Salafy Palembang 🇮🇩
5.86K subscribers
5.45K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Download Telegram
🌅🌺🌔 MENELADANI NABI DALAM BERIEDUL FITRI
(Bagian 10- Selesai)

✍🏼 Ditulis Oleh:
Al-Ustadz Qamar Su'aidy. Lc

Pulang dari Shalat Id Melalui Rute Lain saat Berangkat

Dari Jabir, ia berkata: ”Nabi shalallahu 'alaihi wasallam apabila di hari Id, beliau mengambil jalan yang berbeda. (Shahih, HR. Al-Bukhari Kitab Al-’Idain Bab Man Khalafa Thariq Idza Raja’a…, Fathul Bari karya Ibnu Hajar, 2/472986, karya Ibnu Rajab, 6/163 no. 986)

Ibnu Rajab berkata:
“Banyak ulama menganggap sunnah bagi imam atau selainnya, bila pergi melalui suatu jalan menuju Shalat Id maka pulang dari jalan yang lainnya. Dan itu adalah pendapat Al-Imam Malik, Ats-Tsauri, Asy-Syafi’i dan Ahmad… Dan seandainya pulang dari jalan itu, maka tidak dimakruhkan.”
Para ulama menyebutkan beberapa hikmahnya, di antaranya agar lebih banyak bertemu sesama muslimin untuk memberi salam dan menumbuhkan rasa cinta.
(Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/166-167. Lihat pula Zadul Ma’ad, 1/433)

Bila Id Bertepatan dengan Hari Jum’at

Dari Iyas bin Abi Ramlah Asy-Syami, ia berkata: Aku menyaksikan Mu’awiyah bin Abi Sufyan, dia sedang bertanya kepada Zaid bin Arqam: “Apakah kamu menyaksikan bersama Rasulullah, dua Id berkumpul dalam satu hari?” Ia menjawab: “Iya.” Mu’awiyah berkata: “Bagaimana yang beliau lakukan?” Ia menjawab: “Beliau Shalat Id lalu membe-rikan keringanan pada Shalat Jumat dan mengatakan: ‘Barangsiapa yang ingin mengerjakan Shalat Jumat maka shalatlah’.”

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shalallahu ''alaihi wasallam bahwa beliau berkata:
“Telah berkumpul pada hari kalian ini 2 Id, maka barangsiapa yang berkehendak, (Shalat Id) telah mencukupinya dari Jum’at dan sesungguhnya kami tetap melaksanakan Jum’at.”
(Keduanya diriwa-yatkan Abu Dawud dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud no. 1070 dan 1073)

Ibnu Taimiyyah berkata:
“Pendapat yang ke-3 dan itulah yang benar, bahwa yang ikut Shalat Id maka gugur darinya kewajiban Shalat Jum’at. Akan tetapi bagi imam agar tetap melaksanakan Shalat Jum’at, supaya orang yang ingin mengikuti Shalat Jum’at dan orang yang tidak ikut Shalat Id bisa mengikutinya. Inilah yang diriwayatkan dari Nabi dan para shahabatnya.”
(Majmu’ Fatawa, 23/211)

● Lalu beliau mengatakan juga bahwa yang tidak Shalat Jum’at maka tetap Shalat Dzuhur.

● Ada sebagian ulama yang berpendapat tidak Shalat Dzuhur pula, di antaranya ‘Atha`. Tapi ini pendapat yang lemah dan dibantah oleh para ulama. (Lihat At-Tamhid, 10/270-271)

Ucapan Selamat Saat Hari Raya

Ibnu Hajar mengatakan:
“Kami meriwayatkan dalam Al-Muhamiliyyat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair bahwa ia berkata: ‘Para shahabat Nabi shalallahu ''alaihi wa sallam bila bertemu di hari Id, sebagian mereka mengatakan kepada sebagian yang lain:

“Semoga Allah menerima (amal) dari kami dan dari kamu.”
(Lihat pula masalah ini dalam Majmu’ Fatawa, 24/253, Fathul Bari karya Ibnu Rajab, 6/167-168). Wallahu a’lam.

📂 Selesai

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

📚 Sumber :
Majalah Asy Syariah http://asysyariah.com
WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
🕋 🌻🌻 'IED MUBAROK...

