📢✋🏻⚠️❌ PENYAKIT HATI LEBIH BERBAHAYA DARIPADA PENYAKIT BADAN
✍🏼 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
مرض القلب –والعياذ بالله– فساد الدنيا والآخرة، فإذا مرض القلب بالشك أو الشرك أو النفاق أو كراهة ما أنزل الله أو بغض أولياء الله أو ما أشبه ذلك، فقد خسر دنياه وآخرته، ولهذا ينبغي لك إن سألت العافية أن تستحضر أنك تسأل الله العافية من مرض القلب ومرض البدن.
"Penyakit hati kita berlindung kepada Allah darinya mengakibatkan kerusakan dunia dan akhirat. Jika hati tertimpa penyakit seperti keraguan, kesyirikan, kemunafikan, membenci apa yang diturunkan oleh Allah, atau membenci wali-wali Allah, atau yang semisalnya; dia telah merugi dunia dan akhiratnya.
Oleh karena itulah, ketika engkau memohon keselamatan, engkau wajib menghadirkan hati bahwa engkau meminta kepada Allah keselamatan dari penyakit hati dan dari penyakit badan."
📚 Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 21
📝 Sumber:
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
✍🏼 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
مرض القلب –والعياذ بالله– فساد الدنيا والآخرة، فإذا مرض القلب بالشك أو الشرك أو النفاق أو كراهة ما أنزل الله أو بغض أولياء الله أو ما أشبه ذلك، فقد خسر دنياه وآخرته، ولهذا ينبغي لك إن سألت العافية أن تستحضر أنك تسأل الله العافية من مرض القلب ومرض البدن.
"Penyakit hati kita berlindung kepada Allah darinya mengakibatkan kerusakan dunia dan akhirat. Jika hati tertimpa penyakit seperti keraguan, kesyirikan, kemunafikan, membenci apa yang diturunkan oleh Allah, atau membenci wali-wali Allah, atau yang semisalnya; dia telah merugi dunia dan akhiratnya.
Oleh karena itulah, ketika engkau memohon keselamatan, engkau wajib menghadirkan hati bahwa engkau meminta kepada Allah keselamatan dari penyakit hati dan dari penyakit badan."
📚 Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 21
📝 Sumber:
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🌱🏘️ MANUSIA YANG TERBAIK AMALANNYA YANG PALING SERING MENGINGAT KEMATIAN
Allah ta‘ala berfirman,
ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ
“(Dialah Allah) Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya.” (Q.S. Al-Mulk: 2)
Imam Ismail bin Abdirrahman as-Suddi rahimahullah menerangkan,
أَي: أَكْثَرُكُم لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَلَهُ أَحسَنُ اسْتِعْدَادًا
“Makna ayat: Yaitu orang yang paling sering ingat mati dan paling bagus dalam mempersiapkan diri menghadapinya.”
📔 At-Tadzkirah bi Ahwal al-Mauta wa Umur al-Akhirah melalui al-Muntaqa, hlm. 18.
@nasehatetam
www.nasehatetam.net
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Allah ta‘ala berfirman,
ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ
“(Dialah Allah) Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya.” (Q.S. Al-Mulk: 2)
Imam Ismail bin Abdirrahman as-Suddi rahimahullah menerangkan,
أَي: أَكْثَرُكُم لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَلَهُ أَحسَنُ اسْتِعْدَادًا
“Makna ayat: Yaitu orang yang paling sering ingat mati dan paling bagus dalam mempersiapkan diri menghadapinya.”
📔 At-Tadzkirah bi Ahwal al-Mauta wa Umur al-Akhirah melalui al-Muntaqa, hlm. 18.
@nasehatetam
www.nasehatetam.net
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📚 KEUTAMAAN IBADAH KURBAN
Keutamaan berkurban dapat diuraikan sebagai berkut:
1️⃣ Berkurban merupakan syiar-syiar Allah
Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah pada surah al-Hajj ayat 36.
2️⃣ Berkurban merupakan bagian dari Sunnah Rasulullah
Sebab, beliau shallallahu alaihi wa sallam telah menganjurkan dan melaksanakannya. Maka dari itu, setiap muslim yang berkurban seyogianya mencontoh beliau dalam pelaksanaan ibadah yang mulia ini.
3️⃣ Berkurban termasuk ibadah yang paling utama.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٢ لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٦٣
Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).”
