🚇 AL-IEDIYYAH : HUKUM MEMBERI UANG KEPADA ANAK-ANAK KETIKA IDUL FITHRI DAN IDUL ADHA
[ Pertanyaan ]
"Di keluarga kami, ada anak-anak kecil yang menurut kebiasaan di negeri kami, kami memberi mereka pada hari Ied, baik Iedul Fitri maupun Iedul Adh-ha, sesuatu yang dinamai "Al-Iediyyah", yakni sejumlah kecil uang.
Hal ini bertujuan untuk menimbulkan kegembiraan dalam hati mereka.
Apakah "Al-Iediyyah" semisal ini termasuk bid'ah ataukah tidak mengapa untuk dilakukan?
Sampaikanlah faidah kepada kami, semoga Allah menambahkan faedah bagi Anda..
[ Jawab ]
❱ Yang demikian itu TIDAK MENGAPA, bahkan hal itu termasuk kebiasaan yang BAIK.
❞ Membangkitkan kegembiraan kepada muslim yang lain, baik orang dewasa maupun anak kecil, ini adalah sebuah perbuatan yang dianjurkan oleh syariat yang suci ini.
Wa billaahit taufiq. Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam-Nya kepada Nabi kita, Muhammad, kepada keluarga dan sahabat beliau.
Al-Lajnah Ad-Daimah Li al-Buhuts Al-'Ilmiyah wa al-Ifta' Ketua: 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz
(Fatwa no. 20195)
Sumber:
@ManhajulAnbiya
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
[ Pertanyaan ]
"Di keluarga kami, ada anak-anak kecil yang menurut kebiasaan di negeri kami, kami memberi mereka pada hari Ied, baik Iedul Fitri maupun Iedul Adh-ha, sesuatu yang dinamai "Al-Iediyyah", yakni sejumlah kecil uang.
Hal ini bertujuan untuk menimbulkan kegembiraan dalam hati mereka.
Apakah "Al-Iediyyah" semisal ini termasuk bid'ah ataukah tidak mengapa untuk dilakukan?
Sampaikanlah faidah kepada kami, semoga Allah menambahkan faedah bagi Anda..
[ Jawab ]
❱ Yang demikian itu TIDAK MENGAPA, bahkan hal itu termasuk kebiasaan yang BAIK.
❞ Membangkitkan kegembiraan kepada muslim yang lain, baik orang dewasa maupun anak kecil, ini adalah sebuah perbuatan yang dianjurkan oleh syariat yang suci ini.
Wa billaahit taufiq. Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam-Nya kepada Nabi kita, Muhammad, kepada keluarga dan sahabat beliau.
Al-Lajnah Ad-Daimah Li al-Buhuts Al-'Ilmiyah wa al-Ifta' Ketua: 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz
(Fatwa no. 20195)
Sumber:
@ManhajulAnbiya
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
⁉️🔰 KAPAN DILARANG MEMAKAI SANDAL SAMBIL BERDIRI ?
🔰 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seseorang memakai sandal sambil berdiri.
[Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah : 2/339]
🎙 Al 'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah mengatakan :
"Larangan ini berlaku pada sandal yang memerlukan penanganan saat memasukannya pada kaki. Karena seseorang seandainya memakai sandal sambil berdiri sementara sandalnya membutuhkan penanganan itu maka bisa saja dia terjatuh saat mengangkat kakinya untuk membetulkan sandalnya.
Adapun sandal-sandal yang dikenal sekarang maka TIDAK MENGAPA seseorang memakainya sambil berdiri, dan itu tidak termasuk dalam larangan ini. Karena sandal-sandal kita yang ada ini mudah untuk melepasnya dan memakainya.
🌷 Wallahul Muwaffiq."
📖 [Syarh Riyadhish Shalihin : 6/388]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembng.com
📚 Sumber :
http://walis-net.blogspot.com/2016/01/kapan-dilarang-memakai-sandal-sambil.html?m=1
📮WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
🔰 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seseorang memakai sandal sambil berdiri.
[Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah : 2/339]
🎙 Al 'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah mengatakan :
"Larangan ini berlaku pada sandal yang memerlukan penanganan saat memasukannya pada kaki. Karena seseorang seandainya memakai sandal sambil berdiri sementara sandalnya membutuhkan penanganan itu maka bisa saja dia terjatuh saat mengangkat kakinya untuk membetulkan sandalnya.
Adapun sandal-sandal yang dikenal sekarang maka TIDAK MENGAPA seseorang memakainya sambil berdiri, dan itu tidak termasuk dalam larangan ini. Karena sandal-sandal kita yang ada ini mudah untuk melepasnya dan memakainya.
🌷 Wallahul Muwaffiq."
