‼🔥💎 KETIKA DOSA MENJADI SEBAB MASUK JANNAH DAN KEBAIKAN MENJADI SEBAB MASUK NERAKA
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
✅ Inilah makna ucapan sebagian ulama salaf, "Sungguh seorang hamba akan melakukan sebuah dosa yang bisa memasukkannya ke dalam jannah, dan melakukan kebaikan yang bisa memasukkannya ke dalam neraka." Para muridnya pun bertanya, "Bagaimana bisa demikian?" Lalu ia menjawab :
📌 Seseorang melakukan sebuah dosa, maka senantiasa dosa tersebut berada di hadapannya matanya, takut dengan dosanya, khawatir, gemetar, menangis, menyesal, merasa malu kepada Rabbnya ta'ala, menundukkan kepala di hadapan-Nya, dan hatinya luluh karena kebesaran-Nya. Sehingga dosa tersebut menjadi lebih bermanfaat baginya daripada ketaatan yang banyak karena akibat yang ditimbulkan berupa perkara-perkara yang tadi disebutkan yang bisa menyebabkan kebahagiaan dan keselamatan seorang hamba, sehingga dosa itu menjadi sebab masuknya dia ke dalam jannah.
📌 Seseorang melakukan suatu kebaikan, maka ia senantiasa merasa memberikan kebaikan kepada Rabbnya, ia sombong karenanya, menganggap dirinya memiliki kemampuan, dan merasa kagum dengan dirinya, serta terus-menerus berada di atas sikap demikian, dan ia pun berkata, "Aku telah melakukan ini! Aku telah melakukan itu (menyebutkan kebaikan-kebaikannya)!" Akhirnya, yang demikian itu melahirkan pada dirinya sikap bangga diri, sombong, angkuh, dan sikap terus-menerus di atas dosa, yang semua itu menjadi sebab kebinasaan dirinya.
📚 Al-Wabilush Shayyib (9-10)
✍ قال ابن القيم رحمه الله :
وهذا معنى قول بعض السلف: إن العبد ليعمل الذنب يدخل به الجنة، ويعمل الحسنة يدخل بها النار.
قالوا: كيف؟ قال:
✓ يعمل الذنب فلا يزال نصب عينيه خائفا منه مشفقا وجلا باكيا نادما مستحيا من ربه تعالى ناكس الرأس بين يديه منكسر القلب له، فيكون ذلك الذنب أنفع له من طاعات كثيرة بما ترتب عليه من هذه الأمور التي بها سعادة العبد وفلاحه، حتى يكون ذلك الذنب سبب دخوله الجنة.
✓ ويفعل الحسنة فلا يزال يمن بها على ربه ويتكبر بها ويرى نفسه ويعجب بها ويستطيل بها ويقول فعلت وفعلت، فيورثه من العجب والكبر والفخر والاستطالة ما يكون سبب هلاكه.
📚 الوابل الصيب (٩-١٠)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍ Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
✅ Inilah makna ucapan sebagian ulama salaf, "Sungguh seorang hamba akan melakukan sebuah dosa yang bisa memasukkannya ke dalam jannah, dan melakukan kebaikan yang bisa memasukkannya ke dalam neraka." Para muridnya pun bertanya, "Bagaimana bisa demikian?" Lalu ia menjawab :
📌 Seseorang melakukan sebuah dosa, maka senantiasa dosa tersebut berada di hadapannya matanya, takut dengan dosanya, khawatir, gemetar, menangis, menyesal, merasa malu kepada Rabbnya ta'ala, menundukkan kepala di hadapan-Nya, dan hatinya luluh karena kebesaran-Nya. Sehingga dosa tersebut menjadi lebih bermanfaat baginya daripada ketaatan yang banyak karena akibat yang ditimbulkan berupa perkara-perkara yang tadi disebutkan yang bisa menyebabkan kebahagiaan dan keselamatan seorang hamba, sehingga dosa itu menjadi sebab masuknya dia ke dalam jannah.
📌 Seseorang melakukan suatu kebaikan, maka ia senantiasa merasa memberikan kebaikan kepada Rabbnya, ia sombong karenanya, menganggap dirinya memiliki kemampuan, dan merasa kagum dengan dirinya, serta terus-menerus berada di atas sikap demikian, dan ia pun berkata, "Aku telah melakukan ini! Aku telah melakukan itu (menyebutkan kebaikan-kebaikannya)!" Akhirnya, yang demikian itu melahirkan pada dirinya sikap bangga diri, sombong, angkuh, dan sikap terus-menerus di atas dosa, yang semua itu menjadi sebab kebinasaan dirinya.
📚 Al-Wabilush Shayyib (9-10)
✍ قال ابن القيم رحمه الله :
وهذا معنى قول بعض السلف: إن العبد ليعمل الذنب يدخل به الجنة، ويعمل الحسنة يدخل بها النار.
قالوا: كيف؟ قال:
✓ يعمل الذنب فلا يزال نصب عينيه خائفا منه مشفقا وجلا باكيا نادما مستحيا من ربه تعالى ناكس الرأس بين يديه منكسر القلب له، فيكون ذلك الذنب أنفع له من طاعات كثيرة بما ترتب عليه من هذه الأمور التي بها سعادة العبد وفلاحه، حتى يكون ذلك الذنب سبب دخوله الجنة.
✓ ويفعل الحسنة فلا يزال يمن بها على ربه ويتكبر بها ويرى نفسه ويعجب بها ويستطيل بها ويقول فعلت وفعلت، فيورثه من العجب والكبر والفخر والاستطالة ما يكون سبب هلاكه.
📚 الوابل الصيب (٩-١٠)
Sumber:
@salafy_cirebon
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🕋 ⚖🚰 HUKUM BERDOA MENGANGKAT TANGAN DAN MENGHADAP KIBLAT SETELAH SELESAI BERWUDHU
💭 Ingin tahu jawabannya?, simak pada penjelasan berikut ini bersama,
🎙🌙 Al-Ustadz Qomar Su'aidi, Lc حفظه الله
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
💭 Ingin tahu jawabannya?, simak pada penjelasan berikut ini bersama,
🎙🌙 Al-Ustadz Qomar Su'aidi, Lc حفظه الله
Sumber:
@KajianIslamTemanggung
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🍗🔪HUKUM MENGGABUNGKAN NIAT KURBAN DENGAN AKIKAH
🎙Mufti: Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullah
Pertanyaan
Bolehkah menggabungkan kurban dengan akikah?
Jawaban:
Tidak boleh; kurban memiliki hukum tersendiri, begitu pula akikah memiliki hukum tersendiri. Kurban secara khusus dilakukan di hari-hari tasyrik. Adapun akikah dilakukan di waktu yang mudah kapanpun dan akikah ini terkait dengan kelahiran seorang anak. Untuk laki-laki disembelih dua ekor kambing dan untuk perempuan disembelih seekor kambing.
