Salafy Palembang 🇮🇩
5.96K subscribers
5.31K photos
445 videos
309 files
14.4K links
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Download Telegram
🍃 MENGAKHIRKAN SHOLAT KARENA PEKERJAAN RUMAH

Pertanyaan:
"Kadang-kadang saya mengakhirkan sholat dari waktunya bukan karena meremehkan, akan tetapi karena banyaknya pekerjaan rumahku, apakah saya berdosa?"

🎙Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjawab:

"Ya, engkau berdosa. Tidak boleh bagimu mengakhirkan sholat dari waktunya selama-lamanya, karena itu merupakan salah satu rukun islam. Allah berfirman:
"Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" [Surat An-Nisa:103].

Dan saya katakan kepadamu, apabila kamu menunaikan sholat, itu merupakan bantuan bagimu untuk mengerjakan aktifitasmu. Karena Allah berfirman:
"Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat" [Surat Al-Baqarah: 45]"

📕Fatawa Sual 'Alal Haatif. Jilid ke 2, pertanyaan nomor 670


📌 تأخير الصلاة بسبب الأعمال المنزلية..

🌸 السؤال:
أحيانا أؤخر الصلاة عن وقتها ليس من تهاون، ولكن لكثرة أعمالي المنزلية، فهل علي ذنب؟

↫جواب العلامة العثيمين - رحمه الله - :

نعم، عليك ذنب، ولا يجوز أن تؤخري الصلاة عن وقتها أبدا ، فهي ركن من أركان الإسلام، والله تعالى
‏قال:
( إن الصلاة كانت على المؤمنين كتابا موقوتا) [النساء:۱۰۳]؛ فلا بد أن تؤديها في وقتها.

↫وأقول لك: إذا أديت الصلاة كان ذلك معونة لك على أعمالك؛ لأن الله تعالى
يقول:( واستعينوا بالصبر والصلاة) [البقرة:٤٥].

📚 فتاوى سؤال على الهاتف. ( المجلد الثاني السؤال ٦٧٠).


📝 Sumber:
@salafylampungcom

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
‼️🔇 WASPADALAH DARI DUSTA

📝 Syekul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:"

Waspadalah engkau dari dusta. Karena dusta akan merusak pandanganmu terhadap berbagai perkara yang jelas dan nyata.

Pandanganmu yang rusak lantas engkau beritahukan kepada manusia.

Sesungguhnya orang yang dusta akan menggambarkan sesuatu yang tidak ada seakan menjadi ada dan yang ada menjadi tidak ada.

Yang haq dipandang bathil dan yang bathil dipandang haq.

Kebaikan dipandang sebagai kejelekan sedangkan kejelekan dipandang sebagai kebaikan.

Sehingga rusak pandangan dan ilmunya sebagai akibat buruk perbuatan dustanya.

Lantas dia menggambarkan hal itu kepada lawan bicaranya yang tertipu dan dekat dengannya.

Sehingga rusak pula pandangan dan ilmunya.

Jiwa orang yang dusta akan berpaling dari hakikat yang ada dan mengalihkannya kepada ketiadaan.

Dia akan mengutamakan kebathilan.

Apabila telah rusak pandangan dan ilmunya yang ini merupakan pokok segala perbuatan yang diinginkan, maka akan rusak pula berbagai perbuatannya.

Dusta akan merambat menuju ke amal perbuatannya.

Jadilah amalannya muncul dari kedustaan seperti munculnya kedustaan dari lisannya. Akhirnya dia tidak bisa mengambil manfaat dari lisan dan amal perbuatannya.

Oleh karenanya dusta merupakan pangkal kekejian, sebagaimana yang disabdakan nabi shalallahu alaihi wasallam: "
Sesungguhnya kedustaan mengarahkan seseorang menuju kekejian dan kekejian mengarahkannya ke neraka".

