📝 Klarifikasi Tentang Status PPIU “Bina Umroh” (PT. Bina Cipta Sarana Utama)
_Oleh Tim Bina Umroh (PT Bina Cipta Sarana Utama)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد
Telah beredar informasi di media WhatsApp, pernyataan yang menyinggung tentang PPIU Bina Umroh. Pernyataan tersebut sebagai berikut:
Continue reading at http://mahad-assalafy.com/klarifikasi-tentang-status-ppiu-bina-umroh-pt-bina-cipta-sarana-utama/ | Ma'had As-Salafy
Unduh link PDF-nya di sini: http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2020/11/Klarifikasi-PT-Bina-Umroh.pdf
_Oleh Tim Bina Umroh (PT Bina Cipta Sarana Utama)_
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على المبعوث رحمة للعالمين، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد
Telah beredar informasi di media WhatsApp, pernyataan yang menyinggung tentang PPIU Bina Umroh. Pernyataan tersebut sebagai berikut:
Continue reading at http://mahad-assalafy.com/klarifikasi-tentang-status-ppiu-bina-umroh-pt-bina-cipta-sarana-utama/ | Ma'had As-Salafy
Unduh link PDF-nya di sini: http://mahad-assalafy.com/wp-content/uploads/2020/11/Klarifikasi-PT-Bina-Umroh.pdf
📚📝 ADAB-ADAB PENUNTUT ILMU
10. BERPEGANG TEGUH DENGAN AL QUR’AN DAN AS SUNNAH
🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
يجب على طلبة العلم الحرص التام على تلقي العلم والأخذ من أصوله التي لا فلاح لطالب العلم إن لم يبدأ ا، وهي:
١- القران الكريم : فإنه يجب على طالب العلم الحرص عليه قراءةً وحفظًا وفهما وعملا به، فإن القرآن هو حبل الله المتين، وهو أساس العلوم، وقد كان السلف يحرصون عليه غاية الحرص فيذكر عنهم الشيء العجيب من حرصهم على القرآن، فتجد أحدهم حفظ القرآن وعمره سبع سنوات، وبعضهم حفظ القرآن في أقل من شهر، وفي هذا دلالة على حرص السلف - رضوان الله عليهم - على القرآن، فيجب على طالب العلم الحرص عليه وحفظه على يد أحد المعلمين؛ لأن القرآن يؤخذ عن طريق التلقي.
وإنه مما يؤسف له أن تجد بعض طلبة العلم لا يحفظ القرآن، بل بعضهم لا يحسن القراءة، وهذا خلل كبير في منهج طلب العلم. لذلك أكرر أنه يجب على طلبة العلم الحرص على حفظ القرآن والعمل به والدعوة إليه وفهمه فهما مطابقًا لفهم السلف الصالح.
٢- السنة الصحيحة: فهي ثاني المصدرين للشريعة الإسلامية، وهي الموضحة للقرآن الكريم، فيجب على طالب العلم الجمع بينهما والحرص عليهما، وعلى طالب العلم حفظ السنة، إما بحفظ نصوص الأحاديث أو بدراسة أسانيدها ومتوا وتمييز الصحيح من
الضعيف، وكذلك يكون حفظ السنة بالدفاع عنها والرد على شبهات أهل البدع في السنة. فيجب على طالب العلم أن يلتزم بالقرآن والسنة الصحيحة، وهما له - أي: طالب العلم - كالجناحين للطائر إذا انكسر أحدهما لم يطر.
