✅💦🔇 MERAIH KETENANGAN JIWA DENGAN DIAM
🔊 Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"الصمت يكسب المحبةوالوقار ومن حفظ لسانه أراح نفسه."
"Diam akan membuahkan kecintaan dan kewibawaan. Barang siapa yang menjaga lisannya, maka dia akan mampu menenangkan jiwanya."
📚 Raudhotul Uqalaa 33.
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
http://www.salafytemanggung.com
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🔊 Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"الصمت يكسب المحبةوالوقار ومن حفظ لسانه أراح نفسه."
"Diam akan membuahkan kecintaan dan kewibawaan. Barang siapa yang menjaga lisannya, maka dia akan mampu menenangkan jiwanya."
📚 Raudhotul Uqalaa 33.
📝 Sumber:
@KajianIslamTemanggung
http://www.salafytemanggung.com
📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
💎🌍 HAKIKAT BENCANA DAN KESELAMATAN
📝 Al-Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata:
Bencana itu, hakikatnya tidak lain adalah dosa-dosa dan akibat buruknya. Sedangkan keselamatan yang mutlak adalah ketaatan-ketaatan dan akibat baiknya. Maka yang tertimpa musibah adalah para pelaku maksiat, sekalipun badan-badan mereka sehat, dan yang selamat adalah orang-orang yang gemar melakukan ketaatan, sekalipun badan-badan mereka sakit."
📚Uddatussabirin cetakan Aalamul fawaid hal: 105.
ما هو البلاءُ الحقيقي وما هي العافيةُ الحقيقيةُ؟!
قال الإمامُ ابنُ القيّمِ رحمهُ ﷲُ:
البلاءُ في الحقيقةِ ليس إلا الذنوبُ وعواقبُها، والعافيةُ المطلقةُ هيَ الطاعاتُ وعواقبُها؛ فأهلُ البلاءِ هم أهلُ المعصيةِ وإنْ عُوفيتْ أبدانُهم، وأهلُ العافيةِ هم أهلُ الطاعةِ وإنْ مَرضَت أبدانُهم.
📚 [عدة الصابرين» ط. عالم الفوائد (ص:١٠٥)].
📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
📝 Al-Imam Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata:
Bencana itu, hakikatnya tidak lain adalah dosa-dosa dan akibat buruknya. Sedangkan keselamatan yang mutlak adalah ketaatan-ketaatan dan akibat baiknya. Maka yang tertimpa musibah adalah para pelaku maksiat, sekalipun badan-badan mereka sehat, dan yang selamat adalah orang-orang yang gemar melakukan ketaatan, sekalipun badan-badan mereka sakit."
📚Uddatussabirin cetakan Aalamul fawaid hal: 105.
ما هو البلاءُ الحقيقي وما هي العافيةُ الحقيقيةُ؟!
قال الإمامُ ابنُ القيّمِ رحمهُ ﷲُ:
البلاءُ في الحقيقةِ ليس إلا الذنوبُ وعواقبُها، والعافيةُ المطلقةُ هيَ الطاعاتُ وعواقبُها؛ فأهلُ البلاءِ هم أهلُ المعصيةِ وإنْ عُوفيتْ أبدانُهم، وأهلُ العافيةِ هم أهلُ الطاعةِ وإنْ مَرضَت أبدانُهم.
📚 [عدة الصابرين» ط. عالم الفوائد (ص:١٠٥)].
📝 Sumber:
@salafy_cirebon
www.salafycirebon.com
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
✋🏼🌏‼️⚠️ HAKEKAT KEHIDUPAN KITA DI DUNIA INI
Jibril alaihis salam berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,
يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئتَ فإنَّكَ مَيِّتٌ، وأحْبِبْ مَنْ شِئتَ فإنَّكَ مُفارِقُهُ،
واعْمَلْ مَا شِئتَ فإنَّكَ ﻣَﺠْﺰِﻱٌّ ﺑِﻪِ.
"Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, tetapi sungguh engkau pasti akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau inginkan, tetapi sungguh engkau pasti akan berpisah dengannya. Berbuatlah semaumu, tetapi sungguh engkau pasti akan diberi balasan yang setimpal dengannya."
