📖🛡 SIKAP SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI WABAH CORONA
✍🏻 Asy Syaikh Arafat bin Hassan al-Muhammadi hafidzahullah :
"Dan tidaklah ada yang mengetahui tentara Rabb-mu melainkan Dia sendiri"
Makhluk yang sangat kecil, tidak bisa dilihat dengan kasat mata.
Bisa membunuh manusia.
Menutup pintu-pintu perbatasan.
Memutuskan berbagai macam kepentingan.
Melumpuhkan perekonomian.
Membuat dunia ini kebingungan dan ketakutan.
Maka seharusnya bagi setiap Muslim untuk mengambil sebab-sebab (dalam menghadapi hal tersebut). Yang paling utamanya adalah dengan bertawakal, berdoa, bertaubat dan meninggalkan keharaman-keharaman dan kemungkaran-kemungkaran.
🇮🇩 Serta taat kepada pemerintah dan para pakar khusus di bidang tersebut, yang mereka memerintahkan kepada perkara-perkara yang akan mendatangkan manfaat di dalamnya."
https://t.me/Arafatbinhassan/2416
[ومايعلم جنود ربك إلا هو]
مخلوق صغير لايُرى بالعين المجردة
يفتك بالناس
ويغلق الحدود
ويوقف المصالح
ويشل الاقتصاد
ويربك العالم ويخيفهم
فعلى المسلمين تعاطي الأسباب ومن أعظمها التوكل والدعاء والتوبة وترك المحرمات والمنكرات.
وطاعة ولاة الأمر وأهل الاختصاص الذين يأمرون بما فيه منفعة.
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy Syaikh Arafat bin Hassan al-Muhammadi hafidzahullah :
"Dan tidaklah ada yang mengetahui tentara Rabb-mu melainkan Dia sendiri"
Makhluk yang sangat kecil, tidak bisa dilihat dengan kasat mata.
Bisa membunuh manusia.
Menutup pintu-pintu perbatasan.
Memutuskan berbagai macam kepentingan.
Melumpuhkan perekonomian.
Membuat dunia ini kebingungan dan ketakutan.
Maka seharusnya bagi setiap Muslim untuk mengambil sebab-sebab (dalam menghadapi hal tersebut). Yang paling utamanya adalah dengan bertawakal, berdoa, bertaubat dan meninggalkan keharaman-keharaman dan kemungkaran-kemungkaran.
🇮🇩 Serta taat kepada pemerintah dan para pakar khusus di bidang tersebut, yang mereka memerintahkan kepada perkara-perkara yang akan mendatangkan manfaat di dalamnya."
https://t.me/Arafatbinhassan/2416
[ومايعلم جنود ربك إلا هو]
مخلوق صغير لايُرى بالعين المجردة
يفتك بالناس
ويغلق الحدود
ويوقف المصالح
ويشل الاقتصاد
ويربك العالم ويخيفهم
فعلى المسلمين تعاطي الأسباب ومن أعظمها التوكل والدعاء والتوبة وترك المحرمات والمنكرات.
وطاعة ولاة الأمر وأهل الاختصاص الذين يأمرون بما فيه منفعة.
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☝🏻🌹🌸🌷 KUNCI MERAIH HUSNUL KHATIMAH
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.”
(Ali Imran: 102)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menjelaskan,
هذا أمر من الله لعباده المؤمنين أن يتقوه حق تقواه، وأن يستمروا على ذلك ويثبتوا عليه ويستقيموا إلى الممات،
Ini adalah perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin untuk bertakwa kepada-Nya dengan sebenar-benar ketakwaan dan terus-menerus dalam keadaan demikian, serta kukuh dan konsisten di atas (ketakwaan) tersebut hingga datang kematian.
فإن من عاش على شيء مات عليه،
Sebab, siapa yang hidup (terus-menerus) pada suatu kondisi, pasti dia pun akan meninggal pada kondisi tersebut.
فمن كان في حال صحته ونشاطه وإمكانه مداوما لتقوى ربه وطاعته، منيبا إليه على الدوام، ثبته الله عند موته ورزقه حسن الخاتمة
Barang siapa yang ketika sehat, kuat, dan memiliki kemampuan, senantiasa bertakwa kepada Rabbnya, selalu menaati-Nya, dan terus-menerus kembali kepada-Nya; Allah akan memberinya kekukuhan saat kematian mendatanginya. Allah pun akan memberinya rezeki berupa husnul khatimah (akhir kehidupan yang baik).