“Seorang penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu dan mengambilnya dari sumbernya, tidak ada keberhasilan dalam menuntut ilmu jika tidak mengawali dengannya:
1. Al Qur’anul Karim:
Seorang penuntut ilmu harus antusias membacanya, menghafal, dan memahaminya serta mengamalkannya.karena al Qur’an merupakan tali Allah yang kokoh, ia merupakan dasarnya segala ilmu-ilmu. Kaum salaf dahulu sangat bersemangat dalam mempelajari al Qur’an dengan semangat yang tinggi, disebutkan tentang mereka hal yang mengagumkan dalam hal tersebut, engkau akan menjumpai salah seorang dari salaf telah hafal al Qur’an dalam usia 7 tahun dan sebagian mereka telah hafal al Qur’an kurang dari 1 bulan. Hal ini menunjukkan semangat salaf ridhwanullah alaihim terhadap al Qur’an.
Maka seorang penuntut ilmu wajib bersemangat untuk menghafalnya dihadapan seorang guru, dikarenakan al Qur’an itu diambil dengan cara talaqqi (belajar dihadapan guru). Sesungguhnya hal yang disayangkan, engkau mendapati sebagian penuntut ilmu tidak menghafal al Qur’an, bahkan sebagian lagi tidak memperbaiki bacaan qur’annya, dan ini merupakan kesalahan besar dalam metode menuntut ilmu. Karena itu aku mengulangi lagi bahwa wajib atas penuntut ilmu antusias dalam menghafal al Qur’an dan mengamalkannya, berdakwah dan memahaminya dengan pemahaman salafush shalih.
📗 [Kitabul Ilmi hal. 43-44]
📡 Ayo Bergabung ||
▪️ https://t.me/salafypalembang
▫️ www.salafypalembang.com
🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹
10. BERPEGANG TEGUH DENGAN AL QUR’AN DAN AS SUNNAH
🎙 Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
يجب على طلبة العلم الحرص التام على تلقي العلم والأخذ من أصوله التي لا فلاح لطالب العلم إن لم يبدأ ا، وهي:
١- القران الكريم : فإنه يجب على طالب العلم الحرص عليه قراءةً وحفظًا وفهما وعملا به، فإن القرآن هو حبل الله المتين، وهو أساس العلوم، وقد كان السلف يحرصون عليه غاية الحرص فيذكر عنهم الشيء العجيب من حرصهم على القرآن، فتجد أحدهم حفظ القرآن وعمره سبع سنوات، وبعضهم حفظ القرآن في أقل من شهر، وفي هذا دلالة على حرص السلف - رضوان الله عليهم - على القرآن، فيجب على طالب العلم الحرص عليه وحفظه على يد أحد المعلمين؛ لأن القرآن يؤخذ عن طريق التلقي.
وإنه مما يؤسف له أن تجد بعض طلبة العلم لا يحفظ القرآن، بل بعضهم لا يحسن القراءة، وهذا خلل كبير في منهج طلب العلم. لذلك أكرر أنه يجب على طلبة العلم الحرص على حفظ القرآن والعمل به والدعوة إليه وفهمه فهما مطابقًا لفهم السلف الصالح.
٢- السنة الصحيحة: فهي ثاني المصدرين للشريعة الإسلامية، وهي الموضحة للقرآن الكريم، فيجب على طالب العلم الجمع بينهما والحرص عليهما، وعلى طالب العلم حفظ السنة، إما بحفظ نصوص الأحاديث أو بدراسة أسانيدها ومتوا وتمييز الصحيح من
الضعيف، وكذلك يكون حفظ السنة بالدفاع عنها والرد على شبهات أهل البدع في السنة. فيجب على طالب العلم أن يلتزم بالقرآن والسنة الصحيحة، وهما له - أي: طالب العلم - كالجناحين للطائر إذا انكسر أحدهما لم يطر.