📚 Al Fawaid hal: 130

📝 Sumber:
@qowwamussunnah
Diterjemahkan oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Zuhair Syarif hafizhahullah

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
KAMIS, 06 RABI' ATS TSANI 1443 H
11 NOVEMBER 2021 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📦🌼 BANYAK PAHALA DENGAN BERBUAT BAIK KEPADA SESAMA

Namun, haruskah berniat sebelum berbuat baik kepada orang lain agar mendapatkan pahalanya?¹

Ulama mengatakan, segala bentuk kebaikan yang dilakukan seorang muslim dan bermanfaat untuk orang lain, maka dicatatkan pahala untuknya. Diniatkan untuk mendapatkan pahala maupun sebatas ingin berbagi manfaat. 
Akan tetapi,
jika ia meniatkannya untuk mendapatkan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah, maka pahalanya bertambah besar.

Dasarnya ialah ayat Al-Qurʼan,

۞ لَا خَيْرَ فِيْ كَثِيْرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ اِلَّا مَنْ اَمَرَ بِصَدَقَةٍ اَوْ مَعْرُوْفٍ اَوْ اِصْلَاحٍۢ بَيْنَ النَّاسِۗ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا

“Tidak ada kebaikan dari banyak pembicaraan rahasia mereka, kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang lain) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami akan memberinya pahala yang besar.” (Q.S. An-Nisaʼ: 114)

Firman-Nya (artinya),
“... kecuali pembicaraan rahasia dari orang yang menyuruh (orang) bersedekah, atau berbuat kebaikan, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.” menunjukkan bahwa perbuatan-perbuatan ini ialah kebaikan, diniatkan ataupun tidak.

Akan tetapi, jika diniatkan untuk mendapatkan pahala, Allah ta‘ala menjanjikan,

وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ ابْتِغَاۤءَ مَرْضَاتِ اللّٰهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيْهِ اَجْرًا عَظِيْمًا

“Barang siapa berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami akan memberinya pahala yang besar.”

▪️Imam as-Siʼdi rahimahullah berpesan,

“Karena itu, hendaklah seorang hamba selalu berniat agar mendapatkan Wajah Allah dan mengikhlaskan seluruh perbuatannya untuk Allah di tiap waktu dan pada seluruh amal kebaikan. Sehingga ia mendapatkan pahala yang besar.

Ia latih dirinya agar selalu ikhlas, agar ia tergolong dalam golongan orang-orang yang ikhlas. Ditambah, dengan selalu menjaga niat, akan sempurna pahala yang didapatkan, baik amalan tersebut selesai terlaksana atau tidak, karena dengan niat, seseorang telah meraih sesuai dengan niatnya.”

¹ Simak dalam: Taisir al-Karim ar-Rahman (tafsir ayat 114 surah an-Nisaʼ, hlm. 235-236) dan Syarah Riyadhus Shalihin li al-‘Utsaimin (1/745-747).
https://telegra.ph/Pembahasan-Hadits-ke-9--Bab-Al-Birr-wa-ash-Shilah--Kitab-al-Jamiʼ--Bulughul-Maram-10-28

📝 Sumber:
@nasehatetam

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
✋🏻📢💎☑️ TIGA PERANGAI KEBAIKAN

✍🏻 Muhammad bin Ka'ab Al-Qurazhi rahimahullah berkata,

إذا أَرَادَ ﷲ بعبدٍ خَيْرًا جَعَلَ فِيْهِ ثَلَاث خِصال: فِقْهًا في الدين، وَ زَهَادَةً فِي الدنيا، وَ بَصَرًا بِعُيُوبِهِ

"Jika Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba, Allah akan menjadikan tiga perangai dalam dirinya:

1) memahami agama,
2) zuhud terhadap dunia, dan
3) mengetahui aib-aib dirinya."

📚 Shifatush Shafwah, hlm. 270

📝 Sumber:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
ALLAH INGIN MENDENGAR PERMINTAANMU

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🔊JANGAN KAMU MENJADI ORANG YANG MEMILIKI DUA WAJAH DAN DUA LISAN

🎙Bilal bin Sa'ad rahimahullah berkata,

لا تكن ذا وجهين، وذا لسانين تظهر للناس ليحمدوك وقلبك فاجر

"Janganlah kamu menjadi orang yang memiliki dua wajah dan dua lisan, kamu menampakkan (kebaikan) kepada manusia agar mereka memujimu, sedangkan hatimu buruk".