📝 Kami mengucapkan,

تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال

📌 Selamat hari raya 'Idul Fithri 1 Syawwal 1440 H
💢 "Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua"

http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🔊HIMBAUAN...!

Bagi Saudara-saudara kami yang ingin Shalat Idul fitri di lapangan Rukan Sriwalk... Untuk membawa alas Sholatnya masing-masing..

Demikian Informasi yang bisa kami sampaikan...

Jazaakallahu khoiron wa Baarakallahu Fiikum
DIANTARA KEMUNGKARAN YANG DIPERBUAT DI HARI 'IED:

1. Berhias dengan mencukur jenggot (ini adalah kebiasaan kebanyakan manusia)

2. Bersalaman dengan wanita ajnabi/selain mahram (ini adalah musibah yang merata, tidak ada yang selamat kecuali yang dirahmati Allah)

3. Menyerupai orang kafir dalam hal pakaian dan mendengarkan musik -ataupun kemungkaran lainnya-

4. Kebanyakan orang awam berdatangan ke kuburan dan mengkhususkan hari 'ied dengan ziarah kubur.

⛔️ SEMUA INI TIDAK ADA DASARNYA DALAM SUNNAH

Sumber:
Channel Telegram nahwu_alajurrumiyyah
💽 http://t.me/SalafyPalembang
wwe.salafypalembang.com
💎Sahabat Rasyid. . .

🕌 Insyaa Allah Idul Fitri yaa..
Nah mau lebaran, kita harus hati-hati nih sama urusan salam-salaman. Kamu harus paham siapa aja yg bukan mahrammu yg kamu GA' BOLEH BERSENTUHAN ATAU BERSALAMAN dengan mereka.

💡 Mahram kamu (untuk perempuan) adalah:
1. Ayah
2. Kakek
3. Anak
4. Cucu
5. Saudara sekandung
6. Saudara seayah (beda ibu)
7. Saudara seibu (beda ayah)
8. Keponakan lelaki dari saudara/i kamu yg sekandung, atau yg hanya seayah, atau yg hanya seibu denganmu
9. Paman dari saudara ayah atau saudara ibu
10. Suami ibu (ayah tiri) atau mantan suami ibu (syarat: sdh berhubungan badan dgn ibu)
11. Anak lelaki suami yg dibawa dari pernikahannya sebelumnya dan anak lelaki dari mantan suami
12. Mertua atau mantan mertua
13. Menantu atau mantan menantu
14. Saudara sesusuan dan siapa saja yg merupakan mahram saudara sesusuanmu dari nasab dia, maka menjadi mahrammu juga

Untuk mahram laki-laki sama seperti poin di atas, hanya diganti perempuan semua (ibu, nenek, saudari sekandung, dst).

🎯 Nah SELAIN DARI POIN 1-14... itu BUKAN mahram kamu. Mereka ga boleh bersentuhan dan bersalaman dgn kamu, ga boleh liat aurat kamu, dan ga boleh nemenin kamu safar.

CATATAN
Sepupu bukan mahram
Ipar bukan mahram
Anak angkat atau anak asuh bukan mahram
Ayah angkat bukan mahram
Suaminya tante (suami dari saudarinya ibu atau ayah) juga bukan mahram
-----------------------

📝 Jadi kalo lebaran kamu ketemu sama lelaki SELAIN DARI POIN 1-14 dan yg disebut dlm CATATAN di atas ini, kamu DILARANG salaman yaa.

Kenapaa..
Karena Rasulullah ﷺ bersabda:

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

"Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya." (HR. Thobroni)

Kadang sebagian orang merasa "ga enak" kalau ga jabat tangan dengan lawan jenis bukan mahramnya..
Tapi anehnya, dia tidak merasa "ga enak" saat melanggar perintah Rosululloh...


So, saatnya introspeksi, ubah pola pikir kita, tentukan sendiri pilihanmu:

Pilih "ga enak" sama manusia, atau "ga enak" sama Rosululloh..

Pilih ridho manusia, apa pilih ridho Alloh..

Pilih merasa "aman" di dunia yg sesaat, atau "aman" di akhirat yg abadi..