📄https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15685
📝Ulama yang lain mengatakan sahnya kurban yang diniatkan pula untuk akikah seperti al 'Allamah Muhammad bin Ibrahim rahimahullah
(Mufti KSA yang dulu): http://www.tasfiatarbia.org/vb/showthread.php?t=15583
هل يجوز أن تجمع الأضحية مع العقيقة؟
الجواب:
لا؛ الأضحية لها حكمٌ العقيقة لها حكمٌ، الأضحية تكون في أيام التشريق خاصة، وأما العقيقة فتفعل في أي وقتٍ تيسرت وهى عن المولود؛ عن الذكر شاتان وعن الأنثى شاة
📔فتاوى على الهواء 20-10-1436هـ | موقع الشيخ صالح بن فوزان الفوزان
🖍قال العلامة محمد بن إبراهيم : أنه إذا ذبح الأضحية عن أُضحية نواها وعن العقيقة كفى" انتهى .
[فتاوى الشيخ محمد بن إبراهيم" (6/159) .]
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Mufti: Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullah
Pertanyaan
Bolehkah menggabungkan kurban dengan akikah?
Jawaban:
Tidak boleh; kurban memiliki hukum tersendiri, begitu pula akikah memiliki hukum tersendiri. Kurban secara khusus dilakukan di hari-hari tasyrik. Adapun akikah dilakukan di waktu yang mudah kapanpun dan akikah ini terkait dengan kelahiran seorang anak. Untuk laki-laki disembelih dua ekor kambing dan untuk perempuan disembelih seekor kambing.
📄https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/15685
📝Ulama yang lain mengatakan sahnya kurban yang diniatkan pula untuk akikah seperti al 'Allamah Muhammad bin Ibrahim rahimahullah
(Mufti KSA yang dulu): http://www.tasfiatarbia.org/vb/showthread.php?t=15583
هل يجوز أن تجمع الأضحية مع العقيقة؟
الجواب:
لا؛ الأضحية لها حكمٌ العقيقة لها حكمٌ، الأضحية تكون في أيام التشريق خاصة، وأما العقيقة فتفعل في أي وقتٍ تيسرت وهى عن المولود؛ عن الذكر شاتان وعن الأنثى شاة
📔فتاوى على الهواء 20-10-1436هـ | موقع الشيخ صالح بن فوزان الفوزان
🖍قال العلامة محمد بن إبراهيم : أنه إذا ذبح الأضحية عن أُضحية نواها وعن العقيقة كفى" انتهى .
[فتاوى الشيخ محمد بن إبراهيم" (6/159) .]
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🍱🌾 UNTUNGNYA JADI PENYAYANG HEWAN
▫ Al-Allamah Al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
كل بهيمة أحسنت لها بسقي، أو إطعام، أو وقاية من حر، أو وقاية من برد، سواء كانت لك أو لغيرك من بني آدم، أو كانت من السوائب، فإن لك في ذلك أجراً عند الله
"Semua hewan yang kamu perlakukan secara baik apakah dengan diberi minum, diberikan makan, diberikan naungan dari panas, atau perlindungan dari cuaca dingin - apakah itu milikmu atau milik orang lain atau hewan liar- maka__ niscaya kamu akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah." (Syarah Riyadhus Shalihin, II/173)
Dan tentunya, hal ini jika hewan tersebut bukan hewan pengganggu.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫ Al-Allamah Al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
كل بهيمة أحسنت لها بسقي، أو إطعام، أو وقاية من حر، أو وقاية من برد، سواء كانت لك أو لغيرك من بني آدم، أو كانت من السوائب، فإن لك في ذلك أجراً عند الله
"Semua hewan yang kamu perlakukan secara baik apakah dengan diberi minum, diberikan makan, diberikan naungan dari panas, atau perlindungan dari cuaca dingin - apakah itu milikmu atau milik orang lain atau hewan liar- maka__ niscaya kamu akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah." (Syarah Riyadhus Shalihin, II/173)
Dan tentunya, hal ini jika hewan tersebut bukan hewan pengganggu.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💐🌻📝 BALASAN BAGI YANG ENGGAN MENGINFAQKAN HARTANYA UNTUK ALLAH
Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah rahimahullah menyatakan,
مَنْ رَغِبَ عَنْ إِنْفَاقِ مَالِهِ فِي طَاعَةِ اللَّهِ ، ابْتُلِيَ بِإنْفَاقِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ وَهُوَ رَاغِم
"Barangsiapa yang tidak suka menginfaqkan hartanya di jalan ketaatan kepada Allah, ia akan mendapatkan ujian sehingga menginfaqkan hartanya untuk selain Allah dalam keadaan ia tidak suka." (Madaarijus Saalikin)
Sumber::
📑 WA al I'tishom
@salafybaturaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah rahimahullah menyatakan,
مَنْ رَغِبَ عَنْ إِنْفَاقِ مَالِهِ فِي طَاعَةِ اللَّهِ ، ابْتُلِيَ بِإنْفَاقِهِ لِغَيْرِ اللَّهِ وَهُوَ رَاغِم
"Barangsiapa yang tidak suka menginfaqkan hartanya di jalan ketaatan kepada Allah, ia akan mendapatkan ujian sehingga menginfaqkan hartanya untuk selain Allah dalam keadaan ia tidak suka." (Madaarijus Saalikin)
Sumber::
📑 WA al I'tishom
@salafybaturaja
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA'AH "ASY-SYARI'AH" KE-17 TAHUN 1441 H / 2019 M
~~~~~~~~
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، أما بعد:
Ilmu agama merupakan cahaya terang yang akan mengantarkan kepada jalan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya dengan ilmu tersebut jalan menuju Jannah (Surga)." (HR. Muslim)
"Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu agama, maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali." (HR. at-Tirmidzi)
Alhamdulillah, dengan mengharap pertolongan dan kemudahan dari Allah, masyaikh Ahlus Sunnah wal Jama'ah akan hadir kembali di bumi Nusantara untuk menyampaikan ilmu agama kepada segenap kaum muslimin.