📚 Silsilah ash-Shahihah, no. 831
📝 Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia @forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Jibril alaihis salam berkata kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam,
يَا مُحَمَّدُ عِشْ مَا شِئتَ فإنَّكَ مَيِّتٌ، وأحْبِبْ مَنْ شِئتَ فإنَّكَ مُفارِقُهُ،
واعْمَلْ مَا شِئتَ فإنَّكَ ﻣَﺠْﺰِﻱٌّ ﺑِﻪِ.
"Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, tetapi sungguh engkau pasti akan mati. Cintailah siapa saja yang engkau inginkan, tetapi sungguh engkau pasti akan berpisah dengannya. Berbuatlah semaumu, tetapi sungguh engkau pasti akan diberi balasan yang setimpal dengannya."
📚 Silsilah ash-Shahihah, no. 831
📝 Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia @forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🕌 UPDATE HIMBAUAN TA'AWUN PEMBANGUNAN LANTAI DUA MASJID AR RISALAH PONPES IMAM SYAFI'I SUMBAWA, NTB
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.
Melalui kesempatan ini kami selaku Panitia Pembangunan Pondok Pesantren Imam Syafi'i Sumbawa - NTB mengajak saudara kami semuanya untuk berpartisipasi dalam rangka “Ta’awun ‘AlalBirri WatTaqwa” dengan menginfakan sebagian dari harta yang Allah berikan kepada kita untuk mewujudkan kelangsungan Pembangunan Lantai 2 Masjid Ar Risalah Ponpes Imam Syafi'i Sumbawa yang akan digunakan sebagai asrama dan ruang belajar santri.
Allah Ta'ala berfirman:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضاعِفُ لِمَنْ يَشاءُ وَاللَّهُ واسِعٌ عَلِيم
“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261).
🗒Adapun perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk kelanjutan pembangunan tersebut sebesar Rp. 480.000.000- (Empat ratus delapan puluh juta rupiah).
✅ Panitia Pembangunan menerima bantuan berupa semen dan Dana Ta'awun
✅ Material dapat diantar langsung ke alamat Pondok Pesantren setelah berkomunikasi melalui panitia.
✅ Dana ta'awun bisa dikirim melalui transfer rekening:
☑️ BNI Cabang Sumbawa Besar
no.0303433907
An. M. Ikhsan
✅ Mohon konfirmasi dana ta'awun yang ditransfer melalui SMS/WA:
📲 +6282341173558
(Abu Jarir)
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala menerima infak yang kita keluarkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan memberikan balasan dengan balasan yang lebih baik.
Jazaakumullah Khoiron wa Baarokallohufiikum.
✅Telah diketahui dan disetujui penyebarannya oleh :
▪️Al Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok حفظه الله
▪️ Al Ustadz Abul Hasan Imron حفظه الله
➖➖➖➖➖➖➖➖
Keadaan Kas Sementara
Tanggal 12 Jumadil Awal 1442 H / 27 Desember 2020
Estimasi biaya
Rp. 480.000.000
(Empat ratus delapan puluh juta rupiah)
Total Dana yang masuk
Rp. 102.174.000
(Seratus dua juta seratus tujuh puluh empat ribu rupiah)
Kekurangan dana
Rp. 377.826.000
(Tiga ratus tujuh puluh tujuh juta delapan ratus dua puluh enam ribu rupiah)
Tanbih :
Dimohon himbauan ini tidak disebarkan di facebook.
Dipublikasi oleh
🌐 Channel Telegram
https://t.me/radioislamNTB
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam.
Melalui kesempatan ini kami selaku Panitia Pembangunan Pondok Pesantren Imam Syafi'i Sumbawa - NTB mengajak saudara kami semuanya untuk berpartisipasi dalam rangka “Ta’awun ‘AlalBirri WatTaqwa” dengan menginfakan sebagian dari harta yang Allah berikan kepada kita untuk mewujudkan kelangsungan Pembangunan Lantai 2 Masjid Ar Risalah Ponpes Imam Syafi'i Sumbawa yang akan digunakan sebagai asrama dan ruang belajar santri.
Allah Ta'ala berfirman:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضاعِفُ لِمَنْ يَشاءُ وَاللَّهُ واسِعٌ عَلِيم
“Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 261).