📚 Al-ikhlash wan Niyyah, karya Ibnu Abi ad-dunia hlm. 25

📝 Sumber:
@KajianSalafyCireong

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
🎁🤲🌱 ALLAH MENGANGKAT DAN MERENDAHKAN DERAJAT HAMBANYA

💬 Al-Hafidz Ibnu Hibban rahimahullah menyatakan,

فسُبحَانَ من رفعَ من شاءَ بالعلم اليَسِير حتى صَارَ عَلَمًا يُقتدَى به ، ووَضَعَ من شَاء مَعَ العلم الكَثِير حتى صَارَ لا يُلتَفَتُ إليه

"Maha Suci ALLAH yang telah mengangkat (derajat) siapa saja yang Dia kehendaki dengan ilmunya yang sedikit sehingga menjadi orang mulia yang diteladani.

ALLAH pun menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki padahal ilmunya banyak sehingga dia menjadi orang yang tidak terpandang."

✍️ Ast-Tsiqat 8/189

📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
www.salafytemanggung.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
Menyambung tali silaturahmi dengan para kerabat adalah sebuah kewajiban. Dan memutus hubungan silaturahmi adalah haram dan bahkan termasuk dosa besar. Siapa saja kerabat yang harus disambung tali silaturahminya? Simak perinciannya di
https://salafytemanggung.com/perincian-tentang-rahim-kerabat-yang-harus-disambung-tali-silaturahminya/

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
بسم الله الرحمن الرحيم

📣 ⬆️ 📡 MALAM INI...!

📶 🏠 TA'LIM RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG

🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah

📗 Pembahasan :
KEBOHONGAN YANG DIPERBOLEHKAN

📚Dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN

✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah

📅 HARI INI:
KAMIS malam JU'MAT

🕡 Waktu:
Insyaallah akan dimulai Ba'da Maghrib Waktu Palembang WIB

📻 Hanya di Radio Al Ibanah Palembang, radionyo wong kito

⚠️ JANGAN TERLEWATKAN..!

🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Al Ibanah Palembang

🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim

🎧 Rekaman bisa di unduh di:
📲 t.me/RadioIbanah
📲 t.me/salafypalembang

▫️▫️▫️
بسم الله الرحمن الرحيم

📣 ⬆️ 📡 SUDAH MULAI..

📶 🏠 KAJIAN RUTIN ONLINE KOTA PALEMBANG

🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Sufyan Al-Musy hafizhahullah

📗 Pembahasan:
Kebohongan Yang Diperbolehkan

📚dari Kitab MUKHTASHAR MINHAJUL QASIDIN

✍🏻 Karya Al Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi rahimahullah

📶 Radio Al-Ibanah Palembang

🏘️ Penyelenggara:
Majelis Ta'lim Al Ibanah Palembang

🏠 Berdiam diri #diRumahAja bukan berarti tidak ta'lim

🎧 Rekaman bisa di unduh di:
t.me/RadioIbanah
t.me/salafypalembang

▫️▫️▫️
JUMAT, 07 RABI' ATS TSANI 1443 H
12 NOVEMBER 2021 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
🏗🏠🤝 UPDATE TA'AWUN PEMBEBASAN LAHAN SERTA PEMBANGUNAN UNTUK MASJID & MA'HAD AL ISTIQOMAH MALANG
Di bawah naungan ma'had As Sunnah Batu

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, Dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS Al-Baqarah : 261)

📈🕌 Atas pertolongan Allah Azza Wa Jalla, segenap asatidzah dan pengurus dakwah di kota Malang terkhusus wilayah Sawojajar ingin membebaskan lahan yang insyaallah akan digunakan untuk fasilitas pendidikan dan masjid, walhamdulillah telah mendapatkan tanah yang insyaallah strategis dengan luas kurang lebih 3000m².

🏠 Maka dalam kesempatan ini, kami mengetuk hati kaum muslimin untuk bergotongroyong. Dana yang diperlukan untuk tahap awal Rp 2.000.0000000,- (2 miliar Rupiah) untuk pembebasan dan pembangunan lahan.

