولكن قوله: (الله أعلم) هو جواب صحيح؛ لأنه وإن كان عنده علم فالله أعلم،

"Apabila dia memiliki ilmu, dan berkata, 'Allahua'lam,' (Allah yang maha mengetahui), maka sungguh dia telah berucap dengan ucapan yang benar. Tetapi kalimat, 'Saya tidak mengetahui,' inilah kalimat yang pas untuk dikatakan salah apabila dia mengetahui. Ucapan Allahua'lam adalah jawaban yang benar karena meskipun dia mengetahui, maka Allah lebih mengetahui."

📖 Syarh Sunan Abī Dāwūd, 96/27.

📝 Sumber:
@alfudhail

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
AUDIO TANYA JAWAB
-----------------------------------

📼 APAKAH KESABARAN ADA BATAS NYA?

🖇️ Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad Bin Umar As-Sewed Hafizhahullah

⏱️ Durasi audio : 01.23 (332 KB)

📝 Sumber:
@ukhuwah_anak_kuliah [UAK]
www.ukhuwahanakkuliah.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
✋🏻 WASPADAI PERUSAK KALBU

✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

مفسدات القلب خمسة
١. كثرة الخلطة
٢. والإسراف في الطعام
٣. وكثرة النوم
٤. والتعلق بغيرالله
٥. والتمني

"Yang merusak kalbu ada lima:
1. Banyak bergaul
2. Berlebih-lebihan dalam urusan makanan
3. Banyak tidur
4. Bergantung pada selain Allah
5. Berangan-angan

📚 Madarijus Salikin 1/451

📝 Sumbet:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
SETIAP PENYAKIT ADA OBATNYA

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
DI ANTARA OBAT PENYAKIT HATI

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📖📥 LUPA SUDAH BACA AL-FATIHAH ATAU BELUM

Pertanyaan,

السُّؤَالُ: ما حُكمُ قراءةِ الفاتحةِ مرَّتَيْنِ في الرَّكعةِ الواحدةِ؛ فإنِّي في بعضِ الأوقاتِ أشعُرُ أنِّي نسيتُ أنْ أقرأَها؛ فأقرؤُها؟

Apa hukum membaca Al-Fatihah dua kali dalam satu raka'at? Karena saya kadang-kadang merasa lupa apakah sudah membaca Al-Fatihah atau belum sehingga saya pun membacanya.

Al-Allamah Al-Utsaimin rahimahullah menjawab,

الجَوَابُ: لعلَّكَ كثيرُ الشُّكوكِ، فاترُكِ الشَّكَّ، وإذا شكَكْتَ أنَّكَ لم تقرأْها فقدِّرْ أنَّكَ قرأْتَها.

"Sepertinya kamu ialah orang yang sering bimbang. Tinggalkan keraguan tersebut! Bila muncul keraguan padamu apakah sudah membacanya atau belum maka posisikan dirimu sudah membacanya."
(Fatawa Su'al 'alal Hatif, I/394)

📝 Sumber:
@nasehatetam
www.nasehatetam.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📒📒 SEBAIKNYA BEGINI, CARA PANDANG SESEORANG

Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan;

"Lihatlah! Dalam hal harta, keadaan, dan kesehatan kepada seseorang yang berada dibawahmu. Dan lihatlah! Dalam hal agama, ilmu, dan keutamaan kepada seseorang yang berada di atasmu".

📚 Akhlak wa As-Sair 89

📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🏷️☑️SEDEKAH SEBAB LAPANGNYA DADA

◻️Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullahu:

"Berinfak merupakan sebab lapangnya dada, dan menghilangkan kesedihan dan kegundahan.

Dan ini merupakan perkara yang mujarab, dan diperksaksikan.

Apabila seorang berinfak yang ia niatkan dengannya wajah Allah ta'ala (semata), maka akan lapang dadanya, bahagia jiwanya dan tenang hatinya.

Dan al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan, bahwa yang demikian merupakan sebab lapangnya dada.

📚Tafsir Surat Al Baqarah (3/373).


📍 الصدقة سبب لانشراح الصدر ..