= KAJIAN UMUM NASIONAL =
🌏🗺 "SABAR DALAM MENJALANKAN AGAMA"
🗓 Waktu: Sabtu—Ahad, 7—8 Muharram 1441 H (7—8 September 2019 M)
🕌 Tempat: JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), Tugu Utara, Koja, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta
🔊 Pembicara:
1⃣ Asy-Syaikh Ali bin Husain asy-Syarafi hafizhahullah (Yaman)
2⃣ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy hafizhahullah (Yaman)
3⃣ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib hafizhahullah
(Yaman)
☎ Kontak Person
📲 085319732909
📲 081513978370
📲 08129394826
===================
Panitia Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah wal Jamaah Ke-17
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
🌎Sumber:
https://www.daurahnasional.com/kajian-islam-ilmiah-ahlussunnah-wal-jamaah-asysyariah-ke-17-1441-2019/
🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
▶ https://telegram.me/daurahnasional
💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
~~~~~~~~
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه، أما بعد:
Ilmu agama merupakan cahaya terang yang akan mengantarkan kepada jalan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya dengan ilmu tersebut jalan menuju Jannah (Surga)." (HR. Muslim)
"Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu agama, maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali." (HR. at-Tirmidzi)
Alhamdulillah, dengan mengharap pertolongan dan kemudahan dari Allah, masyaikh Ahlus Sunnah wal Jama'ah akan hadir kembali di bumi Nusantara untuk menyampaikan ilmu agama kepada segenap kaum muslimin.
= KAJIAN UMUM NASIONAL =
🌏🗺 "SABAR DALAM MENJALANKAN AGAMA"
🗓 Waktu: Sabtu—Ahad, 7—8 Muharram 1441 H (7—8 September 2019 M)
🕌 Tempat: JAKARTA ISLAMIC CENTER (JIC), Tugu Utara, Koja, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta
🔊 Pembicara:
1⃣ Asy-Syaikh Ali bin Husain asy-Syarafi hafizhahullah (Yaman)
2⃣ Asy-Syaikh Shalah Futaini Kantusy hafizhahullah (Yaman)
3⃣ Asy-Syaikh Zakariya bin Syuaib hafizhahullah
(Yaman)
☎ Kontak Person
📲 085319732909
📲 081513978370
📲 08129394826
===================
Panitia Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah wal Jamaah Ke-17
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
🌎Sumber:
https://www.daurahnasional.com/kajian-islam-ilmiah-ahlussunnah-wal-jamaah-asysyariah-ke-17-1441-2019/
🌅📚 Channel Daurah Nasional "asy-Syari'ah" Ahlus Sunnah wal Jama'ah
▶ https://telegram.me/daurahnasional
💻 Situs Resmi http://daurahnasional.com
Pamflet Kajian Islam Ilmiah Ahlus Sunnah wal Jama'ah "Asy-Syariah" ke-17 #pamfletdaurahnasional #daurahnasional
https://telegram.me/daurahnasional
https://telegram.me/daurahnasional
Pamflet #daurahnasional versi box (bujur sangkar) #pamfletdaurahnasional
https://telegram.me/daurahnasional
https://telegram.me/daurahnasional
📌📄KABAR GEMBIRA BAGI YANG BERTAKBIR DAN BERTAHLIL PADA 10 HARI AWAL DZULHIJJAH
بشرنا رسول الله لمن حج أو كبر أو هلل في العشر من ذي لحجة
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyampaikan kabar gembira bagi orang yang sedang berhaji atau orang yang bertakbir, bertahlil, pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
▪Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَا أَهَلَّ مُهِلٌّ قَطُّ؛ إِلَّا بُشِّرَ، وَلَا كَبَّرَ مُكَبِّرٌ قَطُّ؛ إِلَّا بُشِّرَ
"Tidaklah seseorang yang mengucapkan kalimat Tahlil kecuali dia akan mendapatkan kabar gembira. Tidaklah seseorang mengucapkan kalimat Takbir, kecuali mendapatkan kabar gembira".
Ada seseorang bertanya:
يَا رَسُولَ اللَّهِ! بِالْجَنَّةِ ؟
"Wahai Rasulullah, apakah kabar gembira sebagai penghuni surga?."
Beliau menjawab, "Iya."
📚 Hadits dihasankan oleh al-Albany dalam Shahih al-Jami' no. 5569. As-Shahihah no. 1621. Shahih at-Targhib no. 1137
🌅 Ya Allah jadikanlah kami termasuk penghuni Surga Firdaus yang tertinggi.
Sumber:
🌐 https://twitter.com/fzmhm12121/status/900066327808880645
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
بشرنا رسول الله لمن حج أو كبر أو هلل في العشر من ذي لحجة
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyampaikan kabar gembira bagi orang yang sedang berhaji atau orang yang bertakbir, bertahlil, pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
▪Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَا أَهَلَّ مُهِلٌّ قَطُّ؛ إِلَّا بُشِّرَ، وَلَا كَبَّرَ مُكَبِّرٌ قَطُّ؛ إِلَّا بُشِّرَ
"Tidaklah seseorang yang mengucapkan kalimat Tahlil kecuali dia akan mendapatkan kabar gembira. Tidaklah seseorang mengucapkan kalimat Takbir, kecuali mendapatkan kabar gembira".
Ada seseorang bertanya:
يَا رَسُولَ اللَّهِ! بِالْجَنَّةِ ؟
"Wahai Rasulullah, apakah kabar gembira sebagai penghuni surga?."
Beliau menjawab, "Iya."
📚 Hadits dihasankan oleh al-Albany dalam Shahih al-Jami' no. 5569. As-Shahihah no. 1621. Shahih at-Targhib no. 1137
🌅 Ya Allah jadikanlah kami termasuk penghuni Surga Firdaus yang tertinggi.
Sumber:
🌐 https://twitter.com/fzmhm12121/status/900066327808880645
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✋🏼🌓🌹🌷 KEBANYAKAN MANUSIA MELALAIKAN KEUTAMAAN AWAL BULAN DZULHIJJAH
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
العمل الصالح في أيام عشر ذي الحجة -ومِنْ ذلك الصوم- أَحَب إلى الله من العمل الصالح في العشر الأواخر من رمضان.
"Amal shalih di sepuluh hari (di awal) bulan Dzulhijjah -diantaranya puasa- lebih dicintai oleh Allah dibandingkan amal shalih di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan.
ومع ذلك: فالأيام العشر من ذي الحجة الناس في غفلةٍ عنها، تَمُرُّ والناس على عاداتهم لا تجد زيادة في قراءة القرآن ولا العبادات الأخرى، بل حتى التكبير بعضهم يشح به.
Walaupun demikian, terhadap sepuluh hari (di awal) bulan Dzulhijjah ini manusia melalaikannya. Hari-hari tersebut berlalu sementara manusia seperti kebiasaan mereka, engkau tidak menjumpai ada peningkatan dalam membaca al-Qur'an maupun ibadah-ibadah yang lainnya, bahkan untuk sekedar bertakbir saja sebagian mereka ada yang kikir untuk melakukannya."
📚 Asy-Syarhul Mumti', jilid 6 hlm. 470
Sumber:
ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
العمل الصالح في أيام عشر ذي الحجة -ومِنْ ذلك الصوم- أَحَب إلى الله من العمل الصالح في العشر الأواخر من رمضان.
