☝🏻✋🏻📢💐 DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI PENYAKIT YANG BURUK
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ
Dari sahabat Anas radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
“ALLAAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL BARASHI WAL JUNUUNI WAL JUDZAAMI WA MIN SAYYI-IL ASQAAMI”
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala penyakit buruk lainnya.”
📕(HR. Abu Dawud no. 1554, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 1554 dan Syaikh Muqbil dalam ash-Shahih al-Musnad Mimmaa Laisa fi ash-Shahihain hlm. 56 no. 39)
Sumber: https://forumsalafy.net/doa-memohon-perlindungan-dari-penyakit-yang-buruk/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ
Dari sahabat Anas radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
“ALLAAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL BARASHI WAL JUNUUNI WAL JUDZAAMI WA MIN SAYYI-IL ASQAAMI”
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari segala penyakit buruk lainnya.”
📕(HR. Abu Dawud no. 1554, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 1554 dan Syaikh Muqbil dalam ash-Shahih al-Musnad Mimmaa Laisa fi ash-Shahihain hlm. 56 no. 39)
Sumber: https://forumsalafy.net/doa-memohon-perlindungan-dari-penyakit-yang-buruk/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏻📢💐🌷 DOA MEMINTA KESELAMATAN DARI SEGALA KEBURUKAN
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma berkata,
لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَعُ هَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam belum pernah meninggalkan rangkaian doa berikut ketika sore dan pagi hari,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
ALLAHUMMA INNII AS ALUKAL ‘AAFIYATA FIDDUNYAA WAL AAKHIRAH
ALLAHUMMA INNII AS ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYATA FII DIINII WA DUNYAAYA WA AHLII WA MAALII
ALLAHUMMASTUR ‘AURATII WA AAMIN RAU’AATII
ALLAHUMMAHFAZHNII MIN BAINI YADAYYA WA MIN KHALFII WA ‘AN YAMIINII WA ‘AN SYIMAALII WA MIN FAUQII WA A’UUDZU BI ‘AZHAMATIKA AN UGHTAALA MIN TAHTII
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu al-‘afiat (keselamatan dari segala keburukan) di dunia dan di akhirat.
Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepada-Mu pemaafan dan al-‘afiat pada agamaku, kehidupan duniaku, keluargaku, dan hartaku.
Ya Allah tutuplah auratku (aurat dan aibku), berikan rasa aman padaku dari hal-hal yang aku takuti.
Ya Allah jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dari atas, dan aku berlindung pada keagungan-Mu agar aku tidak ditenggelamkan dari arah bawahku.”
📕(HR. Abu Dawud no. 5074, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 5074 dan Syaikh Muqbil dalam ash-Shahih al-Musnad Mimmaa Laisa fi ash-Shahihain hlm. 599 no. 765)
Sumber: https://forumsalafy.net/doa-meminta-keselamatan-dari-segala-keburukan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma berkata,
لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَعُ هَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam belum pernah meninggalkan rangkaian doa berikut ketika sore dan pagi hari,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
ALLAHUMMA INNII AS ALUKAL ‘AAFIYATA FIDDUNYAA WAL AAKHIRAH
ALLAHUMMA INNII AS ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYATA FII DIINII WA DUNYAAYA WA AHLII WA MAALII
ALLAHUMMASTUR ‘AURATII WA AAMIN RAU’AATII
ALLAHUMMAHFAZHNII MIN BAINI YADAYYA WA MIN KHALFII WA ‘AN YAMIINII WA ‘AN SYIMAALII WA MIN FAUQII WA A’UUDZU BI ‘AZHAMATIKA AN UGHTAALA MIN TAHTII
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu al-‘afiat (keselamatan dari segala keburukan) di dunia dan di akhirat.
Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepada-Mu pemaafan dan al-‘afiat pada agamaku, kehidupan duniaku, keluargaku, dan hartaku.
Ya Allah tutuplah auratku (aurat dan aibku), berikan rasa aman padaku dari hal-hal yang aku takuti.
Ya Allah jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dari atas, dan aku berlindung pada keagungan-Mu agar aku tidak ditenggelamkan dari arah bawahku.”
📕(HR. Abu Dawud no. 5074, dishahihkan Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 5074 dan Syaikh Muqbil dalam ash-Shahih al-Musnad Mimmaa Laisa fi ash-Shahihain hlm. 599 no. 765)
Sumber: https://forumsalafy.net/doa-meminta-keselamatan-dari-segala-keburukan/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💽 💽 BUKA DI WEB INI..!
Arsip Audio Safari Dakwah Sumsel di Ma'had Dhiyaa'us Salaf Karang Makmur Kab Muara Enim Sumsel dan di Palembang kota bisa di unduh di alamat dibawah ini
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🌎 http://salafypalembang.com/download-kajian-palembang/
🎙 Dengan pembicara :
💺 Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Lc hafizhahullah
💺 Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc hafizhahullah
Sumber:
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Arsip Audio Safari Dakwah Sumsel di Ma'had Dhiyaa'us Salaf Karang Makmur Kab Muara Enim Sumsel dan di Palembang kota bisa di unduh di alamat dibawah ini
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🌎 http://salafypalembang.com/download-kajian-palembang/
🎙 Dengan pembicara :
💺 Al-Ustadz Usamah Faishal Mahri, Lc hafizhahullah
💺 Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc hafizhahullah
Sumber:
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🏠🏝JANGAN MENGETUK PINTU DENGAN KERAS DAN BERTURUT-TURUT
Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah mengatakan :
"Dan janganlah ketukanmu (ketika bertamu) itu sangat keras dan berturut-turut yg menyebabkan penghuni rumah takut atau cemas.
