Salafy Palembang 🇮🇩
5.86K subscribers
5.45K photos
445 videos
309 files
14.5K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Download Telegram
✋🏻💥🔥 CANDA DALAM PERBINCANGAN BAK GARAM DALAM MAKANAN

✍🏻 Asy-Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata:

وقد يحسن المزاح أحيانا إذا كان فيه مصلحة، لكن لا ينبغي الإكثار منه، وإنما المزاح في الكلام كالملح في الطعام، إن عدم أو زاد على الحد فهو مذموم، اه.

“Terkadang bercanda itu baik bila mengandung maslahat. Hanya saja tidak sepantasnya banyak bercanda. Karena canda dalam perbincangan tak ubahnya seperti garam dalam makanan. Bila tidak ada atau kadarnya melampaui batas, maka akan menjadi sesuatu yang tercela .”

[Bahjatul Abrar wa Qurratu ‘Uyunil Akhbari fi Syarhi Jawami’il Akhbar” hal. 56 cet. Darul Furqan]

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
1⃣0⃣🇸🇦🌺 10 FAKTA YANG MEMBUAT BAHAGIA BILA ANDA HIDUP DI ARAB SAUDI

✋🏻 Kerajaan Arab Saudi adalah sebuah negara Arab yang terletak di Jazirah Arab. Beriklim gurun dan wilayahnya sebagian besar terdiri atas gurun pasir. Sebuah negeri yang diyakini tak satupun negara di dunia ini yang tidak mengenalnya. Baik itu negara sekuler terlebih lagi negara sesama muslim.

💡 Banyak sekali keunikan atau kelebihan yang dimiliki negara dimana Islam berasal ini. Keunikan atau kelebihan yang tentunya akan sangat membahagiakan bagi warganya. Berikut beberapa fakta tentang keunikan atau kelebihan Arab Saudi yang tidak ditemui di negara lain.

1. Tidak ada pemilu untuk memilih kepala negara

Arab Saudi adalah negara monarki absolut. Tidak ada pemilu ala negara demokrasi seperti yang terjadi di berbagai negara. Meski berjuluk negeri kaya raya, namun proses pergantian tampuk pimpinan di Arab Saudi sangatlah hemat biaya, bahkan mungkin tanpa biaya sama sekali. Pergantian tongkat kepemimpinan dari Raja Abdullah yang meninggal dunia kepada Raja Salman hanya berlangsung beberapa menit setelah pembacaan surat keputusan. Kemudian diiringi baiat dan saling berjabatan tangan.
Tidak ada triliunan uang yang dihambur-hamburkan hanya untuk sebuah pesta demokrasi. Rakyat merasa aman, nyaman dan tentram. Mereka tidur di malam hari di bawah kekuasaan seorang raja, dan mereka bangun di pagi hari dalam keadaan kekuasaan sudah beralih ke raja berikutnya. Negara dalam kondisi damai, tanpa gejolak dan tanpa rasa takut.

2. BBM di Arab Saudi sangat murah

BBM jenis oktan 91 hanya dihargai 0,75 riyal ( sekitar 2.700 rupiah). Itupun setelah mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya yang hanya 0,45 riyal (sekitar 1.600 rupiah). Sedangkan BBM jenis oktan 95 hanya seharga 0,90 riyal (3.250 rupiah) setelah sebelumnya seharga 0,60 riyal (2.150 rupiah). Harga 1 liter bensin di Saudi setara dengan setengah liter air minum kemasan di Indonesia.

3. Pendidikan di Arab Saudi gratis, itupun masih ditambah dengan beasiswa yang diberikan kerajaan.

Secara umum seluruh universitas negeri di Saudi memberikan beasiswa penuh (full-scholarship). Mahasiswa sama sekali tidak dibebani biaya kuliah dan bahkan diberi uang bulanan atau mukafaah. Mukafaah di seluruh universitas negeri Saudi hampir sama yaitu sekitar 890 riyal per bulan (sekitar 3 juta rupiah) baik untuk S1, S2 maupun S3. Mahasiswa S2 atau S3 yang merangkap sebagai research assistant (RA) atau teaching assistant (TA) akan mendapat tambahan gaji. Besar kecilnya gaji tergantung universitas yang bersangkutan. Jika beruntung ikut proyek penelitian dosen bisa mendapat tambahan uang saku lagi.

