📒 BERAGAMA ISLAM DI TAMBAH LAGI MENGENAL SUNNAH, SUNGGUH HAL ITU ADALAH KEHIDUPAN YANG SEBENARNYA
Allah ta’ala berfirman:
[Wahai orang-orang yang beriman! penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyeru kalian kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kalian akan di kumpulkan]. QS Al-Anfal 24
🎙berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
Sungguh, kehidupan yang membawa manfaat hanya bisa di gapai dengan cara memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya.
Barangsiapa yang tidak memenuhi/merespon seruan tersebut maka tidak ada kehidupan sejati padanya. Meskipun ia memiliki kehidupan ala binatang (kehidupan yang bebas berbuat apa saja _red) yang tidak ada bedanya antara dirinya dengan hewan yang paling rendah sekalipun.
Maka kehidupan yang hakiki lagi baik adalah kehidupan orang yang memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya secara lahir maupun batin.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar hidup, walaupun tubuh mereka telah mati. Adapun selain mereka adalah orang-orang yang telah mati, meskipun badan mereka hidup.
Oleh karena itu orang yang paling sempurna kehidupannya adalah yang paling sempurna dalam memenuhi/merespon seruan dakwah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Barangsiapa yang kehilangan sebagian darinya maka ia kehilangan sebagian unsur kehidupan tsb, dan yang ada di dalam dirinya dari kehidupan, hal itu sekadar respon dirinya terhadap ajakan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
📕Kitab Al-Fawaid ibnul Qayyim halaman 81 cetakan Darul Ghoddil Jadid, Mesir, tahun 1429H / 2008M]
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
أن الحياة النافعة إنما تحصل بالإستجابة لله ورسوله، فمن لم تحصل له هذه الإستجابة فلا حياة له، وإن كانت له حياة بهيمية مشتركة بينه وبين أرذل الحيوانات. فالحياة الحقيقة الطيبة هي حياة من استجاب الله والرسول ظاهرا وباطنا، فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا وغيرهم أموات وإن كانوا أحياء الأبدان.
ولهذا كان أكمل الناس حياة أكملهم استجابة لدعوة الرسول، فمن فاته جزء منه فاته جزء من الحياة، وفيه من الحياة بحسب ما استجاب الرسول.
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Allah ta’ala berfirman:
[Wahai orang-orang yang beriman! penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyeru kalian kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya, dan sesungguhnya kepada-Nyalah kalian akan di kumpulkan]. QS Al-Anfal 24
🎙berkata Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:
Sungguh, kehidupan yang membawa manfaat hanya bisa di gapai dengan cara memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya.
Barangsiapa yang tidak memenuhi/merespon seruan tersebut maka tidak ada kehidupan sejati padanya. Meskipun ia memiliki kehidupan ala binatang (kehidupan yang bebas berbuat apa saja _red) yang tidak ada bedanya antara dirinya dengan hewan yang paling rendah sekalipun.
Maka kehidupan yang hakiki lagi baik adalah kehidupan orang yang memenuhi/merespon seruan Allah dan rasul-Nya secara lahir maupun batin.
Mereka itulah orang-orang yang benar-benar hidup, walaupun tubuh mereka telah mati. Adapun selain mereka adalah orang-orang yang telah mati, meskipun badan mereka hidup.
Oleh karena itu orang yang paling sempurna kehidupannya adalah yang paling sempurna dalam memenuhi/merespon seruan dakwah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Barangsiapa yang kehilangan sebagian darinya maka ia kehilangan sebagian unsur kehidupan tsb, dan yang ada di dalam dirinya dari kehidupan, hal itu sekadar respon dirinya terhadap ajakan Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.
📕Kitab Al-Fawaid ibnul Qayyim halaman 81 cetakan Darul Ghoddil Jadid, Mesir, tahun 1429H / 2008M]
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَجِيبُوا لِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُمْ لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُوٓا أَنَّ اللَّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِۦ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ
أن الحياة النافعة إنما تحصل بالإستجابة لله ورسوله، فمن لم تحصل له هذه الإستجابة فلا حياة له، وإن كانت له حياة بهيمية مشتركة بينه وبين أرذل الحيوانات. فالحياة الحقيقة الطيبة هي حياة من استجاب الله والرسول ظاهرا وباطنا، فهؤلاء هم الأحياء وإن ماتوا وغيرهم أموات وإن كانوا أحياء الأبدان.
ولهذا كان أكمل الناس حياة أكملهم استجابة لدعوة الرسول، فمن فاته جزء منه فاته جزء من الحياة، وفيه من الحياة بحسب ما استجاب الرسول.