"Amal shalih di sepuluh hari (di awal) bulan Dzulhijjah -diantaranya puasa- lebih dicintai oleh Allah dibandingkan amal shalih di sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan.
ومع ذلك: فالأيام العشر من ذي الحجة الناس في غفلةٍ عنها، تَمُرُّ والناس على عاداتهم لا تجد زيادة في قراءة القرآن ولا العبادات الأخرى، بل حتى التكبير بعضهم يشح به.
Walaupun demikian, terhadap sepuluh hari (di awal) bulan Dzulhijjah ini manusia melalaikannya. Hari-hari tersebut berlalu sementara manusia seperti kebiasaan mereka, engkau tidak menjumpai ada peningkatan dalam membaca al-Qur'an maupun ibadah-ibadah yang lainnya, bahkan untuk sekedar bertakbir saja sebagian mereka ada yang kikir untuk melakukannya."
📚 Asy-Syarhul Mumti', jilid 6 hlm. 470
Sumber:
ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌻📅🔊 BANYAK BERTAKBIR DI BULAN DZULHIJJAH
Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata,
"Adapun pada 'Id an Nahr (hari kurban) disunnahkan takbir di awal bulan Dzul Hijjah. Sejak awal bulan Dzul Hijjah hingga akhir hari ke-13 yakni selama 13 hari. Seluruhnya tempat takbir."
📑 Lafadh Takbir:
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر ولله الحمد،
atau
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد،
atau
الله أكبر كبيرًا، والحمد لله كثيرا، وسبحان الله بكرة وأصيلا
https://binbaz.org.sa/fatwas/15812/%D8%B5%D9%8A%D8%BA%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%83%D8%A8%D9%8A%D8%B1-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%8A%D8%AF%D9%8A%D9%86
📖 Fatawa Nurun 'Alaa ad Darb
أما في عيد النحر فيستحب التكبير من أول شهر ذي الحجة، من أول شهر الحجة إلى نهاية اليوم الثالث عشر، ثلاثة عشر يوماً، كلها محل تكبير.
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata,
"Adapun pada 'Id an Nahr (hari kurban) disunnahkan takbir di awal bulan Dzul Hijjah. Sejak awal bulan Dzul Hijjah hingga akhir hari ke-13 yakni selama 13 hari. Seluruhnya tempat takbir."
📑 Lafadh Takbir:
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر ولله الحمد،
atau
الله أكبر الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد،
atau
الله أكبر كبيرًا، والحمد لله كثيرا، وسبحان الله بكرة وأصيلا
https://binbaz.org.sa/fatwas/15812/%D8%B5%D9%8A%D8%BA%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%AA%D9%83%D8%A8%D9%8A%D8%B1-%D9%81%D9%8A-%D8%A7%D9%84%D8%B9%D9%8A%D8%AF%D9%8A%D9%86
📖 Fatawa Nurun 'Alaa ad Darb
أما في عيد النحر فيستحب التكبير من أول شهر ذي الحجة، من أول شهر الحجة إلى نهاية اليوم الثالث عشر، ثلاثة عشر يوماً، كلها محل تكبير.
Sumber:
@ukhwh
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📊📈 AMAL SHALIH AKAN MENINGKAT TAJAM PAHALANYA DALAM BEBERAPA HARI KE DEPAN
Tepatnya, saat memasuki 01 dzulhijjah nanti. Simaklah beberapa hadits berikut ini dengan sedikit ulasannya.
- Dari Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
" Tidak ada hari-hari untuk berbuat amal shalih yang lebih Allah cintai melebihi sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah."
Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah, sekalipun dibanding Jihad fi sabilillah?
Rasulullah ﷺ menjawab: "Sekalipun jihad fi sabilillah, kecuali seseorang yang pergi berjihad dengan harta dan jiwanya lalu tidak kembali sedikitpun dengan membawa keduanya." HR. Al-Bukhari, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi (ini lafazh dalam Jami' at-Tirmidzi)
Hadits ini datang dalam beberapa redaksi, yang secara keseluruhan memberikan faedah akan besarnya pahala amal shalih apapun yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah. Yang bahkan, lebih utama ketimbang jihad sekalipun.
✅ RIWAYAT LAIN YANG SEMISAL HADITS INI
- Dari Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
ما من عملٍ أزْكَى عندَ اللهِ عزَّ وجلَّ ولا أعظمَ أجرًا من خيرٍ يعملُهُ في عَشْرِ الأضحَى
"Tidak ada satu amalan pun yang lebih suci di sisi Allah dan lebih besar pahalanya; melebihi amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah..." SANADNYA HASAN- (Al-Irwa', III/398) HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman
- Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
أفضلُ أيامِ الدُّنيا العشرُ – يعني : عشرَ ذي الحِجَّةِ - . قيل : ولا مثلهنَّ في سبيلِ اللهِ ؟ قال : ولا مثلهنَّ في سبيلِ اللهِ ، إلا رجلٌ عفَّر وجهَه بالتُّرابِ .
"Hari yang paling utama di dunia ialah sepuluh hari pertama dzulhijjah."
Lantas ada yang bertanya pada beliau, 'Tidak juga sebanding jika dengan jihad fi sabilillah?'
"Tetap tidak sebanding dengan jihad fi sabilillah. Kecuali jihadnya orang yang sampai meninggal dunia." -SHAHIH LI GHAIRIHI- (Shahih At-Targhib, 1150) HR. Al-Bazzaar
✅ DAN TAHUKAH KITA SEBESAR APA PAHALA JIHAD ITU?
Bacalah hadits di bawah ini untuk sedikit memberikan gambaran.
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau menyatakan,
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَ: دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يَعْدِلُ الجِهَادَ؟
Ada seseorang yang datang pada Rasulullah ﷺ lalu mengatakan, 'Sampaikanlah pada saya sebuah amalan yang sebanding dengan jihad (pahalanya)?'
Maka Rasulullah ﷺ menjawab,
لاَ أَجِدُه
"Tidak ada."
Beliau ﷺ lalu menambahkan,
هَلْ تَسْتَطِيعُ إِذَا خَرَجَ المُجَاهِدُ أَنْ تَدْخُلَ مَسْجِدَكَ فَتَقُومَ وَلاَ تَفْتُرَ، وَتَصُومَ وَلاَ تُفْطِرَ؟
"Sanggupkah kamu jika orang yang berjihad pergi berjihad lantas kamu masuk ke tempat ibadahmu dan shalat tanpa berhenti juga berpuasa tanpa berbuka?"