📖 [Syarh Riyadhish Shalihin : 6/388]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembng.com
📚 Sumber :
http://walis-net.blogspot.com/2016/01/kapan-dilarang-memakai-sandal-sambil.html?m=1
📮WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
🌸🕌💐🌺 HARI RAYA KAUM MU'MININ DI SURGA
✍ Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:
"Adapun hari raya kaum mu'minin di Surga adalah hari-hari ketika mereka mengunjungi Rabb-nya. Maka mereka mengunjungi-Nya, kemudian Dia pun memuliakan mereka dengan sebesar-sebesar pemuliaan dan menampakkan diri-Nya kepada mereka, sehingga mereka pun melihat-Nya, dan tidaklah mereka diberi sesuatu yang lebih disukai daripada hal itu.
Inilah makna Az-Ziyadah yang disebutkan oleh Allah:
{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )
"Bagi mereka yang telah berbuat Ihsan akan mendapatkan Al-Husna -yaitu surga- dan Az-Ziyadah".
📚 Lathoiful Ma'arif 1/278.
✍🏻قال الإمام ابن رجب الحنبلي رحمه الله :
👈🏻( وأما أعياد المؤمنين في الجنة
فهي أيام زيارتهم لربهم عز وجل ،
فيزورونه ويكرمهم غاية الكرامة ،
ويتجلى لهم ،
وينظرون إليه ،
فما أعطاهم شيئاً
هو أحب إليهم من ذلك ؛
وهو الزيادة التي قال الله تعالى فيها :
{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )
📕( لطائف المعارف : ٢٧٨/١)
🥀رحم الله أمواتنا وأموات المسلمين..🥀
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
✍ Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:
"Adapun hari raya kaum mu'minin di Surga adalah hari-hari ketika mereka mengunjungi Rabb-nya. Maka mereka mengunjungi-Nya, kemudian Dia pun memuliakan mereka dengan sebesar-sebesar pemuliaan dan menampakkan diri-Nya kepada mereka, sehingga mereka pun melihat-Nya, dan tidaklah mereka diberi sesuatu yang lebih disukai daripada hal itu.
Inilah makna Az-Ziyadah yang disebutkan oleh Allah:
{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )
"Bagi mereka yang telah berbuat Ihsan akan mendapatkan Al-Husna -yaitu surga- dan Az-Ziyadah".
📚 Lathoiful Ma'arif 1/278.
✍🏻قال الإمام ابن رجب الحنبلي رحمه الله :
👈🏻( وأما أعياد المؤمنين في الجنة
فهي أيام زيارتهم لربهم عز وجل ،
فيزورونه ويكرمهم غاية الكرامة ،
ويتجلى لهم ،
وينظرون إليه ،
فما أعطاهم شيئاً
هو أحب إليهم من ذلك ؛
وهو الزيادة التي قال الله تعالى فيها :
{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )
📕( لطائف المعارف : ٢٧٨/١)
🥀رحم الله أمواتنا وأموات المسلمين..🥀
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
👋❌🤝 HUKUM BERJABAT TANGAN DENGAN LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHRAM
📌 Berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram adalah haram secara mutlak, baik ia adalah seorang yang berusia muda maupun lanjut usia, dengan memakai kain penghalang (seperti : kaos tangan) maupun tidak, ada syahwat maupun tidak ada syahwat.
Hal ini berdasarkan hadits-hadits sahih tentang masalah ini yang sifatnya mutlak.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:
“Sungguh kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu lebih ringan baginya dibanding ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”.
📖 [ Ash-Shahihah 226 ]
🔍 Kata “menyentuh” sifatnya umum, termasuk di dalamnya adalah berjabat tangan.
Bahkan penyebutan kata “berjabat tangan” disebutkan Nabi secara khusus melalui hadits sahih (artinya) :
“…Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan para wanita”.
Bahkan salah satu istri Nabi, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bersumpah :
“…demi Allah, tangan beliau (Nabi) tidak pernah sama sekali menyentuh tangan seorang wanita pun dalam baiat…”
📖 [ Al-Bukhari 4891 ]
💯 Atas dasar ini, apabila ada seorang muslim berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dengan alasan kalbu (hati)nya bersih, tidak ada dorongan syahwat sedikit pun, maka sesungguhnya Nabi yang merupakan manusia yang paling bersih kalbunya tidaklah pernah sama sekali menyentuh tangan wanita yang bukan mahram beliau, sekalipun dalam perkara yang sangat penting, yaitu baiat (janji setia).
Justru sebaliknya, orang yang kalbunya memang bersih tidak akan meremehkan perbuatan haram, termasuk berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 Url : https://daarulihsan.com/494/
📮 WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
📌 Berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram adalah haram secara mutlak, baik ia adalah seorang yang berusia muda maupun lanjut usia, dengan memakai kain penghalang (seperti : kaos tangan) maupun tidak, ada syahwat maupun tidak ada syahwat.
Hal ini berdasarkan hadits-hadits sahih tentang masalah ini yang sifatnya mutlak.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:
“Sungguh kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu lebih ringan baginya dibanding ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”.
📖 [ Ash-Shahihah 226 ]
🔍 Kata “menyentuh” sifatnya umum, termasuk di dalamnya adalah berjabat tangan.