Sumber:
●Channel Telegram RadioRasyid
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
✋🏼📢🎙💡 DIANTARA YANG DIUCAPKAN PADA HARI RAYA

✍🏼 Dari Jabir bin Nufair rahimahullah dia berkata:

كان أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا التقوا يوم العيد يقول بعضهم لبعض: تقبل الله منا ومنكم.

"Dahulu para shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam jika berjumpa pada hari raya, sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Taqabbalallahu minna wa minkum semoga Allah menerima amal dari kami dan dari kalian."

📚 Al-Albany menilai sanadnya shahih dalam Tamamul Minnah, hlm. 354

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

🌍 Sumber:
https://twitter.com/AlahmadiZahrani/status/878658202707087360
WhatsApp Salafy Indonesia
http//telegram.me/ForumSalafy
HUKUM TAKBIR BERJAMA'AH : TAKBIRAN DIPIMPIN KEMUDIAN DIIKUTI JAMA'AH SECARA BERSAMAAN

Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan
“Apa hukum takbir berjama'ah (bertakbir dengan dipimpin oleh satu orang dan yang lain mengikuti dengan suara yang bersamaan, pen) pada hari-hari 'ied, dan bagaimana sebenarnya tuntunan sunnah di dalam permasalahan ini?”

Maka beliau menjawab
“Yang tampak, bahwasanya takbir berjama'ah pada hari-hari 'ied BUKANLAH amalan yang disyariatkan.

☝️ Adapun tuntunan sunnah dalam permasalahan ini, masing-masing orang bertakbir sendiri-sendiri dengan suara yang dikeraskan.”

[Majmu' Fatawa wa Rasa'il Al-'Utsaimin 16/249]


CONTOH KEMUNGKARAN PADA MALAM IDUL FITHRI/ LEBARAN : TAKBIRAN KELILING, DLL

Antara lain;

[1] Berkumpulnya karib kerabat, tanpa memperhatikan siapa yang mahram siapa yang bukan. Sehingga terjadi IKHTILATH.

[2] Berhura-hura.

[3] Takbir keliling.

[4] Takbir berjamaah.

[5] Membunyikan kaset Takbiran, lebih parah lagi takbiran yang diiringi musik, bahkan musik disko!!

[6] Mercon, petasan, kembang api.

[7[ Ziarah kubur.

[8] Selamatan.

[9] Wanita berhias, bersolek. Kerudung modis, kerudung mini, baju dengan berbagai model dan motif, bahkan terawang.

dll...

Sumber: @ManhajulAnbiya
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
🤝🌅🌺 HUKUM BERJABAT TANGAN DAN BERPELUKAN SETELAH SHALAT IED

✍🏻 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

📬 Pertanyaan:

ﻣﺎ ﺣﻜـﻢ ﺍﻟﻤﺼﺎﻓﺤﺔ، ﻭﺍﻟﻤﻌﺎﻧﻘﺔ، ﻭﺍﻟﺘﻬﻨﺌﺔ ﺑﻌﺪ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻌﻴﺪ؟

Apakah hukum berjabat tangan, berpelukan, dan mengucapkan selamat setelah shalat ied?

🔓 Jawaban:

ﻫﺬﻩ ﺍﻷﺷﻴﺎﺀ ﻻ ﺑﺄﺱ ﺑﻬﺎ؛ ﻷﻥ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻻ ﻳﺘﺨﺬﻭﻧﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﺘﻌﺒﺪ ﻭﺍﻟﺘﻘﺮﺏ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ، ﻭﺇﻧﻤﺎ ﻳﺘﺨﺬﻭﻧﻬﺎ ﻋﻠﻰ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻌﺎﺩﺓ ﻭﺍﻹﻛﺮﺍﻡ ﻭﺍﻻﺣﺘﺮﺍﻡ، ﻭﻣﺎ ﺩﺍﻣﺖ ﻋﺎﺩﺓ ﻟﻢ ﻳﺮﺩ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﺑﺎﻟﻨﻬﻲ ﻋﻨﻬﺎ ﻓﺈﻥ ﺍﻷﺻﻞ ﻓﻴﻬﺎ ﺍﻹﺑﺎﺣﺔ.