Orang itu menjawab,
وَمَنْ يَسْتَطِيعُ ذَلِكَ؟
"Siapa yang bisa seperti itu..?" HR. Al-Bukhari (2785)
Bersama dengan pahala jihad yang sebesar ini, kita nyatanya diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa meraih pahala yang bahkan lebih besar dari jihad (kecuali jihad yang hingga mati syahid).
Apalagi jika bukan dengan amal shalih yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah. Semoga Allah membantu kita untuk senantiasa berada di atas jalan ketaatan kepada-Nya.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Tepatnya, saat memasuki 01 dzulhijjah nanti. Simaklah beberapa hadits berikut ini dengan sedikit ulasannya.
- Dari Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
" Tidak ada hari-hari untuk berbuat amal shalih yang lebih Allah cintai melebihi sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah."
Para sahabat bertanya, wahai Rasulullah, sekalipun dibanding Jihad fi sabilillah?
Rasulullah ﷺ menjawab: "Sekalipun jihad fi sabilillah, kecuali seseorang yang pergi berjihad dengan harta dan jiwanya lalu tidak kembali sedikitpun dengan membawa keduanya." HR. Al-Bukhari, Abu Dawud, dan at-Tirmidzi (ini lafazh dalam Jami' at-Tirmidzi)
Hadits ini datang dalam beberapa redaksi, yang secara keseluruhan memberikan faedah akan besarnya pahala amal shalih apapun yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah. Yang bahkan, lebih utama ketimbang jihad sekalipun.
✅ RIWAYAT LAIN YANG SEMISAL HADITS INI
- Dari Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
ما من عملٍ أزْكَى عندَ اللهِ عزَّ وجلَّ ولا أعظمَ أجرًا من خيرٍ يعملُهُ في عَشْرِ الأضحَى
"Tidak ada satu amalan pun yang lebih suci di sisi Allah dan lebih besar pahalanya; melebihi amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah..." SANADNYA HASAN- (Al-Irwa', III/398) HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman
- Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, Rasulullah ﷺ bersabda,
أفضلُ أيامِ الدُّنيا العشرُ – يعني : عشرَ ذي الحِجَّةِ - . قيل : ولا مثلهنَّ في سبيلِ اللهِ ؟ قال : ولا مثلهنَّ في سبيلِ اللهِ ، إلا رجلٌ عفَّر وجهَه بالتُّرابِ .
"Hari yang paling utama di dunia ialah sepuluh hari pertama dzulhijjah."
Lantas ada yang bertanya pada beliau, 'Tidak juga sebanding jika dengan jihad fi sabilillah?'
"Tetap tidak sebanding dengan jihad fi sabilillah. Kecuali jihadnya orang yang sampai meninggal dunia." -SHAHIH LI GHAIRIHI- (Shahih At-Targhib, 1150) HR. Al-Bazzaar
✅ DAN TAHUKAH KITA SEBESAR APA PAHALA JIHAD ITU?
Bacalah hadits di bawah ini untuk sedikit memberikan gambaran.
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, beliau menyatakan,
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَقَالَ: دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يَعْدِلُ الجِهَادَ؟
Ada seseorang yang datang pada Rasulullah ﷺ lalu mengatakan, 'Sampaikanlah pada saya sebuah amalan yang sebanding dengan jihad (pahalanya)?'
Maka Rasulullah ﷺ menjawab,
لاَ أَجِدُه
"Tidak ada."
Beliau ﷺ lalu menambahkan,
هَلْ تَسْتَطِيعُ إِذَا خَرَجَ المُجَاهِدُ أَنْ تَدْخُلَ مَسْجِدَكَ فَتَقُومَ وَلاَ تَفْتُرَ، وَتَصُومَ وَلاَ تُفْطِرَ؟
"Sanggupkah kamu jika orang yang berjihad pergi berjihad lantas kamu masuk ke tempat ibadahmu dan shalat tanpa berhenti juga berpuasa tanpa berbuka?"
Orang itu menjawab,
وَمَنْ يَسْتَطِيعُ ذَلِكَ؟
"Siapa yang bisa seperti itu..?" HR. Al-Bukhari (2785)
Bersama dengan pahala jihad yang sebesar ini, kita nyatanya diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa meraih pahala yang bahkan lebih besar dari jihad (kecuali jihad yang hingga mati syahid).
Apalagi jika bukan dengan amal shalih yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah. Semoga Allah membantu kita untuk senantiasa berada di atas jalan ketaatan kepada-Nya.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌏💫 MENGGALI LEBIH DALAM KANDUNGAN HADITS KEUTAMAAN AMAL DI SEPULUH PERTAMA DZULHIJJAH
Sudah lalu bersama kita beberapa lafazh haditsnya. Di antaranya,
ما من عملٍ أزْكَى عندَ اللهِ عزَّ وجلَّ ولا أعظمَ أجرًا من خيرٍ يعملُهُ في عَشْرِ الأضحَى
"Tidak ada satu amalan pun yang lebih suci di sisi Allah dan lebih besar pahalanya; melebihi amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah..." SANADNYA HASAN- (Al-Irwa', III/398) HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman
Sebagai upaya untuk memaksimalkan hari-hari besok, mari bersama kita kaji lebih dalam kandungannya.
✅ AMAL SHALIH APA YANG KEUTAMAANNYA BERLIPAT BAHKAN MELEBIHI JIHAD ITU?
Dalam riwayat hadits di atas, Nabi ﷺ menyebutkan amal shalih begitu saja, tanpa menerangkan amal shalih jenis apakah itu. Yang itu bermakna, semua amal shalih tanpa terkecuali.
▫ Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata,
وقد دل حديث ابن عباس على مضاعفة جميع الأعمال الصالحة في العشر من غير استثناء شيء منها
"Hadits Abdullah bin 'Abbas menunjukkan bahwa pahala seluruh amal shalih yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah jadi berlipat ganda tanpa terkecuali." (Latha-if al-Ma'arif, hlm. 460)
Pun demikian yang diterangkan oleh Asy-Syaikh Al-'Utsaimin rahimahullah, beliau menuturkan,
وقوله العمل الصالح يشمل الصلاة والصدقة والصيام والذكر والتكبير وقراءة القرآن وبر الوالدين وصلة الأرحام والإحسان إلى الخلق وحسن الجوار وغير ذلك ... كل الأعمال الصالحة.
"Sabda Nabi Muhammad ﷺ dalam hadits 'amal shalih' : mencakup amalan shalat, sedekah, puasa, dzikir, takbir, membaca Alquran, berbakti pada kedua orangtua, menyambung silaturrahmi, berbuat baik pada orang lain, pada tetangga, dan lain-lain.. Intinya semua amal shalih."
(Syarah Riyadhus Shalihin, V/303)
✅ APAKAH PUASA JUGA MASUK?