“Seorang penuntut ilmu harus bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu dan mengambilnya dari sumbernya, tidak ada keberhasilan dalam menuntut ilmu jika tidak mengawali dengannya:
1. Al Qur’anul Karim:
Seorang penuntut ilmu harus antusias membacanya, menghafal, dan memahaminya serta mengamalkannya.karena al Qur’an merupakan tali Allah yang kokoh, ia merupakan dasarnya segala ilmu-ilmu. Kaum salaf dahulu sangat bersemangat dalam mempelajari al Qur’an dengan semangat yang tinggi, disebutkan tentang mereka hal yang mengagumkan dalam hal tersebut, engkau akan menjumpai salah seorang dari salaf telah hafal al Qur’an dalam usia 7 tahun dan sebagian mereka telah hafal al Qur’an kurang dari 1 bulan. Hal ini menunjukkan semangat salaf ridhwanullah alaihim terhadap al Qur’an.
Maka seorang penuntut ilmu wajib bersemangat untuk menghafalnya dihadapan seorang guru, dikarenakan al Qur’an itu diambil dengan cara talaqqi (belajar dihadapan guru). Sesungguhnya hal yang disayangkan, engkau mendapati sebagian penuntut ilmu tidak menghafal al Qur’an, bahkan sebagian lagi tidak memperbaiki bacaan qur’annya, dan ini merupakan kesalahan besar dalam metode menuntut ilmu. Karena itu aku mengulangi lagi bahwa wajib atas penuntut ilmu antusias dalam menghafal al Qur’an dan mengamalkannya, berdakwah dan memahaminya dengan pemahaman salafush shalih.
📗 [Kitabul Ilmi hal. 43-44]
📡 Ayo Bergabung ||
▪️ https://t.me/salafypalembang
▫️ www.salafypalembang.com
🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📚 AGAR KEHORMATAN MUSLIMAH TETAP TERJAGA
✅ Allah azza wa jalla berfirman kepada Nabi-Nya dan istri-istri beliau—yang menjadi teladan bagi kaum muslimah,
وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (al-Ahzab: 33)
📝 Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat ini dalam tafsirnya,
“Tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian, karena hal itu lebih selamat dan lebih menjaga kehormatan. Janganlah kalian sering keluar rumah dalam keadaan bersolek dan memakai wewangian sebagaimana halnya kebiasaan orang-orang jahiliah sebelum kedatangan Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Sebab, semua hal itu akan menyeret ke dalam berbagai kejelekan dan sebabnya.”
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
✅ Allah azza wa jalla berfirman kepada Nabi-Nya dan istri-istri beliau—yang menjadi teladan bagi kaum muslimah,
وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu.” (al-Ahzab: 33)
📝 Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah menjelaskan ayat ini dalam tafsirnya,
“Tetaplah kalian tinggal di rumah-rumah kalian, karena hal itu lebih selamat dan lebih menjaga kehormatan. Janganlah kalian sering keluar rumah dalam keadaan bersolek dan memakai wewangian sebagaimana halnya kebiasaan orang-orang jahiliah sebelum kedatangan Islam yang tidak memiliki ilmu dan agama. Sebab, semua hal itu akan menyeret ke dalam berbagai kejelekan dan sebabnya.”
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
⛔️ 📚 LARANGAN MENDEKATI PERBUATAN ZINA
✅ Allah azza wa jalla melarang berbagai hal yang menyeret manusia menuju zina,
وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًاۖ
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (al-Isra: 32)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga melarang umatnya melakukan khalwat,
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ
“Janganlah salah seorang di antara kalian berkhalwat dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (Muttafaqun alaih, dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma)
📝 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan hadits di atas,
“Yang dimaksud adalah wanita yang bukan mahramnya, seperti anak perempuan bibi atau paman, atau yang tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan Anda.
Jadi, berdua-duaan dengan wanita yang seperti ini hukumnya haram. Tidaklah seseorang lelaki ber-khalwat dengan perempuan kecuali setan akan menjadi pihak yang ketiga.