Jika dikatakan siapa ini? Maka sebutkanlah namamu yg jelas dan nama kunyahmu sehingga engkau dikenali penghuni rumah. Janganlah engkau menjawab : Ini saya, maka tidak dikenali siapa engkau.
Dari Jabir radhiyallahu anhu : Aku pernah mendatangi Nabi shallallahu alaihi wasallam, lalu aku mengetuk pintu. Lalu beliau bertanya : Siapa? Aku menjawab : Saya. Maka beliau mengatakan : Saya, saya.
Sepertinya beliau tidak suka hal itu. Muttafaq alaih.
📑 Nida ilal Murabbiyiin wal Murabbiyaat 41
Sumber:
Grup Whatsapp Ma'had Ar-Ridhwan Poso
@ahlussunnahposo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu rahimahullah mengatakan :
"Dan janganlah ketukanmu (ketika bertamu) itu sangat keras dan berturut-turut yg menyebabkan penghuni rumah takut atau cemas.
Jika dikatakan siapa ini? Maka sebutkanlah namamu yg jelas dan nama kunyahmu sehingga engkau dikenali penghuni rumah. Janganlah engkau menjawab : Ini saya, maka tidak dikenali siapa engkau.
Dari Jabir radhiyallahu anhu : Aku pernah mendatangi Nabi shallallahu alaihi wasallam, lalu aku mengetuk pintu. Lalu beliau bertanya : Siapa? Aku menjawab : Saya. Maka beliau mengatakan : Saya, saya.
Sepertinya beliau tidak suka hal itu. Muttafaq alaih.
📑 Nida ilal Murabbiyiin wal Murabbiyaat 41
Sumber:
Grup Whatsapp Ma'had Ar-Ridhwan Poso
@ahlussunnahposo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Forwarded from Salafy Indonesia
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📲📢 [VIDEO] : Mata Adalah Utusan Hati
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-mata-adalah-utusan-hati/
🌎 Sumber: https://forumsalafy.net/video-mata-adalah-utusan-hati/
📜🖋 ISILAH HATIMU DENGAN ILMU AGAMA
🎙Asy-Syaikh Abdulaziz bin Baz rahimahullah berkata,
"Sesungguhnya hati yang kosong dari ilmu yang bermanfaat (ilmu agama), ia akan selalu menerima segala sesuatu dan tergantung kepadanya setiap kebatilan kecuali seseorang yang dirahmati Allah ﷻ.
قال الشيخ عبدالعزيز بن باز رحمه الله:
فإن القلوب الخالية من العلوم النافعة، تتقبل كل شيء ويعلق بها كل باطل إلا من رحم الله.
مجموع فتاويه: (١٢٠/٨) .
📚 Majmu' al-Fatawa, 8/120
Sumber:
https://twitter.com/alsunna_way/status/1200972369747156993?s=20
Whatsapp Ilmu Syari
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Asy-Syaikh Abdulaziz bin Baz rahimahullah berkata,
"Sesungguhnya hati yang kosong dari ilmu yang bermanfaat (ilmu agama), ia akan selalu menerima segala sesuatu dan tergantung kepadanya setiap kebatilan kecuali seseorang yang dirahmati Allah ﷻ.
قال الشيخ عبدالعزيز بن باز رحمه الله:
فإن القلوب الخالية من العلوم النافعة، تتقبل كل شيء ويعلق بها كل باطل إلا من رحم الله.
مجموع فتاويه: (١٢٠/٨) .
📚 Majmu' al-Fatawa, 8/120
Sumber:
https://twitter.com/alsunna_way/status/1200972369747156993?s=20
Whatsapp Ilmu Syari
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝JIKA INGIN MEMBALAS, BALASLAH DENGAN ADIL. NAMUN, JIKA BERSABAR, ITU LEBIH BAIK.
وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُم بِهِ ۖ وَلَئِن صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصَّابِرِينَ
Allah berfirman membolehkan untuk berbuat adil (membalas dengan semisal), tetapi Allah menghasung kepada yang lebih baik dan utama.
"Jika engkau ingin membalas} orang yang berbuat jelek kepadamu, baik ucapan atau perbuatan.
{Maka balaslah dengan balasan yang sama} tidak lebih dari kejelekan yang dia lakukan.
{Dan jika engkau memilih bersabar} dari membalas dan memaafkan kesalahannya.
{Itu lebih baik bagi orang-orang yang bersabar} daripada membalas.
Dan apa yang ada disisi Allah lebih baik kesudahannya bagi kalian."
يقول تعالى -مبيحا للعدل ونادبا للفضل والإحسان- { وَإِنْ عَاقَبْتُمْ } من أساء إليكم بالقول والفعل { فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ } من غير زيادة منكم على ما أجراه معكم.
{ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ } عن المعاقبة وعفوتم عن جرمهم { لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ } من الاستيفاء وما عند الله خير لكم وأحسن عاقبة
📚 Assidy An-Nahl 126
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/jika-ingin-membalas-balaslah-dengan-adil-namun-jika-bersabar-itu-lebih-baik/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُم بِهِ ۖ وَلَئِن صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِّلصَّابِرِينَ
Allah berfirman membolehkan untuk berbuat adil (membalas dengan semisal), tetapi Allah menghasung kepada yang lebih baik dan utama.
"Jika engkau ingin membalas} orang yang berbuat jelek kepadamu, baik ucapan atau perbuatan.
{Maka balaslah dengan balasan yang sama} tidak lebih dari kejelekan yang dia lakukan.
{Dan jika engkau memilih bersabar} dari membalas dan memaafkan kesalahannya.
{Itu lebih baik bagi orang-orang yang bersabar} daripada membalas.
Dan apa yang ada disisi Allah lebih baik kesudahannya bagi kalian."
يقول تعالى -مبيحا للعدل ونادبا للفضل والإحسان- { وَإِنْ عَاقَبْتُمْ } من أساء إليكم بالقول والفعل { فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ } من غير زيادة منكم على ما أجراه معكم.
{ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ } عن المعاقبة وعفوتم عن جرمهم { لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ } من الاستيفاء وما عند الله خير لكم وأحسن عاقبة
📚 Assidy An-Nahl 126
Sumber: https://www.fawaidsolo.com/jika-ingin-membalas-balaslah-dengan-adil-namun-jika-bersabar-itu-lebih-baik/
WhatsApp Fawaid Solo
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎 SECERCAH NASIHAT
🗒 JANGANLAH ENGKAU MENJADI SUAMI YANG KEJAM
Bersama:
🎙 Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed حفظه الله
📊 Durasi: [ 04:42 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🗒 JANGANLAH ENGKAU MENJADI SUAMI YANG KEJAM
Bersama:
🎙 Ustadz Muhammad bin Umar as-Sewed حفظه الله
📊 Durasi: [ 04:42 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🏚🚲 HIDUP PAS-PASAN TAK JADI MASALAH
▫ Muhammad bin Wasi' Al 'Azdi rahimahullah berkata:
طوبى لمن وجد غداء ولم يجد عشاء ووجد عشاء ولم يجد غداء والله عنه راضٍ
"Alangkah beruntung orang yang dapat [ penghasilan untuk ] makan siangnya tapi tidak dapat untuk makan malamnya, dapat untuk makan malam tapi tidak dapat untuk makan siangnya; namun Allah ridha terhadapnya." (Az-Zuhd Al Kabir oleh Al Baihaqi, 440)
Atsar melalui https://t.me/athar_tabin -
Jadi yang terpenting itu bukan berapa pemasukan hari ini. Tapi sudah kah Allah ridha terhadap amal kita di hari ini. Karena ridha Allah itu kunci semua kebaikan.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Muhammad bin Wasi' Al 'Azdi rahimahullah berkata:
طوبى لمن وجد غداء ولم يجد عشاء ووجد عشاء ولم يجد غداء والله عنه راضٍ
"Alangkah beruntung orang yang dapat [ penghasilan untuk ] makan siangnya tapi tidak dapat untuk makan malamnya, dapat untuk makan malam tapi tidak dapat untuk makan siangnya; namun Allah ridha terhadapnya." (Az-Zuhd Al Kabir oleh Al Baihaqi, 440)
Atsar melalui https://t.me/athar_tabin -
Jadi yang terpenting itu bukan berapa pemasukan hari ini. Tapi sudah kah Allah ridha terhadap amal kita di hari ini. Karena ridha Allah itu kunci semua kebaikan.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📹 Audio Fawaid
"JANGAN FRUSTASI MENGHADAPI VIRUS CORONA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc Hafizhahullah
Sumber:
@galeritic
t.me/salafypalembang
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
"JANGAN FRUSTASI MENGHADAPI VIRUS CORONA"
Bersama:
Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc Hafizhahullah
Sumber:
@galeritic
t.me/salafypalembang
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
✅ BERSAUDARA KARENA ALLAH DAN TIDAK FANATIK KECUALI KEPADA KEBENARAN (1)
🎙 Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Kita memuji Allah Tabaraka wa Ta'ala atas keadaan saling mencintai diantara ikhwah dan persatuan yang baik ini, dan kami wasiatkan kepada mereka untuk bertakwa kepada Allah dan saling bersaudara di jalan Allah karena mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla, karena sesungguhnya ini termasuk perkara yang paling besar di sisi Allah dan termasuk perkara yang paling dicintai oleh Allah.
Kalian mengetahui hadits tentang 7 golongan yang dinaungi oleh Allah dalam naungan-Nya pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Diantara 7 golongan tersebut –saya sengaja tidak ingin memperpanjang– ada 2 orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya bersatu karena-Nya dan berpisah juga karena-Nya. Keduanya bersatu di atas kecintaan karena Allah Azza wa Jalla dan berpisah di atas kecintaan karena Allah Azza wa Jalla, bukan karena fanatik kepada ini atau itu, tetapi semata-mata hanya mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla.