💰Dana masuk hingga 11 November 2021
Rp. 253.159.174

💳Kekurangan dana
1.746.840.826

Semoga Allah Azza Wa Jalla memberikan pertolongan atas niat baik kita bersama ini

💎 Donasi dapat disalurkan melalui :

💳 Transfer ke Rekening* Bank Mandiri [kode bank 008] an. Ahmad S Amin No Rekening :
1440070233355

📲 Setelah melakukan transfer harap konfirmasi via WhatsApp ke nomor berikut :
wa.me/6281217371738
Akh Abu Safira


🤝 Jazaakumullaahu khairan katsira

Mengetahui Asatidzah dan Pembina :
Al Ustadz Usamah Mahri حفظه الله
Al Ustadz Abdus Shamad Bawazier حفظه الله
Al Ustadz Ahmad Khadim حفظه الله

••••

📚 🔄 Silakan ikuti dan bagikan
TELEGRAM : http://bit.ly/tg_AM
ARCHIVE : http://bit.ly/arc_AM

🌿 AHLUSSUNNAH MALANG 🌿
✋🏻📢🌹 TAK HANYA BERSABAR SAAT TERTIMPA MUSIBAH , TETAPI…

✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjelaskan,

“Sabar (menghadapi musibah) hukumnya wajib berdasarkan kesepakatan para ulama. Derajat yang lebih tinggi dari sabar adalah ridha terhadap ketetapan Allah. Sebagian ulama berpendapat bahwa hukum ridha saat menghadapi musibah adalah wajib. Sementara itu, ulama yang lain berpendapat hukumnya sunah, dan inilah pendapat yang benar.

Berikutnya, tingkatan di atas ridha adalah bersyukur kepada Allah atas musibah tersebut. Dia justru menilai bahwa musibah tersebut termasuk bagian dari nikmat Allah atasnya. Sebab, Allah menjadikan musibah tersebut sebagai sebab terhapusnya kesalahan-kesalahannya, terangkatnya kedudukannya, kembalinya kepada Allah, ketundukkannya serta kepasrahannya kepada Allah, dan sebab keikhlasannya dalam tawakalnya kepada Allah semata, juga berharapnya hanya kepada Allah bukan kepada makhluk-Nya."

📚 Al-Furqan Baina Auliya ar-Rahman wa Auliya asy-Syaithan hlm. 143

📝 Sumber:
@ForumSalafy

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
💎🌹🌹 RIDHA TERHADAP APAPUN YANG ALLAH TAKDIRKAN KEPADAMU

✍🏻 Sebagian salaf berkata:

Bersikap ridhalah kepada Allah pada segala sesuatu yang Dia lakukan padamu, karena tidaklah Dia menahanmu kecuali untuk memberimu, tidaklah Dia mengujimu kecuali untuk menyelamatkanmu, tidaklah Dia membuatmu sakit kecuali agar menyembuhkanmu dan tidaklah dia mewafatkanmu kecuali agar menghidupkanmu.
Jangan sampai kamu berpisah dari ridha kepadaNya sekejap mata pun, yang bisa membuatmu jatuh di mataNya.

📚 Madarijus Salikin 2/216


✍🏻 قال بعض ⁧السلف⁩ :
ارض عن الله في جميع ما يفعله بك.
فإنه ما منعك إلا ليعطيك.
ولا ابتلاك إلا ليعافيك .
ولا أمرضك إلا ليشفيك .
ولا أماتك إلا ليحييك .
فإياك أن تفارق الرضا عنه طرفة عين ، فتسقط من عينه .

📚 " مدارج السالكين " (٢/ ٢١٦).


📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
SABTU, 08 RABI' ATS TSANI 1443 H
11 NOVEMBER 2021 M

🔄 Gabung • Simpan • Bagikan
➡️ https://t.me/galeri_pip
➡️ https://t.me/salafypalembang
📝💡📚APAKAH KITA HARUS MENINGGALKAN KESENANGAN DUNIA?

