Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.39K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
📣 📣 SIMAK SEKARANG...

📡 LIVE

📖 Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin
kota Palembang


🕙 AHAD PAGI
🕌 Masjid Ahmad Farhan
Irzani Palembang

Bersama :
🎙Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah

Dengan tema :
"SEBAB-SEBAB RETAKNYA UKHUWWAH"

💽 Sesi I
Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di...

📡 Streaming
❂ Aplikasi Smartphone :

http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk

Channel :
📻 Radio Al Ibanah
"Radionyo wong kito"



📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com

Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
Bismillah..

kajian dilanjutkan ba'da Shalat Dzuhur

Baarakallahu fiikum
📣 📣 SIMAK SEKARANG...
LANJUTAN

📡 LIVE

📖 Kajian Islam Ilmiah Ahlussunnah Salafiyyin
kota Palembang


🕙 AHAD PAGI
🕌 Masjid Ahmad Farhan
Irzani Palembang


Bersama :
🎙Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Afifuddin As-Sidawy Hafizhahullah

Dengan tema :
"SEBAB-SEBAB RETAKNYA UKHUWWAH"
💽 Sesi II

Hadir Langsung Ke Majelis Ilmu Lebih Utama, Bagi yang Udzur Dengarkan di...

📡 Streaming
❂ Aplikasi Smartphone :

http://apiapk.radioislam.or.id/rsy/update/RadioSyariah.apk

Channel :
📻 Radio Al Ibanah

"Radionyo wong kito"



📞 Info kajian :
0812-7162-7766
📲 Join Channel Telegram :
https://t.me/salafypalembang
🌏 Website :
www.salafypalembang.com

Penyelenggara :
🖼 Yayasan Mutiara
Ilmu Syar'i Palembang
💤📢PESAN BAGI YANG SERING TERLAMBAT SHALAT SHUBUH KARENA KETIDURAN

Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah berkata:

"Jika engkau (bisa) bangun untuk amalanmu di dunia, lantas mengapa engkau tidak bangun untuk amalanmu di akhirat."

📚 Majmu' al Fatawa 12/23

قال الإمام ابن عثيمين -رحمه الله- : 
‏«إذا كنت تقوم لعملك في الدنيا فلماذا لا تقوم لعملك في الآخرة ؟»
‏[«مجموع الفتاوى» (23/12)]

Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🏝🏜 IBADAH DULU NISCAYA HATI AKAN LEMBUT

Asy-Syaikh Muhammad Al-Utsaimin mengatakan,

كلما أكثر الإنسان من طاعة الله عز وجل لان قلبه، ولين القلب أمر مقصود لكل مؤمن لانه اذا قسا لم يخف من العقاب ولا يفرح بثوابه

"Makin taat seseorang kepada Allah maka akan jadi lembut hatinya. Dan hati yang lembut merupakan tujuan tiap mu'min. Sebab jika hatinya keras dia jadi tidak merasa takut akan siksa dan tidak gembira terhadap pahala." (Syarah Iqtidha', hlm. 154)

Jadi bukan MENUNGGU HATI LEMBUT baru ibadah. Tapi beribadahlah niscaya akan datang kelembutan hati.

Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
TAUBAT YANG TULUS
MENJADIKAN KEADAAN SESEORANG LEBIH BAIK
DIBANDINGKAN KEADAAN SEBELUMNYA


🌿. Ibnu Taimiyyah rohimahulloh ta'ala
berkata :


"Dosa yang merugikan pelakunya adalah dosa yang pelakunya tidak bertaubat.

Adapun jika diiringi taubat, maka sungguh orang yang telah bertaubat, keadaannya LEBIH BAIK dibandingkan sebelum terjatuh dalam kesalahan, walaupun pertaubatan itu dari KEKAFIRAN dan DOSA-DOSA BESAR.