Bagaimana menurut Anda tentang orang yang ber-khalwat (berpacaran) yang disertai oleh setan? Sungguh, kita yakin keduanya akan menceburkan diri ke dalam kejelekan. Kita memohon perlindungan kepada Allah azza wa jalla.” (Syarh Riyadhish Shalihin, 4/167)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
✅ Allah azza wa jalla melarang berbagai hal yang menyeret manusia menuju zina,
وَلَا تَقۡرَبُواْ ٱلزِّنَىٰٓۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًاۖ
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (al-Isra: 32)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga melarang umatnya melakukan khalwat,
لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلَّا وَمَعَهَا ذُو مَحْرَمٍ
“Janganlah salah seorang di antara kalian berkhalwat dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (Muttafaqun alaih, dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma)
📝 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan hadits di atas,
“Yang dimaksud adalah wanita yang bukan mahramnya, seperti anak perempuan bibi atau paman, atau yang tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan Anda.
Jadi, berdua-duaan dengan wanita yang seperti ini hukumnya haram. Tidaklah seseorang lelaki ber-khalwat dengan perempuan kecuali setan akan menjadi pihak yang ketiga.
Bagaimana menurut Anda tentang orang yang ber-khalwat (berpacaran) yang disertai oleh setan? Sungguh, kita yakin keduanya akan menceburkan diri ke dalam kejelekan. Kita memohon perlindungan kepada Allah azza wa jalla.” (Syarh Riyadhish Shalihin, 4/167)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
❗️✌️🏼📚 DUA HAL YANG PALING BANYAK MENYEBABKAN MANUSIA MASUK NERAKA
⛔️ Kerusakan yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas dan pacaran ialah merebaknya perzinaan. Padahal, Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam melarang semua itu sebagai bentuk kasih sayang kepada para hamba.
✅ Allah azza wa jalla menyebutkan salah satu sifat calon penghuni surga Firdaus,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; karena sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (al-Mu'minun: 5—7)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْفَمُ وَالْفَرَجُ
“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
⛔️ Kerusakan yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas dan pacaran ialah merebaknya perzinaan. Padahal, Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam melarang semua itu sebagai bentuk kasih sayang kepada para hamba.
✅ Allah azza wa jalla menyebutkan salah satu sifat calon penghuni surga Firdaus,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِفُرُوجِهِمۡ حَٰفِظُونَ ٥ إِلَّا عَلَىٰٓ أَزۡوَٰجِهِمۡ أَوۡ مَا مَلَكَتۡ أَيۡمَٰنُهُمۡ فَإِنَّهُمۡ غَيۡرُ مَلُومِينَ ٦ فَمَنِ ٱبۡتَغَىٰ وَرَآءَ ذَٰلِكَ فَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡعَادُونَ ٧
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; karena sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barang siapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (al-Mu'minun: 5—7)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْفَمُ وَالْفَرَجُ
“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
✋🏻🚫JANGANLAH KESALAHAN YANG ENGKAU BELA !
🎙Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah berkata,
لا يجوز لك أن تخذل أخاك وتؤيد المبطلين فإن الله يقول حاكيا عن موسى:
[فلن أكون ظهيرا للمجرمين ]
قمع المعاند ٢٥٠
Tidak boleh bagimu membiarkan/tidak menolong saudaramu dan (justru) mendukung pihak yang bersalah, karena Allah berfirman mengkisahkan tentang nabi Musa (alaihissalam):
"maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” [Al Qashash: 17]
📔[Qam'ul Muanid 250]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🎙Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah berkata,
لا يجوز لك أن تخذل أخاك وتؤيد المبطلين فإن الله يقول حاكيا عن موسى:
[فلن أكون ظهيرا للمجرمين ]
قمع المعاند ٢٥٠
Tidak boleh bagimu membiarkan/tidak menolong saudaramu dan (justru) mendukung pihak yang bersalah, karena Allah berfirman mengkisahkan tentang nabi Musa (alaihissalam):
"maka aku tidak akan menjadi penolong bagi orang-orang yang berdosa.” [Al Qashash: 17]
📔[Qam'ul Muanid 250]
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
‼️📚 ZINA MENGHANCURKAN URUSAN AGAMA & DUNIA
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali dengan tiga sebab: zina muhshan, membunuh jiwa (qishash), dan yang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jamaah.” (HR. Muslim)
📝 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
“Hadits ini menyebutkan perbuatan zina beriringan dengan kekafiran dan membunuh jiwa, sebagaimana surah al-Furqan ayat 68. Beliau shallallahu alaihi wa sallam memulai dengan menyebutkan dosa yang paling banyak dilakukan, kemudian yang berikutnya. Jadi, zina adalah perbuatan dosa yang paling sering dilakukan daripada membunuh jiwa. Membunuh jiwa lebih sering dilakukan daripada kemurtadan.
