Salafy Palembang 🇮🇩
5.89K subscribers
5.41K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
✋🏻📑🌖 HUKUM MENGGUNAKAN PENANGGALAN HIJRIYAH

✍🏼 Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah

📬 Pertanyaan:

هل التأريخ بالتاريخ الميلادي يُعتبَرُ من موالاة النصارى‏؟‏

Apakah penanggalan menggunakan kalender Masehi teranggap sikap loyal kepada orang-orang Nashara?

🔓 Jawaban:

لا يُعتبَرُ موالاة، لكن يعتبر تشبُّهًا بهم‏.‏ والصَّحابة رضي الله عنهم كان التاريخ الميلادي موجودًا، ولم يستعملوه، بل عدلوا عنه إلى التاريخ الهجريِّ، وضعوا التاريخ الهجريَّ

Tidak teranggap sikap loyalitas, tetapi teranggap sikap tasayabbuh (menyerupai) mereka. Pada masa Shahabat radhiyallahu anhum ada penanggalan Masehi, namun mereka tidak menggunakannya, bahkan mereka berpaling kepada penanggalan Hijriyah dan menggunakan penanggalan Hijriyah.

ولم يستعملوا التاريخ الميلادي، مع أنه كان موجودًا في عهدهم، هذا دليل على أنَّ المسلمين يجب أن يستقلُّوا عن عادات الكفَّار وتقاليد الكفَّار، لا سيَّما وأنَّ التَّاريخ الميلاديَّ رمز على دينهم؛ لأنه يرمز إلى تعظيم ميلاد المسيح والاحتفال به على رأس السَّنة، وهذه بدعة ابتدعها النصارى؛ فنحن لا نشاركهم ولا نشجِّعهم على هذا الشيء

Mereka tidak menggunakan penanggalan Masehi, padahal ada di masa mereka. Ini menunjukkan bahwa kaum Muslimin wajib untuk membebaskan diri dari budaya orang-orang kafir dan tidak membebek mereka. Terlebih lagi penanggalan dengan kalender Masehi merupakan symbol agama mereka, karena menunjukkan pengagungan kelahiran Al-Masih dan memperingatinya di awal tahun. Ini merupakan bid’ah yang diada-adakan dalam agama Nashara, sehingga kita tidak ikut-ikutan dengan mereka dan tidak pula menganjurkan perkara ini.

وإذا أرَّخنا بتاريخهم؛ فمعناه أنَّنا نتشبَّه بهم، وعندنا ولله الحمد التاريخ الهجريُّ، الذي وضعه لنا أمير المؤمنين عمر بن الخطاب رضي الله عنه الخليفة الرَّاشد بحضرة المهاجرين والأنصار، هذا يغنينا‏.‏

Jika kita menggunakan penanggalan kalender mereka, artinya kita melakukan tasayabbuh dengan mereka, padahal kita memiliki penanggalan Hijriyah yang telah dicanangkan bagi kita oleh Amirul Mu’minin Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu anhu di hadapan orang-orang Muhajirin dan Anshar, dan ini telah mencukupi kita.

📚 Al-Muntaqa min Fataawa Al-Fauzan, bab Aqidah, pertanyaan no. 269

Sumber:
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹 VIDEO FAEDAH

"MENUJU KE JAKARTA ISLAMIC CENTER (DAUROH NASIONAL)"

📚Bersama:
🎙️ Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf حفظه الله تعالى

📊 Durasi: [ 03:12 ]

🌐 Link Download:
📈 http://bit.ly/2NACAls

Sumber:
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📚PERBEDAAN JAUH DIANTARA KEDUANYA

📌 Ibnul Jauzi Rahimahullah.

Aku melihat ibadah kebanyakan manusia, ternyata hanya sebagai kebiasaan saja.

Berbeda jauh dengan orang-orang berilmu yang memiliki akal dan perhatian, kebiasaan-kebiasaan mereka (makan, memakai baju, tidur, dll pent) adalah merupakan ibadah.

تأملت على أكثر الناس عباداتهم، فإذا هي عادات. فأما أرباب اليقظة، فعاداتهم عبادة حقيقية.