Maka sesungguhnya para sahabat terdahulu dari kalangan muhajirin dan anshor, mereka mendapat predikat SEBAIK-BAIK MAKHLUK SETELAH PARA NABI, tiada lain karena taubat mereka dari kekafiran dan dosa-dosa.
Dan kesalahan yang lalu sebelum bertaubat, tidak lagi menjadi cacat dan aib bagi mereka."


📚. (Majmuu-'ul-fataawaa, 15/54)

❀ قـــال ابنُ تَيمِيَّة - رَحِمَہُ اللَّه تـعالــﮯ - :

« الذَّنبُ الَّذِي يَضُرُّ صَاحِبَهُ هُوَ : مَا لَم يَحصُل مِنهُ تَوبَةٌ ،

فَأمَّا مَا حَصَلَ مِنهُ تَوبَةٌ فَقَد يَكُونُ صَاحِبُهُ بَعدَ التَّوبَةِ أفضَلَ مِنهُ قَبلَ الخَطِيئَةِ ،

ولَو كَانَت التَّوبَةُ مِن الكُفرِ والكَبَائِرِ ؛

فَإنَّ السَّابِقِينَ الأوَّلِينَ مِن المُهَاجِرِينَ والأنصَارِ هُم =

خِيَارُ الخَلِيقَةِ بَعدَ الأنبِيَاءِ ،

وإنَّمَا صَارُوا كَذَلِكَ بِتَوبَتِهِم مِمَّا كَانُوا عَلَيهِ مِن الكُفرِ والذُّنُوبِ ،

ولَم يَكُن مَا تَقَدَّمَ قَبلَ التَّوبَةِ نَقصًا ولا عَيبًا ».

📓. مَجمُوعُ الفتَاوَى ( ١٥ / ٥٤ )
@araalfawaiid

@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💥🔥 DALAM SYARI'AT TIDAK ADA DALIL YANG SALING BERTENTANGAN

✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

«لا يجوز أن يوجدَ في الشرع خبران متعارضان من جميع الوجوه، وليس مع أحدهما ترجيحٌ يُقدَّمُ به»

"Tidak boleh ada dalam syari'at dua kabar atau riwayat yang saling bertentangan ditinjau dari semua sisi dan tidak ada yang lebih kuat pada sal satunya agar bisa dikedepankan."

📚 Al-Musawwadah, hlm. 306

Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚑🥀💦
NUNGGU TUA BARU TAUBAT
EMANG YAKIN BISA SAMPAI TUA...⁉️


🗯 Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahullah :

Apabila maut menjemput maka taubat seseorang tidak akan diterima oleh ALLAH 'Azzawajalla.

Aku hendak bertanya kepada semuanya : tahukah kalian kapan maut akan menjemput?

Jawabannya :

Tidak ada yang tahu

kalau begitu wajib untuk segera bertaubat kepada ALLAH, karena kamu tak tahu kapan maut akan menjemputmu.

Karena ada diantara manusia yang dia tidur dalam keadaan sehat wal afiat kemudian dia dipindahkan menuju tempat pemandian mayat.

Ada juga seseorang yang dia sedang duduk bekerja kemudian tiba-tiba dia dipindahkan menuju tempat pemandian mayat.

Dan kejadian-kejadian mengejutkan semacam ini banyak terjadi.

Oleh karena itu wajib bagi kita untuk bersegera melakukan taubat kepada ALLAH 'Azza wajalla.

Kita memohon kepada ALLAH 'Azza wajalla agar membantu kami dan kalian untuk mewujudkannya.

Bersegeralah kalian untuk bertaubat sebelum pintunya tertutup.

