✅ PELAJARAN-PELAJARAN DARI FITNAH-FITNAH YANG ADA ✅
0⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini tentang wajibnya membela orang-orang yang terzhalimi.
0⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa ahli bid'ah biasa sengaja berdusta.
0⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa ahli bid'ah menganggap sesuatu yang benar sebagai kesalahan.
0⃣4⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tujuan pertama ahli bid'ah adalah menjatuhkan para ulama dan mencemarkan nama baik mereka, dahulu dan sekarang.
0⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa selalu mengikuti bimbingan para ulama yang merupakan orang-orang yang dikenal kehati-hatian, kejujuran, pengalaman dakwah, dan kejelasan manhaj, adalah jalan keselamatan dengan seizin Allah.
0⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tali kedustaan itu pendek.
0⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa yang paling berbahaya dari orang yang membela orang-orang sesat dengan berbagai jenisnya dan menelantarkan atau tidak membela Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang hanya mengaku-aku sebagai seorang salafy.
0⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa Haddadiyyah Musha'fiqah adalah pelayan ahli bid'ah, dan bukti-buktinya banyak.
0⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang bergantung kepada Allah, berbaik sangka kepada-Nya, berlindung kepada-Nya, dan berdoa kepada-Nya, maka sesungguhnya Allah tidak akan menelantarkannya.
1⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini berbagai hukum dan masalah yang belum pernah terlintas dalam pikiran.
1⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang mencela kehormatan para ulama pasti Allah akan membongkar kedoknya, menimpakan kehinaan, kerendahan, dan dibenci oleh hati orang-orang yang beriman.
1⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa orang yang mencela orang lain dengan kebatilan pasti dia akan dicela dengan kebenaran berkali lipat.
1⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa ridha dengan tuduhan zina tanpa bukti atau 4 saksi, menyetujuinya, membelanya, mencarikan alasan untuknya, maka dia seperti si penuduh zina tersebut.
1⃣4⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa saja yang memerangi Ahlus Sunnah dia pasti akan jatuh.
1⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang mengaku bersikap netral atau tidak memihak dalam fitnah-fitnah yang padanya telah jelas mana yang benar dan mana yang batil, maka dia adalah pendusta dalam pengakuannya.
1⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara nama-nama Allah yang baik adalah at-Tawwab dan al-Ghafur dan Dia mencintai orang-orang suka bertaubat, sedangkan ahli bid'ah tidak senang kepada orang-orang yang suka bertaubat dari kalangan Ahlus Sunnah.
1⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa sumber-sumber rujukan ahli bid'ah dalam menukil berita adalah orang-orang yang tidak jelas, gegar otak, hina, dungu, anak-anak muda, dan para pendusta.
1⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tersebarnya syirik, bid'ah, dan kebodohan tentang agama Allah tidak akan terjadi kecuali setelah terjadinya perselisihan dan perpecahan.
1⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa pertolongan menyertai kesabaran, jalan keluar menyertai penderitaan, dan kemudahan menyertai kesulitan, dan satu kesulitan tidak akan bisa mengalahkan dua kemudahan.
2⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa Salafiyyun gembira dengan dakwah tauhid, sedangkan ahli bid'ah gembira dengan dakwah syirik. Jadi sangat jauh perbedaan antara kita dengan ahli bid'ah.
2⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara cara dakwah ahli bid'ah adalah merekayasa ucapan, memalsukan, dan berdusta.
2⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa termasuk sebab terbesar menolak kebenaran adalah berlebihan dalam memuliakan seseorang, bahkan hal ini termasuk sebab terbesar untuk terjatuh kepada syirik dan bid'ah.
2⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara sumber rujukan untuk mengambil ilmu pada Musha'fiqah, Ikhwanul Muslimin, Jamaah Tabligh, dan Shufi adalah mimpi tidur.
0⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini tentang wajibnya membela orang-orang yang terzhalimi.
0⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa ahli bid'ah biasa sengaja berdusta.
0⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa ahli bid'ah menganggap sesuatu yang benar sebagai kesalahan.
0⃣4⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tujuan pertama ahli bid'ah adalah menjatuhkan para ulama dan mencemarkan nama baik mereka, dahulu dan sekarang.
0⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa selalu mengikuti bimbingan para ulama yang merupakan orang-orang yang dikenal kehati-hatian, kejujuran, pengalaman dakwah, dan kejelasan manhaj, adalah jalan keselamatan dengan seizin Allah.
0⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tali kedustaan itu pendek.
0⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa yang paling berbahaya dari orang yang membela orang-orang sesat dengan berbagai jenisnya dan menelantarkan atau tidak membela Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang hanya mengaku-aku sebagai seorang salafy.
0⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa Haddadiyyah Musha'fiqah adalah pelayan ahli bid'ah, dan bukti-buktinya banyak.
0⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang bergantung kepada Allah, berbaik sangka kepada-Nya, berlindung kepada-Nya, dan berdoa kepada-Nya, maka sesungguhnya Allah tidak akan menelantarkannya.
1⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini berbagai hukum dan masalah yang belum pernah terlintas dalam pikiran.
1⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang mencela kehormatan para ulama pasti Allah akan membongkar kedoknya, menimpakan kehinaan, kerendahan, dan dibenci oleh hati orang-orang yang beriman.
1⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa orang yang mencela orang lain dengan kebatilan pasti dia akan dicela dengan kebenaran berkali lipat.
1⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa ridha dengan tuduhan zina tanpa bukti atau 4 saksi, menyetujuinya, membelanya, mencarikan alasan untuknya, maka dia seperti si penuduh zina tersebut.
1⃣4⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa saja yang memerangi Ahlus Sunnah dia pasti akan jatuh.
1⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang mengaku bersikap netral atau tidak memihak dalam fitnah-fitnah yang padanya telah jelas mana yang benar dan mana yang batil, maka dia adalah pendusta dalam pengakuannya.
1⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara nama-nama Allah yang baik adalah at-Tawwab dan al-Ghafur dan Dia mencintai orang-orang suka bertaubat, sedangkan ahli bid'ah tidak senang kepada orang-orang yang suka bertaubat dari kalangan Ahlus Sunnah.
1⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa sumber-sumber rujukan ahli bid'ah dalam menukil berita adalah orang-orang yang tidak jelas, gegar otak, hina, dungu, anak-anak muda, dan para pendusta.
1⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tersebarnya syirik, bid'ah, dan kebodohan tentang agama Allah tidak akan terjadi kecuali setelah terjadinya perselisihan dan perpecahan.
1⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa pertolongan menyertai kesabaran, jalan keluar menyertai penderitaan, dan kemudahan menyertai kesulitan, dan satu kesulitan tidak akan bisa mengalahkan dua kemudahan.
2⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa Salafiyyun gembira dengan dakwah tauhid, sedangkan ahli bid'ah gembira dengan dakwah syirik. Jadi sangat jauh perbedaan antara kita dengan ahli bid'ah.
2⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara cara dakwah ahli bid'ah adalah merekayasa ucapan, memalsukan, dan berdusta.
2⃣2⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa termasuk sebab terbesar menolak kebenaran adalah berlebihan dalam memuliakan seseorang, bahkan hal ini termasuk sebab terbesar untuk terjatuh kepada syirik dan bid'ah.
2⃣3⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara sumber rujukan untuk mengambil ilmu pada Musha'fiqah, Ikhwanul Muslimin, Jamaah Tabligh, dan Shufi adalah mimpi tidur.
2⃣4⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara nama Allah yang baik adalah as-Sittir, bukan as-Sattar atau as-Satir, dan Allah mencintai menutupi kesalahan atau aib dan mendorong untuk melakukannya, sedangkan ahli bid'ah senang menyebarluaskan kesalahan dan aib orang lain.
2⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara sebab menolak kebenaran adalah sombong dan merendahkan orang-orang yang berpegang teguh dengan kebenaran.
2⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa menganggap bahwa kebatilan akan mengalahkan kebenaran, maka dia telah berburuk sangka kepada Allah.
2⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang dijarh oleh para imam jarh wa ta'dil, maka jarh mereka tidak akan gugur kecuali dengan taubat dan kembali kepada kebenaran.
2⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diam saja tanpa mengingkari kebatilan akan menjadikan ahlul batil merasa bahwa mereka di atas kebenaran.
2⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tidak berubahnya keadaan termasuk hal yang mustahil.
3⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa berloyalitas dan memusuhi orang lain berdasarkan kepentingan pribadinya maka dia tidak akan beruntung, dakwahnya tidak akan berhasil, dan Allah pasti akan menyingkap kedoknya suatu saat nanti.
3⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa mengusir ahli bid'ah merupakan kebiasaan dan jalan para salaf.
Ditulis oleh:
Fawwaz bin Ali al-Madkhali
Sumber: https://madkhali.net/archives/1013
@jujurlahselamanya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
2⃣5⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diantara sebab menolak kebenaran adalah sombong dan merendahkan orang-orang yang berpegang teguh dengan kebenaran.
2⃣6⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa menganggap bahwa kebatilan akan mengalahkan kebenaran, maka dia telah berburuk sangka kepada Allah.
2⃣7⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa siapa yang dijarh oleh para imam jarh wa ta'dil, maka jarh mereka tidak akan gugur kecuali dengan taubat dan kembali kepada kebenaran.
2⃣8⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa diam saja tanpa mengingkari kebatilan akan menjadikan ahlul batil merasa bahwa mereka di atas kebenaran.
2⃣9⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa tidak berubahnya keadaan termasuk hal yang mustahil.
3⃣0⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa barangsiapa berloyalitas dan memusuhi orang lain berdasarkan kepentingan pribadinya maka dia tidak akan beruntung, dakwahnya tidak akan berhasil, dan Allah pasti akan menyingkap kedoknya suatu saat nanti.
3⃣1⃣ Saya belajar dari fitnah-fitnah ini bahwa mengusir ahli bid'ah merupakan kebiasaan dan jalan para salaf.
Ditulis oleh:
Fawwaz bin Ali al-Madkhali
Sumber: https://madkhali.net/archives/1013
@jujurlahselamanya
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎AMBILAH TELADAN DARI ULAMA SALAF PADA SETIAP PERKARA AGAMAMU!
✍ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
Jangan kalian membuat-buat berbagai ijtihad, pemikiran, ucapan, dan ungkapan yang tidak ada contoh sebelumnya. Ambillah teladan dari ulama salaf dan dari ucapan mereka.
Seandainya engkau menyampaikan sesuatu yang tidak ada contoh sebelumnya, maka itu merupakan perkara nyeleneh dan bahayanya lebih besar daripada manfaatnya.
📚 Ithaful Qari 'ala Syarhis Sunnah lil Barbahari (44)
✍ قال الشيخ صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله :
لا تحدثوا اجتهادات وآراء وأقوالا وعبارات لم تسبقوا إليها، خذوا القدوة من السلف ومن كلام السلف، لو أتيت بشيء لم تسبق إليه فإنه يكون شذوذا، وخطره أكثر من نفعه.
📚 إتحاف القاري على شرح السنة للبربهاري (٤٤)
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata :
Jangan kalian membuat-buat berbagai ijtihad, pemikiran, ucapan, dan ungkapan yang tidak ada contoh sebelumnya. Ambillah teladan dari ulama salaf dan dari ucapan mereka.
Seandainya engkau menyampaikan sesuatu yang tidak ada contoh sebelumnya, maka itu merupakan perkara nyeleneh dan bahayanya lebih besar daripada manfaatnya.
📚 Ithaful Qari 'ala Syarhis Sunnah lil Barbahari (44)
✍ قال الشيخ صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله :
لا تحدثوا اجتهادات وآراء وأقوالا وعبارات لم تسبقوا إليها، خذوا القدوة من السلف ومن كلام السلف، لو أتيت بشيء لم تسبق إليه فإنه يكون شذوذا، وخطره أكثر من نفعه.
📚 إتحاف القاري على شرح السنة للبربهاري (٤٤)
Sumber:
WhatsApp Salafy Cirebon
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📚 Thalabul ilmi atau ngaji adalah ciri khasnya seorang yang mengaku salafy ahlussunnah wal jamaah, karena mereka tidak boleh ridha dengan kebodohan. Oleh karena itu, dia harus semangat untuk datang ke majelis taklim agar bisa mendengar ilmu dan tidak menjadi orang yang bodoh terhadap agamanya. Lihatlah para ulama salaf! Mereka adalah teladan di dalam mencari ilmu, karena semangat mereka bukan semangat kaleng-kaleng. Ini buktinya:
» Baca Selengkapnya di:
https://www.fawaidsolo.com/bukan-semangat-kaleng-kaleng/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
» Baca Selengkapnya di:
https://www.fawaidsolo.com/bukan-semangat-kaleng-kaleng/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
"BACA QURAN SAMBIL KERJA.... HARUS BERWUDHU DULU?"