(al-An’am: 162—163)
Demikian pula firman-Nya,
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ
“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan kurban.” (al-Kautsar: 2)
Sisi keutamaannya adalah bahwa dalam dua ayat di atas, Allah subhanahu wa ta’ala menggandengkan ibadah berkurban dengan ibadah shalat yang merupakan rukun Islam kedua.
🖥 Simak selengkapnya:
📝 Sumber:
@asysyariah https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Keutamaan berkurban dapat diuraikan sebagai berkut:
1️⃣ Berkurban merupakan syiar-syiar Allah
Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah pada surah al-Hajj ayat 36.
2️⃣ Berkurban merupakan bagian dari Sunnah Rasulullah
Sebab, beliau shallallahu alaihi wa sallam telah menganjurkan dan melaksanakannya. Maka dari itu, setiap muslim yang berkurban seyogianya mencontoh beliau dalam pelaksanaan ibadah yang mulia ini.
3️⃣ Berkurban termasuk ibadah yang paling utama.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٢ لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٦٣
Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).”
(al-An’am: 162—163)
Demikian pula firman-Nya,
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ
“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan kurban.” (al-Kautsar: 2)
Sisi keutamaannya adalah bahwa dalam dua ayat di atas, Allah subhanahu wa ta’ala menggandengkan ibadah berkurban dengan ibadah shalat yang merupakan rukun Islam kedua.
🖥 Simak selengkapnya:
📝 Sumber:
@asysyariah https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🎙JANGAN SOMBONG KEPADA ORANG YANG KURANG KETAATANNYA KEPADA ALLAH
🎙 Disampaikankan oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Tidak seharusnya bagi orang
yang berakal, Ketika dia diberi rizki oleh Allah, diberi taufik,
untuk menjalankan ketaatan kepada Allah.
Yakni diberi taufik untuk ibadah, untuk taat, semangat dalam kebaikan.
Orang yang seperti ini, dalam kebaikan, dalam ketaatan, ketika melihat orang yang tidak seperti dia, kurang semangatnya dalam ibadah, kurang dalam ketaatan. Ah ini ada malasnya, ada ininya.
Maka tidak seharusnya orang yang berakal itu, kemudian
bermuka masam kepadanya, karena di anggap orang ini, tidak
seperti dia dalam semangat amal kebaikan, tidak seperti dia dalam keistiqomahan. Jangan kemudian kamu bermuka masam kepadanya.
Justru yang seharusnya, kamu tetap bermuka manis, menampakkan senyum kepadanya. Walaupun di bawah kamu ketaatannya, tidak seperti kamu istiqomahnya, senyumlah, ramahlah kepada-Nya.
Karena mungkin dalam ilmu Allah, dan hanya Allah yang tahu. Enggak lama orang itu, akan tobat, kembali kepada Allah, taat, ibadah, istiqomah. Mungkin saat seperti itu, akan jauh lebih baik darimu sekarang.
Belum lagi kalau ditambah
dengan, kewajiban dia seharusnya bersyukur kepada Allah, banyak memuji Allah, karena Allah-lah yang memberi taufik dia untuk ber-khidmat kepada-Nya.(kepada Allah) sebelum dilanjut..
lafaz berkhidmat kepadanya, ini tidak ada dalam nas. Enggak ada dalam nasus. Hamba berkhidmat kepada Allah Istilah ini marufnya di kalangan sufi. Sering menggunakan kalimat
ini, (khidmat) yang ada dalam nusus yang kita tahu, lafat ketaatan, taat dan itu makruf banyak, ati'ullah (taati Allah), ibadah.
Lafadz ibadah ada, lafat taat ada, tapi khidmat enggak ada. Kamu cari ayat, Hadis, enggak ada. Karena ini, membawa, makna negatif (makna jelek).
Khidmat itu layanan, pelakunya, khodim (yang melayani), berarti ada pihak, objek yang dilayani. Layaknya pelayan dan yang dilayani berarti ada hubungan kebutuhan. Orang yang butuh pelayan kan, berarti dia lemah, enggak mampu menyelesaikan semua urusannya, capek atau ini kan begitu, makanya, misalnya kalau di rumah
tangga, ya karena si ibu, enggak kuat anaknya banyak, nyuci
pakaian, ini, itu, butuh pelayan dan makna ini jelek, dan tidak Boleh dinisbatkan kepada Allah.
Makanya enggak ada, cuma mungkin rahimahullah Ibnu Hibban, mungkin istilahnya, tanpa kesengajaan dari beliau, itu husnuzan yang wajib
bagi kita kepada beliau.