🖥 liqaa' Baabil Maftuuh (40)

✍🏻 ️قـال الـعلامة ابن عثيمين رحمه الله تعالى :

《 إذا حَـضَرَ الـمَوْت فَـإنّ الـتَّوبة لا تُقبَـل،
وأنـا أسْـألُ كُـلَّ إنْسَـانٍ : هـَل يَعْـلَمُ متى يَحْضـُرهُ الـمَـوْت ؟

✵ لا يعـلم، إذاً لا بـدّ من الـمبادرة بالـتوبة، لأنـك لا تـدري في أيّ وقـت يحضُـرك الـموت،
فـمن الناس من نام على فراشـه في صحـةٍ وعـافية ثم حمـل من فراشـه إلى سـرير الـتغسيل، ومن الـناس من جلس على كرسي الـعمل يعمـل ثم حُمِـل من كرسي الـعمل إلى سـرير الـتغسيل،

❍ كـل هـذا واقـعٌ وأمْثـال هـذه الـمفاجـأة كثيـر،

⇦ فـإذاً ...، يجـب أن نُبـادر بالـتوبـة،
نسـأل الله أن يُعيننـا وإيـّاكم على ذلك، بـادروا بالـتوبة، قبـل أن تغـلق الأبـواب. 》


▣ [ لـقاء الـباب الـمفتوح (٤٠)

Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
SEMOGA TAUBAT KITA DITERIMA ALLAH

Berkata Syaikh as Sa'dy rahimahullahu,
"Taubatnya seorang hamba itu ada dua:

Pertama adalah diberikannya taufik oleh Allah untuk bertaubat,

Kedua adalah taubatnya diterima setelah mereka bertaubat."

📚Taisir Karimir Rahman-Syaikh as Sa'dy, jil. 1, hal. 497, cet. Darul Aqidah 2009).

Sumber:
@sedikitfaidahsaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🛣JAUHI SEGALA PENYEBAB RETAKNYA PERSAHABATAN
📝 ditulis oleh: Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak

Setan adalah sebab utama retaknya hubungan kaum muslimin. Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata:

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَئِسَ أَنْ يَعْبُدَهُ الْمُصَلُّونَ فِي جَزِيرَةِ الْعَرَبِ، وَلَكِنْ فِي التَّحْرِيشِ بَيْنَهُمْ

“Sesungguhnya Iblis telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang shalat di Jazirah Arab, akan tetapi dia terus semangat untuk membuat perpecahan di antara mereka.”

Tahrisy yang dilakukan setan maknanya luas, meliputi berbagai metode dan jalan (perpecahan). Asasnya yang paling mendasar adalah waswasah (bisikan setan). Diantaranya dalilnya adalah firman Allah Subhanahuwata'ala:

“Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (An-Nas: 4-5)

[Lihat Al-Qaulul Hasan hal. 41-42]

🎓 Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata,

“Nasihatku kepada Ahlus Sunnah, hendaknya mereka menjauhi sebab-sebab perselisihan dan perpecahan. Aqidah dan arah pandang mereka satu. Tidak ada yang menyebabkan perpecahan dan perselisihan kecuali kejahilan, kezaliman, dan setan.”

(Lihat Nashihati li Ahlis Sunnah hal. 4)

💥DOSA

Dari Anas bin Malik radhiyallahuanhu, Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata:

مَا تَوَادَّ اثْنَانِ فِي اللهِ فَيُفَرَّقُ بَيْنَهُمَا إِلَّا بِذَنْبٍ يُحْدِثُهُ أَحَدُهُمَا

“Tidaklah dua orang yang saling cinta di jalan Allah Subhanahuwata'ala kemudian keduanya dipisahkan (tidak harmonis kembali) kecuali karena dosa yang dilakukan oleh salah satu dari keduanya.”
(HR. Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad)

Balas dendam (marah karena urusan pribadi semata)
Diantara bahaya yang tersebar di zaman fitnah adalah semangat balas dendam dengan alasan-alasan yang lemah.