📝 Sumber:
@faedahislamiyahslogohimo
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
⚖️🩺💉 HUKUM MEMAKAI OBAT TETES HIDUNG SAAT PUASA
💬 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,
الذي تعاطى القطرة حتى وصلت إلى حلقه ينبغي له أن يقضي؛ لأن كثيراً من أهل العلم يرى صومه يبطل بذلك، فإذا وصلت القطرة إلى حلقه فالأولى والأحوط له القضاء خروجاً من خلاف العلماء، وينبغي له تأجيل القطرة في مثل هذا إلى الليل إذا تيسر
"Orang yang memakai obat tetes hingga sampai ke tenggorokan ketika berpuasa, maka hendaknya dia mengqadha puasanya. Karena banyak ulama yang berpendapat bahwa hal itu membatalkan puasanya.
Apabila tetesan sampai ke tenggorokan, maka sikap yang lebih utama dan lebih berhati-hati adalah mengqadhanya sebagai upaya untuk keluar dari perselisihan para ulama.
Sebaiknya dia menunda pemakaian tetesan tersebut hingga malam hari jika memungkinkan."
✍️ Al-Mauqi'ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz rahimahullah
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
💬 Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah menjelaskan,
الذي تعاطى القطرة حتى وصلت إلى حلقه ينبغي له أن يقضي؛ لأن كثيراً من أهل العلم يرى صومه يبطل بذلك، فإذا وصلت القطرة إلى حلقه فالأولى والأحوط له القضاء خروجاً من خلاف العلماء، وينبغي له تأجيل القطرة في مثل هذا إلى الليل إذا تيسر
"Orang yang memakai obat tetes hingga sampai ke tenggorokan ketika berpuasa, maka hendaknya dia mengqadha puasanya. Karena banyak ulama yang berpendapat bahwa hal itu membatalkan puasanya.
Apabila tetesan sampai ke tenggorokan, maka sikap yang lebih utama dan lebih berhati-hati adalah mengqadhanya sebagai upaya untuk keluar dari perselisihan para ulama.
Sebaiknya dia menunda pemakaian tetesan tersebut hingga malam hari jika memungkinkan."
✍️ Al-Mauqi'ur Rosmii lisamahatis Syaikh bin Baz rahimahullah
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
👊🏻🍃 HUKUM MELAWAN BEGAL
✍ Dijawab oleh al-Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan:
Bismillah. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa menjaga antum dan keluarga. Ana mau tanya, apa hukumnya melawan begal dan bagaimana kalau begal yang kita lawan sampai meninggal? Dan bagaimana kalau sebaliknya, kita yang meninggal pada saat melawan begal?
Jawaban :
Hukum melawan begal disyariatkan berlandaskan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Dimana ada seseorang bertanya kepada nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, bagaimana jika ada seorang hendak merampas hartaku? Beliau menjawab: "Jangan engkau kasih". Bagaimana kalau jika dia memerangi ku? Beliau menjawab:
"Engkau lawan. Bagaimana jika aku mati? Beliau bersabda: Engkau akan masuk surga. Bagaimana jika dia mati? Beliau menjawab: dia masuk neraka.'"
Namun melawan begal hendaklah sesuai dengan sikapnya. Allah Ta'ala berfirman:
ومن اعتدى عليكم فاعتدوا عليه بمثل ما اعتدى عليكم
"Barang siapa yang berbuat pelanggaran terhadap kalian, maka balaslah setimpal dengan perbuatannya".
Wallahu a'lam.
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍ Dijawab oleh al-Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah
Pertanyaan:
Bismillah. Semoga Allah Subhanahu wa ta'ala senantiasa menjaga antum dan keluarga. Ana mau tanya, apa hukumnya melawan begal dan bagaimana kalau begal yang kita lawan sampai meninggal? Dan bagaimana kalau sebaliknya, kita yang meninggal pada saat melawan begal?
Jawaban :
Hukum melawan begal disyariatkan berlandaskan hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Dimana ada seseorang bertanya kepada nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam, bagaimana jika ada seorang hendak merampas hartaku? Beliau menjawab: "Jangan engkau kasih". Bagaimana kalau jika dia memerangi ku? Beliau menjawab:
"Engkau lawan. Bagaimana jika aku mati? Beliau bersabda: Engkau akan masuk surga. Bagaimana jika dia mati? Beliau menjawab: dia masuk neraka.'"
Namun melawan begal hendaklah sesuai dengan sikapnya. Allah Ta'ala berfirman:
ومن اعتدى عليكم فاعتدوا عليه بمثل ما اعتدى عليكم
"Barang siapa yang berbuat pelanggaran terhadap kalian, maka balaslah setimpal dengan perbuatannya".
Wallahu a'lam.
📝 Sumber:
@qowwamussunnah
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
RABU, 18 RAMADHAN 1443H
20 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
20 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔥 PERUSAK AMAL SHALIH
🎙Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
"Tidak ada sesuatu pun yang paling merusak amal shalih daripada rasa bangga diri dan suka dipuji."
📚 (Al Fawaid : 1/152)
✒️ قال الإمام ابن القيم -رحمه الله- :
« لا شَيء أفسَد لِلعَملِ الصَّالحِ مِن
العُجبِ، ورُؤيَـةِ النَّفسِ ».
📚 (الفَوَائِدُ ١٥٢/١)
📝 Sumber :
https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1513255987091808258?t=7fnE3QUzhaz5L2rclOQL2A&s=19
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
"Tidak ada sesuatu pun yang paling merusak amal shalih daripada rasa bangga diri dan suka dipuji."
📚 (Al Fawaid : 1/152)
✒️ قال الإمام ابن القيم -رحمه الله- :
« لا شَيء أفسَد لِلعَملِ الصَّالحِ مِن
العُجبِ، ورُؤيَـةِ النَّفسِ ».
📚 (الفَوَائِدُ ١٥٢/١)
📝 Sumber :
https://twitter.com/aqwal_ahl_alelm/status/1513255987091808258?t=7fnE3QUzhaz5L2rclOQL2A&s=19
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📜🎁🖇🇵🇸
TERUNTUK BANGSA PALESTINA
💬 Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy hafizhahullah berkata,
هذا الشعب الذي قال فيه بعض العلماء في مقال له أنه لم يرَ شعبا صبر مثل صبرهم, أكثر من ستين عاما, وهم تحت وطأة إخوة القردة والخنازير,
ولكن كثيرا من الفلسطينيين بعيدون عن دينهم, بعيدون عن تعاليم الإسلام الصحيح, بعيدون عن العقيدة الصحيحة, بعيدون عن النهج القويم, يقال لهم:
ما فُتِحت فلسطين إلا بالإسلام, فتحها الفاروق عمر رضي الله عنه, ودخلها جيشُ عمر رضي الله عنه, وفيهم أيضا الصحابة رضي الله عنهم أجمعين, فدخلها وتسلَّم المسجد الأقصى متخشعا زاهدا متواضعا رضي الله عنه, وقال كلمة مشهورة :
نحن قوم أعزنا الله بالإسلام, فإن ابتغينا العزة في غيره أذلنا الله.
وأول ما قام به بناء وترميم المسجد الأقصى والأذان فيه, هذا همه, وهذه غايته, إعلاء كلمة الله, ونصرة دين الله تبارك وتعالى,
فإن أردتم ان تستردوا القدس والمسجد الأقصى, فكونوا على ما كان عليه عمر وأصحاب النبي ﷺ ورضي الله عنهم أجمعين, علِّمُوا أولادَكم وأجيالكم العقيدة الصحيحةَ, علموهم الدينَ الصحيح, والمنهج القويم, والتوحيد المستقيم , علموهم في مدارسكم, وفي جامعاتكم , وفي مساجدكم, (واعتصموا بحبل الله جميعًا ولا تفرقوا), فإذا فعلتم ذلك, عادت لكم فلسطين, وعاد إلى أيديكم المسجد الأقصى, وبغير ذلك فلن تحصلوا إلا على الخيبة والخسران,
لن تنفعكم أمريكا, ولا الأمم المتحدة, ولا الإتحاد الأوربي, ولن تنفعكم القومية, ولا الوطنية المقيتة, إنما ينفعكم أن تأخذوا بأسباب النصر الحقيقية, والله عز وجل منجزٌ وعدَه إن أنتم أخذتم بهذه الأسباب
“Bangsa Palestina ini yang telah disebutkan oleh sebagian para ulama tentangnya, bahwasannya belum ditemukan suatu bangsa yang bersabar sebagaimana kesabaran mereka, lebih dari enam puluh tahun lamanya mereka berada di bawah tekanan saudara-saudaranya kera dan babi (Yahudi).
Akan tetapi kebanyakan orang-orang Palestina mereka jauh dari ajaran agama mereka, jauh dari pengajaran Islam yang benar, jauh dari aqidah yang benar dan jauh dari manhaj yang lurus, maka disampaikanlah kepada mereka, ‘Palestina tidak bisa dibebaskan kecuali dengan Islam.’
Al-Faruq Umar bin Khaththab telah menaklukannya, pasukan Umar memasukinya dan di antara mereka juga terdapat para sahabat Nabi, maka Umar memasukinya dan merebut Masjid Al-Aqsha dengan kewibawaan, sikap zuhud, dan tawadhu’ (rendah hati). Dan Umar mengucapkan perkataan yang terkenal, ‘Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah Ta’ala dengan sebab Islam, maka apabila kami mencari kemuliaan dengan selain Islam pasti Allah menghinakan kami.’
Dan pertama kali yang beliau lakukan ialah membangun dan memperbaiki kembali Masjid Al-Aqsha, mengumandangkan azan di dalamnya. Inilah keinginannya, dan tujuannya adalah meninggikan kalimat Allah dan menolong agama Allah.
Maka jika kalian ingin merebut kembali kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, maka jadilah kalian berada di atas jalan yang Umar dan para sahabat Nabi berada di atasnya.
Ajarkan anak-anak kalian dan generasi kalian perkara aqidah yang benar, ajarkan mereka ajaran agama yang benar, manhaj yang lurus, tauhid yang lurus, ajarkan mereka di sekolah-sekolah kalian, di universitas-universitas kalian, dan di masjid-masjid kalian (dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah kalian berpecah belah).
Maka apabila kalian melakukannya niscaya Palestina akan kembali kepada kalian dan Masjid Al-Aqsha kembali ke tengah-tengah kalian, namun jika dengan cara selain itu, maka kalian tidak akan pernah meraih kecuali kegagalan dan kerugian.
Tidak akan memberi manfaat kepada kalian negara Amerika, tidak pula Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak pula Uni Eropa, dan tidak memberikan manfaat kepada kalian sikap nasionalisme dan kebangsaan yang dibenci.
Sesungguhnya yang bermanfaat bagi kalian adalah kalian menempuh sebab-sebab pertolongan yang hakiki dan Allah ‘Azza wa Jalla memenuhi janji-Nya apabila kalian menempuh sebab-sebab tersebut.”
📜 Diambil dari khutbah berjudul ‘Seruan Sang Pemberi Peringatan’ oleh Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy
📝 Sumber:
@khtub_monir_alsaadi/1581
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
TERUNTUK BANGSA PALESTINA
💬 Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy hafizhahullah berkata,
هذا الشعب الذي قال فيه بعض العلماء في مقال له أنه لم يرَ شعبا صبر مثل صبرهم, أكثر من ستين عاما, وهم تحت وطأة إخوة القردة والخنازير,
ولكن كثيرا من الفلسطينيين بعيدون عن دينهم, بعيدون عن تعاليم الإسلام الصحيح, بعيدون عن العقيدة الصحيحة, بعيدون عن النهج القويم, يقال لهم:
ما فُتِحت فلسطين إلا بالإسلام, فتحها الفاروق عمر رضي الله عنه, ودخلها جيشُ عمر رضي الله عنه, وفيهم أيضا الصحابة رضي الله عنهم أجمعين, فدخلها وتسلَّم المسجد الأقصى متخشعا زاهدا متواضعا رضي الله عنه, وقال كلمة مشهورة :
نحن قوم أعزنا الله بالإسلام, فإن ابتغينا العزة في غيره أذلنا الله.
وأول ما قام به بناء وترميم المسجد الأقصى والأذان فيه, هذا همه, وهذه غايته, إعلاء كلمة الله, ونصرة دين الله تبارك وتعالى,
فإن أردتم ان تستردوا القدس والمسجد الأقصى, فكونوا على ما كان عليه عمر وأصحاب النبي ﷺ ورضي الله عنهم أجمعين, علِّمُوا أولادَكم وأجيالكم العقيدة الصحيحةَ, علموهم الدينَ الصحيح, والمنهج القويم, والتوحيد المستقيم , علموهم في مدارسكم, وفي جامعاتكم , وفي مساجدكم, (واعتصموا بحبل الله جميعًا ولا تفرقوا), فإذا فعلتم ذلك, عادت لكم فلسطين, وعاد إلى أيديكم المسجد الأقصى, وبغير ذلك فلن تحصلوا إلا على الخيبة والخسران,
لن تنفعكم أمريكا, ولا الأمم المتحدة, ولا الإتحاد الأوربي, ولن تنفعكم القومية, ولا الوطنية المقيتة, إنما ينفعكم أن تأخذوا بأسباب النصر الحقيقية, والله عز وجل منجزٌ وعدَه إن أنتم أخذتم بهذه الأسباب
“Bangsa Palestina ini yang telah disebutkan oleh sebagian para ulama tentangnya, bahwasannya belum ditemukan suatu bangsa yang bersabar sebagaimana kesabaran mereka, lebih dari enam puluh tahun lamanya mereka berada di bawah tekanan saudara-saudaranya kera dan babi (Yahudi).
Akan tetapi kebanyakan orang-orang Palestina mereka jauh dari ajaran agama mereka, jauh dari pengajaran Islam yang benar, jauh dari aqidah yang benar dan jauh dari manhaj yang lurus, maka disampaikanlah kepada mereka, ‘Palestina tidak bisa dibebaskan kecuali dengan Islam.’
Al-Faruq Umar bin Khaththab telah menaklukannya, pasukan Umar memasukinya dan di antara mereka juga terdapat para sahabat Nabi, maka Umar memasukinya dan merebut Masjid Al-Aqsha dengan kewibawaan, sikap zuhud, dan tawadhu’ (rendah hati). Dan Umar mengucapkan perkataan yang terkenal, ‘Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah Ta’ala dengan sebab Islam, maka apabila kami mencari kemuliaan dengan selain Islam pasti Allah menghinakan kami.’
Dan pertama kali yang beliau lakukan ialah membangun dan memperbaiki kembali Masjid Al-Aqsha, mengumandangkan azan di dalamnya. Inilah keinginannya, dan tujuannya adalah meninggikan kalimat Allah dan menolong agama Allah.