Tentu saja, sebagaimana telah kita lewati bersama keterangan para ulama di atas tentang masuknya semua jenis amal shalih tanpa terkecuali saat dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah.
Hanya saja memang, untuk syari'at berpuasa tidak sampai tanggal sepuluh dzulhijjah. Sebab itu adalah hari raya, hari yang diharamkan untuk berpuasa padanya.
▫ Imam Nawawi rahimahullah mengatakan,
هِيَ مستحبة استحبابا شديدا لاسيما التَّاسِعُ مِنْهَا وَهُوَ يَوْمُ عَرَفَةَ
"Puasa di sembilan hari pertama dzulhijjah ialah sunnah yang sangat ditekankan. Terlebih lagi tanggal sembilannya, yaitu hari arafah." (Al-Minhaj, VIII/71)
✅ CARA BERPUASA DI SEMBILAN HARI PERTAMA DZULHIJJAH
Sama, seperti puasa pada umumnya. Sunnah-sunnahnya, wajib-wajib, dan rukun-rukunnya sama seperti puasa lain. Untuk masalah niat, cukup dia niatkan dalam hati untuk melaksanakan puasa pada awal dzulhijjah.
Benarkah itu sudah mencukupi? Ya benar. Tidak ada lafazh niat yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ pada kita saat menjalankan ibadah, ibadah bersuci, shalat, puasa, zakat, dan seterusnya. Intinya ialah yang ada di dalam hati. Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
"Sesungguhnya tiap amal tergantung niatnya. Dan tiap orang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya." HR Al-Bukhari (1) dan Muslim (1907)
▫ Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah, saat menjelaskan makna niat puasa (konteksnya puasa ramadhan namun juga berlaku pada puasa lainnya) menyatakan,
ومعنى النية القصد، وهو اعتقاد القلب فعل شيء، وعزمه عليه، من غير تردد، فمتى خطر بقلبه في الليل أن غدا من رمضان، وأنه صائم فيه، فقد نوى
"Makna niat adalah bermaksud. Yaitu bertekad dalam hati untuk melakukan sesuatu tanpa keraguan. Jika dia sudah tahu bahwa besok ramadhan dan dia akan berpuasa besok; dengan itu dia telah berniat."
(Al-Mughni, IV/337)
Jadi sebenarnya, berniat bukanlah hal yang sulit. Saat kita tahu besok termasuk sembilan hari pertama dzulhijjah; kemudian kita bertekad untuk puasa maka itulah niat kita.
Meski memang sederhana tapi dia sangat memengaruhi hasil yang didapat seorang hamba.
Jika niatnya ikhlas maka besarlah hasil yang didapatnya. Jika tidak ikhlas; maka sia-sialah amal shalih yang dikerjakannya.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/Sa
Sudah lalu bersama kita beberapa lafazh haditsnya. Di antaranya,
ما من عملٍ أزْكَى عندَ اللهِ عزَّ وجلَّ ولا أعظمَ أجرًا من خيرٍ يعملُهُ في عَشْرِ الأضحَى
"Tidak ada satu amalan pun yang lebih suci di sisi Allah dan lebih besar pahalanya; melebihi amalan yang dilakukan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah..." SANADNYA HASAN- (Al-Irwa', III/398) HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman
Sebagai upaya untuk memaksimalkan hari-hari besok, mari bersama kita kaji lebih dalam kandungannya.
✅ AMAL SHALIH APA YANG KEUTAMAANNYA BERLIPAT BAHKAN MELEBIHI JIHAD ITU?
Dalam riwayat hadits di atas, Nabi ﷺ menyebutkan amal shalih begitu saja, tanpa menerangkan amal shalih jenis apakah itu. Yang itu bermakna, semua amal shalih tanpa terkecuali.
▫ Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata,
وقد دل حديث ابن عباس على مضاعفة جميع الأعمال الصالحة في العشر من غير استثناء شيء منها
"Hadits Abdullah bin 'Abbas menunjukkan bahwa pahala seluruh amal shalih yang dikerjakan pada sepuluh hari pertama dzulhijjah jadi berlipat ganda tanpa terkecuali." (Latha-if al-Ma'arif, hlm. 460)
Pun demikian yang diterangkan oleh Asy-Syaikh Al-'Utsaimin rahimahullah, beliau menuturkan,
وقوله العمل الصالح يشمل الصلاة والصدقة والصيام والذكر والتكبير وقراءة القرآن وبر الوالدين وصلة الأرحام والإحسان إلى الخلق وحسن الجوار وغير ذلك ... كل الأعمال الصالحة.
"Sabda Nabi Muhammad ﷺ dalam hadits 'amal shalih' : mencakup amalan shalat, sedekah, puasa, dzikir, takbir, membaca Alquran, berbakti pada kedua orangtua, menyambung silaturrahmi, berbuat baik pada orang lain, pada tetangga, dan lain-lain.. Intinya semua amal shalih."
(Syarah Riyadhus Shalihin, V/303)
✅ APAKAH PUASA JUGA MASUK?
Tentu saja, sebagaimana telah kita lewati bersama keterangan para ulama di atas tentang masuknya semua jenis amal shalih tanpa terkecuali saat dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah.
Hanya saja memang, untuk syari'at berpuasa tidak sampai tanggal sepuluh dzulhijjah. Sebab itu adalah hari raya, hari yang diharamkan untuk berpuasa padanya.
▫ Imam Nawawi rahimahullah mengatakan,
هِيَ مستحبة استحبابا شديدا لاسيما التَّاسِعُ مِنْهَا وَهُوَ يَوْمُ عَرَفَةَ
"Puasa di sembilan hari pertama dzulhijjah ialah sunnah yang sangat ditekankan. Terlebih lagi tanggal sembilannya, yaitu hari arafah." (Al-Minhaj, VIII/71)
✅ CARA BERPUASA DI SEMBILAN HARI PERTAMA DZULHIJJAH
Sama, seperti puasa pada umumnya. Sunnah-sunnahnya, wajib-wajib, dan rukun-rukunnya sama seperti puasa lain. Untuk masalah niat, cukup dia niatkan dalam hati untuk melaksanakan puasa pada awal dzulhijjah.
Benarkah itu sudah mencukupi? Ya benar. Tidak ada lafazh niat yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ pada kita saat menjalankan ibadah, ibadah bersuci, shalat, puasa, zakat, dan seterusnya. Intinya ialah yang ada di dalam hati. Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
"Sesungguhnya tiap amal tergantung niatnya. Dan tiap orang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya." HR Al-Bukhari (1) dan Muslim (1907)
▫ Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah, saat menjelaskan makna niat puasa (konteksnya puasa ramadhan namun juga berlaku pada puasa lainnya) menyatakan,
ومعنى النية القصد، وهو اعتقاد القلب فعل شيء، وعزمه عليه، من غير تردد، فمتى خطر بقلبه في الليل أن غدا من رمضان، وأنه صائم فيه، فقد نوى
"Makna niat adalah bermaksud. Yaitu bertekad dalam hati untuk melakukan sesuatu tanpa keraguan. Jika dia sudah tahu bahwa besok ramadhan dan dia akan berpuasa besok; dengan itu dia telah berniat."