Penyebutan perbuatan dosa dalam hadits ini dimulai dari yang besar menuju yang lebih besar lagi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan zina bertentangan dengan kepentingan umat manusia.
Ketika berbuat zina, seorang wanita telah memasukkan aib yang memalukan dalam keluarga, suami, dan kerabatnya. Dia menyebabkan kepala mereka tertunduk malu di hadapan masyarakatnya. Terlebih lagi apabila sampai hamil karena zina, lalu dia membunuh bayinya. Dia telah mengumpulkan dua macam dosa, yaitu zina dan membunuh jiwa.
Apabila dia mengaku bahwa hamilnya adalah karena suami, berarti dia menyisipkan anak hasil zina tersebut ke dalam keluarga suaminya, padahal anak tersebut bukan bagian dari mereka. Selanjutnya, anak tersebut akan mendapat warisan dari mereka padahal dia tidak berhak. Selain itu, anak tersebut akan melihat, bercampur, dan dinasabkan kepada keluarga suaminya, padahal sama sekali bukan bagian dari mereka.
Masih banyak lagi kerusakan lain yang disebabkan oleh perbuatan zina seorang wanita.
Jika lelaki yang berbuat zina, akan mengakibatkan tercampurnya nasab, merusak wanita yang sudah bersuami, dan menyebabkan kerusakan serta kebinasaan wanita yang dizinainya. Jadi, perbuatan dosa besar yang satu ini akan menghancurkan urusan dunia dan agama.” (ad-Da’ wad-Dawa’, hlm. 232)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَنِّي رَسُولُ اللهِ إِلَّا بِإِحْدَى ثَلَاثٍ الثَّيِّبُ الزَّانِي وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ
“Tidak halal darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah dan bahwa aku adalah Rasulullah, kecuali dengan tiga sebab: zina muhshan, membunuh jiwa (qishash), dan yang meninggalkan agamanya, memisahkan diri dari jamaah.” (HR. Muslim)
📝 Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,
“Hadits ini menyebutkan perbuatan zina beriringan dengan kekafiran dan membunuh jiwa, sebagaimana surah al-Furqan ayat 68. Beliau shallallahu alaihi wa sallam memulai dengan menyebutkan dosa yang paling banyak dilakukan, kemudian yang berikutnya. Jadi, zina adalah perbuatan dosa yang paling sering dilakukan daripada membunuh jiwa. Membunuh jiwa lebih sering dilakukan daripada kemurtadan.
Penyebutan perbuatan dosa dalam hadits ini dimulai dari yang besar menuju yang lebih besar lagi. Kerusakan yang ditimbulkan oleh perbuatan zina bertentangan dengan kepentingan umat manusia.
Ketika berbuat zina, seorang wanita telah memasukkan aib yang memalukan dalam keluarga, suami, dan kerabatnya. Dia menyebabkan kepala mereka tertunduk malu di hadapan masyarakatnya. Terlebih lagi apabila sampai hamil karena zina, lalu dia membunuh bayinya. Dia telah mengumpulkan dua macam dosa, yaitu zina dan membunuh jiwa.