Rasulullah shallallahu alaihi was sallam juga bersabda:
«ﺃَﻥَّ ﺭَﺟُﻠًﺎ ﺯَﺍﺭَ ﺃَﺧًﺎ ﻟَﻪُ ﻓِﻲْ ﻗَﺮْﻳَﺔٍ ﺃُﺧْﺮَﻯ، ﻓَﺄَﺭْﺻَﺪَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺪْﺭَﺟَﺘِﻪِ ﻣَﻠَﻜًﺎ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻳْﻦَ ﺗُﺮِﻳْﺪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﺃُﺭِﻳْﺪُ ﺃَﺧًﺎ ﻟِﻲْ ﻓِﻲْ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﻘَﺮْﻳَﺔِ. ﻗَﺎﻝَ: ﻫَﻞْ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣِﻦْ ﻧِﻌْﻤَﺔٍ ﺗَﺮُﺑُّﻬَﺎ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﻟَﺎ، ﻏَﻴْﺮَ ﺃَﻧِّﻲْ ﺃَﺣْﺒَﺒْﺘُﻪُ ﻓِﻲْ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ. ﻗَﺎﻝَ: ﻓَﺈِﻧِّﻲْ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺑِﺄَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻗَﺪْ ﺃَﺣَﺒَّﻚَ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﺣْﺒَﺒْﺘَﻪُ ﻓِﻴْﻪِ»
"Ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di negeri lain, maka Allah mengutus seorang malaikat di tengah perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dengannya maka dia bertanya: ‘Kemana engkau akan pergi?’ Dia menjawab: ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku di negeri ini.’ Malaikat bertanya lagi: ‘Apakah engkau ingin mendapatkan sebuah kenikmatan darinya?’ Dia menjawab: ‘Tidak, aku hanya mencintainya karena Allah Azza wa Jalla.’ Malaikat tersebut berkata lagi: ‘Sesungguhnya aku adalah malaikat yang diutus oleh Allah kepadamu untuk mengabarkan bahwa Dia telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena-Nya."
(HR. Muslim no. 2567 –pent)
Maka hendaklah kalian saling mencintai karena Allah dan salinglah mengunjungi karena Allah!
Saya sampaikan kepada kalian sejarah salafiyyun, dahulu mereka dalam puncak persaudaraan. Tentu saja di masa-masa yang lalu mereka lebih dan lebih dibandingkan apa yang kita lihat, lebih banyak dan lebih banyak dibandingkan apa yang kita jumpai, yaitu salafiyyun di belahan bumi timur dan barat dan orang-orang non Arab mereka dahulu semuanya seakan-akan satu keluarga.
Orang India bertemu dengan orang Saudi, orang Yaman bertemu dengan orang... dan seterusnya, bertemu dengan orang dari semua negara dalam keadaan mereka semua seakan-akan bersaudara. Mereka terdidik oleh ulama yang sama, manhaj yang sama, akidah yang sama, dan ketika menghadapi semua peristiwa –subhanallah– ini di timur, ini di barat, ini di Hijaz, mereka satu pendapat. Mengapa demikian? Karena manhaj mereka semua sama persis dan tempat mengambil air (keyakinan) sama, barakallah fikum.
Dan saya menjumpai dari semua wilayah Kerajaan (Arab Saudi) dari bagian utaranya, timurnya, baratnya, salafiyyun semuanya bersaudara, barakallah fikum. Masyayikh di wilayah selatan mereka juga merupakan masyayikh bagi yang berada di wilayah utara, semuanya sama.
Tidak ada yang mengatakan bahwa syaikhnya hanya si fulan atau fulan, mereka semua adalah masyayikhnya, dan para penuntut ilmu mereka semua adalah saudara-saudaranya, barakallah fikum.
Saya sekarang menasehatkan kepada para pemuda agar saling bersaudara seperti ini, jangan membeda-bedakan antara orang Saudi, orang Yaman, orang India, orang Pakistan, orang Sindi, dan orang Amerika (yang muslim –pent). Mereka semua bersaudara karena Allah, yang menyatukan mereka adalah tali Islam dan tali manhaj ini.
⚠ INSYAALLAH BERSAMBUNG
Sumber:
@jujurlahselamanya/1982
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Kita memuji Allah Tabaraka wa Ta'ala atas keadaan saling mencintai diantara ikhwah dan persatuan yang baik ini, dan kami wasiatkan kepada mereka untuk bertakwa kepada Allah dan saling bersaudara di jalan Allah karena mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla, karena sesungguhnya ini termasuk perkara yang paling besar di sisi Allah dan termasuk perkara yang paling dicintai oleh Allah.
Kalian mengetahui hadits tentang 7 golongan yang dinaungi oleh Allah dalam naungan-Nya pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. Diantara 7 golongan tersebut –saya sengaja tidak ingin memperpanjang– ada 2 orang yang saling mencintai karena Allah, keduanya bersatu karena-Nya dan berpisah juga karena-Nya. Keduanya bersatu di atas kecintaan karena Allah Azza wa Jalla dan berpisah di atas kecintaan karena Allah Azza wa Jalla, bukan karena fanatik kepada ini atau itu, tetapi semata-mata hanya mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla.