🗒Adapun perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk kelanjutan pembangunan tersebut sebesar Rp. 480.000.000- (Empat ratus delapan puluh juta rupiah).
✅ Panitia Pembangunan menerima bantuan berupa semen dan Dana Ta'awun
✅ Material dapat diantar langsung ke alamat Pondok Pesantren setelah berkomunikasi melalui panitia.
✅ Dana ta'awun bisa dikirim melalui transfer rekening:
☑️ BNI Cabang Sumbawa Besar
no.0303433907
An. M. Ikhsan
✅ Mohon konfirmasi dana ta'awun yang ditransfer melalui SMS/WA:
📲 +6282341173558
(Abu Jarir)
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala menerima infak yang kita keluarkan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan memberikan balasan dengan balasan yang lebih baik.
Jazaakumullah Khoiron wa Baarokallohufiikum.
✅Telah diketahui dan disetujui penyebarannya oleh :
▪️Al Ustadz Abu Usamah Abdurrahman Lombok حفظه الله
▪️ Al Ustadz Abul Hasan Imron حفظه الله
➖➖➖➖➖➖➖➖
Keadaan Kas Sementara
Tanggal 12 Jumadil Awal 1442 H / 27 Desember 2020
Estimasi biaya
Rp. 480.000.000
(Empat ratus delapan puluh juta rupiah)
Total Dana yang masuk
Rp. 102.174.000
(Seratus dua juta seratus tujuh puluh empat ribu rupiah)
Kekurangan dana
Rp. 377.826.000
(Tiga ratus tujuh puluh tujuh juta delapan ratus dua puluh enam ribu rupiah)
Tanbih :
Dimohon himbauan ini tidak disebarkan di facebook.
Dipublikasi oleh
🌐 Channel Telegram
https://t.me/radioislamNTB
🖋📱💻 LOMBA POSTER SALAFY NGAPAK PERIODE KE-2
TUJUAN LOMBA:
Mencetak desainer Salafy yang memiliki kemampuan desain yang handal dan mumpuni, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap dakwah Ahlus Sunnah wal Jamaah melalui media visual grafis.
HADIAH LOMBA:
1. Rp 1.000.000,-
2. Rp 750.000,-
3. Rp 500.000,-
PERSYARATAN PESERTA LOMBA:
1. Ikhwah Salafy.
2. Mempunyai kemampuan dalam membuat poster fawaid.
3. Telah berkecimpung dalam membuat poster dakwah maksimal 1 (satu) tahun.
4. Pemenang lomba poster Salafy Ngapak Periode Pertama dilarang mengikuti lomba.
5. Bukan termasuk anggota
dalam kepanitiaan lomba ini.
PERATURAN LOMBA POSTER SALAFY NGAPAK:
1. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (Satu) poster. Dan dilarang menyematkan logo dan footnote dari salah satu akun poster dakwah.
2. Poster yang diikutsertakan dalam lomba ini belum pernah ditayangkan di sosial media manapun.
3. Ukuran poster dalam bentuk square (1:1)
4. Wajib mencantumkan nama font, sumber pengambilan font, dan sumber pengambilan background yang berjenis free commercial use dengan mencantumkannya di link Google Form yang telah ditetapkan (https://bit.ly/LOMBAPOSTERSALAFYNGAPAK2). Apabila tidak menggunakan font dan background berjenis free commercial use maka peserta dinyatakan gugur.
5. Materi dan judul poster ditentukan oleh panitia dan tidak boleh dirubah.
6. Materi dan judul posternya adalah:
BUAH KESABARAN TATKALA DITIMPA MUSIBAH
(Sumber: https://t.me/ForumSalafyPurbalingga/7895)
7. Desain poster dilarang menyelisihi syariat baik dalam bentuk maupun dalam proses pembuatannya (menggunakan aplikasi bajakan).