📚Shoidul Khothir 404

Sumber:
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌾🌻🗒 PENGARUH ORANG TUA TERHADAP ANAK

🌴Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Betapa banyak orang yang mencelakakan anaknya belahan hatinya di dunia dan di akhirat karena tidak memberi perhatian dan tidak memberikan pendidikan adab kepada mereka. Orang tua justru membantu si anak menuruti semua keinginan syahwatnya. Ia menyangka bahwa dengan berbuat demikian berarti dia telah memuliakan si anak, padahal sejatinya dia telah menghinakannya. Bahkan, dia beranggapan, ia telah memberikan kasih sayang kepada anak dengan berbuat demikian. Akhirnya, ia pun tidak bisa mengambil manfaat dari keberadaan anaknya. Si anak justru membuat orang tua terluput mendapat bagiannya di dunia dan di akhirat. Apabila engkau meneliti kerusakan yang terjadi pada anak, akan engkau dapati bahwa keumumannya bersumber dari orang tua.”

📔 (Tuhfatul Maudud hlm. 351)

 **🌴Beliau rahimahullah menyatakan pula,**

“Mayoritas anak menjadi rusak dengan sebab yang bersumber dari orang tua, dan tidak adanya perhatian mereka terhadap si anak, tidak adanya pendidikan tentang berbagai kewajiban agama dan sunnah-sunnahnya. Orang tua telah menyia-nyiakan anak selagi mereka masih kecil, sehingga anak tidak bisa memberi manfaat untuk dirinya sendiri dan orang tuanya ketika sudah lanjut usia. Ketika sebagian orang tua mencela anak karena kedurhakaannya, si anak menjawab, ‘Wahai ayah, engkau dahulu telah durhaka kepadaku saat aku kecil, maka aku sekarang mendurhakaimu ketika engkau telah lanjut usia. Engkau dahulu telah menyia-nyiakanku sebagai anak, maka sekarang aku pun menyia-nyiakanmu ketika engkau telah berusia lanjut’.”

📔 (Tuhfatul Maudud hlm. 337)

📚Diambil dari Huququl Aulad ‘alal Aba’ wal Ummahat hlm. 8—9, karya asy-Syaikh Abdullah bin Abdirrahim al-Bukhari hafizhahullah

Sumber :
http://asysyariah.com/permata-salaf-pengaruh-orang-tua-terhadap-anak/
Asy syariah Edisi 096,Permata Salaf
@Riyadhus_Salafiyyin
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🏡🍃 MEMBERSIHKAN PEKARANGAN RUMAH

Dari Sa'ad radhiallahu 'anhu,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,


طيبوا ساحاتكم؛ فإن أنتن الساحات ساحات اليهود.

🏡 "Bersihkanlah pekarangan rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya pekarangan rumah yang paling kotor adalah pekarangannya Yahudi."

📕Shahih al-Jami' ash-Shaghir no.3941

Sumber:
@warisansalaf
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
✋🏻💸🌺📣 KEUTAMAAN SHADAQAH DAN UCAPAN YANG BAIK

✍🏻 Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa'dy rahimahullah berkata:

من أعظم المنجيات من النّار الإحسان إلى الخَـلْـق بالمال والأقوال.

"Termasuk hal-hal yang akan menyelamatkan dari api neraka adalah berbuat baik kepada hamba-hamba Allah dengan harta dan ucapan."

📚 Bahjatul Qulubil Abrar, hlm. 44

Sumber :
https://twitter.com/fzmhm12121/status/821337614989004800
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📚📜Silsilah Nasehat Al Walid Al Mujahid Rabi' Hafizhahullah

19. Satukan barisan kalian wahai ahlusunnah, jauhilah sebab-sebab perselisihan dan perpecahan.

📌 Jauhilah perselisihan dan sebab-sebab perpecahan.

👉 Jangan kalian semakin mengobarkan api perselisihan dan perpecahan di antara kalian.

👉 Apabila ada saudaramu yang terjatuh dalam kesalahan. (Nasehatilah dengan hikmah, seandainya tidak menerima Al Haq. Pent)

👉 Sampaikan kepada orang-orang yang berilmu, yang dengan keilmuan mereka akan didapatkan solusi dan jalan keluar bi'idznillah.


قال العلامة ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله:

اجتنبوا الخلاف
 وأسباب الفرقة لاتثيروها بينكم

وإذا حصل من الإنسان خطأ
 يعرض على العلماء ليعالجوه .