Rasulullah shallallahu alaihi was sallam juga bersabda:
«ﺃَﻥَّ ﺭَﺟُﻠًﺎ ﺯَﺍﺭَ ﺃَﺧًﺎ ﻟَﻪُ ﻓِﻲْ ﻗَﺮْﻳَﺔٍ ﺃُﺧْﺮَﻯ، ﻓَﺄَﺭْﺻَﺪَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺪْﺭَﺟَﺘِﻪِ ﻣَﻠَﻜًﺎ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺃَﺗَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻗَﺎﻝَ: ﺃَﻳْﻦَ ﺗُﺮِﻳْﺪُ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﺃُﺭِﻳْﺪُ ﺃَﺧًﺎ ﻟِﻲْ ﻓِﻲْ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﻘَﺮْﻳَﺔِ. ﻗَﺎﻝَ: ﻫَﻞْ ﻟَﻚَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻣِﻦْ ﻧِﻌْﻤَﺔٍ ﺗَﺮُﺑُّﻬَﺎ؟ ﻗَﺎﻝَ: ﻟَﺎ، ﻏَﻴْﺮَ ﺃَﻧِّﻲْ ﺃَﺣْﺒَﺒْﺘُﻪُ ﻓِﻲْ ﺍﻟﻠﻪِ ﻋَﺰَّ ﻭَﺟَﻞَّ. ﻗَﺎﻝَ: ﻓَﺈِﻧِّﻲْ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠﻪِ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺑِﺄَﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻗَﺪْ ﺃَﺣَﺒَّﻚَ ﻛَﻤَﺎ ﺃَﺣْﺒَﺒْﺘَﻪُ ﻓِﻴْﻪِ»
"Ada seseorang yang mengunjungi saudaranya di negeri lain, maka Allah mengutus seorang malaikat di tengah perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dengannya maka dia bertanya: ‘Kemana engkau akan pergi?’ Dia menjawab: ‘Aku ingin mengunjungi saudaraku di negeri ini.’ Malaikat bertanya lagi: ‘Apakah engkau ingin mendapatkan sebuah kenikmatan darinya?’ Dia menjawab: ‘Tidak, aku hanya mencintainya karena Allah Azza wa Jalla.’ Malaikat tersebut berkata lagi: ‘Sesungguhnya aku adalah malaikat yang diutus oleh Allah kepadamu untuk mengabarkan bahwa Dia telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai saudaramu itu karena-Nya."
(HR. Muslim no. 2567 –pent)
Maka hendaklah kalian saling mencintai karena Allah dan salinglah mengunjungi karena Allah!
Saya sampaikan kepada kalian sejarah salafiyyun, dahulu mereka dalam puncak persaudaraan. Tentu saja di masa-masa yang lalu mereka lebih dan lebih dibandingkan apa yang kita lihat, lebih banyak dan lebih banyak dibandingkan apa yang kita jumpai, yaitu salafiyyun di belahan bumi timur dan barat dan orang-orang non Arab mereka dahulu semuanya seakan-akan satu keluarga.
Orang India bertemu dengan orang Saudi, orang Yaman bertemu dengan orang... dan seterusnya, bertemu dengan orang dari semua negara dalam keadaan mereka semua seakan-akan bersaudara. Mereka terdidik oleh ulama yang sama, manhaj yang sama, akidah yang sama, dan ketika menghadapi semua peristiwa –subhanallah– ini di timur, ini di barat, ini di Hijaz, mereka satu pendapat. Mengapa demikian? Karena manhaj mereka semua sama persis dan tempat mengambil air (keyakinan) sama, barakallah fikum.
Dan saya menjumpai dari semua wilayah Kerajaan (Arab Saudi) dari bagian utaranya, timurnya, baratnya, salafiyyun semuanya bersaudara, barakallah fikum. Masyayikh di wilayah selatan mereka juga merupakan masyayikh bagi yang berada di wilayah utara, semuanya sama.
Tidak ada yang mengatakan bahwa syaikhnya hanya si fulan atau fulan, mereka semua adalah masyayikhnya, dan para penuntut ilmu mereka semua adalah saudara-saudaranya, barakallah fikum.
Saya sekarang menasehatkan kepada para pemuda agar saling bersaudara seperti ini, jangan membeda-bedakan antara orang Saudi, orang Yaman, orang India, orang Pakistan, orang Sindi, dan orang Amerika (yang muslim –pent). Mereka semua bersaudara karena Allah, yang menyatukan mereka adalah tali Islam dan tali manhaj ini.
⚠ INSYAALLAH BERSAMBUNG
Sumber:
@jujurlahselamanya/1982
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💊OBAT VIRUS CORONA
Soal:
Hari hari ini dunia dikejutkan dengan mewabahnya virus Corona di China. Semakin menakutkan lagi, virus ini menyebar melalui udara biidznillah dan belum ada obatnya. Apa yang seharusnya dilakukan kita sebagai muslim me dengar berita berita ini? Terlebih kecemasan bertambah ketika virus ini disinyalir telah masuk ke Singapura, Thailand dan negeri tetangga. Jazakumullohukhoiron.
Jawab:
Tidaklah Alloh menetapkan sesuatu kecuali penuh dengan hikmah dan keadilan Alloh.
Apapun penyakit yang kita dengar sebagai penyakit yang mematikan, semua itu mengingatkan kepada kita betapa lemahnya manusia, dan betapa kuasanya Alloh.
Sekuat apapun sebuah negeri, seadi daya apapun sebuah negara, bagi Alloh mudah untuk membinasakannya dengan sekejap, mudah bagai Alloh mengutus bala tentaranya.
Dalam menyikapi berita mewabahnya virus Corona ini, seharusnya setiap muslim segera kembali kepada Alloh, menggantungkan utusannya kepada Alloh.