Bahkan penyebutan kata “berjabat tangan” disebutkan Nabi secara khusus melalui hadits sahih (artinya) :
“…Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan para wanita”.
Bahkan salah satu istri Nabi, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bersumpah :
“…demi Allah, tangan beliau (Nabi) tidak pernah sama sekali menyentuh tangan seorang wanita pun dalam baiat…”
📖 [ Al-Bukhari 4891 ]
💯 Atas dasar ini, apabila ada seorang muslim berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dengan alasan kalbu (hati)nya bersih, tidak ada dorongan syahwat sedikit pun, maka sesungguhnya Nabi yang merupakan manusia yang paling bersih kalbunya tidaklah pernah sama sekali menyentuh tangan wanita yang bukan mahram beliau, sekalipun dalam perkara yang sangat penting, yaitu baiat (janji setia).
Justru sebaliknya, orang yang kalbunya memang bersih tidak akan meremehkan perbuatan haram, termasuk berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📚 Url : https://daarulihsan.com/494/
📮 WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
⛔‼💐 TUNDUKKAN PANDANGAN DI HARI IED!
Sebagian sahabat-sahabat Sufyan Ats-Tsauri mengatakan:
"Aku keluar bersama beliau di hari Ied, maka beliau mengatakan:
"Sesungguhnya pertama kali yang kita mulai dengannya pada hari raya kita ini adalah menundukkan pandangan."
📚 AT-Tabshirah libnil Jauzi, hal 106.
::: السّلف وغضّ البصر يوم العيد :::
قَالَ بَعْضُ أَصْحَابِ سُفْيَانَ الثَّوْرِي:
خَرَجْتُ مَعَهُ يَوْمَ عِيدٍ، فَقَالَ:
" إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا غَضُّ الْبَصَرِ"
(التبصرة لابن الجوزي، ص: [106]).
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
Sebagian sahabat-sahabat Sufyan Ats-Tsauri mengatakan:
"Aku keluar bersama beliau di hari Ied, maka beliau mengatakan:
"Sesungguhnya pertama kali yang kita mulai dengannya pada hari raya kita ini adalah menundukkan pandangan."
📚 AT-Tabshirah libnil Jauzi, hal 106.
::: السّلف وغضّ البصر يوم العيد :::
قَالَ بَعْضُ أَصْحَابِ سُفْيَانَ الثَّوْرِي:
خَرَجْتُ مَعَهُ يَوْمَ عِيدٍ، فَقَالَ:
" إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا غَضُّ الْبَصَرِ"
(التبصرة لابن الجوزي، ص: [106]).
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
SAATNYA SALING MENGUNJUNGI....
Bismillah....
Teringat perkataan Ustadz, Hafizhahullah....
"Hari ini /waktu-waktu ini, ana memberi Nasehat kepada antum,, mungkin besok atau lusa, antum yang menasehati ana "
JANGAN menyendiri,, sudah banyak sekali contoh nya, dulu ma'ruf sebagai ikhwah Salafy, sekarang kita tidak tau kabar tentang nya,,
Entah menjadi Musho'afiqoh
Entah menjadi hizby..
Entah menjadi sururi...
Entah menjadi khariji...
Entah menjadi mutalawwin...
Entah menjadi awamunnas lagi...
Sangat banyak contoh nya,, ketika ujian-ujian datang menggoyahkan kekokohan di atas manhaj Salaf...
Sefutur futur kita, :
-Jangan menyendiri...
-Jangan menjauh dari thallabul ilmi..
-Jangan jauh dari Asatidzah, Ikhwah Salafy..
Maa syaa Allah......
Dan sudah banyak Nasehat dari Asatidzah.
Kunjungi lah Saudara mu, & jangan buruk sangka.
-Jika lama tidak hadir di majelis ilmu..
-Jika lama tidak aktif dalam ta'awun dakwah...
-Jika tidak lama terdengar kabar nya....
Ziarahi lah ia...
-Tanya kabar nya....
-Tanya kabar anak-anak & istri nya...
-Tanya lah, ada sesuatu yang bisa di Bantu....
-Motivasi lah untuk kembali bermajelis ilmu...
-Tampak kan lah wajah ceria/berempati....
Baarakallahufiikum....
Karena kita tidak tau, mungkin Saudara kita :
-Sedang ada urusan/permasalahan...
-Sedang mengurus orang tua yang sudah sepuh..
-Atau, mengurusi istri yang sakit...
-Atau, sedang mengalami masalah ekonomi...
Dan semisal nya.
Ikhwanaa Salafiyyin...
Inilah salah satu Momentum Terbaik untuk menjalin kembali Tali Ukhuwah yang terkoyak, yang renggang.
Semoga Allah ta'ala merahmati Kita Semua...
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Dari : Ikhwah Salafiyyin.
(Dengan sedikit Penambahan).
http://t.me/faidahassunnahmanado
Bismillah....
Teringat perkataan Ustadz, Hafizhahullah....