Menyelesaikan perselisihan dengan merujuk pada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan bimbingan para ulama

Diantaranya adalah hadits yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Ibnu Abbas radhiyallahuanhu. Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata:

ائْتُونِي بِكِتَابٍ، أَكْتُبُ لَكُمْ كِتَابًا لاَ تَضِلُّوا بَعْدَهُ. فَتَنَازَعَ الصَّحَابَةُ، فَقَالَ: قُومُوا عَنِّي، لَا يَنْبَغِي عِنْدَ نَبِيٍّ تَنَازُعٌ

‘Berikan kepadaku kitab, aku akan menulis sesuatu yang kalian tak akan sesat setelahnya.’ Para sahabat ketika itu berselisih. Maka Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata, ‘Berdirilah kalian (menjauh dariku), tidak sepantasnya ada yang berselisih di sisi Nabi.’

🔘Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dari hadits Jundub radhiyallahuanhu, bahwa Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ مَا ائْتَلَفَتْ عَلَيْهِ قُلُوبُكُمْ، فَإِذَا اخْتَلَفْتُمْ فَقُومُوا عَنْهُ

‘Bacalah oleh kalian Al-Qur’an selama hati kalian rukun. Jika kalian berselisih, berhentilah darinya.’Kapan saja perselisihan dibiarkan dan tidak diselesaikan, niscaya akan semakin besar kejelekan dan mudharatnya.

Akan turut campur dalam perselisihan tersebut orang yang tidak pantas dan tidak bisa memperbaiki, bahkan akan semakin merusak.”

(Al-Qaulul Hasan hal. 80)

📼 Alangkah baiknya jika kita nukilkan dalam kesempatan ini ucapan Al-Walid Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah ketika beliau berbicara tentang kiat menyelesaikan perselisihan.

🎙 Beliau rahimahullah berkata:

Sesungguhnya perselisihan diantara Ahlus Sunnah akan hilang dengan beberapa perkara:

1.Mengembalikan hukumnya kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Allah Subhanahuwata'ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah A llah dan taatilah Rasul(nya), serta ulil amri di antara kalian. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”
(An-Nisa’: 59)
Allah Subhanahuwata'ala berfirman:

“Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah (yang mempunyai sifat-sifat demikian). Itulah Allah Rabbku. Kepada-Nyalah aku bertawakkal dan kepada-Nyalah aku kembali.” (Asy-Syura: 10)

Allah Subhanahuwata'ala berfirman:

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (rasul dan ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut setan, kecuali sebagian kecil saja (di antaramu).”
(An-Nisa’: 83)

2. Bertanya kepada ulama Ahlus Sunnah Allah Subhanahuwata'ala berfirman:

“Maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.”
(Al-Anbiya: 7)


Namun sebagian penuntut ilmu merasa cukup dengan ilmu yang ada padanya, lalu mendebat semua yang menyelisihinya. Inilah salah satu sebab perpecahan dan perselisihan.

🎓Al-Imam Tirmidzi rahimahullah meriwayatkan dalam Jami’nya dari Abu Umamah radhiyallahuanhu, Rasulullah Shalallahu'alaihi wa sallam berkata:

مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلَّا أُوْتُوا الْجَدَلَ

“Tidaklah sesat satu kaum setelah mendapatkan petunjuk melainkan dengan sebab jidal (senang berdebat).”
Kemudian beliau Shalallahu'alaihi wa sallam membaca:


‘Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar’.”
(Az-Zukhruf: 58)

3.Semakin giat menuntut ilmu

Jika engkau telah melihat kekuranganmu, maka engkau akan merasakan tidak ada nilainya dibandingkan para ulama mutaqadimin seperti Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah dan ulama terdahulu yang menonjol dalam berbagai bidang ilmu. Jika engkau melihat hal tersebut niscaya engkau akan tersibukkan dari mendendam orang lain.

