Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.36K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🌏 SERI TUNTUNAN MENGHADAPI WABAH VIRUS CORONA DAN LAINNYA

Alhamdulillah, artikel ke-13 dari Seri Tuntunan Islam Menghadapi Wabah Virus Corona dan Lainnya telah terbit dengan judul:

Nasihat untuk Menjaga Lisan & Tulisan pada Masa Wabah

Silakan simak pada tautan berikut:

https://asysyariah.com/nasihat-untuk-menjaga-lisan-tulisan-pada-masa-wabah/
✋🏻🌙🌓🌷 HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN BULAN SYA'BAN (04)

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

● Mengkhususkan Malam Nishfu Sya'ban dengan Shalat Malam Tidak ada Contohnya

تخصيصها بقيام بدعة لأنه لم يرد عن النبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – أنه كان يخصّص تلك الليلة بقيام بل هي كغيرها من الليالي.

Mengkhususkannya dengan shalat malam itu bidah, karena hal itu tidak pernah diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wasallam, kalau beliau dulu mengkhususkan malam tersebut dengan shalat malam. Bahkan malam tersebut seperti malam lainnya.

إن كان الإنسان قد اعتاد أن يقوم الليل فلْيقم تلك الليلة أسْوةً بغيرها من الليالي،

Jika seorang insan sudah biasa shalat malam, maka silahkan dia shalat malam pada nishfu sya'ban, mencontoh malam-malam lainnya.

وإن كان ليس من عادته أن يقوم الليل فإنه لا يخصّص ليلة النصف من شعبان بقيام ؛ لأن ذلك لم يرد عن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم

Jika ia tidak terbiasa shalat malam, maka sesungguhnya dia jangan mengkhususkan shalat malam pada nishfu sya'ban. Karena hal itu tidak pernah diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi wasallam.

وأبعد من ذلك أن بعض الناس يخصّها بقيام ركعات معدودة لم ترد عن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم. إذنْ: لا نخصص ليلتها بقيام

Dan lebih parah dari hal itu, ada sebagian manusia yang mengkhususkannya dengan shalat malam dengan rakaat tertentu yang tidak pernah ada riwayatnya dari Nabi shallallahu alaihi wasallam. Kalau demikian kita tidak boleh mengkhususkan malam nishfu sya'ban dengan shalat malam.

📚 http://bit.ly/AhkamSyaban

Sumber:
https://goo.gl/VkxUy9
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻🌙🌓🌺 HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN BULAN SYA'BAN (05)

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📬 Pertanyaan:

هل يكون تقدير القضاء في ليلة النصف من شعبان ؟

Apakah penetapan takdir terjadi pada malan nishfu sya'ban?

🔓 Jawaban:

لا، ليست ليلة القدر؛ ليلة القدر في رمضان

Tidak, bukan lailatul Qadar, lailatul Qadar hanya pada Bulan Ramadhan.

Allah berfirman:

﴿إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ﴾

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul Qadar. Tahukah kamu apa itu lailatul Qadar? Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu Bulan. (QS. Al-Qadar 1-3)

Allah berfirman:

﴿شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ﴾

Bulan Ramadhan yang padanya diturunkan Al-Quran.
(QS. Al-Baqarah 185)

وعلى هذا فتكون ليلة القدر في رمضان؛ لأنها الليلة التي أنزل الله فيها القرآن والقرآن نزل في شهر رمضان

Atas dasar itu, malam lailatul Qadar hanya terjadi di Bulan Ramadhan. Karena itu adalah malam dimana diturunkan Al-Quran, dan Al-Quran diturunkan di Bulan Ramadhan.

فيتعيّن أن تكون ليلة القدر في رمضان لا في غيره من الشهور ومن ذلك لليلة النصف من شعبان فإنها ليست ليلة القدر ولا يقدّر فيها شيء مِمّا يكون من تلك السنة بل هي كغيرها من الليالي.

Maka menjadi pasti, kalau lailatul Qadar itu hanya terjadi di Bulan Ramadhan, tidak di bulan-bulan lainnya. Termasuk hal itu adalah malam nishfu Sya'ban, maka sesungguhnya itu bukan lailatul Qadar.
Maka tidak ada penetapan takdir pada malam tersebut sedikitpun, dari apa yang terjadi di tahun itu, bahkan malam tersebut seperti malam yang lainnya.