"Hari ini /waktu-waktu ini, ana memberi Nasehat kepada antum,, mungkin besok atau lusa, antum yang menasehati ana "
JANGAN menyendiri,, sudah banyak sekali contoh nya, dulu ma'ruf sebagai ikhwah Salafy, sekarang kita tidak tau kabar tentang nya,,
Entah menjadi Musho'afiqoh
Entah menjadi hizby..
Entah menjadi sururi...
Entah menjadi khariji...
Entah menjadi mutalawwin...
Entah menjadi awamunnas lagi...
Sangat banyak contoh nya,, ketika ujian-ujian datang menggoyahkan kekokohan di atas manhaj Salaf...
Sefutur futur kita, :
-Jangan menyendiri...
-Jangan menjauh dari thallabul ilmi..
-Jangan jauh dari Asatidzah, Ikhwah Salafy..
Maa syaa Allah......
Dan sudah banyak Nasehat dari Asatidzah.
Kunjungi lah Saudara mu, & jangan buruk sangka.
-Jika lama tidak hadir di majelis ilmu..
-Jika lama tidak aktif dalam ta'awun dakwah...
-Jika tidak lama terdengar kabar nya....
Ziarahi lah ia...
-Tanya kabar nya....
-Tanya kabar anak-anak & istri nya...
-Tanya lah, ada sesuatu yang bisa di Bantu....
-Motivasi lah untuk kembali bermajelis ilmu...
-Tampak kan lah wajah ceria/berempati....
Baarakallahufiikum....
Karena kita tidak tau, mungkin Saudara kita :
-Sedang ada urusan/permasalahan...
-Sedang mengurus orang tua yang sudah sepuh..
-Atau, mengurusi istri yang sakit...
-Atau, sedang mengalami masalah ekonomi...
Dan semisal nya.
Ikhwanaa Salafiyyin...
Inilah salah satu Momentum Terbaik untuk menjalin kembali Tali Ukhuwah yang terkoyak, yang renggang.
Semoga Allah ta'ala merahmati Kita Semua...
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
Dari : Ikhwah Salafiyyin.
(Dengan sedikit Penambahan).
http://t.me/faidahassunnahmanado
Mengapa sebagian orang sering merasa gundah gulana, gelisah, dan sedih? Dan bagaimana cara terlepas dari itu semua?
💎Al-Imam Ibnul Qoyyim -rahimahullah- berkata:
"Mengeluh (dengan apa yang telah Allah bagikan dari dunia) adalah pintu kegelisahan, kegundahan, kesedihan, hancurnya hati, jeleknya kondisi, buruknya keadaan, dan berprasangka kepada Allah sesuatu yang sebaliknya dari hak yang dimiliki-Nya (yaitu berprasangka buruk terhadap Allah padahal hak Allah adalah untuk seorang hamba berbaik sangka kepada-Nya.-pent)
Dan ridho (dengan pembagian Allah) akan mengeluarkannya dari itu semua, dan membukakan baginya pintu surga (kenikmatan) dunia sebelum surga di akhirat."
قال الإمام ابن القيم رحمه الله :
"السخط ــ أي بما قسم الله لهم من الدنيا ــ باب الهم والغم والحزن، وشتات القلب، وكسف البال، وسوء الحال، والظن بالله خلاف ما هو أهله.
والرضا يخلّصه من ذلك كله ويفتح له باب جنّة الدنيا قبل جنّة الآخرة"
مدارج السالكين (2/ 200)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📚 Sumber:
Madarijus Salikin 2/200
» https://t.me/fawaidsolo
» https://www.fawaidsolo.com/mengapa-sebagian-orang-sering-merasa-gundah-gulana-gelisah-dan-sedih-dan-bagaimana-cara-terlepas-dari-itu-semua/
⏳ alihbahasa:
Ustadz Abu Laits Fuad Hafizhahullah
💎Al-Imam Ibnul Qoyyim -rahimahullah- berkata:
"Mengeluh (dengan apa yang telah Allah bagikan dari dunia) adalah pintu kegelisahan, kegundahan, kesedihan, hancurnya hati, jeleknya kondisi, buruknya keadaan, dan berprasangka kepada Allah sesuatu yang sebaliknya dari hak yang dimiliki-Nya (yaitu berprasangka buruk terhadap Allah padahal hak Allah adalah untuk seorang hamba berbaik sangka kepada-Nya.-pent)
Dan ridho (dengan pembagian Allah) akan mengeluarkannya dari itu semua, dan membukakan baginya pintu surga (kenikmatan) dunia sebelum surga di akhirat."
قال الإمام ابن القيم رحمه الله :
"السخط ــ أي بما قسم الله لهم من الدنيا ــ باب الهم والغم والحزن، وشتات القلب، وكسف البال، وسوء الحال، والظن بالله خلاف ما هو أهله.