(Al-Mughni, IV/337)
Jadi sebenarnya, berniat bukanlah hal yang sulit. Saat kita tahu besok termasuk sembilan hari pertama dzulhijjah; kemudian kita bertekad untuk puasa maka itulah niat kita.
Meski memang sederhana tapi dia sangat memengaruhi hasil yang didapat seorang hamba.
Jika niatnya ikhlas maka besarlah hasil yang didapatnya. Jika tidak ikhlas; maka sia-sialah amal shalih yang dikerjakannya.
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/Sa
✅ APAKAH MESTI SEMBILAN HARI BERTURUT-TURUT?
Tidak. Hukum puasanya adalah sunnah. Sehingga tidak ada keharusan untuk dikerjakan terus-menerus. Fadhilah yang tersebut dalam hadits Ibnu 'Abbas tetap dia dapatkan meskipun dia hanya berpuasa satu atau dua kali saja.
✅ BOLEHKAH MELAKUKAN PUASA ITU DI HARI JUM'AT SAJA
Boleh apabila tujuan dia bukan untuk mengkhususkan hari Jum'at. Tapi sebatas -umpamanya- karena hari Jum'at itulah yang dia bisa luang untuk menjalankan puasa dzulhijjah-nya.
Adapun jika dia menyengaja untuk puasa di hari Jum'at, menganggapnya sebagai hari khusus maka ini tidak boleh. Berdasarkan pada sabda Nabi Muhammad ﷺ,
لَا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي، وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ
"Jangan kalian mengkhususkan malam Jum'at untuk shalat malam sedang malam lainnya tidak. Dan jangan kalian mengkhususkan hari Jum'at untuk puasa sedang hari lainnya tidak." HR. Al-Bukhari (1985) dan Muslim (1144) dan ini lafazh Muslim
Ini dalil bahwa larangan tertuju pada orang yang bermaksud mengkhususkan hari Jum'at. (baca Majmu' Fatawa Ibn Baaz, XV/415)
✅ APAKAH RASULULLAH ﷺ JUGA PUASA PADA SEMBILAN HARI PERTAMA DZULHIJJAH?
Ya. Terdapat riwayat dalam al-Mujtaba (2372) oleh Imam an-Nasa'i, dari hadits sebagian Istri Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَتِسْعًا مِنْ ذِي الْحِجَّةِ..
"Sesungguhnya Nabi ﷺ biasa puasa asyura dan sembilan hari awal di bulan dzulhijjah..." -SHAHIH- (Shahih An-Nasa'i, 2371) Hadits diriwayatkan juga oleh Abu Dawud (2437)
Tapi bagaimana dengan keberadaan hadits dalam riwayat Muslim berikut ini, dari Aisyah radhiyallahu 'anha,
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا فِي الْعَشْرِ قَطُّ
"Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah ﷺ puasa pada sepuluh hari pertama dzulhijjah." HR. Muslim (1176)
Sepintas hadits ini mengesankan bahwa Nabi ﷺ tidak puasa pada sembilan hari pertama dzulhijjah. Nampak bertentangan dengan hadits sebelumnya.
▫ Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (VIII/71-72) menerangkan bahwa makna ucapan Aisyah bahwa Nabi tidak berpuasa pada sembilan hari tersebut memiliki beberapa kemungkinan. Seperti:
- Nabi ﷺ tidak puasa disebabkan sakit atau pas sedang safar.
- Atau dikarenakan Aisyah radhiyallahu 'anha tidak melihat Nabi ﷺ berpuasa di waktu tersebut.
Yang mana keterangan dari Aisyah tidaklah berarti bahwa Nabi ﷺ memang tidak berpuasa. Kemungkinan ini bisa kita ambil berdasarkan adanya keterangan jelas bahwa Nabi ﷺ berpuasa pada hari-hari itu (lihat HR. An-Nasa'i 2372 dan Abu Dawud 2437 di atas). Wallahu a'lam bish shawab..
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Tidak. Hukum puasanya adalah sunnah. Sehingga tidak ada keharusan untuk dikerjakan terus-menerus. Fadhilah yang tersebut dalam hadits Ibnu 'Abbas tetap dia dapatkan meskipun dia hanya berpuasa satu atau dua kali saja.
✅ BOLEHKAH MELAKUKAN PUASA ITU DI HARI JUM'AT SAJA
Boleh apabila tujuan dia bukan untuk mengkhususkan hari Jum'at. Tapi sebatas -umpamanya- karena hari Jum'at itulah yang dia bisa luang untuk menjalankan puasa dzulhijjah-nya.
Adapun jika dia menyengaja untuk puasa di hari Jum'at, menganggapnya sebagai hari khusus maka ini tidak boleh. Berdasarkan pada sabda Nabi Muhammad ﷺ,
لَا تَخْتَصُّوا لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ بِقِيَامٍ مِنْ بَيْنِ اللَّيَالِي، وَلَا تَخُصُّوا يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِصِيَامٍ مِنْ بَيْنِ الْأَيَّامِ
"Jangan kalian mengkhususkan malam Jum'at untuk shalat malam sedang malam lainnya tidak. Dan jangan kalian mengkhususkan hari Jum'at untuk puasa sedang hari lainnya tidak." HR. Al-Bukhari (1985) dan Muslim (1144) dan ini lafazh Muslim
Ini dalil bahwa larangan tertuju pada orang yang bermaksud mengkhususkan hari Jum'at. (baca Majmu' Fatawa Ibn Baaz, XV/415)
✅ APAKAH RASULULLAH ﷺ JUGA PUASA PADA SEMBILAN HARI PERTAMA DZULHIJJAH?
Ya. Terdapat riwayat dalam al-Mujtaba (2372) oleh Imam an-Nasa'i, dari hadits sebagian Istri Nabi Muhammad ﷺ yang menyatakan,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَتِسْعًا مِنْ ذِي الْحِجَّةِ..
"Sesungguhnya Nabi ﷺ biasa puasa asyura dan sembilan hari awal di bulan dzulhijjah..." -SHAHIH- (Shahih An-Nasa'i, 2371) Hadits diriwayatkan juga oleh Abu Dawud (2437)
Tapi bagaimana dengan keberadaan hadits dalam riwayat Muslim berikut ini, dari Aisyah radhiyallahu 'anha,
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا فِي الْعَشْرِ قَطُّ
"Saya tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah ﷺ puasa pada sepuluh hari pertama dzulhijjah." HR. Muslim (1176)
Sepintas hadits ini mengesankan bahwa Nabi ﷺ tidak puasa pada sembilan hari pertama dzulhijjah. Nampak bertentangan dengan hadits sebelumnya.