📚http://bit.ly/AhkamSyaban

Sumber: http://forumsalafy.net/hukum-hukum-yang-berkaitan-dengan-bulan-syaban-05/
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⛔️🔥💦 HUKUM KELUAR DARI WILAYAH YANG TERKENA WABAH

💬 Al-Allamah Ibnu Ustaimin rahimahullah berkata,

لا تخرجون منها فرارا منه أما خروج الإنسان منها لا فرارا منه ولكن لإنه أتى إلى هذا البلد لحاجة ثم انقضت حاجته وأراد أن يرجع إلى بلده فلا بأس

"Janganlah kalian keluar dari wilayah yang telah terkena wabah karena ingin lari dari wabah itu. Adapun keluarnya seseorang dari wilayah yang terkena wabah bukan dalam rangka lari dari wabahnya, namun dia datang ke wilayah tersebut karena suatu kebutuhan dan kebutuhannya telah selesai lantas dia ingin kembali ke negerinya, maka hal ini tidak mengapa."

✍️ Syarah Riyadhus Shalihin 6/569

Sumber:
@KajianIslamTemanggung
http://www.salafytemanggung.com
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🚲🛵 YANG TERBAIK UNTUK KITA IALAH PADA YANG ALLAH TETAPKAN BUKAN PADA YANG KITA INGINKAN

Meski tentunya, bisa saja yang kita inginkan itu juga yang Allah tetapkan. Tapi ingat, saat yang Allah tetapkan untuk kita berbeda dengan yang kita inginkan itu bukan karena Allah semata ingin menggagalkannya. Tapi karena Allah tahu bahwa yang terbaik untuk kita bukan pada sesuatu yang kita inginkan itu, tapi pada hal yang Dia tetapkan.

▪️ Asy-Syaikh Muhammad Ali Adam al-Ityubi berkata,

فإن الله عز وجل هو قسّم الأرزاق، والمعيشة حسب مقتضى حكمته، فلا ينبغي للعبد النظر إلى غيره؛ لأنه يؤديه إلى ازدراء ما رزقه الله تعالى على مقتضى حكمته، وحكمه، قال الله تعالى: وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ [البقرة : 216] وقال تعالى: فَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا [النساء : 19]

"Sesungguhnya Allah ialah yang membagikan rizki dan penghidupan sesuai dengan tuntutan hikmah-Nya. Tidak layak seorang hamba melihat pada orang lain. Sebab akan membuatnya menganggap remeh rizki yang sudah Allah berikan kepadanya berdasarkan hikmah dan hukum-Nya. Allah ta'ala berfirman,

وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal itu amat buruk bagimu. Allah yang mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
QS. Al-Baqarah: 216

• Dan Allah ta'ala berfirman,

فَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

"Mungkin kamu tidak menyukai sesuatu padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."
QS. An-Nisa': 19 (Al-Bahr al-Muhith ats-Tsajjaaj, XLV/78)

Maka berhentilah membandingkan keadaan diri kita dengan orang lain. Karena Allah yang lebih paham apa yang paling pas buat kita.

Artikel lengkapnya di sini: https://www.nasehatetam.net/jalan-hidup-tenang/

Sumber:
@nasehatetam
www.nasehatetam.net
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💊💥📚 KEUTAMAAN
IBADAH DI MASA FITNAH


Asy-Syaikh Hamud bin Abdulloh At-Tuwaijiriy rohimahulloh berkata :

Dari Ma'qil bin Yasar rodhiyallohu 'anhu, sesungguhnya Rosululloh (shollallohu 'alaihi wasallam) bersabda :

(( العِبَادَةُ فِي الــْهَرْجِ كَـَـهِجْرَةٍ إِلَيَّ ))


"IBADAH DI SAAT TERJADI HURU-HARA (keutamaannya) SEPERTI HIJRAH KEPADAKU."

Diriwayatkan oleh Abu Dawud Ath-Thoyaalisiy, Muslim, At-Tirmidziy dan Ibnu Majah. At-Tirmidziy berkata : ini hadits yang shohih ghorib.

Diriwayatkan juga oleh Imam Ahmad, dan lafadznya; beliau (shollallohu 'alaihi wasallam) bersabda: "Ibadah di masa fitnah seperti hijrah kepadaku."

Dan diriwayatkan pula oleh Ath-Thobroniy dalam "As-Shoghiir", dan lafadznya; beliau (shollallohu 'alaihi wasallam) bersabda: "Beramal di masa kekacauan dan fitnah seperti hijrah kepadaku." [Hadits dishohihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam "Shohiihul-jaami' " no. 4119, pent.]

※ Al-Hafidz Ibnu Rojab (rohimahulloh) berkata :

"Sebab (keutamaan) tersebut, adalah karena di masa-masa fitnah banyak orang mengikuti hawa nafsunya dan tidak mengembalikan urusan kepada agamanya, sehingga keadaan mereka mirip seperti keadaan di masa jahiliyah.