🔸 قال الشيخ/ ابن عثيمين رحمه الله:

الإنفاق يكون سببا لشرح الصدر، وطرد الهم والغم، وهذا أمر مجرّب مشاهد أن الإنسان إذا أنفق يبتغي بها وجه الله انشرح صدره، وسرّت نفسه، واطمأن قلبه؛ وقد ذكر ابن القيم - رحمه الله - في زاد المعاد أن ذلك من أسباب انشراح الصدر.

📚 تفسير البقرة ٣٧٣/٣ - بتصرف.


📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📒MAKNA HADITS BUKAN KEFAKIRAN YANG AKU KHAWATIRKAN

Pertanyaan:
Hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan atas kalian. Akan tetapi, yang khawatirkan adalah dunia akan dibentangkan atas kalian…., dst.”

Apakah maknanya kita dilarang menjadi kaya?

Jawaban:
Hadis tersebut tidak menunjukkan tidak boleh menjadi kaya, tetapi menunjukkan:

keutamaan wara’ dan zuhud dalam urusan dunia,
anjuran untuk bersabar dalam kesederhanaan,
tidak menjadikan dunia sebagai fokus kehidupannya, dan
peringatan agar tidak terfitnah dan tertipu dengan dibukakannya dunia

Memang hadits tersebut juga mengandung keutamaan bersabar di atas kefakiran. Akan tetapi, tentunya berbeda antara tidak boleh kaya dan anjuran untuk bersabar di atas kefakiran.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,

“Apabila Allah memberikan kekayaan kepada seseorang, dan dia menjadikan kekayaannya tersebut sebagai sarana untuk taat kepada Allah, dia menyalurkan hartanya pada jalan kebenaran dan fi sabilillah (di jalan Allah); dunia (kekayaan) menjadi baik baginya. Oleh karena itu, orang yang memiliki kekayaan dunia dan menginfakkan hartanya di jalan Allah dan keridhaan-Nya, merupakan orang kedua (yang boleh iri kepadanya), setelah orang alim yang Allah karuniai hikmah dan ilmu lantas dia ajarkan kepada manusia.” (Syarah Riyadhush Shalihin hlm. 588 terbitan ad-Dar al-Alamiyah)

Keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin di atas merujuk pada hadits,

لاَ حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٍ آتَاهُ اللهُ مَالًا فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الحَقِّ، وَرَجُلٍ آتَاهُ اللهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

“Tidak ada (tidak boleh) hasad (iri) kecuali terhadap dua orang: (1) seorang yang Allah karuniai harta, kemudian dia habiskan hartanya tersebut dalam kebenaran, dan (2) seorang yang Allah karuniai hikmah (ilmu) kemudian dia menunaikan dan mengajarkannya.”
(HR. al-Bukhari no. 1409 dan Muslim no. 816 dari sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu. Hadits yang semakna juga diriwayatkan dari sahabat Ibnu Umar dalam Shahih al-Bukhari no. 5025 dan Shahih Muslim no. 815)

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah juga berkata,
“Tentu ada perbedaan antara orang yang hidupnya fokus pada dunia lantas berpaling dari akhirat dan orang yang Allah karunai kekayaan lantas kekayaan tersebut menjadi sebab kebahagiaannya dan dia berinfak di jalan Allah.

رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي ٱلدُّنۡيَا حَسَنَةً وَفِي ٱلۡأٓخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

“Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa neraka.” (al-Baqarah: 201) (Syarah Riyadhush Shalihin hlm. 588 terbitan ad-Dar al-Alamiyah)

Sebagaimana yang kita ketahui, di antara sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam ada yang mendapat karunia berupa kekayaan, seperti Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan radhiallahu anhuma.

Wallahu a’lam bish-shawab.

📝Sumber: https://asysyariah.com/makna-hadits-bukan-kefakiran-yang-aku-khawatirkan/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
SELASA, 29 AL-MUHARRAM 1443 H ~
07 SEPTEMBER 2021 M


🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
*📓 TIAP MUSLIM WAJIB BERPEGANG DENGAN AL-QURʼAN DAN HADITS

Allah ta‘ala berfirman,

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ

Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara,”
(Q.S. Ali Imran: 103)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,

والواجب على الخلق: اتباع الكتاب والسنة، وإن لم يدركوا ما في ذلك من المصلحة والمفسدة.