🔎S.O.A.L :
Bolehkah seseorang membaca Al Quran sembari beraktivitas atau sambil berjalan ?
📜J.A.W.A.B :
"Ya.. boleh ia membaca sambil bekerja; menukang, bertanam, atau pekerjaan lainnya, atau sekedar berjalan. Boleh baginya sambil membaca Al Quran, walaupun ia dalam keadaan tidak bersuci dari hadats kecil.
Namun tidak boleh dilakukan oleh orang yang sedang junub. Orang junub terlarang melafazkan Al Quran hingga dia mandi besar.
Lain halnya dengan wanita haidh atau nifas.Tentang boleh tidaknya mereka berdua membaca Al Quran sebelum suci dari haidh dan nifas, memang ada beda pendapat di kalangan para ulama rahmatullahi alaihim.
Namun pendapat yang lebih tepat, keduanya boleh melafazkan ayat Al Quran sebelum suci dari haidh asal tidak membacanya dari mushaf. Yang demikian karena masa hadats mereka lama tidak seperti orang junub, yang mana masa hadats mereka cepat berakhir, sehingga terlarang bagi mereka melafazkan ayat sampai mandi. Nabi bersabda :
أما الجنب فلا ولا آية
"Adapun orang junub maka tidak boleh. Meski hanya seayat." (Al hadits).
Nabi sendiri tidaklah terhalang dari membaca Al Quran melainkan ketika beliau sedang junub.
Sementara larangan bagi wanita haidh dan nifas tidak berlandas kepada satupun dalil yang sahih. Maka sekali lagi tidak mengapa bagi mereka berdua untuk melafazkan ayat ayat Al Quran dari hafalannya. (Bukan dengan memegang mushaf).
Sumber:
ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺃﺛﻨﺎﺀ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺸﻲ ﻋﻦ ﻇﻬﺮ ﻗﻠﺐ - ﺍﻟﻤﻮﻗﻊ ﺍﻟﺮﺳﻤﻲ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﺍﺑﻦ ﺑﺎﺯ
https://www.binbaz.org.sa/noor/10612
@AISARibnuljazari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔎S.O.A.L :
Bolehkah seseorang membaca Al Quran sembari beraktivitas atau sambil berjalan ?
📜J.A.W.A.B :
"Ya.. boleh ia membaca sambil bekerja; menukang, bertanam, atau pekerjaan lainnya, atau sekedar berjalan. Boleh baginya sambil membaca Al Quran, walaupun ia dalam keadaan tidak bersuci dari hadats kecil.
Namun tidak boleh dilakukan oleh orang yang sedang junub. Orang junub terlarang melafazkan Al Quran hingga dia mandi besar.
Lain halnya dengan wanita haidh atau nifas.Tentang boleh tidaknya mereka berdua membaca Al Quran sebelum suci dari haidh dan nifas, memang ada beda pendapat di kalangan para ulama rahmatullahi alaihim.
Namun pendapat yang lebih tepat, keduanya boleh melafazkan ayat Al Quran sebelum suci dari haidh asal tidak membacanya dari mushaf. Yang demikian karena masa hadats mereka lama tidak seperti orang junub, yang mana masa hadats mereka cepat berakhir, sehingga terlarang bagi mereka melafazkan ayat sampai mandi. Nabi bersabda :
أما الجنب فلا ولا آية
"Adapun orang junub maka tidak boleh. Meski hanya seayat." (Al hadits).
Nabi sendiri tidaklah terhalang dari membaca Al Quran melainkan ketika beliau sedang junub.
Sementara larangan bagi wanita haidh dan nifas tidak berlandas kepada satupun dalil yang sahih. Maka sekali lagi tidak mengapa bagi mereka berdua untuk melafazkan ayat ayat Al Quran dari hafalannya. (Bukan dengan memegang mushaf).