Jika seseorang :
→sendirian berpegangteguh dengan agamanya di tengah-tengah mereka,
→beribadah kepada robb-nya,
→mengamalkan perkara yang diridhoi-Nya dan menjauhi perkara yang dimurkai-Nya, maka kedudukannya seperti orang yang berhijrah meninggalkan kaum jahiliyah dan menuju Rosululloh (shollallohu 'alaihi wasallam), mengimaninya, mentaati perintah-perintahnya dan menjauhi larangan-larangannya." [selesai penukilan].

📚It-haaful-jamaa'ah, jilid 1/93-94

Sumber: @KEUTAMAANSUNNAH
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
✋🏻✍🏻📑 PATUH DAN TAAT PADA PEMERINTAH DI SAAT WABAH MELANDA

Terkait kondisi sekarang, ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam katakan, “Patuh, taatlah kepada pemerintah kalian yang memimpin,

kita, terutama muslimin atau salafiyin secara khusus, diuji di saat-saat seperti ini, sejauh mana ketaatan kita kepada pemerintah.

Ketaatan, dalam keadaan kita senang atau terpaksa, dalam keadaan susah ataupun mudah. Senang, karena apa yang menjadi perintah dan ketetapan mereka mungkin menguntungkan kita, sesuai dengan yang kita inginkan. Terpaksa, karena keputusan pemerintah mungkin kita rasa merugikan kita, kita anggap itu tidak menguntungkan bagi kita, di situ kita diuji.

Ketaatan

Seperti yang Antum tahu, mungkin di banyak negeri, termasuk kita di Indonesia, Pemerintah menginginkan kemaslahatan bagi rakyatnya, mengawal kemaslahatan, kesehatan mereka.

Maka menetapkan beberapa ketentuan terkait shalat berjamaah di masjid, shalat Jumat, maka taati pemimpin kita.

Ini sekarang ujian, ujian amaliah bahwa selama ini kita belajar hanya sebatas teori, mudah.

Manhaj ahlus sunnah taat kepada pemerintahnya, manhaj khawarij menentang kepada pemerintahnya. Manhaj ahlus sunnah memuliakan, mengagungkan pemerintahnya, mencintai mereka, mendoakan baik. Khawarij mencela, membenci mereka, dan seterusnya.

Itu teori, mudah,

tinggal pengamalannya sekarang Di situ akan terlihat ahlus sunnah yang benar-benar jujur, dan siapa pula yang mengada-ada akan tersisihkan.

Perkaranya menuntut konsekuensi kita untuk jujur dan konsekuen terhadap apa yang kita pelajari selama ini.

khair, insyaAllah

📢 Kutipan al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Lc. hafizhahullah

Sumber: https://asysyariah.com/patuh-dan-taat-pada-pemerintah-di-saat-wabah-melanda/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📢✋🏻📑🌷 AGAR KALBU TETAP TEGAR SAAT MUSIBAH

✍🏻 Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

أرجو من الشيخ كلمة عن كيفية تحقيق الثبات عند المصائب في ضوء الهدي النبوي والرضا بقضاء الله وقدرة، مع ذكر الأدلة في ذلك؟

Saya memohon dari Syaikh sebuah penjelasan sesuai dengan bimbingan Nabi shallallahu alaihi wa sallam tentang cara agar kalbu tetap tegar saat musibah, ridha terhadap ketentuan Allah dan kekuasaan-Nya, berikut dalil-dalilnya.

🔓 Jawaban:

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين

Bismillahirrahmanirrahim.

Segala pujian yang sempurna hanya milik Allah, Rabb alam semesta. Shalawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, keluarganya, dan para sahabat beliau seluruhnya.

الواجب على المسلم عند نزول المصائب الصبر والاحتساب والدعاء لقوله تعالى

Ketika terjadi musibah, seorang muslim wajib bersabar, mengharapkan pahala, dan berdoa. Hal ini berdasarkan firman Allah,

وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥-اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ – ١٥٦

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’ (sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali).” (al-Baqarah: 155—156)

وحبس اللسان عن التشكي وعن النياحة والتألم مما جرى من القضاء والقدر

Seorang muslim juga wajib menjaga lisannya agar tidak berkeluh kesah, niyahah (meratap), menampakkan rasa sakit ketika menjalani ketentuan dan takdir Allah.

فعلى المسلم أنه يصبر وأن يقول

Seorang muslim wajib bersabar dan mengatakan,

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ علِي بخَيْرًا مِنْهَا

“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali. Ya Allah, berilah pahala atas musibah yang menimpaku dan berikan ganti untukku dengan yang lebih baik darinya.”