والرضا يخلّصه من ذلك كله ويفتح له باب جنّة الدنيا قبل جنّة الآخرة"
مدارج السالكين (2/ 200)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📚 Sumber:
Madarijus Salikin 2/200
» https://t.me/fawaidsolo
» https://www.fawaidsolo.com/mengapa-sebagian-orang-sering-merasa-gundah-gulana-gelisah-dan-sedih-dan-bagaimana-cara-terlepas-dari-itu-semua/
⏳ alihbahasa:
Ustadz Abu Laits Fuad Hafizhahullah
🌘🌑🌒 BAGAIMANA CARA MENGERJAKAN PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWWAL?
💬 Ibnu Baz -rahimahullah- berkata:7
"Seorang mukmin boleh memilih pada seluruh bulan syawwal dalam melaksanakan puasa tersebut.
🗓 Jika mau ia boleh berpuasa di permulaan bulannya, atau di pertengahannya atau di akhirnya.
📊 Jika mau ia boleh mengerjakannya dengan terpisah dan jika mau dikerjakan langsung secara berurutan."
📚 Al Fatawa (15/390)
❈ كيفية صيام الست من شوال؟
❉ قال ابن باز:
ﻳﺨﺘﺎﺭﻫﺎ اﻟﻤﺆﻣﻦ ﻣﻦ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﺸﻬﺮ، ﻓﺈﺫا ﺷﺎء ﺻﺎﻣﻬﺎ ﻓﻲ ﺃﻭﻟﻪ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺋﻪ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﺁﺧﺮﻩ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎء ﻓﺮﻗﻬﺎ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎء ﺗﺎﺑﻌﻬﺎ.
❒ الفتاوى ❪٣٩٠/١٥❫.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
💬 Ibnu Baz -rahimahullah- berkata:7
"Seorang mukmin boleh memilih pada seluruh bulan syawwal dalam melaksanakan puasa tersebut.
🗓 Jika mau ia boleh berpuasa di permulaan bulannya, atau di pertengahannya atau di akhirnya.
📊 Jika mau ia boleh mengerjakannya dengan terpisah dan jika mau dikerjakan langsung secara berurutan."
📚 Al Fatawa (15/390)
❈ كيفية صيام الست من شوال؟
❉ قال ابن باز:
ﻳﺨﺘﺎﺭﻫﺎ اﻟﻤﺆﻣﻦ ﻣﻦ ﺟﻤﻴﻊ اﻟﺸﻬﺮ، ﻓﺈﺫا ﺷﺎء ﺻﺎﻣﻬﺎ ﻓﻲ ﺃﻭﻟﻪ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﺃﺛﻨﺎﺋﻪ، ﺃﻭ ﻓﻲ ﺁﺧﺮﻩ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎء ﻓﺮﻗﻬﺎ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎء ﺗﺎﺑﻌﻬﺎ.
❒ الفتاوى ❪٣٩٠/١٥❫.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
💦 APAKAH MELEMAHNYA SEMANGAT SEUSAI RAMADHAN PERTANDA BAHWA AMAL SHALIH KITA TIDAK DITERIMA
Diajukan sebuah pertanyaan pada Al-Allamah Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah,
السؤال: فَضِيلَةُ الشيخ، هل الفتور في عَمَلِ الصالحات بَعدَ رمضانَ دَليلٌ عَلَى عَدم الْقَبُولِ، فأنا أحس بفتور وأخشى ألا يَكُونَ اللَّهُ قَدْ تَقَبّلَ مِنّي؟
Wahai Syaikh yang Mulia, apakah melemahnya semangat ibadah setelah usainya bulan ramadhan merupakan pertanda bahwa amal kita tidak diterima? Saya merasakan melemahnya kesemangatan dan saya khawatir kalau-kalau Allah tidak menerima ibadah saya.
Maka beliau rahimahullah menjawab,
الجواب: لا، ليس دليلا على أنّ الله لم يقبل مِنك، لكنه دليل على ضعف الهمّة وعدم الرغبة، ولذلك ينبغي للإنسان أنْ يُصَبِّرَ نَفْسَهُ، وَأَنْ يَحمِلَها عَلَى الْعَمَلِ الصالح؛ لأن رمضانَ مدرسة في الواقع، ثلاثونَ يَوْمًا أَوْ تِسْعَة وَعِشرُونَ يَوْمَا تمضي وأنتَ متلبس بالعبادات المتنوعة، فَلا بُدّ أن يُؤَثِّرَ على قلبك وعلى مَسِيرك، فاغتَنِم هذه الفرصة أمّا أنْ نقول: إنّ مَنْ عَادَ إلَى الْمعَاصِي بَعَد رمضان؛ فإنه علامة على عَدم القبول. فلا نستطيع أنْ نَقُولَ هكذا.
"Tidak. Melemahnya semangatmu dalam ibadah setelah ramadhan bukanlah tanda bahwa Allah tidak menerima amalanmu. Namun itu menunjukkan akan lemahnya semangat dan tidak adanya keinginan.
Oleh sebab itu, wajib bagi seseorang untuk menyabarkan dirinya dan membawa jiwanya untuk terus melakukan amal shalih. Sebab bulan ramadhan layaknya sekolah dalam kehidupan nyata.