Biaya hidup tidak terlalu besar, karena telah disediakan asrama gratis dan mendapat subsidi makan di kantin kampus. Dengan kondisi seperti ini rata-rata mahasiswa masih bisa menabung dari beasiswa yang diperoleh. Bagi mahasiswa yang membawa keluarga, maka harus menyewa rumah di luar dan di beberapa kampus disediakan pengganti biaya sewanya.

4. Jalanan di Arab Saudi kualitas tol semua, dan gratis

Arab Saudi sangat memperhatikan masalah infrastruktur, termasuk soal sarana jalan. Jalan tol penghubung Mekkah dan Jeddah misalnya. Selain memiliki track lurus lempang, kondisi jalan juga mulus dan lebar. Dua jalur yang berlawanan arah selalu disekat rapi, sehingga membuat semakin nyamannya para driver saat mengemudi. Mengemudi berapapun jauhnya tak begitu melelahkan bagi para driver disana. Soal kemacetan? Maaf, Anda salah alamat, ini Arab Saudi, macet adalah hal yang sangat langka ditemui.
5. Wajib shalat berjamaah di masjid

Arab Saudi adalah satu-satunya negara yang mengharuskan penduduknya untuk menghentikan seluruh aktivitas perdagangan selama pelaksanaan salat berjamaah yang mana setiap toko harus ditutup ketika telah dikumandangkan azan tanda masuknya waktu salat wajib. Lalu bagaimana dengan para PKL yang menggelar dagangan di pinggir jalan? Aman, tidak ada yang berani mencuri dagangan mereka satu pun. Berbeda dengan negara lain, yang lengah sesaat saja, sepeda motor pun lenyap.

6. Tingkat kriminalitas sangat rendah

Masih terkait dengan poin sebelumnya, mengapa PKL di Arab Saudi dengan mudahnya meninggalkan lapaknya untuk shalat berjamaah? Ya, karena tidak ada yang berani mencuri dagangannya. Mencuri dagangan orang, berarti tangan bakal copot. Ketatnya penerapan syariat Islam di Arab Saudi berimbas pada rendahnya tingkat kriminalitas. Tentu kita tidak mengatakan bahwa Arab Saudi 100% bebas kriminalitas, namun apabila dibandingkan dengan negara lain, bahkan negara Islam sekalipun, yang tidak menerapkan syariat Islam, maka akan jauh sekali kondisinya.
Dan sekali pun kita mendengar berita kriminal di Arab Saudi, biasanya tidak jauh dari kasus TKI dan berita kriminalitas di kalangan anggota kerajaan, yang tentunya sangat tendensius. Sumber berita biasanya tidak jauh dari media-media Syiah, kelompok radikal khawarij dan musuh-musuh Arab Saudi lainnya.

7. Arab Saudi negara paling dermawan di dunia

Sejak tahun 1970-an, Arab Saudi telah menyumbangkan bantuan sebesar 49 miliar poundsterling yang membuatnya menjadi negara donor terbesar di dunia. Sebagai contoh, untuk Aceh saat terjadi bencana tsunami saja, Arab Saudi menggelontorkan US$70 (Sekitar Rp 651 Milyar). Semua bantuan Arab Saudi yang mayoritasnya diperuntukkan ke negara-negara Islam bersifat hibah, tanpa syarat apapun.
Mengapa Arab Saudi begitu royal menyumbangkan kekayaannya untuk negara lain? Setidaknya ada dua hal yang berpengaruh, pertama karena memang Arab Saudi adalah negara kaya raya. Yang kedua, sudah menjadi karakter orang Arab yang begitu bersemangat untuk berderma. Hal ini bisa dilihat saat musim haji atau umrah, bagaimana antusiasme warga Arab Saudi untuk menjamu tamu-tamu Allah dari berbagai penjuru dunia.

8. Warga Arab Saudi bebas pajak penghasilan

Tidak ada pajak penghasilan yang dipungut dari warga Arab Saudi. Bahkan bukan hanya warga Arab Saudi, warga negara-negara Teluk yang memiliki kerjasama dengan Arab Saudi seperti Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab umumnya dibebaskan dari pembayaran pajak penghasilan, akan tetapi mereka tetap harus tunduk pada aturan pembayaran zakat.

9. Syiar-syiar Kuffar Dilarang

Di saat negara-negara muslim masyarakatnya resah karena tingkat kehamilan di luar nikah sangat tinggi, terutama pasca perayaan Valentine’s Day. Atau tindak kriminal yang meningkat saat momen perayaan Tahun Baru, warga Arab Saudi masih adem ayem. Mereka bisa tidur nyenyak pada malam tahun baru maupun malam Valentine. Tidak ada kekhawatiran kemana perginya anak mereka pada momen-momen penuh kemaksiatan tersebut.
Valentine, Perayaan Natal dan Tahun Baru, konser musik dan berbagai event hura-hura adalah sesuatu yang terlarang di negeri itu. Jangankan perayaan Valentine, ada sedikit saja yang mengarah ke sana, polisi syariah sudah bertindak tegas. Sehingga jangan berharap bisa menemukan toko-toko yang menjual pernak-pernik Valentine atau terompet Tahun Baru di Arab Saudi.
10. Proteksi terhadap warga sangat tinggi

Sudah menjadi isu yang mendunia, bahwa di Arab Saudi wanita dilarang mengemudi mobil. Meski banyak diprotes, apalagi oleh dunia barat, kebijakan ini sebenarnya untuk melindungi kaum wanita. Dengan diperbolehkannya wanita mengemudi, akan membuat mereka lebih sering meninggalkan rumah melebihi kebutuhan. Tugas-tugas keluarga akan terbengkalai. Dan para wanita akan menampakkan wajah-wajah mereka di jalan-jalan.
Dengan diamnya para wanita di rumah dan tidak berkeliaran dengan mobil-mobil mereka, keamanan dapat lebih ditingkatkan. Keamanan untuk para wanita tersebut dan juga keamanan untuk pengguna jalan lainnya. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa wanita bukanlah pengemudi yang baik. Tabiat wanita yang mudah panik, kurang mampu mengambil keputusan, akan sangat berbahaya jika berada di jalan raya. Jika peraturan ini bisa diterapkan di negara lain, maka tidak ada lagi kekhawatiran pada pengemudi pria akan bertemu dengan ibu-ibu yang lampu sein-nya ke kanan dan motornya justru belok ke kiri. Wallahu a’lam. "fs"


💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

📚 Sumber || http://serambiharamain.com/10-fakta-yang-membuat-bahagia-bila-anda-hidup-di-arab-saudi/

Sumber:
🇸🇦 http://bit.ly/serambiharamain
💥🔥 KEINDAHAN ISLAM DICORENG OLEH ORANG-ORANG YANG SEMANGAT BERAGAMA NAMUN BODOH

✍🏼 Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah berkata:

‏تأتي لطمات للدعوة من قبل المتحمسين للدين على جهل... ومن تلك اللطمات بعض الثورات والانقلابات ومشاركة أصحاب اللحي في المظاهرات.

"Munculnya tamparan-tamparan terhadap dakwah adalah dari orang-orang yang hanya bermodal semangat dalam beragama namun di atas kebodohan, diantara tamparan-tamparan tersebut adalah sebagian gerakan revolusi dan pemberontakan, serta ikutnya orang-orang yang berjenggot dalam demonstrasi."

📚 Tuhfatul Mujib, hlm. 284

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

🌍 Sumber || https://twitter.com/M_ALWadiee/status/882998213304881155

WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
🛡💤BERSABAR DARI OMONGAN ORANG

▫️Berkata Asy-Syaikh al-Allamah Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy rahimahullahu:

« ومن الأمور النافعة: أن تعرف أن أذية الناس لك وخصوصاً في الأقوال السيئة لا تضرك ! بل تضرهم! ».

"Dan diantara perkara yang bermanfaat:

Adalah engkau mengetahui, bahwasanya gangguan manusia terhadapmu, terkhusus dalam perkataan yang jelek, tidaklah akan membahayakanmu.

Bahkan (yang demikian) akan membahayakan diri mereka sendiri.