Sumber:
ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﺃﺛﻨﺎﺀ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﺃﻭ ﺍﻟﻤﺸﻲ ﻋﻦ ﻇﻬﺮ ﻗﻠﺐ - ﺍﻟﻤﻮﻗﻊ ﺍﻟﺮﺳﻤﻲ ﻟﻺﻣﺎﻡ ﺍﺑﻦ ﺑﺎﺯ
https://www.binbaz.org.sa/noor/10612
@AISARibnuljazari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔎📚💰 INILAH PERBEDAAN SALAF DENGAN MAYORITAS MANUSIA SAAT INI
🔊 Al Hafidz Adz Dzahabi rahimahullah mengatakan,
قـال الـحافـظ الـذهـبي رحـمه الله :
كَانُوا - أي : السلف - مَعَ حُسْن القَصْدِ، وَصحَّةِ النِّيَّة غَالباً، يخَافونَ مِنَ الكَلاَمِ، وَإِظهَار المَعْرِفَة وَالفَضيلَة، وَاليوم يكثرُوْنَ الكَلاَم مَعَ نَقْصِ العِلْمِ، وَسوء القَصْد .
[ "سـير أعـلام النـبلاء" (٤٦٤/١٥-٦٥) ]
"Para salaf (pendahulu yang shalih) merasa takut dari banyak bicara dan menampakkan pengetahuan serta keutamaannya meskipun secara umum tujuan mereka baik dan niatnya benar. Sementara hari ini, manusia banyak bicara padahal ilmu mereka kurang dan tujuan mereka buruk."
📚 Siyar A'laamin Nubalaa (15/65-464)
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊 Al Hafidz Adz Dzahabi rahimahullah mengatakan,
قـال الـحافـظ الـذهـبي رحـمه الله :
كَانُوا - أي : السلف - مَعَ حُسْن القَصْدِ، وَصحَّةِ النِّيَّة غَالباً، يخَافونَ مِنَ الكَلاَمِ، وَإِظهَار المَعْرِفَة وَالفَضيلَة، وَاليوم يكثرُوْنَ الكَلاَم مَعَ نَقْصِ العِلْمِ، وَسوء القَصْد .
[ "سـير أعـلام النـبلاء" (٤٦٤/١٥-٦٥) ]
"Para salaf (pendahulu yang shalih) merasa takut dari banyak bicara dan menampakkan pengetahuan serta keutamaannya meskipun secara umum tujuan mereka baik dan niatnya benar. Sementara hari ini, manusia banyak bicara padahal ilmu mereka kurang dan tujuan mereka buruk."
📚 Siyar A'laamin Nubalaa (15/65-464)
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
DOA SAAT KHUTBAH JUMAT, RASULULLAH ﷺ HANYA MENGANGKAT TELUNJUKKNYA
عُمَارَةَ بْنِ رُؤَيْبَةَ رَأَى بِشْرَ بْنَ مَرْوَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ رَافِعًا يَدَيْهِ فَقَالَ قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ
لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَزِيدُ عَلَى أَنْ يَقُولَ بِيَدِهِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ الْمُسَبِّحَةِ
Umarah bin Ru'aibah melihat Bisyr bin Marwan [berdoa pada hari Jumat] di atas mimbar dengan mengangkat kedua tangannya.
Maka 'Umarah mengatakan, "Semoga Allah menjelekkan kedua tangan ini. Sungguh, aku melihat Rasulullah ﷺ tidak menambah dari melakukan seperti ini."
'Umarah mengisyaratkan (mencontohkan) dengan (mengacungkan) jari telunjuknya.
📚 Shahih Muslim
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
عُمَارَةَ بْنِ رُؤَيْبَةَ رَأَى بِشْرَ بْنَ مَرْوَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ رَافِعًا يَدَيْهِ فَقَالَ قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ
لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَزِيدُ عَلَى أَنْ يَقُولَ بِيَدِهِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ الْمُسَبِّحَةِ
Umarah bin Ru'aibah melihat Bisyr bin Marwan [berdoa pada hari Jumat] di atas mimbar dengan mengangkat kedua tangannya.
Maka 'Umarah mengatakan, "Semoga Allah menjelekkan kedua tangan ini. Sungguh, aku melihat Rasulullah ﷺ tidak menambah dari melakukan seperti ini."
'Umarah mengisyaratkan (mencontohkan) dengan (mengacungkan) jari telunjuknya.
📚 Shahih Muslim
Sumber:
@majalahtashfiyah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
"Keharusan menundukkan pandangan dari perkara yang haram"
Oleh :
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed hafidhohulloh
Sumber:
@KEUTAMAANSUNNAH
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Oleh :
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As-Sewed hafidhohulloh
Sumber:
@KEUTAMAANSUNNAH
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🌱 BERISTIQOMAH DENGAN MEMPERBANYAK SHALAT SUNNAH
🎙Al-'Allamah Rabi' al-Madkholy hafizhahullah berkata,
"Diantara yang menjaga kejujuran iman seseorang, adalah senantiasa menjaga ibadah shalat serta memperbanyaknya (shalat sunnah), karena sesungguhnya hal tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap jiwa orang-orang yang shalat."
📚 Al-Lubab, hal. 161
قال العلامة ربيع المدخلي -حفظه الله-:
من دوافع الإيمان الصادق، المداومة على الصلاة والإكثار منها، فإنّ لها آثارًا عظيمة في نفوس المصلين.
اللّباب : ١٦١
Sumber:
https://twitter.com/RabeeMadkhaly/status/838034734055833600?s=20
Whatsapp Ilmu Syari
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Al-'Allamah Rabi' al-Madkholy hafizhahullah berkata,
"Diantara yang menjaga kejujuran iman seseorang, adalah senantiasa menjaga ibadah shalat serta memperbanyaknya (shalat sunnah), karena sesungguhnya hal tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap jiwa orang-orang yang shalat."
📚 Al-Lubab, hal. 161
قال العلامة ربيع المدخلي -حفظه الله-:
من دوافع الإيمان الصادق، المداومة على الصلاة والإكثار منها، فإنّ لها آثارًا عظيمة في نفوس المصلين.
اللّباب : ١٦١
Sumber:
https://twitter.com/RabeeMadkhaly/status/838034734055833600?s=20
Whatsapp Ilmu Syari
@CTIS_ChannelTelegramIlmuSyari
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Media is too big
VIEW IN TELEGRAM
"SEBAIK-BAIKNYA
PERHIASAN DUNIA"
Bersama:
Al-Ustadz Abu Hafs
Umar Poso Jafizhahullah
Sumber:
@ahlussunnahposo
t.me/salafypalembang
PERHIASAN DUNIA"
Bersama:
Al-Ustadz Abu Hafs
Umar Poso Jafizhahullah
Sumber:
@ahlussunnahposo
t.me/salafypalembang
🌸 INFO KHUSUS
KAJIAN MUSLIMAH
~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam
Ilmiyah Ahlus Sunnah
Salafiyyin kota Palembang
dan sekitarnya..
🕰 BESOK...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00
Wib - selesai
✒Tema:
~~~~~~~~~~~~~
🌸"TEMAN SEJATI
DALAM ISLAM"
~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS
UMMAHAT/AKHAWAT,
GRATIS.
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
__"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
__“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”__
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kami :
t.me/salafypalembang
🌏 Website kami :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum
KAJIAN MUSLIMAH
~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam
Ilmiyah Ahlus Sunnah
Salafiyyin kota Palembang
dan sekitarnya..
🕰 BESOK...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00
Wib - selesai
✒Tema:
~~~~~~~~~~~~~
🌸"TEMAN SEJATI
DALAM ISLAM"
~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ
MUHAMMAD DAWWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS
UMMAHAT/AKHAWAT,
GRATIS.
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
__"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
__“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”__
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kami :
t.me/salafypalembang
🌏 Website kami :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara:
Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum
Makna Doa ketika Keluar dari Kamar Mandi/WC
Asy Syaikh ibn Baz rahimahullahu berkata, "... Dan ketika keluar (dari kamar mandi/WC), mendahulukan kaki kanannya seraya berdoa:
غفرانك
(Ghufranaka)
Yakni aku meminta ampun kepada Engkau yaa Allah.
Karena sesungguhnya menunaikan hajat adalah termasuk dari nikmat-nikmat Allah, dan seorang hamba keadaannya adalah kurang didalam bersyukur kepada Allah, maka berucap dengan doa iniketika keluar (dari kamar mandi/WC), yakni:
غفرانك
(ghufronaka)
Yaitu aku meminta kepada Engkau yaa Allah, ampunanMu, dengan segala kekuranganku di dalam mensyukuri nikmat-nikmatMU, dan terhadap apa yang telah aku perbuat dari dosa-dosa".