Tiga puluh atau dua puluh sembilan hari kamu lalui dengan beragam macam bentuk ibadah. Maka dia mesti memberikan pengaruh baik pada hatimu dan jalan hidupmu. Maka gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin.
Adapun untuk kita mengatakan, 'Orang yang kembali bermaksiat setelah ramadhan itu adalah tanda ibadahnya tidak diterima' maka kami tidak sanggup mengatakan demikian." (Al-Liqa-at Asy-Syahriyah, III/93)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📑 @nasehatetam www.nasehatetam.net
Diajukan sebuah pertanyaan pada Al-Allamah Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah,
السؤال: فَضِيلَةُ الشيخ، هل الفتور في عَمَلِ الصالحات بَعدَ رمضانَ دَليلٌ عَلَى عَدم الْقَبُولِ، فأنا أحس بفتور وأخشى ألا يَكُونَ اللَّهُ قَدْ تَقَبّلَ مِنّي؟
Wahai Syaikh yang Mulia, apakah melemahnya semangat ibadah setelah usainya bulan ramadhan merupakan pertanda bahwa amal kita tidak diterima? Saya merasakan melemahnya kesemangatan dan saya khawatir kalau-kalau Allah tidak menerima ibadah saya.
Maka beliau rahimahullah menjawab,
الجواب: لا، ليس دليلا على أنّ الله لم يقبل مِنك، لكنه دليل على ضعف الهمّة وعدم الرغبة، ولذلك ينبغي للإنسان أنْ يُصَبِّرَ نَفْسَهُ، وَأَنْ يَحمِلَها عَلَى الْعَمَلِ الصالح؛ لأن رمضانَ مدرسة في الواقع، ثلاثونَ يَوْمًا أَوْ تِسْعَة وَعِشرُونَ يَوْمَا تمضي وأنتَ متلبس بالعبادات المتنوعة، فَلا بُدّ أن يُؤَثِّرَ على قلبك وعلى مَسِيرك، فاغتَنِم هذه الفرصة أمّا أنْ نقول: إنّ مَنْ عَادَ إلَى الْمعَاصِي بَعَد رمضان؛ فإنه علامة على عَدم القبول. فلا نستطيع أنْ نَقُولَ هكذا.
"Tidak. Melemahnya semangatmu dalam ibadah setelah ramadhan bukanlah tanda bahwa Allah tidak menerima amalanmu. Namun itu menunjukkan akan lemahnya semangat dan tidak adanya keinginan.
Oleh sebab itu, wajib bagi seseorang untuk menyabarkan dirinya dan membawa jiwanya untuk terus melakukan amal shalih. Sebab bulan ramadhan layaknya sekolah dalam kehidupan nyata.
Tiga puluh atau dua puluh sembilan hari kamu lalui dengan beragam macam bentuk ibadah. Maka dia mesti memberikan pengaruh baik pada hatimu dan jalan hidupmu. Maka gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik mungkin.
Adapun untuk kita mengatakan, 'Orang yang kembali bermaksiat setelah ramadhan itu adalah tanda ibadahnya tidak diterima' maka kami tidak sanggup mengatakan demikian." (Al-Liqa-at Asy-Syahriyah, III/93)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📑 @nasehatetam www.nasehatetam.net
Komedi? Perhatikan!
💎Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -rahimahullah- berkata:
"Bergurau itu tidak dimungkiri bisa melapangkan dada, menguatkan hubungan, dan menjadikan bahagia.
Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dahulu juga pernah bergurau, namun beliau tidaklah berucap kecuali kebenaran.
Kalau dalam bergurau terkandung kebenaran, maka itu yang dituntut terlebih jika seorang merasakan dari temannya bosan dan jenuh, lalu dia mendatangkan sesuatu yang menyenangkan jiwa, maka ini termasuk perkara yang terpuji.
→Adapun gurauan dusta yang mana seorang berbohong untuk membuat orang lain tertawa saja, maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: Celaka bagi orang yang berbicara dan berdusta agar membuat orang tertawa, celaka baginya, celaka baginya.
Ini menunjukkan diharamkannya hal tersebut.
Namun jika ia menyebutkan cerita tentang seseorang yang memang lucu dan mengundang tawa, dan tidak menyebutkan namanya, maka ini tidak mengapa karena padanya tidak terdapat larangan."
قال الشيــخ العلامـــة
محمــد بن صالـح العثيميـــن ـ رحمــہ اللـہ تعالــﮯ ـ
"المـــزاح لا شكـ أنــہ يشرح الصـــدر، ويوجب الأنس، ويدخل الســـرور، وكان النبــﮯ صلى الله عليــہ وعلى آله وسلم يمــــزح ولا يقـــول إلا حقاً،
فإذا كان للمــــزاح حقاً، فهو مطلـــوب لاسيما إذا شعـــر الإنسان من جليســہ بالملل والسآمـــة، وأتى بما يروح عن نفســـہ ، فإن هذا من الأمـــور المحمودة.