“Seluruh makhluk wajib tunduk mengikuti Al-Qurʼan dan sunnah, walaupun mereka tidak memahami maslahat (di dalamnya) dan mafsadat (jika menyelisihinya).”

📕 Iqtidhaʼ ash-Shirath al-Mustaqim, 2/107.

📝 Sumber:
@nasehatetam
www.nasehatetam.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📝💡📚
BELAJAR AGAMA UNTUK DUNIA ADALAH SIFAT YAHUDI


Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

‏فَالَّذِيْنَ يَقْرَؤُوْنَ الْعِلْمَ الشَّرْعِيَّ مِنْ أَجْلِ الدُّنْيَا يَكُوْنُ فَيْهِمْ شَبَهٌ بِالْيَهُوْدِ؛ لَأَنَّ الْيَهُوْدَ هُمُ الَّذِيْنَ يَشْتَرُوْنَ بِآيَاتِ اللهِ ثَمَناً قَلِيْلاً.

"Orang-orang yang belajar ilmu syar'i untuk tujuan dunia pada diri mereka terdapat keserupaan dengan Yahudi, karena Yahudi adalah orang-orang yang mengambil ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah."

📚 Tafsir Surat Ali Imran, hlm. 149

📝 Sumber:
@fawaidsolo

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📚✒️ 𝗕𝗘𝗗𝗔..!! 𝗔𝗡𝗧𝗔𝗥𝗔 𝗦𝗘𝗢𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗥𝗔𝗚𝗨-𝗥𝗔𝗚𝗨 𝗗𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗠𝗔𝗡𝗚𝗔𝗧 𝗗𝗘𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗡𝗘𝗡𝗧𝗔𝗡𝗚 𝗔𝗟-𝗛𝗔𝗤

Berkata Al 'allamah Al Mufassir asy-Syaikh Abdurrahman as Si'diy Rahimahullah

Seorang yang ragu ragu lagi bingung yang tidak bisa mengenal Al-Haq dari Al-batil, (namun jujur dalam mencari Al Haq) maka orang yg seperti ini apabila Al Haq dijelaskan kepadanya dia layak /patut untuk mendapatkan Taufiq (bi idznillah) 𝗝𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗶𝗮 𝗷𝘂𝗷𝘂𝗿 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗮𝗿𝗶 𝗔𝗹-𝗵𝗮𝗾

Adapun seorang 𝗽𝗲𝗻𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 yang telah mengetahui Al Haq lalu meninggalkannya, maka orang yang seperti ini sulit untuk rujuk (kembali kepada Al Haq) karena dia meninggalkan Al Haq setelah Al Haq jelas baginya, dan dia tidak meninggalkan Al Haq karena kejahilan. Maka tidak ada hilah padanya.

Demikian pula, seorang yang ragu- ragu dan tidak jujur dalam mencari Al-haq, bahkan dia berpaling tidak bersungguh-sungguh dalam mencarinya , maka secara keumuman dia tidak diberi taufiq.

📚 Tafsir Al Karimir Rahman: 31

Semoga Allah 'azza wa jalla memberikan taufiq kepada kita semuanya.

الشاك الحائر الذي لم يعرف الحق من الضلال، فهذا إذا بين له الحق فهو حري بالتوفيق إن كان صادقا في طلب الحق. وأما المعاند الذي يعرف الحق ويتركه, فهذا لا يمكن رجوعه, لأنه ترك الحق بعد ما تبين له, لم يتركه عن جهل, فلا حيلة فيه. وكذلك الشاك غير الصادق في طلب الحق بل هو معرض غير مجتهد في طلبه فهذا في الغالب لا يوفق

تفسير الكريم الرحمن: ٣١


📝Sumber:
@syabab_sorong

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
TERASINGNYA ISLAM YANG HAKIKI

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
PERJALANAN INI BELUM BERAKHIR

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang