Salafy Palembang 🇮🇩
5.95K subscribers
5.32K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
📢 BAHAYA ORANG YANG SUKA MENGADU DOMBA DAN PENDUSTA

✍🏼 Yahya bin Abi Katsir rahimahullah berkata,

يفسد النمام والكذاب في ساعة ما لا يفسد الساحر في سنة.

"Tukang mengadu domba dan orang yang suka berdusta, sesaat saja bisa menimbulkan kerusakan yang belum tentu mampu dilakukan oleh seorang penyihir selama setahun."

📚 Bahjatul Majalis, jilid 1 hlm. 402

📝 Sumber:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📚 HUKUM KURBAN

Pendapat yang rajih (kuat) dalam masalah ini adalah bahwa menyembelih kurban hukumnya sunnah muakkadah. Ini adalah pendapat mayoritas ulama.

Dalilnya adalah hadits Ummu Salamah radhiallahu anha, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعْرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا

“Apabila masuk sepuluh hari Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian hendak menyembelih kurban, janganlah dia mengambil (memotong) rambut dan kulitnya sedikit pun.” (HR. Muslim 1977/39)

Sisi pendalilannya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyerahkan ibadah kurban kepada kehendak yang menunaikannya Sementara itu, perkara wajib tidak akan dikaitkan dengan kehendak siapa pun.

Menyembelih hewan kurban berubah hukumnya menjadi wajib karena nazar. Hal ini berdasarkan sabda beliau shallallahu alaihi wa sallam,

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللهَ فَلْيُطِعْهُ

“Barang siapa bernazar untuk menaati Allah, hendaklah dia menaati-Nya.” (HR. al-Bukhari no. 6696, 6700 dari Aisyah radhiallahu anha)

🖥 Simak selengkapnya:

📝 Sumber:
@asysyariah
https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📝💡📚
MENGAPA KITA TIDAK MELIHAT ALLAH DI DUNIA?


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

وإنما احتجب الله عن أعين الناس في الدنيا رحمة لهم، لأنه لو تجلَّى في الدنيا لهذه الأعين المخلوقة الفانية لصارت دكًّا وما احتملت النظر إلى الله تعالى، لأنها أبصار خلقت للفناء ‏لا تحتمل نور البقاء. فإذا كان يوم القيامة ركبت الأبصار للبقاء فاحتملت النظر إلى نور البقاء.

"Allah tidak nampak di mata manusia di dunia hanyalah sebagai bentuk rahmat bagi mereka, karena seandainya Dia menampakkan diri di dunia kepada mata-mata yang diciptakan fana (tidak kekal) niscaya mata-mata ini akan hancur lebur dan tidak akan mampu untuk melihat Allah Ta'ala, karena itu adalah pandangan yang diciptakan untuk fana yang tidak mampu untuk melihat cahaya keabadian. Baru jika tiba hari kiamat maka pandangan diciptakan untuk kekal sehingga mampu melihat cahaya keabadian."

📚 Bayan Talbisil Jahmiyyah, jilid 5 hlm. 513

📝 Sumber:
@awaidsolo
www.fawaidsolo.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📚✔️ BERPAKAIAN KETAT UNTUK MENYENANGKAN SUAMI

Pertanyaan:
Apa hukum memakai pakaian ketat di dalam rumah untuk menyenangkan suami? Pakaian yang bagaimanakah yang termasuk ciri khas orang kafir?

🖥 Simak jawabannya:

@asysyariah/1214 https://asysyariah.com/berpakaian-ketat-untuk-menyenangkan-suami/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🎙BERLAPANG DADA DALAM MENJALANKAN SYARIAT

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata,

{ من تلقى أوامر الله بانشراح وقبول فسوف يفعله لأنه مسرور بها، وفي المحارم سوف يتجنبها }

Barang siapa yang menyambut perintah-perintah Allah dengan lapang dada dan menerima, niscaya dia akan melaksanakannya karena dia senang dengan perintah tersebut.

Demikian pula dalam hal larangan-larangan, dia akan menjauhinya.

📚[Fath Dzī al-Jalāli wal Ikrām, Jilid 6, hlm. 247]

📝 Sumber:
@alfudhail

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🌹🌷ORANG YANG PANTAS MENDAPATKAN HIDAYAH


قال الله عز وجل:

{وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُم مِّن دُونِ اللَّهِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ }
📜 (البقرة :٢٣).

قال الشيخ العلامة عبد الرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله تعالى:

📌" دليل على أن الذي يرجى له الهداية من الضلالة: [هو] الشاك الحائر الذي لم يعرف الحق من الضلال، فهذا إذا بين له الحق فهو حري بالتوفيق إن كان صادقا في طلب الحق.

وأما المعاند الذي يعرف الحق ويتركه, فهذا لا يمكن رجوعه, لأنه ترك الحق بعد ما تبين له, لم يتركه عن جهل, فلا حيلة فيه.

وكذلك الشاك غير الصادق في طلب الحق, بل هو معرض غير مجتهد في طلبه, فهذا في الغالب أنه لا يوفق.

[ تيسير الكريم الرحمن في تفسير كلام المنان:٣١.]


Allah Azza wa jalla berfirman:
"Dan jika kalian meragukan (Al-Qur'an) yang kami turunkan kepada hamba kami(Muhammad) maka datangkan satu surat yang semisal dengannya dan serulah penolong-penolong kalian selain Allah jika kalian orang-orang yang jujur".
(Q.S. Al-Baqarah:23)

Berkata As Syeikh Al 'alamah Abdurahman bin nashir as Si'di rahimahullahu ta'ala:

"Didalamnya terdapat dalil bahwa seseorang yang di harapkan baginya hidayah dari kesesatan adalah orang yang masih ragu dan bingung serta tidak mengetahui mana kebenaran dan kesesatan, Maka orang seperti ini jika telah nampak jelas baginya kebenaran maka ia akan mendapatkan taufiq (hidayah) yang dibuktikan dengan kejujuran dalam mencari kebenaran,

Adapun orang yang menentang serta mengetahui al-haq akan tetapi dia meninggalkannya maka orang yang seperti ini sulit untuk ruju' (kembali) kepada kebenaran disebabkan ia berpaling dari kebenaran setelah nampak jelas baginya dan dia juga tidak meninggalkan kebenaran diatas kebodohan sehingga tidak ada penghalang padanya,

Demikian pula orang yang bingung dan tidak jujur dalam mencari kebenaran bahkan dia berpaling dan tidak bersungguh-sungguh untuk mendapatkan kebenaran maka kebanyakan orang yang seperti ini tidak mendapatkan taufiq (untuk berjalan diatas kebenaran pent).

📕 Taisir karimirrahman Fii tafsir kalimil manan:31

📝 Sumber:
@SalafyKotamobagu

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📝💡📚 MENCEGAH DI AWAL PENYIMPANGAN SEBAB KESELAMATAN DARI JATUH KE DALAM KESESATAN

🎙️ Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib Al-Umary hafizhahullah berkata,

‏الوقوع في الضلال لا يكون دفعة واحدة،
بل هناك خطوات لذلك، يصاحبها تقديم العقل على الشرع، والاستحسان العقلي والعاطفي، وحب الشهرة، وغير ذلك.
ولذلك كان قطع الأمر من أوله سببا عظيما للثبات، وأما الانجرار شيئا فشيئا هو اتساع في الانحراف
وربنا يقول ﴿ولَا تَتَّبعوا خُطو ٰ⁠ت ٱلشّیطـٰن﴾
(البقرة: ١٦٨)

“Terjatuh dalam kesesatan tidaklah terjadi dengan sekaligus, bahkan disana terdapat langkah-langkah yang mengantarkan padanya, yang menyertainya yaitu mendahulukan akal daripada syariat, anggapan baik secara akal dan perasaan, suka terhadap kemasyhuran dan yang lainnya.

Oleh karenanya memutus perkaranya (kesesatan) dari awalnya merupakan sebab yang besar untuk tetap kokoh (di atas al-haq), dan adapun terseret sedikit demi sedikit merupakan peluang lebar jatuh pada penyimpangan, sementara Rabb kita berfirman,

﴿ولَا تَتَّبعوا خُطو ٰ⁠ت ٱلشّیطـٰن﴾
(البقرة: ١٦٨)

"Janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan"
(Al Baqarah: 168).

📝 Sumber:
@qoulussalaf
@al_fawaaid
http://twitter.com/m_g_alomar i/status/1368562281047613440

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
💽 REKAMAN TA'LIM RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG

📅 Pertemuan ke 10
SENIN malam Selasa, 10 Dzulqa'dah 1442 / 21 Juni 2021

🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Ukkasyah Harits hafizhahullah

📗 Pembahasan :
Bab Agama Hanifiyyah Samhah, SYARAH RISALAH FADHLUL ISLAM

✍🏻 Karya Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah

🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang

🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang

💽 ⬇️ 💽 ⬇️ 💽 ⬇️
115. AKIBAT MENYELISIHI JALAN PARA NABI

#poster_fawaid #menyelisihi #jalan #nabi #dusta #zalim

#23062021

✔️Yuk share tanpa crop

------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📢✋🏻⚠️ PENYAKIT HATI LEBIH BERBAHAYA DARIPADA PENYAKIT BADAN

✍🏼 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,

مرض القلب –والعياذ بالله– فساد الدنيا والآخرة، فإذا مرض القلب بالشك أو الشرك أو النفاق أو كراهة ما أنزل الله أو بغض أولياء الله أو ما أشبه ذلك، فقد خسر دنياه وآخرته، ولهذا ينبغي لك إن سألت العافية أن تستحضر أنك تسأل الله العافية من مرض القلب ومرض البدن.

"Penyakit hati kita berlindung kepada Allah darinya mengakibatkan kerusakan dunia dan akhirat. Jika hati tertimpa penyakit seperti keraguan, kesyirikan, kemunafikan, membenci apa yang diturunkan oleh Allah, atau membenci wali-wali Allah, atau yang semisalnya; dia telah merugi dunia dan akhiratnya.

Oleh karena itulah, ketika engkau memohon keselamatan, engkau wajib menghadirkan hati bahwa engkau meminta kepada Allah keselamatan dari penyakit hati dan dari penyakit badan."

📚 Syarh Riyadhush Shalihin, jilid 6 hlm. 21

📝 Sumber:
@forumsalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🌱🏘️ MANUSIA YANG TERBAIK AMALANNYA YANG PALING SERING MENGINGAT KEMATIAN

Allah ta‘ala berfirman,

ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ

“(Dialah Allah) Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya.” (Q.S. Al-Mulk: 2)

Imam Ismail bin Abdirrahman as-Suddi rahimahullah menerangkan,

أَي: أَكْثَرُكُم لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَلَهُ أَحسَنُ اسْتِعْدَادًا

“Makna ayat: Yaitu orang yang paling sering ingat mati dan paling bagus dalam mempersiapkan diri menghadapinya.”

📔 At-Tadzkirah bi Ahwal al-Mauta wa Umur al-Akhirah melalui al-Muntaqa, hlm. 18.

@nasehatetam
www.nasehatetam.net

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
📚 KEUTAMAAN IBADAH KURBAN

Keutamaan berkurban dapat diuraikan sebagai berkut:

1️⃣ Berkurban merupakan syiar-syiar Allah

Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah pada surah al-Hajj ayat 36.

2️⃣ Berkurban merupakan bagian dari Sunnah Rasulullah

Sebab, beliau shallallahu alaihi wa sallam telah menganjurkan dan melaksanakannya. Maka dari itu, setiap muslim yang berkurban seyogianya mencontoh beliau dalam pelaksanaan ibadah yang mulia ini.

3️⃣ Berkurban termasuk ibadah yang paling utama.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٢ لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٦٣

Katakanlah, “Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).”
(al-An’am: 162—163)

Demikian pula firman-Nya,

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ

“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan sembelihlah hewan kurban.” (al-Kautsar: 2)

Sisi keutamaannya adalah bahwa dalam dua ayat di atas, Allah subhanahu wa ta’ala menggandengkan ibadah berkurban dengan ibadah shalat yang merupakan rukun Islam kedua.

🖥 Simak selengkapnya:


📝 Sumber:
@asysyariah https://asysyariah.com/qurban-keutamaan-dan-hukumnya/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com
🎙JANGAN SOMBONG KEPADA ORANG YANG KURANG KETAATANNYA KEPADA ALLAH

🎙 Disampaikankan oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri hafizhahullah

Tidak seharusnya bagi orang
yang berakal,
Ketika dia diberi rizki oleh Allah, diberi taufik,
untuk menjalankan ketaatan kepada Allah.


Yakni diberi taufik untuk ibadah, untuk taat, semangat dalam kebaikan.

Orang yang seperti ini, dalam kebaikan, dalam ketaatan, ketika melihat orang yang tidak seperti dia, kurang semangatnya dalam ibadah, kurang dalam ketaatan. Ah ini ada malasnya, ada ininya.

Maka tidak seharusnya orang yang berakal itu, kemudian
bermuka masam kepadanya,
karena di anggap orang ini, tidak
seperti dia dalam semangat amal kebaikan, tidak seperti dia dalam keistiqomahan. Jangan kemudian kamu bermuka masam kepadanya.


Justru yang seharusnya, kamu tetap bermuka manis, menampakkan senyum kepadanya. Walaupun di bawah kamu ketaatannya, tidak seperti kamu istiqomahnya, senyumlah, ramahlah kepada-Nya.