📚 Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, hlm. 141
Sumber: https://forumsalafy.net/kunci-meraih-husnul-khatimah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.”
(Ali Imran: 102)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menjelaskan,
هذا أمر من الله لعباده المؤمنين أن يتقوه حق تقواه، وأن يستمروا على ذلك ويثبتوا عليه ويستقيموا إلى الممات،
Ini adalah perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin untuk bertakwa kepada-Nya dengan sebenar-benar ketakwaan dan terus-menerus dalam keadaan demikian, serta kukuh dan konsisten di atas (ketakwaan) tersebut hingga datang kematian.
فإن من عاش على شيء مات عليه،
Sebab, siapa yang hidup (terus-menerus) pada suatu kondisi, pasti dia pun akan meninggal pada kondisi tersebut.
فمن كان في حال صحته ونشاطه وإمكانه مداوما لتقوى ربه وطاعته، منيبا إليه على الدوام، ثبته الله عند موته ورزقه حسن الخاتمة
Barang siapa yang ketika sehat, kuat, dan memiliki kemampuan, senantiasa bertakwa kepada Rabbnya, selalu menaati-Nya, dan terus-menerus kembali kepada-Nya; Allah akan memberinya kekukuhan saat kematian mendatanginya. Allah pun akan memberinya rezeki berupa husnul khatimah (akhir kehidupan yang baik).
📚 Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, hlm. 141
Sumber: https://forumsalafy.net/kunci-meraih-husnul-khatimah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
SALAH SATU IKHTIAR UNTUK SEHAT: MENGKONSUMSI MADU
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang madu yang keluar dari perut lebah,
يَخۡرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٞ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٞ لِّلنَّاسِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya (madu) terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan.” (an-Nahl: 69)
Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah mengatakan, “Kemudian keluarlah madu dari perut lebah. Madu yang lezat dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan lebah tersebut bersarang dan tempat mencari makannya (bunga dan nektar tumbuh-tumbuhan). Di dalam madu tersebut ada obat untuk berbagai penyakit manusia.” (Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan 1/444)
Baca selengkapnya,
Tuntunan Islam Menghadapi Wabah Virus Corona dan Lainnya (bagian 10):
https://asysyariah.com/beberapa-makanan-tindakan-yang-bermanfaat-untuk-kesehatan/
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman tentang madu yang keluar dari perut lebah,
يَخۡرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٞ مُّخۡتَلِفٌ أَلۡوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٞ لِّلنَّاسِۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَةٗ لِّقَوۡمٖ يَتَفَكَّرُونَ
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya (madu) terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan.” (an-Nahl: 69)
Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah mengatakan, “Kemudian keluarlah madu dari perut lebah. Madu yang lezat dengan warna yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan lebah tersebut bersarang dan tempat mencari makannya (bunga dan nektar tumbuh-tumbuhan). Di dalam madu tersebut ada obat untuk berbagai penyakit manusia.” (Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan 1/444)
Baca selengkapnya,
Tuntunan Islam Menghadapi Wabah Virus Corona dan Lainnya (bagian 10):
https://asysyariah.com/beberapa-makanan-tindakan-yang-bermanfaat-untuk-kesehatan/
✋🏻📢💐🌹 PERISAI SEORANG MISLIM (2)
Bacaan yang Diucapkan Ketika Kesusahan
Sahabiyah Asma’ bintu ‘Umais radhiyallahu anha mengatakan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepadaku,
أَلاَ أُعَلِّمُكِ كَلِمَاتٍ تَقُولِينَهُنَّ عِنْدَ الْكَرْبِ أَوْ فِي الْكَرْبِ
“Maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang hendaklah engkau ucapkan ketika tertimpa kesusahan,
اللهُ اللهُ رَبِّي، لاَ أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
“ALLAAHU ALLAAHU RABBII, LAA USY RIKU BIHII SYAI AN”
“Allah… Allah… (Dialah) Rabbku. Aku tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun.” (HR. Abu Dawud no. 1525. Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Abi Dawud no. 1525)
Sumber: https://asysyariah.com/doa-doa-ketika-tertimpa-kesempitan-dan-kesedihan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Bacaan yang Diucapkan Ketika Kesusahan
Sahabiyah Asma’ bintu ‘Umais radhiyallahu anha mengatakan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepadaku,
أَلاَ أُعَلِّمُكِ كَلِمَاتٍ تَقُولِينَهُنَّ عِنْدَ الْكَرْبِ أَوْ فِي الْكَرْبِ
“Maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang hendaklah engkau ucapkan ketika tertimpa kesusahan,
اللهُ اللهُ رَبِّي، لاَ أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا
“ALLAAHU ALLAAHU RABBII, LAA USY RIKU BIHII SYAI AN”
“Allah… Allah… (Dialah) Rabbku. Aku tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun.” (HR. Abu Dawud no. 1525. Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Abi Dawud no. 1525)
Sumber: https://asysyariah.com/doa-doa-ketika-tertimpa-kesempitan-dan-kesedihan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📂 SEMUA BERBUAH KEBAIKAN, KALAU ENGKAU TAAT BERIBADAH KEPADA ALLAH
▫️Allah ta'ala berfirman:
{فعسى أنْ تكرهوا شيئًا ويَجعلَ اللهُ فيه خيرًا كثيرا}.