4.Mengkaji dan mengambil pelajaran dari perselisihan yang ada di kalangan sahabat dan para ulama setelah mereka. Jika engkau melihat perselisihan yang terjadi diantara mereka, engkau akan membawa orang yang menyelisihimu dalam keselamatan. Engkau tidak akan menuntut agar dia tunduk kepada pendapatmu. Engkau akan tahu bahwa jika engkau menuntutnya tunduk kepada pendapatmu, sama dengan engkau mengajak dia meninggalkan akal dan pemahamannya. Sama saja dengan mengajaknya taqlid kepadamu. Padahal taqlid adalah perbuatan yang haram dalam agama ini.
Allah l berfirman:

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya.”
(Al-Isra: 36)

📚 Serta dalil-dalil lainnya yang telah dipaparkan dalam kitab karangan Al-Imam Asy-Syaukani, Al-Qaulul Mufid fi Adillatil Ijtihad wat Taqlid.

5.Melihat dan mengingat keadaan masyarakat serta bahaya yang mengancam mereka serta kejahilan yang ada pada kebanyakan mereka.

Jika engkau melihat masyarakat Islam niscaya engkau akan tersibukkan dari temanmu yang menyelisihimu. Engkau akan mendahulukan perkara terpenting kemudian yang penting setelahnya. Karena Nabi Shalallahu'alaihi wa sallam ketika mengutus Muadz radhiyallahuanhu ke Yaman berkata kepadanya:

فَلْيَكُنْ أَوَّلُ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ شَهَادَةَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ

“Perkara pertama yang kau dakwahkan kepada mereka adalah agar mereka bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah Subhanahuwata'ala dan Muhammad adalah utusan Allah Subhanahuwata'ala.”
(Muttafaqun ‘alaih dari hadits Ibnu Abbas radhiyallahuanhu) [Lihat Nashihati li Ahlis Sunnah hal. 11-13]

Wallahu a’lam.
http://asysyariah.com/jauhi-segala-penyebab-retaknya-persahabatan/

Sumber:
@tholibulilmicikarang
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
بسم الله الرحمن الرحيم

HIMBAUAN TA'AWUN

الحمد لله و كفى ، و الصلاة و السلام على المصطفى ، صلى الله عليه و على آله و صحبه و بعد :

Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu 'Anhuma : Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ , وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا , وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا

Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini (masjid Nabawi ) selama sebulan penuh.
👉 (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 13280, 12: 453. Asy Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan sebagaimana disebutkan dalam Shahih Al Jami’ no. 176).

Gempa bumi Ambon 26 Muharram 1441 H/ 26 September 2019 M dengan kekuatan 6.8 SR menyebabkan banyak dari kaum muslimin terdampak bencana, diantaranya :
1). Korban Meninggal dunia
2). Korban luka-luka
3). Kerusakan Rumah dan Sarpras.

Mengingat keterbatasan kemampuan maka kami mengajak Antum dimanapun berada untuk peduli terhadap penderitaan mereka.

Kebutuhan mendesak :
1). Terpal/tenda pengungsi
2). Makanan bayi
3). Makanan dan minuman bagi pengungsi
4). Obat-obatan
5). Pampers untuk bayi
6). Pembalut untuk wanita
l7). Air Mineral
8). Makanan Instan
9). Selimut
10). Matras
11). Tikar
12). Alat penerang(lampu atau senter)
13). Tandom air dan MCK
14). Trauma Hilling untuk anak-anak, bayi dan remaja.

Donasi dapat disalurkan secara langsung kepada :

Al Akh Rinto Hafidzahullahu Ta'ala

Atau dapat dikirimkan melalui rekening :

BCA = 4150130838**
BRI = 000101006727537**
Mandiri =1520006645721

a/n : Teguh Arianto

Donasi yang telah dikirim melalui rekening dimaksud silahkan menghubungi :

📞 085243117155

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan balasan yang terbaik kepada Antum semuanya.

Ambon, Jum'at 27 Muharram 1441 H / 27 September 2019 M

و نسأل الله لنا و لهم التوفيق للحق و العمل به.

Mengetahui :
Asatidzah Ambon Hafidzahumullahu Ta'ala.