Perkara-perkara ini tidak mengapa dilakukan, karena manusia tidak menjadikannya sebagai ibadah dan bentuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, tetapi mereka hanya menjadikannya sebagai kebiasaan, memuliakan, dan menghormati, dan selama sebuah kebiasaan tidak ada dalil dari syari’at yang melarangnya, maka hukum asalnya boleh."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 16 hlm. 209

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
🌏 http://forumsalafy.net/hukum-berjabat-tangan-dan-berpelukan-setelah-shalat-ied/
WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
🌒 PUASA DI SELAIN BULAN RAMADHAN

✍🏼 Umar bin Al Khaththab berkata :

"Puasa satu hari di selain bulan Ramadhan dan memberikan makan untuk satu orang miskin sebanding dengan puasa satu hari di bulan Ramadhan."

🗃 (Ibnu Abi Syaibah fil Mushannaf 9839)

✍🏼 قال عمر بن الخطاب :

صيام يوم من غير رمضان

وإطعام مسكين،

يَعْدِلُ صيام يوم من رمضان

🗃 (ابن أبي شيبة في المصنف٩٨٣٩)

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌺🌅🌔✋🏻 APAKAH PUASA SYAWAL HARUS DIKERJAKAN LANGSUNG SETELAH BULAN RAMADHAN SELEPAS ‘IED?

● Pertanyaan keempat dari fatwa no 3475

📪 Pertanyaan:

هل صيام الأيام الستة تلزم بعد شهر رمضان عقب يوم العيد مباشرة أو يجوز بعد العيد بعدة أيام  متتالية  في شهر شوال أو لا؟

Apakah puasa enam hari (syawal) itu harus dikerjakan setelah ramadan setelah iedul fitri secara langsung atau boleh beberapa hari setelah ied, berurutan di bulan syawal atau tidak?

🔓 Jawaban:

لا يلزمه أن يصومها بعد عيد الفطر مباشرة، بل يجوز أن  يبدأ صومها بعد العيد بيوم أو أيام، وأن يصومها متتالية أو متفرقة في شهر شوال حسب ما يتيسر له، والأمر في ذلك واسع، وليست فريضة بل هي سنة

Tidak harus berpuasanya setelah iedul fitri secara langsung, bahkan boleh baginya berpuasa (syawal ) satu hari atau beberapa hari setelah ied. Dan boleh baginya berpuasa nya secara berturut-turut ataupun secara terpisah-pisah di bulan syawal sesuai dengan apa yang mudah baginya, perkara ini ada kelapangan. Dan hukumnya sunnah tidak wajib.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

Hanya Allahlah tempat memohon taufik. Semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad , keluarga beliau dan sahabat beliau.

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah]

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

📚 Sumber:_
http://bit.ly/2rPOmdF
WhatsApp Salafy Indonesia__
http://telegram.me/ForumSalafy
TERUNTUK KELUARGA BESAR TNI-POLRI REPUBLIK INDONESIA

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Follow :
Insta/Telegram : @galeri_tic
Www.almuwahhidiin.com/player
🌻⭐️🕋 MENAMPAKKAN KEGEMBIRAAN SAAT HARI RAYA TERMASUK SYIAR AGAMA

Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,

إظهار السرور في الاعياد من شعار الدين

"Menampakkan kegembiraan saat hari-hari raya termasuk dari syiar agama."

📖 Fathul Bari 2/446

•┈┈•◈◉✹✹◉◈•┈┈•

🍽🕋🍽 MAKAN-MAKAN SAAT HARI RAYA TERMASUK SYIAR ISLAM

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

جَمْعُ النَّاسِ لِلطَّعَامِ فِي الْعِيدَيْنِ وَأَيَّامِ التَّشْرِيقِ سُنَّةٌ، وَهُوَ مِنْ شَعَائِرِ الْإِسْلَامِ

"Mengumpulkan orang untuk makan saat dua hari raya serta hari Tasyriq termasuk sunnah. Dan itu termasuk dari syiar-syiar Islam."

📖 Majmu' Fatawa Syaikhil Islam 25/298

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
📑 bit.ly/tashfiyah | tashfiyah.com
🌔🌅🌺 APAKAH PUASA SYAWAL BISA MENGGANTIKAN HUTANG PUASA DI BULAN RAMADHAN?