Bersyukur lah kepada Alloh diselamatkan dari penyakit tersebut, dan mohonlah perlindungan kepada-Nya. Dalam sebuah hadits Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda:
مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاءٍ فَقَالَ : الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا إِلَّا عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلَاءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ
Barangsiapa melihat seorang tertimpa bala’ (penyakit dan -pent), kemudian dia berdoa:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا
“Segala puji bagi Alloh yang telah menyelamatkan aku dari apa yang Engkau timpakan kepadanya (berupa penyakit), dan (segala puji baginya) yang telah melebihkan aku atas hamba-hambanya”
Siapa membaca doa ini, niscaya dia akan diselamatkan dari bala itu selama dia hidup.
📕Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi no. 3431 dan dihasankan oleh Sheikh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi.
Sumber:
https://problematikaumat.com/obat-virus-corona/
@infosehatkita
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Soal:
Hari hari ini dunia dikejutkan dengan mewabahnya virus Corona di China. Semakin menakutkan lagi, virus ini menyebar melalui udara biidznillah dan belum ada obatnya. Apa yang seharusnya dilakukan kita sebagai muslim me dengar berita berita ini? Terlebih kecemasan bertambah ketika virus ini disinyalir telah masuk ke Singapura, Thailand dan negeri tetangga. Jazakumullohukhoiron.
Jawab:
Tidaklah Alloh menetapkan sesuatu kecuali penuh dengan hikmah dan keadilan Alloh.
Apapun penyakit yang kita dengar sebagai penyakit yang mematikan, semua itu mengingatkan kepada kita betapa lemahnya manusia, dan betapa kuasanya Alloh.
Sekuat apapun sebuah negeri, seadi daya apapun sebuah negara, bagi Alloh mudah untuk membinasakannya dengan sekejap, mudah bagai Alloh mengutus bala tentaranya.
Dalam menyikapi berita mewabahnya virus Corona ini, seharusnya setiap muslim segera kembali kepada Alloh, menggantungkan utusannya kepada Alloh.
Bersyukur lah kepada Alloh diselamatkan dari penyakit tersebut, dan mohonlah perlindungan kepada-Nya. Dalam sebuah hadits Rosululloh shollallohu’alaihi wasallam bersabda:
مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلاءٍ فَقَالَ : الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا إِلَّا عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلَاءِ كَائِنًا مَا كَانَ مَا عَاشَ
Barangsiapa melihat seorang tertimpa bala’ (penyakit dan -pent), kemudian dia berdoa:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلًا
“Segala puji bagi Alloh yang telah menyelamatkan aku dari apa yang Engkau timpakan kepadanya (berupa penyakit), dan (segala puji baginya) yang telah melebihkan aku atas hamba-hambanya”
Siapa membaca doa ini, niscaya dia akan diselamatkan dari bala itu selama dia hidup.
📕Hadits ini diriwayatkan oleh At Tirmidzi no. 3431 dan dihasankan oleh Sheikh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi.
Sumber:
https://problematikaumat.com/obat-virus-corona/
@infosehatkita
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Problematika Umat
Obat Virus Corona - Problematika Umat
Heboh virus corona
✅ BERSAUDARA KARENA ALLAH DAN TIDAK FANATIK KECUALI KEPADA KEBENARAN (2)
🎙 Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Dan saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun dalam mendidik dan mengajar; agar mereka mendidik murid-murid mereka di atas manhaj ini dan mencintai semua salafy di belahan bumi yang timur maupun yang barat, dan agar mereka tidak fanatik terhadap gurunya selama-lamanya.
Tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu atau pribadi tertentu kecuali pribadi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu kecuali terhadap para shahabat Muhammad shalallahu alaihi wa sallam.
Adapun Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam maka boleh fanatik terhadap pribadi beliau, karena kebenaran selalu bersama beliau di manapun beliau berada. Demikian juga para shahabat boleh fanatik terhadap mereka karena kebenaran selalu bersama mereka di manapun mereka berada.
Adapun selain mereka dari kalangan tabi'in hingga tanggal kita sekarang ini maka engkau jangan fanatik terhadap pribadi atau kelompok tertentu kecuali terhadap kebenaran.
Dan jika engkau selalu mengikuti kebenaran maka engkau akan menjumpainya pada Ahlus Sunnah jika mereka bersatu dan membebaskan diri dari hawa nafsu.
Maka saya menasehatkan kepada para pemuda agar saling bersaudara, tidak ada perbedaan antara orang Riyadh, orang Madinah, orang Karachi, orang New Delhi, orang Amerika dan seterusnya. Mereka semua bersaudara karena Allah Tabaraka wa Ta'ala. Mereka diikat oleh Islam yang benar.
Saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun ke dalam tarbiyah para pemuda agar mereka mendidik para pemuda mereka di atas jiwa yang baik ini yang jauh dari fanatisme dan kekelompokan. Demi Allah yang tidak sesembahan yang benar selain Dia, di Madinah engkau tidak akan menjumpai para penuntut ilmu si A atau para penuntut ilmu si B. Mereka semua satu. Di Mekkah demikian juga, di Selatan demikian juga, engkau tidak menjumpai hal seperti ini. Hanya saja fenomena ini ada di Riyadh, dan mungkin ada di tempat-tempat yang lain.