Apabila dia mengaku bahwa hamilnya adalah karena suami, berarti dia menyisipkan anak hasil zina tersebut ke dalam keluarga suaminya, padahal anak tersebut bukan bagian dari mereka. Selanjutnya, anak tersebut akan mendapat warisan dari mereka padahal dia tidak berhak. Selain itu, anak tersebut akan melihat, bercampur, dan dinasabkan kepada keluarga suaminya, padahal sama sekali bukan bagian dari mereka.
Masih banyak lagi kerusakan lain yang disebabkan oleh perbuatan zina seorang wanita.
Jika lelaki yang berbuat zina, akan mengakibatkan tercampurnya nasab, merusak wanita yang sudah bersuami, dan menyebabkan kerusakan serta kebinasaan wanita yang dizinainya. Jadi, perbuatan dosa besar yang satu ini akan menghancurkan urusan dunia dan agama.” (ad-Da’ wad-Dawa’, hlm. 232)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
⭐⭐📌 BANYAK DIAM MENJADIKAN SESEORANG BERWIBAWA
✍🏻 Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu mengatakan:
بكثرة الصمت تكون الهيبة.
💎 Dengan banyak diam, niscaya akan didapatkan kewibawaan.
📚 At-Tadzkirah Al-Hamduniyyah 1/360.
https://t.me/al_fawaaid/2654
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
✍🏻 Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu mengatakan:
بكثرة الصمت تكون الهيبة.
💎 Dengan banyak diam, niscaya akan didapatkan kewibawaan.
📚 At-Tadzkirah Al-Hamduniyyah 1/360.
https://t.me/al_fawaaid/2654
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
فوائد إسلامية
قال علي بن أبي طالب رضي الله عنه:
بكثرة الصمت تكون الهيبة.
📚 [التذكرة الحمدونية/ 1-360]
بكثرة الصمت تكون الهيبة.
📚 [التذكرة الحمدونية/ 1-360]
❌📚 LARANGAN TASYABBUH (MENYERUPAI) ORANG KAFIR
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barang siapa menyerupai suatu kaum, ia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud, dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, dinyatakan sahih oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 6149)
💡Beliau shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan kepada umat tentang akan terjadinya wabah tasyabbuh ini dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu anhu,
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَذْوَ الْقُذَّةِ بِالْقُذَّةِ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَدَخَلْتُمُوهُ. قاَلُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى؟ قَالَ: فَمَنْ؟
“Sungguh, akan ada di antara kalian orang-orang yang mengikuti cara/adat orang-orang sebelum kalian sebagaimana bulu anak panah terhadap yang lainnya. Sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam liang kadal padang pasir, sungguh kalian akan ikut memasukinya.”
Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah maksudnya orang Yahudi dan Nasrani?”
Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Siapa lagi?” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barang siapa menyerupai suatu kaum, ia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud, dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, dinyatakan sahih oleh al-Albani dalam Shahih al-Jami’ no. 6149)
💡Beliau shallallahu alaihi wa sallam mengabarkan kepada umat tentang akan terjadinya wabah tasyabbuh ini dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu anhu,
لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ حَذْوَ الْقُذَّةِ بِالْقُذَّةِ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَدَخَلْتُمُوهُ. قاَلُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى؟ قَالَ: فَمَنْ؟
“Sungguh, akan ada di antara kalian orang-orang yang mengikuti cara/adat orang-orang sebelum kalian sebagaimana bulu anak panah terhadap yang lainnya. Sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam liang kadal padang pasir, sungguh kalian akan ikut memasukinya.”
Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah maksudnya orang Yahudi dan Nasrani?”
Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Siapa lagi?” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.
✓ Petikan Kalam Salafus Shalih
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
🌧️ ALLAH YANG MEMBERIKAN HUJAN
✍🏻 Abdullah bin Abbas رضي اللّه عنهما berkata :
"Tidaklah tahun ini lebih banyak hujannya daripada tahun lainnya, akan tetapi Allah تعالى menggilirkannya sesuai kehendak-Nya."