[ الذريعة (3/216) ]


📚Adz Dzari'ah 3/216

Sumber:
https://www.fawaidsolo.com/satukan-barisan-kalian-wahai-ahlusunnah/
@fawaidsolo
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💐🌻🌷🌹 NASEHAT BAGI ORANG YANG INGIN SELAMAT

✍🏼 Al-Hasan al-Bashry rahimahullah berkata:

الفهم وعاء العلم، والعلم دليل العمل، والعمل قائد الخير، والهوى مركب المعاصي، والمال داء المنكرين، والدنيا سوق الآخرة، والويل كل الويل لمن قوي بنعم الله على معاصيه.

"Pemahaman adalah wadah ilmu, ilmu adalah petunjuk untuk beramal, amal adalah penuntun kebaikan, sedangkan hawa nafsu adalah kendaraan maksiat, harta adalah penyakit orang-orang tidak bersyukur, dunia adalah pasar untuk menyiapkan bekal akhirat, dan kecelakaan besar bagi siapa saja yang kuat menggunakan nikmat-nikmat dari Allah untuk bermaksiat kepada-Nya."

📚 Adabul Hasan, hlm. 47

Sumber :
https://twitter.com/bander7464/status/982664170490531840?s=19
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📖🔬APAKAH MAKSUD 'ORANG YANG LALAI TERHADAP SALATNYA' DALAM SURAT AL MA'UN:5?

🍃Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin rahimahullah berkata,

"Masalah: Apa yang dimaksud dengan perkataan-Nya: سَاهُوْنَۙ
dalam
firman Allah Ta'ala:

الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ

(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya.
(Al Ma'un:5)?

Jawaban: سَاهُوْنَۙ yaitu orang-orang yang lalai maksudnya mereka tidak mempedulikan sudah salat ataukah belum? Sudah melakukan wajib shalat ataukah belum melakukan wajib salat, tuma'ninah (tenang dan masih bisa membaca bacaan salat) dalam salat ataukah tidak tuma'ninah dalam salat. Mereka di antara orang yang salat namun tidak mempedulikan salat mereka. Mereka mengakhirkan salat dari waktunya dan salat tanpa tuma'ninah. Jadi, pada Firman-Nya سَاهُوْنَۙ bukan bermakna pikiran yang terlintas pada benak seseorang dalam salatnya. Karena Allah Ta'ala berfirman: عَنْ صَلَاتِهِمْ (dari salat mereka) dan tidak berfirman: فِيْ صَلٰو تِهِمْ

(dalam salat mereka). Oleh karenanya sebagian salaf berkata: segala puji bagi Allah yang berfirman dengan عَنْ (dari) dan tidak berfirman: فِيْ (di dalam). Seperti ini juga diucapkan para salaf terhadap firman-Nya:

وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ 

Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim. (Al Baqarah:255)

dimana Allah Ta'ala tidak berfirman:
الظَّالِمُونَ هُمُ الْكَافِرُونَ

Orang-orang zalim itulah orang-orang yang kafir.
Karena tidak seorang pun yang lepas dari kezaliman."


📚Syarh Bulughul Maram Lil'allamah al 'Utsaimin rahimahullah jilid kedua. Halaman 18.


🍥 مـسـألـــ↶ـــة 🍥

ما المراد بقوله : ”ساهون“ في قوله تعالى : ﴿ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ﴾ ؟

💬 الجــ↶ـــواب :

أي غافلون؛ يعني لا يهتمون هل صلوا أم لا؟ أتوا بالواجب أو لم يأتوا بالواجب، اطمأنوا فيها أو لم يطمئنوا فيها، ‏= فهم من المصلين لكن لا يهتمون بصلاتهم؛ يؤخرونها عن وقتها، ويصلون بلا طمأنينة، وليس المراد بقوله: ”ساهون“ أنها الخواطر التي ترد على المرء في صلاته ؛ لأنه قال :”عن صلاتهم“ ، ولم يقل : «في صلاتهم»؛ ولهذا قال بعض السلف: «الحمد لله الذي قال : «عن» ولم يقل : «في». ‏= مثل ما قالوا في قوله تعالی : ﴿ وَالْكَافِرُونَ هُمُ الظَّالِمُونَ ﴾، حيث لم يقل : والظالمون هم الكافرون؛ لأنه لا يخلو أحد من الظلم .