Fenomena ini wajib untuk dihabisi oleh salafiyyun, baik oleh para gurunya maupun oleh para penuntut ilmunya. Karena mereka adalah bersaudara seperti satu tubuh, jika ada salah satu bagian tubuhnya yang merasakan sakit maka seluruh tubuhnya ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur. Inilah yang diinginkan oleh Allah dari kita.
Jika syaikhmu salah dan dia dikritik oleh syaikh yang lainnya, sementara kebenaran bersama syaikh yang lain tersebut, maka engkau hendaknya bersama syaikh yang lain ini, dan nasehatilah syaikhmu, jangan fanatik terhadapnya! Tidak boleh bagimu untuk fanatik terhadapnya.
Jika engkau fanatik terhadapnya hal itu diserupakan oleh Syaikhul Islam dengan orang-orang Tartar karena ini merupakan fanatisme jahiliyyah. Islam dan manhaj salaf berlepas diri darinya, dan kita mendidik di atas prinsip ini, dan kita berlepas diri kepada Allah dari tarbiyah yang menyelisihi tarbiyah yang diridhai oleh Allah untuk kita dan disyari'atkan untuk kita.
Seandainya Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah salah lalu dikritik oleh seseorang dengan benar, maka engkau jangan marah! Jika dia mengkritik dengan ilmu dan hujjah karena Allah Azza wa Jalla, maka –demi Allah– engkau tidak boleh mengatakan, "Orang ini mencela Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah." Jika dia mengkritik dengan benar, dengan adab dan memuliakan. Karena tujuannya adalah mengikat manusia dengan manhaj Allah, dan tidak mengikat mereka dengan kesalahan-kesalahan manusia siapapun mereka.
⚠ INSYAALLAH BERSAMBUNG
Sumber:
@jujurlahselamanya/1982
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙 Al-Allamah Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah
Dan saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun dalam mendidik dan mengajar; agar mereka mendidik murid-murid mereka di atas manhaj ini dan mencintai semua salafy di belahan bumi yang timur maupun yang barat, dan agar mereka tidak fanatik terhadap gurunya selama-lamanya.
Tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu atau pribadi tertentu kecuali pribadi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam, dan tidak boleh fanatik kepada kelompok tertentu kecuali terhadap para shahabat Muhammad shalallahu alaihi wa sallam.
Adapun Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam maka boleh fanatik terhadap pribadi beliau, karena kebenaran selalu bersama beliau di manapun beliau berada. Demikian juga para shahabat boleh fanatik terhadap mereka karena kebenaran selalu bersama mereka di manapun mereka berada.
Adapun selain mereka dari kalangan tabi'in hingga tanggal kita sekarang ini maka engkau jangan fanatik terhadap pribadi atau kelompok tertentu kecuali terhadap kebenaran.
Dan jika engkau selalu mengikuti kebenaran maka engkau akan menjumpainya pada Ahlus Sunnah jika mereka bersatu dan membebaskan diri dari hawa nafsu.
Maka saya menasehatkan kepada para pemuda agar saling bersaudara, tidak ada perbedaan antara orang Riyadh, orang Madinah, orang Karachi, orang New Delhi, orang Amerika dan seterusnya. Mereka semua bersaudara karena Allah Tabaraka wa Ta'ala. Mereka diikat oleh Islam yang benar.
Saya menasehatkan kepada orang-orang yang terjun ke dalam tarbiyah para pemuda agar mereka mendidik para pemuda mereka di atas jiwa yang baik ini yang jauh dari fanatisme dan kekelompokan. Demi Allah yang tidak sesembahan yang benar selain Dia, di Madinah engkau tidak akan menjumpai para penuntut ilmu si A atau para penuntut ilmu si B. Mereka semua satu. Di Mekkah demikian juga, di Selatan demikian juga, engkau tidak menjumpai hal seperti ini. Hanya saja fenomena ini ada di Riyadh, dan mungkin ada di tempat-tempat yang lain.
Fenomena ini wajib untuk dihabisi oleh salafiyyun, baik oleh para gurunya maupun oleh para penuntut ilmunya. Karena mereka adalah bersaudara seperti satu tubuh, jika ada salah satu bagian tubuhnya yang merasakan sakit maka seluruh tubuhnya ikut merasakan demam dan tidak bisa tidur. Inilah yang diinginkan oleh Allah dari kita.
Jika syaikhmu salah dan dia dikritik oleh syaikh yang lainnya, sementara kebenaran bersama syaikh yang lain tersebut, maka engkau hendaknya bersama syaikh yang lain ini, dan nasehatilah syaikhmu, jangan fanatik terhadapnya! Tidak boleh bagimu untuk fanatik terhadapnya.
Jika engkau fanatik terhadapnya hal itu diserupakan oleh Syaikhul Islam dengan orang-orang Tartar karena ini merupakan fanatisme jahiliyyah. Islam dan manhaj salaf berlepas diri darinya, dan kita mendidik di atas prinsip ini, dan kita berlepas diri kepada Allah dari tarbiyah yang menyelisihi tarbiyah yang diridhai oleh Allah untuk kita dan disyari'atkan untuk kita.