[سورة النساء:١٩]
"Bisa jadi kalian benci pada sesuatu, namun Allah jadikan padanya kebaikan yang banyak."
QS. An Nisaa: 19.
Berkata Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu, menafsirkan ayat ini:
«فإذا قام الإنسان بطاعة ربه وعبوديّته مُخْلِصًا له فكل ما يَجري عليه ممّا يَكْرَهه يكون خيرًا له، وإذا تخلّى عن طاعته وعبوديته فكل ما هو فيه من محبوب هو شرٌّ له».
📘الفوائد (ص٩١)
"Maka apabila seorang hamba, ia melaksanakan amal ketaatan kepada Rabbnya dan peribadahan kepada-Nya dengan ikhlas,
Maka apa saja yang menimpanya dari perkara yang ia tidak sukai, akan baik baginya.
Namun apabila seorang kosong dari melaksanakan amal ketaatan kepada Rabbnya dan peribadahan kepada-Nya,
Maka setiap apa yang ia ada padanya dari perkara yang ia sukai, maka hakekatnya itu kejelekan baginya."
📚Al Fawaid hal. 91.
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫️Allah ta'ala berfirman:
{فعسى أنْ تكرهوا شيئًا ويَجعلَ اللهُ فيه خيرًا كثيرا}.
[سورة النساء:١٩]
"Bisa jadi kalian benci pada sesuatu, namun Allah jadikan padanya kebaikan yang banyak."
QS. An Nisaa: 19.
Berkata Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu, menafsirkan ayat ini:
«فإذا قام الإنسان بطاعة ربه وعبوديّته مُخْلِصًا له فكل ما يَجري عليه ممّا يَكْرَهه يكون خيرًا له، وإذا تخلّى عن طاعته وعبوديته فكل ما هو فيه من محبوب هو شرٌّ له».
📘الفوائد (ص٩١)
"Maka apabila seorang hamba, ia melaksanakan amal ketaatan kepada Rabbnya dan peribadahan kepada-Nya dengan ikhlas,
Maka apa saja yang menimpanya dari perkara yang ia tidak sukai, akan baik baginya.
Namun apabila seorang kosong dari melaksanakan amal ketaatan kepada Rabbnya dan peribadahan kepada-Nya,
Maka setiap apa yang ia ada padanya dari perkara yang ia sukai, maka hakekatnya itu kejelekan baginya."
📚Al Fawaid hal. 91.
Sumber:
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📢✋🏻🌹✅ OBAT PALING BERMANFAAT
✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata
الدعاء من أنفع الأدوية، وهو عدو البلاء، يدافعه ويعالجه، ويمنع نزوله، ويرفعه، أو يخففه إذا نزل، وهو سلاح المؤمن
“Doa merupakan salah satu obat yang paling bermanfaat. Doa merupakan lawan bagi bala’, menghadangnya, mengobatinya, mencegah turunnya, mengangkatnya, meringankannya saat turun, dan merupakan senjata bagi seorang mukmin.”
📚 Ad Da’u wad Dawa’ (1/11)
Sumber: https://forumsalafy.net/obat-paling-bermanfaat/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata
الدعاء من أنفع الأدوية، وهو عدو البلاء، يدافعه ويعالجه، ويمنع نزوله، ويرفعه، أو يخففه إذا نزل، وهو سلاح المؤمن
“Doa merupakan salah satu obat yang paling bermanfaat. Doa merupakan lawan bagi bala’, menghadangnya, mengobatinya, mencegah turunnya, mengangkatnya, meringankannya saat turun, dan merupakan senjata bagi seorang mukmin.”