Karena mungkin dalam ilmu Allah, dan hanya Allah yang tahu. Enggak lama orang itu, akan tobat, kembali kepada Allah, taat, ibadah, istiqomah. Mungkin saat seperti itu, akan jauh lebih baik darimu sekarang.

Belum lagi kalau ditambah
dengan, kewajiban dia seharusnya bersyukur kepada Allah, banyak memuji Allah, karena Allah-lah yang memberi taufik dia untuk ber-khidmat kepada-Nya.(kepada Allah) sebelum dilanjut..


lafaz berkhidmat kepadanya, ini tidak ada dalam nas. Enggak ada dalam nasus. Hamba berkhidmat kepada Allah Istilah ini marufnya di kalangan sufi. Sering menggunakan kalimat
ini, (khidmat) yang ada dalam nusus yang kita tahu, lafat ketaatan, taat dan itu makruf banyak, ati'ullah (taati Allah), ibadah.


Lafadz ibadah ada, lafat taat ada, tapi khidmat enggak ada. Kamu cari ayat, Hadis, enggak ada. Karena ini, membawa, makna negatif (makna jelek).

Khidmat itu layanan, pelakunya, khodim (yang melayani), berarti ada pihak, objek yang dilayani. Layaknya pelayan dan yang dilayani berarti ada hubungan kebutuhan. Orang yang butuh pelayan kan, berarti dia lemah, enggak mampu menyelesaikan semua urusannya, capek atau ini kan begitu, makanya, misalnya kalau di rumah
tangga, ya karena si ibu, enggak kuat anaknya banyak, nyuci
pakaian, ini, itu, butuh pelayan dan makna ini jelek, dan tidak Boleh dinisbatkan kepada Allah.


Makanya enggak ada, cuma mungkin rahimahullah Ibnu Hibban, mungkin istilahnya, tanpa kesengajaan dari beliau, itu husnuzan yang wajib
bagi kita kepada beliau.


Tidak sengaja atau terucap, karena itu, yang makruf dan banyak digunakan. Tapi tetap lafazh ini tidak seharusnya dipakai.

Kembali kepada
penjelasan beliau bahwa, intinya beliau ingin jelaskan, kamu, kalau merasa Allah beri, kepadamu, semangat dalam ketaatan, ibadah, kuat dalam istiqomah. Saat berjumpa, melihat orang yang tidak, seperti kamu, ini kurang istiqomahnya, kurang ketaatannya, karena satu dan lain hal.


Mungkin karena masih jahil (jauh dari ilmu), pengaruh teman, lingkungan, ada saja.

Kamunya, jangan kemudian, sinis kepadanya, sebagian orang, ketika berjumpa dengan orang yang seperti ini: Menampakkan sinis. Apalagi diketahui ini orang baru, baru ngaji, baru belajar, baru tampak
wajahnya, kemudian sinis gitu.


Ini kan menunjukkan, dia sadari atau tidak, ada makna takabur pada dirinya, seakan dia berkata, seakan: Kamu enggak seperti saya, kamu di bawa saya. Ketaatanmu, istikamahmu sehingga, dia masam wajahnya, tidak ada keramahan dia tampakkan, tidak ada kelemah-lembutan, senyum manis. Itu yang ingin disampaikan oleh beliau jangan.

Beliau nasehatkan tetaplah senyum ramah. Karena bisa jadi ketika orang ini nanti, Allah beri taufik, kembali tobat, baik akan lebih baik kondisinya, darimu sekarang.

Maka jangan pernah merendahkan orang, dan
itu makna tawadu yang sesungguhnya.


Hakikat tawadu itu
ketika kamu tidak menganggap dirimu lebih baik dari orang
lain.


📝Sumber:
@nasehatinspirasi

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
📡www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
116. DIA AKAN MENJADI SEBAB BAIKNYA AGAMAMU

#poster_fawaid #wanita #sholeh #agama

#24062021

✔️Yuk share tanpa crop

------------------------------------------------
📲 Join t.me/RadioIbanah
📲 Join t.me/SalafyPalembang
🌏 www.salafypalembang.com

✳️ Menyajikan artikel, audio kajian ilmiah, poster, dan video faedah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
بسم الله الرحمن الرحيم

📣 ⬆️ 📡 SEKILAS INFO...!

📶 🏠 TA'LIM RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG

🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah

📗 Pembahasan :
Cara Mengetahui Aib Diri

📚Dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN

✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah

📅 HARI INI:
KAMIS malam JU'MAT

🕡 Waktu:
Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB

📻 Hanya di Radio Al Ibanah Palembang, radionyo wong kito

⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!

🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Mutiara Ilmu Syar'i Palembang

🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim

🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang

▫️▫️▫️