● Soal kedua dari fatwa no 11663

📪 Pertanyaan:

صيام ستة أيام من شوال يعتبر تطوعًا فإذا صامت  المرأة ستة أيام من شوال فهل يكفي هذا أو يجزئ عن صيام ما أفطرته في رمضان، أم عليها أن تصوم 122 يومًا  منه قضاء ومنه تطوعًا وجزاكم الله خيرًا؟

Puasa enam hari bulan syawwal tergolong sunnah hukumnya, apabila seorang wanita telah berpuasa enam hari bulan syawal, apakah itu sudah mencukupi atau bisa membayar hutang puasa yang dia berbuka di bulan ramadhan, ataukah dia tetap harus berpuasa 12 hari, sebagian untuk mengqadha sebagiannya untuk puasa sunnahnya?

🔓 Jawaban:

: لا يكفي من عليه قضاء من شهر رمضان أن يصوم ستًّا  من شهر شوال عن القضاء تطوعًا بل يجب أن يصوم ما عليه من القضاء ثم يصوم ستة أيام من شوال إذا رغب في ذلك قبل انسلاخ الشهر

Orang yang punya hutang puasa ramadhan tidak cukup baginya (dibayar dengan) puasa sunna enam hari syawal. Bahkan dia wajib membayar hutang puasanya dulu, kemudian baru berpuasa enam hari syawal, jika ia menginginkan hal itu sebelum berakhir bulan syawal.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Hanya Allah lah tempat memohon taufiq. Semoga shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga beliau dan sahabat beliau.

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah]

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

📚 Sumber:
http://bit.ly/2rPYfZ8
WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
🌷💐🌸 LUPAKAN KESEDIHAN DI HARI RAYA!

Al-Allamah Al-Basyir Al-Ibrahimy rahimahullah berkata:

🌹"Hari raya adalah satu potongan waktu yang khusus untuk melupakan berbagai macam kesedihan, melepaskan seluruh beban, dan mengistirahatkan segala kekuatan yang dia gunakan dalam kehidupan."

📚 Atsar Al-Basyir Al-Ibrahimy 479.


📍قآل آلعلآمـة‌‏ آلبشـيـر آلآبرآهيـمـي رحمه اللّٰه -:

العيد قطعةٌ من الزمن خُصصت لنسيان الهموم ، واطِّراح الكُلَف ، واستجمام القوى الجاهدة في الحياة

﴿ آثاره ، ج٣ ص٤٧٩ ﴾

نتعاون على السنة
السنة سفينة نوح من ركبها نجا ومن تخلف عنها هلك

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
https://telegram/Nataouan
https://fb/Nataouan
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🚇 TIGA MACAM KEBAHAGIAAN DALAM MENYAMBUT IEDUL FITHRI

🎙Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata:

“Orang-orang bergembira dengan ‘Ied, dan mereka ada tiga macam:


YANG PERTAMA:
Ia bergembira dengan datangnya ‘Ied karena telah menunaikan bulan Ramadhan dengan puasa, shalat, qiyam(tarawih), dan tilawah Al-Qur’an.

Sehingga ia pun bahagia bahwa ia telah menyempurnakannya dalam menaati Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan Allah jalla wa ‘alaa berfirman:

قُلْ بِفَضْلِ اللّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُواْ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ ﴿٥٨﴾

Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". Q.S. Yunus: 58.

Dengan kurnia Allah : Islam.

dan rahmat-Nya: Al-Qur’an.

Maka hendaknya berbahagialah kaum muslimin dengan dua nikmat ini dengan gembira ria dan terikat dengan ketaatan, itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

YANG KEDUA:
Seorang yang bergembira dengan penghujung bulan Ramadhan sebab ia bisa makan, minum, dan berbuka. Hal ini sesuatu yang tidak mengapa. Ini adalah kegembiraan yang mubah.

Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ حِينَ فْطِره وَفَرْحَةٌ حِينَ لْقَاء رَبَّهُ

Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan: gembira saat ia berbuka dan gembira kala bertemu Rabbnya. H.R. Muslim.

Ia bahagia saat berbuka dengan apa yang Allah bolehkan untuknya -yang awalnya ia dilarang darinya di siang hari , sementara ia menyukai atau butuh kepadanya- maka saat dibolehkan hal itu untuknya ia pun bergembira dengan keutamaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala tersebut. Ia juga mengenali nikmat Allah atasnya melalui makanan dan minuman ini yang awalnya dilarang untuknya, dan ia butuh kepadanya lalu dibolehkan baginya.