8. Seluruh poster yang disetorkan kepada panitia lomba merupakan hak milik dari akun Salafy Ngapak.
9. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
10. Poster yang dinyatakan menang insyaa allah akan dishare di akun Salafy Ngapak.
KRITERIA PENILAIAN POSTER:
1. Layout.
2. Alur baca.
3. Keseimbangan.
5. Keserasian warna.
6. Ukuran font.
7. Jenis font.
8. Background.
PENGIRIMAN POSTER MELALUI LINK GOOGLE FORM: https://bit.ly/LOMBAPOSTERSALAFYNGAPAK2
WAKTU PENYETORAN POSTER:
Sampai dengan tanggal: 7 Jumadil 'Ula-1 Jumadil Akhir 1442 (1-14 Januari 2021)
PENGUMUMAN PEMENANG:
Insyaa allah akan diumumkan pada tanggal: *19 Jumadil Akhir 1442 H (1 Februari 2021)*.
Narahubung:
Abu Ramiza: +62895379023005
Tertanda:
PANITIA LOMBA POSTER SALAFY NGAPAK
Mengetahui Asatidzah Pembimbing Salafy Ngapak:
1. Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc, hafidzahullah.
2. Al-Ustadz Muhammad Taufiq, hafidzahullah.
TUJUAN LOMBA:
Mencetak desainer Salafy yang memiliki kemampuan desain yang handal dan mumpuni, sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap dakwah Ahlus Sunnah wal Jamaah melalui media visual grafis.
HADIAH LOMBA:
1. Rp 1.000.000,-
2. Rp 750.000,-
3. Rp 500.000,-
PERSYARATAN PESERTA LOMBA:
1. Ikhwah Salafy.
2. Mempunyai kemampuan dalam membuat poster fawaid.
3. Telah berkecimpung dalam membuat poster dakwah maksimal 1 (satu) tahun.
4. Pemenang lomba poster Salafy Ngapak Periode Pertama dilarang mengikuti lomba.
5. Bukan termasuk anggota
dalam kepanitiaan lomba ini.
PERATURAN LOMBA POSTER SALAFY NGAPAK:
1. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (Satu) poster. Dan dilarang menyematkan logo dan footnote dari salah satu akun poster dakwah.
2. Poster yang diikutsertakan dalam lomba ini belum pernah ditayangkan di sosial media manapun.
3. Ukuran poster dalam bentuk square (1:1)
4. Wajib mencantumkan nama font, sumber pengambilan font, dan sumber pengambilan background yang berjenis free commercial use dengan mencantumkannya di link Google Form yang telah ditetapkan (https://bit.ly/LOMBAPOSTERSALAFYNGAPAK2). Apabila tidak menggunakan font dan background berjenis free commercial use maka peserta dinyatakan gugur.
5. Materi dan judul poster ditentukan oleh panitia dan tidak boleh dirubah.
6. Materi dan judul posternya adalah:
BUAH KESABARAN TATKALA DITIMPA MUSIBAH
(Sumber: https://t.me/ForumSalafyPurbalingga/7895)
7. Desain poster dilarang menyelisihi syariat baik dalam bentuk maupun dalam proses pembuatannya (menggunakan aplikasi bajakan).
8. Seluruh poster yang disetorkan kepada panitia lomba merupakan hak milik dari akun Salafy Ngapak.
9. Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
10. Poster yang dinyatakan menang insyaa allah akan dishare di akun Salafy Ngapak.
KRITERIA PENILAIAN POSTER:
1. Layout.
2. Alur baca.
3. Keseimbangan.
5. Keserasian warna.
6. Ukuran font.
7. Jenis font.
8. Background.
PENGIRIMAN POSTER MELALUI LINK GOOGLE FORM: https://bit.ly/LOMBAPOSTERSALAFYNGAPAK2
WAKTU PENYETORAN POSTER:
Sampai dengan tanggal: 7 Jumadil 'Ula-1 Jumadil Akhir 1442 (1-14 Januari 2021)
PENGUMUMAN PEMENANG:
Insyaa allah akan diumumkan pada tanggal: *19 Jumadil Akhir 1442 H (1 Februari 2021)*.
Narahubung:
Abu Ramiza: +62895379023005
Tertanda:
PANITIA LOMBA POSTER SALAFY NGAPAK
Mengetahui Asatidzah Pembimbing Salafy Ngapak:
1. Al-Ustadz Muhammad Rijal, Lc, hafidzahullah.
2. Al-Ustadz Muhammad Taufiq, hafidzahullah.
✋🏻💥📝🌷 SEBUAH RENUNGAN, PERAYAAN TAHUN BARU
✍🏻 Ditulis Oleh:
Al Ustadz Qomar ZA, Lc
Anda ikut merayakan tahun baru, mengikuti siapa?