📚Al Wasail Al Mufidah hal. 30.

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
http://telegram.me/ForumSalafyPurbalingga
Forwarded from Salafy Indonesia
#AUDIO_FAWAID# Solusi Ketika Futur
Rekaman kajian

Tanya Jawab

Bersama:
💺 Ustadz Muhammad Umar As Sewed حفظه الله

📋 Hukum gopay

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com
Sumber:
http://t.me/salafyatam

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
🔥 MENGAPA ASY-SYAIKH RABI' MENGATAKAN BAHWA MUSUH-MUSUH ISLAM ADA DI BALIK FITNAH MUHAMMAD BIN HADI

Asy-Syaikh Ali al-Washifi hafizhahullah berkata:

"Para orientalis semuanya sepakat bahwa dakwah al-Allamah asy-Syaikh Rabi' bin Hadi yang berdasarkan manhaj salaf yang murni yang mereka batasi dengan sebutan Madkhaliyyah menurut mereka mewakili dakwah (Islam) yang paling kuat secara mutlak, karena itu adalah dakwah murni yang berdiri di atas dalil dan bukti yang wajib untuk dihabisi hingga ke akar-akarnya, agar tidak bisa mencapai tujuannya. Maka mereka menjadikan cara pertama untuk sampai ke sana dengan melemparkan gambaran yang buruk terhadap imam dakwah tersebut, menghancurkan kedudukannya, dan memalingkan manusia darinya dengan cara mencemarkan kehormatan murid-muridnya dan menyingkirkan kitab-kitab dan nasehat-nasehatnya."

📚 Risalah Ila Ikhwanis Salafiyyin, hlm. 3–4

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
https://t.me/jujurlahselamanya/927
💐🌷🌻🌹 PERKARA YANG MENGHAPUS SEMUA KEBAIKAN DAN YANG MENGHAPUS SEMUA KEBURUKAN

✍🏼 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

‏إن الله لم يجعل شيئا يحبط جميع الحسنات إلا الكفر، كما أنه لم يجعل شيئا يحبط جميع السيئات إلا التوبة.

"Sesungguhnya Allah tidak menjadikan sesuatu yang melenyapkan semua kebaikan kecuali kekafiran, sebagaimana Dia tidak menjadikan sesuatu yang menghapus semua keburukan kecuali taubat."

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 7 hlm. 493

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

🌍 Sumber || https://twitter.com/bander7464/status/889131239306866688

WhatsApp Salafy Indonesia
http://telegram.me/ForumSalafy
🌈 Audio Muhadharah..

Audio Muhadharah..

🛣 Jadilah Seorang Hamba Pembuka Pintu Kebaikan dan Penutup Pintu Kejelekan

🏅 bersama
Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah

🕌 di Masjid Mahad As Salafy Jember 6 Shafar 1440H / 12 Maret 2019

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
t.me/InfoMahadJember

⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
NASEHAT KEPADA
WANITA MUSLIMAH

#nasehat
#wanitamuslimah
Join Us
@salafypalembang
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
💺📚 PENTINGNYA KEBERADAAN ULAMA DI TENGAH UMAT

💬 Imam Ahmad rahimahullah berkata :

Sesungguhnya manusia bisa hidup hanya dengan adanya para Syaikh (ulama).

💦 Sehingga apabila para ulama telah meninggal dunia, lalu apa yang akan tersisa

Sumber :
Al Adab Asy Syariah 2-164

📍قال الإمام أحمد رحمه الله:*

إنما يحيا الناس بالمشايخ، فإذا ذهب المشايخ؛ فماذا بقي؟

الآداب الشرعية (2-164).

💽 http://t.me/SalafyPalembang
www.salafypalembang.com

Sumber:
🌐📲 https://t.me/KajianIslamTemanggung
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔥 BENARKAH SIKAP "KERAS" DALAM MEMBANTAH KESALAHAN TIDAK TEPAT LAGI DI MASA INI?!

🎙 Al-Imam al-Allamah Rabi' bin Hadi hafizhahullah

🛑 Penanya:
Apakah benar apa yang dikatakan oleh sebagian orang bahwa sebab keras dalam bantahan-bantahan para salaf terhadap ahli bid'ah adalah karena tersebarnya as-Sunnah di masa itu?

Asy-Syaikh Rabi': Sebab kerasnya mereka karena tersebarnya as-Sunnah? Apa maksud dari ucapan ini?

🛑 Penanya: Maksudnya kita tidak boleh bersikap keras terhadap ahli bid'ah sekarang ini karena sedikitnya pengamalan as-Sunnah.

Asy-Syaikh Rabi': Jadi karena sedikitnya pengamalan as-Sunnah berarti kita mati dan kita mematikan dakwah salafiyyah?! Kita ini sekarang justru butuh untuk lebih keras lagi dibandingkan awal. Di masa awal (Islam) ahli bid'ah sedikit sehingga tidak membahayakan. Tetapi sekarang manusia semuanya ahli bid'ah kecuali sedikit. Maka harus ada penjelasan, kitalah yang menjelaskan.

Mereka menyebut keras orang yang bangkit menjelaskan kebenaran, sebagaimana mereka mensifati Ahmad bin Hanbal, Ibnu Taimiyyah, dan Ibnu Abdil Wahhab sebagai orang-orang yang keras. Karena mereka (ahli bid'ah) tidak memiliki senjata, mereka kehilangan senjata untuk menghadapi Ahlus Sunnah, sehingga mereka menyebut Ahlus Sunnah sebagai orang-orang yang keras.

Mana kerasnya? Sikap keras justru ada pada mereka sendiri. Coba baca kitab-kitab mereka dan dengarkan kaset-kaset mereka dan perhatikan sikap-sikap mereka, engkau akan melihat bagaimana mereka bersikap keras demi membela kebatilan mereka dan demi memerangi Ahlus Sunnah. Perhatikan bagaimana mereka suka mencela, berdusta, memfitnah, berbuat licik, dan seterusnya. Jadi ibaratnya seperti lempar batu sembunyi tangan.

Dahulu ahli bid'ah suka mencela dan mencaci-maki Ahlus Sunnah demi membela kebatilan, namun tidak ada suara-suara yang mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang keras.

Kitab-kitab (Muhammad) al-Ghazali dan al-Maududi serta orang-orang yang semisal dengan mereka penuh dengan celaan, cacian, ejekan, olok-olokan, dan sikap ekstrim, namun tidak ada seorangpun mengatakan bahwa mereka itu keras.

Tetapi tatkala Ahlus Sunnah bangkit membela kebenaran, baru mereka (ahli bid'ah) mengatakan bahwa Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang keras. Sekarang ini mereka bersandiwara (memutarbalikkan fakta) karena mereka tidak mendapatkan senjata apapun untuk melawan orang-orang yang berpegang teguh dengan kebenaran, sehingga mereka menggunakan cara-cara semacam ini (melemparkan tuduhan keras kepada Ahlus Sunnah).

Bagaimanapun keadaannya sikap hikmah itu dibutuhkan dan sikap keras itu juga dibutuhkan, dan masing-masing sesuai dengan tempatnya. Dan Allah yang mengatakan kepada Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam dan mewasiatkan kepada beliau agar menjalankan hukum Allah dan mewasiatkan agar bersabar, Dia berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ.

"Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka, dan tempat kembali mereka adalah Jahannam." (At-Taubah: 73)

Allah juga memerintahkan kepada beliau agar menghunuskan pedang kepada orang-orang kafir. Apakah yang seperti ini bukan sikap keras?!

Beliau juga merajam orang-orang yang berzina yang telah menikah dan mencambuk yang lainnya.

Beliau juga mengatakan:

وَاللهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا.

"Demi Allah, seandainya Fathimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku sendiri yang akan memotong tangannya."
(Al-Bukhari no. 3475 dan Muslim no. 1688)

Ini merupakan sikap keras, tetapi dibutuhkan dan terpuji pada tempatnya. Jadi sikap keras tidaklah tercela secara mutlak, demikian juga sikap tenang dan lembut tidaklah terpuji secara mutlak. Jadi masing-masing sesuai dengan tempatnya, dan setiap medan ada ahlinya sebagaimana disebutkan dalam peribahasa.