Maka jika kalian ingin merebut kembali kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, maka jadilah kalian berada di atas jalan yang Umar dan para sahabat Nabi berada di atasnya.
Ajarkan anak-anak kalian dan generasi kalian perkara aqidah yang benar, ajarkan mereka ajaran agama yang benar, manhaj yang lurus, tauhid yang lurus, ajarkan mereka di sekolah-sekolah kalian, di universitas-universitas kalian, dan di masjid-masjid kalian (dan berpegang teguhlah kalian semua dengan tali Allah dan janganlah kalian berpecah belah).
Maka apabila kalian melakukannya niscaya Palestina akan kembali kepada kalian dan Masjid Al-Aqsha kembali ke tengah-tengah kalian, namun jika dengan cara selain itu, maka kalian tidak akan pernah meraih kecuali kegagalan dan kerugian.
Tidak akan memberi manfaat kepada kalian negara Amerika, tidak pula Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), tidak pula Uni Eropa, dan tidak memberikan manfaat kepada kalian sikap nasionalisme dan kebangsaan yang dibenci.
Sesungguhnya yang bermanfaat bagi kalian adalah kalian menempuh sebab-sebab pertolongan yang hakiki dan Allah ‘Azza wa Jalla memenuhi janji-Nya apabila kalian menempuh sebab-sebab tersebut.”
📜 Diambil dari khutbah berjudul ‘Seruan Sang Pemberi Peringatan’ oleh Asy-Syaikh Munir As-Sa’dy
📝 Sumber:
@khtub_monir_alsaadi/1581
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🔊TEPATKAH MENEMPATKAN ANAK-ANAK DI SHAF TERSENDIRI DI BELAKANG ORANG-ORANG DEWASA?
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
حشر الأطفال في صف واحد وراء الكبار فهذا يؤدي إلى أن يتأذى المصلون منهم أكثر وأكثر؛ لأنهم إذا اجتمعوا في صف واحد حصل منهم الكلام واللعب فيتأذى المصلون بهم.
"Mengumpulkan anak-anak di satu shaf di belakang orang-orang dewasa akan menyebabkan jamaah shalat jauh lebih terganggu oleh mereka, karena jika mereka berkumpul di satu shaf maka mereka akan berbicara dan main-main sehingga menyebabkan jamaah shalat terganggu oleh mereka."
@binothaimeen.net/content/11654
Beliau rahimahullah juga berkata,
لو أخرنا الصبيان عن الصف الأول سيكونون وحدهم في الصف الثاني ويترتب على لعبهم ما لا يترتب لو كانوا في الصف الأول وفرقناهم.
"Seandainya kita meletakkan anak-anak di belakang shaf terdepan maka mereka akan menyendiri di shaf kedua, dan akibat dari sikap main-main mereka tidak akan sama seandainya mereka berada di shaf pertama dan kita pisahkan mereka."
📘 Majmu'ul Fatawa, XII/398
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🎙Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata,
حشر الأطفال في صف واحد وراء الكبار فهذا يؤدي إلى أن يتأذى المصلون منهم أكثر وأكثر؛ لأنهم إذا اجتمعوا في صف واحد حصل منهم الكلام واللعب فيتأذى المصلون بهم.
"Mengumpulkan anak-anak di satu shaf di belakang orang-orang dewasa akan menyebabkan jamaah shalat jauh lebih terganggu oleh mereka, karena jika mereka berkumpul di satu shaf maka mereka akan berbicara dan main-main sehingga menyebabkan jamaah shalat terganggu oleh mereka."
@binothaimeen.net/content/11654
Beliau rahimahullah juga berkata,
لو أخرنا الصبيان عن الصف الأول سيكونون وحدهم في الصف الثاني ويترتب على لعبهم ما لا يترتب لو كانوا في الصف الأول وفرقناهم.
"Seandainya kita meletakkan anak-anak di belakang shaf terdepan maka mereka akan menyendiri di shaf kedua, dan akibat dari sikap main-main mereka tidak akan sama seandainya mereka berada di shaf pertama dan kita pisahkan mereka."
📘 Majmu'ul Fatawa, XII/398
📝 Sumber:
@AhlusSunnahManokwari
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🏡🕌 KEUTAMAAN TARAWIH BERSAMA IMAM BAGI WANITA
📋 Soal:
Apakah keutamaan melaksanakan shalat tarawih dengan imam sampai selesai juga berlaku bagi para wanita? Ataukah tetap lebih utama bagi kami untuk melaksanakannya munfarid di rumah sebagaimana shalat-shalat yang lain? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
“Wanita lebih afdal shalat di rumah berdasarkan keumuman hadits dan tentu akan mendapat pahala besar.
Apabila wanita tersebut shalat berjamaah dengan imam, dia mendapat pahala seperti yang tersebut dalam hadits.”
Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah
📝 Sumber:
http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-117/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📋 Soal:
Apakah keutamaan melaksanakan shalat tarawih dengan imam sampai selesai juga berlaku bagi para wanita? Ataukah tetap lebih utama bagi kami untuk melaksanakannya munfarid di rumah sebagaimana shalat-shalat yang lain? Mohon penjelasannya.
Jawaban:
“Wanita lebih afdal shalat di rumah berdasarkan keumuman hadits dan tentu akan mendapat pahala besar.
Apabila wanita tersebut shalat berjamaah dengan imam, dia mendapat pahala seperti yang tersebut dalam hadits.”
Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Afifuddin Hafizhahullah
📝 Sumber:
http://asysyariah.com/tanya-jawab-ringkas-edisi-117/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
🌤️ TIDAK BISA TARAWIH, BOLEH QADHA PADA PAGI HARI?
Pertanyaan:
Seseorang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena di perjalanan. Apakah dia bisa mengganti shalat tersebut pada pagi atau siang hari?
Jawaban:
Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha,
إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا فَاتَتْهُ الصَّلَاةُ مِنَ اللَّيْلِ مِنْ وَجَعٍ أَوْ غَيْرِهِ، صَلَّى مِنَ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
“Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terluput dari shalat malam karena sakit atau hal yang lain, beliau mengerjakannya pada siang hari sejumlah dua belas rakaat.”
(HR. Muslim no. 140 [746])
Demikian juga bagi orang yang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena safar, berdasarkan hadits di atas apabila dia ingin mengqadhanya pada siang hari. Hanya saja, tidak diakhiri dengan witir (ganjil), tetapi digenapkan.
Wallahu a’lam bish-shawab.
🎙Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar
📝 Sumber:
https://asysyariah.com/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
https://akhwat.net/2022/04/12/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Pertanyaan:
Seseorang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena di perjalanan. Apakah dia bisa mengganti shalat tersebut pada pagi atau siang hari?
Jawaban:
Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu anha,
إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا فَاتَتْهُ الصَّلَاةُ مِنَ اللَّيْلِ مِنْ وَجَعٍ أَوْ غَيْرِهِ، صَلَّى مِنَ النَّهَارِ ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً
“Apabila Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam terluput dari shalat malam karena sakit atau hal yang lain, beliau mengerjakannya pada siang hari sejumlah dua belas rakaat.”
(HR. Muslim no. 140 [746])
Demikian juga bagi orang yang tidak bisa melaksanakan shalat tarawih karena safar, berdasarkan hadits di atas apabila dia ingin mengqadhanya pada siang hari. Hanya saja, tidak diakhiri dengan witir (ganjil), tetapi digenapkan.
Wallahu a’lam bish-shawab.
🎙Ustadz Abu Ishaq Abdullah Nahar
📝 Sumber:
https://asysyariah.com/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
https://akhwat.net/2022/04/12/tidak-bisa-tarawih-boleh-qadha-pada-pagi-hari/
@syarhussunnahlinnisa
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📝⚠️⛔❌ HUKUM JUAL BELI DAN MENYALAKAN PETASAN
✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
📬 Pertanyaan:
ما حكم بيع وشراء واستعمال المفرقعات النارية، والتي تسمى (الطرطعان)؟
Apa hukum jual beli dan menyalakan petasan, yang biasa disebut ath-thartha'an?
🔓 Jawaban:
الحمد لله رب العالمين وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
الذي أرى أن بيعها وشراءها حرام، وذلك لوجهين:
Menurut pendapatku, memperjualbelikan petasan hukumnya haram. Hal ini dilihat dari dua sisi:
الوجه الأول: أنها إضاعة للمال، وإضاعة المال محرمة، ولنهي النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ - عن ذلك.
Pertama: Ini merupakan perbuatan menghambur-hamburkan harta. Sementara itu, menghambur-hamburkan harta hukumnya diharamkan karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang hal tersebut.
والثاني: أن فيها أذية للناس بأصواتها المزعجة، وربما يحدث منها حرائق إذا وقعت على شيء قابل للاحتراق، وهي حية لم تطفأ
Kedua: Perbuatan tersebut mengandung gangguan terhadap orang lain dengan suaranya yang mengagetkan. Terkadang juga menimbulkan kebakaran apabila petasan itu terkena sesuatu yang mudah terbakar dalam keadaan petasan itu masih hidup, belum padam.
فمن أجل هذين الوجهين نرى أنها حرام، وأنه لا يجوز بيعها ولا شراؤها
Berdasarkan dua sisi ini, kami berpendapat bahwa petasan hukumnya haram dan tidak boleh memperjualbelikannya.
📚 Majmu' Fatawa Ibnu Utsaimin (3/3)
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/hukum-jual-beli-dan-menyalakan-petasan/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah
📬 Pertanyaan:
ما حكم بيع وشراء واستعمال المفرقعات النارية، والتي تسمى (الطرطعان)؟
Apa hukum jual beli dan menyalakan petasan, yang biasa disebut ath-thartha'an?