Perayaan tahun baru ternyata bukan sesuatu yang baru, bahkan ternyata itu adalah budaya yang sangat kuno, beberapa umat melakukan. Perayaan itu, diantaranya adalah hari raya Nairuz, dalam kitab al Qomus. Nairuz adalah hari pertama dalam setahun, dan itu adalah awal tahun matahari.
Orang-orang Madinah dahulu pernah merayakannya sebelum kedatangan Rasulullah. Bila diteliti ternyata itu adalah hari raya terbesarnya orang Persia bangsa Majusi para penyembah api, dikatakan dalam sebagian referensi bahwa pencetus pertamanya adalah salah satu raja-raja mereka yaitu yang bernama Jamsyad.
Ketika Nabi datang ke Madinah beliau mendapati mereka bersenang–senang merayakannya dengan berbagai permainan, Nabi berkata: 'Apa dua hari ini’, mereka menjawab, ‘Kami biasa bermain-main padanya di masa jahiliyah’, maka Rasulullah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الأَضْحَى وَيَوْمَ الْفِطْر
“Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari itu dengan yang lebih baik dari keduanya yaitu hari raya Idul Adha dan Idul Fitri.
[Shahih, HR Abu Dawud disahihkan oleh asy syaikh al Albani]
Para pensyarah hadits mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua hari yang sebelumnya mereka rayakan adalah hari Nairuz dan hari Muhrojan [Mir’atul mafatih].
Di samping majusi, ternya orang-orang Yahudi juga punya kebiasaan merayakan awal tahun, sebagian sumber menyebutkan bahwa perayaan awal tahun termasuk hari raya Yahudi, mereka menyebutnya dengan Ra’su Haisya yang berarti hari raya di penghujung bulan, kedudukan hari raya ini dalam pandangan mereka semacam kedudukan hari raya Idul Adha bagi muslimin.
Lalu Nashrani mengikuti jejak Yahudi sehingga mereka juga merayakan tahun baru. Dan mereka juga memiliki kayakinan-keyakinan tertentu terkait dengan awal tahun ini.
[Bida’ Hauliiyyah]
Tidak menutup kemungkinan masih ada umat-umat lain yang juga merayakan awal tahun atau tahun baru, sebagaimana disebutkan beberapa sumber. Yang jelas, siapa mereka?, tentu, bukan muslimin, bahkan Majusi penyembah api nasrani penyembah Yesus dan Yahudi penyembah Uzair.
Jadi siapa yang anda ikuti dalam perayaan tahun baru ini?
🌏 Kunjungi Selengkapnya
http://forumsalafy.net/sebuah-renungan-perayaan-tahun-baru/
📝 Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
✍🏻 Ditulis Oleh:
Al Ustadz Qomar ZA, Lc
Anda ikut merayakan tahun baru, mengikuti siapa?
Perayaan tahun baru ternyata bukan sesuatu yang baru, bahkan ternyata itu adalah budaya yang sangat kuno, beberapa umat melakukan. Perayaan itu, diantaranya adalah hari raya Nairuz, dalam kitab al Qomus. Nairuz adalah hari pertama dalam setahun, dan itu adalah awal tahun matahari.
Orang-orang Madinah dahulu pernah merayakannya sebelum kedatangan Rasulullah. Bila diteliti ternyata itu adalah hari raya terbesarnya orang Persia bangsa Majusi para penyembah api, dikatakan dalam sebagian referensi bahwa pencetus pertamanya adalah salah satu raja-raja mereka yaitu yang bernama Jamsyad.
Ketika Nabi datang ke Madinah beliau mendapati mereka bersenang–senang merayakannya dengan berbagai permainan, Nabi berkata: 'Apa dua hari ini’, mereka menjawab, ‘Kami biasa bermain-main padanya di masa jahiliyah’, maka Rasulullah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الأَضْحَى وَيَوْمَ الْفِطْر
“Sesungguhnya Allah telah menggantikan untuk kalian dua hari itu dengan yang lebih baik dari keduanya yaitu hari raya Idul Adha dan Idul Fitri.