📚 Ad Da’u wad Dawa’ (1/11)
Sumber: https://forumsalafy.net/obat-paling-bermanfaat/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍️ Nasehat al Ustadz Usamah Faisal Mahri Hafizhahullah
📆 Rabu, 23 Rajab 1441 H / 18 Maret 2020 M
"Kejadian Merebaknya Virus Corona / COVID-19 (COrona Virus Disease-19) Dijadikan Sebagai Bahan Gurauan, Bahan Tertawaan Baik Dalam Bentuk Meme, Postingan WA, Status Atau Profil WA, Atau Bahkan Potongan-Potongan Video "
Menjadikan wabah dan penyakit virus seperti sekarang ini sebagai bahan gurauan, bahan tertawaan dalam bentuk meme, postingan wa, status atau profil wa, atau bahkan potongan-potongan video semua itu dikawatirkan sebagai bukti kerasnya hati.
Mari kita renungkan bersama ayat Allah berikut ini :
فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
"Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
(QS. al An'am : 43)
Jadikan musibah ini sebagai ibroh dan pelajaran berharga dan mari kita banyak banyak berdoa agar segera Allah angkat wabah ini, amiin.
Sumber:
WA Salafy Malang Raya
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📆 Rabu, 23 Rajab 1441 H / 18 Maret 2020 M
"Kejadian Merebaknya Virus Corona / COVID-19 (COrona Virus Disease-19) Dijadikan Sebagai Bahan Gurauan, Bahan Tertawaan Baik Dalam Bentuk Meme, Postingan WA, Status Atau Profil WA, Atau Bahkan Potongan-Potongan Video "
Menjadikan wabah dan penyakit virus seperti sekarang ini sebagai bahan gurauan, bahan tertawaan dalam bentuk meme, postingan wa, status atau profil wa, atau bahkan potongan-potongan video semua itu dikawatirkan sebagai bukti kerasnya hati.
Mari kita renungkan bersama ayat Allah berikut ini :
فَلَوۡلَآ إِذۡ جَآءَهُم بَأۡسُنَا تَضَرَّعُواْ وَلَٰكِن قَسَتۡ قُلُوبُهُمۡ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
"Tetapi mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan kerendahan hati ketika siksaan Kami datang menimpa mereka? Bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menjadikan terasa indah bagi mereka apa yang selalu mereka kerjakan.
(QS. al An'am : 43)
Jadikan musibah ini sebagai ibroh dan pelajaran berharga dan mari kita banyak banyak berdoa agar segera Allah angkat wabah ini, amiin.
Sumber:
WA Salafy Malang Raya
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊INFORMASI
▪︎Saluran Resmi Informasi Covid 19 Dari Pemerintah RI: https://wa.me/6281133399000
Semoga bermanfaat
▪︎Saluran Resmi Informasi Covid 19 Dari Pemerintah RI: https://wa.me/6281133399000
Semoga bermanfaat
📒 HUKUM SHOLAT DENGAN MEMAKAI MASKER
(*) di jelaskan pula hukum seseorang yang sholat dengan bersandar ke tembok, tiang atau yang semisalnya.
Di jawab oleh:
Asy-Syekh bin Baaz rahimahullah
Pertanyaan :
Apakah di perbolehkan untuk at-talatsum (menutup mulut dan hidung dengan imamah ketika sholat, masuk padanya memakai masker mulut -pent) ketika sholat? Dan apakah di perbolehkan untuk bersandar ke tembok, tiang atau semisalnya ketika sholat?
Jawaban :
Di benci untuk at-talatsum ketika sholat kecuali ada penyebabnya (yang mengharuskan untuk memakainya), dan tidak boleh pula untuk bersandar ketika sholat -maksudnya sholat wajib- baik ke tembok ataupun ke tiang, karena wajib bagi seseorang yang mampu untuk berdiri tegak tidak bersandar, adapun pada sholat sunnah maka tidak mengapa untuk yang demikian itu, karena pada sholat sunnah boleh untuk di lakukan dengan duduk, meskipun menunaikannya dengan berdiri lebih utama daripada dengan duduk.