Tidak sengaja atau terucap, karena itu, yang makruf dan banyak digunakan. Tapi tetap lafazh ini tidak seharusnya dipakai.
Kembali kepada
penjelasan beliau bahwa, intinya beliau ingin jelaskan, kamu, kalau merasa Allah beri, kepadamu, semangat dalam ketaatan, ibadah, kuat dalam istiqomah. Saat berjumpa, melihat orang yang tidak, seperti kamu, ini kurang istiqomahnya, kurang ketaatannya, karena satu dan lain hal.
Mungkin karena masih jahil (jauh dari ilmu), pengaruh teman, lingkungan, ada saja.
Kamunya, jangan kemudian, sinis kepadanya, sebagian orang, ketika berjumpa dengan orang yang seperti ini: Menampakkan sinis. Apalagi diketahui ini orang baru, baru ngaji, baru belajar, baru tampak
wajahnya, kemudian sinis gitu.
Ini kan menunjukkan, dia sadari atau tidak, ada makna takabur pada dirinya, seakan dia berkata, seakan: Kamu enggak seperti saya, kamu di bawa saya. Ketaatanmu, istikamahmu sehingga, dia masam wajahnya, tidak ada keramahan dia tampakkan, tidak ada kelemah-lembutan, senyum manis. Itu yang ingin disampaikan oleh beliau jangan.
Beliau nasehatkan tetaplah senyum ramah. Karena bisa jadi ketika orang ini nanti, Allah beri taufik, kembali tobat, baik akan lebih baik kondisinya, darimu sekarang.
Maka jangan pernah merendahkan orang, dan
itu makna tawadu yang sesungguhnya.
Hakikat tawadu itu
ketika kamu tidak menganggap dirimu lebih baik dari orang
lain.
📝Sumber:
@nasehatinspirasi
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙 Disampaikankan oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah
Tidak seharusnya bagi orang
yang berakal, Ketika dia diberi rizki oleh Allah, diberi taufik,
untuk menjalankan ketaatan kepada Allah.
Yakni diberi taufik untuk ibadah, untuk taat, semangat dalam kebaikan.
Orang yang seperti ini, dalam kebaikan, dalam ketaatan, ketika melihat orang yang tidak seperti dia, kurang semangatnya dalam ibadah, kurang dalam ketaatan. Ah ini ada malasnya, ada ininya.
Maka tidak seharusnya orang yang berakal itu, kemudian
bermuka masam kepadanya, karena di anggap orang ini, tidak
seperti dia dalam semangat amal kebaikan, tidak seperti dia dalam keistiqomahan. Jangan kemudian kamu bermuka masam kepadanya.
Justru yang seharusnya, kamu tetap bermuka manis, menampakkan senyum kepadanya. Walaupun di bawah kamu ketaatannya, tidak seperti kamu istiqomahnya, senyumlah, ramahlah kepada-Nya.
Karena mungkin dalam ilmu Allah, dan hanya Allah yang tahu. Enggak lama orang itu, akan tobat, kembali kepada Allah, taat, ibadah, istiqomah. Mungkin saat seperti itu, akan jauh lebih baik darimu sekarang.
Belum lagi kalau ditambah
dengan, kewajiban dia seharusnya bersyukur kepada Allah, banyak memuji Allah, karena Allah-lah yang memberi taufik dia untuk ber-khidmat kepada-Nya.(kepada Allah) sebelum dilanjut..
lafaz berkhidmat kepadanya, ini tidak ada dalam nas. Enggak ada dalam nasus. Hamba berkhidmat kepada Allah Istilah ini marufnya di kalangan sufi. Sering menggunakan kalimat
ini, (khidmat) yang ada dalam nusus yang kita tahu, lafat ketaatan, taat dan itu makruf banyak, ati'ullah (taati Allah), ibadah.
Lafadz ibadah ada, lafat taat ada, tapi khidmat enggak ada. Kamu cari ayat, Hadis, enggak ada. Karena ini, membawa, makna negatif (makna jelek).
Khidmat itu layanan, pelakunya, khodim (yang melayani), berarti ada pihak, objek yang dilayani. Layaknya pelayan dan yang dilayani berarti ada hubungan kebutuhan. Orang yang butuh pelayan kan, berarti dia lemah, enggak mampu menyelesaikan semua urusannya, capek atau ini kan begitu, makanya, misalnya kalau di rumah
tangga, ya karena si ibu, enggak kuat anaknya banyak, nyuci
pakaian, ini, itu, butuh pelayan dan makna ini jelek, dan tidak Boleh dinisbatkan kepada Allah.