[Shahih, HR Abu Dawud disahihkan oleh asy syaikh al Albani]
Para pensyarah hadits mengatakan bahwa yang dimaksud dengan dua hari yang sebelumnya mereka rayakan adalah hari Nairuz dan hari Muhrojan [Mir’atul mafatih].
Di samping majusi, ternya orang-orang Yahudi juga punya kebiasaan merayakan awal tahun, sebagian sumber menyebutkan bahwa perayaan awal tahun termasuk hari raya Yahudi, mereka menyebutnya dengan Ra’su Haisya yang berarti hari raya di penghujung bulan, kedudukan hari raya ini dalam pandangan mereka semacam kedudukan hari raya Idul Adha bagi muslimin.
Lalu Nashrani mengikuti jejak Yahudi sehingga mereka juga merayakan tahun baru. Dan mereka juga memiliki kayakinan-keyakinan tertentu terkait dengan awal tahun ini.
[Bida’ Hauliiyyah]
Tidak menutup kemungkinan masih ada umat-umat lain yang juga merayakan awal tahun atau tahun baru, sebagaimana disebutkan beberapa sumber. Yang jelas, siapa mereka?, tentu, bukan muslimin, bahkan Majusi penyembah api nasrani penyembah Yesus dan Yahudi penyembah Uzair.
Jadi siapa yang anda ikuti dalam perayaan tahun baru ini?
🌏 Kunjungi Selengkapnya
http://forumsalafy.net/sebuah-renungan-perayaan-tahun-baru/
📝 Sumber:
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
PERAYAAN TAHUN BARU BUKAN DARI ISLAM
📁🏷TIGA WASIAT AGUNG
▫️Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata:
أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ : صَوْمِ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
“Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara, agar jangan aku tinggalkan hingga mati;
Puasa tiga hari setiap bulan (puasa ayamul bidh, tanggal 13,14,15),
shalat Dhuha,
dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat Witir."
📚HR. Bukhari (no. 1178), dan Muslim (no. 721).
📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
▫️Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, ia berkata:
أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ : صَوْمِ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
“Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara, agar jangan aku tinggalkan hingga mati;
Puasa tiga hari setiap bulan (puasa ayamul bidh, tanggal 13,14,15),
shalat Dhuha,
dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat Witir."
📚HR. Bukhari (no. 1178), dan Muslim (no. 721).
📝 Sumber:
@ForumSalafyPurbalingga
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
💎☉🌅 KEUTAMAAN EMPAT RAKAAT SHOLAT DHUHA
Jumlah rakaat sholat dhuha paling sedikit adalah dua rakaat. Boleh dikerjakan empat rakaat, enam rakaat atau delapan rakaat. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam pernah shalat dhuha delapan rakaat sebagaimana dalam hadits Ummu Hani.
Adapun shalat dhuha empat rakaat dan keutamaannya, terdapat dalam riwayat Imam Ath-Thabarani, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:
من صلى الضحى أربعا وقبل الأولى أربعا بني له بيت في الجنة . وفي رواية : بنى الله له بيتا في الجنة .
"Barangsiapa shalat empat rakaat Dhuha, dan sebelum shalat yang pertama juga empat rakaat maka akan dibangunkan untuknya rumah di Jannah."
📌 (Dalam sebagian riwayat : Maka Alloh akan membangunkan untuknya sebuah rumah di Jannah)
📚 Hadits ini diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Mu’jam Al Ausath dari shahabat Abu Musa Al-‘Asy’ari dan dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah (5/461 no. 2349)
📝 Sumber:
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Jumlah rakaat sholat dhuha paling sedikit adalah dua rakaat. Boleh dikerjakan empat rakaat, enam rakaat atau delapan rakaat. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam pernah shalat dhuha delapan rakaat sebagaimana dalam hadits Ummu Hani.
Adapun shalat dhuha empat rakaat dan keutamaannya, terdapat dalam riwayat Imam Ath-Thabarani, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:
من صلى الضحى أربعا وقبل الأولى أربعا بني له بيت في الجنة . وفي رواية : بنى الله له بيتا في الجنة .
"Barangsiapa shalat empat rakaat Dhuha, dan sebelum shalat yang pertama juga empat rakaat maka akan dibangunkan untuknya rumah di Jannah."