🔓 Jawaban:
الحمد لله رب العالمين وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
الذي أرى أن بيعها وشراءها حرام، وذلك لوجهين:
Menurut pendapatku, memperjualbelikan petasan hukumnya haram. Hal ini dilihat dari dua sisi:
الوجه الأول: أنها إضاعة للمال، وإضاعة المال محرمة، ولنهي النبي - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم َ - عن ذلك.
Pertama: Ini merupakan perbuatan menghambur-hamburkan harta. Sementara itu, menghambur-hamburkan harta hukumnya diharamkan karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang hal tersebut.
والثاني: أن فيها أذية للناس بأصواتها المزعجة، وربما يحدث منها حرائق إذا وقعت على شيء قابل للاحتراق، وهي حية لم تطفأ
Kedua: Perbuatan tersebut mengandung gangguan terhadap orang lain dengan suaranya yang mengagetkan. Terkadang juga menimbulkan kebakaran apabila petasan itu terkena sesuatu yang mudah terbakar dalam keadaan petasan itu masih hidup, belum padam.
فمن أجل هذين الوجهين نرى أنها حرام، وأنه لا يجوز بيعها ولا شراؤها
Berdasarkan dua sisi ini, kami berpendapat bahwa petasan hukumnya haram dan tidak boleh memperjualbelikannya.
📚 Majmu' Fatawa Ibnu Utsaimin (3/3)
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/hukum-jual-beli-dan-menyalakan-petasan/
@ForumSalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✋🏻✅📑💧 MENUNDUKKAN KALBU
✍🏻 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
حَادِثُوا هَذِهِ الْقُلُوبَ فَإِنَّهَا سَرِيعَةُ الدُّثُورِ، وَاقْرَعُوا هَذِهِ النُّفُوسَ فَإِنَّهَا خَلِيعَةٌ، وَإِنَّكُمْ إِذَا أطعتموها تَنْزِلُ بِكُمْ إِلَى شَرِّ غَايَةٍ
“Jagalah kalbu-kalbu ini (agar senantiasa mengingat Allah) karena ia sangat cepat lupa. Pukullah jiwa karena ia tidak punya malu. Kalau kalian terus menaati jiwa tersebut, ia akan membawa kalian pada keadaan yang paling buruk.”
📚 Hilyatul Aulia 2/152
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/menundukan-kalbu
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan,
حَادِثُوا هَذِهِ الْقُلُوبَ فَإِنَّهَا سَرِيعَةُ الدُّثُورِ، وَاقْرَعُوا هَذِهِ النُّفُوسَ فَإِنَّهَا خَلِيعَةٌ، وَإِنَّكُمْ إِذَا أطعتموها تَنْزِلُ بِكُمْ إِلَى شَرِّ غَايَةٍ
“Jagalah kalbu-kalbu ini (agar senantiasa mengingat Allah) karena ia sangat cepat lupa. Pukullah jiwa karena ia tidak punya malu. Kalau kalian terus menaati jiwa tersebut, ia akan membawa kalian pada keadaan yang paling buruk.”
📚 Hilyatul Aulia 2/152
📝 Sumber:
https://forumsalafy.net/menundukan-kalbu
@forumsalafy
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
HUKUM PUASA MUSAFIR KETIKA PUASANYA MEMBAHAYAKAN DIRINYA
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
KAMIS, 19 RAMADHAN 1443H
21 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
21 APRIL 2022 M
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
✋🏻🖇⚖📖
BERSAMA ULAMA SELAMA UCAPAN MEREKA MENCOCOKI DALIL-DALIL AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH
💬 Asy-Syaikh Robi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullahu Ta’ala berkata,
“Dan para ulama menurut ajaran agama kita, mereka tidak diikuti kecuali apabila ucapan mereka berdasarkan kepada dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sehingga apabila ucapan mereka menyelisihi dalil-dalil, maka wajib untuk menyelisihinya dan membantahnya, dan apabila ucapan mereka tidak memiliki dalil-dalil, maka tidak mesti seseorang untuk mengikuti mereka.”
📚 Al-Majmu’ Al-Wadhih, hal. 145
@elarabekalrugea
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
BERSAMA ULAMA SELAMA UCAPAN MEREKA MENCOCOKI DALIL-DALIL AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH
💬 Asy-Syaikh Robi’ bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullahu Ta’ala berkata,
“Dan para ulama menurut ajaran agama kita, mereka tidak diikuti kecuali apabila ucapan mereka berdasarkan kepada dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sehingga apabila ucapan mereka menyelisihi dalil-dalil, maka wajib untuk menyelisihinya dan membantahnya, dan apabila ucapan mereka tidak memiliki dalil-dalil, maka tidak mesti seseorang untuk mengikuti mereka.”