📔(Al Ifham fi Syarhi Umdatil Ahkam-Syaikh Ibnu Baz rahimahullahu, hal. 48, cet. Manaratul Islam 2015)
Sumber:
Wa Sedikit Faidah Saja http://bit.ly/1OMF2xr
@SedikitFaidahSaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Asy Syaikh ibn Baz rahimahullahu berkata, "... Dan ketika keluar (dari kamar mandi/WC), mendahulukan kaki kanannya seraya berdoa:
غفرانك
(Ghufranaka)
Yakni aku meminta ampun kepada Engkau yaa Allah.
Karena sesungguhnya menunaikan hajat adalah termasuk dari nikmat-nikmat Allah, dan seorang hamba keadaannya adalah kurang didalam bersyukur kepada Allah, maka berucap dengan doa iniketika keluar (dari kamar mandi/WC), yakni:
غفرانك
(ghufronaka)
Yaitu aku meminta kepada Engkau yaa Allah, ampunanMu, dengan segala kekuranganku di dalam mensyukuri nikmat-nikmatMU, dan terhadap apa yang telah aku perbuat dari dosa-dosa".
📔(Al Ifham fi Syarhi Umdatil Ahkam-Syaikh Ibnu Baz rahimahullahu, hal. 48, cet. Manaratul Islam 2015)
Sumber:
Wa Sedikit Faidah Saja http://bit.ly/1OMF2xr
@SedikitFaidahSaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
☘🌸 YANG TERBAIK IALAH MENDOAKAN PANJANG UMUR "DI ATAS KETAATAN" ☘🌸
🗒️ Al Allamah Al 'Utsaimin rahimahullah menyatakan :
غَوْرُ فهم السلف حين كرهوا أن يُدْعَى للإنسان بالبقاء؛ فإن الإمام أحمد كره أن يقول للإنسان: "أطال الله بقاءك"؛ لأن طول البقاء قد ينفع، وقد يضر؛ إذاً الطريق السليم أن تقول: "أطال الله بقاءك على طاعة الله"، أو نحو ذلك
"Begitu dalam paham salaf ketika mereka tidak menyukai doa agar panjang umur. Imam Ahmad, beliau membenci doa seseorang pada saudaranya, 'Semoga Allah memanjangkan umurmu'.
Karena panjang umur, bisa jadi kebaikan bisa juga justru memudharatkan. Sehingga kalimat yang paling baik ialah, 'Semoga Allah memanjangkan umurmu di atas ketaatan kepada-Nya'. Atau yang semisal ini." (Tafsir Al Baqarah, I/312)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🗒️ Al Allamah Al 'Utsaimin rahimahullah menyatakan :
غَوْرُ فهم السلف حين كرهوا أن يُدْعَى للإنسان بالبقاء؛ فإن الإمام أحمد كره أن يقول للإنسان: "أطال الله بقاءك"؛ لأن طول البقاء قد ينفع، وقد يضر؛ إذاً الطريق السليم أن تقول: "أطال الله بقاءك على طاعة الله"، أو نحو ذلك
"Begitu dalam paham salaf ketika mereka tidak menyukai doa agar panjang umur. Imam Ahmad, beliau membenci doa seseorang pada saudaranya, 'Semoga Allah memanjangkan umurmu'.
Karena panjang umur, bisa jadi kebaikan bisa juga justru memudharatkan. Sehingga kalimat yang paling baik ialah, 'Semoga Allah memanjangkan umurmu di atas ketaatan kepada-Nya'. Atau yang semisal ini." (Tafsir Al Baqarah, I/312)
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎 SECERCAH NASIHAT
🗒 TAAWUN DALAM DAKWAH FISABILILLAH HARGA MATI
Bersama:
🎙 Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 04:10 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
@AKSI_AudioKajiansalafyIndonesia
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🗒 TAAWUN DALAM DAKWAH FISABILILLAH HARGA MATI
Bersama:
🎙 Ustadz Muhammad Afifuddin as-Sidawy Hafizhahullah
📊 Durasi: [ 04:10 ]
Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
@AKSI_AudioKajiansalafyIndonesia
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️