📌 (Dalam sebagian riwayat : Maka Alloh akan membangunkan untuknya sebuah rumah di Jannah)
📚 Hadits ini diriwayatkan oleh Ath-Thabarani dalam Mu’jam Al Ausath dari shahabat Abu Musa Al-‘Asy’ari dan dihasankan oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah (5/461 no. 2349)
📝 Sumber:
@ukhuwah_anak_kuliah
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🌿🍀🌱 CINTAI DIA KARENA ALLAH SEMATA!
🔅Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata,
أن المتحابين في الله لا يقطع محبتهم في الله شيء من أمور الدنيا وإنما هم متحابون في الله لا يفرقهم إلا الموت حتى لو أن بعضهم أخطأ على بعض أو قصر في حق بعض فإن هذا لا يهمهم لأنه إنما أحبه لله عز وجل ولكنه يصحح خطأه ويبين تقصيره لأن هذا من تمام النصيحة فنسأل الله أن يجعلنا والمسلمين من المتحابين فيه والمتعاونين على البر والتقوى إنه جواد كريم
"Sesungguhnya para pecinta karena Allah tidaklah akan terputus kecintaan mereka hanya karena sesuatu dari urusan dunia. Hal itu karena memang dasar kecintaan mereka adalah karena Allah yang tidak akan mungkin terpisah kecuali dengan kematian.
Meskipun jika sebagian dari mereka berbuat salah terhadap saudaranya yang lain atau kurang menunaikan hak sebagian yang lain maka yang demikian tidaklah mereka perhitungkan karena kecintaannya kepada saudaranya memang karena Allah.
Namun tetap dia memperbaiki kesalahan saudaranya tersebut dan menjelaskan kekurangannya, karena yang demikian ini merupakan kesempurnaan nasehat. Semoga Allah menjadikan kita dan kaum muslimin saling mencintai karenaNya dan saling membantu diatas kebaikan dan ketakwaan. Sesungguhnya Dia Jawadun Karimun."
🍃🍂🍃🍂🍃🍂
📕 [Syarah Riyadhush Shalihin 376]
📡Sumber || @nasehatilmiah
________________________
🔅Ayo Bergabung dan Bagikan ||
🔰 https://t.me/salafypalembang
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🔅Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata,
أن المتحابين في الله لا يقطع محبتهم في الله شيء من أمور الدنيا وإنما هم متحابون في الله لا يفرقهم إلا الموت حتى لو أن بعضهم أخطأ على بعض أو قصر في حق بعض فإن هذا لا يهمهم لأنه إنما أحبه لله عز وجل ولكنه يصحح خطأه ويبين تقصيره لأن هذا من تمام النصيحة فنسأل الله أن يجعلنا والمسلمين من المتحابين فيه والمتعاونين على البر والتقوى إنه جواد كريم
"Sesungguhnya para pecinta karena Allah tidaklah akan terputus kecintaan mereka hanya karena sesuatu dari urusan dunia. Hal itu karena memang dasar kecintaan mereka adalah karena Allah yang tidak akan mungkin terpisah kecuali dengan kematian.
Meskipun jika sebagian dari mereka berbuat salah terhadap saudaranya yang lain atau kurang menunaikan hak sebagian yang lain maka yang demikian tidaklah mereka perhitungkan karena kecintaannya kepada saudaranya memang karena Allah.
Namun tetap dia memperbaiki kesalahan saudaranya tersebut dan menjelaskan kekurangannya, karena yang demikian ini merupakan kesempurnaan nasehat. Semoga Allah menjadikan kita dan kaum muslimin saling mencintai karenaNya dan saling membantu diatas kebaikan dan ketakwaan. Sesungguhnya Dia Jawadun Karimun."
🍃🍂🍃🍂🍃🍂
📕 [Syarah Riyadhush Shalihin 376]
📡Sumber || @nasehatilmiah
________________________
🔅Ayo Bergabung dan Bagikan ||
🔰 https://t.me/salafypalembang
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🚦🏜🛩 SELALU BERDZIKIR DI TEMPAT MANAPUN, AKAN MEMPERBANYAK SAKSI PEMBELA DI HARI KIAMAT.