📚 [Ibnu Abid Dunya Fil Mathor war Ra'ad wal Barq : 2]
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
✍🏻 قال #عبدالله_بن_عباس رضي الله عنهما :
ما من عام بأكثر مطرا من عام ،
ولكن الله تعالى يصرفه حيث يشاء
📚 *[ ابن أبي الدنيا في المطر والرعد والبرق٢ ]*
👉 Sumber : https://t.me/athar_sahaba/970
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
🌧️ ALLAH YANG MEMBERIKAN HUJAN
✍🏻 Abdullah bin Abbas رضي اللّه عنهما berkata :
"Tidaklah tahun ini lebih banyak hujannya daripada tahun lainnya, akan tetapi Allah تعالى menggilirkannya sesuai kehendak-Nya."
📚 [Ibnu Abid Dunya Fil Mathor war Ra'ad wal Barq : 2]
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
✍🏻 قال #عبدالله_بن_عباس رضي الله عنهما :
ما من عام بأكثر مطرا من عام ،
ولكن الله تعالى يصرفه حيث يشاء
📚 *[ ابن أبي الدنيا في المطر والرعد والبرق٢ ]*
👉 Sumber : https://t.me/athar_sahaba/970
@salafy_cirebon
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
صحيح آثار الصحابة
قال #عبدالله_بن_عباس رضي الله عنهما :
ما من عام بأكثر مطرا من عام ،
ولكن الله تعالى يصرفه حيث يشاء
[ ابن أبي الدنيا في المطر والرعد والبرق٢ ]
ما من عام بأكثر مطرا من عام ،
ولكن الله تعالى يصرفه حيث يشاء
[ ابن أبي الدنيا في المطر والرعد والبرق٢ ]
⚖️💰💦 NASIHAT BAGI SUAMI YANG BAKHIL TERHADAP ISTRINYA
💬 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
وإذا كان بخيلاً فإنه لا ينفعه بخله؛ لأن البخيل إذا ادخر المال من أجل هذا الخلق الذميم، فإن المال سيورث بعده شاء أم أبى، فلماذا يبخل على نفسه هو الآن؟ إذا بخل بماله فقد بخل عن نفسه في الواقع؛ لأن هذا المال لابد أن ينتقل إلى غيره بعد موته
"Jika seorang suami bakhil (pelit kepada istri), maka sifat bakhilnya tersebut tidak akan bermanfaat baginya. Karena jika suami yang bakhil itu menyimpan hartanya karena akhlak yang tercela ini, maka sungguh mau tidak mau hartanya tetap akan diwariskan sepeninggalnya.
Lantas kenapa sekarang dia bakhil terhadap dirinya sendiri. Sejatinya jika dia bakhil dengan hartanya, maka dia telah bakhil terhadap dirinya sendiri. Sungguh hartanya itu akan berpindah ke orang lain setelah kematiannya."
✍️ Silsilah Fatawa Nur alad Darb kaset nomor 286
#nasehat #bakhil #pelit #harta
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
💬 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menyatakan,
وإذا كان بخيلاً فإنه لا ينفعه بخله؛ لأن البخيل إذا ادخر المال من أجل هذا الخلق الذميم، فإن المال سيورث بعده شاء أم أبى، فلماذا يبخل على نفسه هو الآن؟ إذا بخل بماله فقد بخل عن نفسه في الواقع؛ لأن هذا المال لابد أن ينتقل إلى غيره بعد موته
"Jika seorang suami bakhil (pelit kepada istri), maka sifat bakhilnya tersebut tidak akan bermanfaat baginya. Karena jika suami yang bakhil itu menyimpan hartanya karena akhlak yang tercela ini, maka sungguh mau tidak mau hartanya tetap akan diwariskan sepeninggalnya.