Makanya enggak ada, cuma mungkin rahimahullah Ibnu Hibban, mungkin istilahnya, tanpa kesengajaan dari beliau, itu husnuzan yang wajib
bagi kita kepada beliau.
Tidak sengaja atau terucap, karena itu, yang makruf dan banyak digunakan. Tapi tetap lafazh ini tidak seharusnya dipakai.
Kembali kepada
penjelasan beliau bahwa, intinya beliau ingin jelaskan, kamu, kalau merasa Allah beri, kepadamu, semangat dalam ketaatan, ibadah, kuat dalam istiqomah. Saat berjumpa, melihat orang yang tidak, seperti kamu, ini kurang istiqomahnya, kurang ketaatannya, karena satu dan lain hal.
Mungkin karena masih jahil (jauh dari ilmu), pengaruh teman, lingkungan, ada saja.
Kamunya, jangan kemudian, sinis kepadanya, sebagian orang, ketika berjumpa dengan orang yang seperti ini: Menampakkan sinis. Apalagi diketahui ini orang baru, baru ngaji, baru belajar, baru tampak
wajahnya, kemudian sinis gitu.
Ini kan menunjukkan, dia sadari atau tidak, ada makna takabur pada dirinya, seakan dia berkata, seakan: Kamu enggak seperti saya, kamu di bawa saya. Ketaatanmu, istikamahmu sehingga, dia masam wajahnya, tidak ada keramahan dia tampakkan, tidak ada kelemah-lembutan, senyum manis. Itu yang ingin disampaikan oleh beliau jangan.
Beliau nasehatkan tetaplah senyum ramah. Karena bisa jadi ketika orang ini nanti, Allah beri taufik, kembali tobat, baik akan lebih baik kondisinya, darimu sekarang.
Maka jangan pernah merendahkan orang, dan
itu makna tawadu yang sesungguhnya.
Hakikat tawadu itu
ketika kamu tidak menganggap dirimu lebih baik dari orang
lain.
📝Sumber:
@nasehatinspirasi
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
Forwarded from Radio AL IBANAH Palembang
116. DIA AKAN MENJADI SEBAB BAIKNYA AGAMAMU
#poster_fawaid #wanita #sholeh #agama
#24062021
✔️Yuk share tanpa crop
------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
#poster_fawaid #wanita #sholeh #agama
#24062021
✔️Yuk share tanpa crop
------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from Radio AL IBANAH Palembang
بسم الله الرحمن الرحيم
📣 ⬆️ 📡 SEKILAS INFO...!
📶 🏠 TA'LIM RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG
🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah
📗 Pembahasan :
Cara Mengetahui Aib Diri
📚Dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN
✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah
📅 HARI INI:
KAMIS malam JU'MAT
🕡 Waktu:
Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB
📻 Hanya di Radio Al Ibanah Palembang, radionyo wong kito
⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!
🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim
🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang
▫▫▫▫▫▫▫️▫️▫️
📣 ⬆️ 📡 SEKILAS INFO...!
📶 🏠 TA'LIM RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG
🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah
📗 Pembahasan :
Cara Mengetahui Aib Diri
📚Dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN
✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah
📅 HARI INI:
KAMIS malam JU'MAT
🕡 Waktu:
Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB
📻 Hanya di Radio Al Ibanah Palembang, radionyo wong kito
⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!
🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim
🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang
▫▫▫▫▫▫▫️▫️▫️
Telegram
Radio AL IBANAH Palembang
Arsip Rekaman Audio Kajian Radio Al Ibanah Palembang.
Forwarded from Radio AL IBANAH Palembang
بسم الله الرحمن الرحيم
📣 ⬆️ 📡 SUDAH MULAI..
📶 🏠 KAJIAN ONLINE KOTA PALEMBANG
🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah
📗 Pembahasan:
Cara Mengetahui Aib Diri
📚dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN
✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah
📶 Radio Al-Ibanah Palembang
🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim
🎧 Rekaman bisa di unduh di:
t.me/RadioIbanah
t.me/salafypalembang
▫▫▫▫▫▫▫️▫️▫️
📣 ⬆️ 📡 SUDAH MULAI..
📶 🏠 KAJIAN ONLINE KOTA PALEMBANG
🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah
📗 Pembahasan:
Cara Mengetahui Aib Diri
📚dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN
✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah
📶 Radio Al-Ibanah Palembang
🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang
🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim
🎧 Rekaman bisa di unduh di:
t.me/RadioIbanah
t.me/salafypalembang
▫▫▫▫▫▫▫️▫️▫️
📚 ATAS NAMA SIAPAKAH BERKURBAN ITU DISYARIATKAN?