📔[ شرح بلوغ المرام للعلامة العثيمين رحمه الله المجلد الثاني ص (١٨) ]


Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🏡 Kajian Umum di Rumah Akhi Kholifah, Mandisari, Parakan, Temanggung.

🌕 Bersama Al-Ustadz Abu Hafy Abdullah حفظه الله

📅 Senin malam 26 Dzulhijjah 1440 H / 26 Agustus 2019 M

📚 AL HUQUQ AZ ZAUJIYAH

💽 "Batasan Aurot Seorang Wanita Dihadapan Mahrom-Mahromnya".

  Durasi : [27:34] 4,73 MB
🌐  Link download : bit.ly/2ZnPPwM

Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💐🌷🌻🌹 AHLUS SUNNAH PALING MENGETAHUI KEBENARAN DAN PALING MENYAYANGI HAMBA-HAMBA ALLAH

✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

‏أهل السنة يتبعون الحق من ربهم ولا يكفرون من خالفهم، هم أعلم بالحق وأرحم بالخلق، {خير أمة} ونقاوة المسلمين وخير الناس للناس.

"Ahlus Sunnah mengikuti kebenaran dari Rabb mereka, dan mereka tidak mengkafirkan orang yang menyelisihi mereka. Mereka adalah orang yang paling mengetahui kebenaran dan paling menyayangi hamba-hamba Allah, umat terbaik, orang-orang yang terpilih dari kaum muslimin, serta manusia terbaik untuk manusia."

📚 Minhajus Sunnah, jilid 5 hlm. 185

Sumber :
https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/826699977577611264
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🚙🚌SEMANGATLAH, SELAGI ADA KESEMPATAN BERTEMU ULAMA!

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله و الصلاة والسلام على رسول الله و على آله و من ولاه، أما بعد:

Ayyuhal ikhwah,

Rihlah menuntut ilmu karena Allah akan meraih pahala.

Ingatlah!

Perjalanan kita tidak seberat mereka yang datang dari ujung sumatera atau Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Papua, Lombok, dll.

Biaya yang kita keluarkan tidak sebesar bekal mereka.

Tenaga yang kita kerahkan tidak melebihi kelelahan yang mereka rasakan.

Demikianlah mereka melakukan salah satu amalan salafus Shalih:

Rihlah demi menuntut ilmu.

Jika kamu memiliki uang, tenaga, dan kesempatan, lalu bermudah-mudahan meninggalkan amalan salaf ini, bisa jadi Allah cabut darimu rasa nikmat menghadiri majelis ilmu yang dekat!

Jika sudah demikian, jangan harap bisa istiqamah. Karena majelis ilmu wasilah penguat istiqamah. Sudah terbukti, jangan coba mempertanyakan lagi.

"Afwan, saya tidak punya waktu....saya bekerja.... saya harus begini begitu...."

Ingatlah, kita dicipta bukan untuk bekerja. Kita bekerja untuk mudah ibadah. Jangan sampai memiliki pekerjaan yang mengekang waktumu, sungguh itu azab, bukan nikmat.

Kamu bekerja untuk bebas beribadah kepada Allah di setiap waktu. Dan menuntut ilmu termasuk ibadah.

Nikmat bertemu ulama bukanlah hal yang ditemui di setiap hari. Bahkan belum tentu setahun sekali.

Saat ini ada peluang dan kesempatan, Jangan dilewatkan. Belum tentu terjadi di tahun depan. Kondisi permusuhan terhadap dakwah sangatlah kuat dan semakin kuat dari waktu ke waktu -semoga Allah melemahkan kekuatan mereka-.

Masih ada waktu, tidak perlu menunggu, tekadkan niat untuk rihlah menuntut ilmu. Semoga Allah anugerahkan barokah padamu, melapangkan hatimu, meluaskan pandanganmu, dan mencurahkan barokah pada rezekimu.

muhibbukum fillah.

Tausiyah Al Ustadz Abu Yahya Almeidany حفظه الله dari pembaringan karena kondisi beliau masih sakit.

Semoga menjadi pendorong ikhwah semua.

Sumber:
@fawaidsolo
» Website || https://www.fawaidsolo.com/semangatlah-selagi-ada-kesempatan-bertemu-ulama/
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM