🏡Pemilik Kamar-Kamar Surga🏡
🔊Ali Rodhiyallahu anhu berkata, Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam bersabda :
🎇Sesungguhnya di surga ada kamar-kamar terlihat bagian luarnya dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya dari bagian luarnya ❗️
▪️Maka berdirilah seorang arab badui seraya berkata :
🌠Milik siapa kamar-kamar tersebut wahai Rasulullah ❓
🏘Maka beliau menjawab :
🔹Milik orang yang baik tutur katanya
🔹Suka memberi makanan.
🔹Rajin puasanya.
🔹Dan mengerjakan shalat untuk Allah di malam hari dalam keadaan manusia terlelap dalam tidurnya.❗️
📚Shohih sunan At Tirmidzi 2527
🔉Imam Ibnu Rojab Rohimahullah Ta'ala menjelaskan :
🌃 Perangai ini semuanya terdapat di bulan Ramadhan yang semuanya terkumpul pada seorang mukmin :
▪️Puasa, qiyamullail, sedekah, dan tutur kata yang baik karena ia dapat mencegah orang yang berpuasa dari hal sia-sia dan dosa ❗️
⬆️ Puasa, sholat dan sedekah akan menyampaikan pelakunya pada Allah Azza wa Jalla
🔊Berkata sebagian salaf :
🔺Sholat dapat menyampaikan pelakunya pada setengah perjalanan.
🔺Puasa menyampaikan pelakunya di depan pintu Sang Raja
🔺Dan sedekah akan menarik tangannya kemudian memasukkannya untuk menemui Sang Raja.❗️
📚 Lathoiful Ma'arif 1/167
✒️ Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah
✾ عن علي - رضي الله عنه - قال : قال رسول الله ﷺ :
✾ " إن في الجنة لغرفاً يرى ظهورها من بطونها وبطونها من ظهورها !!
✾ فقام إليه أعرابي فقال : لمن هي يا رسول الله ؟
✾ قال هي لمن :
❶ - أطاب الكلام
❷ - وأطعم الطعام
❸ - وأدام الصيام
❹ - وصلى لله بالليل والناس نيام ..!!!
📜【 صحيح سنن الترمذي : (٢٥٢٧) 】
═══════════
✾ - قال الحافظ ابن رجب - رحمه الله - :
✾ وهذه الخصال كلها تكون في : [ رمضان ]
فيجتمع فيه للمؤمن :
❶ - الصيام ..
❷ - والقيام ..
❸ - والصدقة ..
❹ - وطيب الكلام فإنه ينهى فيه الصائم عن اللغو والرفث !!
✾ والصيام والصلاة والصدقة توصل صاحبها إلى الله عز وجل قال بعض السلف :
✦ - الصلاة توصل صاحبها إلى نصف الطريق ..
✦ - والصيام يوصله إلى باب الملك ..
✦ - والصدقة تأخذ بيده فتدخله على الملك ..!!
📜【 لطائف المعارف : (١٦٧/١) 】
💡Turut Mempublikasikan💡
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
8 Ramadhan 1438
🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀
Sidayu Gresik
Harrosahallah
🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊
🔵Channel Telegram UI🔵
http://bit.ly/uimusy
Kunjungi Website Kami MUSY
[Muslim Salafy]
www.musy.salafymedia.com
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
🔊Ali Rodhiyallahu anhu berkata, Rosulullah Sholallahu alaihi wasallam bersabda :
🎇Sesungguhnya di surga ada kamar-kamar terlihat bagian luarnya dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya dari bagian luarnya ❗️
▪️Maka berdirilah seorang arab badui seraya berkata :
🌠Milik siapa kamar-kamar tersebut wahai Rasulullah ❓
🏘Maka beliau menjawab :
🔹Milik orang yang baik tutur katanya
🔹Suka memberi makanan.
🔹Rajin puasanya.
🔹Dan mengerjakan shalat untuk Allah di malam hari dalam keadaan manusia terlelap dalam tidurnya.❗️
📚Shohih sunan At Tirmidzi 2527
🔉Imam Ibnu Rojab Rohimahullah Ta'ala menjelaskan :
🌃 Perangai ini semuanya terdapat di bulan Ramadhan yang semuanya terkumpul pada seorang mukmin :
▪️Puasa, qiyamullail, sedekah, dan tutur kata yang baik karena ia dapat mencegah orang yang berpuasa dari hal sia-sia dan dosa ❗️
⬆️ Puasa, sholat dan sedekah akan menyampaikan pelakunya pada Allah Azza wa Jalla
🔊Berkata sebagian salaf :
🔺Sholat dapat menyampaikan pelakunya pada setengah perjalanan.
🔺Puasa menyampaikan pelakunya di depan pintu Sang Raja
🔺Dan sedekah akan menarik tangannya kemudian memasukkannya untuk menemui Sang Raja.❗️
📚 Lathoiful Ma'arif 1/167
✒️ Abu Sufyan Al Musy Ghofarohullah
✾ عن علي - رضي الله عنه - قال : قال رسول الله ﷺ :
✾ " إن في الجنة لغرفاً يرى ظهورها من بطونها وبطونها من ظهورها !!
✾ فقام إليه أعرابي فقال : لمن هي يا رسول الله ؟
✾ قال هي لمن :
❶ - أطاب الكلام
❷ - وأطعم الطعام
❸ - وأدام الصيام
❹ - وصلى لله بالليل والناس نيام ..!!!
📜【 صحيح سنن الترمذي : (٢٥٢٧) 】
═══════════
✾ - قال الحافظ ابن رجب - رحمه الله - :
✾ وهذه الخصال كلها تكون في : [ رمضان ]
فيجتمع فيه للمؤمن :
❶ - الصيام ..
❷ - والقيام ..
❸ - والصدقة ..
❹ - وطيب الكلام فإنه ينهى فيه الصائم عن اللغو والرفث !!
✾ والصيام والصلاة والصدقة توصل صاحبها إلى الله عز وجل قال بعض السلف :
✦ - الصلاة توصل صاحبها إلى نصف الطريق ..
✦ - والصيام يوصله إلى باب الملك ..
✦ - والصدقة تأخذ بيده فتدخله على الملك ..!!
📜【 لطائف المعارف : (١٦٧/١) 】
💡Turut Mempublikasikan💡
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
8 Ramadhan 1438
🌀Daarul Hadits Al Bayyinah🌀
Sidayu Gresik
Harrosahallah
🔊🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔊
🔵Channel Telegram UI🔵
http://bit.ly/uimusy
Kunjungi Website Kami MUSY
[Muslim Salafy]
www.musy.salafymedia.com
🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙🌙
Telegram
Salafy Palembang 🇮🇩
Menebar Hikmah dengan bimbingan Al-Qur'an dan As-Sunnah, Meniti Jalan Salaful Ummah.
Website: www.salafypalembang.com
Website: www.salafypalembang.com
📚 TATA CARA SHALAT ID DI RUMAH
Beberapa pertanyaan datang tentang tata cara pelaksanaan shalat Id di rumah. Karena itu, mengenai shalat Id di rumah akan kita bahas insya Allah.
Namun, sebelum itu, mengapa shalat Id dilaksanakan di rumah?
Tentu, jawabannya sudah kita maklumi bersama, yaitu karena kondisi wabah virus corona atau Covid-19. Selain itu, juga karena pemerintah kita menganjurkan untuk melaksanakan ibadah di rumah, sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran virus corona.
Lantas, bagaimana tata caranya? Apa pula kaitannya dengan akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah?
📝 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/tata-cara-shalat-id-di-rumah/
📲 https://t.me/asysyariah
Turut Mempublikasikan :
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Beberapa pertanyaan datang tentang tata cara pelaksanaan shalat Id di rumah. Karena itu, mengenai shalat Id di rumah akan kita bahas insya Allah.
Namun, sebelum itu, mengapa shalat Id dilaksanakan di rumah?
Tentu, jawabannya sudah kita maklumi bersama, yaitu karena kondisi wabah virus corona atau Covid-19. Selain itu, juga karena pemerintah kita menganjurkan untuk melaksanakan ibadah di rumah, sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran virus corona.
Lantas, bagaimana tata caranya? Apa pula kaitannya dengan akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah?
📝 Simak selengkapnya:
🌏 https://asysyariah.com/tata-cara-shalat-id-di-rumah/
📲 https://t.me/asysyariah
Turut Mempublikasikan :
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
◽️◽️◽️◽️◽️◽️◽️
AsySyariah.com
Tata Cara Shalat Id di Rumah
Pembaca, semoga Allah merahmati kita semua. Beberapa pertanyaan datang tentang tata cara pelaksanaan shalat Id di rumah. Karena itu, mengenai shalat Id di rumah akan kita bahas insya Allah. Namun, sebelum itu, mengapa shalat Id dilaksanakan di rumah? Tentu…
✋🏻📢⚠💥 HISAB PASTI TERJADI
✍🏻 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ
“Tidak akan bergeser dua kaki seorang hamba, sampai dia dimintai pertanggungjawaban tentang:
√ umurnya, untuk apa dia habiskan?
√ ilmunya, apakah diamalkan atau tidak?
√ hartanya, dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan?
√ jasadnya (fisiknya), untuk apa dia usangkan?”
(HR. at-Tirmidzi no. 2417 dari sahabat Abu Barzah al-Aslami radhiyallahu anhu. Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi no. 2417)
🌍 Baca selengkapnya: https://asysyariah.com/pahala-besar-menanti-anda
Turut Mempublikasikan :
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ
“Tidak akan bergeser dua kaki seorang hamba, sampai dia dimintai pertanggungjawaban tentang:
√ umurnya, untuk apa dia habiskan?
√ ilmunya, apakah diamalkan atau tidak?
√ hartanya, dari mana dia mendapatkannya dan untuk apa dia belanjakan?
√ jasadnya (fisiknya), untuk apa dia usangkan?”
(HR. at-Tirmidzi no. 2417 dari sahabat Abu Barzah al-Aslami radhiyallahu anhu. Hadits ini dinilai sahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi no. 2417)
🌍 Baca selengkapnya: https://asysyariah.com/pahala-besar-menanti-anda
Turut Mempublikasikan :
📲 WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
KEIMANAN TANPA KERAGUAN
📗 E-Book TATA CARA SHALAT ID DI RUMAH LInk Download dan info selengkapnya klik di https://asysyariah.com/e-book-tata-cara-shalat-id-di-rumah/
🔭🌕🇮🇩 SIDANG ISBAT PENETAPAN AWAL SYAWAL 1441H
Pemerintah Republik Indonesia Melalui Kementrian Agama, akan Mengadakan sidang Isbat untuk menetapkan awal Syawal 1441H pada hari Jum'at 22 Mei 2020M
🌏 Sumber || https://twitter.com/Kemenag_RI/status/1261624555950374912
🔰WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Pemerintah Republik Indonesia Melalui Kementrian Agama, akan Mengadakan sidang Isbat untuk menetapkan awal Syawal 1441H pada hari Jum'at 22 Mei 2020M
🌏 Sumber || https://twitter.com/Kemenag_RI/status/1261624555950374912
🔰WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Channel Telegram || https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy
💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Twitter
Kementerian Agama RI
Ramadan hampir berakhir. Kemenag akan gelar sidang isbat (penetapan) awal Syawal 1441H pada Jumat, 22 Mei mendatang, dgn terapkan protokol kesehatan. Ada 80 lokasi rukyatul hilal 👇 Dengan Protokol Kesehatan, Sidang Isbat Awal Syawal 1441H Digelar 22 Mei …
Alhamdulillah Ebook TATA CARA SHALAT ID DI RUMAH sudah tersedia di Google Playbook . Silakan cek pada link berikut: https://play.google.com/store/books/details?id=b37lDwAAQBAJ
🎧 AUDIO TANYA JAWAB
Ukuran Zakat Fitrah Sesuai Ukuran Sha' di Zaman Nabi?
❓Telah beredar luas sebuah potongan video yang berisi penjelasan ukuran zakat fitrah sesuai ukuran sha’ di zaman Nabi, menurut seorang ulama Madinah.
Kesimpulannya bahwa ketika dikonversikan dengan timbangan zaman sekarang ukurannya adalah 2,8 kg, yakni digenapkan menjadi 3 kg. Jadi, seolah-olah ukuran yang sudah memasyarakat yaitu 2,5 kg adalah salah.
Bagaimana dengan penjelasan tersebut? Mohon pencerahan.
🎙 Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc. hafizhahullah
📖 Simak selengkapnya pada tautan berikut:
🌏 https://asysyariah.com/ukuran-zakat-fitrah-sesuai-ukuran-sha-di-zaman-nabi/
📲 https://t.me/asysyariah
📲https://t.me/salafypalembang
Ukuran Zakat Fitrah Sesuai Ukuran Sha' di Zaman Nabi?
❓Telah beredar luas sebuah potongan video yang berisi penjelasan ukuran zakat fitrah sesuai ukuran sha’ di zaman Nabi, menurut seorang ulama Madinah.
Kesimpulannya bahwa ketika dikonversikan dengan timbangan zaman sekarang ukurannya adalah 2,8 kg, yakni digenapkan menjadi 3 kg. Jadi, seolah-olah ukuran yang sudah memasyarakat yaitu 2,5 kg adalah salah.
Bagaimana dengan penjelasan tersebut? Mohon pencerahan.
🎙 Dijawab oleh al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc. hafizhahullah
📖 Simak selengkapnya pada tautan berikut:
🌏 https://asysyariah.com/ukuran-zakat-fitrah-sesuai-ukuran-sha-di-zaman-nabi/
📲 https://t.me/asysyariah
📲https://t.me/salafypalembang
AsySyariah.com
Ukuran Zakat Fitrah Sesuai Ukuran Sha’ di Zaman Nabi
Tanya: Bismillah Telah beredar luas sebuah potongan video yang berisi penjelasan ukuran zakat fitrah sesuai ukuran sha’ di zaman Nabi, menurut seorang ulama Madinah. Kesimpulannya bahwa ketika dikonversikan dengan timbangan zaman sekarang ukurannya adalah…
🚇 KEKELIRUAN DI HARI-HARI TERAKHIR RAMADHAN
MENCUKUPKAN MENCARI LAILATUL QADAR DI MALAM GANJIL SAJA
Diantaranya juga, kesalahan sebagian besar kaum muslimin di penghujung Ramadhan yakni mencukupkan mencari Lailatul Qadar hanya pada malam-malam ganjil saja (tanpa adanya udzur yang syar’i). Padahal Rasulullah ﷺ menghidupkan sepuluh malam terakhir seluruhnya tanpa memilah-milah ganjil atau tidaknya.
Walaupun telah datang dalil yang shahih akan jatuhnya Lailatul Qadar di malam ganjil, namun hal ini tidaklah menafikan bahwa Lailatul Qadar bisa turun di malam genap. Wallahu a'lam
TIMBUL PERASAAN SENANG AKAN BERAKHIRNYA BULAN RAMADHAN
Menahan makan dan minum seharian penuh, memang bukan perkara yang mudah. Apalagi bagi sebagian orang yang memang keimanannya kurang begitu kuat. Maka akan tampak perasaan senang ketika bulan Ramadhan ini akan segera berakhir.
Padahal para sahabat radhiallaahu 'anhum mereka bahkan sampai menangis ketika bulan Ramadhan akan berakhir. Dahulu sebagian salaf menampakkan kesedihannya ketika di hari 'Idul Fitri, maka dikatakan kepadanya: "Sesungguhnya hari tersebut adalah hari suka cita dan senang". Maka salaf tersebut berkata:
"Benar apa yang kalian katakan. Tetapi, aku hanya seorang hamba yang diperintah oleh Allah ﷻ, untuk aku beramal bagi-Nya sebuah amalan, yang aku tidak mengetahui apakah amalanku tersebut diterima oleh Allahﷻ atau tidak." [Lathaaiful Ma'arif hal. 209]
TERSIBUKKAN DENGAN PERENCANAAN MUDIK
Pulang ke kampung halaman, bertemu sanak saudara, merupakan hal yang sangat membahagiakan. Segenap persiapan pun dilakukan supaya tidak ada yang terlupa.
Hanya saja mereka lupa, kalau mereka justru melakukannya di hari-hari dimana terdapat banyak sekali keutamaan, yakni di penghujung Ramadhan. Yang mana di saat itu teladan kita yang mulia Rasulullah ﷺ justru menyibukkan diri dengan berbagai macam ibadah di masjid-masjid Allah ﷻ.
TERSIBUKKAN DENGAN PERSIAPAN IED
Hal ini juga merupakan kesalahan sebagian besar kaum muslimin dalam menghadapi hari-hari terakhir Ramadhan. Untuk menyambut hari kemenangan (baca: 'Idul Fitri), mereka justru tersibukkan dengan berbagai kesibukan duniawi, seperti: membuat kue, belanja baju baru dan lain sebagainya.
Padahal sejatinya, 'Idul Fitri ini adalah hari kemenangan bagi mereka yang telah melaksanakan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya (sesuai apa yang telah dicontohkan Rasulullah ﷺ).
LUPA MEMBAYAR ZAKAT
Banyak dari kalangan kaum muslimin yang tidak peduli atau bahkan tidak mengetahui akan kewajiban zakat fitrah yang dibebankan kepadanya di penghujung Ramadhan ini.
Seandainya pun mereka tahu, namun banyak yang tidak mengetahui batas waktu penyerahannya, sehingga tidak sedikit pula yang akhirnya terlewat dari batas waktu yang telah ditentukan oleh syariat. Padahal zakat fitrah ini adalah penyempurna ibadah-ibadah kita selama di bulan Ramadhan.
BERTAKBIR MEMAKAI ALAT MUSIK
Apabila Ramadhan telah berakhir, maka saatnya kita menyambut 'Idul Fitri. Sebagai seorang muslim, kita disunnahkan untuk mengucapkan takbir sebanyak-banyaknya, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allahﷻ akan segala kenikmatan yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita.
Terkhusus adalah nikmat kemudahan dalam kita menjalani ibadah-ibadah di bulan Ramadhan yang penuh dengan kemuliaan ini. Namun, hal yang sangat disayangkan adalah kesalahan sebagian besar kaum muslimin dalam tata cara mengucapkan takbir.
Tidak sedikit dari kaum muslimin yang menggunakan alat-alat musik untuk mengiringi ucapan takbir mereka. Seperti bedug, kentongan, bahkan alat-alat musik modern. Padahal alat-alat musik ini adalah sesuatu yang diharamkan dalam agama Islam. Dan sekaligus juga hal ini tidak ada contohnya sama sekali dari Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak ada contohnya dari kami, maka amalan tersebut tertolak". [HR. Muslim]
📄 Buletin Al-Faidah Edisi 64
📂 Vol. 1 | Tahun-2 | 1437 H @BuletinAlFaidah
••••
Turut Mempublikasikan :
📲 https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
MENCUKUPKAN MENCARI LAILATUL QADAR DI MALAM GANJIL SAJA
Diantaranya juga, kesalahan sebagian besar kaum muslimin di penghujung Ramadhan yakni mencukupkan mencari Lailatul Qadar hanya pada malam-malam ganjil saja (tanpa adanya udzur yang syar’i). Padahal Rasulullah ﷺ menghidupkan sepuluh malam terakhir seluruhnya tanpa memilah-milah ganjil atau tidaknya.
Walaupun telah datang dalil yang shahih akan jatuhnya Lailatul Qadar di malam ganjil, namun hal ini tidaklah menafikan bahwa Lailatul Qadar bisa turun di malam genap. Wallahu a'lam
TIMBUL PERASAAN SENANG AKAN BERAKHIRNYA BULAN RAMADHAN
Menahan makan dan minum seharian penuh, memang bukan perkara yang mudah. Apalagi bagi sebagian orang yang memang keimanannya kurang begitu kuat. Maka akan tampak perasaan senang ketika bulan Ramadhan ini akan segera berakhir.
Padahal para sahabat radhiallaahu 'anhum mereka bahkan sampai menangis ketika bulan Ramadhan akan berakhir. Dahulu sebagian salaf menampakkan kesedihannya ketika di hari 'Idul Fitri, maka dikatakan kepadanya: "Sesungguhnya hari tersebut adalah hari suka cita dan senang". Maka salaf tersebut berkata:
"Benar apa yang kalian katakan. Tetapi, aku hanya seorang hamba yang diperintah oleh Allah ﷻ, untuk aku beramal bagi-Nya sebuah amalan, yang aku tidak mengetahui apakah amalanku tersebut diterima oleh Allahﷻ atau tidak." [Lathaaiful Ma'arif hal. 209]
TERSIBUKKAN DENGAN PERENCANAAN MUDIK
Pulang ke kampung halaman, bertemu sanak saudara, merupakan hal yang sangat membahagiakan. Segenap persiapan pun dilakukan supaya tidak ada yang terlupa.
Hanya saja mereka lupa, kalau mereka justru melakukannya di hari-hari dimana terdapat banyak sekali keutamaan, yakni di penghujung Ramadhan. Yang mana di saat itu teladan kita yang mulia Rasulullah ﷺ justru menyibukkan diri dengan berbagai macam ibadah di masjid-masjid Allah ﷻ.
TERSIBUKKAN DENGAN PERSIAPAN IED
Hal ini juga merupakan kesalahan sebagian besar kaum muslimin dalam menghadapi hari-hari terakhir Ramadhan. Untuk menyambut hari kemenangan (baca: 'Idul Fitri), mereka justru tersibukkan dengan berbagai kesibukan duniawi, seperti: membuat kue, belanja baju baru dan lain sebagainya.
Padahal sejatinya, 'Idul Fitri ini adalah hari kemenangan bagi mereka yang telah melaksanakan ibadah-ibadah di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya (sesuai apa yang telah dicontohkan Rasulullah ﷺ).
LUPA MEMBAYAR ZAKAT
Banyak dari kalangan kaum muslimin yang tidak peduli atau bahkan tidak mengetahui akan kewajiban zakat fitrah yang dibebankan kepadanya di penghujung Ramadhan ini.
Seandainya pun mereka tahu, namun banyak yang tidak mengetahui batas waktu penyerahannya, sehingga tidak sedikit pula yang akhirnya terlewat dari batas waktu yang telah ditentukan oleh syariat. Padahal zakat fitrah ini adalah penyempurna ibadah-ibadah kita selama di bulan Ramadhan.
BERTAKBIR MEMAKAI ALAT MUSIK
Apabila Ramadhan telah berakhir, maka saatnya kita menyambut 'Idul Fitri. Sebagai seorang muslim, kita disunnahkan untuk mengucapkan takbir sebanyak-banyaknya, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allahﷻ akan segala kenikmatan yang telah dianugerahkan-Nya kepada kita.
Terkhusus adalah nikmat kemudahan dalam kita menjalani ibadah-ibadah di bulan Ramadhan yang penuh dengan kemuliaan ini. Namun, hal yang sangat disayangkan adalah kesalahan sebagian besar kaum muslimin dalam tata cara mengucapkan takbir.
Tidak sedikit dari kaum muslimin yang menggunakan alat-alat musik untuk mengiringi ucapan takbir mereka. Seperti bedug, kentongan, bahkan alat-alat musik modern. Padahal alat-alat musik ini adalah sesuatu yang diharamkan dalam agama Islam. Dan sekaligus juga hal ini tidak ada contohnya sama sekali dari Rasulullah ﷺ. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak ada contohnya dari kami, maka amalan tersebut tertolak". [HR. Muslim]
📄 Buletin Al-Faidah Edisi 64
📂 Vol. 1 | Tahun-2 | 1437 H @BuletinAlFaidah
••••
Turut Mempublikasikan :
📲 https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
🌺🌅🌔📢 KEWAJIBAN SEORANG MUSLIM SETELAH RAMADHAN BERLALU
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah dan iringilah kepergian Ramadhan ini dengan terus melakukan amalan kebaikan.
Sebab, termasuk tanda diterimanya amalan kebaikan (pada bulan Ramadhan) adalah seseorang dimudahkan beamal setelah Ramadhan.
Ramadhan ini tidak lain merupakan penyemangat untuk melakukan berbagai kebaikan. Ia juga menjadi awal dari sebuah tobat dan batu loncatan untuk beramal shalih (setelahnya). Sebab, akhir dari sebuah amalan adalah dengan berakhirnya umur, bukan dengan berakhirnya Ramadhan.
Di antara tanda diterimanya tobat dan diterimanya amalan pada bulan Ramadhan adalah seseorang bertambah baik dalam melakukan ketaatan, jauh lebih baik dari sebelum Ramadhan.
Adapun di antara tanda ditolaknya amalan dan bentuk kerendahan adalah setelah keluar dari bulan Ramadhan, amalan seseorang jauh lebih jelek daripada sebelum Ramadhan.
Maka dari itu, perhatikanlah diri-diri kalian, semoga Allah merahmati kalian. Perhatikan diri kalian setelah bulan Ramadhan berlalu.
Ketahuilah bahwa pintu tobat selalu terbuka, baik pada bulan Ramadhan maupun setelahnya.
Barang siapa yang terluput untuk bertobat pada bulan Ramadhan, dia jangan berputus asa dari rahmat Allah. Selayaknya dia bersegera untuk bertobat pada waktu kapan pun.
Sebab, Allah menerima tobat orang yang bertobat. Allah juga mengampuni dosa siapa saja yang mau kembali kepada-Nya.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلۡ يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًاۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Katakanlah, “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)
وَأَنِيبُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَأَسۡلِمُواْ لَهُۥ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلۡعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
“Dan kembalilah kamu kepada Rabbmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (Az-Zumar: 54)
وَٱتَّبِعُوٓاْ أَحۡسَنَ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُم مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلۡعَذَابُ بَغۡتَةً وَأَنتُمۡ لَا تَشۡعُرُونَ
“Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Rabbmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya.” (Az-Zumar: 55)
⚠ Jagalah amalan-amalan shalih yang telah kalian lakukan pada bulan Ramadhan.