📝 Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjawab,
“Disunnahkan dari orang yang masih hidup, bukan dari orang yang telah mati.
Oleh sebab itulah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah berkurban atas nama seorang pun yang telah mati. Tidak pula untuk istrinya, Khadijah radhiallahu anha, yang paling beliau cintai. Tidak juga untuk Hamzah radhiallahu anhu, paman yang beliau cintai. Tidak pula untuk putra-putri beliau yang telah wafat semasa hidup beliau, padahal mereka adalah bagian dari beliau. Beliau hanya berkurban atas nama diri dan keluarganya.
Barang siapa memasukkan orang yang telah meninggal pada keumuman (keluarga), pendapatnya masih ditoleransi. Namun, berkurban atas nama orang yang telah mati di sini statusnya hanya mengikut, bukan berdiri sendiri.
✅ Oleh karena itu, tidak disyariatkan berkurban atas nama orang yang mati secara tersendiri, karena tidak warid (datang) riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam.”
(asy-Syarhul Mumti’, 3/423—424, cet. Darul Atsar, lihat pula hlm. 389—390)
❗️Berkurban atas nama orang yang telah mati hanya diperbolehkan pada keadaan berikut:
1️⃣ Apabila orang yang telah mati tersebut pernah bernazar sebelum wafatnya. Nazar tersebut dipenuhi karena termasuk nazar ketaatan.
2️⃣ Apabila orang yang telah mati tersebut berwasiat sebelum wafatnya. Wasiat tersebut dapat terlaksana dengan ketentuan tidak melebihi sepertiga harta sang mayit. (Lihat Syarh Bulughil Maram, 6/87—88, karya Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah)
🖥 Simak selengkapnya:
📝 Sumber:
@asysyariah https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📝 Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjawab,
“Disunnahkan dari orang yang masih hidup, bukan dari orang yang telah mati.
Oleh sebab itulah, Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah berkurban atas nama seorang pun yang telah mati. Tidak pula untuk istrinya, Khadijah radhiallahu anha, yang paling beliau cintai. Tidak juga untuk Hamzah radhiallahu anhu, paman yang beliau cintai. Tidak pula untuk putra-putri beliau yang telah wafat semasa hidup beliau, padahal mereka adalah bagian dari beliau. Beliau hanya berkurban atas nama diri dan keluarganya.
Barang siapa memasukkan orang yang telah meninggal pada keumuman (keluarga), pendapatnya masih ditoleransi. Namun, berkurban atas nama orang yang telah mati di sini statusnya hanya mengikut, bukan berdiri sendiri.
✅ Oleh karena itu, tidak disyariatkan berkurban atas nama orang yang mati secara tersendiri, karena tidak warid (datang) riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam.”
(asy-Syarhul Mumti’, 3/423—424, cet. Darul Atsar, lihat pula hlm. 389—390)
❗️Berkurban atas nama orang yang telah mati hanya diperbolehkan pada keadaan berikut:
1️⃣ Apabila orang yang telah mati tersebut pernah bernazar sebelum wafatnya. Nazar tersebut dipenuhi karena termasuk nazar ketaatan.
2️⃣ Apabila orang yang telah mati tersebut berwasiat sebelum wafatnya. Wasiat tersebut dapat terlaksana dengan ketentuan tidak melebihi sepertiga harta sang mayit. (Lihat Syarh Bulughil Maram, 6/87—88, karya Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah)
🖥 Simak selengkapnya:
📝 Sumber:
@asysyariah https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Forwarded from Radio AL IBANAH Palembang
117. BAROMETER KELUASAN REZEKI
#poster_fawaid #barometer #luas #rezeki #berkah #umur
#25062021
✔️Yuk share tanpa crop
------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
#poster_fawaid #barometer #luas #rezeki #berkah #umur
#25062021
✔️Yuk share tanpa crop
------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🌷🚦🌻 JANGAN SEKEDAR MENGAKU SALAFY
🎙 Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
فـإذا أردت أن تكـون سـلفيا حـقا ، فـعليك أن تـدرس مـذهب الـسلف بإتـقان ، وتعـرفه ببصـيرة ، ثـم تعـمل بـه مـن غيـر غلـو ومـن غـير تساهـل
هـذا هـو مـنهج السلـف الصـحيح
“Jika engkau ingin menjadi salafy sejati, maka engkau wajib belajar manhaj salaf dengan kokoh, engkau bisa mengetahuinya dengan dalil bukti. Kemudian engkau mengamalkannya tanpa sikap berlebih-lebihan tidak pula meremehkan. Ini adalah madzhab salaf yang benar.