🎙Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah
Sesungguhnya dalam terus-menerus berdzikir, baik di jalan, di rumah, apakah ketika mukim ataukah ketika Safar, atau di manapun, akan memperbanyak saksi bagi seorang hamba nanti pada hari kiamat. Karena setiap tempat, rumah, gunung, dan bumi akan bersaksi untuk orang-orang yang berdzikir pada hari kiamat. Allah ta’ala berfirman :
إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا.
وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا
وَقَالَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا لَهَا
يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا
بِأَنَّ رَبَّكَ أَوۡحَىٰ لَهَا.
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”
Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya.
QS. Az-Zalzalah 1-5
Imam Tirmidzi meriwayatkan dalam kitab Jami’-nya dari hadits Said Al-Maqbari dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu berkata Rasulullah membaca ayat ini :
يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا.
“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.”
(QS. Az-Zalzalah 4)
"Lalu Beliau bersabda :
Tahukah kalian apa kabar-kabar bumi? Mereka menjawab : Allah dan RasulNya lebih tahu.
Maka beliau bersabda :
Maka sesungguhnya kabar-kabarnya adalah bumi akan bersaksi atas setiap hamba laki-laki atau perempuan, terhadap apa yang telah dia amalkan di punggung bumi.Bumi akan berkata : Pada waktu demikian dan demikian, dia melakukan demikian demikian."
HR. Tirmidzi Berkata Imam Tirmidzi : ini hadits Hasan Shahih.
Maka seorang yang berdzikir mengingat Allah dalam setiap tempat dia telah memperbanyak saksi-saksinya.
Dan semoga mereka (para saksi) atau kebanyakan mereka diterima kesaksian-kesaksiannya, dan menunaikan persaksiannya, kemudian mereka (yang berdzikir) akan berbahagia dan senang dengan persaksian mereka semua.
📑 Al-Wabil Ash-Shayyib 197-198
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo https://mahad-arridhwan.com/doa/2851
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com
🎙Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullah
Sesungguhnya dalam terus-menerus berdzikir, baik di jalan, di rumah, apakah ketika mukim ataukah ketika Safar, atau di manapun, akan memperbanyak saksi bagi seorang hamba nanti pada hari kiamat. Karena setiap tempat, rumah, gunung, dan bumi akan bersaksi untuk orang-orang yang berdzikir pada hari kiamat. Allah ta’ala berfirman :
إِذَا زُلۡزِلَتِ ٱلۡأَرۡضُ زِلۡزَالَهَا.
وَأَخۡرَجَتِ ٱلۡأَرۡضُ أَثۡقَالَهَا
وَقَالَ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا لَهَا
يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا
بِأَنَّ رَبَّكَ أَوۡحَىٰ لَهَا.
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, Dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,
Dan manusia bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”
Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.
karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) padanya.
QS. Az-Zalzalah 1-5
Imam Tirmidzi meriwayatkan dalam kitab Jami’-nya dari hadits Said Al-Maqbari dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu berkata Rasulullah membaca ayat ini :
يَوۡمَئِذٖ تُحَدِّثُ أَخۡبَارَهَا.
“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.”
(QS. Az-Zalzalah 4)
"Lalu Beliau bersabda :
Tahukah kalian apa kabar-kabar bumi? Mereka menjawab : Allah dan RasulNya lebih tahu.
Maka beliau bersabda :
Maka sesungguhnya kabar-kabarnya adalah bumi akan bersaksi atas setiap hamba laki-laki atau perempuan, terhadap apa yang telah dia amalkan di punggung bumi.Bumi akan berkata : Pada waktu demikian dan demikian, dia melakukan demikian demikian."
HR. Tirmidzi Berkata Imam Tirmidzi : ini hadits Hasan Shahih.
Maka seorang yang berdzikir mengingat Allah dalam setiap tempat dia telah memperbanyak saksi-saksinya.
Dan semoga mereka (para saksi) atau kebanyakan mereka diterima kesaksian-kesaksiannya, dan menunaikan persaksiannya, kemudian mereka (yang berdzikir) akan berbahagia dan senang dengan persaksian mereka semua.
📑 Al-Wabil Ash-Shayyib 197-198
📝 Sumber:
@ahlussunnahposo https://mahad-arridhwan.com/doa/2851
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 https://t.me/SalafyPalembang
📡 www.salafypalembang.com