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ اْلْغرُوْرِ.

"Tidaklah kehidupan dunia ini selain kesenangan yang menipu."
QS. Ali Imran: 185

🎙Sa'id bin Jubair rahimahullah berkata:

ﻣَﺘَﺎﻉُ اﻟْﻐُﺮُﻭْﺭِ ﻣَﺎ ﻳُﻠْﻬِﻴْﻚَ ﻋَﻦْ ﻃَﻠِﺐِ الْآﺧِﺮَﺓِ، ﻭَﻣَﺎ ﻟَﻢْ ﻳُﻠﻬِﻚَ ﻓَﻠَﻴْﺲَ بِمَتَاعِ اﻟْﻐُﺮُﻭْﺭِ، ﻭَﻟٰﻜِﻨَّﻪُ بَلَاﻍٌ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻨْﻪُ.

"Kesenangan yang menipu adalah yang melalaikan dirimu dari mencari akhirat, sedangkan yang tidak melalaikan dirimu dari mencari akhirat maka itu bukan kesenangan yang menipu, tetapi itu adalah bekal untuk meraih yang lebih baik darinya."

📚 Lathaiful Ma'arif, hlm. 679

📝 Sumber:
@fawaidsolo

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com
🌍💦 PENYERUPAAN DUNIA DENGAN AIR

🎙Berkata al Imam al Qurthubiy rahimahullahu, ketika dikatakan:

🔎"Mengapa Allah ta'ala menyerupakan dunia dengan air?"

Pada ayat Allah ta'ala:

{وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ}

"Dan buatkanlah untuk mereka (manusia) perumpamaan kehidupan dunia ini, ibarat air (hujan) yang Kami turunkan dari langit."
QS. Al Kahfi: 45

🗒Berkata ahli hikmah:
"Allah subhanahu wa ta'ala menyerupakan dunia dengan air:

1⃣ Dikarenakan air tidaklah tetap dalam satu keadaan,
demikian pula dunia tidaklah tetap pada satu keadaan.

2⃣ Dikarenakan air akan hilang dan tidak tetap, demikian pula dunia itu fana tidak kekal.

3⃣ Dikarenakan air tidaklah seorang yang masuk ke air tersebut, kemudian mampu tidak basah, demikian pula dunia tidak ada seorangpun yang selamat dari fitnah dan kejelekannya.

4⃣ Dikarenakan air apabila sesuai dengan kadarnya, akan memberikan manfaat dan menumbuhkan tanaman, namun ketika melebihi kadarnya akan membahayakan dan mencelakakan.

Demikian pula dunia, ketika cukup darinya maka bermanfaat. Namun ketika melebihi, maka membahayakan."

📚Al Jami' li Ahkamil Qur'an (13/289).

حين قال : “لماذا شبّه الله - سبحانه - الدّنيا بالماء”
عند قوله تعالـﮯ : “واضرب لهم مثَلَ الحياة الدنيا كماءٍ أنزلناه من السّماء ” .

قال الحكماء : شبّه الله - سبحانه وتعالى - الدُّنيا بالماء :

❶ ﻷنّ الماء ﻻ يستقرّ في موضع، كذلك الدُّنيا ﻻ تبقى على حالٍ واحدة .

② وﻷنّ الماء يذهب وﻻ يبقى، فكذلك الدنيا تفنى ولاتبقى.

❸ وﻷنّ الماء ﻻ يَقدر أحدٌ أن يدخلَه وﻻ يبتلّ ، وكذلك الدُّنيا ﻻ يسلم أحدٌ من فتنتها وآفتها .

④ وﻷنّ الماء إذا كان بقدرٍ كان نافعًا مُنبتًا، وإذا جاوز المقدار كان ضاراًّ مُهلكًا، وكذلك الدُّنيا الكفافُ منها ينفع، وفضولُها يضرّ “.

📓الجامع ﻷحكام القرآن للقرطبي ( 289/13)

📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga

🌎https://t.me/SalafyPalembang
🎧https://t.me/RadioIbanah
🔘https://t.me/galeri_pip
📡www.salafypalembang.com