أمـا مجـرد الإدعاء والإنتـساب مـن غـير حقـيقة ، فهـذا يضـر ولا ينـفع.
Adapun sekedar pengakuan dan penisbatan sebagai salafy tanpa ada hakikatnya, maka ini memudharatkan dan tidak bermanfaat.”
📑 At-Ta’liqat Al-Taudhihiyyah ala Muqaddimati Al-Fatwa Al-Hamawiyah hal 59.
@ahlussunnahposo
------------------------------------------------
📲 Join t.me/salafypalembang
📲 Join t.me/RadioIbanah
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🎙 Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
فـإذا أردت أن تكـون سـلفيا حـقا ، فـعليك أن تـدرس مـذهب الـسلف بإتـقان ، وتعـرفه ببصـيرة ، ثـم تعـمل بـه مـن غيـر غلـو ومـن غـير تساهـل
هـذا هـو مـنهج السلـف الصـحيح
“Jika engkau ingin menjadi salafy sejati, maka engkau wajib belajar manhaj salaf dengan kokoh, engkau bisa mengetahuinya dengan dalil bukti. Kemudian engkau mengamalkannya tanpa sikap berlebih-lebihan tidak pula meremehkan. Ini adalah madzhab salaf yang benar.
أمـا مجـرد الإدعاء والإنتـساب مـن غـير حقـيقة ، فهـذا يضـر ولا ينـفع.
Adapun sekedar pengakuan dan penisbatan sebagai salafy tanpa ada hakikatnya, maka ini memudharatkan dan tidak bermanfaat.”
📑 At-Ta’liqat Al-Taudhihiyyah ala Muqaddimati Al-Fatwa Al-Hamawiyah hal 59.
@ahlussunnahposo
------------------------------------------------
📲 Join t.me/salafypalembang
📲 Join t.me/RadioIbanah
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔊 SEKILAS INFO
~~~~
Bismillah...
Al-afwu minkum...
TA'LIM RUTIN DI MASJID BAITUL MI'RAJ TELKOM Hari AHAD, 16 Dzulqa'dah 1442 / 27 Juni 2021
~~~~
LIBUR
~~~~
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan...
Jazaakumullahu khoiron wa Baarakallahu fiikum
~~~~
Bismillah...
Al-afwu minkum...
TA'LIM RUTIN DI MASJID BAITUL MI'RAJ TELKOM Hari AHAD, 16 Dzulqa'dah 1442 / 27 Juni 2021
~~~~
LIBUR
~~~~
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan...
Jazaakumullahu khoiron wa Baarakallahu fiikum
⚖️🤲🏽💬 HUKUM BERDOA DENGAN SELAIN BAHASA ARAB KETIKA SHALAT
🇸🇦 KOMITE TETAP URUSAN FATWA DAN PEMBAHASAN ILMIYAH KSA
"يدعو الله تعالى في صلاته وفي غير صلاته باللغة العربية وبغيرها من اللغات على حسب ما يتيسر له، ولا تبطل صلاته إذا دعا فيها بغير اللغة العربية، وينبغي له إذا دعا في صلاته أن يتحرى ما ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم من أدعية في الصلاة."
"(Boleh) dia berdoa kepada ALLAH ta'aala dalam shalatnya dan di luar shalatnya dengan menggunakan bahasa arab atau yang selainnya dari berbagai bahasa yang mudah baginya. Dan itu tidak akan membatalkan shalatnya apabila dia berdoa di dalam shalatnya menggunakan bahasa selain bahasa arab.
Namun dianjurkan untuknya berdoa dengan memilih apa yang telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dari doa-doa di dalam shalat."
🗃️ Fatawa al Lajnah ad Daaimah fatwa nomor 5782
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🇸🇦 KOMITE TETAP URUSAN FATWA DAN PEMBAHASAN ILMIYAH KSA
"يدعو الله تعالى في صلاته وفي غير صلاته باللغة العربية وبغيرها من اللغات على حسب ما يتيسر له، ولا تبطل صلاته إذا دعا فيها بغير اللغة العربية، وينبغي له إذا دعا في صلاته أن يتحرى ما ثبت عن النبي صلى الله عليه وسلم من أدعية في الصلاة."