Maka tidak diragukan bahwa ia senang dengan hal tersebut, yang itu kegembiraan dari tabiat yang normal dan ia adalah kebahagiaan yang mubah.

YANG KETIGA:
Seorang yang senang dengan berakhirnya bulan Ramadhan agar ia kembali kepada perkara-perkara maksiat, dosa, kejelekan, kelalaian, dan menelantarkan shalat.

Maka ia laksana orang yang terpenjara di bulan ini. Dan sungguh ia telah bebas darinya dengan berakhirnya. Sehingga ia pun kembali kepada kesukaan-kesukaannya yang haram dan hawa nafsunya yang bergelimang dosa.

Dan kegembiraan ini adalah tercela.

Allah jalla wa ‘alaa berfirman:

وَفَرِحُواْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ مَتَاعٌ ﴿٢٦﴾

Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan yang sedikit. Q.S. Ar-Ra’d: 26.

Maka mereka ini bergembira hanya karena perut-perut mereka, laksana hewan-hewan ternak.

بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلاً ﴿٤٤﴾

bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). Q.S. Al-Furqaan: 44.

Mereka bergembira untuk syahwat perut, kemaluan, dan hawa nafsu mereka."

🌏 Petikan dari khutbah:
https://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/17876

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah


💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
📶 bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
www.alfawaaid.net www.ilmusyari.com
🚇 AL-IEDIYYAH : HUKUM MEMBERI UANG KEPADA ANAK-ANAK KETIKA IDUL FITHRI DAN IDUL ADHA

[ Pertanyaan ]
"Di keluarga kami, ada anak-anak kecil yang menurut kebiasaan di negeri kami, kami memberi mereka pada hari Ied, baik Iedul Fitri maupun Iedul Adh-ha, sesuatu yang dinamai "Al-Iediyyah", yakni sejumlah kecil uang.

Hal ini bertujuan untuk menimbulkan kegembiraan dalam hati mereka.

Apakah "Al-Iediyyah" semisal ini termasuk bid'ah ataukah tidak mengapa untuk dilakukan?

Sampaikanlah faidah kepada kami, semoga Allah menambahkan faedah bagi Anda..

[ Jawab ]

❱ Yang demikian itu TIDAK MENGAPA, bahkan hal itu termasuk kebiasaan yang BAIK.

❞ Membangkitkan kegembiraan kepada muslim yang lain, baik orang dewasa maupun anak kecil, ini adalah sebuah perbuatan yang dianjurkan oleh syariat yang suci ini.

Wa billaahit taufiq. Semoga Allah senantiasa melimpahkan shalawat dan salam-Nya kepada Nabi kita, Muhammad, kepada keluarga dan sahabat beliau.

Al-Lajnah Ad-Daimah Li al-Buhuts Al-'Ilmiyah wa al-Ifta' Ketua: 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz

(Fatwa no.  20195)

Sumber:
@ManhajulAnbiya
💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
⁉️🔰 KAPAN DILARANG MEMAKAI SANDAL SAMBIL BERDIRI ?

🔰 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seseorang memakai sandal sambil berdiri.

[Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah : 2/339]

🎙 Al 'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah mengatakan :

"Larangan ini berlaku pada sandal yang memerlukan penanganan saat memasukannya pada kaki. Karena seseorang seandainya memakai sandal sambil berdiri sementara sandalnya membutuhkan penanganan itu maka bisa saja dia terjatuh saat mengangkat kakinya untuk membetulkan sandalnya.

Adapun sandal-sandal yang dikenal sekarang maka TIDAK MENGAPA seseorang memakainya sambil berdiri, dan itu tidak termasuk dalam larangan ini. Karena sandal-sandal kita yang ada ini mudah untuk melepasnya dan memakainya.

🌷 Wallahul Muwaffiq."