Lantas kenapa sekarang dia bakhil terhadap dirinya sendiri. Sejatinya jika dia bakhil dengan hartanya, maka dia telah bakhil terhadap dirinya sendiri. Sungguh hartanya itu akan berpindah ke orang lain setelah kematiannya."
✍️ Silsilah Fatawa Nur alad Darb kaset nomor 286
#nasehat #bakhil #pelit #harta
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🌏🤲💯 SALAM & DOA KEBAIKAN UNTUK AHLUS SUNNAH
💬 Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengatakan,
"إذا بلغك عن رجل بالمشرق صاحب سنة وآخر بالمغرب فابعث إليهما بالسلام وادع لهما"
"Apabila telah sampai kepadamu berita tentang seorang ahlus sunnah dari timur dan yang lain dari barat, maka sampaikanlah salam kepada mereka berdua dan doakanlah kebaikan untuk keduanya."
✍️ al-Lalikai 1/50
#petuah #salam #doa #ahlusunah
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
💬 Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengatakan,
"إذا بلغك عن رجل بالمشرق صاحب سنة وآخر بالمغرب فابعث إليهما بالسلام وادع لهما"
"Apabila telah sampai kepadamu berita tentang seorang ahlus sunnah dari timur dan yang lain dari barat, maka sampaikanlah salam kepada mereka berdua dan doakanlah kebaikan untuk keduanya."
✍️ al-Lalikai 1/50
#petuah #salam #doa #ahlusunah
@KajianIslamTemanggung
-----------------------------------
🔰 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
📲 Join t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
✳️ Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
🍒📚 DI ANTARA TUNTUNAN PERGAULAN SUAMI-ISTRI
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberikan nasihat,
لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَِ
“Janganlah seorang suami membenci istrinya (secara total). Apabila dia membenci salah satu perangai istrinya, dia akan senang terhadap perangai yang lainnya.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِكُمِْ
“Orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya. Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR. at-Tirmidzi, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُؤْذِي امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا، إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الحُورِ العِينِ: لاَ تُؤْذِيهِ، قَاتَلَكِ اللَّهُ، فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكَ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا
“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia kecuali calon istrinya dari bidadari-bidadari akan berkata, ‘Jangan engkau sakiti dia, mudah-mudahan Allah azza wa jalla memerangimu,’ hanya saja dia (suamimu) itu ibarat tamu di sisimu yang hampir-hampir akan berpisah denganmu menuju kami.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberikan nasihat,
لَا يَفْرَكْ مُؤْمِنٌ مُؤْمِنَةً إِنْ كَرِهَ مِنْهَا خُلُقًا رَضِيَ مِنْهَا آخَرَِ
“Janganlah seorang suami membenci istrinya (secara total). Apabila dia membenci salah satu perangai istrinya, dia akan senang terhadap perangai yang lainnya.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِكُمِْ
“Orang-orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling bagus akhlaknya. Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (HR. at-Tirmidzi, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu)
💡Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُؤْذِي امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا، إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الحُورِ العِينِ: لاَ تُؤْذِيهِ، قَاتَلَكِ اللَّهُ، فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكَ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا
“Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya di dunia kecuali calon istrinya dari bidadari-bidadari akan berkata, ‘Jangan engkau sakiti dia, mudah-mudahan Allah azza wa jalla memerangimu,’ hanya saja dia (suamimu) itu ibarat tamu di sisimu yang hampir-hampir akan berpisah denganmu menuju kami.” (HR. at-Tirmidzi)
🖥 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/globalisasi-menghancurkan-generasi/
📲 Join t.me/salafypalembang
Majalah Islam Asy-Syariah
Globalisasi Menghancurkan Generasi
Apalagi di era globalisasi dan teknologi informasi. Cepat dan dahsyatnya informasi ternyata tidak identik dengan kemajuan pada bidang yang lain. Terkhusus bidang agama, moral, dan spiritual kaum muslimin secara umum dan generasi mudanya secara khusus.