📚 Al-Majmu’ Al-Wadhih, hal. 145
@elarabekalrugea
@qoulussalaf
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💥‼️ BANTAHAN TERHADAP ORANG YANG MENGINGKARI SIFAT KETINGGIAN ALLAH ﷻ DI ATAS ARSY
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
” وفي قصة وفاة النبي صلى الله عليه وسلم من حديث جابر رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لعلي رضي الله عنه
“Di dalam kisah wafatnya Nabi Muhammad ﷺ dari hadits Jabir radhiyallahu 'anhu sesungguhnya nabi ﷺ pernah bersabda kepada 'Ali radhiyallahu 'anhu beliau bersabda,
” إذا أنا مت فغسلني أنت ، و ابن عباس يصب الماء ، و جبرائيل ثالثكما ، وكفني في ثلاثة أثواب جدد وضعوني في المسجد ، فإن أول من يصلي علي الرب عز وجل من فوق عرشه “
“Jika aku wafat engkaulah yang memandikanku dan Ibnu 'Abbas yang menuangkan air, dan malaikat Jibril yang ketiganya, kafanilah aku dengan tiga lembar kain yang baru, letakkanlah aku di dalam masjid, karena sesungguhnya yang pertama kali menshalatkan aku adalah Allah ﷻ dari atas 'Arsy-Nya.”
📑 Ijtima'ul Juyusyil Islamiyyah 'ala Harbil Mu'aththilah wal Jahmiyyah (60)
Dikeluarkan oleh Abu Nu'aim dalam al-Hilyah (jilid 4/hal. 47-79) secara panjang, dan dari jalannya Ibnu Qudamah dalam menetapkan sifat ketinggian bagi Allah (34)
📝 Sumber:
@salafymajalengka www.salafymajalengka.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
” وفي قصة وفاة النبي صلى الله عليه وسلم من حديث جابر رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال لعلي رضي الله عنه
“Di dalam kisah wafatnya Nabi Muhammad ﷺ dari hadits Jabir radhiyallahu 'anhu sesungguhnya nabi ﷺ pernah bersabda kepada 'Ali radhiyallahu 'anhu beliau bersabda,
” إذا أنا مت فغسلني أنت ، و ابن عباس يصب الماء ، و جبرائيل ثالثكما ، وكفني في ثلاثة أثواب جدد وضعوني في المسجد ، فإن أول من يصلي علي الرب عز وجل من فوق عرشه “
“Jika aku wafat engkaulah yang memandikanku dan Ibnu 'Abbas yang menuangkan air, dan malaikat Jibril yang ketiganya, kafanilah aku dengan tiga lembar kain yang baru, letakkanlah aku di dalam masjid, karena sesungguhnya yang pertama kali menshalatkan aku adalah Allah ﷻ dari atas 'Arsy-Nya.”
📑 Ijtima'ul Juyusyil Islamiyyah 'ala Harbil Mu'aththilah wal Jahmiyyah (60)
Dikeluarkan oleh Abu Nu'aim dalam al-Hilyah (jilid 4/hal. 47-79) secara panjang, dan dari jalannya Ibnu Qudamah dalam menetapkan sifat ketinggian bagi Allah (34)
📝 Sumber:
@salafymajalengka www.salafymajalengka.com
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
WASPADAI DUA GOLONGAN INI!
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔊MEREMEHKAN DOSA ADALAH SIFAT ORANG FAJIR
عن عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُود عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ,فقال به هكذا
قال أبو شهاب: بيده فوق أنفه
رواه البخاري ٦٣٠٨
Dari Abdullah Ibnu Mas'ud Radhiyallahu Anhu dari Nabi shalallahu alaihi wassalam beliau berkata :
" Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung dan takut kalau gunung tersebut akan menimpanya.
Sedangkan seorang yang fajir (pendosa), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang terbang di atas hidungnya,
Kemudian dia mengusirnya begini,
Berkata Abu Syihab (Perawi): yaitu (mengusir) dengan tangannya di atas hidungnya
📚Hadits Riwayat Bukhari 6308
📝 Sumber:
@SalafyBondowoso
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
عن عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُود عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ,فقال به هكذا
قال أبو شهاب: بيده فوق أنفه
رواه البخاري ٦٣٠٨
Dari Abdullah Ibnu Mas'ud Radhiyallahu Anhu dari Nabi shalallahu alaihi wassalam beliau berkata :
" Sesungguhnya seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan ia duduk di bawah sebuah gunung dan takut kalau gunung tersebut akan menimpanya.
Sedangkan seorang yang fajir (pendosa), ia akan melihat dosanya seperti seekor lalat yang terbang di atas hidungnya,
Kemudian dia mengusirnya begini,
Berkata Abu Syihab (Perawi): yaitu (mengusir) dengan tangannya di atas hidungnya
📚Hadits Riwayat Bukhari 6308
📝 Sumber:
@SalafyBondowoso
🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com