📖 [Syarh Riyadhish Shalihin : 6/388]

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembng.com

📚 Sumber :
http://walis-net.blogspot.com/2016/01/kapan-dilarang-memakai-sandal-sambil.html?m=1
📮WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
🌸🕌💐🌺 HARI RAYA KAUM MU'MININ DI SURGA

Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

"Adapun hari raya kaum mu'minin di Surga adalah hari-hari ketika mereka mengunjungi Rabb-nya. Maka mereka mengunjungi-Nya, kemudian Dia pun memuliakan mereka dengan sebesar-sebesar pemuliaan dan menampakkan diri-Nya kepada mereka, sehingga mereka pun melihat-Nya, dan tidaklah mereka diberi sesuatu yang lebih disukai daripada hal itu.

Inilah makna Az-Ziyadah yang disebutkan oleh Allah:

{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )

"Bagi mereka yang telah berbuat Ihsan akan mendapatkan Al-Husna -yaitu surga- dan Az-Ziyadah".

📚 Lathoiful Ma'arif 1/278.

✍🏻قال الإمام ابن رجب الحنبلي رحمه الله :

👈🏻( وأما أعياد المؤمنين في الجنة
فهي أيام زيارتهم لربهم عز وجل ،
فيزورونه ويكرمهم غاية الكرامة ،
ويتجلى لهم ،
وينظرون إليه ،
فما أعطاهم شيئاً
هو أحب إليهم من ذلك ؛
وهو الزيادة التي قال الله تعالى فيها :

{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ} )

📕( لطائف المعارف : ٢٧٨/١)

🥀رحم الله أمواتنا وأموات المسلمين..🥀


💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
👋🤝 HUKUM BERJABAT TANGAN DENGAN LAWAN JENIS YANG BUKAN MAHRAM

📌 Berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram adalah haram secara mutlak, baik ia adalah seorang yang berusia muda maupun lanjut usia, dengan memakai kain penghalang (seperti : kaos tangan) maupun tidak, ada syahwat maupun tidak ada syahwat.

Hal ini berdasarkan hadits-hadits sahih tentang masalah ini yang sifatnya mutlak.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda:

“Sungguh kepala seseorang ditusuk dengan jarum besi itu lebih ringan baginya dibanding ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya”.

📖 [ Ash-Shahihah 226 ]

🔍 Kata “menyentuh” sifatnya umum, termasuk di dalamnya adalah berjabat tangan.

Bahkan penyebutan kata “berjabat tangan” disebutkan Nabi secara khusus melalui hadits sahih (artinya) : 

“…Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan para wanita”.

Bahkan salah satu istri Nabi, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah bersumpah : 

“…demi Allah, tangan beliau (Nabi) tidak pernah sama sekali menyentuh tangan seorang wanita pun dalam baiat…”

📖 [ Al-Bukhari 4891 ]

💯 Atas dasar ini, apabila ada seorang muslim berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya dengan alasan kalbu (hati)nya bersih, tidak ada dorongan syahwat sedikit pun, maka sesungguhnya Nabi yang merupakan manusia yang paling bersih kalbunya tidaklah pernah sama sekali menyentuh tangan wanita yang bukan mahram beliau, sekalipun dalam perkara yang sangat penting, yaitu baiat (janji setia).

Justru sebaliknya, orang yang kalbunya memang bersih tidak akan meremehkan perbuatan haram, termasuk berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahram.  

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
📚 Url : https://daarulihsan.com/494/
📮 WhatsApp Ittiba`u Rasulillah
📠 https://t.me/Ittiba_uRasulillah
💐 TUNDUKKAN PANDANGAN DI HARI IED!

Sebagian sahabat-sahabat Sufyan Ats-Tsauri mengatakan:

"Aku keluar bersama beliau di hari Ied, maka beliau mengatakan:

"Sesungguhnya pertama kali yang kita mulai dengannya pada hari raya kita ini adalah menundukkan pandangan."

📚 AT-Tabshirah libnil Jauzi, hal 106.


‏::: السّلف وغضّ البصر يوم العيد :::

قَالَ بَعْضُ أَصْحَابِ سُفْيَانَ الثَّوْرِي:

خَرَجْتُ مَعَهُ يَوْمَ عِيدٍ، فَقَالَ:

" إِنَّ أَوَّلَ مَا نَبْدَأُ بِهِ فِي يَوْمِنَا هَذَا غَضُّ الْبَصَرِ"

(التبصرة لابن الجوزي، ص: [106]).


💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
https://t.me/salafy_cirebon
www.salafycirebon.com