وأما المـــزاح الكذب الذي يكذب الإنسان من أجل أن يضحكـ القـــوم فقط، فقد قال النبــﮯ صلى الله عليــہ وعلى آله وسلم: « ويل لمن حدث وكذب ليضحكـ بـہ القوم ويل لـہ ثم ويل لـہ »،
وهذا يدل على تحريمــہ ، أما لو ذكر قصة وقعت لشخص وهــﮯ حقيقة وهــﮰ مضحكة، ولم يذكر اسمــہ فلا حرج فــﮯ هذا؛ لأنــہ ليس فيــہ محظور.
[فتاوى نور على الدرب رقـم 343 ]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📚 Sumber:
Fatawa Nur Alad-
Darb no. 343
» https://t.me/fawaidsolo
» https://www.fawaidsolo.com/komedi-perhatikan/
⏳ alihbahasa:
Ustadz Abu Laits Fuad Hafizhahullah
💎Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin -rahimahullah- berkata:
"Bergurau itu tidak dimungkiri bisa melapangkan dada, menguatkan hubungan, dan menjadikan bahagia.
Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- dahulu juga pernah bergurau, namun beliau tidaklah berucap kecuali kebenaran.
Kalau dalam bergurau terkandung kebenaran, maka itu yang dituntut terlebih jika seorang merasakan dari temannya bosan dan jenuh, lalu dia mendatangkan sesuatu yang menyenangkan jiwa, maka ini termasuk perkara yang terpuji.
→Adapun gurauan dusta yang mana seorang berbohong untuk membuat orang lain tertawa saja, maka Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: Celaka bagi orang yang berbicara dan berdusta agar membuat orang tertawa, celaka baginya, celaka baginya.
Ini menunjukkan diharamkannya hal tersebut.
Namun jika ia menyebutkan cerita tentang seseorang yang memang lucu dan mengundang tawa, dan tidak menyebutkan namanya, maka ini tidak mengapa karena padanya tidak terdapat larangan."
قال الشيــخ العلامـــة
محمــد بن صالـح العثيميـــن ـ رحمــہ اللـہ تعالــﮯ ـ
"المـــزاح لا شكـ أنــہ يشرح الصـــدر، ويوجب الأنس، ويدخل الســـرور، وكان النبــﮯ صلى الله عليــہ وعلى آله وسلم يمــــزح ولا يقـــول إلا حقاً،
فإذا كان للمــــزاح حقاً، فهو مطلـــوب لاسيما إذا شعـــر الإنسان من جليســہ بالملل والسآمـــة، وأتى بما يروح عن نفســـہ ، فإن هذا من الأمـــور المحمودة.
وأما المـــزاح الكذب الذي يكذب الإنسان من أجل أن يضحكـ القـــوم فقط، فقد قال النبــﮯ صلى الله عليــہ وعلى آله وسلم: « ويل لمن حدث وكذب ليضحكـ بـہ القوم ويل لـہ ثم ويل لـہ »،
وهذا يدل على تحريمــہ ، أما لو ذكر قصة وقعت لشخص وهــﮯ حقيقة وهــﮰ مضحكة، ولم يذكر اسمــہ فلا حرج فــﮯ هذا؛ لأنــہ ليس فيــہ محظور.
[فتاوى نور على الدرب رقـم 343 ]
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📚 Sumber:
Fatawa Nur Alad-
Darb no. 343
» https://t.me/fawaidsolo
» https://www.fawaidsolo.com/komedi-perhatikan/
⏳ alihbahasa:
Ustadz Abu Laits Fuad Hafizhahullah
Ⓜ MANA YANG HARUS DIDAHULUKAN: MENGQADHA HUTANG PUASA RAMADHAN ATAU BERPUASA SUNNAH 6 HARI SYAWWAL?
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
◙ Durasi 00:02:21
◙ Ukuran file 444 KB
@soalwajawab
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
www.alfawaaid.net www.ilmusyari.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
◙ Durasi 00:02:21
◙ Ukuran file 444 KB
@soalwajawab
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
www.alfawaaid.net www.ilmusyari.com
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🥇💫 APA YANG UTAMA PADA PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWWAL?
💬 Ibnu Baz -rahimahullah- berkata:
💫 "Bila dia menyegerakan puasa tersebut dan dikerjakan langsung secara berurutan di awal bulan Syawwal maka itu yang lebih utama."
📕 Al Fatawa (15/390)
💬 Ibnu Utsaimin -rahimahullah- juga berkata:
"Yang paling utama adalah mengerjakan puasa 6 hari di bulan Syawwal langsung setelah hari Ied dan dikerjakannya langsung berurutan."
📘 Al Fatawa (20/20)
❈ ما الأفضل في صيام الست من شوال؟
❉ قال ابن باز:
إن بادر إليها وتابعها في أول الشهر كان ذلك أفضل.
❒ الفتاوى ❪٣٩٠/١٥❫.