"(Boleh) dia berdoa kepada ALLAH ta'aala dalam shalatnya dan di luar shalatnya dengan menggunakan bahasa arab atau yang selainnya dari berbagai bahasa yang mudah baginya. Dan itu tidak akan membatalkan shalatnya apabila dia berdoa di dalam shalatnya menggunakan bahasa selain bahasa arab.
Namun dianjurkan untuknya berdoa dengan memilih apa yang telah diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dari doa-doa di dalam shalat."
🗃️ Fatawa al Lajnah ad Daaimah fatwa nomor 5782
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💎 TAWA RASULULLAH SHALALLAHU ALAIHI WASALLAM
📝 Syekhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
"Kebanyakan, bahkan seluruh tawa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah senyum. Klimaksnya adalah dengan terlihatnya gigi-gigi serinya. Beliau tertawa dari hal yang pantas untuk ditertawai yaitu perkara lucu, aneh dan jarang terjadinya".
📚 Zadul ma'ad 1/175
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📝 Syekhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
"Kebanyakan, bahkan seluruh tawa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah senyum. Klimaksnya adalah dengan terlihatnya gigi-gigi serinya. Beliau tertawa dari hal yang pantas untuk ditertawai yaitu perkara lucu, aneh dan jarang terjadinya".
📚 Zadul ma'ad 1/175
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📝💡📚SUKA TAMPIL
ADALAH SIFAT TERCELA
🎙Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata:
وَمَا كُفِيْتَ الْمَسْأَلَةَ وَالْفُتْيَا فَاغْتَنِمْ ذَلِكَ وَلَا تُنَافِسْهُمْ، وَإِيَّاكَ أنْ تَكُوْنَ مِمَّنْ يُحِبُّ أنْ يُعْمَلَ بِقَوْلِهِ، ويُنْشَرَ قَوْلُهُ، أَوْ يُسْمَعَ مِنْهُ.
"Masalah dan fatwa apa saja yang engkau telah dicukupi oleh orang lain maka gunakanlah dengan sebaik-baiknya dan jangan menyaingi mereka (dalam berfatwa), dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang senang ucapannya diamalkan, perkataannya disebarluaskan, dan ucapannya didengar!"
📚 Al-Jarh wa Ta'dil, jilid 1 hlm. 88
📝 Sumber:
@fawaidsolo
https://www.fawaidsolo.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
ADALAH SIFAT TERCELA
🎙Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata:
وَمَا كُفِيْتَ الْمَسْأَلَةَ وَالْفُتْيَا فَاغْتَنِمْ ذَلِكَ وَلَا تُنَافِسْهُمْ، وَإِيَّاكَ أنْ تَكُوْنَ مِمَّنْ يُحِبُّ أنْ يُعْمَلَ بِقَوْلِهِ، ويُنْشَرَ قَوْلُهُ، أَوْ يُسْمَعَ مِنْهُ.
"Masalah dan fatwa apa saja yang engkau telah dicukupi oleh orang lain maka gunakanlah dengan sebaik-baiknya dan jangan menyaingi mereka (dalam berfatwa), dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang senang ucapannya diamalkan, perkataannya disebarluaskan, dan ucapannya didengar!"
📚 Al-Jarh wa Ta'dil, jilid 1 hlm. 88
📝 Sumber:
@fawaidsolo
https://www.fawaidsolo.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🛡🛡PENGHALANG PENGHALANG DARI KEBENARAN
Di antaranya Khouf (Rasa takut).
Oleh karena itu para ulama menerangkan betapa besarnya penghalang ini dari kebenaran.(yaitu khouf)
Berkata Al'Alamah 'Abdurrahman As Sa'diy Rohimahulloh:
Serangan Serangan Musuh dan kemenangan kekuatan kebatilan apakah dengan berbagai macam pengkaburan ataupun dengan berbagai macam kepalsuan.
Dan lemahnya orang orang yang berpegang dengan Agama, untuk menegakkan Agamanya dan lemahnya mereka untuk membela Agamanya.
Inilah yang banyak menghalangi kebanyakan makhluk mahkluk untuk berpegang dengan Kebenaran, yang menghalangi kebanyakan manusia untuk menegakkan kebenaran yang Hakiki.
Lihatlah bagaimana penghalang ini bisa menghalangi manusia dari keimanan, sebagaimana menghalangi Bani Isroil untuk beriman dengan apa yang dibawa Nabi Musa 'Alaihissalam, karena rasa takut mereka kepada Fir'aun.