Seandainya Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah salah lalu dikritik oleh seseorang dengan benar, maka engkau jangan marah! Jika dia mengkritik dengan ilmu dan hujjah karena Allah Azza wa Jalla, maka –demi Allah– engkau tidak boleh mengatakan, "Orang ini mencela Ibnu Baz dan Ibnu Taimiyyah." Jika dia mengkritik dengan benar, dengan adab dan memuliakan. Karena tujuannya adalah mengikat manusia dengan manhaj Allah, dan tidak mengikat mereka dengan kesalahan-kesalahan manusia siapapun mereka.
⚠ INSYAALLAH BERSAMBUNG
Sumber:
@jujurlahselamanya/1982
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⚡ Jeleknya Ghibah 2⃣
💎💎 SEDEKAH ADALAH OBAT BAGI GHIBAH
✍ Abdullah bin Wahb rahimahullah berkata :
Dulu aku bernazar untuk berpuasa sehari setiap kali aku mengghibah seseorang. Akhirnya, puasa itu memberatkanku, karena aku tetap melakukan ghibah dan akhirnya berpuasa.
Kemudian aku berniat untuk bersedekah satu dirham setiap kali aku mengghibah seseorang. Maka, karena kecintaan terhadap dirham, aku pun meninggalkan ghibah.
✍ Adz-Dzahabi rahimahullah mengomentari :
Demi Allah, demikianlah para ulama. Ini merupakan buah dari ilmu yang bermanfaat.
📚 Siyar A'lamin Nubala (9/228)
✍ قال عبد الله بن وهب :
نذرت أني كلما اغتبت إنسانا أن أصوم يوما، فأجهدني، فكنت أغتاب وأصوم، فنويت أني كلما اغتبت إنسانا أن أتصدق بدرهم، فمن حب الدراهم تركت الغيبة.
قال الذهبي معلقا: هكذا والله كان العلماء، وهذا هو ثمرة العلم النافع.
📚 سير أعلام النبلاء (٩ / ٢٢٨)
Sumber:
Nataouan/1152
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎💎 SEDEKAH ADALAH OBAT BAGI GHIBAH
✍ Abdullah bin Wahb rahimahullah berkata :
Dulu aku bernazar untuk berpuasa sehari setiap kali aku mengghibah seseorang. Akhirnya, puasa itu memberatkanku, karena aku tetap melakukan ghibah dan akhirnya berpuasa.
Kemudian aku berniat untuk bersedekah satu dirham setiap kali aku mengghibah seseorang. Maka, karena kecintaan terhadap dirham, aku pun meninggalkan ghibah.
✍ Adz-Dzahabi rahimahullah mengomentari :
Demi Allah, demikianlah para ulama. Ini merupakan buah dari ilmu yang bermanfaat.
📚 Siyar A'lamin Nubala (9/228)
✍ قال عبد الله بن وهب :
نذرت أني كلما اغتبت إنسانا أن أصوم يوما، فأجهدني، فكنت أغتاب وأصوم، فنويت أني كلما اغتبت إنسانا أن أتصدق بدرهم، فمن حب الدراهم تركت الغيبة.
قال الذهبي معلقا: هكذا والله كان العلماء، وهذا هو ثمرة العلم النافع.
📚 سير أعلام النبلاء (٩ / ٢٢٨)
Sumber:
Nataouan/1152
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌷🔰📍JANGAN TERBURU-BURU MENINGGALKAN TEMPAT SHALATMU
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda;
المـلائكة تصـلي عـلى أحـدكم، مـا دام فـي مـصلاه الـذي صـلى فـيه، مـا لـم يحـدث فـيه ، تقـول : اللـهم اغـفر لـه ، اللـهم ارحـمه 〙
〘صـحيح البخــاري 〘445〙
Malaikat mendoakan salah seorang dari kalian, selama dia tetap di tempat shalatnya dan tidak berhadats.
Mereka mendoakan, Ya Allah ampunilah ia. Ya Allah, rahmatilah ia.
[H.R. Al Bukhari no 445]
🎙Ibnu Baththal rahimahullah mengatakan;
Siapa yang banyak dosanya dan ingin Allah hapus tanpa susah payah, hendaknya dia memperbanyak menetapi tempat shalatnya setelah shalat. Supaya, malaikat banyak mendoakan dan memohonkan ampunan kepadanya.
[Syarh Shahih Al Bukhari karya Ibnu Baththal, jil. 2, hlm. 95]
Sumber:
Fawaid Salafy Wonogiri
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda;
المـلائكة تصـلي عـلى أحـدكم، مـا دام فـي مـصلاه الـذي صـلى فـيه، مـا لـم يحـدث فـيه ، تقـول : اللـهم اغـفر لـه ، اللـهم ارحـمه 〙
〘صـحيح البخــاري 〘445〙
Malaikat mendoakan salah seorang dari kalian, selama dia tetap di tempat shalatnya dan tidak berhadats.
Mereka mendoakan, Ya Allah ampunilah ia. Ya Allah, rahmatilah ia.
[H.R. Al Bukhari no 445]
🎙Ibnu Baththal rahimahullah mengatakan;
Siapa yang banyak dosanya dan ingin Allah hapus tanpa susah payah, hendaknya dia memperbanyak menetapi tempat shalatnya setelah shalat. Supaya, malaikat banyak mendoakan dan memohonkan ampunan kepadanya.
[Syarh Shahih Al Bukhari karya Ibnu Baththal, jil. 2, hlm. 95]
Sumber:
Fawaid Salafy Wonogiri
@faedahislamiyahslogohimo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com