❉ و قال ابن عثيمين:
الأفضل أن يكون صيام ستة أيام من شوال بعد العيد مباشرة، وأن تكون متتابعة.
❒ الفتاوى ❪٢٠/٢٠❫.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
💬 Ibnu Baz -rahimahullah- berkata:
💫 "Bila dia menyegerakan puasa tersebut dan dikerjakan langsung secara berurutan di awal bulan Syawwal maka itu yang lebih utama."
📕 Al Fatawa (15/390)
💬 Ibnu Utsaimin -rahimahullah- juga berkata:
"Yang paling utama adalah mengerjakan puasa 6 hari di bulan Syawwal langsung setelah hari Ied dan dikerjakannya langsung berurutan."
📘 Al Fatawa (20/20)
❈ ما الأفضل في صيام الست من شوال؟
❉ قال ابن باز:
إن بادر إليها وتابعها في أول الشهر كان ذلك أفضل.
❒ الفتاوى ❪٣٩٠/١٥❫.
❉ و قال ابن عثيمين:
الأفضل أن يكون صيام ستة أيام من شوال بعد العيد مباشرة، وأن تكون متتابعة.
❒ الفتاوى ❪٢٠/٢٠❫.
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
ZAKAT PERDAGANGAN
Pertanyaan :
Bagaimana cara menghitung zakat perdagangan
▶️ Dijawab oleh:
Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafidzohulloh
(00:11:07)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📮WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
https://t.me/Ittiba'uRasulillah
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
Pertanyaan :
Bagaimana cara menghitung zakat perdagangan
▶️ Dijawab oleh:
Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy hafidzohulloh
(00:11:07)
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📮WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
https://t.me/Ittiba'uRasulillah
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🚇 APA JAWABAN KITA JIKA ADA ORANG YG MENGUCAPKAN “TAQABBALALLAHU MINNA WAMINKA”?
Imam al-Baihaqi dalam Sunan al-Kubra 3/319, bab riwayat tentang sebagian manusia saling mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minka”
Dari Khalid bin Mi'dan: “Aku pernah bertemu Watsilah bin Al-Asqa' radhiyallahu anhu ketika hari Raya, maka aku mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna wa minka’.”
Beliau menjawab: “Na'am. Taqabbalallahu minna waminka.”
Watsilah radhiyallahu anhu berkata, “Aku pernah bertemu Rasulullah [ﷺ] di hari Raya, maka aku mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna minka’.”
Beliau menjawab, “Na'am, taqabbalallahu minna waminka.”
⟨ ذكر منها البيهقي طائفة لا بأس بها في سننه الكبرى ( ج3 / 319 ). فقال رحمه الله: باب ما روي في قول الناس يوم العيد بعضهم لبعض تقبل الله منا ومنك:
عن خالد بن معدان قال لقيت واثلة بن الأسقع في يوم عيد فقلت تقبل الله منا ومنك. فقال : { نعم، تقبل الله منا ومنك. }
قال واثلة لقيت رسول الله [ﷺ] يوم عيد فقلت تقبل الله منا ومنك. قال: { نعم، تقبل الله منا ومنك. } ⟩
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Url: http://bit.ly/Fw400916
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
Sumber: @AhlussunnahPoso - WA Ma'had Ar-Ridhwan Poso / Dari: Sahab•Net { http://bit.ly/2IjUV1w }
https://t.me/Ittiba_uRasulillah
Imam al-Baihaqi dalam Sunan al-Kubra 3/319, bab riwayat tentang sebagian manusia saling mengucapkan, “Taqabbalallahu minna wa minka”
Dari Khalid bin Mi'dan: “Aku pernah bertemu Watsilah bin Al-Asqa' radhiyallahu anhu ketika hari Raya, maka aku mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna wa minka’.”
Beliau menjawab: “Na'am. Taqabbalallahu minna waminka.”
Watsilah radhiyallahu anhu berkata, “Aku pernah bertemu Rasulullah [ﷺ] di hari Raya, maka aku mengucapkan, ‘Taqabbalallahu minna minka’.”
Beliau menjawab, “Na'am, taqabbalallahu minna waminka.”
⟨ ذكر منها البيهقي طائفة لا بأس بها في سننه الكبرى ( ج3 / 319 ). فقال رحمه الله: باب ما روي في قول الناس يوم العيد بعضهم لبعض تقبل الله منا ومنك:
عن خالد بن معدان قال لقيت واثلة بن الأسقع في يوم عيد فقلت تقبل الله منا ومنك. فقال : { نعم، تقبل الله منا ومنك. }
قال واثلة لقيت رسول الله [ﷺ] يوم عيد فقلت تقبل الله منا ومنك. قال: { نعم، تقبل الله منا ومنك. } ⟩
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Url: http://bit.ly/Fw400916
📮••••|Edisi| t.me/ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
Sumber: @AhlussunnahPoso - WA Ma'had Ar-Ridhwan Poso / Dari: Sahab•Net { http://bit.ly/2IjUV1w }
https://t.me/Ittiba_uRasulillah