Sebagaimana Allah ta'ala Berfirman:
"maka tidaklah beriman kepada Musa, kecuali beberapa keturunan dari kaumnya dalam keadaan takut bahwa Fir'aun dan para pemuka(kaumnya) akan menyiksa mereka .sungguh Fir'aun telah berbuat durhaka semena mena di muka bumi, dan benar benar termasuk orang yang melampaui batas"
(QS:Yunus:83).
Oleh karena itulah beberapa orang beriman dari keluarga Fir'aun menyembunyikan keimanannya, dikarenakan rasa takut,
Sebagaimana Allah berfirman: dan seseorang dari keluarga Fir'aun yang menyembunyikan keimanannya,
(QS:Ghoofir:28)
Oleh karena itu ketika Allah Ta'ala menghilangkan penghalang kebenaran tadi dan Allah menenggelamkan Fir'aun dan bala tentaranya.
Maka berbondong bondong manusia menerima kebenaran dan bertambah banyaklah yang mengikuti Nabi Musa 'Alaihissalam.
📚 (1).تيسير اللطيف المنان في خلاصة تفسير القرآن(ص ٢٦٩)
📚Kitab Ash Showaarif 'Anil Haq.Oleh Asy Syaikh Hamad bin Ibrohim Al 'Utsman.
💺 (Kajian Kitab Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed Hafizhohullohu di Masjid Slipi Jakarta)
Semoga kita semua terhindar, dan jangan sampai kita terhalang dari mendapatkan kebenaran dikarenakan rasa takut ini.
https://www.atsar.id/2015/12/penghalang-penghalang-dari-kebenaran.html
📝 Sumber:
@FadhlulIslam
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
Di antaranya Khouf (Rasa takut).
Oleh karena itu para ulama menerangkan betapa besarnya penghalang ini dari kebenaran.(yaitu khouf)
Berkata Al'Alamah 'Abdurrahman As Sa'diy Rohimahulloh:
Serangan Serangan Musuh dan kemenangan kekuatan kebatilan apakah dengan berbagai macam pengkaburan ataupun dengan berbagai macam kepalsuan.
Dan lemahnya orang orang yang berpegang dengan Agama, untuk menegakkan Agamanya dan lemahnya mereka untuk membela Agamanya.
Inilah yang banyak menghalangi kebanyakan makhluk mahkluk untuk berpegang dengan Kebenaran, yang menghalangi kebanyakan manusia untuk menegakkan kebenaran yang Hakiki.
Lihatlah bagaimana penghalang ini bisa menghalangi manusia dari keimanan, sebagaimana menghalangi Bani Isroil untuk beriman dengan apa yang dibawa Nabi Musa 'Alaihissalam, karena rasa takut mereka kepada Fir'aun.
Sebagaimana Allah ta'ala Berfirman:
"maka tidaklah beriman kepada Musa, kecuali beberapa keturunan dari kaumnya dalam keadaan takut bahwa Fir'aun dan para pemuka(kaumnya) akan menyiksa mereka .sungguh Fir'aun telah berbuat durhaka semena mena di muka bumi, dan benar benar termasuk orang yang melampaui batas"
(QS:Yunus:83).
Oleh karena itulah beberapa orang beriman dari keluarga Fir'aun menyembunyikan keimanannya, dikarenakan rasa takut,
Sebagaimana Allah berfirman: dan seseorang dari keluarga Fir'aun yang menyembunyikan keimanannya,
(QS:Ghoofir:28)
Oleh karena itu ketika Allah Ta'ala menghilangkan penghalang kebenaran tadi dan Allah menenggelamkan Fir'aun dan bala tentaranya.
Maka berbondong bondong manusia menerima kebenaran dan bertambah banyaklah yang mengikuti Nabi Musa 'Alaihissalam.
📚 (1).تيسير اللطيف المنان في خلاصة تفسير القرآن(ص ٢٦٩)
📚Kitab Ash Showaarif 'Anil Haq.Oleh Asy Syaikh Hamad bin Ibrohim Al 'Utsman.
💺 (Kajian Kitab Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed Hafizhohullohu di Masjid Slipi Jakarta)
Semoga kita semua terhindar, dan jangan sampai kita terhalang dari mendapatkan kebenaran dikarenakan rasa takut ini.
https://www.atsar.id/2015/12/penghalang-penghalang-dari-kebenaran.html
📝 Sumber:
@FadhlulIslam
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com