📘 Majmu' Fataawa wal Maqalat Syekh bin Baaz 11/114
Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌴التلثم في الصلاة🌴
📩س: هل يجوز التلثم في الصلاة؟ أو الاستناد إلى جدار أو عمود ونحو ذلك؟
✍🏼ج: يكره التلثم في الصلاة إلا من علة، ولا يجوز الاستناد في الصلاة -صلاة الفرض- إلى جدار أو عمود؛ لأن الواجب على المستطيع الوقوف معتدلًا غير مستند، فأما النافلة فلا حرج في ذلك؛ لأنه يجوز أداؤها قاعدًا، وأداؤها قائمًا أفضل من الجلوس[1].
📕نشرت في (جريدة عكاظ) العدد (10877) وتاريخ الجمعة 7 محرم 1417هـ. (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 11/114).
👈🏼♦️🍃للاشتراك بتيليجرام🍃♦️
قناة أبن عثيمين والالباني رحمهما الله
Sumber:
@atymn
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
(*) di jelaskan pula hukum seseorang yang sholat dengan bersandar ke tembok, tiang atau yang semisalnya.
Di jawab oleh:
Asy-Syekh bin Baaz rahimahullah
Pertanyaan :
Apakah di perbolehkan untuk at-talatsum (menutup mulut dan hidung dengan imamah ketika sholat, masuk padanya memakai masker mulut -pent) ketika sholat? Dan apakah di perbolehkan untuk bersandar ke tembok, tiang atau semisalnya ketika sholat?
Jawaban :
Di benci untuk at-talatsum ketika sholat kecuali ada penyebabnya (yang mengharuskan untuk memakainya), dan tidak boleh pula untuk bersandar ketika sholat -maksudnya sholat wajib- baik ke tembok ataupun ke tiang, karena wajib bagi seseorang yang mampu untuk berdiri tegak tidak bersandar, adapun pada sholat sunnah maka tidak mengapa untuk yang demikian itu, karena pada sholat sunnah boleh untuk di lakukan dengan duduk, meskipun menunaikannya dengan berdiri lebih utama daripada dengan duduk.
📘 Majmu' Fataawa wal Maqalat Syekh bin Baaz 11/114
Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌴التلثم في الصلاة🌴
📩س: هل يجوز التلثم في الصلاة؟ أو الاستناد إلى جدار أو عمود ونحو ذلك؟
✍🏼ج: يكره التلثم في الصلاة إلا من علة، ولا يجوز الاستناد في الصلاة -صلاة الفرض- إلى جدار أو عمود؛ لأن الواجب على المستطيع الوقوف معتدلًا غير مستند، فأما النافلة فلا حرج في ذلك؛ لأنه يجوز أداؤها قاعدًا، وأداؤها قائمًا أفضل من الجلوس[1].
📕نشرت في (جريدة عكاظ) العدد (10877) وتاريخ الجمعة 7 محرم 1417هـ. (مجموع فتاوى ومقالات الشيخ ابن باز 11/114).
👈🏼♦️🍃للاشتراك بتيليجرام🍃♦️
قناة أبن عثيمين والالباني رحمهما الله
Sumber:
@atymn
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📜 Faedah Ringkas
2 Waktu Yang mana Doa seorang Hamba jarang di tolak (sering dikabulkan)
🎙Di sampaikan oleh :
Al-Ustadz Muhammad Afifudin Hafizhahullah
Di sebutkan 2 bukan pembatasan disana masih banyak waktu dan tempat dikabulkannya Doa
Renungan Bagi kita yang mungkin sering melalaikan salah satu waktu di kabulkannya doa d atas
Maka Hendaknya seorang Hamba memanfaatkan betul waktu dan tempat dikabulkannya doa.
Simber:
WhatsApp Ilmu Syari // WA IS
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
2 Waktu Yang mana Doa seorang Hamba jarang di tolak (sering dikabulkan)
🎙Di sampaikan oleh :
Al-Ustadz Muhammad Afifudin Hafizhahullah
Di sebutkan 2 bukan pembatasan disana masih banyak waktu dan tempat dikabulkannya Doa
Renungan Bagi kita yang mungkin sering melalaikan salah satu waktu di kabulkannya doa d atas
Maka Hendaknya seorang Hamba memanfaatkan betul waktu dan tempat dikabulkannya doa.
Simber:
WhatsApp Ilmu Syari // WA IS
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🔎📁MUHASABAH ITU SETIAP SAAT
▫️Berkata Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu ta'ala:
اعلموا أنه يجب علينا أن نحاسب أنفسنا في كل وقت وحين قال تعالى: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ)، (وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ) يعني: كل نفس، (مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ) يوم القيامة من الأعمال، فما كان من خير فإنه يحمد الله عليه ويزداد منه ويستمر عليه، وما كان غير ذلك فإنه يتوب إلى الله منه، ويستبدله بالعمل الصالح، فإن باب التوبة مفتوح دائماً وأبدا إلى أن تخرج الشمس من مغربها.