هذا الذي ورد ما يقوله المصاب عند نزول المصيبة

Kalimat inilah yang diucapkan oleh orang yang tertimpa musibah, sebagaimana disebutkan (oleh hadits).

📚 Sumber || https://www.alfawzan.af.org.sa/en/node/15175

🌎 Kunjungi || https://forumsalafy.net/agar-kalbu-tetap-tegar-saat-musibah/

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

Turut Mempublikasikan :
📲 JoinTelegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 Website: www.salafypalembang.com


💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
💎💎💎 KETIKA MENANTI KELAPANGAN BERBUAH PAHALA

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah berkata :

ﻣﻦ ﺍﻧﺘﻈﺮ ﺍﻟﻔـﺮﺝ ﺃُﺛـﻴﺐَ ﻋﻠﻰ ﺫﻟـﻚ ﺍﻻﻧﺘﻈﺎﺭ ﻷﻥ ﺍﻧﺘﻈﺎﺭ الفرﺝ ﺣﺴﻦُ ﻇﻦٍّ ﺑﺎﻟﻠﻪ، ﻭﺣﺴﻦ ﺍﻟﻈﻦّ ﺑـﺎﻟﻠﻪ ﻋﻤﻞٌ ﺻﺎﻟﺢ ﻳُﺜﺎﺏ ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ.

Siapa saja yang menanti kelapangan dari sebuah kesulitan, niscaya ia akan diberikan pahala atas penantiannya. Karena menanti kelapangan dari kesulitan merupakan prasangka baik kepada Allah. Sedangkan prasangka baik kepada Allah merupakan sebuah amalan shalih yang seseorang akan diberi pahala karenanya.

📚 Nur 'alad Darb (225)

https://telegram/Nataouan/2032


🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

Turut Mempublikasikan :
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 Website www.salafypalembang.com


📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah


This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
✋🏻💥 PENGARUH CEMAS YANG BERLEBIHAN TERHADAP KESEHATAN

✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengatakan,

على كل إنسان أصيب بمصيبة أن يصبر، وأن يعلم أن هذه المصائب تكفر بها السيئات، وإذا احتسب الإنسان الأجر رفع الله له بها درجات، ثم إنه إذا صبر وتناسى الأمر حصل له برؤ منه؛ لأن الوهم النفسي له تأثير في بقاء المرض وزيادته المرض، فإذا رفض الإنسان هذا المرض وصار لا يفكر فيه فإنه بإذن الله سوف يشفى

"Wajib bagi setiap orang yang ditimpa musibah, untuk bersabar. Demikian pula hendaknya dia menyadari bahwa musibah tersebut akan menggugurkan dosa-dosanya.

Apabila seseorang mengharapkan pahala dari musibah yang menimpanya, Allah akan mengangkat derajatnya dengan sebab musibah tersebut.

Kemudian, jika dia mau bersabar dan berusaha tidak terlalu mencemaskan keadaan yang dialaminya, hal tersebut akan membantunya sembuh dari sakitnya.

Sebab, kecemasan jiwa yang berlebihan memiliki efek yang mengakibatkan suatu penyakit tidak segera sembuh, bahkan bertambah parah.

Apabila seorang melupakan penyakitnya dan tidak terlalu mencemaskannya, dengan izin Allah dia akan lekas sembuh.”
http://binothaimeen.net/content/839

Sumber: https://forumsalafy.net/pengaruh-cemas-yang-berlebihan-terhadap-kesehatan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔎💦 SALAH SATU METODE PENGHILANG KESEDIHAN & KEGUNDAHAN

🔊 Asy-Syaikh as-Sa'dy rahimahullah mengatakan,

" وكلما طال تأمل العبد في نعم الله الظاهرة والباطنة، الدينية والدنيوية، رأى ربه قد أعطاه خيراً كثيراً، ودفع عنه شروراً متعددة، ولا شك أن هذا يدفع الهموم والغموم، ويوجب الفرح والسرور"

"Semakin lama seorang hamba merenungi nikmat-nikmat Allah yang lahir maupun batin, nikmat agama maupun duniawi, maka dia akan memandang bahwa Rabbnya telah memberikan kebaikan yang sangat banyak, Allah telah menghilangkan darinya berbagai kejelekan yang beragam macamnya.

Tidak diragukan lagi, (kesadaran) akan hal ini dapat menghilangkan kesedihan dan kegundahan serta mendatangkan kesenangan dan kebahagiaan."

📚 Al-Wasaail Al-Mufiidah Lil Hayaatis Sa'iidah 22

Sumber:
@KajianIslamTemanggung
http://www.salafytemanggung.com
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com