● Jangan kalian rusak dengan perbuatan kalian dengan kembali melakukan berbagai kemaksiatan. Dengan perbuatan itu, kalian telah merusak apa yang telah kalian bangun (selama Ramadhan).
● Dengan perbuatan itu pula, kalian membatalkan apa yang telah kalian persembahkan untuk Allah pada bulan Ramadhan.
● Sebab, kejelekan yang sering dilakukan oleh seseorang akan menghancurkan dirinya dan meringankan timbangan kebaikannya.
وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُم
“Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri.” (Al-A’raf: 9)
📚 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/13453
🌎 Kunjungi || https://forumsalafy.net/kewajiban-seorang-muslim-setelah-ramadhan-berlalu/
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
🔰WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Join Channel Telegram Salafy Palembang https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
✍🏻 Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah
Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah dan iringilah kepergian Ramadhan ini dengan terus melakukan amalan kebaikan.
Sebab, termasuk tanda diterimanya amalan kebaikan (pada bulan Ramadhan) adalah seseorang dimudahkan beamal setelah Ramadhan.
Ramadhan ini tidak lain merupakan penyemangat untuk melakukan berbagai kebaikan. Ia juga menjadi awal dari sebuah tobat dan batu loncatan untuk beramal shalih (setelahnya). Sebab, akhir dari sebuah amalan adalah dengan berakhirnya umur, bukan dengan berakhirnya Ramadhan.
Di antara tanda diterimanya tobat dan diterimanya amalan pada bulan Ramadhan adalah seseorang bertambah baik dalam melakukan ketaatan, jauh lebih baik dari sebelum Ramadhan.
Adapun di antara tanda ditolaknya amalan dan bentuk kerendahan adalah setelah keluar dari bulan Ramadhan, amalan seseorang jauh lebih jelek daripada sebelum Ramadhan.
Maka dari itu, perhatikanlah diri-diri kalian, semoga Allah merahmati kalian. Perhatikan diri kalian setelah bulan Ramadhan berlalu.
Ketahuilah bahwa pintu tobat selalu terbuka, baik pada bulan Ramadhan maupun setelahnya.
Barang siapa yang terluput untuk bertobat pada bulan Ramadhan, dia jangan berputus asa dari rahmat Allah. Selayaknya dia bersegera untuk bertobat pada waktu kapan pun.
Sebab, Allah menerima tobat orang yang bertobat. Allah juga mengampuni dosa siapa saja yang mau kembali kepada-Nya.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
قُلۡ يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًاۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ
Katakanlah, “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)
وَأَنِيبُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّكُمۡ وَأَسۡلِمُواْ لَهُۥ مِن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلۡعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
“Dan kembalilah kamu kepada Rabbmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (Az-Zumar: 54)
وَٱتَّبِعُوٓاْ أَحۡسَنَ مَآ أُنزِلَ إِلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُم مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَكُمُ ٱلۡعَذَابُ بَغۡتَةً وَأَنتُمۡ لَا تَشۡعُرُونَ
“Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Rabbmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya.” (Az-Zumar: 55)
⚠ Jagalah amalan-amalan shalih yang telah kalian lakukan pada bulan Ramadhan.
● Jangan kalian rusak dengan perbuatan kalian dengan kembali melakukan berbagai kemaksiatan. Dengan perbuatan itu, kalian telah merusak apa yang telah kalian bangun (selama Ramadhan).
● Dengan perbuatan itu pula, kalian membatalkan apa yang telah kalian persembahkan untuk Allah pada bulan Ramadhan.
● Sebab, kejelekan yang sering dilakukan oleh seseorang akan menghancurkan dirinya dan meringankan timbangan kebaikannya.
وَمَنۡ خَفَّتۡ مَوَٰزِينُهُۥ فَأُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓاْ أَنفُسَهُم
“Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri.” (Al-A’raf: 9)
📚 Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/ar/node/13453
🌎 Kunjungi || https://forumsalafy.net/kewajiban-seorang-muslim-setelah-ramadhan-berlalu/
⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy
🔰WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
🌐 Join Channel Telegram Salafy Palembang https://t.me/salafypalembang
🌏 www.salafypalembang.com
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