TANBIH
HIMBAUAN TA'AWUN INI MOHON TIDAK DISEBAR DI FACEBOOK
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
💥📛🔥 MEMBACA TA'AWUDZ KETIKA MARAH

▫️ Sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits:

عَنْ سُلَيْمَانُ بْنُ صُرَدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ: اسْتَبَّ رَجُلاَنِ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ عِنْدَهُ جُلُوسٌ، وَأَحَدُهُمَا يَسُبُّ صَاحِبَهُ، مُغْضَبًا قَدِ احْمَرَّ وَجْهُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً، لَوْ قَالَهَا لَذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَالَ: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Dari Sulaiman bin Shard radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

“Ada dua orang saling mencela di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan kami duduk di samping beliau, yang satu mencela temannya, karena marah dan tampak memerahlah wajahnya.

Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda:

“Sungguh aku mengetahui suatu kalimat, yang apabila dia mengucapkan kalimat tersebut niscaya akan hilang darinya apa yang sedang dialaminya (marahnya),

Yaitu seandainya dia mengucapkan أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk”.

📖 HR. Al-Bukhari, No. 6115

Sumber: https://islamhariini.com/3-langkah-meredakan-amarah/
@Ittiba_uRasulillah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚇 AKAD ISTISHNA': KUMPULAN TANYA JAWAB SEPUTAR ISTISNA (MINTA DIBUATKAN BARANG, MAKANAN, RUMAH, DLL) DENGAN CASH ATAU DP/ UANG MUKA DAN DIANGSUR-DICICIL

🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah

◙ Durasi 0:12:46
◙ Ukuran file 3 MB
◙ Link: http://bit.ly/2nHM43g

(*) Dijelaskan juga contoh memesan dibangunkan rumah kepada developer property dengan skema pembayaran yang melibatkan pihak ketiga (ditalangi bank,dll).

Sumber:
@ForumBerbagiFaidah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🚇 BOLEHKAH MEMESAN IKAN, CUMI, DLL KE NELAYAN KETIKA BARU AKAN MELAUT/MENANGKAP IKAN DAN BELUM BISA DIPASTIKAN APAKAH HARI ITU DAPAT?

🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah

📅 Dauroh "BIMBINGAN ISLAM DALAM JUAL BELI" Sabtu-Ahad, 18-19 Syawwal 1440 H ~ 22-23 Juni 2019 di Masjid Ibnu Taimiyyah Sanggrahan, Grogol , Sukoharjo, JATENG

◙ Durasi 0:03:22
◙ Ukuran file 938 KB
◙ Link: http://bit.ly/2mdV1B6

Sumber:
@ForumBerbagiFaidah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
📕APA KETENTUAN YANG DISEBUT DENGAN NEGERI ISLAM DAN NEGERI KAFIR?
[ Jangan Ragu!! 🇮🇩 Indonesia Adalah Negeri Islam ]

🎙Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf hafizhahullah

◙ Durasi 0:07:35
◙ Ukuran file 1,7 MB
◙ Link: http://bit.ly/2mDmLiQ | youtu.be/4MqbctTYyHY

Sumber:
@ForumSalafy
@ForumBerbagiFaidah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💐🌷🌻🌹 TIDAK ADA KEBAIKAN PADA DUNIA YANG MERUSAK AGAMA SESEORANG

✍🏻 Al-Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata:

‏الدنو من الباطل هلكة، والقول بالباطل بُعد عن الحق، ولا خير في شيء وإن كثر من الدنيا بفساد دين المرء ومروءته.

"Mendekat kepada kebatilan merupakan kebinasaan, mengucapkan kebatilan menjauh dari kebenaran, dan tidak ada kebaikan pada sesuatu dari perkara dunia walaupun banyak jika menyebabkan kerusakan agama seseorang dan kehormatannya."

📚 Tadzkiratul Huffazh, jilid 1 hlm. 157

Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com