Ketahuilah, sesungguhnya yang wajib atas kita untuk senantiasa muhasabah (instrospeksi diri) setiap waktu dan setiap saat.
Allah ta'ala berfirman:
(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسࣱ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدࣲۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ)
"Wahai sekalian orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah. Dan hendaknya setiap jiwa memperhatikan apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kalian kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha teliti atas apa yang kalian kerjakan."
(وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ)
Yakni setiap jiwa,
(مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ)
Yakni pada hari kiamat dari amalan-amalan.
Apabila itu dari amal kebaikan maka ia memuji Allah atasnya, dan ia menambahnya, serta terus menerus (istiqomah) dalam mengerjakannya.
Adapun kalau itu bukan pada kebaikan, maka hendaknya ia bertaubat kepada Allah dan menggantinya dengan amal shaleh.
Maka sesungguhnya pintu taubat senantiasa terbuka selamanya, sampai matahari terbit dari arah barat."
Sumber :
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14170
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫️Berkata Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu ta'ala:
اعلموا أنه يجب علينا أن نحاسب أنفسنا في كل وقت وحين قال تعالى: (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ)، (وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ) يعني: كل نفس، (مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ) يوم القيامة من الأعمال، فما كان من خير فإنه يحمد الله عليه ويزداد منه ويستمر عليه، وما كان غير ذلك فإنه يتوب إلى الله منه، ويستبدله بالعمل الصالح، فإن باب التوبة مفتوح دائماً وأبدا إلى أن تخرج الشمس من مغربها.
Ketahuilah, sesungguhnya yang wajib atas kita untuk senantiasa muhasabah (instrospeksi diri) setiap waktu dan setiap saat.
Allah ta'ala berfirman:
(یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسࣱ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدࣲۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ)
"Wahai sekalian orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah. Dan hendaknya setiap jiwa memperhatikan apa yang telah ia persiapkan untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kalian kepada Allah.
Sesungguhnya Allah Maha teliti atas apa yang kalian kerjakan."
(وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ)
Yakni setiap jiwa,
(مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ)
Yakni pada hari kiamat dari amalan-amalan.
Apabila itu dari amal kebaikan maka ia memuji Allah atasnya, dan ia menambahnya, serta terus menerus (istiqomah) dalam mengerjakannya.
Adapun kalau itu bukan pada kebaikan, maka hendaknya ia bertaubat kepada Allah dan menggantinya dengan amal shaleh.
Maka sesungguhnya pintu taubat senantiasa terbuka selamanya, sampai matahari terbit dari arah barat."
Sumber :
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/14170
Forum Salafy Purbalingga
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻📢✏📑 KEADAAN MUKMIN SETELAH BERAMAL
Tentang firman Allah,
الَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ… (المؤمنون: 60
“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut….” (Al-Mu`minun: 60)
✍🏻 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
كَانُوا يَعْمَلُونَ مَا يَعْمَلُونَ مِنْ أَعْمَالِ الْبِرِّ وَهُمْ مُشْفِقُونَ أَلَّا يُنْجِيَهُمْ ذَلِكَ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Mereka mengerjakan amalan-amalan kebajikan dalam keadaan khawatir bahwa amalan tersebut tidak menyelamatkan mereka dari azab Allah azza wa jalla.”
📕(az-Zuhd hlm. 230, karya al-Imam Ahmad)
Sumber: https://forumsalafy.net/keadaan-mukmin-setelah-beramal/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Tentang firman Allah,
الَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ… (المؤمنون: 60
“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut….” (Al-Mu`minun: 60)
✍🏻 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
كَانُوا يَعْمَلُونَ مَا يَعْمَلُونَ مِنْ أَعْمَالِ الْبِرِّ وَهُمْ مُشْفِقُونَ أَلَّا يُنْجِيَهُمْ ذَلِكَ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
“Mereka mengerjakan amalan-amalan kebajikan dalam keadaan khawatir bahwa amalan tersebut tidak menyelamatkan mereka dari azab Allah azza wa jalla.”
📕(az-Zuhd hlm. 230, karya al-Imam Ahmad)
Sumber: https://forumsalafy.net/keadaan-mukmin-setelah-beramal/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com