▫ Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (VIII/71-72) menerangkan bahwa makna ucapan Aisyah bahwa Nabi tidak berpuasa pada sembilan hari tersebut memiliki beberapa kemungkinan. Seperti:
- Nabi ﷺ tidak puasa disebabkan sakit atau pas sedang safar.
- Atau dikarenakan Aisyah radhiyallahu 'anha tidak melihat Nabi ﷺ berpuasa di waktu tersebut.
Yang mana keterangan dari Aisyah tidaklah berarti bahwa Nabi ﷺ memang tidak berpuasa. Kemungkinan ini bisa kita ambil berdasarkan adanya keterangan jelas bahwa Nabi ﷺ berpuasa pada hari-hari itu (lihat HR. An-Nasa'i 2372 dan Abu Dawud 2437 di atas). Wallahu a'lam bish shawab..
Sumber:
@nasehatetam
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🚇BANYAK BERTAKBIR DARI AWAL BULAN DZULHJIJJAH
[ Tanya ]
Apakah benar disyariatkan untuk banyak bertakbir mulai dari awal bulan Dzulhijjah hingga akhir hari-hari tasyriq? Apa yang dimaksud dengan takbir mutlak dan muqayyad serta pelaksanaannya?
[ Jawab ]
(※) Takbir Mutlak
— adalah bertakbir kapan saja selain seusai shalat dan di mana saja selain tempat yang terlarang (toilet/WC).
(※) Takbir Muqayyad
— adalah bertakbir setelah shalat lima waktu (termasuk shalat Jum’at).
√- Bertakbir di malam dan hari ‘Idul Adha (10 Dzulhijjah), hal itu adalah ijma’ (kesepakatan) ulama. [1]
√- Adapun disyariatkan takbir mutlak pada tanggal 1—9 Dzulhijjah adalah menurut mazhab Ahmad.
Pendapat ini yang dirajihkan (dikuatkan) oleh Ibnu Qudamah, Ibnu Taimiyah, Ibnu Baz, dan al-‘Utsaimin. Yang masyhur pada mazhab Hanbali, disyariatkan bertakbir meskipun seseorang tidak melihat hewan-hewan kurban yang akan disembelih.
Baca faedah selengkapnya di:
http://forumsalafy.net/banyak-bertakbir-dari-awal-dzulhijjah/
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
[ Tanya ]
Apakah benar disyariatkan untuk banyak bertakbir mulai dari awal bulan Dzulhijjah hingga akhir hari-hari tasyriq? Apa yang dimaksud dengan takbir mutlak dan muqayyad serta pelaksanaannya?
[ Jawab ]
(※) Takbir Mutlak
— adalah bertakbir kapan saja selain seusai shalat dan di mana saja selain tempat yang terlarang (toilet/WC).
(※) Takbir Muqayyad
— adalah bertakbir setelah shalat lima waktu (termasuk shalat Jum’at).
√- Bertakbir di malam dan hari ‘Idul Adha (10 Dzulhijjah), hal itu adalah ijma’ (kesepakatan) ulama. [1]
√- Adapun disyariatkan takbir mutlak pada tanggal 1—9 Dzulhijjah adalah menurut mazhab Ahmad.
Pendapat ini yang dirajihkan (dikuatkan) oleh Ibnu Qudamah, Ibnu Taimiyah, Ibnu Baz, dan al-‘Utsaimin. Yang masyhur pada mazhab Hanbali, disyariatkan bertakbir meskipun seseorang tidak melihat hewan-hewan kurban yang akan disembelih.
Baca faedah selengkapnya di:
http://forumsalafy.net/banyak-bertakbir-dari-awal-dzulhijjah/
Sumber:
@ForumSalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🌸INFO KHUSUS KAJIAN
UMMAHAT & AKHWAT
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam Ilmiyah Ahlus Sunnah Salafiyyin kota palembang dan sekitarnya..
🕰 BESOK ...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00-
11.30 WIB
Tema:
~~~~~~~~~~~~~~~~
🌺"BILA WANITA BAIK
SEJAHTERALAH DUNIA
~~~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD
DAWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS UMMAHAT/AKHAWAT, GRATIS
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kita:
t.me/salafypalembang
🌏 Website kita :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara :
Yayasan Mutiara Ilmu
Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum
UMMAHAT & AKHWAT
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
بـــــسم اللّــــە الرّحمن الرّحيــــم
📚 H A D I R I L A H
~~~~~~~~~~~~~~~~
kajian Rutin Islam Ilmiyah Ahlus Sunnah Salafiyyin kota palembang dan sekitarnya..
🕰 BESOK ...!
SABTU PAGI
Mulai jam10.00-
11.30 WIB
Tema:
~~~~~~~~~~~~~~~~
🌺"BILA WANITA BAIK
SEJAHTERALAH DUNIA
~~~~~~~~~~~~~~~~
InsyaAllah, bersama:
🎙AL-USTADZ MUHAMMAD
DAWAM Hafizhahullah
🏠 Tempat :
RUMAH BELAJAR MUSLIMAH
Kenten City, Komp. Kenten indah blok F13,
https://goo.gl/maps/UAJsVPktvxJ2
📌 Peserta :
UMUM, KHUSUS UMMAHAT/AKHAWAT, GRATIS
✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
لتعلم كل امرأة أنها لن تصل إلى الصلاح إﻻ بالعلم، وما أعنيه بالعلم هو العلم الشرعي.
"Hendaklah semua wanita mengetahui bahwa dia tidak akan bisa mencapai keshalihan (tidak mungkin menjadi wanita shalihah) kecuali dengan ilmu, dan yang saya maksud dengan ilmu adalah ilmu syar'i."
(Dauratul Mar'ah, hal. 7.)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
َمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ
“Barangsiapa yang menempuh satu jalan untuk mendapatkan ilmu, maka Allah memudahkan baginya jalan menuju jannah.”
(HR.Muslim,2699)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔇Himbauan untuk menyampaikan informasi ini kepada saudara saudara kita yang belum mengetahui
📜 Rasulullah ﷺ bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِه
"Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka dia mendapatkan pahala semisal dengan orang yang melakukannya."
(Shahih, HR.Muslim dalam Shahihnya)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
☎ Info kajian :
081271627766
📮Telegram kita:
t.me/salafypalembang
🌏 Website kita :
www.salafypalembang.com
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📂Penyelenggara :
Yayasan Mutiara Ilmu
Syar'i Palembang
Baarakallahu fiikum